Font size
S
M
L
XL
WorksheetsCh 13 Audit Plan dan Prosedur
Total questions: 22
Worksheet time: 17mins
Name
Class
Date
1.
Standar pekerjaan lapangan pertama (IAPI, 2011: 310.1) berbunyi sebagai berikut:
a)
Pekerjaan harus direncanakan sebaik-baiknya dan jika digunakan asisten harus disupervisi dengan semestinya
b)
Bukti juga digunakan oleh ilmuan, pengacara, hakim, ahli sejarah dan pihak lainnya
c)
bahan bukti digunakan untuk membantu menarik kesimpulan
d)
Bukti adalah tidak nyata
e)
Bukti bisa digunakan kalau ada yang menarik
2.
Perencanaan audit meliputi :
a)
pengembangan strategi menyeluruh pelaksanaan dan lingkup audit yang diharapkan
b)
menentukan apakah tersangka terbukti bersalah
c)
Sifat, luas, dan saat perencanaan bervariasi dengan ukuran dan kompleksitas satuan usaha, pengalaman mengenai satuan usaha, dan pengetahuan tentang bisnis satuan usaha
d)
Bukti adalah tidak nyata
e)
Bukti bisa digunakan kalau ada yang menarik
3.
Kepastian dan kesimpulan dari bahan bukti audit :
a)
Keyakinan yang tidak memadai
b)
Keyakinan yang memadai
c)
beragam tidak pasti mendekati pasti
d)
harus ada cukup bukti untuk bisa dinyatakan bersalah
e)
Bukti bisa digunakan kalau ada yang menarik
4.
Empat Jenis Keputusan Bukti Audit
a)
Prosedur apa yang akan digunakan
b)
Ukuran apa yang akan dipilih untuk prosedur tertentu
c)
Item mana yang akan dipilih dari populasi
d)
Kapan harus melakukan prosedur
e)
menentukan apakah tersangka terbukti bersalah
5.
Berikut ini termasuk daftar prosedur audit yang dianggap perlu oleh auditor:
a)
Ukuran sampel
b)
Item yang dipilih
c)
Waktu pengetesan
d)
Bukti adalah tidak nyata
e)
Bukti bisa digunakan kalau ada yang menarik
6.
Penentu keandalan bahan bukti adalah
a)
Ketepatan
b)
Kecukupan
c)
Kepuasan
d)
Keseriusan
e)
Kecepatan
7.
Perbandingan antara saldo akun/data lain yang muncul telah disajikan secara wajar dibandingkan dengan perkiraan auditor.
a)
PROSEDUR ANALITIS
b)
Dokumentasi
c)
Kinerja ulang
dan Pengamatan
d)
Konfirmasi
e)
Pemeriksaan fisik
8.
Prosedur analitis dilakukan untuk :
a)
Memahami Industri Klien dan Usaha Klien
b)
Mengindikasikan Adanya Kemungkinan Salah Saji dalam Laporan Keungan
c)
Mengurangi Pengujian Audit Terperinci
d)
Menilai Kemampuan Entitas untuk Melanjutkan Usaha Sebagai Sesuatu yang Berjalan Baik
e)
Efektifitas dari pengendalian internal klien
9.
Tujuan Tanya Jawab dengan Klien :
a)
Memperoleh bukti awal dari tanya jawab dengan klien
b)
Bukti Pendukung
c)
Pengujian audit dengan dokumen dan pengamatan
d)
Mengurangi Pengujian Audit Terperinci
e)
Menilai Kemampuan Entitas untuk Melanjutkan Usaha Sebagai Sesuatu yang Berjalan Baik
10.
Penggunaan panca indera untuk menilai aktivitas-aktivitas klien.
a)
Pendengaran
b)
Pengamatan
c)
Penciuman
d)
Perasaan
e)
semua jawaban salah
11.
Dua jenis bukti yang paling mahal adalah
a)
Pemeriksaan fisik
b)
Konfirmasi
c)
Pendengaran
d)
Pengamatan
e)
Penciuman
12.
Tujuan Dokumentasi Audit
a)
Sebuah Dasar Perencanaan Audit
b)
Sebuah Catatan Bukti yang Dikumpulkan dan Hasil-hasil Pengujian yang Dilakukan
c)
Data untuk Menentukan Jenis Laporan Audit yang Tepat
d)
Sebuah Dasar untuk Penelaahan oleh Supervisor dan Partner
e)
Mengurangi Pengujian Audit Terperinci
13.
Dalam perencanaan audit, auditor harus mempertimbangkan, antara lain:
a)
Masalah yang berkaitan dengan bisnis satuan usaha tersebut dan industri dimana satuan usaha tersebut beroperasi di dalamnya.
b)
Kebijakan dan prosedur akuntansi satuan usaha tersebut.
c)
Metode yang digunakan oleh satuan usaha tersebut dalam mengolah informasi akuntansi yang signifikan, termasuk penggunaan organisasi jasa dari luar untuk mengolah informasi akuntansi pokok perusahaan.
d)
Penetapan tingkat risiko pengendalian yang direncanakan;
Pertimbangan awal tentang tingkat materialitas untuk tujuan audit dan
Pos laporan keuangan yang mungkin memerlukan penyesuaian (adjustment)
e)
Kondisi yang mungkin memerlukan perluasan atau pengubahan pengujian audit, seperti risiko kekeliruan dan ketidakberesan yang material atau adanya transaksi antar pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa.
