wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

naiju mms gneja 4d 22sed31

Total questions: 55

Worksheet time: 41mins

Name
Class
Date
1.
Pemantauan mutu internal hematologi
a)
Minimal 2 level
b)
Dengan bahan control kadar normal saja
c)
Cukup dilakukan dengan open system
d)
Bukan salah satu diatas
2.
HIrarkhi dokumen mutu adalah sbb :
a)
Prosedur Operasional Standard, Instruksi kerja, Manual Mutu, Formulir mutu
b)
Manual Mutu, Prosedur Operasional Standard, Instruksi kerja, Formulir mutu
c)
Formulir mutu, Prosedur Operasional Standard, Instruksi kerja, Manual Mutu,
d)
Manual Mutu, Prosedur Operasional Standard, Instruksi kerja, Rekaman mutu
3.
Pemiihan penyelenggara PME :
a)
Terakreditasi ISO 17043
b)
Mempunyai Peserta yang banyak
c)
Mempunyai Peer group bagi metode yang akan didaftarkan ikut PME
d)
Semua benar
4.
Jenis Pemantauan mutu eksternal, kecuali
a)
Uji Profisiensi
b)
Uji banding
c)
Retesting
d)
Evaluasi onsite di laboratorium
5.
Manfaat Sigma Metric di laboratorum medis
a)
Menentukan kinerja laboratorium
b)
Membantu dalam pemilihan metode dan alat
c)
Menentukan aturan pemantauan mutu internal
d)
Semua benar
6.
Yang termasuk kesalahan acak
a)
1 .2S, 2.2S, 1.3S
b)
2.2S, 4.1S
c)
1.3S, R.4S,
d)
7T, 10X
7.
Yang dapat menyebabkan kesalahan sistematik
a)
Cara pemipetan
b)
Adanya bubble
c)
Tegangan listrik yang tidak stabil
d)
Kesalahan kalibrasi
8.
Pada pemantauan mutu eksternal pemeriksaan Kreatinin : Hasil Laboratorium A 2.05 mg/dL, Rerata Hasil Seluruh peserta 2.0 mg/dL, Rerata Hasil Peserta yang menggunakan metode Jaffe 2.1mg/dL . Hasil peserta yang menggunakan metode Kinetik 1.95 mg/dL. Bila Lab A menggunakan metode Jaffe maka:
a)
Bias Laboratorium A 0.05 mg/dL
b)
Bias Laboratrium A -2.38%
c)
Bias Laboratorium A 0.1 mg/dL
d)
Bias Laboratorium A 2.5%
9.
Ketelusuran ( Traceability )
a)
Ketelusuran suatu metode adalah ketelusuran bahan kalibrator terhadap suatu bahan standard rujukan internasional
b)
Tidak adanya ketelusuran pada bahan rujukan menyebabkan hasil pemeriksaan berbeda
c)
Daftar Certified Reference Material (CRM) atau Procedure (RMP) dapat dilihat di www.bipm.org/jctlm atau http://www.ifcc.org
d)
Semua diatas benar
10.
Yang merupakan kesalahan sistematik:
a)
2.2S, 1.4S, R4S
b)
2 2S, 1 4S, 10X
c)
2.2S, R4S, 1 2S
d)
2.2S, R4S, trend
11.
Sigma metric pada tahap preanalitik dan postanalitik
a)
Dihitung dengan rumus Sigma : ( TEA-Bias)/CV
b)
Dihitung dengan menghitung Total Error
c)
Untuk menggambarkan mutu laboratorium perhitungan sigma dilakukan dengan data yang diperoleh selama 20 hari
d)
Bukan salah satu diatas
12.
Yang termasuk penyebab kesalahan acak :
a)
Homogenisasi bahan control
b)
Kontaminasi
c)
Tertukarnya bahan control
d)
Semua benar
13.
Pada hasil pemantauan mutu eksternal penilaian kinerja Laboratorium dapat dilakukan dengan menggunakan :
a)
Z score, CV, Variance Index Score (VIS), Mean Running VIS ( MRVIS), Overall Mean VIS (OMVIS), Indeks Deviasi
b)
Z score, Variance Index Score (VIS), Mean Running VIS ( MRVIS), Overall Mean VIS (OMVIS), Indeks Deviasi,Score
c)
Z score, CV, SD, Variance Index Score (VIS), Mean Running VIS ( MRVIS), Overall Mean VIS (OMVIS),
d)
Semua benar
14.
