Font size
WorksheetsUAS MORFOLOGI BAHASA INDONESIA GANJIL 2022-2023
Total questions: 25
Worksheet time: 2hrs 53mins
Berikut struktur atau urutan tataran bahasa dari bentuk yang paling besar sampai terkecil di bawah ini yang benar adalah ......
Wacana
Kalimat
Klausa
Frasa
Kata
Morfem
Fonem
Fon
Kalimat
Klausa
Frasa
Morfem
Kata
Fon
Fonem
Wacana
Kalimat
Kata
Wacana
Frasa
Klausa
Leksem
Fonem
Morfem
Fon
Wacana
Frasa
Kalimat
Kata
Morfem
Klausa
Fon
Kata
Leksem
Morfem
Morfem Bebas
Morfem Terikat
Morf
Fonem
Fon
Berikut pengertian atau konsep morfologi menurut para ahli yang benar di bawah ini adalah, kecuali ........
Morfologi mengacu pada pengetahuan tata bahasa yang berfokus pada tentang bentuk-bentuk kata
Morfologi sebagai bidang kajian linguistik yang mengidentifiksikan struktur antarkata dalam kalimat
Kajian morfologi mencakup tataran morfem sebagai tataran terendah sedangkan kata sebagai tataran tertinggi
Morfologi adalah cabang tata bahasa yang menelaah struktur atau bentuk kata melalui penggunaan morfem
Morfologi adalah cabang linguistik yang mengidentifikasi beberapa satuan dasar bahasa sebagai satuan gramatikal
Morfologi sebagai objek kajian ilmu linguistik yang bersifat interdisipliner. Makna dari kata interdisipliner bermakna .......
Bidang studi yang mengkaji tentang makna dalam semua studi linguistik tetapi kajiannya berbeda dengan linguistik lainnya
Memiliki objek kajian yang berbeda tetapi tidak dalam satu bidang yang sama, yakni linguistik
Memiliki ruang lingkup disiplin ilmu yang sama tetapi bukan dalam tataran linguistik
Memiliki satu cabang ilmu yang sama dalam bidang lingustik tetapi objek kajiannya juga sama
Memiliki disiplin ilmu yang lain tetapi masih berada dalam tataran kajian linguistik
Berikut adalah beberapa konsep atau pengertian berkenaan dengan 'Morfem' yang benar di bawah ini, kecuali .....
Morfem sebagai satuan gramatik terbesar yang bermakna
Morfem sebagai satuan gramatik yang tidak memiliki satuan lain sebagai unsurnya
Morfem adalah satuan bentuk terkecil yang memiliki arti
Satuan kebahasaan yang mengandung arti terkecil
satuan bahasa terkecil dari bentuk gramatikal
Berikut konsep atau pengertian morfem bebas dan terikat yang benar di bawah ini ........
Morfem bebas dapat berdiri sendiri sedangkan morfem terikat tidak dapat berdiri sendiri dan harus bergabung dengan morfem lainnya
Morfem bebas tidak dapat berdiri sendiri sedangkan morfem terikat dapat berdiri sendiri
Morfem terikat dapat digunakan dalam penuturan sedangkan morfem bebas tidak bermakna dan tidak dapat digunakan dalam penuturan
Morfem bebas tidak memiliki makna sacara leksikal sedangkan morfem terikat dapat memiliki makna secara gramatikal
Morfem bebas adalah kata bukan tunggal yang dapat berdiri sendiri sebagai kata yang utuh sedangkan morfem terikat adalah kata tunggal yang dapat bermakna tunggal
Prinsip pengenalan morfem terdiri atas empat. Keempat dari prinsip tersebut sebagaimana dikutip dari Pohan (2019:26-28) yang benar di bawah ini, kecuali .......
Satuan-satuan yang dikatakan morfem, apabila mempunyai struktur fonologik dan arti atau makna yang sama
Satuan-satuan yang mempunyai struktur fonologik yang berbeda merupakan satu morfem, apabila beberapa satuan tersebut memiliki arti atau makna yang sama dan perbedaan struktur fonologiknya dapat dijelaskan secara fonologik
Satuan-satuan yang berstruktur fonologik yang berbeda, sekalipun perbedaanya tidak dapat dijelaskan secara fonologik, masih dianggap satu morfem apabila memiliki arti yang sama dan berdistribusi komplementer
Apabila dalam deretan struktur suatu satuan berpararel dengan suatu kekosongan, maka kekosongan tersebut merupakan morfem, atau dapat disebut morfem zero
Setiap satuan yang dapat dipisahkan merupakan morfem
Berikut unsur bahasa (deretan morfologi) dalam morfologi di bawah ini yang benar adalah ......
