WorksheetsTeks Hikayat - Kelas X
Total questions: 25
Worksheet time: 38mins
Hikayat adalah karya sastra lama berbentuk prosa yang mengisahkan kehidupan ....
Yang bukan jawaban untuk pengertian hikayat di atas adalah ....
keluarga istana
kaum bangsawan
orang-orang ternama
orang suci di sekitar istana
masyarakat umum
Bacalah kutipan hkayat berikut!
Hatta setiap malam, Bibi Zainab yang selalu ingin mendapatkan anak raja itu, dan setiap berpamitan dengan bayan. Maka diberilah ia cerita-cerita hingga sampai 24 kisah dan 24 malam. Burung tersebut bercerita, hingga akhirnyalah Bibi Zainab pun insaf terhadap perbuatannya dan menunggu suaminya Khojan Maimum pulang dari rantauannya.
Kemustahilan yang terdapat pada teks hikayat di atas adalah ....
Burung Bayan bisa bercerita kepada Bibi Zainab.
Seorang istri yang menunggu suaminya pulang.
Seorang suami yang merantau meninggalkan istrinya.
Bibi Zainab yang ingin mendapatkan anak raja.
Bibi Zainab insaf terhadap perbuatannya.
Hatta beberapa lamanya, Tuan Puteri Sitti
Kendi pun hamillah dan bersalin dua orang putra
laki-laki. Adapun yang tua keluarnya dengan panah dan yang muda dengan pedang.
Karakteristik teks hikayat yang sesuai dengan kutipan di atas adalah ....
kemustahilan dalam cerita
kesaktian tokoh
anonim
istana sentris
statis (bersifat tetap)
Dengan segera Syah Peri mengeluarkan dayang-dayang itu. Tatkala Garuda itu datang, Garuda itu dibunuhnya. Maka Syah Peri pun duduklah berkasih-kasihan dengan Puteri Ratna Sari sebagai suami istri dihadap oleh segala dayang-dayang dan inang pengasuhnya.
Karakteristik teks hikayat yang sesuai dengan kutipan di atas adalah ....
bersifat tradisional
bersifat universal
kesaktian tokoh
kemustahilan
istana sentris
Maka adalah seorang miskin laki bini berjalan mencari riskinya berkeliling negara antah-berantah. Adapun nama raja di dalam negara itu Maharaja Indera Dewa. Namanya terlalu amat besar kerajaan baginda itu. Beberapa raja-raja di tanah Dewa itu takluk kepada baginda dan mengantar upeti kepada baginda pada tiap-tiap tahun.
Unsur intrinsik yang dominan diceritakan dalam kutipan hikayat di atas adalah ....
tokoh dan penokohan
alur
amanat
latar
tema
Hikayat 1001 Malam dan Hikayat Qamar al-Zaman termasuk contoh jenis hikayat ....
unsur Hindhu
unsur Hindhu-Islam
unsur Islam
sejarah
rekaan
Bacalah penggalan teks hikayat berikut dengan saksama!
Maka kata Indera Bangsawan, “Hamba ini tiada bernama dan tiada tahu akan bapak Hamba, karena diam dalam hutan rimba belantara. Adapun sebabnya hamba kemari ini karena hamba mendengar khabar anak raja sembilan orang hendak datang membunuh buraksa dan merebut tuan hamba daripadanya itu, itulah maka hamba datang kemari hendak melihat tamasya anak raja itu. Mengasihani hamba dan pada bicara akal hamba akan anak raja-raja yang sembilan itu tiadalah dapat membunuh buraksa itu. Jika lain daripada Indera Bangsawan tiada dapat membunuh akan buraksa itu
Nilai moral yang terdapat dalam kutipan sastra Melayu klasik tersebut adalah ....
kekacauan penduduk akibat hasutan
ketidakpedulian raja kepada rakyatnya
kepedulian rakyat atas keselamatan rajanya
kekejaman raja terhadap rakyatnya
keadilan seorang raja kepada rakyatnya
Bacalah penggalan teks hikayat berikut dengan saksama!
Suatu hari, tumbuhlah sebuah tanaman di atas kubur Puteri Kuning. Sang raja heran melihatnya. "Tanaman apakah ini? Batangnya bagaikan jubah puteri, daunnya bulat berkilau bagai kalung batu hijau, bunganya putih kekuningan dan sangat wangi! Tanaman ini mengingatkanku pada Puteri Kuning. Baiklah, kuberi nama ia Kemuning.!" kata raja dengan senang. Sejak itulah bunga kemuning mendapatkan namanya. Bahkan, bunga-bunga kemuning bisa digunakan untuk mengharumkan rambut. Batangnya dipakai untuk membuat kotak-kotak yang indah, sedangkan kulit kayunya dibuat orang menjadi bedak. Setelah mati pun, Puteri Kuning masih memberikan kebaikan.