Pada pemantauan mutu internal, kecuali :
a)
Laboratorium harus membuat nilai mean dan SD laboratorium sendiri
b)
Sebelum melakukan penentuan nilai Mean dan SD lab harus dipastikan alat, reagen dan bahan control dalam kondisi baik
c)
Laboratorium menggunakan Nilai mean dan SD dari kit insert
d)
Mean laboratorium harus berada dalam range kit insert
15.
Ketelusuran metode/ kalibrator dapat diperoleh dari :
a)
Manufaktur reagen
b)
kit insert reagen
c)
kit insert kalibrator
d)
Semua benar
16.
Kalbrasi suatu pemeriksaan dilakukan :
a)
inimal 6 bulan sekali
b)
Bila control tidak masuk
c)
Setelah pemeliharaan alat rutin
d)
Setiap pergantian reagen
17.
Cara menghitung bias pada Sigma Metric:
a)
Bias didapat dari hasil pemantauan mutu internal selama 20 hari
b)
Bias didapat dari selisih hasil laboratorium dengan nilai rata rata kit insert
c)
Bias didapat dari selisih hasil laboratorium dengan nilai target pada pemantauan mutu eksternal
d)
Bukan salah satu diatas
18.
Saat menetapkan nilai bahan control yang perlu diperhatikan, kecuali :
a)
Metode pemeriksaan
b)
Satuan
c)
TEA
d)
Tipe alat
19.
Bahan control untuk pemantauan mutu internal yang dianjurkan:
a)
Bahan control dari perusahaan pembuat reagen
b)
Bahan control dari pihak ke tiga
c)
Bahan control sintetis
d)
Bahan control dari specimen pasien
20.
Pemantauan mutu internal yang baik :
a)
Mempunyai kemampuan deteksi kesalahan yang tinggi
b)
Mempunyai kemampuan penolakan palsu yang rendah
c)
Cost effective
d)
Semua benar
21.
Grafik pemantauan mutu internal
a)
Membantu dalam penggunaan multi rules multi level Westgard
b)
Menggunakan grafik Levey Jenning
c)
Membantu menentukan adanya kesalahan acak atau sistematik
d)
Semua benar
22.
Bila hasil dibawah rentang analitik :
a)
Dilaporkan sesuai hasil yang didapat
b)
Diencerkan
c)
Dilaporkan sebagai dibawah nilai bawah analitik
d)
Bukan salah satu diatas
23.
Hasil laboratorium dapat dilaporkan bila
a)
Masuk dalam rentang linieritas
b)
Di bawah nilai kuantifikasi
c)
Masuk di dalam rentang analitik
d)
Diatas nilai deteksi terendah
24.
Cara membuat mean dan SD laboratorium untuk pemantauan mutu internal
a)
Nilai mean dan SD dibuat dari minimal data 20 hasil pemantauan mutu internal
b)
Nilai mean dan SD dari rentang yang didapat dari kit insert
c)
Nilai mean dan SD dibuat dari mengerjakan bahan kontrol 2 level selama 5 hari
d)
Semua benar
25.
Bila hasil laboratorium lebih besar dari limit linearitas metode , maka :
a)
Dilakukan pengenceran dan dilaporkan setelah dilakukan koreksi dengan faktor pengenceran
b)
Dilakukan duplo dan dilaporkan sesuai hasil yang didapat
c)
Dilakukan pengambilan sampel ulang
d)
Bukan salah satu diatas
26.
Yang benar mengenai indikator mutu laboratorium , kecuali :
a)
Terukur
b)
Didefinisikan dengan jelas
c)
Mempunyai target
d)
Kualitatif
27.
Bahan control yang baik mempunyai sifat sbb , kecuali :
a)
Yang mempunyai matriks sesuai dengan specimen yang diperiksa
b)
Mempunyai rentang nilai sesuai kebutuhan klinis
c)
Mempunyai masa kadaluwarsa yang panjang
d)
Dapat dibeku cair ulang
28.
Limbah laboratorium terdiri dari, KECUALI :
a)
LImbah Infeksius
b)
Limbah sitostatik
c)
LImbah Benda Tajam
d)
Limbah Kimiawi
29.
