Font size
WorksheetsMenata Produk Kls XI
Total questions: 88
Worksheet time: 44mins
Salah satu komunikasi antara produsen dengan pelanggan dapat terjadi melalui …
Penataan produk (display)
Desain produk
Pengembangan produk
Produk baru
Pemasaran
Tujuan akhir dari kegiatan penataan produk bagi pe-retail adalah …
Kepuasan pembeli
Terjualnya produk
Promosi produk
Perluasan pasar
Segmentasi pasar produk
Display adalah keinginan membelisesuatu yang di dorong oleh seseorang tapi di dorong olrh penglihatan ataupun oleh perasaan lainnya merupakan pengertian display menurut pendapat …
Ngadiman
William J. Shultz
Sopiah dan Syihabuddin
Buchari Alma
Soekarno
Dalam pemasaran, display merupakan bagian promosi produk yang sering di sebut sebagai …
The silent salesman
The great salesman
Eyes salesman
Silent promotion
Eyes promotion
1. Perhatikan pernyataan berikut !
1) Untuk menarik perhatian orang.
2) Memperkernalkan produk baru, secara ekonomis dan cepat.
1) Memancing perhatian terhadap barang-barag yang di jual di took.
2) Menimbulkan impulse buying (dorongan seketika).
3) Membantu mengoordinasi advertising dan merchandising.
Berdasarkan pernyataan di atas, yang merupakan fungsi windows display adalah …
(1), (2), (3)
(1), (3), (4)
(1), (2), (5)
(2), (3), (4)
(2), (3), (5)
Kegiatan display produk memiliki dua tujuan mendasar, yaitu attention dan desire attention menitikberatkan tujuan pada …
Menarik perhatian produsen.
Menarik perhatian pembeli.
Menimbulkan keinginan konsumen memiliki barang
Menimbulkan keinginan produsen untuk memproduksi barang
Memudahkan konsumen memilih barang.
Berikut ini merupakan tujuan penataan produk, kecuali...
Attention and Interest
Desire and Action
Desire and Interest
Attention and Promotion
Memudahkan Calon Konsumen atau Pembeli
Memajangkan barang, gambar, kartu harga, simbol-simbol di dalam toko merupakan kegiatan...
Exterior Display
Interior Display
Solary Display
Window Display
Architectural Display
Memajangkan barang, gambar, kartu harga, simbol-simbol dibagian depan toko menggunakan etalase merupakan kegiatan...
Solary Display
Interior Display
Window Display
Exterior Display
Dealer Display
Menimbulkan keinginan memiliki barang tersebut kemudian melakukan pembelian merupakan tujuan display pada...
Attention and Interest
Discount and Promotion
Desire and Action
Production and Distribution
Public Relation
Pengertian produk yang paling tepat adalah...
Suatu barang yang digunakan sehari - hari
Item yang terdapat di toko untuk di jual
Barang atau jasa yang diperlukan dalam memenuhi kebutuhan atau keinginan
Apapun yang bisa ditawarkan ke sebuah pasar dan bisa memuaskan sebuah keinginan atau kebutuhan
Sesuatu yang dicari dan dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan
Atribut produk memiliki dua jenis, yaitu tangible attributes dan intangible attributes. Sesuai dengan karakteristik yang dimiliki produk, intangible attributes memiliki beberapa jenis. Berikut ini yang tidak termasuk ke dalam intangible attributes adalah...
Persepsi Konsumen
Brand Image
Value
Design atau Packaging
Image of Store Where Sold
Sebuah toko fashion yang menargetkan konsumen kalangan atas tidak akan membuka gerainya di lingkungan pusat belanja konsumen kalangan menengah. Contoh kasus diatas termasuk ke dalam...
Price
Image of Store Where Sold
Perceptions of Users of The Brand
Performance
Ingredients
Berikut bukan termasuk barang di supermarket adalah....
