WorksheetsKIMIA XI PAS 2022
Total questions: 40
Worksheet time: 21mins
Untuk menguji keberadaan atom karbon, digunakan . . . .
Padatan CoCl2
Padatan CaCl2
Larutan Ca(OH)2
Larutan Co(OH)2
Padatan CaCO3
Atom karbon pada nomor 1 dan 4 berada pada posisi . . . .
Sekunder dan Tersier
Primer dan Sekunder
Tersier dan Primer
Kuartener dan Tersier
Di bawah ini, pasangan senyawa yang merupakan alkena dan alkuna adalah . . . .
C4H10 dan C7H14
C6H10 dan C5H10
C8H16 dan C4H6
C5H12 dan C7H12
C7H16 dan C6H14
Atom karbon pada nomor 2, 4 dan 6 berada pada posisi . . . .
Premier, Sekunder, Tersier
Tersier, Kuartener, Sekunder
Premier, Kuartener, Tersier
Sekunder, Tersier, Kuartener
Pada senyawa hidrokarbon di atas, jumlah atom karbon Sekunder dan Tersier adalah . . . .
Sekunder = 3 ; Tersier = 2
Sekunder = 2 ; Tersier = 2
Sekunder = 6 ; Tersier = 1
Sekunder = 1 ; Tersier = 3
Ikatan karbon jenuh adalah ikatan antar atom C yang ...
Tidak memiliki ikatan rangkap
Mempunyai ikatan ganda 2
Mempunyai ikatan tunggal dan rangkap
Mempunyai Ikatan konjugasi
Mempunyai ikatan koordinasi, tunggal dan rangkap
Nama senyawa tersebut adalah ...
3-etil-2,2,4-trimetil-4-heksena
3-etil-2,2,4-trimetil-4-heptena
3,5,5-trimetil-4-etil-2-heptena
4-etil-3,5,5-trimetil-2-heptena
4-etil-3,5,5-trimetil-2-heksena
Rumus struktur 3-etil-2,2-dimetilpentana adalah ...
Titik didih n-pentana adalah 36,0 oC sedangkan isomernya, 2-metilbutana, memiliki titik didih 27,9 oC. Hal ini terjadi karena . . . .
n – pentana memiliki atom C yang lebih banyak.
2 – metilbutana memiliki massa molekul yang lebih kecil.
n – pentana memiliki rantai utama yang lebih pendek.
keduanya berada pada deret homolog yang sama.
2 – metilbutana memiliki rantai cabang.
Senyawa 3 – etil – 2,2 – dimetilheksana memiliki atom C tersier sebanyak . . . .
1
2
3
4
Tidak ada
Di antara nama senyawa berikut, yang tidak sesuai dengan aturan penamaan adalah . . . .
2–metilpropena
2–metil-1-butena
3–metil–2–butena
3–metil–2–pentena
3–etil–2–pentena
Senyawa hidrokarbon jenuh yang memiliki enam atom karbon dan berantai lurus disebut ...
heksuna
heksena
heksanoat
heksanol
heksana
Jumlah atom C primer, sekunder, tersier, dan kuartener dari struktur tersebut berturut-turut adalah …
2,2,3,1
4,1,2,1
3,1,1,3
5,1,1,1
4,2,1,1
Nama senyawa di bawah ini adalah ... .
2,3–dimetil–2–heksuna
2,3–dimetil–3–heksuna
4,5–dimetil–2–heksuna
4–isopropil–2–pentuna
2–isopropil–2–pentuna
Struktur senyawa 4-etil-2-metil-3-heptena adalah ...
Perhatikan rumus molekul senyawa hidrokarbon berikut.
1) C5H8
2) C6H10
3) C6H12
4) C4H10
5) C7H16
Senyawa yang termasuk golongan alkuna terdapat pada nomor ...
1 dan 2
1 dan 3
2 dan 5
3 dan 4
4 dan 5
Perhatikan reaksi adisi berikut.
CH3 – CH2 – CH = CH2 + Cl2 →
Hasil reaksi adisi pada alkena di atas adalah ....
3,4-diklorobutana
1,2-diklorobutana
3,4-dikloropropana
1,2-dikloropentana
Klorobutana
Rumus senyawa berikut yang termasuk alkana adalah ....
C4H8
C4H10
C4H6
C5H10
C5H12
Senyawa yang merupakan isomer dari 2-heksena adalah ....
4-heksena
2-metil-1-heksena
3-metil-1-heksena
2-metil-1-pentena
2,2-dimetil-1-pentena
Salah satu nama senyawa dari rumus umum C5H8 adalah ....
n pentana
1-pentena
2-pentuna
2-metil-1-pentena
2-metil-1-butena
Proses yang digunakan untuk memisahkan komponen-komponen penyusun minyak bumi adalah ....
destilasi bertingkat
kromatografi
sublimasi
filtrasi
titrasi
Minyak bumi terbentuk selama ribuan tahun berasal dari fosil ….
Dinosaurus
Paus
Tumbuhan
Binatang mamalia
Plankton dan tumbuhan
Pemurnian minyak bumi didasarkan pada ....
Titik didih
Bentuk Padat
Titik Lebur
Titik Leleh
Ukuran Partikel
Komponen utama penyusun minyak bumi adalah....