Total Error Allowable (TEA) :
a)
Adalah kesalahan yang diperbolehkan untuk suatu parameter pemeriksaan
b)
TEA untuk masing-masing pemeriksaan tidak sama
c)
TEA didapatkan dari pedoman yang ditetapkan oleh badan profesional
d)
Semua benar
30.
Hirarkhi Milano dalam keberterimaan uji banding metode :
a)
Clinical decision requirement, Biological Variation, State of the Art
b)
Biological Variation, State of the Art, Clinical requirement
c)
Biological Variation, TEA, Sigma
d)
Semua benar
31.
Indikator response time hasil lab B adalah 2 jam. Jumlah pasien Lab B bulan Januari 2500 orang , jumlah hasil yang dapat dikeluarkan kurang dari 2 jam 2445 pasien.
a)
Lab B sudah mencapai Sigma 6
b)
Lab B belum dapat menghitung sigma karena pasiennya terlalu sedikit
c)
Sigma adalah jumlah kesalahan / noncompliance dalam 1 juta proses/ kesempatan
d)
Sigma Lab B adalah 5
32.
Analisa akar masalah dilakukan dengan menggunakan metode/ cara. KECUALI :
a)
Fish bone
b)
7 Why
c)
FMEA
d)
FRACAS (Failure Reporting, Analysis and Corrective Action System)
33.
Yang terbaik untuk penentuan nilai rujukan ;
a)
Dilakukan dengan 120 subjek normal/ sehat
b)
Dilakukan dengan 40 subjek normal/ sehat
c)
Diambil dari nilai rujukan yang ditentukan oleh pabrik
d)
Bukan salah satu diatas
34.
Kalibrasi eksternal alat laboratorium :
a)
Harus dilakukan oleh laboratorium kalibrasi yang terakreditasi ISO 15189
b)
Harus dilakukan oleh laboratorium kalibrasi yang terakreditasi ISO 17025
c)
Dilakukan untuk semua alat yang digunakan dilaboratorium
d)
Dilakukan minimal 6 bulan sekali
35.
Fasilitas keselamatan kerja yang harus disediakan sebuah laboratorium, kecuali :
a)
Pintu keluar darurat,
b)
Eyewash,
c)
Spill kit dan MSDS
d)
Tabung Oksigen
36.
Stratifikasi masalah dianalisa berdasarkan
a)
Frekuensi
b)
Dampak yang terjadi
c)
Menggunakan FMEA
d)
Semua diatas benar
37.
Pada uji banding metode :
a)
Bila metode pembanding merupakan metode standard digunakan Bland Altmann Plot
b)
Bila metode pembanding bukan merupakan metode standard pada sumbu x digunakan mean dari hasil metode pembanding dan metode yang dibandingkan.
c)
Dengan Scatter plot tidak dapat diketahui adanya bias proporsional atau bias konstan
d)
Bila rentang nilai pemeriksaan luas digunakan uji T test
38.
Validasi metode dilakukan bila
a)
Ada bukti bahwa metode sudah divalidasi pabrik
b)
Metode standard dengan publikasi yang valid.
c)
Dilakukan modifikasi pada metode/ jenis sampel pemeriksaan
d)
Sudah terdapat konsensus / pedoman dari organisasi profesi
39.
Yang benar mengenai nilai rujukan pemeriksaan, kecuali
a)
Dibedakan berdasarkan usia, Jenis kelamin, specimen dan metode
b)
Harus ditinjau ulang secara berkala atau bila metode berubah
c)
Laboratorium sebaiknya menggunakan nilai rujukan yang ditentukan dari pabrik
d)
Untuk membuat nilai rujukan laboratorium dibutuhkan minimal 120 subjek
40.
Pada uji banding metode :
a)
Diperlukan min 40 sampel dengan rentang nilai yang mencakup rentang klinis yang penting
b)
Menggunakan scatter plot dan difference plot
c)
Diuji dengan uji statistik regresi linier dan paired T test
d)
Semua benar
41.
Manfaat ketelusuran metode/ bahan kalibrator, kecuali :
a)
Pengawasan/kontrol kualitas dari produk yang digunakan
b)
Mewujudkan Harmonisasi hasil laboratorium walaupun dikerjakan dengan reagen atau alat yang berbeda
c)
Menghitung bias dan presisi metode
d)
Memenuhi persyaratan akreditasi ISO 15189
42.