Barang fresh
Barang supermarket
Barang sport
Barang pecah belah
Barang substitusi
Cara penataan barang supermarket berdasarkan penempatan barangnya antara lain sebagai berikut...
Floor display
Vertikal display
Window display
Wall display
Jumble display
Pemajangan barang dagangan yang disusun langsung di lantai tanpa menggunakan rak disebut...
Wall display
Showcase display
Vertikal display
Jumble display
Floor dusplay
Kegiatan suatu perusahaan untuk memajangkan barang dagangan baik dalam ruangan maupun di luar ruangan untuk dapat mempengaruhi calon konsumen secara langsung ataupun tidak langsung merupakan pengertian...
Tujuan Produk
Fungsi Produk
Penataan Produk
Manfaat Produk
Produk
Berikut ini merupakan tujuan penataan produk, kecuali...
Attention and Interest
Desire and Action
Desire and Interest
Attention and Promotion
Memudahkan Calon Konsumen atau Pembeli
Berikut merupakan syarat-syarat penataan produk, kecuali...
Rapi dan Bersih
Sulit Dijangkau dan Rapi
Aman dan Dapat Dijakau
Mudah Dicari dan Mudah Dilihat
Menarik Minat Konsumen
Pengertian produk yang paling tepat adalah...
Suatu barang yang digunakan sehari - hari
Item yang terdapat di toko untuk di jual
Barang atau jasa yang diperlukan dalam memenuhi kebutuhan atau keinginan
Apapun yang bisa ditawarkan ke sebuah pasar dan bisa memuaskan sebuah keinginan atau kebutuhan
Sesuatu yang dicari dan dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan
2. Surat edaran Dirijen perdagangan dalam negri tentang penanganan pengaduan konsumen yang ditujukan kepada seluruh dinas Indag Provinsi/Kabupaten/Kota....
a. No. 8 Tahun 1999
b. No. 58 Tahun 2001
c. No. 235/DJPDN/VII/2001
d. No. 795/DJPDN/SE/12/2005
e. No. 3821/IRWAN/JLK/2000
A
B
C
D
E
tahap perilaku konsumen berupa memilih memilih lokasi belanja, mendatangi toko, memasuki toko dan memilih produk yang dicari disebut ….
Product contact
Store contct
Consumption
Communication
Transaction
berikut yang dimaksud “the silent salesman “ adalah ….
Penjualan yang diam
Top salemen
Penjual yang sedikit bicara
Solary display
Product display
Pelaku usaha dilarang....., ...... atau mengiklankan suatu barang dan / jasa dengan harga atau tarif khusus dalam waktu dan jumlah tertentu, jika pelaku usaha tersebut tidak bermaksud untuk melaksanakannya sesuai dengan waktu dan jumlah yang ditawarkan, dipromosikan, atau diiklankan.
Memberikan, menyusun
Menyingkirkan, mengikhlaskan
Menawarkan, mempromosikan
Meyusun, mengiklankan
Menaikkan, menyingkirkan
Iklan yang diproduksi dan segala akibat yang ditimbulkan oleh iklan tersebut merupakan tanggung jawab dari...
Konsumen
Pelaku Usaha
Dirjen Perdagangan Dalam Negeri
Direktur Jendral Perdagangan Dalam Negeri
Kementrian Komunikasi dan Informasi
Ketentuan ganti rugi tidak berlaku apabila pelaku usaha dapat membuktikan bahwa kesalahan tersebut merupakan kesalahan...
Konsumen
Pelaku Usaha
Dirjen Perdagangan Dalam Negeri
direktur Jendral Perdagangan Dalam Negeri
Kementrian Komunikasi dan Informasi
Dibawah ini definisi dari bisnis ritel adalah...
