wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Dinamika Persatuan

Total questions: 50

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Istilah negara kesatuan sudah sangat sering Anda dengar sebab nama negara kita adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jadi, istilah negara kesatuan sudah tertanam dalam pola pikir kita selaku warga negara Indonesia. Negara kesatuan menurut CF Strong adalah

a)

negara kesatuan adalah bentuk negara dimana wewenang legislatif tertinggi dipusatkan dalam suatu badan legislatif nasional

b)

negara kesatuan adalah bentuk negara dimana wewenang legislatif tertinggi dipusatkan dalam suatu badan legislatif terpimpin

c)

negara kesatuan adalah bentuk negara dimana wewenang legislatif tertinggi dipusatkan dalam suatu badan legislatif terpisah

d)

negara kesatuan adalah bentuk negara dimana wewenang legislatif tertinggi dipusatkan dalam suatu badan legislatif terdesentralisasi

e)

negara kesatuan adalah bentuk negara dimana wewenang legislatif tertinggi dipusatkan dalam suatu badan legislatif terotonomi

2.

Dasar hukum bahwa Negara Republik Indonesia adalah kesatuan terdapat pada UUD NRI tahun 1945 …

a)

Pasal 1 ayat 1

b)

Pasal 1 ayat 2

c)

Pasal 1 ayat 3

d)

Pasal 2 ayat 1

e)

Pasal 2 ayat 1

3.

Pada saat ini Indonesia merupakan negara kesatuan yang menganut sistem desentralisasi melalui mekanisme otonomi daerah. Kewenangan yang tidak diberikan kepada daerah otonom antara lain ...

a)

Pendidikan, ekonomi, yustisi

b)

Agama, pendidikan, moneter

c)

Pendidikan, ekonomi dan kesehatan

d)

Agama, kesehatan, moneter

e)

Hankam, agama, yustisi

4.

semua hal diatur dan diurus oleh pemerintah pusat disebut

a)

Sentralisasi

b)

Desentralisasi

c)

Dekosentrasi

d)

Otonomi

e)

Otonom

5.

daerah diberi kekuasaan untuk mengatur rumah tangganya sendiri disebut

a)

Desentalisasi

b)

Devinisi

c)

Delegasi

d)

Diferensiasi

e)

Dinarasi

6.

Pada saat ini, Indonesia merupakan negara kesatuan yang menganut sistem desentralisasi melalui mekanisme

a)

Otonomi Daerah

b)

Otonomi Provinsi

c)

Otonomi Nasional

d)

Otonomi Wilayah

e)

Otonomi Desa

7.

Pemerintah pusat memberikan sebagian kewenangan pemerintahan kepada daerah otonom (provinsi dan kabupaten kota). Akan tetapi, ada kewenangan yang tidak diberikan kepada daerah otonom, yaitu kewenangan dalam bidang

a)

politik luar negeri, agama dan Hankam

b)

yustisi, pertahanan, keamanan, Pendidikan

c)

moneter dan fi skal nasional, Kesehatan

d)

moneter dan fi skal nasional, Pendidikan

e)

moneter dan fi skal nasional dan Perairan

8.

Pasal 1 ayat (1) UUD NRI Tahun 1945 yang merupakan naskah asli mengandung prinsip bahwa ”Negara Indonesia ialah negara kesatuan, yang berbentuk Republik.” Pasal yang dirumuskan oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia tersebut merupakan tekad bangsa Indonesia yang menjadi sumpah anak bangsa pada 1928 yang dikenal dengan Sumpah Pemuda,

a)

yaitu satu nusa, satu bangsa, satu bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia.

b)

yaitu satu nusa, satu bangsa, satu bahasa dan agama persatuan yaitu bahasa Indonesia.

c)

yaitu satu nusa, satu bangsa, satu bahasa, satu suku persatuan yaitu bahasa Indonesia.

d)

yaitu satu nusa, satu bangsa, satu bahasa satu pulau persatuan yaitu bahasa Indonesia.

e)

yaitu satu nusa, satu bangsa, satu bahasa persatuan yaitu bahasa melanusia

9.

