Worksheetssifat koligatif LE & LNE
Total questions: 52
Worksheet time: 39mins
Di antara larutan zat berikut ini yang titik didihnya paling tinggi adalah ....
Na2CO3 0,3 m
glukosa 0,8 m
CuSO4 0,2 m
CH3COOH 0,2 m
Mg(NO3)2 0,2 m
Di antara larutan zat berikut ini yang titik bekunya paling rendah adalah ....
Na2CO3 0,3 m
glukosa 0,8 m
CuSO4 0,2 m
CH3COOH 0,2 m
Mg(NO3)2 0,2 m
Di antara larutan zat berikut ini yang titik didihnya paling rendah adalah ....
Na2CO3 0,3 m
glukosa 0,8 m
CuSO4 0,2 m
CH3COOH 0,2 m
Mg(NO3)2 0,2 m
Di antara larutan zat berikut ini yang titik bekunya paling tinggi adalah ....
Na2CO3 0,3 m
glukosa 0,8 m
CuSO4 0,2 m
CH3COOH 0,2 m
Mg(NO3)2 0,2 m
Di antara larutan zat berikut ini yang tekanan osmosisnya paling rendah adalah ....
Na2CO3 0,3 m
glukosa 0,8 m
CuSO4 0,2 m
CH3COOH 0,2 m
Mg(NO3)2 0,2 m
Di antara larutan zat berikut ini yang tekanan osmosisnya paling tinggi adalah ....
Na2CO3 0,3 m
glukosa 0,8 m
CuSO4 0,2 m
CH3COOH 0,2 m
Mg(NO3)2 0,2 m
Di antara larutan zat berikut ini yang termasuk larutan elektrolit lemah adalah ....
Na2CO3 0,3 m
glukosa 0,8 m
CuSO4 0,2 m
CH3COOH 0,2 m
Mg(NO3)2 0,2 m
Di antara larutan zat berikut ini yang tidak dapat menghantarkan arus listrik adalah ....
Na2CO3 0,3 m
glukosa 0,8 m
CuSO4 0,2 m
CH3COOH 0,2 m
Mg(NO3)2 0,2 m
Di antara larutan zat berikut ini yang termasuk larutan elektrolit kuat adalah ....
1. Na2CO3 0,3 m
2. glukosa 0,8 m
3. CuSO4 0,2 m
4. CH3COOH 0,2 m
5. Mg(NO3)2 0,2 m
1, 2, 3
1, 2, 4
1, 2, 5
1, 3, 4
1, 3, 5
Di antara larutan berikut ini yang memiliki derajat ionisasi 100% atau mendekati 100% adalah ....
1. Na2CO3 0,3 m
2. glukosa 0,8 m
3. CuSO4 0,2 m
4. CH3COOH 0,2 m
5. Mg(NO3)2 0,2 m
1, 2, 3
1, 2, 4
1, 2, 5
1, 3, 4
1, 3, 5
Di antara larutan berikut ini yang memiliki derajat ionisasi 0% atau tidak mengalami ionisasi adalah ....
1. urea 0,3 m
2. glukosa 0,8 m
3. CuSO4 0,2 m
4. sukrosa 0,2 m
5. Mg(NO3)2 0,2 m
1, 2, 3
1, 2, 4
1, 2, 5
1, 3, 4
1, 3, 5
Di antara sifat larutan di bawah ini yang tidak termasuk sifat koligatif larutan adalah ….
a. penurunan tekanan uap b. kenaikan titik didih c. kenaikan titik beku d. penurunan titik beku e. tekanan osmosis f.penurunan titik didih
a dan b
b dan d
b dan f
c dan f
d dan e
tekanan uap jenuh larutan ... tekanan uap jenuh pelarut
(isilah dengan > , < atau =)
>
=
tekanan uap jenuh air ... tekanan uap jenuh larutan NaCl
(isilah dengan > , < atau =)
<
=
Titik didih air ... titik didih larutan NaCl
(isilah dengan > , < atau =)
>
=
Titik beku air ... titik beku larutan NaCl
(isilah dengan > , < atau =)
<
<
=
tekanan osmosis larutan NaCl 0,1 M ... tekanan osmosis larutan NaCl 0,5 M
(isilah dengan > , < atau =)
>
=
Fraksi mol urea dalam air adalah 0,2. Tekanan uap jenuh air murni pada suhu 20 oC sebesar 17,5 mmHg. Maka tekanan uap jenuh larutan pada suhu itu adalah ... mmHg
3,5
7
14
2,5
4
Fraksi mol urea dalam air adalah 0,2. Tekanan uap jenuh air murni pada suhu 20 oC sebesar 17,5 mmHg. Maka penurunan tekanan uap jenuh larutan pada suhu itu adalah ... mmHg
3,5
7
14
2,5
4
Fraksi mol urea dalam air adalah 0,2. Tekanan uap jenuh air murni pada suhu 20 oC sebesar 17,5 mmHg. Maka rumus yang dapat digunakan untuk menentukan penurunan tekanan uap jenuh larutan pada suhu itu adalah ...
