NEW
Font size
WorksheetsSOAL UP PPG BK PAKET 1
Total questions: 25
Worksheet time: 25mins
Profesionalisme seorang guru Bk diketahui dari bagaimana guru BK memiliki kompetensi dan komitmen dalam melaksanakan pekerjaannya sebagai Guru BK. Berikut adalah faktor pembentuknya. Kecuali
Fokus terhadap pengembangan diri sehingga menjadi pribadi yang multitalenta.
Melakukan evaluasi diri sebagai bentuk tanggung jawab dalam upaya melakukan perbaikan diri secara berkesinambungan.
Memiliki manajemen aktivitas yang selaras dengan profesi sebagai guru BK
Membangun relasi yang luas dan harmonis dengan pihak terkait program layanan BK
Konsisten dalam mengasah ketrampilan dan pengetahuan tentang BK.
Berdasarkan hasil evaluasi terlihat bahwa siswa kurang merasakan manfaat bimbingan klasikal dengan topik komunikasi di sosial media. Siswa merasa konselor tidak membahas topik tersebut sesuai dengan konteks kehidupan remaja. Perbaikan yang dapat dilakukan guru BK adalah :
Mempelajari kembali metode dalam bimbingan klasikal.
Mempelajari kembali masalah-masalah remaja dari buku-buku teks
Mempelajari kembali teori tentang perkembangan remaja.
Mempelajari kembali topik etika berkomunikasi di sosial media.
Mempelajari kembali isu-isu yang berkaitan dengan konteks kehidupan remaja.
Proses pendidikan di sekolah hendaknya mencerminkan nilai-nilai keadilan. Perwujudan nilai keadilan dalam relasi guru dengan siswa diantaranya adalah :
Guru memberi perlakuan antara satu siswa dan lainnya untuk menghindari kecemburuan.
Guru memperlakukan sama setiap siswa, tanpa memperhatikan perbedaan-perbedaan antara mereka.
Guru memperlakukan berbeda seluruh siswa, tanpa memperhatikan persamaan diantara mereka.
Guru memperlakukan sama setiap siswa, dengan tetap memperhatikan perbedaan individual diantara mereka.
Guru memperlakukan sama setiap siswa, karena keadilan identik dengan persamaan dalam segala hal.
Ketika pembagian raport siswa, sebagian wali kelas harusnya mengecek kelengkapan nilai dan isian buku rapor pada
Saat hari pembagian rapor sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh sekolah.
Saat pembagian isi dan kelengkapan rapor biar dikoreksi kepala sekolah.
Saat pembagian tidak perlu mengoreksi , karena mempercayakan nilai yang telah diinput oleh petugas khusus.
Saat pembagian apabila ada kesalahan penulisan dari protes siswa
Waktu yang memadai, sehingga dapat mengoreksi dengan cermat
Prinsip kolaboratif dalam layanan BK dapat dilakukan dengan berbagai pihak di lingkungan internal sekolah, beberapa diantaranya adalah :
Petugas keamanan, kapolsek setempat, petugas kebersihan
Guru mapel, staf/administrator sekolah, wali kelas.
Pihak kepolisian, pamong desa setempat, komite sekolah
Pengurus OSIS< pengurus PMR, dokter puskesmas, pramuka
Guru mapel, staf sekolah dan pamong desa
Dalam kehidupan di bidang perekonomian terdapat berbagai hambatan yang disebabkan oleh adanya wabah penyakit yang mendunia. Guru ketika ditanya oleh siswa tentang hal tersebut, jawabannya adalah :
Menggunakan data dari pemerintah sebagai instrumen untuk menjelaskan naik turunnya perekonomian indonesia secara periodik.
Meminta siswa mengumpulkan berita ekonomi dari berbagai media dan menyimpulkan bagaimana posisi perekonomian Indonesia.
Memberikan data naik turunnya perekonomian Indonesia beserta peluang yang mungkin dilakukan oleh warga negara.
Mengarahkan siswa untuk fokus mencermati peluang ekonomi di masa sulit sehingga membantu masyarakat keluar dari masalah
Menjelaskan perkembangan ekonomi Indonesia yang lebih baik dibandingkan dengan negara lain karena rakyat dapat bantuan langsung.