Nilai-nilai yang disampaikan teks hikayat tersebut adalah ....
Nilai Religius
Nilai moral
Nilai Budaya
Nilai Estetika
Nilai Edukasi
Bacalah penggalan teks hikayat berikut dengan saksama!
Maka kata orang tua itu, “Daripada mula awalnya.” Kemudian maka dikatakannya, siapa mentuanya laki-laki dan perempuan dan di mana tempat duduknya. Maka Masyhudulhakk dengan sekalian orang banyak itu pun tahulah akan salah Bedawi itu dan kebenaran orang tua itu. Maka hendaklah disakiti oleh Masyhudulhakk akan Bedawi itu. Maka Bedawi itu pun mengakulah salahnya. Demikian juga perempuan celaka itu. Lalu didera oleh Masyhudulhakk akan Bedawi itu serta dengan perempuan celaka itu seratus kali. Kemudian maka disuruhnya tobat Bedawi itu, jangan lagi ia berbuat pekerjaan demikian itu.Maka bertambah-tambah masyhurlah arif bijaksana Masyhudulhakk itu.
Isi penggalan teks hikayat tersebut adalah ….
Masyhudulhakk telah berbohong kepada orang tua itu kemudian mengakui kesalahnnya dengan meminta maaf dan bertobat. Masyarakat pun memaafkan Masyhudulhakk.
Masyhudulhakk telah membantu orang tua itu menyeberangi sungai.
Masyhudulhakk telah membohongi masyarakat dengan menuduh Bedawi bersalah dan menghukum Bedawi. Padahal Bedawi adalah orang yang bijak dan jujur yang selalu membantu dan menyelamatkan banyak orang.
Masyhudulhakk adalah orang bijak yang menyelesaikan permasalahan orang tua itu dan Bedawi yang telah curang. Berkat kebijaksanaan Masyhudulhakk kebohongan Bedawi terbongkar sehingga Bedawi harus menerima hukuman dan bertobat.
Masyhudulhakk sangat banyak jasanya terhadap Bedawi. Bedawi ditolong oleh Masyhudulhakk dari kejahatan orang tua itu yang mencoba menipu Bedawi. Untunglah Bedawi bertemu Masyhudulhakk dan diselamatkan olehnya.
Bacalah penggalan teks hikayat berikut dengan saksama!
Syahdan akan Permaisuri Kuripan pun ingin rasanya ia hendak berputera laki-laki yang baik parasnya. Maka kata permaisuri: “Kakang Aji, ingin pula rasanya kita ini peroleh anak.” Maka kata Nata: “Sungguh seperti kata Tuan; Kakanda pun demikianlah juga bila gerangan Kakang ini beroleh putera dengan pun Yayi, akan jadi ganti pun Kakang di dalam dunia ini, kalau-kalau kita kedua dikehendaki oleh Sanghyang Sukma kembali kekayangan kita.” Maka kata Permaisuri : “Kakang Aji, marilah kita menuju pada segala Dewa-dewa memohonkan kalau-kalau dianugrahkan oleh Dewa mulia raya akan kita akan anak ini.”
Watak permaisuri dalam kutipan tersebut adalah …
takut pada suami
keras hati
taat beribadah
suka berkhayal
tinggi hati
Bacalah penggalan teks hikayat berikut dengan saksama!
Syahdan akan Permaisuri Kuripan pun ingin rasanya ia hendak berputera laki-laki yang baik parasnya. Maka kata permaisuri: “Kakang Aji, ingin pula rasanya kita ini peroleh anak.” Maka kata Nata: “Sungguh seperti kata Tuan; Kakanda pun demikianlah juga bila gerangan Kakang ini beroleh putera dengan pun Yayi, akan jadi ganti pun Kakang di dalam dunia ini, kalau-kalau kita kedua dikehendaki oleh Sanghyang Sukma kembali kekayangan kita.” Maka kata Permaisuri : “Kakang Aji, marilah kita menuju pada segala Dewa-dewa memohonkan kalau-kalau dianugrahkan oleh Dewa mulia raya akan kita akan anak ini.”
Amanat yang sesuai dengan isi kutipan tersebut adalah …
Janganlah memuja dewa-dewa.