Semua kegiatan yang terlibat dalam penjualan saja barang/jasa secara sedikit-sedikit atau satu-satu kepada konsumen akhir untuk keperluan konsumsi pribadi, keluarga ataupun rumah tangga dan bukan untuk keperluan bisnis
Semua kegiatan yang terlibat dalam penjualan atau pembelian barang/jasa ataupun keduanya secara besar atau banyak kepada konsumen akhir untuk keperluan konsumsi pribadi, keluarga ataupun rumah tangga dan untuk keperluan bisnis semata
Semua kegiatan yang terlibat dalam penjualan atau pembelian barang/jasa ataupun keduanya secara sedikit-sedikit atau satu-satu kepada konsumen untuk keperluan bisnis semata
Semua kegiatan yang terlibat dalam penjualan atau pembelian barang/jasa ataupun keduanya secara sedikit-sedikit atau satu-satu kepada konsumen akhir untuk keperluan konsumsi pribadi, keluarga ataupun rumah tangga dan bukan untuk keperluan bisnis
Semua kegiatan yang terlibat dalam pembelian saja barang/jasa secara sedikit-sedikit atau satu-satu kepada konsumen akhir untuk keperluam konsumsi pribadi, keluarga ataupun rumah tangga dan bukan untuk keperluan bisnis
Etika yang baik dalam pelayanan kepada pelanggan merupakan gambaran dari...
Kualitas produk/jasa
Kualitas pelayanan
Harga dan biaya
Tempat yang strategis
Kuantitas produk/jasa
Pertimbangan penentuan nilai sebuah produk kepada konsumen agar konsumen tidak merasa keberatan dengan penentuan nilai produk yang dijual dan menyesuaikan target pasar, serta pengeluaran yg harus dikeluarkan oleh retailer, maka harus mempertimbangkan faktor...
Kualitas produk/jasa
Kualitas pelayanan
Harga dan biaya
Tempat yang strategis
Kuantitas produk/jasa
Yang bukan mempertimbangkan faktor pendukung memberikan pelayanan prima pada pelanggan yaitu...
Kualitas produk/jasa
Kualitas pelayanan
Harga dan biaya
Tempat yang strategis
Kuantitas produk/jasa
Dalam menghitung nilai persediaan dengan sistem persediaan periodik dapat dilakukan dengan metode fifo, lifo, dan average.
Penilaian persediaan akhir yang measumsikan persediaan barang yang lebih masuk dianggap lebih dulu keluar yaitu.....
FIFO
LIFO
AVERAGE
FISIK
PERPETUAL
Berikut adalah data persediaan CV A barang X:
Agustus 1 Pers. awal 10.000 kg @ Rp 2.000
Agustus 5 Pembelian 20.000 kg @ Rp 2.400
Agustus 7 Pembelian 10.000 kg @ Rp 2.200
Agustus 12 Pembelian 30.000 kg @ Rp 2.600
Agustus 15Pembelian 8.000 kg @ Rp 3.200
Agustus 26 Pembelian 20.000 kg @ Rp 3.000
Agustus 28 Pembelian 15.000 kg @ Rp 3.400
Dari data diatas, jika terjadi penjualan 5.000 kg maka nilai persediaan untuk barang yang dijual dengan metode fifo adalah....
Rp 70.000.000
Rp 10.000.000
Rp 50.000.000
Rp 15.000.000
Rp 100.000.000
Berikut adalah data persediaan CV A barang X:
Agustus 1 Pers. awal 10.000 kg @ Rp 2.000
Agustus 5 Pembelian 20.000 kg @ Rp 2.400
Agustus 7 Pembelian 10.000 kg @ Rp 2.200
Agustus 12 Pembelian 30.000 kg @ Rp 2.600
Agustus 15Pembelian 8.000 kg @ Rp 3.200
Agustus 26 Pembelian 20.000 kg @ Rp 3.000
Agustus 28 Pembelian 15.000 kg @ Rp 3.400
Dari data diatas, diketahui persediaan akhir 20.000 kg. Jika menggunakan metode fifo maka barang yang tersisa senilai....