Penghormatan guru terhadap persamaan hak dan kewajiban asasi setiap siswa dapat diwujudkan dengan cara :
Mengatur tempat duduk dala kelas berdasarkan alphabeta.
Memberi kesempatan menjawab pertanyaan siswa yang tunjuk jari.
Menentukan nama panggilan berdasarkan kesepakatan.
Memberi kesempatan siswa berpendapat dan memperhatikan pendapat siswa lain.
Menegtahui riwayat hidup tiap siswa yang ikut pembelajaran.
Perhatikan rancangan – rancangan berikut ini :
1. Menyelenggarakan bimbingan kelompok untuk tindak lanjut
2. Melaksanakan konferensi kasus.
3. Menyediakan layanan konseling sebagai tindak lanjut.
4. Berkolaborasi dengan pihak ahli yang berwenang.
Pernyataan diatas yang menunjukkan rancangan dukungan sistem bagi layanan penanganan tawuran yang melibatkan sekolah lain adalah :
1 dan 4
3 dan 4
2 dan 4
1 dan 2
a. 1 dan 3
Setelah diputus pacarnya, Doni berpikir bahwa dirinya sudah tak bermakna lagi. Selama ini Doni menganggap pacarnya adalah orang yang paling mengerti dirinya. Doni merasa sangat kecewa dan tidak terima dengan perlakuan pacarnya yang memutuskan dirinya secara sepihak. Dalam hal ini langkah awal yang dilakukan oleh konselor menggunakan pendekatan kognitif perilaku yaitu :
Meminta Doni untuk berhenti tidak logis
Mengajarkan cara berpikir adaptif.
Meminta Doni berpikir tenang.
Mendengarkan apa yang Doni sampaikan dengan cermat.
Mengakses pikiran-pikiran yang terlintas dalam benak Doni.
Hasil evaluasi menunjukkan bahwa masih terdapat siswa berkumpul di warung kopi sekitar sekolah hingga malam hari sambil merokok dan mengganggu warga sekitar. Rekomendasi yang bisa diberikan kepada pengurus RW untuk membantu mengatur siswa adalah :
Bekerjasama dengan RW untuk memberikan pemahaman kepada pemilik warung tentang kewajiban dalm menjaga ketertiban lingkungan.
Bekerjasama dengan ketua RW untuk memberikan pemahaman kepada pemilik warung tentang perannya dalam pendidikan.
Bekerjasama dengan RW untuk memberikan pemahaman kepada pemilik warung tentang keluhan-keluhan warga disekitar warung.
Bekerja sama dengan RW untuk menutup warung kopi karena telah mengganggu kenyamanan warga.
Bekerjasama dengan ketua RW untuk memberikan pemahaman kepada pemilik warung tentang gangguan yang dirasakan oleh warga sekitar.
Untuk memantapkan kematangan karir siswa kelas IX , Guru BK SMK melaksanakan kegiatan seminar kewirausahaan dengan narasumber alumni yang sukses berwirausaha dan orang tua siswa yang menjadi pengusaha sukses. Kegiatan yang dilakukan oleh Guru BK tersebut adalah :
Tidak tepat seharusnya mengadakan kegiatan kunjungan ke perguruan Tinggi
Tidak tepat, seyogyanya mengadakan pameran
Tepat, karena kegiatan tersebut memberikan wawasan karir.
Tidak tepat, seharusnya kegiatan kunjungan ke perusahaan ternama.
Tepat, karena narasumber dapat menjadi inspirasi dalam berwirausaha
Data asesmen kebutuhan berdasarkan DCM sebagai berikut, 65% siswa sulit memulai belajar, 55% siswa kalau belajar mengantuk, dan 45% siswa merasa malas dalam belajar. Berdasarkan data tersebut guru BK akan mengubah keadaan siswanya dengan kegiatan bimbingan lintas kelas, maka topik yang disajikan adalah :
Belajar sebagai bakti kepada orang tua.
Belajar merupakan tuntutan.
Belajar untuk meraih cita-cita.
Belajar merupakan kewajiban.
Belajar merupakan kebutuhan.