Aromatik, alifatik jenuh, dan sikloalkana
Aromatik, alifatik tidak jenuh, dan sikloalkana
Siklo alkana dan heterosiklik
Aromatik, siklo alkana dan heterosiklik
Aromatik, alifatik tidak jenuh, dan sikloalkana
Fraksi minyak bumi yang dihasilkan pada suhu 150 oC – 300oC digunakan untuk ….
Pelarut
Bahan bakar pesawat
Pelumas
Atap bangunan
Korek api
Fraksi minyak bumi yang digunakan sebagai bahan bakar LPG mempunyai jumlah atom C sebanyak ….
1 – 4
5 – 6
6 – 12
9 – 14
8 - 16
Kualitas dan mutu bensin dinyatakan dengan angka oktan. Senyawa karbon yang memiliki angka oktan 100 yaitu ....
n - heptana
n - butana
nafta
tetra etil timbal
iso - oktana
Data hasil penyulingan minyak bumi, yang dapat di gunakan pada bahan bakar mesin diesel adalah ….
Banyak atom C antara 6 - 12 dan titik didih di antara 140oC – 180oC
Banyak atom C antara 9 - 14 dan titik didih di antara 180oC – 250oC
Banyak atom C antara 8 - 16 dan titik didih di antara 150oC – 300oC
Banyak atom C antara 12 - 18 dan titik didih di antara 270oC – 350oC
Banyak atom C antara 18 - 22 dan titik didih 350oC ke atas
Fraksi minyak mentah yang tersisa dalam kolom fraksionasi dapat digunakan sebagai ….
bahan bakar untuk memasak
bahan bakar untuk kendaraan
aspal untuk mengeraskan jalan
pelarut senyawa karbon
pelumas mesin
Salah satu dampak negatif penambahan TEL pada bensin adalah . . . .
Menurunkan angka oktan
Menimbulkan asap hitam
Menghasilkan partikulat Pb
Menaikan angka oktan
Menurunkan knocking
Bensin super mempunyai bilangan oktan 98 berarti mengandung ....
98% isooktan dan 2% n-heptana.
98% benzena dan 2% n-heptana.
98% isooktan dan 2% benzena.
98% n-heptana dan 2% isooktan
98% n-heptana dan 2% benzena.
Pemurnian solar melalui proses pendinginan, penekanan, dan penyaringan. Produk sampingan dari pemurnian ini adalah ....
lilin
LPG
kerosin
avtur
nafta
Siklus suatu reaksi ditunjukkan dengan diagram di atas ....
Dari siklus di atas harga ∆H1 adalah . . .
-225 kJ
+105 kJ
-135 kJ
+225 kJ
-105 kJ
Bila data entalpi pembentukan standar:
C3H8 (g) = – 104 kJ mol–1
CO2 (g) = – 394 kJ mol–1
H2O (g) = – 286 kJ mol–1
maka harga ΔH reaksi :
C3H8(g) + 5O2(g) → 3CO2(g) + 4H2O(l) adalah …
–1.024 kJ
–1.121 kJ
–1.134 kJ
–2.222 kJ
–2.232 kJ
Bila diketahui energi ikatan rata-rata :
N-H = 391 kJ/mol,
H-H = 435 kJ/mol,
N≡N = 946 kJ/mol,
maka entalpi pembentukan gas NH3 menurut reaksi :
1/2 N2(g) + 3/2 H2(g) → NH3(g) adalah….
- 95 kJ/mol
- 47,5 kJ/mol
95 kJ/mol
47,5 kJ/mol
50 kJ/mol
Berdasarkan reaksi :
H2 + CI2 → 2HCI ∆H = -112 kJ/mol
Dapat dinyatakan bahwa pada penguraian 1 mol HCI kalor reaksinya ….
endoterm, 56 kJ
endoterm, 112 kJ
eksoterm, 56 kJ
eksoterm, 112 kJ
eksoterm, 224 kJ
Diketahui :
entalpi pembentukan C2H5OH = - 277,7 KJ/mol,
maka perubahan entalpi untuk penguraian 2 mol C2H5OH adalah ….
+ 138,85 KJ
– 277,70 KJ
+ 277,70 KJ
-555,40 KJ
+ 555,40 KJ
Untuk memanaskan 200 gram air sebanyak X oC diperlukan energi 16,8 kJ, maka X sama dengan . . . (kalor jenis air = 4,2 J g–1 oC–1).
40oC
20oC
10oC
4oC
2oC
Dari diagram perubahan entalpi tahap-tahap reaksi pembakaran belerang maka ∆Hf untuk reaksi: S(s) + O2(g) → SO2(g) adalah . . . .
+ 296,9 kJ mol–1
- 296,9 kJ mol–1
+ 593,8 kJ mol–1
- 593,8 kJ mol–1
+ 987,0 kJ mol–1
Sejumlah magnesium dibakar menghasilkan 1 gram MgO (Ar Mg =24 , O = 16) dan dilepaskan kalor sebanyak 14,4 kJ. Perubahan entalpi pembentukan MgO adalah . . . .
+14,4 kJ/mol
-14,4 kJ/mol
+288 kJ/mol
-288 kJ/mol
-576 kJ/mol