Wujud Negara Kesatuan Republik Indonesia semakin kukuh setelah dilakukan perubahan dalam UUD NRI Tahun 1945, yang dimulai dari adanya ketetapan Majelis Permusyarawatan Rakyat yang salah satunya adalah tidak mengubah Pembukaan UUD NRI Tahun 1945 dan tetap mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai bentuk .....

a)

final negara bagi bangsa Indonesia.

b)

bisa berubah bagi bangsa Indonesia.

c)

akan berubah dimasa depan

d)

Akan menyesuaikan zaman

e)

Akan berakhir jika waktunya tiba

10.

Prinsip kesatuan dalam NKRI secara tegas dapat dilihat dari rumusan yang tercantum dalam pembukaan UUD khususnya….

a)

Melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia

b)

Memajukan kesejahteraan umum

c)

Mencerdaskan kehidupan bangsa

d)

Ikut serta mewujudkan perdamaian abadi

e)

Ikut aktif dalam menegakkan perdamaian dunia

11.

Karakteristik Negara Kesatuan Indonesia juga dapat dipandang dari segi kewilayahan. Pasal 25 A UUD NRI Tahun 1945 menentukan bahwa

a)

“Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah sebuah negara kepulauan yang berciri Nusantara dengan wilayah yang batas-batas dan hak-haknya ditetapkan oleh undang-undang”

b)

“Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah sebuah negara kepulauan yang berciri Demokrasi dengan wilayah yang batas-batas dan hak-haknya ditetapkan oleh undang-undang”

c)

“Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah sebuah negara kepulauan yang berciri Liberal dengan wilayah yang batas-batas dan hak-haknya ditetapkan oleh undang-undang”

d)

“Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah sebuah negara kepulauan yang berciri Atlantis dengan wilayah yang batas-batas dan hak-haknya ditetapkan oleh undang-undang”

e)

“Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah sebuah negara kepulauan yang berciri satu wilayah dengan wilayah yang batas-batas dan hak-haknya ditetapkan oleh undang-undang”

12.

Kesatuan wilayah tersebut juga mencakup 1) kesatuan politik; 2) kesatuan hukum; 3) kesatuan sosialbudaya; 4) kesatuan ekonomi serta 5) kesatuan pertahanan dan keamanan. Dengan demikian, meskipun wilayah Indonesia terdiri atas ribuan pulau, tetapi semuanya terikat dalam satu kesatuan negara yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia. Makna dari kestuan tersebut jika dijabarkan dalam sebuah kalimat yang tepat dibawah ini adalah . . .

a)

Jika ada satu wilayah yang diserang maka semua wilayah akan membantu

b)

Jika ada satu wilayah yang diserang maka semua wilayah tidak akan membantu

c)

Jika ada satu wilayah yang diserang maka semua wilayah akan membantu setengah hati

d)

Jika ada satu wilayah yang diserang maka semua wilayah akan membantu dengan terpaksa

e)

Jika ada satu wilayah yang diserang maka semua wilayah akan membantu jika diminta

13.

Kesepakatan untuk tetap mempertahankan bentuk negara kesatuan didasari pertimbangan bahwa negara kesatuan adalah bentuk yang ditetapkan sejak awal berdirinya negara Indonesia dan dipandang paling tepat untuk mewadahi ide persatuan sebuah bangsa yang majemuk ditinjau dari berbagai latar belakang (dasar pemikiran)

a)

Benar

b)

Salah

14.

Persatuan dan Kesatuan Bangsa pada Masa Revolusi Kemerdekaan (18 Agustus 1945 sampai dengan 27 Desember 1949) Dalam periode ini, yang dipakai sebagai pegangan adalah Undang-Undang Dasar 1945. Akan tetapi dalam pelaksanaannya belum dapat dijalankan secara murni dan konsekuen. Hal ini dikarenakan bangsa Indonesia baru saja memproklamasikan kemerdekaannya.

a)

Benar

b)

Salah

15.