Dalam rapat penentuan obyek study tour, sebagain siswa memilih paket wisata A yang lebih banyak unsur rekreasinya, walaupun biayanya lebih mahal. Sedangkan sebagian memilih paket wisata B yang lebih banyak unsur pelajarannya. Sebagai seorang guru yang harus membimbing kegiatan tersebut, arahan yang sebaiknya disampaikan adalah :
Memilih paket wisata A, karena lebih banyak siswa yang memilihnya.
Memilih paket wisata B, dengan pertimbangan lebih murah biayanya.
Memilih paket wisata B, karena lebih banyak unsur pelajarannya.
Memilih paket wisata A, karena sebagian siswa belum mengunjunginya.
Biaya sama, mencari alternatif wisata lain yang tidak kalah menariknya.
Berdasarkan hasil sosiometri diperoleh seorang siswa yang terisolasi dikelas, dan dipilih sebagai teman yang tidak ingin diajak kerjasama. Layanan yang sesuai diberikan bagi siswa tersebut adalah :
Bimbingan kelompok
Konseling individual
Bimbingan individual
Konsultasi individual
Konseling kelompok
Burhan adalah siswa kelas XII jurusan sosial, merasa kesulitan mengikuti dan menyerap pelajaran sosiologi. Dalam rangka memberikan pendampingan kepada Burhan, hal yang perlu dilakukan oleh guru BK adalah
Konsultasi dengan orang tua tentang kesiapan kursus.
Observasi terhadap pola belajar Burhan ketika di kelas.
Memberikan pendampingan ketika sedang pelajaran.
Mengarahkan untuk mengikuti kursus singkat.
Berkonsultasi dengan guru mata pelajaran
Berdasarkan hasil analisis kebutuhan diperleh data yang berkaitan dengan perkembangan siswa kelas XI, di SMA Nusantara sebagai berikut :
1. Berusaha untuk membangun identitas dan berbeda pandangan dengan orang tua .
2. Bergaul kepada kelompok sebaya untuk mendapatkan rasa aman dan dukungan sosial.
3. Siswa yang diterima dengan baik oleh teman sebaya cenderung memperlihatkan kemampuan menyelesaikan konflik
4. Siswa cenderung memperhatikan perilaku agresif dan kurang diterima oleh teman sebayanya.
5. Siswa yang menunjukkan tingkat kinerja akademis yang rendah dan cenderung anti sosial. Berdasarkan data tersebut yang termasuk perkembangan sosial dalam kategori normal pada siswa ditunjukkan nomer :
2,3,4
3,4,5
1,2,4
1,2,3
2,3,5
Berdasarkan data asesmen , siswa kelas XI IPS 1 disebuah SMA memiliki komitmen tinggi dalam mengerjakan tugas . strategi layanan yang diarahkan untuk pengembangan dan menjaga komitmen mengerjakan tugas maka layanan yang dirancang adalah :
Bimbingan kelompok teknis diskusi.
Bembingan kelompok teknik psikodrama.
Bimbingan kelompok teknik sosiodrama
Bimbingan kelompok teknik jigsaw.
Bimbingan kelompok teknik home rome
Konselor mendapatkan referal dari wali kelas tentang beberapa siswa yang dikeluhkan oleh guru- guru mapel karena terlambat dan bahkan tidak mengumpulkan tugas. Selanjutnya, beberapa siswa tersebut terhimpun dalam layanan konseling kelompok. Untuk membentuk perlaku beberapa siswa tersebut, teknik yang bisa digunakan oleh konselor adalah :
Modelling
Kursi kosong (empty chair)
Restrukturisasi kognitif
Kontrak kontengensi
Role playing
Rio siswa SMA kelas XI memiliki kecapakan interpersonal kurang baik. Hasil The Culture Fair Intelligence Test menunjukkan kategori diatas rata-rata . sejak SD hingga SMA Rio memiliki dorongan kuat untuk bergabung di pendidikan dengan sistam ikatan dinas agar dapat menjadi abdi negara. Langkah yang tepat untuk memberikan prioritas layanan pada Rio adalah :
Melakukan pendampingan pada Rio untuk mengubah arah pilih pengembangan karir dan kelanjutan studi.
