Font size
WorksheetsEVALUASI KRITIK
Total questions: 40
Worksheet time: 33mins
Ciri khas anekdot adalah ….
Terdapat humor dan lelucon
Terdapat kritik dan saran
Terdapat opini dan fakta
Terdapat humor dan kritik
Tujuan dari teks anekdot adalah ….
Memberikan pembelajaran
Memberikam solusi
Memberikan hiburan
Memberikan kesenangan
Apa yang kamu ketahui dari gambar tersebut?
Anekdot
Prosedur
Humor
Hiburan
Gambar tersebut termasuk dalam...
Teks humor
Teks anekdot
Teks komik
Teks deskripsi
Apa perbedaan teks anekdot dan humor?
Kedua teks tidak bertujuan untuk menghibur
Teks anekdot hanya untuk menghibur sedangkann humor sekaligus untuk menyampaikan sindiran
Teks anekdot tidak memiliki struktur sedangkan humor memiliki struktur
Teks anekdot berisi humor sekaligus kritik dan sindiran sedangkan humor hanya untuk menghibur
Mengapa gambar di samping tidak termasuk anekdot?
Tidak lucu
Mengandung sindiran
Hanya berfungsi untuk menghibur
Tidak mengandung kritik/sindiran
Apa yang dimaksud gambar di samping?
Menyindir para pejabat negara yang korupsi
Menyindir pejabat yang tidak pernah mandi
Menyindir masyarakat yang memiliki sumur kotor
Tidak bermaksud apa-apa
PUNTUNG ROKOK
Singapura termasuk salah satu negara yang bersih. Siapa pun yang membuang sampah sembarangan bisa didenda, meskipun hanya membuang puntung rokok. Suatu ketika Azam sedang berlibur, tetapi tampaknya ia tak tahu akan adanya peraturan itu. Ia merokok sendirian sambil duduk di bangku. Karena rokoknya sudah hampir habis, ia membuang puntung rokoknya begitu saja dan jatuh persis di sisi kaki kirinya.
Tanpa disangka-sangka, tiba-tiba datang petugas dan menegur Azam dengan suara tegas, "Tahukah Anda bahwa Anda telah melakukan pelanggaran?"
"Tidak tahu. Apa gerangan yang telah saya perbuat?" jawab Azam.
"Anda telah membuang sampah sembarangan, yaitu puntung rokok," tegas petugas itu.
Dengan sigap Azam menjawab, "Oh... Maaf terjatuh."
Lalu, diambilnya puntung rokok itu serta langsung diisapnya lagi. Petugas itu hanya terbelalak keheranan. Kemudian, ia pergi meninggalkan Azam.
Isi dari teks anekdot tersebut ...
Perlunya aturan membuang sampah.
Singapura adalah salah satu negara yang bersih.
Menyindir orang yang tidak menaati aturan membuang sampah.
Denda terhadap kesalahan membuang sampah sembarangan.
Petugas yang heran dengan sikap Azam.
Bacalah kutipan teks berikut!
Malam itu tampak dingin. Andi dan adiknya kembali ke masjid untuk mencari pasangan sandal adiknya. Namun, nasib buruk bagi Andi karena warga mencurigainya sebagai pencuri. Andi pun dihakimi oleh massa.
"Saya tidak mencuri, saya hanya mencari pasangan sandal adik saya yang hilang," sahut Andi.
Adiknya hanya diam ketakutan.
"Bagaimana, apakah kita lanjutkan hukuman ini?" kata kepala kampung.
"Lanjutkan saja, hajar dia supaya dia kapok mencuri sandal di masjid kita!" seru warga.