Bersabarlah dalam menghadapi musibah.
Bersikaplah saling menghormati antara suami isteri.
Hindarilah perbuatan yang tidak terpuji.
Berdoa dan berusahalah jika menginginkan sesuatu.
Bacalah cuplikan teks hikayat berikut dengan saksama!
Tiba-tiba nasi itu berkumpul dan mengejar Kendi,periuk besar itu meenyerkup kepala Kendi dan nasi -- nasi itu menggigit tubuh kendi. Kendi menjerit meminta tolong.Di tempat yang berbeda nampak Buyung begitu kekenyangan. Dia hanya mampu memakan seekor ayam panggang saja Sembilan ekor ayam lagi terbiar di tempat pemanggang dan tiba-tiba terdengar ayam itu berbicara
Ayam-ayam : "kenapa kamu tidak mau habiskan kami?"
Buyung : " Aku sudah kenyang makan seekor pun aku sudah mual."
Majas yang digunakan pada cuplikan teks hikayat tersebut adalah ... .
metafora
simile
hiperbola
personifikasi
sarkasme
Bacalah cuplikan teks hikayat berikut dengan saksama!
Awang : " Janganlah kamu berdua tamak dan serakah,aku pun juga lapar tetapi, jika ada nasi sepiring itu sudah cukup untukku.
(Kendi dan Buyung tertawa terbahak-bahak mendengar kata-kata Awang)
Kendi : ( Dengan nada mengejek)" Apa? Dengan nasi sepiring katamu?mana boleh! Perut kita ini sangatlah lapar !"
Buyung : (Mengangguk tanda setuju dengan ucapan Kendi )
Amanat yang sesuai dengan cuplikan teks hikayat tersebut adalah ... .
hendaknya mendengarkan nasihat teman untuk kebaikan
sebaiknya tidak terlalu cerewet kepada teman
hendaknya tolong-menolong dalam kesulitan
seharusnya teman yang mencemooh ditinggalkan saja
janganlah mendengarkan nasihat teman
Bacalah penggalan teks hikayat berikut dengan saksama!
Si Miskin laki-bini dengan rupa kainnya seperti dimamah anjing itu berjalan mencari rezeki berkeliling di Negeri Antah Berantah di bawah pemerintahan Maharaja Indera Dewa. Ke mana mereka pergi selalu diburu dan diusir oleh penduduk secara beramai-ramai dengan disertai penganiayaan sehingga bengkak-bengkak dan berdarah-darah tubuhnya. Sepanjang perjalanan menangislah si Miskin berdua itu dengan sangat lapar dan dahaganya. Waktu malam tidur di hutan, siangnya berjalan mencari rezeki. Demikian seterusnya.
Nilai-nilai yang paling dominan yang terdapat pada cuplikan teks hikayat tersebut adalah ... .
nilai religius
nilai moral
nilai estetika
nilai edukasi
nilai budaya
Bacalah penggalan teks hikayat berikut dengan saksama!
Setelah beberapa tahun lamanya, kedua putra mahkota itu tumbuh menjadi pemuda yang gagah. Mereka dibesarkan layaknya pangeran. Semua keperluannya dilayani oleh para pengasuh. Jika bepergian, mereka selalu mendapat pengawalan dan pelindungan dari hulubalang. Kedua pangeran mendapat pendidikan, seperti anakanak pada umumnya. Namun, sebagai pangeran yang kelak akan menggantikan ayahnya, yakni Raja Indera Bungsu, kedua putra mahkota itu mendapat pendidikan tambahan. Lalu, raja mengutus patih untuk mencari guru yang baik. Mereka dididik ilmu perang, ilmu pemerintahan, ilmu bermain senjata, dan ilmu bermain kuda. Banyak ilmu yang diperoleh mereka. Kedua putra mahkota belajar ilmu berperang dan pemerintahan, di samping tentang ilmu agama.
Karakteristik yang dominan pada pengglan teks hikayat tersebut adalah …
istana sentris
pralogis
dinamis
statis
kekinian
Jawaban lebih dari satu!
Cermati cuplikan cerpen berikut!
“Maafkan Ibu jika selama ini keras padamu Diah! Kau benar ... Ibu memang
picik! Itu karena Ibu tak ingin kau terluka. Ibu tak ingin kau kecewa. Itu sebabnya Ibu
tak pernah memujimu. Kau harus punya hati sekeras baja untuk menapaki hidup. Ibu
ingin anak bungsu Ibu menjadi sosok yang berbeda seperti rembulan merah jambu,
bukan kuning keemasan seperti yang kita lihat.”