Kerjasama dengan alumni yang sudah bergabung di AKMIL untuk memberikan gambaran tentang pendidikan akademi militer.
Mengembangkan ketrampilan proposial Rio agar dapat menjadi individu yang peduli dan empati pada orang lain.
Perlu dilakukan tes kepribadian secara berkala dengan alat ukur berbeda untuk mengungkap potensi (kecedasan) Rio.
Memberikan layanan konseling berkaitan dengan kesiapan kognitif Rio untuk berkompetisi dalam pendidikan ikatan dinas.
Berdasarkan hasil pengadministrasian insytumen sosiometri diperoleh data bahwa Bintang adalah anak yang terisolasi dan tidak ada yang memilih . dengan demikian Guru BK melaksanakan layanan
:
Bimbingan klasikal
Bimbingan kelompok
Konsultasi
Konseling kelompok
Konseling individual
Dalam melaksanakan pembelajaran melalui pemberian contoh keunggulan bangsa Indonesia , maka tindakan guru yang paling tepat adalah :
Menunjukkan keragaman masyarakat Indonesia dengan budayanya.
Memotivasi untuk selalu mencintai prodek dalam negeri.
Mengkampanyekan cara hidup sehat di daerah rawan banjir.
Memuji keberhasilan pembangunan infrastruktur di Papua.
Menyatakan kekaguman akan keindahan alam Indonesia.
Hasil evaluasi program memperlihatkan bahwa guru BK mengalami kendala metodologis dalam penelitian tindakan sehingga terhambat dalam pengembangan profesionalnya. Program apa yang dapat direkomendasikan untuk membperbaiki kondisi tersebut :
Kepala sekolah memfasilitasi guru BK untuk melakukan penelitian tindakan di sekolah.
Kepala sekolah memfasilitasi guru BK untuk melakukan penelitian tindakan berssama guru yang lainnya.
Kepala sekolah memfasilitasi guru BK untuk melakukan penelitian tindakan di kelasnya.
Kepala sekolah memfasilitasi guru BK untuk mengikuti pelatihan pendalaman penelitian tindakan.
Kepala sekolah memfasilitasi guru BK untuk melakukan penelitian tindakan dengan guru di sekolah lain.
Konselor ingin mengembangkan optimisme siswa di sekolah secara mandiri dengan tahapan kegiatan yang dapat dilakukan sesuai kecepatan dan waktu yang dipilih siswa. Media ICT yang bisa dikembangkan adalah :
Film
Facebook live
Blog
Instagram live
Poster digital.
Konseli : “saya pikir saya dapat menulis banyak tentang perasaan tidak penting”. Dari pernyataan konseli maka konselor dapat memberikan respon sesuai dengan pendekatan narrative therapy yaitu :
“Anda menganggap tidak pentig tetapi bagi itu penting, silahkan tuliskan sesuai dengan perasaan Anda”.
“Ok...silahkan Anda tuliskan perasaan Anda walaupun
tidak penting saya dapat memahaminya”.
Sepertinya Anda memikirkan sesuatu sehingga ingin meuliskan apa yang sedang Anda rasakan”.
“OK...saya akan membacanya. Sebelum menulis , bayangkan kekecewaan yang Anda rasakan”.
“Saya merasa semua hal yang Anda rasakan sangat penting saya siap mendengarkan cerita Anda”.
Konselor berencana ingun memperbaiki praktik konseling kelompok. Ia akan menerapkan teknik mindfulness untuk membantu siswa berpikiran negatif tentang dirinya. Untuk itu, konselor berencana melakukan penelitian tindakan. Tujuan penelitian yang dapat dirumuskan oleh konselor adalah :
Untuk mengetahui efektifitas teknik mindfulness terhadap pikiran negatif siswa.
Untuk mengetahui pengaruh teknik mindfulness dalam mengurangi pikiran negatif siswa.
Untuk mengetahui apakah pikiran negatif siswa dapat dikurangi dengan teknik mindfulness.
untuk mengetahui tingkat signifikan penurunan pikiran negatif siswa dengan teknik
mindfulness.
Untuk mengetahui pengaruh teknik mindfulness terhadap pikiran negatif siswa.