Kritik yang hendak disampaikan melalui teks anekdot tersebut adalah ...
banyaknya kasus pencurian sandal di masjid
anak yang ceroboh karena meninggalkan sandal
kebanyakan masyarakat yang suka main hakim sendiri
kepala kampung yang mengayomi warganya
hukuman untuk pencuri sandal
kalimat retoris adalah
kalimat yang tidak memerlukan jawaban
kalimat yang tidak mengandung unsur perintah
kalimat yang hanya menggunakan konjungsi
kalimat yang perlu menggunakan jawaban
kalimat yang mengandung unsur tanya
Salah satu kaidah dalam cerita anekdot adalah penggunaan waktu lampau. berikut yang termasuk penggunaan waktu lampau adalah ...
Pada suatu waktu ada seorang raja bermimpi
Sekaranglah saatnya belajar membuat anekdot
Besok ramai-ramai mereka berdemo
Mengapa semua terjadi?
Anekdot memang perlu dibaca agar memberi nilai tambah
Suatu hari, Budi dalam perjalanan pulang dengan mengendarai sebuah mobil. Saat itu, malam hari dan hujan turun dengan lebat. Sial bagi budi, lampu depan mobilnya padam.
Karena tidak ada penerangan yang cukup, Budi mengikuti lampu belakang mobil di depannya.
Tiba-tiba mobil yang diikuti Budi berhenti mendadak, dan mengakibatkan Budi menabrak mobil tersebut.
Budi : "Ini bukan salah saya, salah kamu yang berhenti mendadak!" (sambil menantang)
Sopir : "Itu jelas salahmu!"
Budi : "Kok bisa, jelas-jelas kamu yang berhenti mendadak!" (masih dengan nada menantang)
Sopir : "Kamu kira ini di mana? Di sini kan garasi rumahku!"
Tokoh utama pada kutipan anekdot tersebut adalah ...
Budi
Sopir
Seseorang
Mobil
Orang sial
Andi kehilangan sepeda motor, kemudian melapor ke kantor polisi setempat. Setelah tiga bulan berlalu, Andi belum juga mendapat kabar dari kepolisian. Akhirnya, Andi memutuskan pergi ke kantor polisi untuk menanyakan nasib motornya. Setelah sampai di kantor polisi, Andi merasa senang karena mendapat keterangan bahwa motornya sudah ditemukan. Andi ingin segera membawa pulang motor kesayangannya tersebut.
"Bolehkah saya membawa pulang motor tersebut, Pak?"
tanya Andi kepada petugas.
"Boleh, Nak. Asal kamu tahu diri." Jawab petugas.
"Oh iya. Saya mengucapkan terima kasih, Pak." Sambil berjabat tangan dan menerima surat keterangan. Petugas tersebut menyerahkan berkas penerimaan dengan berat.
Penyebab kelucuan anekdot tersebut adalah ...
Andi kehilangan sepeda motor
Setelah tiga bulan tidak ada kabar dari kepolisian
Andi mendapat kabar nahwa motornya sudah ditemukan
Petugas polisi mendapatkan upah terima kasih dari Andi
Petugas menyerahkan berkas dengan berat hati
Tikus berekor panjang memang ganas, ... lebih ganas tikus berdasi.
Konjungsi yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang kalimat tersebut adalah ...
Sedangkan
Lalu
Tetapi
Dan
Kemudian
Kita dapat memahami teks anekdot dan dapat memanfaatkannya sebagai sarana untuk….
Memperbanyak masalah
Mempertahankan bangsa agar berpegang teguh terhadap pancasila
Memperoleh ilmu pengetahuan
Menyampaikan kritik terhadap persoalan yang sedang di hadapi melalui sindiran
Susunlah anekdot berikut ini sesuai dengan strukturnya!
1. Bu guru pun tersenyum
2. Siapa yang bisa membuat perumpamaan bagi penegakan hukum di negeri kita? Tanya Bu guru di depan kelas.
3. Bu guru bertanya kenapa disebut hukum kantong kresek
4. Tidak lama kemudian seorang anak menjawab dengan lantang
5. Hukum kantong kresek Bu, kata anak itu.
6. Hanya bisa menyelesaikan kasus kecil Bu, kalau kasus besar tidak pernah muat.
1-2-3-4-5-6
2-4-5-3-6-1
2-4-3-5-1-6
1-2-4-5-3-6
3-2-1-4-5-6
Amati teks berikut ini!