1. Δ P = P0 - P larutan
2. Δ P = Xterlarut . P0
3. P larutan = Xpelarut . P0
1
2
3
1 & 2
1, 2 & 3
Suatu larutan urea mempunyai tekanan uap 24,5 mmHg. Pada suhu yang sama, air murni mempunyai tekanan uap jenuh 25 mmHg. Fraksi mol pelarut (air) adalah ...
25 : 24,5
0,2
9,8
0,98
0,02
Suatu larutan urea mempunyai tekanan uap 24,5 mmHg. Pada suhu yang sama, air murni mempunyai tekanan uap jenuh 25 mmHg. Penurunan tekanan uap jenuh larutan sebesar .... mmHg. (Mr urea = 60; air = 18).
2,45 %
2,5 %
5,2 %
49,5 %
0,5
Suatu larutan urea mempunyai tekanan uap 24,5 mmHg. Pada suhu yang sama, air murni mempunyai tekanan uap jenuh 25 mmHg. Fraksi mol zat terlarut ( Xurea ) sebesar .... mmHg.
0,02
0,05
0,98
100
25
Sebanyak x gram suatu zat nonelektrolit dengan massa rumus relatif M dilarutkan dalam 100 gram pelarut. Penurunan titik beku larutan adalah sebesar Δ T, maka harga tetapan penurunan titik beku molal (Kf ) pelarut itu adalah ....
Larutan berikut yang mempunyai titik beku terendah adalah larutan .... (petunjuk : larutan dengan titik beku terendah memiliki Δ Tf tertinggi karena Tf lar = Tf pel - Δ f ).
0,1 mol urea dalam 500 gram air
0,1 gram NaCl (Mr = 58,5) dalam 1000 gram air
0,2 gram glukosa (Mr = 180) dalam 500 gram air
1,0 gram glukosa (Mr = 180) dalam 1000 gram air
Larutan berikut yang mempunyai titik beku tertinggi adalah larutan .... (Petunjuk : Larutan yang mempunyai titik beku tertinggi memiliki Δ Tf terendah karena Tf lar = Tf pelarut - Δ Tf ).
0,1 mol urea dalam 500 gram air
0,1 gram NaCl (Mr = 58,5) dalam 1000 gram air
0,2 gram glukosa (Mr = 180) dalam 500 gram air
1,0 gram glukosa (Mr = 180) dalam 1000 gram air
Penurunan titik beku larutan yang terbuat dari 0,1 mol urea dalam 500 gram air adalah ....
0,2 Kf
600,2 . Kf
900,2 . Kf
360,2 . Kf
Kenaikan titik didih larutan yang terbuat dari 5,85 gram NaCl (Mr = 58,5) dalam 1000 gram air adalah ....
0,1 Kb
0,2 Kb
0,3 Kb
0,4 Kb
0,5 Kb
Larutan berikut yang mempunyai titik didih tertinggi adalah larutan .... (Petunjuk: Larutan yang mempunyai titik didih tertinggi mempunyai Δ Tb terbesar karena Tb larutan = Tb pelarut + Δ Tb )
0,1 mol urea dalam 500 gram air
0,1 gram NaCl (Mr = 58,5) dalam 1000 gram air
0,2 gram glukosa (Mr = 180) dalam 500 gram air
1,0 gram glukosa (Mr = 180) dalam 1000 gram air
Larutan berikut yang mempunyai titik didih terendah adalah larutan .... (Petunjuk: Larutan yang mempunyai titik didih terendah mempunyai Δ Tb terkecil karena Tb larutan = Tb pelarut + Δ Tb )
0,1 mol urea dalam 500 gram air
0,1 gram NaCl (Mr = 58,5) dalam 1000 gram air
0,2 gram glukosa (Mr = 180) dalam 500 gram air
1,0 gram glukosa (Mr = 180) dalam 1000 gram air
Suatu larutan diperoleh dari melarutkan 12 gram urea (Mr = 60) dalam 1 liter air. Larutan yang lain diperoleh dari melarutkan 18 gram glukosa (Mr = 180) dalam 1 liter air. Pada suhu yang sama, tekanan osmotik larutan pertama dibandingkan terhadap larutan kedua adalah ....
dua kali larutan kedua
setengah kali larutan kedua
sama dengan larutan kedua
duapertiga kali larutan kedua
tigaperdua kali larutan kedua
Tekanan osmosis larutan yang dibuat dengan melarutkan 6 gram urea (Mr = 60) dalam 1 liter air adalah ....