Rp 63.000.000
Rp 89.000.000
Rp 66.000.000
Rp 95.000.000
Rp 67.000.000
Berikut adalah data persediaan CV A barang X:
Agustus 1 Pers. awal 10.000 kg @ Rp 2.000
Agustus 5 Pembelian 20.000 kg @ Rp 2.400
Agustus 7 Pembelian 10.000 kg @ Rp 2.200
Agustus 12 Pembelian 30.000 kg @ Rp 2.600
Agustus 15Pembelian 8.000 kg @ Rp 3.200
Agustus 26 Pembelian 20.000 kg @ Rp 3.000
Agustus 28 Pembelian 15.000 kg @ Rp 3.400
Dari data diatas, diketahui persediaan akhir 35.000 kg. Jika menggunakan metode fifo maka nilai persediaan barang yang terjual adalah.......
Rp 306.000.000
Rp 310.000.000
Rp 501.000.000
Rp 304.600.000
Rp 307.000.000
Dalam menghitung nilai persediaan dengan sistem persediaan periodik dapat dilakukan dengan metode fifo, lifo, dan average.
Penilaian persediaan akhir yang measumsikan persediaan barang yang terakhir masuk dianggap lebih dulu keluar yaitu.....
FIFO
LIFO
AVERAGE
FISIK
PERPETUAL
Berdasarkan metode LIFO, barang yang terakhir masuk dianggap barang yang lebih dulu keluar. Nilai persediaan akhir di tunggu dengan cara.....
Mengalikan barang yang masih ada dengan harga per satuan
Mengurang persedian akhir dengan persediaan awal
Mengalikan barang yang terjual adengan harga per satuan
Menambah semua harga pembelian
Menjumlah nilai barang yang terjual
Berikut adalah data persediaan CV A barang X:
Agustus 1 Pers. awal 10.000 kg @ Rp 2.000
Agustus 5 Pembelian 20.000 kg @ Rp 2.400
Agustus 7 Pembelian 10.000 kg @ Rp 2.200
Agustus 12 Pembelian 30.000 kg @ Rp 2.600
Agustus 15Pembelian 8.000 kg @ Rp 3.200
Agustus 26 Pembelian 20.000 kg @ Rp 3.000
Agustus 28 Pembelian 15.000 kg @ Rp 3.400
Dari data diatas, diketahui persediaan akhir 20.000 kg. Jika menggunakan metode Lifo maka barang yang tersisa senilai....
Rp 43.000.000
Rp 89.000.000
Rp 51.000.000
Rp 45.000.000
Rp 44.000.000
Dalam menghitung nilai persediaan dengan sistem persediaan periodik dapat dilakukan dengan metode fifo, lifo, dan average.
Perhitungan nilai persediaan dengan cara membagi total harga per satuan setiap transaksi pembelian dengan jumlah transaksi termasuk persediaan awal merupakan metode.....
FIFO
LIFO
AVERAGE
FISIK
PERPETUAL
Berikut adalah data persediaan CV A barang X:
Agustus 1 Pers. awal 10.000 kg @ Rp 2.000
Agustus 5 Pembelian 20.000 kg @ Rp 2.400
Agustus 7 Pembelian 10.000 kg @ Rp 2.200
Agustus 12 Pembelian 30.000 kg @ Rp 2.600
Agustus 15Pembelian 8.000 kg @ Rp 3.200
Agustus 26 Pembelian 20.000 kg @ Rp 3.000
Agustus 28 Pembelian 15.000 kg @ Rp 3.400
Dari data diatas menggunakan metode average, berapakah harga rata-rata per kg nya....
Rp 2.600
Rp 2.200
Rp 2.450
Rp 2.950
Rp 2.685
Dari data sebuah persediaan, diketahui persediaan akhir 20.000 unit dan harga satuan rata-rata per unitnya adalah Rp 3.500. Jika menggunakan metode average maka nilai persediaannya adalah...
Rp 70.000.000
Rp 80.000.000
Rp 50.000.000
Rp 40.000.000
Rp 60.000.000
Bahan yang disimpan dalam gudang untuk kemudian digunakan atau dijual disebut...