Teks 1
Seekor kutu tinggal padatanduk banteng. Setelah ada di sana sekian lama dan merasa ingin pindah, dia kemudian bertanya pada banteng apakah sang banteng memang ingin pindah.
“Aku tak tahu kapan kau datang, jawab si banteng, “kurasa aku pun tak perlu memberi peringatan saat kau pergi.”
Teks 2
Sejak bertemu dengan dia, hidupku menjadi lebih berarti. Setiap hari aku mendapatkan wejangan-wajangan darinya. Salah satunya adalah wejangan bagaimana cara menikmati hidup agar tidak tamak dan selalu bersyukur. “Seandainya bisa, manusia pasti akan menggenggam dunia,” katanya suatu saat.
Teks 3
Saudara-saudara yang saya hormati,
beberapa hari yang lalu, masyarakat sedang merayakan pesta demokrasi—memilih presiden dan wakil presiden secara langsung. Saya berharap, siapapun yang menjadi presiden dan wakil presiden, kita harus berlapang dada untuk menerima segala kebijakannya.
Yang termasuk teks anekdot adalah….
teks 1
teks 2
teks 3
teks 1 dan 2
teks 2 dan 3
Berikut ini , yang termasuk teks anekdot adalah….
Harimau (Panthera tigris) digolongkan ke dalam mamalia, yaitu binatang yang menyusui. “Kucing besar”itu adalah hewan pemangsa dan pemakan daging. Harimau dapat mencapai tinggi 1,5 meter, panjang 3,3 meter, dan berat 300 kilogram. Bulunya berwarna putih dan cokelat keemasan-emasan dengan belang atau loreng berwarna hitam
Saudara-saudara yang saya hormati, Beberapa hari yang lalu, masyarakat sedang merayakan pesta demokrasi—memilih presiden dan wakil presiden secara langsung.Saya berharap, siapapun yang menjadi presiden dan wakil presiden, kita harus berlapang dada untuk menerima segala kebijakannya.
Pernahkah Anda membuat SIM, misalnya SIM C? Mengurus SIM tentu memerlukan waktu dan biaya. Tulisan ini bertujuan untuk berbagi pengalaman dalam mengurus SIM C dengan jalan yang benar.
Perdagangan bebas yang diusung oleh sebuah negara dipastikan dapat menguntungkan atau merugikan negara yang bersangkutan. Dampak negatif kebijakan politik negara di sektor ekonomi ini mudah kita temukan di Indonesia.
Ibu-ibu sedang kerja bakti membersihkan jalan desa pada pagi hari. Suasana terkesan ramai, obrolan seputar harga, gosip, dan anak. “Wah, bulan ini banyak pangeluaran. Anak saya masuk kuliah dan adiknya masuk SMA,” kata Bu Tini “Semua ternak saya, saya sekolahkan Bu biar pintar” sambung Bu Tini “He..he..he” tawa Bu Romlah renyah Mereka pun melanjutkan membersihkan rumput di kanan dan kiri
Makna tersirat dalam teks anekdot tersebut adalah….
Para pejabat negara banyak yang melakukan korupsi sehingga dianggap merampok uang rakyat.
Para pejabat negara tidak takut dengan perampok karena merekalah perampok sesungguhnya.
Pejabat negara selalu menggunakan barang mewah dan mengendarai mobil mewah.
Sebaiknya para pejabat negara lebih berhati-hati ketika melewati jalan yang sepi dan jauh dari pemukiman warga
Bacalah teks anekdot tersebut!