14.
Pengetahuan mengenai bisnis satuan usaha biasanya diperoleh auditor melalui :
a)
pengalaman dengan satuan usaha atau industrinya serta dari pengajuan pertanyaan kepada pegawai perusahaan.
b)
Kertas kerja audit dari tahun sebelumnya dapat berisi informasi yang bermanfaat mengenai sifat bisnis, struktur organisasi, dan karakteristik operasi, serta transaksi yang memerlukan pertimbangan khusus.
c)
Sumber lain yang dapat digunakan oleh auditor adalah publikasi yang dikeluarkan oleh industri, laporan keuangan satuan usaha lain dalam industri, buku teks, majalah, dan perorangan yang memiliki pengetahuan mengenai industri.
d)
Penetapan tingkat risiko pengendalian yang direncanakan;
Pertimbangan awal tentang tingkat materialitas untuk tujuan audit dan
Pos laporan keuangan yang mungkin memerlukan penyesuaian (adjustment)
e)
Kondisi yang mungkin memerlukan perluasan atau pengubahan pengujian audit, seperti risiko kekeliruan dan ketidakberesan yang material atau adanya transaksi antar pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa.
15.
Pengetahuan tentang bisnis klien, membantu auditor dalam:
a)
Mengindentifikasikan bidang yang memerlukan pertimbangan khusus.
b)
Menilai kondisi yang didalamnya data akuntansi yang dihasilkan, diolah, direview dan dikumpulkan dalam organisasi.
c)
Menilai kewajaran estimasi, seperti penilaian atas persediaan, depresiasi, penyisihan piutang ragu-ragu, persentase penyelesaian kontrak jangka panjang.
d)
Menilai kewajaran representasi manajemen.
e)
Mempertimbangkan kesesuaian prinsip akuntansi yang diterapkan dan kecukupan pengungkapannya.
16.
Auditor harus menyusun Audit Plan, segera setelah Engagement Letter disetujui oleh klien. Isi dari Audit Plan mencakup:
a)
Hal-hal mengenai klien
b)
Hal-hal yang mempengaruhi klien
c)
Menilai kewajaran representasi manajemen.
d)
Rencana kerja auditor.
e)
Mengurangi Pengujian Audit Terperinci
17.
audit program merupakan :
a)
kumpulan dari prosedur audit yang akan dijalankan dan dibuat secara tertulis
b)
Hal-hal yang mempengaruhi klien
c)
membantu auditor dalam memberikan perintah kepada asisten mengenai pekerjaan yang harus dilaksanakan.
d)
Rencana kerja auditor.
e)
Hal-hal mengenai klien
18.
Audit program harus menggariskan dengan rinci, prosedur audit yang menurut keyakinan auditor diperlukan untuk mencapai tujuan audit. Audit program yang baik harus mencantumkan:
a)
Hal-hal yang mempengaruhi klien
b)
Tujuan pemeriksaan
c)
Prosedur audit yang akan dijalankan
d)
Kesimpulan pemeriksaan
e)
Hal-hal mengenai klien
19.
Audit procedures adalah :
a)
langkah-langkah yang harus dijalankan auditor dalam melaksanakan pemeriksaannya dan sangat diperlukan oleh asisten agar tidak melakukan penyimpangan dan dapat bekerja secara efisien dan efektif.
b)
dilakukan dalam rangka mendapatkan bahan-bahan bukti (audit evidence) yang cukup untuk mendukung pendapat auditor atas kewajaran laporan keuangan.
c)
Prosedur audit yang akan dijalankan
d)
Kesimpulan pemeriksaan
e)
Hal-hal mengenai klien
20.
besarnya informasi akuntansi yang apabila terjadi penghilangan atau salah saji, dilihat dari keadaan yang melingkupinya, mungkin dapat mengubah atau mempengaruhi pertimbangan orang yang meletakkan kepercayaan atas informasi tersebut.
a)
Materialitas
b)
Standar Audit
c)
Kode Etik Audit
d)
Kesimpulan pemeriksaan
e)
Hal-hal mengenai klien
21.
Auditor harus mempertimbangkan risiko audit dan materialitas baik dalam:
a)
Merencanakan audit dan merancang prosedur audit,
b)
Standar Audit
c)
Mengevaluasi apakah laporan keuangan secara keseluruhan disajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia.
d)
Kesimpulan pemeriksaan
e)
Hal-hal mengenai klien
22.
kerentanan suatu saldo akun atau golongan transaksi terhadap suatu salah saji material, dengan asumsi bahwa tidak terdapat pengendalian yang terkait.
a)
Resiko Bawaan
b)
Resiko Pengawasn
c)
Resiko Deteksi
d)
Kesimpulan pemeriksaan
e)
Hal-hal mengenai klien
Reset