Morfem
Morf
Alomorf
Kata
frasa
Klausa
Kata
Alomorf
Frasa
Kata
Morfem
Alomorf
Kata
Leksem
Morfem
Berikut perbedaan antara bentuk dasar (kata dasar) dengan bentuk asal (asal kata) menurut pandangan Pohan (2019:31); Chaer (2009:20-21) di bawah ini yang benar, kecuali .......
Kata dasar adalah satuan terkecil yang menjadi asal atau permulaan suatu kata kompleks sedangkan Dasar kata adalah satuan (tunggal dan kompleks) yang menjadi dasar pembentukan bagi satuan yang lebih besar (kompleks)
Bentuk dasar dari kata 'berpakaian' terbentuk dari asal kata 'pakaian' dengan afiks 'ber', selanjutnya, asal kata 'pakaian' terbentuk dari bentuk dasar 'pakai'
Bentuk asal berupa bentuk tunggal atau kata tunggal sedangkan bentuk dasar berupa bentuk tunggal dan kompleks
Bentuk asal atau bentuk tunggal dari kata 'melamar' adalah 'lamar' yang menjadi bentuk dasarnya
Baik Bentuk Asal maupun Bentuk Dasar sama -sama bersumber dari satuan tunggal dan komplekB
Berikut konsep hakikat proses morfologis menurut beberapa para ahli sebagaimana dikutip oleh Pohan (2019:32) di bawah ini yang benar adalah, kecuali ........
Proses morfologis adalah pembentukan kata dari sebuah bentuk dasar melalui pembubuhan afiks dalam proses afiksasi
Proses morfologis adalah pembentukan kata dari sebuah bentuk dasar melalui pengulangan kata dalam proses reduplikasi
Proses morfologis adalah pembentukan kata dari sebuah bentuk dasar melalui penggabungan atau pemajemukan kata dalam proses komposisi
Proses morfologis adalah pembentukan kata dari sebuah bentuk dasar melalui pemendekan kata dalam proses akronomisasi
Proses morfologis adalah cara pembentukan morfem dengan menghubungkan kata yang satu dengan kata yang lain
Jenis proses morfologis dalam bahasa Indonesia terdiri atas tiga jenis. Ketiga jenis tersebut, antara lain ......
1. Proses pembagian morfem afiks;
2, proses pemajemukan morfem
3. Proses substitusi dua atau lebih morfem
1. Proses redupikasi morfem afiks;
2, proses infiksasi morfem
3. Proses afiksasi dua atau lebih morfem
1. Proses suplisi morfem afiks;
2, proses perubahan internal morfem
3. Proses distribusi dua atau lebih morfem
1. Proses penambahan morfem afiks;
2, proses pengulangan morfem
3. Proses penggabungan dua atau lebih morfem
1. Proses pengklasifikasian morfem afiks;
2, proses perubahan morfem
3. Proses infiksasi dua atau lebih morfem
Pembentukan kata di luar proses morfologis, menurut Pohan (2019:36) terdiri atas enam bagian. Keenam bagian tersebut, antara lain di bawah ini, kecuali .....
Akronim
Kliping
Kontraksi
Diferensiasi
Abreviasi
Distribusi morfem beribuhan (Afiks), baik dalam morfem bentuk dasar maupun terikat, dalam bahasa Indonesia terdiri atas empat jenis. Keempat jenis tersebut, antara lain di bawah ini ....k
1. Pengakhiran
2. Pengawalan
3.Penggabungan
4. Reduplikasi
1. Simulfiks
2. Konfiks
3. Kombinasi afiks
4. Infiks
1. Prefiks
2. Sufiks
3. Infiks
4. Konfiks
1. Pengaggabungan afiks
2. Konfiks
3. Simulfiks
4. Afiksasi
1. Sufiksasi
2. Konfiksasi
3. Simulfiksasi
4. Infiks
Berikut konsep proses afiksasi menurut beberapa pendapat para ahli di bawah ini yang benar, kecuali .....