Kisah Pemulung
Pada siang hari di sebuah kompleks perumahaan yang kelihatan mewah terjadi perdebatan antara Pak RT dan Pak Pemulung. Masalah yang mereka debatkan adalah hal remeh yaitu di lingkungan perumahan itu, memang sudah banyak ditempel papan dengan tulisan “Pemulung Dilarang Masuk”, tetapi masih saja ada pemulung yang tidak menaati aturan tersebut.
Pak RT: “Pak sedang cari apa di tempat sampah itu?”
Pemulung :“Ya, sudah tentu cari barang bekas atau botol plastik yang dapat didaur ulang.”
Pak RT : “Maaf ya Pak, Bapak dapat baca tulisan yang ada di depan pintu gerbang perumahan ini, tidak?”
Pemulung :“Emang tulisannya apa, Pak?”
Pak RT: “Di papan itu tertulis Pemulung Dilarang Masuk, lantas kenapa Bapak nekat masuk di perumahan ini?”
Pemulung : “Yah, Pak RT ini gimana sih… kalau saya bisa baca tulisan yang di papan itu, tentu saya tidak akan jadi pemulung, Pak!”
Pak RT kemudian terdiam membisu dan berpikir bahwa jawaban pemulung itu ada benarnya juga. Pemulung tadi ternyata buta huruf, jelaslah ia tidak bisa baca papan larangan pemulung.
Dari segi makna tersirat, teks anekdot di atas dapat diinterpretasikan sebagai...
Masih banyak orang miskin di sekitar kita!
Pemulung dilarang masuk!
Banyak pemulung yang tidak menaati peraturan.
Ternyata angka buta aksara disekitar kita masih banyak.
Teranyata masih banyak pemulung disekitar kita.
Suatu hari, Budi dalam perjalanan pulang dengan mengendarai sebuah mobil. Saat itu, malam hari dan hujan turun dengan lebat. Sial bagi budi, lampu depan mobilnya padam.
Karena tidak ada penerangan yang cukup, Budi mengikuti lampu belakang mobil di depannya.
Tiba-tiba mobil yang diikuti Budi berhenti mendadak, dan mengakibatkan Budi menabrak mobil tersebut.
Budi : "Ini bukan salah saya, salah kamu yang berhenti mendadak!" (sambil menantang)
Sopir : "Itu jelas salahmu!"
Budi : "Kok bisa, jelas-jelas kamu yang berhenti mendadak!" (masih dengan nada menantang)
Sopir : "Kamu kira ini di mana? Di sini kan garasi rumahku!"
Nilai didik pada kutipan anekdot tersebut adalah ...
Emosi harus terkendali saat menghadapi persoalan
Jangan lekas marah kepada orang lain jika belum tahu persoalan yang sebenarnya
Semua orang tidak boleh marah
Seorang sopir yang marah
Budi seorang pemarah
Suatu hari, Budi dalam perjalanan pulang dengan mengendarai sebuah mobil. Saat itu, malam hari dan hujan turun dengan lebat. Sial bagi budi, lampu depan mobilnya padam.
Karena tidak ada penerangan yang cukup, Budi mengikuti lampu belakang mobil di depannya.
Tiba-tiba mobil yang diikuti Budi berhenti mendadak, dan mengakibatkan Budi menabrak mobil tersebut.
Budi : "Ini bukan salah saya, salah kamu yang berhenti mendadak!" (sambil menantang)
Sopir : "Itu jelas salahmu!"
Budi : "Kok bisa, jelas-jelas kamu yang berhenti mendadak!" (masih dengan nada menantang)
Sopir : "Kamu kira ini di mana? Di sini kan garasi rumahku!"
Bagian dari cerita tersebut yang merupakan latar adalah ...
