WorksheetsPre Test Pelatihan Penilai Tingkat Dasar Multipemda
Total questions: 30
Worksheet time: 45mins
Hasil kegiatan penilaian yang dilaksanakan oleh seorang penilai akan menghasilkan suatu nilai yang merupakan
Fakta
Riil
Harga
Opini
Penentuan nilai properti yang menghasilkan pendapatan, selayaknya menggunakan pendekatan
Perbandingan data pasar
Biaya
Pendapatan
Jawaban a dan b benar
Prinsip Highest dan Best Use (HBU) terkait penggunaan properti yang semaksimal mungkin adalah penggunaan yang akan memberikan keuntungan yang paling maksimal. Analisa HBU meliputi aspek
Legal, Zoning (peruntukan), keuangan, dan produktif secara maksimal
Legal, fisik, management, dan produktif secara maksimal
Legal, fisik, keuangan, dan produktif secara maksimal
Legal, fisik, pasar, dan produktif secara maksimal
Pendekatan yang menggunakan data penjualan atas properti yang sebanding ataupun yang hampir sebanding dengan objek penilaian, didasarkan pada suatu proses perbandingan adalah
Perbandingan data pasar
Biaya
Pendapatan
Gross Income Multiplier
Ketika menerapkan pendekatan biaya, penilai memperhitungan besaran penyusutan. Penentuan besaran penyusutan berdasarkan jumlah biaya yang harus dikeluarkan untuk memulihkan atau memperbaiki, digunakan untuk menentukan besaran
Curable functional Obsolescence
Incurable functional Obsolescence
Ekonomi
Fisik
Berikut adalah metode dalam pendekatan pendapatan, kecuali
Direct Capitalization
Gross Cost Multiplier
Discounted Cash Flow
Residual Technique
Zona Nilai Tanah, adalah
zona geografis yang terdiri atas sekelompok objek pajak yg memiliki satu nilai pasar yang dibatasi oleh batas penguasaan atau kepemilikan
zona geografis yang terdiri atas sekelompok objek pajak yg memiliki satu nilai indikasi rata-rata yang dibatasi oleh batas penguasaan atau kepemilikan
zona geografis yang terdiri atas sekelompok wajib pajak yg memiliki satu nilai penggunaan properti rata-rata yang dibatasi oleh batas penguasaan atau kepemilikan
zona geografis yang terdiri ats sekelompok objek pajak yg memiliki satu NIR yang dibatasi oleh batas penguasaan atau kepemilikan
Penentuan nilai indikasi rata-rata pada suatu zona nilai tanah yang sama sekali tidak diperoleh data pembanding atas transasi jual beli tanah, maka dilakukan dengan
Membentuk objek acuan, selanjutnya penentuan nilai tanah per m2 objek acuan berdasarkan pembanding terdekat dan 1 harga jual di zona tersebut
Tidak menggunakan data transaksi atau objek acuan, tetapi menggunakan ZNT disekitarnya sebagai zona pembanding: terdekat/berbatasan, selanjutnya penentuan NIR dengan perbandingan antar ZNT dengan didahului penyesuaian
Harus tetap menggunakan tiga objek pembanding pada zona tersebut dan dilakukan penyesuaian
Jawaban a dan b benar
Konsep ekonomi yang merujuk kepada estimasi harga pasar yang sangat mungkin disepakati oleh pembeli dan penjual dari suatu barang atau jasa yang tersedia untuk dibeli dapat disebut
Harga
Biaya
Nilai
Pasar
Dalam pemahaman penilaian Properti dapat dikenal sebagai hak kepemilikan yang berharga atas suatu barang dan jasa. Jenis properti yang dikelompokkan kedalam suatu aset yang dapat berwujud maupun tidak berwujud adalah
Real Properti
Personal Properti
Hak Kepemilikan Keuangan
Bisnis/Perusahaan
Nilai terbentuk dari beberapa faktor penentu. Faktor-faktor pembentuk nilai adalah
Kegunaan, kelangkaan, keinginan dan kemauan pasar
Kegunaan, kelangkaan, keinginan, dan kekuatan daya beli efektif
Kegunaan, kelangkaan, dapat dialihkan dan kekuatan daya beli efektif
Kegunaan, kelangkaan, keunikan dan daya beli efektif
Kondisi pasar properti adalah kondisi interaksi antara permintaan dan persediaan properti pada suatu daerah. Apabila permintaan properti lebih rendah dibandingkan dengan persediaan maka nilai properti cenderung untuk
Meningkat
Menurun
Stabil
Dapat meningkat atau menurun
Jika panjang di gambar 15 centimeter sedangkan setelah di sampling dilapangan ternyata memiliki panjang 750 meter, maka berapakah skala pada gambar tersebut
1 : 5
1 : 50
1 : 500
1 : 5000