Transaksi yang berhubungan dengan persediaan
Jumlah keuntungan mantap, stabil
Persediaan barang dagangan
Siklus hidup produk
Penjualan
Persediaan yang dilakukan untuk mengantisipasi unsur ketidakpastian permintaan dan penyedia disebut...
Butter stock
Stabilization stock
Penjualan produk
Transit stock
Anticipation stock
Prinsip dimana barang yang pertama kali masuk harus lebih dahulu keluar dibandingkan barang yang datang kemudian disebut...
Penurunan (decline)
Pertumbuhan (growth)
First Expired First Out (FEFO)
Last In First Out (LIFO)
First In First Out (FIFO)
Barang yang terakhir masuk harus dikeluarkan / dijual lebih dahulu disebut...
Penurunan (decline)
Pertumbuhan (growth)
First Expired First Out (FEFO)
Last In First Out (LIFO)
First In First Out (FIFO)
Metode ini dipakai pada perusahaan-perusahaan yang menjual produk yang mudah rusak serta mudah ketinggalan zaman seperti buah-buahan yaitu..
First In First Out
Last In First Out
Self perceived service rule
Enduring service intensifier
Past experience
FIFO singakatan dari First In First Out yang artinya.
Masuk pertama keluar pertama
Masuk terakhir keluar pertama
Masuk pertama keluar terakhir
Masuk terakhir keluar terakhir
Keluar pertama masuk terakhir
Pada metode ini dianggap barang yang dibeli akhir akan dijual lebih dahulu yaitu...
Dapat menghindari kerusakan dan keusangan persediaan
Penggunaan metode ini sangat mudah
Dianggap yang pertama dipakai atau dijual
Menghasilkan nilai persediaan
Tidak praktis digunakan
Pada metode ini dianggap barang yang dibeli akhir akan dijual lebih dahulu yaitu...
LIFO
Rata rata bergerak
Harga perolehan barang
FIFO
Average Cost
Dalam metode fisik, pencatatan pada akun persediaan barang dilakukan setiap...
Akhir periode
Ada penjualan barang
Awal pembelian barang
Awal periode akuntansi
Terjadi mutasi persediaan
Metode pencatatan barang di gudang merupakan hal penting yang harus diperhatikan oleh sebuah perusahaan. Salah satu metode pencatatan dengan cara pengeluaran barang secara acak dan harga pokok barang yang sudah digunakan maupun yang masih ditentukan untuk dicari nilai rata ratanya termasuk ke dalam metode...
Average
LIFO
Celling
FIFO
Constanta
Dalam menghitung nilai persediaan dengan sistem persediaan periodik dapat dilakukan dengan metode fifo, lifo, dan average.
Penilaian persediaan akhir yang measumsikan persediaan barang yang lebih masuk dianggap lebih dulu keluar yaitu.....
FIFO
LIFO
AVERAGE
FISIK
PERPETUAL
Berikut adalah data persediaan CV A barang X:
Agustus 1 Pers. awal 10.000 kg @ Rp 2.000
Agustus 5 Pembelian 20.000 kg @ Rp 2.400
Agustus 7 Pembelian 10.000 kg @ Rp 2.200
Agustus 12 Pembelian 30.000 kg @ Rp 2.600
Agustus 15Pembelian 8.000 kg @ Rp 3.200
Agustus 26 Pembelian 20.000 kg @ Rp 3.000
Agustus 28 Pembelian 15.000 kg @ Rp 3.400
Dari data diatas, jika terjadi penjualan 5.000 kg maka nilai persediaan untuk barang yang dijual dengan metode fifo adalah....