Garasi
Mobil
Tempat parkir umum
Jalan raya
Rumah seseorang
Andi kehilangan sepeda motor, kemudian melapor ke kantor polisi setempat. Setelah tiga bulan berlalu, Andi belum juga mendapat kabar dari kepolisian. Akhirnya, Andi memutuskan pergi ke kantor polisi untuk menanyakan nasib motornya. Setelah sampai di kantor polisi, Andi merasa senang karena mendapat keterangan bahwa motornya sudah ditemukan. Andi ingin segera membawa pulang motor kesayangannya tersebut.
"Bolehkah saya membawa pulang motor tersebut, Pak?"
tanya Andi kepada petugas.
"Boleh, Nak. Asal kamu tahu diri." Jawab petugas.
"Oh iya. Saya mengucapkan terima kasih, Pak." Sambil berjabat tangan dan menerima surat keterangan. Petugas tersebut menyerahkan berkas penerimaan dengan berat.
Penyebab kelucuan anekdot tersebut adalah ...
Andi kehilangan sepeda motor
Setelah tiga bulan tidak ada kabar dari kepolisian
Andi mendapat kabar nahwa motornya sudah ditemukan
Petugas polisi mendapatkan upah terima kasih dari Andi
Petugas menyerahkan berkas dengan berat hati
Andi kehilangan sepeda motor, kemudian melapor ke kantor polisi setempat. Setelah tiga bulan berlalu, Andi belum juga mendapat kabar dari kepolisian. Akhirnya, Andi memutuskan pergi ke kantor polisi untuk menanyakan nasib motornya. Setelah sampai di kantor polisi, Andi merasa senang karena mendapat keterangan bahwa motornya sudah ditemukan. Andi ingin segera membawa pulang motor kesayangannya tersebut.
"Bolehkah saya membawa pulang motor tersebut, Pak?"
tanya Andi kepada petugas.
"Boleh, Nak. Asal kamu tahu diri." Jawab petugas.
"Oh iya. Saya mengucapkan terima kasih, Pak." Sambil berjabat tangan dan menerima surat keterangan. Petugas tersebut menyerahkan berkas penerimaan dengan berat.
Sindiran yang terdapat dalam anekdot tersebut adalah ...
Tempat parkir menjadi pusat pencurian sepeda motor
Hendaknya menjaga keamanan barangnya sendiri-sendiri
Petugas kepolisian seharusnya tidak melakukan pungutan liar dalam melayani masyarakat
Ucapan terimakasih sangat berarti bagi petugas
Kehilangan motor merupakan pengalaman yang berharga
(1) Ada beberapa aspek yang melandasi seseorang untuk menyontek.
(2) Kebudayaan menyontek semakin marak di Indonesia.
(3) Pemerolehan hasil atau nilai yang tinggi dan memuaskan menjadi salah satu faktor pemicu.
(4) Berbagai fakta ditemukan pada setiap tingkat jenjang pendidikan.
(5) dan lahirlah budaya menyontek dengan budaya korupsi di Indonesia
Urutan kerangka isi yang tepat adalah …
A. (1) - (2) - (4) - (3) - (5)
B. (2) - (3) - (1) - (4) - (5)
C. (2) - (5) - (4) - (3) - (1)
D. (2) - (4) - (1) - (3) - (5)
E. (3) - (2) - (1) - (4) - (5)
Perhatikan kalimat-kalimat di bawah ini:
(1) Dia memang patut disebut sebagai maniak bola.
(2) Sejak usia 10 tahun, Ueda telah mendedikasikan hidupnya untuk olahraga sepak bola.
(3) Kini dia berusia 29 tahun.
(4) Dia mengaku tidak bisa memisahkan hidupnya dengan sepak bola.
Kalimat-kalimat di atas yang berupa fakta adalah nomor . . . .
1 dan 2
1 dan 3
2 dan 3
2 dan 4
4 dan 3
Perhatikan kalimat berikut!
Saya memahami maksud pembicaraan saudara.
Kalimat di atas termasuk kedalam kebahasaan...