Persatuan dan Kesatuan Bangsa pada Masa Revolusi Kemerdekaan (18 Agustus 1945 sampai dengan 27 Desember 1949) Pada waktu itu, semua kekuatan negara difokuskan pada upaya mempertahankan kemerdekaan yang baru saja diraih dari rongrongan kekuatan asing yang ingin kembali menjajah Indonesia. Dengan demikian, walaupun Undang-Undang Dasar 1945 telah berlaku, namun yang baru dapat dibentuk hanya presiden, wakil presiden, serta para menteri dan gubernur yang merupakan perpanjangan tanggan pemerintah pusat. Adapun departemen yang dibentuk untuk pertama kalinya di Indonesia terdiri atas 12 departemen. Provinsi yang baru dibentuk terdiri atas delapan wilayah yang terdiri atas Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera, Borneo, Sulawesi, Maluku, dan Sunda Kecil.

a)

Benar

b)

Salah

16.

Persatuan dan Kesatuan Bangsa pada Masa Revolusi Kemerdekaan (18 Agustus 1945 sampai dengan 27 Desember 1949) pada waktu itu presiden dan wakil presiden dipilih oleh KPU

a)

Benar

b)

Salah

17.

Persatuan dan Kesatuan Bangsa pada Masa Revolusi Kemerdekaan (18 Agustus 1945 sampai dengan 27 Desember 1949) Maklumat pemerintah tanggal 14 November 1945, yang intinya mengubah sistem pemerintahan presidensial menjadi sistem pemerintahan parlementer. Maklumat tersebut kembali menyalahi ketentuan UUD RI 1945 yang menetapkan sistem pemerintahan presidensial sebagai sistem pemerintah Indonesia.

a)

Benar

b)

Salah

18.

Persatuan dan Kesatuan Bangsa pada Masa Revolusi Kemerdekaan (18 Agustus 1945 sampai dengan 27 Desember 1949) Sistem pemerintahan parlementer berjalan lama. Sistem tersebut berlaku mulai tanggal 14 November 1945 dan berakhir pada tanggal 27 Desember 1949. Dalam rentang waktu itu, tidak terjadi beberapa kali pergantian kabinet.

a)

Benar

b)

Salah

19.

Persatuan dan Kesatuan Bangsa pada Masa Revolusi Kemerdekaan (18 Agustus 1945 sampai dengan 27 Desember 1949) Pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) Madiun 1948 Pemberontakan ini terjadi pada tanggal 18 September 1948 yang dipimpin oleh Muso. Tujuan dari pemberontakan PKI Madiun adalah ingin mengganti dasar negara Pancasila dengan liberalis serta ingin mendirikan Komunis Republik Indonesia.

a)

Benar

b)

Salah

20.

Persatuan dan Kesatuan Bangsa pada Masa Revolusi Kemerdekaan (18 Agustus 1945 sampai dengan 27 Desember 1949) Pemberontakan DI/TII di Jawa Barat dipimpin oleh Sekarmadji Maridjan (SM) Kartosuwiryo yang memiliki cita-cita untuk mendirikan Negara Islam Indonesia. Cita-citanya membentuk Negara Islam Indonesia (NII) diwujudkan melalui Proklamasi yang dikumAndangkan pada tanggal 7 Agustus 1949 di Desa Cisayong, Jawa Barat.

a)

Benar

b)

Salah

21.

Persatuan dan Kesatuan Bangsa pada Masa Republik Indonesia Serikat (27 Desember 1949 sampai dengan 17 Agustus 1950) Federalisme pernah diterapkan di Indonesia pada rentang 27 Desember 1949 sampai dengan 17 Agustus 1950. Pada masa ini, yang dijadikan sebagai pegangan adalah Konstitusi Republik Indonesia Serikat tahun 1949. Berdasarkan konstitusi tersebut, bentuk negara kita adalah serikat atau federasi dengan 15 negara bagian.

a)

Benar

b)

Salah

22.