Peristiwa pembentukan kata melalui membubuhkan afiks pada bentuk dasar atau dasar kata
Pembubuhan afiks pada suatu satuan, baik tunggal maupun kompleks untuk membentuk kata
Suatu satuan gramatik terikat yang ada di dalam suatu kata, baik yang bukan kata dan bukan pokok kata tetapi memiliki kesanggupan melekat pada beberapa satuan lain untuk membentuk kata atau pokok kata baru
Proses pembentukan kata lama menjadi bentuk baru dan memiliki makna secara gramatikal dan dapat berdiri sendiri sebagai kata
Penggabungan akar atau pokok dengan afiks
Dari segi penempatannya, Afiks dalam bahasa Indonesia terdiri atas enam jenis. Keenam jenis ini diuraikan oleh Pohan (2019:43) antara lain, .......
1. Wacana;
2. Paragraf;
3. Kalimat;
4. Klausa;
5. Frasa;
6. Kata
1. Awalan;
2. Akhiran;
3. Sisipan;
4. Awalan-Akhiran;
5. Multimulfiks;
6. Afiks Khusus
1. Infleksi;
2. Derivasi;
3. Inversi;
4. Reduplikasi;
5. Penggabungan;
6. Kombinasi Afiks
1. Nomina;
2. Verba;
3. Adverbia;
4. Adjektiva;
5. Numeralia;
6. Konjungsi
1. Prefiks;
2. Sufiks;
3. Infiks;
4. Konfiks;
5. Simulfiks;
6. Kombinasi Afiks
Berikut konsep proses morfofonemis di bawah ini yang benar adalah .........
Proses bergabungnya morfem yang satu dengan morfem yang lain untuk membentuk suatu kata dengan disertai oleh perubahan fonem
Proses bidang linguistik yang mempelajari morfem dan kombinasinya atau bagian dari struktur bahasa yang mencakup kata dan bagian-bagian kata
Proses terbentuknya kata dalam bentuk dan makna sesuai dengan keperluan dalam satu tindak pertuturan.
Proses pembentukan kata dari morfem-morfem penyusunnya.
Proses pembentukan kata dengan cara mengulang bentuk dasar, baik secara penuh, sebagian, atau berubah bunyi.
Proses morfofonemis dalam morfologi terdiri atas tiga kaidah model. Ketiga model tersebut, antara lain .....
1. Kaidah model perubahan fonem
2. Kaidah model penambahan fonem
3. Kaidah model penghilangan fonem
1. Kaidah model pengurangan fonem
2. Kaidah model penambahan fonem
3. Kaidah model penyisipan fonem
1. Kaidah model penyisipan fonem
2. Kaidah model pembubuhan fonem
3. Kaidah model penggabungan fonem
1. Kaidah model penambahan fonem
2. Kaidah model penghilangan fonem
3. Kaidah model pengurangan fonem
1. Kaidah model penggabungan fonem
2. Kaidah model pergantian fonem
3. Kaidah model peluluhan fonem
Bentuk dasar dari morfem 'tolak' ketika bertemu dengan fonem /N/ pada morfem afiks meN- akan berubah menjadi fonem /n/ pada bentuk 'menolak' seperti berikut ini.
meN- + tolak = menolak
Proses perubahan bentuk di atas dapat disebut sebagai ...........
Perubahan fonem dalam proses morfologis
Perubahan morfem dalam proses morfologis
Perubahan fonem dalam proses morfofonemis
Perubahan kata dalam proses morfofonemis
Perubahan kata dalam proses morfologis
Beberapa bentuk afiks seperti pada bentuk kata kopi menjadi 'ngopi'; bentuk kata sate menjadi 'nyate' dapat disebut atau dikatagorikan ke dalam proses afiksasi yang berbentuk ......
Prefiks
Sufiks
Simulfiks
Konfiks
Kombnasi Afiks
Bentuk PPP (Partai Persatuan Pembangunan) dalam pembentukan kata di luar proses morfologis, dapat pula disebut sebagai .....
Akronim
Abreviasi
Kontraksi
Kliping
Abrevi-Akronim
Perhatikan bentuk dari morfem berikut.