Rp 70.000.000
Rp 10.000.000
Rp 50.000.000
Rp 15.000.000
Rp 100.000.000
Berikut adalah data persediaan CV A barang X:
Agustus 1 Pers. awal 10.000 kg @ Rp 2.000
Agustus 5 Pembelian 20.000 kg @ Rp 2.400
Agustus 7 Pembelian 10.000 kg @ Rp 2.200
Agustus 12 Pembelian 30.000 kg @ Rp 2.600
Agustus 15Pembelian 8.000 kg @ Rp 3.200
Agustus 26 Pembelian 20.000 kg @ Rp 3.000
Agustus 28 Pembelian 15.000 kg @ Rp 3.400
Dari data diatas, diketahui persediaan akhir 20.000 kg. Jika menggunakan metode fifo maka barang yang tersisa senilai....
Rp 63.000.000
Rp 89.000.000
Rp 66.000.000
Rp 95.000.000
Rp 67.000.000
Berikut adalah data persediaan CV A barang X:
Agustus 1 Pers. awal 10.000 kg @ Rp 2.000
Agustus 5 Pembelian 20.000 kg @ Rp 2.400
Agustus 7 Pembelian 10.000 kg @ Rp 2.200
Agustus 12 Pembelian 30.000 kg @ Rp 2.600
Agustus 15Pembelian 8.000 kg @ Rp 3.200
Agustus 26 Pembelian 20.000 kg @ Rp 3.000
Agustus 28 Pembelian 15.000 kg @ Rp 3.400
Dari data diatas, diketahui persediaan akhir 35.000 kg. Jika menggunakan metode fifo maka nilai persediaan barang yang terjual adalah.......
Rp 306.000.000
Rp 310.000.000
Rp 501.000.000
Rp 304.600.000
Rp 307.000.000
Dalam menghitung nilai persediaan dengan sistem persediaan periodik dapat dilakukan dengan metode fifo, lifo, dan average.
Penilaian persediaan akhir yang measumsikan persediaan barang yang terakhir masuk dianggap lebih dulu keluar yaitu.....
FIFO
LIFO
AVERAGE
FISIK
PERPETUAL
Berdasarkan metode LIFO, barang yang terakhir masuk dianggap barang yang lebih dulu keluar. Nilai persediaan akhir di tunggu dengan cara.....
Mengalikan barang yang masih ada dengan harga per satuan
Mengurang persedian akhir dengan persediaan awal
Mengalikan barang yang terjual adengan harga per satuan
Menambah semua harga pembelian
Menjumlah nilai barang yang terjual
Berikut adalah data persediaan CV A barang X:
Agustus 1 Pers. awal 10.000 kg @ Rp 2.000
Agustus 5 Pembelian 20.000 kg @ Rp 2.400
Agustus 7 Pembelian 10.000 kg @ Rp 2.200
Agustus 12 Pembelian 30.000 kg @ Rp 2.600
Agustus 15Pembelian 8.000 kg @ Rp 3.200
Agustus 26 Pembelian 20.000 kg @ Rp 3.000
Agustus 28 Pembelian 15.000 kg @ Rp 3.400
Dari data diatas, diketahui persediaan akhir 20.000 kg. Jika menggunakan metode Lifo maka barang yang tersisa senilai....
Rp 43.000.000
Rp 89.000.000
Rp 51.000.000
Rp 45.000.000
Rp 44.000.000
Dalam menghitung nilai persediaan dengan sistem persediaan periodik dapat dilakukan dengan metode fifo, lifo, dan average.
Perhitungan nilai persediaan dengan cara membagi total harga per satuan setiap transaksi pembelian dengan jumlah transaksi termasuk persediaan awal merupakan metode.....
FIFO
LIFO
AVERAGE
FISIK
PERPETUAL
Berikut adalah data persediaan CV A barang X:
Agustus 1 Pers. awal 10.000 kg @ Rp 2.000
Agustus 5 Pembelian 20.000 kg @ Rp 2.400
Agustus 7 Pembelian 10.000 kg @ Rp 2.200
Agustus 12 Pembelian 30.000 kg @ Rp 2.600
Agustus 15Pembelian 8.000 kg @ Rp 3.200
Agustus 26 Pembelian 20.000 kg @ Rp 3.000
Agustus 28 Pembelian 15.000 kg @ Rp 3.400
Dari data diatas menggunakan metode average, berapakah harga rata-rata per kg nya....