0,1 R T
0,01 R T
0,05 R T
0,5 R T
R T
Tekanan osmosis larutan yang dibuat dengan melarutkan 1 mol Ca(NO3)2 dalam 500 mL air adalah ....
2 R T
3 R T
4 R T
5 R T
6 R T
Untuk menaikkan titik didih 250 mL air menjadi 100,1 °C pada tekanan 1 atm ( Kb = 0,5 ), maka jumlah gula (Mr = 342) yang harus dilarutkan adalah .... gram. (Petunjuk: gula bukan tergolong asam, basa atau garam).
684
171
86
17,1
342
Untuk menaikkan titik didih 250 mL air menjadi 100,1 °C pada tekanan 1 atm ( Kb = 0,5 ), maka jumlah natrium hidroksida (Mr NaOH = 40) yang harus dilarutkan adalah .... gram. (Petunjuk : NaOH termasuk elektrolit kuat yaitu basa kuat)
0,5
0,75
1
1,5
3
Larutan NaOH memiliki derajat ionisasi mendekati 1 atau 100% (dibulatkan 100%). Hal ini disebabkan karena larutan NaOH termasuk ....
larutan non elektrolit
larutan elektrolit lemah
larutan elektrolit kuat
larutan asam
larutan garam
Larutan gula/sukrosa, glukosa dan urea memiliki derajat ionisasi 0. Hal ini disebabkan karena larutan larutan tersebut termasuk ....
larutan non elektrolit
larutan elektrolit lemah
larutan elektrolit kuat
larutan asam
larutan garam
Larutan CH3COOH, HF, Be(OH)2, Al(OH)3 dan NH3 memiliki derajat ionisasi sangat kecil atau mendekati nol. Hal ini disebabkan karena larutan larutan tersebut termasuk ....
larutan non elektrolit
larutan elektrolit lemah
larutan elektrolit kuat
larutan asam
larutan garam
Jika asam klorida HCl dilarutkan dalam air, maka akan terjadi larutan HCl yang memiliki ...
titik didih lebih kecil dibandingkan titik didih air.
titik beku lebih besar dibandingkan titik didih air.
tekanan uap jenuh lebih besar dibandingkan tekanan uap jenuh air.
pH lebih kecil dibandingkan pH air
Jika kristal atau padatan NaOH dilarutkan dalam air, maka akan terjadi larutan yang ...
titik didih larutan NaOH lebih kecil dibandingkan titik didih air.
titik beku larutan NaOH lebih besar dibandingkan titik didih air.
tekanan uap jenuh larutan larutan NaOH lebih kecil dibandingkan tekanan uap jenuh air.
pH larutan larutan NaOH lebih kecil dibandingkan pH air
Titik didih larutan CaCl2 0,01 molal dan titik didih larutan glukosa (C6H12O6) 0,03 molal adalah sama, karena .....:
keduanya elektrolit lemah
keduanya adalah non elektrolit
keduanya adalah elektrolit kuat
jumlah partikel yang ada dalam kedua larutan sama banyak
derajat ionisasi CaCl2 dua kali lebih besar daripada derajat ionisasi glukosa
Jika suatu zat yang dilarutkan dalam suatu pelarut akan terjadi ...