Sebidang tanah dengan ukuran panjang 80 meter dan lebar 45 meter, digambar dengan skala 1:1250, maka ukuran pada gambar adalah
Panjang 3,6 cm dan lebar 6,4 cm
Panjang 5,625 cm dan lebar 10 cm
Panjang 6,4 cm dan lebar 3,6 cm
Panjang 10 cm dan lebar 5, 625 cm
Prosentase perbandingan luas lantai dasar bangunan dengan luas lahan/daerah perencanaan yang dikuasai disebut apa
Koefisien Lantai Bangunan
Koefisien Dasar Bangunan
Koefisien Dasar Hijau
Blok Plan Bangunan
Hal yang termasuk ke dalam faktor politik/kebijakan pemerintah yang mempengaruhi nilai adalah
Pendapatan perkapita
Kualitas pelayanan publik
Pola penggunaan lahan
Tingkat umur penghuni
Hal yang berhubungan dengan hak milik dibawah ini adalah
Dapat diberikan kepada badan usaha
Luasnya tidak dibatasi
Jangka waktunya tidak terbatas bersifat turun temurun
Untuk keperluan kegiatan usaha
Yang dimaksud dengan skala 1:500 adalah
1 cm di kertas sama dengan 500 cm di lapangan
1 cm di kertas sama dengan 500 m di lapangan
1 m di kertas sama dengan 500 cm di lapangan
1 m di kertas sama dengan 500 m di lapangan
Selain untuk lebih meyakinkan lagi, tim penilai Pemerintah Kabupaten Madiun mencoba memverifikasi arah mata angin. Dari gambar daerah tanah di sertifikat seperti yang terlihat di atas, maka di lapangan seharusnya rumah Pak Anton menghadap ke arah
Barat
Timur
Barat Daya
Tenggara
Pendekatan penilaian properti adalah dibawah ini, kecuali
Pendekatan Data Pasar
Pendekatan Aset
Pendekatan Biaya
Pendekatan Pendapatan
Pendekatan penilaian manakah dibawah ini yang melakukan penilaian tanah dan bangunan secara terpisah atas 1 (satu) objek penilaian
Pendekatan Pendapatan
Pendekatan Data Pasar
Metode Kapitalisasi Langsung
Pendekatan Biaya
Burhan membeli sebuah rumah untuk keluarga kecilnya. Rumah tersebut memiliki luas lahan 500 m2 dan luas bangunan 160 m2. Data yang diketahui adalah sebagai berikut:
Dengan tarif BPHTB 5% dan NPOPTKP sebesar Rp 50 juta, maka berapa BPHTB yang harus dibaya oleh Burhan?
125,3 juta
128,6 juta
123,25 juta
127, 51 juta
Penilaian dengan tujuan penentuan PBB P2 dapat dibedakan menjadi dua, yaitu
Penilaian Massal dan Penilaian Pribadi
Penilaian Massal dan Penilaian Individu
Penilaian Individu dan Penilaian Kelompok
Penilaian Khusus dan Penilaian Umum
Ciri khas dari Penilaian Massal adalah sebagai berikut, kecuali
Ada metode yang baku
Data-data bersifat umum
Data khusus yang terdefinisi jelas
Ada pengujian statistic
Yang bukan merupakan karakteristik dari penilaian massal ialah
Membutuhkan sedikit SDM
Dibutuhkan alat bantu berupa statitik yang disandingkan dengan deviasi harga jual riil
Melakukan standarisasi untuk properti sejenis
Umumnya dilakukan untuk tujuan perpajakan
Salah satu alat bantu dalam pendekatan biaya adalah daftar yang dibuat untuk memudahkan perhitungan nilai bangunan berdasarkan pendekatan biaya yang terdiri dari biaya komponen utama dan/atau komponen material bangunan dan biaya komponen fasilitas bangunan, biasa disebut dengan
Daftar Komponen Material Bangunan (DKMB)
Daftar Komponen Biaya Bangunan (DKBB)
Daftar Biaya Material Bangunan (DBMB)
Daftar Biaya Komponen Bangunan (DBKB)
Data yang memiliki referensi spasial atau posisi geografis (georeferenced) disebut dengan data
Spasial
Atribut
Vektor
Kontur
Yang tidak termasuk ke dalam komponen penggunaan tertinggi dan terbaik (highest and best use) suatu property adalah
Legally permissible
Phisically permissible
Financially feasible
Maximally productive
Dalam menentukan NJOP yang objeknya berupa tanah biasanya menggunakan
Pendekatan Pendapatan
Pendekatan Biaya
Pendekatan Data Pasar
Pendekatan Aset
Harga yang paling memungkinkan, pada tanggal yang ditentukan, dalam bentuk tunai, atau dalam hal yang setara dengan uang tunai, atau dalam istilah lain yang diungkapkan dengan tepat, dengan pembeli dan penjual masing-masing bertindak dengan hati-hati, berpengetahuan luas, dan untuk kepentingan pribadi, dan dengan asumsi bahwa keduanya tidak berada di bawah tekanan yang tidak semestinya merupakan pengertian dari
Nilai Pasar
Nilai Wajar
Nilai Investasi
Nilai Penggunaan