1. {pember-an}; 2. {diper-i}; 3.{memper-i}; 4. memper-kan}; 5 {keber-an}; 6. {keter-an}
Keenam dari bentuk morfem terikat di atas merupakan bagian dri proses afiksasi yang biasa disebut dengan ...
Konfiks
Simulfiks
Kombinasi Afiks
Abreviasi
Afiksasi Pungutan
Berikut yang bukan hakikat reduplikasi di bawah ini yang b enar adalah .....
Reduplikasi merupakan sebuah bentuk gramatikal yang berujud penggandaan seluruh bentuk dasar sebuah kata
Reduplikasi merupakan perulangan bentuk, baik seluruh maupun sebagian, baik variasi fonem maupun tidak
Reduplikasi merupakan perulangan atau repetisi pada tataran morfologi dan fonologi
Reduplikasi merupakan gejala repetisi atau perulangan bentuk
Reduplikasi merupakan bentuk yang diulang, baik menggunakan istilah leksem, kata, morfem, klausa, dan kalimat
Berikut ini merupakan jenis atau klasifikasi dari perulangan (reduplikasi) dalam morfologi bahasa Indonesia menurut para ahli, kecuali .......
1. Reduplikasi dwipurwa;
2. reduplikasi dwilingga
3. reduplikasi dwiwasana
4, Reduplikasi dwilingga salin suara;
5. Reduplikasi trilingga
1. Perulangan seluruh;
2. Perulangan sebagian;
3. Perulangan yang berkombinasi dengan proses pembubuhan afiks;
4. Perulangan dengan perubahan fonem
1. Perulangan bentuk ulang simetris;
2. Perulangan ulang regresif;
3. Perulangan bentuk ulang konsonan;
1. Perulangan seluruh;
2. Perulangan sebagian;
3. Perulangan dengan perubahan fonem;
4. Perulangan berimbuhan
1. Perulangan murni setegah;
2. Perulangan berubah bentuk;
3. Perulangan ulang bagian fonem;
4. perulangan berimbuhan kompleks;
4. Perulangan salin bentuk suara
Kriteria pemerian reduplikasi dalam bahasa Indonesia, menurut Jusran E. Pohan (2019) yang benar di bawah ini adalah .......
1. Bentuk regresif;
2. Bentuk konsekutif;
3. Bentuk konvensi
1. Bentuk dan struktur kata;
2. Bentuk modifikasi;
3. Bentuk dasar pengulangan kata
1. arah perulangan;
2. bentuk perulangan;
3. Bentuk dasar
1. Bentuk akar;
2. Bentuk pangkal;
3. Bentuk dasar asal;
4. Bentuk dasar turunan
1. Bentuk reduplikasi utuh;
2. Bentuk reduplikasi parsial;
3. Bentuk reduplikasi variasi
Reorder the followingHGFHGFH
GFHJH
JGHJGJG
GJGJGHJ
GHJGHJG
HGJGHJG
Berikut karakteristik atau ciri-ciri dari kata majemuk dalam proses pemajemukan (komposisi) dalam morfologi bahasa Indonesia yang benar di bawah ini adalah ......
1. Semua unsur pokoknya berupa kata kompleks;
2. Tidak dapat diubah strukturnya;
3. Unsur kata terdiri atas adjektiva dan adverbia
1. Terdiri atas gabungan kata tetapi tidak membentuk makna baru;
2. terdiri atas kata-kata kompleks;
3. intensitas pemakaiannya rendah;
4. Unsur katanya bersifat eksosentris
1. Membentuk frasa yang terdiri atas dua kata atau lebih;
2. Bentuk kata berasal dari nomina;
3. Tidak menimbulkan arti baru;
1. Gabungan kata itu membentuk satu arti baru;
2. Gabungan itu dalam hubungannya ke luar membentuk satu pusat yang menarik atas keterangan atas kesatuan, bukan bagian-bagiannya;
3. Terdiri atas kata dasar;
4. Frekuensi pemakaiannya sangat tinggi;
5. Bersifat endosentris mengikuti hukum (DM)
1. Strukturnya Subjek dan predikat;
2. Terdiri atas beberapa kata yang saling berkaitan;
3. Menimbulkan makna baru