Persatuan dan Kesatuan Bangsa pada Masa Republik Indonesia Serikat (27 Desember 1949 sampai dengan 17 Agustus 1950) Bentuk pemerintahan yang berlaku pada periode ini adalah republik. Ciri republik diterapkan ketika berlangsungnya pemilihan Ir. Soekarno sebagai Presiden Republik Indonesia Serikat (RIS) dan Drs. Moh. Hatta sebagai Kepala Negara. Sistem pemerintahan yang dianut pada periode ini adalah sistem parlementer kabinet semu (quasi parlementer

a)

Benar

b)

Salah

23.

Persatuan dan Kesatuan Bangsa pada Masa Republik Indonesia Serikat (27 Desember 1949 sampai dengan 17 Agustus 1950) pada 8 Maret 1950, Pemerintah Federal mengeluarkan Undang-Undang Darurat Nomor 11 Tahun 1950, yang isinya mengatur tata cara perubahan susunan kenegaraan negara RIS. Dengan adanya undang-undang tersebut, hampir semua negara bagian RIS menggabungkan diri dengan NRI yang berpusat di Yogyakarta. Akhirnya, Negara RIS hanya memiliki tiga negara bagian, yaitu NRI, Negara Indonesia Timur, dan Negara Sumatra Timur

a)

Benar

b)

Salah

24.

Pada masa Republik Indonesia Serikat 27 Desember 1949 sampai dengan 17 Agustus 1950 terdapat gerakan-gerakan separatis yang terjadi beberapa wilayah Indonesia, di antaranya: Gerakan Angkatan Perang Ratu Adil (APRA), Pemberontakan Andi Aziz, Gerakan Republik Maluku Selatan (RMS), dan PKI

a)

Benar

b)

Salah

25.

Persatuan dan Kesatuan Bangsa pada Masa Demokrasi Liberal (17 Agustus 1950 sampai dengan 5 Juli 1959) Indonesia menggunakan Undang-Undang Dasar Sementara Republik Indonesia Tahun 1950 (UUDS 1950) yang berlaku mulai tanggal 17 Agustus 1950

a)

Benar

b)

Salah

26.

Persatuan dan Kesatuan Bangsa pada Masa Demokrasi Liberal (17 Agustus 1950 sampai dengan 5 Juli 1959) Sistem pemerintahan yang dianut pada periode ini adalah sistem pemerintahan parlementer dengan menggunakan kabinet parlementer yang dipimpin oleh seorang Raja

a)

Benar

b)

Salah

27.

Persatuan dan Kesatuan Bangsa pada Masa Demokrasi Liberal (17 Agustus 1950 sampai dengan 5 Juli 1959) Praktik sistem pemerintahan parlementer yang diterapkan pada masa berlakunya UUDS 1950 ini ternyata tidak membawa bangsa Indonesia ke arah kemakmuran, keteraturan dan kestabilan politik. Hal ini tercermin dari jatuh bangunnya kabinet dalam kurun waktu antara 1950-1959 telah terjadi 17 kali pergantian kabinet

a)

Benar

b)

Salah

28.

Persatuan dan Kesatuan Bangsa pada Masa Demokrasi Liberal (17 Agustus 1950 sampai dengan 5 Juli 1959) Hal yang menyebabkan kondisi negara kacau pada periode ini adalah tidak berhasilnya badan konstituante menyusun undang-undang dasar yang baru. Keadaan ini memancing persaingan politik dan menyebabkan kondisi ketatanegaraan bangsa Indonesia menjadi tidak menentu. Kondisi yang sangat membahayakan bangsa dan negara ini mendorong Presiden Soekarno untuk mengajukan rancangannya mengenai konsep demokrasi terpimpin dalam rangka kembali kepada UUD 1945.

a)

Benar

b)

Salah

29.

Persatuan dan Kesatuan Bangsa pada Masa Demokrasi Liberal (17 Agustus 1950 sampai dengan 5 Juli 1959) pada masa ini terjadi pemilu pertama tahun 1957

a)

Benar

b)

Salah

30.

Persatuan dan Kesatuan Bangsa pada Masa Demokrasi Liberal (17 Agustus 1950 sampai dengan 5 Juli 1959) Pada periode ini juga terjadi beberapa gerakan separatis di daerah di antaranya: Pemberontakan DI/TII di Sulawesi Selatan, Pemberontakan DI/TII di Aceh Pemberontakan DI/TII di Kalimantan Selatan

a)

Benar

b)

Salah

31.