Pemeriksaan Kolesterol (TEA 10%) Metode A mempunyai Bias 2.5% dan CV 1.5% , Metode B mempunyai Bias 2.0% dan CV 2 %
a)
Sigma metode A > Sigma Metode B
b)
Sigma metode A < Sigma Metode B
c)
Sigma Metode A = Sigma Metode B
d)
Westgard rule yang digunakan 1 3S
43.
Yang dipastikan saat melakukan komunikasi yang efektif
a)
Informasi yang jelas dan lengkap ( pasien, pemeriksaan, hasil, satuan, masalah)
b)
Minta dibacakan ulang
c)
Mencatat nama, tanggal dan waktu
d)
SEmua diatas benar
44.
Nilai suatu Kalibrator sebaiknya mencakup keterangan :
a)
Materi rujukan ( ketelusuran)
b)
Metode Rujukan
c)
Ketidakpastian pengukuran
d)
Semua diatas benar
45.
Pemantauan mutu tahap analitik mencakup sebagai berikut , kecuali :
a)
Pemantauan Mutu Internal
b)
Pemantauan Mutu Eksternal
c)
Perbandingan antar laboratorium/ Peer Group Comparison
d)
Pemantauan mutu specimen
46.
Pengendalian risiko yang paling efektif adalah :
a)
Pemakaian APD
b)
Mengisolasi bahaya
c)
Mengeliminasi bahaya
d)
Melakukan subsititusi bahaya
47.
Linearitas suatu pemeriksaan :
a)
Batas kadar atas dan bawah dimana kurve kalibrasi masih linier
b)
Makin lebar rentang linearitas makin baik
c)
Harus dilakukan verifikasi linearitas sebelum pemeriksaan digunakan
d)
Semua diatas benar
48.
Untuk nilai rujukan pemeriksaan sebaiknya , kecuali :
a)
Laboratorium dapat membuat nilai rujukan sendiri
b)
Laboratorium mengutip nilai rujukan yang telah ditetapkan oleh pabrik
c)
Laboratorium memverifikasi nilai rujukan yang ditetapkan dari pabrik
d)
Bukan salah satu diatas
49.
Pernyataan dibawah ini yang benar :
a)
Uji presisi metode minimal dilakukan dengan 15 sampel
b)
Uji komparasi metode minimal dilakukan dengan 40 sampel
c)
Uji verifikasi nilai rujukan minimal dilakukan dengan 20 sampel
d)
Semua diatas benar
50.
Cara menghitung Sigma pemeriksaan
a)
Untuk menghitung sigma dibutuhkan nilai TEA, Bias dan Mean
b)
Sigma = ( TEA – SD)/ Bias
c)
Sigma = ( TEA – Bias )/ CV
d)
Satuan sigma adalah %
51.
Pemantauan mutu eksternal, kecuali :
a)
Menilai kinerja fase analitik laboratorium
b)
Menilai kinerja fase preanalitik sd pasca analitik
c)
Dilaksanakan secara teratur dan berkala dan meliputi kadar normal dan patologis
d)
Merupakan persyaratan ijin Laboratorium
52.
Sigma metric:
a)
Makin besar nilai sigma makin buruk performa laboratorium
b)
Nilai sigma akan meningkat bila presisi suatu pemeriksaan bertambah besar
c)
Untuk meningkatkan Sigma suatu pemeriksaan maka TEA harus diperbesar
d)
Bukan salah satu diatas
53.
Pada verifikasi metode dilakukan verifikasi terhadap :
a)
Presisi, Akurasi, Linearitas, Nilai rujukan, Limit of analytic, Interferensi,Limit of detection
b)
Akurasi , Presisi, Linearitas, Nilai rujukan, Interferensi, Limit of Detection, TEA
c)
Akurasi, Presisi, Linearitas, Nilai rujukan, Limit of analytic, Interferensi, Stabilitas reagen
d)
Semua benar
54.
6 International Patient Safety Goals yang diterapkan di laboratorium, kecuali :
a)
Meningkatkan komunikasi efektif
b)
Identifikasi pasien dengan benar.
c)
Mengurangi infeksi yang terjadi pada perawatan di RS (Infeksi Nosokomial).
d)
Pelaporan nilai kritis
55.
Sistem informasi Laboratorium ;
a)
Dilindungi dari akses yang tidak berwenang;
b)
Dijaga terhadap kerusakan atau kehilangan data ;
c)
Mempunyai prosedur pemeliharaan perangkat lunak dan perangkat keras
d)
Semua ditas benar