titik didih pelarut lebih tinggi daripada titik didih larutannya
titik beku pelarut lebih rendah daripada titik beku larutannya
tekanan uap jenuh pelarut lebih tinggi daripada larutannya
massa jenis pelarut lebih besar daripada massa jenis larutannya
Di antara larutan berikut ini yang mengandung jumlah partikel terbanyak adalah larutan .... (petunjuk: jumlah partikel setara dengan M . i atau m . i atau Xter . i )
AlCl3 0,1 M
NaCl 0,3 M
C6H12O6 0,3 M
Ba(NO3)2 0,1 M
CO(NH2)2 0,2 M
Di antara larutan berikut ini yang mengandung jumlah partikel paling sedikit adalah larutan .... (petunjuk: jumlah partikel setara dengan M . i atau m . i atau Xter . i )
AlCl3 0,1 M
NaCl 0,3 M
C6H12O6 0,3 M
Ba(NO3)2 0,1 M
CO(NH2)2 0,2 M
Di antara larutan berikut ini yang memiliki tekanan osmosis terbesar adalah larutan .... (petunjuk: π = M . R . T . i )
AlCl3 0,1 M
NaCl 0,3 M
C6H12O6 0,3 M
Ba(NO3)2 0,1 M
CO(NH2)2 0,2 M
Di antara larutan berikut ini yang memiliki tekanan uap jenuh terkecil adalah larutan .... ( petunjuk : larutan yang memiliki Tekanan uap jenuh terkecil memiliki Δ P terbesar karena P = P0 - Δ P , volume air dianggap 1 L atau 1000 gram, Mr H2O=18)
AlCl3 0,1 M
NaCl 0,3 M
C6H12O6 0,3 M
Ba(NO3)2 0,1 M
CO(NH2)2 0,2 M
Di antara larutan berikut ini yang memiliki titik beku terbesar adalah larutan .... ( petunjuk : larutan yang memiliki titik beku terbesar memiliki Δ Tf terkecil karena Tf lar = Tf air - Δ Tf )
AlCl3 0,1 M
NaCl 0,3 M
C6H12O6 0,3 M
Ba(NO3)2 0,1 M
CO(NH2)2 0,2 M
(TKA) Natrium klorida (NaCl), sukrosa (C12 H22O11) dan metanol (CH3OH) memiliki peran yang berbeda dalam industri. Natrium klorida digunakan dalam proses produksi klorin dan sudah kostik. Metanol sebagai pelarut dan bahan baku untuk berbagai produk kimia dan industri, sedangkan sukrosa digunakan dalam industri makanan dan minuman. Natrium klorida sukrosa dan metanol dalam jumlah sama dilarutkan dalam air dengan volume sama. Perhatikan ilustrasi ketiga larutan dengan komposisi dan nilai tekanan uapnya!.
Berdasarkan wacana, pernyataan berikut yang benar terkait tekanan uap dari ketiga larutan adalah ....
tekanan uap larutan A < larutan C < larutan B karena jumlah partikel NaCl > CH3OH > C12 H22O11
Larutan A memiliki tekanan uap lebih rendah karena penambahan NaCl menyebabkan lebih banyak air yang diubah menjadi uap air.
tekanan uap larutan C lebih tinggi dari larutan B karena jumlah partikel metanol lebih banyak meskipun jumlah molnya sama.
Penambahan sukrosa pada larutan B menyebabkan tekanan uap turun karena sukrosa merupakan partikel ionik
Larutan C memiliki tekanan uap tinggi karena metanol memperbesar kecenderungan molekul meninggalkan fase cair.
(soal TKA) . Berapakah tekanan osmotik larutan KCl tersebut?
(Diketahui R= 0,082 L atm mol- K- )
10,16 atm
9,84 atm
4,92 atm
0,88 atm
0,44 atm
(TKA) Untuk mendinginkan adonan es doger, sejumlah urea dan NaCl dilarutkan dengan es berair hingga jenuh dalam bejana berbeda. Jika konsentrasi kedua larutan sama, penurunan titik beku larutan NaCl ternyata 2 kali lebih besar dibandingkan penurunan titik beku urea.
Penjelasan dari fenomena tersebut adalah ....
massa kedua zat sama
massa NaCl 2 kali lebih besar dibandingkan urea
massa NaCl 2 kali lebih kecil dibandingkan urea
NaCl adalah garam biner
urea merupakan elektrolit lemah sedangkan NaCl elektrolit kuat
(TKA) Berdasarkan wacana, apakah larutan antibeku tersebut dapat mencegah pembentukan es ketika pesawat terbang di daerah dengan suhu -22,30 C ?. (Diketahui ArC= 12, H =1, O= 16, Kf air =1,86 0C/molal).
Ya karena titik beku larutan tersebut mencapai -18,6 0C
Ya karena titik beku larutan tersebut mencapai - 22,3 0C
Ya karena titik beku larutan tersebut mencapai -27,9 0C
Tidak, karena titik beku larutan tersebut hanya 18,60C
Tidak, karena titik beku larutan tersebut hanya 27,90C
(TKA) Berdasarkan diagram P-T antara pelarut murni air dengan larutan KBr, maka pernyataan berikut yang tepat adalah ...
Titik H menunjukkan titik didih H2O pada tekanan 1 atm. .
Titik X merupakan titik Tripel pelarut murni (H2O)
garis E-F menunjukkan kenaikan titik didih KBr
garis G-H kedua zat berada dalam fase padat pada tekanan 1 atm
titik S menunjukkan tekanan uap KBr pada suatu suhu