Pemberontakan PRRI/Permesta (Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia/Perjuangan Rakyat Semesta) Pemberontakan PRRI/Permesta terjadi di Sulawesi yang disebabkan oleh adanya hubungan yang kurang harmonis antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

a)

Benar

b)

Salah

32.

Persatuan dan Kesatuan Bangsa pada Masa Orde Lama (5 Juli 1959 sampai dengan 11 Maret 1966 ) pada masa ini Presidennya adalah Soeharto

a)

Benar

b)

Salah

33.

Persatuan dan Kesatuan Bangsa pada Masa Orde Lama (5 Juli 1959 sampai dengan 11 Maret 1966 ) presiden Soekarno mencetuskan konsep demokrasi terpimpin. Pada mulanya, ide demokrasi terpimpin adalah demokrasi yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Namun, lama kelamaan, bergeser menjadi dipimpin oleh Presiden/Pemimpin Besar Revolusi. Maka, akhirnya segala sesuatunya didasarkan kepada kepemimpinan penguasa dalam hal ini pemerintah.

a)

Benar

b)

Salah

34.

Pelaksanaan pemerintahan pada periode Masa Orde Lama (5 Juli 1959 sampai dengan 11 Maret 1966 ) , meskipun berdasarkan UUD 1945, tetapi kenyataanya banyak terjadi penyimpangan terhadap Pancasila dan UUD 1945. Berikut ini adalah beberapa penyimpangan selama pelaksanaan demokrasi terpimpin

Membubarkan DPR hasil pemilu dan menggantikannya dengan membentuk DPR Gotong Royong (DPRGR) yang anggotannya diangkat dan diberhentikan oleh presiden.

a)

Benar

b)

Salah

35.

Pelaksanaan pemerintahan pada periode Masa Orde Lama (5 Juli 1959 sampai dengan 11 Maret 1966 ) , meskipun berdasarkan UUD 1945, tetapi kenyataanya banyak terjadi penyimpangan terhadap Pancasila dan UUD 1945. Berikut ini adalah beberapa penyimpangan selama pelaksanaan demokrasi terpimpin

Terjadinya pemerasan dalam penghayatan Pancasila. Pancasila yang berkedudukan sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa diperas menjadi tiga unsur yang disebut Trisila, kemudian Trisila ini diperas lagi menjadi satu unsur yang disebut Ekasila. Ekasila inilah yang dimaksud dengan Nasakom (nasionalis, agama dan konsumerisme).

a)

Benar

b)

Salah

36.

Pelaksanaan pemerintahan pada periode Masa Orde Lama (5 Juli 1959 sampai dengan 11 Maret 1966 ), dalam periode ini terjadi peristiwa PKI melakukan pemberontakan pada tanggal 30 September 1965 yang menewaskan tujuh orang perwira TNI Angkatan Darat.

a)

Benar

b)

Salah

37.

Persatuan dan Kesatuan pada Masa Orde Baru (11 Maret 1966 sampai dengan 21 Mei 1998), Jatuhnya Soekarno menandai berakhirnya masa Orde Lama dan digantikan oleh kekuatan baru, yang dikenal dengan sebutan Orde Baru yang dipimpin Soeharto. Ia muncul sebagai pemimpin Orde Baru yang siap untuk membangun kembali pemerintahan yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 secara murni dan konsekuen.

a)

Benar

b)

Salah

38.

Persatuan dan Kesatuan pada Masa Orde Baru (11 Maret 1966 sampai dengan 21 Mei 1998), Prioritas utama yang dilakukan oleh Pemerintahan Orde Baru bertumpu pada pembangunan ekonomi dan stabilitas nasional yang mantap. Ekses dari kebijakan tersebut adalah digunakannya pendekatan keamanan dalam rangka mengamankan pembangunan nasional

a)

Benar

b)

Salah

39.