Rp 2.600
Rp 2.200
Rp 2.450
Rp 2.950
Rp 2.685
Dari data sebuah persediaan, diketahui persediaan akhir 20.000 unit dan harga satuan rata-rata per unitnya adalah Rp 3.500. Jika menggunakan metode average maka nilai persediaannya adalah...
Rp 70.000.000
Rp 80.000.000
Rp 50.000.000
Rp 40.000.000
Rp 60.000.000
Bahan yang disimpan dalam gudang untuk kemudian digunakan atau dijual disebut...
Transaksi yang berhubungan dengan persediaan
Jumlah keuntungan mantap, stabil
Persediaan barang dagangan
Siklus hidup produk
Penjualan
Persediaan yang dilakukan untuk mengantisipasi unsur ketidakpastian permintaan dan penyedia disebut...
Butter stock
Stabilization stock
Penjualan produk
Transit stock
Anticipation stock
Prinsip dimana barang yang pertama kali masuk harus lebih dahulu keluar dibandingkan barang yang datang kemudian disebut...
Penurunan (decline)
Pertumbuhan (growth)
First Expired First Out (FEFO)
Last In First Out (LIFO)
First In First Out (FIFO)
Barang yang terakhir masuk harus dikeluarkan / dijual lebih dahulu disebut...
Penurunan (decline)
Pertumbuhan (growth)
First Expired First Out (FEFO)
Last In First Out (LIFO)
First In First Out (FIFO)
Metode ini dipakai pada perusahaan-perusahaan yang menjual produk yang mudah rusak serta mudah ketinggalan zaman seperti buah-buahan yaitu..
First In First Out
Last In First Out
Self perceived service rule
Enduring service intensifier
Past experience
FIFO singakatan dari First In First Out yang artinya.
Masuk pertama keluar pertama
Masuk terakhir keluar pertama
Masuk pertama keluar terakhir
Masuk terakhir keluar terakhir
Keluar pertama masuk terakhir
Pada metode ini dianggap barang yang dibeli akhir akan dijual lebih dahulu yaitu...
Dapat menghindari kerusakan dan keusangan persediaan
Penggunaan metode ini sangat mudah
Dianggap yang pertama dipakai atau dijual
Menghasilkan nilai persediaan
Tidak praktis digunakan
Pada metode ini dianggap barang yang dibeli akhir akan dijual lebih dahulu yaitu...
LIFO
Rata rata bergerak
Harga perolehan barang
FIFO
Average Cost
Dalam metode fisik, pencatatan pada akun persediaan barang dilakukan setiap...
Akhir periode
Ada penjualan barang
Awal pembelian barang
Awal periode akuntansi
Terjadi mutasi persediaan
Metode pencatatan barang di gudang merupakan hal penting yang harus diperhatikan oleh sebuah perusahaan. Salah satu metode pencatatan dengan cara pengeluaran barang secara acak dan harga pokok barang yang sudah digunakan maupun yang masih ditentukan untuk dicari nilai rata ratanya termasuk ke dalam metode...
Average
LIFO
Celling
FIFO
Constanta
Dalam metode perpetual, pencatatan dilakukan setiap...
Awal periode
Akhir periode
Ada penjualan barang
Ada pembelian barang
Terjadi mutasi persediaan
Hal berikut merupakan langkah mengidentifikasi mutasi persediaan, kecuali..