Pada cuplikan cerpen tersebut terdapat majas ... .
metafora
simile
personifikasi
hiperbola
sarkasme
Bacalah penggalan teks hikayat berikut dengan saksama!
Maka kata Indera Bangsawan, “Hamba ini tiada bernama dan tiada tahu akan bapak Hamba, karena diam dalam hutan rimba belantara. Adapun sebabnya hamba kemari ini karena hamba mendengar khabar anak raja sembilan orang hendak datang membunuh buraksa dan merebut tuan hamba daripadanya itu, itulah maka hamba datang kemari hendak melihat tamasya anak raja itu. Mengasihani hamba dan pada bicara akal hamba akan anak raja-raja yang sembilan itu tiadalah dapat membunuh buraksa itu. Jika lain daripada Indera Bangsawan tiada dapat membunuh akan buraksa itu.
Amanat yang tersirat dalam penggalan teks hikayat tersebut adalah ….
Basmilah jika melihat kejahatan
Jangan menyombongkan diri
Tunjukkanlah jika memiliki suatu kemampuan
Hendaklah menolong orang yang dalam kesulitan
Bersyukurlah jika mendapat pertolongan
Apa bahasa yang digunakan dalam sebuah karya sastra hikayat?
Jawa
Sunda
Melayu
Inggris
Bacalah sepenggal hikayat berikut ini untuk menjawab soal !
Alkisah, ini hikayat orang dahulu kala. Diceritakan orang yang empunya cerita ini kisah pelanduk jenaka pri bijaksana pandai ia berbuat dusta segala binatang di dalam hutan rimba belantara. Demikianlah bunyinya, sekali peristiwa ada seekor pelanduk, maka ia duduk kepada suatu rimba hampir dengan Gunung Indrakila namanya disebut orang dan padang itupun … luasnya. Maka, banyaklah pada tempat itu segala binatang marga satwa sekaliannya berhimpun di sana.
Judul yang sesuai untuk penggalan hikayat di atas adalah ….
Hikayat pelanduk jenaka
Hikayat Orang Dahulu Kata
Hikayat Gunung Indrakila
Hikayat Si Pendusta
Hikayat seekor binatang
Ditambahkannya bahwa Raja Kabir sudah membuat rencana bahwa barang siapa yang berhasil untuk membunuh Buraksa itu akan dinikahkan bersama anak perempuannya yang memiliki paras elok. Sebanyak sembilan dari anak raja sudah ada di dalam negeri itu.
Ciri dominan yang terdapat di dalam kutipan teks hikayat di atas yaitu…..
anonim
kesaktian
istana sentris
kemustahilan
logis
Cermati kutipan tersebut berikut!
Istri sang raja sudah meninggal ketika melahirkan anaknya yang bungsu sehingga anak sang raja diasuh oleh inang pengasuh. Putri-putri raja menjadi manja dan nakal. Mereka hanya suka bermain di danau. Mereka tak mau belajar dan juga tak mau membantu ayah mereka.
Ada dua nilai yang terkandung dalam kutipan tersebut, yaitu nilai .…
sosial dan moral.
agama dan mora
budaya dan sosial.
edukasi dan sosial.
edukasi dan moral.
3. Hal yang membuat teks hikayat tidak diketahui pengarangnya adalah karena teks hikayat ....
a. berupa cerita rekaan
b. bertujuan menghibur
c. merupakan cerita pelipur lara
d. diceritakan dari mulut ke mulut
e. hanya berkembang dilingkungan istana
4. Berikut yang merupakan kaidah kebahasaan teks hikayat adalah menggunakan ...
a. majas sindiran
b. kalimat tunggal
c. kalimat imperatif
d. kalimat persuasif
e. konjungsi urutan waktu
5. Karya sastra lama dengan bentuk prosa yang banyak menceritakan mengenai bagaimana kehidupan di sekitar kerajaan dinamakan…..
a. Fabel
b. Teks Persuasif
c. Dongeng
d. Hikayat
e. Fiksi
6. Ditambahkannya bahwa Raja Kabir sudah membuat rencana bahwa barang siapa yang berhasil untuk membunuh Buraksa itu akan dinikahkan bersama anak perempuannya yang memiliki paras elok. Sebanyak sembilan dari anak raja sudah ada di dalam negeri itu.
Ciri dominan yang terdapat di dalam kutipan teks hikayat di atas yaitu…..
a. istanasentris
b. kesaktian
c. anonim
d. logis
e. kemustahilan