Kata teknis
Kata perujukan
Kata persuasif
Konjungsi temporal
Kata kerja mental
Khawatir, bersedih, memahami, membayangkan merupakan contoh kata dari kebahasaan...
Kata teknis
Kata perujukan
Kalimat persuasif
Konjungsi temporal
Kata kerja mental
Bacalah kalimat berikut!
Seorang pengusaha kaya berkunjung ke rumah temannya, sesama bisnisman sukses. Alangkah terkejutnya saat dia mendapatkan sang kawan sedang ngepel lantai rumahnya.
Konjungsi yang terdapat dalam kalimat tersebut adalah ...
Pengusaha
Berkunjung
Alangkah
Mendapatkan
Sedang
“Dari berita yang sering lalu-lalang, memangnya anggota DPR itu tidak pernah korupsi?”
Kalimat perintah
Kalimat seru
Kalimat retoris
Kalimat peristiwa lampau
Seorang raja bernama Timur Lenk menghadiahi Nasrudin seekor keledai. Kata kerja material pada kalimat tersebut adalah ….
Seorang
Bernama
Keledai
Menghadiahi
Timur Lenk memberi waktu dua minggu sejak sekarang. Kebahasaan yang terdapat pada kalimat tersebut adalah ….
Konjungsi temporal dan konjungsi penerang
Konjungsi penerang dan kata kerja material
Konjungsi temporal dan kata kerja material
Kata ganti orang dan konjungsi penerang
Andi: “Ron, tulisanmu bagus sekali aku sampai tidak bisa membacanya.” Kalimat tersebut mengandung majas
Ironi
Sinisme
Sarkasme
“Banjir ibukota belum seberapa kita dibandingkan dengan banjir di gedung DPR karena lebih banyak sampah yang menyumbat,” katanya. Kalimat tersebut mengandung majas ….
Ironi
Sinisme
Sarkasme
“Pekerjaan sepele saja tidak bisa dikerjakan. Dasar bodoh!” Kalimat tersebut mengandung majas ….
Ironi
Sinisme
Sarkasme
1. Bu guru pun tersenyum
2. Siapa yang bisa membuat perumpamaan bagi penegakan hukum di negeri kita? Tanya Bu guru di depan kelas.
3. Bu guru bertanya kenapa disebut hukum kantong kresek
4. Tidak lama kemudian seorang anak menjawab dengan lantang
5. Hukum kantong kresek Bu, kata anak itu.
6. Hanya bisa menyelesaikan kasus kecil Bu, kalau kasus besar tidak pernah muat.
Seorang raja bernama Timur Lenk menghadiahi Nasrudin seekor keledai. Kata kerja material pada kalimat tersebut adalah ….
Seorang
Bernama
Keledai
Menghadiahi
Tikus berekor panjang memang ganas, ... lebih ganas tikus berdasi.
Konjungsi yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang kalimat tersebut adalah ...
Sedangkan
Tetapi
Kemudian
Lalu
Dan
“Anda telah membuang sampah sembarangan, yaitu puntung rokok”, tegas petugas itu. Dengan sigap Azam menjawab, “Oh…, maaf terjatuh.” Lalu, diambilnya puntung rokok itu serta langsung diisapnya lagi. Petugas itu hanya terbelalak keheranan. Kemudian, ia pergi meninggalkan Azam.”
Konjungsi yang menyatakan hubungan waktu yang terdapat dalam teks anekdot di atas adalah ...
Lalu
Sedangkan
Tetapi
Dan
Oleh sebab itu
Manakah di bawah ini yang bukan kalimat retoris?
Di mana hati nurani kamu saat melihat saudara sendiri sedang berada dalam kesusahan?”
“Apakah berbuat jahat itu akan menambah dosa?”
“Apakah kamu tega melihat sesama manusia atau anak-anak itu kelaparan?”
“Harus menunggu berapa banyak korban lagi agar jalanan diperbaiki?”
"Siapakah siswa yang tidak masuk hari ini?"