Mengidentifikasi persediaan awal
Mengidentifikasi data penerimaan barang
Mengidentifikasi retur pembelian
Mengidentifikasi retur penjualan
Mengidentifikasi kecacatan
Apabila perusahaan menggunakan metode FIFO maka barang dagang yang akan keluar dari gudang
Barang yang pertama dibeli
Barang yang terakhir dibeli
Barang yang mendekati kadaluarsa
Barang yang tidak awet
Barang yang paling banyak terdapat digudang
Apabila perusahaaan menggunakan metode LIFO maka barang dagang yang akan keluar dari gudang
Barang yang pertama dibeli
Barang yang terakhir dibeli
Barang yang mendekati kadaluarsa
Barang yang tidak awet
Barang yang paling banyak terdapat digudang
Sistem pencatatan persediaan dibagi menjadi 2, yaitu...
FIFO dan LIFO
Fisik dan Periodik
Periodik dan Perpetual
LIFO dan Average
Average dan Perpetual
Manakah gambar persediaan barang?
Persediaan awal barang X digudang sebanyak 3.525 unit @Rp.17.500 maka nilai persediaannya adalah...
Rp.61.687.500
Rp.59.925.000
Rp.62.212.500
Adanya pengeluaran barang secara acak dan harga pokok barang yang sudah digunakan maupun yang masih ditentukan untuk dicari nilai rata-ratanya termasuk kedalam metode
Average
LIFO
FIFO
Constanta
Celling
Sistem pencatatan yang menerapkan metode penilaian persediaan diterapkan pada tiap akhir periode saja adalah...
Pencatatan sistem fisik
Pencatatan sistem perpectual
Pencatatan balance
Pencatatan permanen
Pencatatan basic stock
Sistem pencatatan yang menerapkan metode penilaian persediaan diterapkan secara terus menerus adalah...
Pencatatan sistem fisik
Pencatatan sistem perpetual
Pencatatan balance
Pencatatan persediaan
Pencatatan basic stock
Keutungan LIFO, kecuali :
Bisa menghemat pajak ketika inflasi
Metode lebih rumit
Mudah menandingkan cost sekarang dengan pendapatan sekarang
Laba operasi tidak tercemar oleh untung atau rugi fluktuasi harga
Perbedaan antara penentuan nilai persediaan barang dengan metode FIFO dan LIFO yang benar adalah ....
Metode FIFO hanya digunakan pada sistem fisik sedangkan LIFO pada sistem perpetual
Metode FIFO hanya digunakan pada sistem perpetual sedangkan LIFO pada sistem periodik
Dalam kondisi inflasi metode FIFO lebih menguntungkan dibandingkan metode LIFO
Dalam kondisi inflasi metode LIFO lebih menguntungkan dibandingkan metode FIFO
Dalam kondisi deflasi metode FIFO lebih menguntungkan dibandingkan dengan metode LIFO
Sistim pencatatan persediaan yang cocok diterapkan oleh super market adalah sistim ....
FIFO
Perpetual
LIFO
Periodik
PD Murni adalah distributor sepeda motor Merk YAMAHA. Untuk mencatat persediaan barangnya lebih tepat menerapkan sistim
FIFO
Periodik
Perpetual
MTKP
Persediaan awal kaos 100 ptg @ Rp 150.000,00 pembelian 200 ptg @ Rp 225.000,00 penjualan 150 ptg @ Rp 250.000,00. Apabila perusahaan menerapkan metode MPKP periodik, nilai persediaan akhir adalah ......
Rp 22.500.000,00
Rp 30.000.000,00
Rp 33.750.000,00
Rp 37.500.000,00
Kartu persediaan adalah alat bantu pencatatan persediaan. Alat bantu ini diperlukan apabila perusahaan menerapkan pencatatan persediaan sistim ........
Periodik
Perpetual
FIFO
LIFO
Di bawah ini perusahaan yang cocok menggunakan metode FIFO (First In First Out) Kecuali ...
Minimarket
Toko Obat
Toko Kue
Toko Sepatu
Di bawah ini adalah perusahaan yang cocok menggunakan metode LIFO, Kecuali ....
Toko Jam Tangan
Butik
Toko Obat
Toko Sepatu