Persatuan dan Kesatuan pada Masa Orde Baru (11 Maret 1966 sampai dengan 21 Mei 1998), Adapun kelebihan dari sistem pemerintahan Orde Baru: a. Perkembangan pendapatan per kapita masyarakat Indonesia yang pada tahun 1968 hanya 70 dolar Amerika Serikat dan pada 1996 telah mencapai lebih dari 1.000 dolar Amerika Serikat. b. Suksesnya program transmigrasi. c. Suksesnya program Keluarga Berencana. d. Sukses memerangi buta huruf

a)

Benar

b)

Salah

40.

Persatuan dan Kesatuan pada Masa Orde Baru (11 Maret 1966 sampai dengan 21 Mei 1998), kelemahan sistem pemerintahan Orde Baru adalah sebagai berikut: a. Bidang ekonomi: Penyelengaraan ekonomi tidak didasarkan pada pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945. Terjadinya praktik monopoli ekonomi. Pembangunan ekonomi bersifat desentralisasi, sehingga terjadi keadilan ekonomi antara pusat dan daerah

a)

Benar

b)

Salah

41.

Persatuan dan Kesatuan pada Masa Orde Baru (11 Maret 1966 sampai dengan 21 Mei 1998), Bidang Politik: Kekuasaan berada di tangan lembaga eksekutif. Presiden sebagai pelaksana undang-undang kedudukannya lebih dominan dibandingkan dengan lembaga legislatif. Pemerintahan bersifat sentralistik, berbagai keputusan disosialisasikan dengan sistem komando. Tidak ada kebebasan untuk mengkritik jalannya pemerintahan. Praktik kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN) biasa terjadi yang tentunya merugikan perekonomian negara dan kepercayaan masyarakat.

a)

Benar

b)

Salah

42.

Persatuan dan Kesatuan pada Masa Orde Baru (11 Maret 1966 sampai dengan 21 Mei 1998), Bidang hukum: Perundang-undangan yang mempunyai fungsi untuk membatasi kekuasaan presiden sangat memadai, sehingga kesempatan ini tidak memberi peluang terjadinya praktik KKN dalam pemerintahan. Supremasi hukum dapat ditegakan penegak hukum yang memihak pada kepentingan bersama . Hukum bersifat adil kepada siapa saja

a)

Benar

b)

Salah

43.

Persatuan dan Kesatuan pada Masa Orde Baru (11 Maret 1966 sampai dengan 21 Mei 1998), era ini disebut juga rezim yang sangat otoriter, membangkitkan gerakan reformasi Maka pada tanggal 21 Mei 1998, Presiden Soeharto menyatakan mengundurkan diri. Sebagai gantinya, B.J Habibie yang ketika itu menjabat sebagai wakil presiden, dilantik sebagai Presiden RI yang ketiga. Masa jabatan Presiden B.J Habibie berakhir setelah pertanggungjawabannya ditolak oleh sidang Umum MPR pada tanggal 20 Oktober 1999.

a)

Benar

b)

Salah

44.

Persatuan dan Kesatuan pada Masa Reformasi (Periode 21 Mei 1998-sekarang), Periode ini disebut juga era reformasi. Gejolak politik di era reformasi semakin mendorong usaha penegakan kedaulatan rakyat dan bertekad untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme yang menghancurkan kehidupan bangsa dan negara.

a)

Benar

b)

Salah

45.

Persatuan dan Kesatuan pada Masa Reformasi (Periode 21 Mei 1998-sekarang), Memasuki masa reformasi, bangsa Indonesia bertekad untuk menciptakan sistem pemerintahan yang demokratis. Untuk itu, perlu disusun pemerintahan yang konstitusional atau pemerintahan yang berdasarkan pada konstitusi. Pemerintah konstitusional bercirikan bahwa konstitusi negara itu berisi: a. Tidak adanya pembatasan kekuasaan pemerintahan atau eksekutif dan b. tidak ada jaminan atas hak asasi manusia dan hak-hak warga negara.

a)

Benar

b)

Salah

46.

Persatuan dan Kesatuan pada Masa Reformasi (Periode 21 Mei 1998-sekarang), Amandemen atas UUD 1945 telah dilakukan oleh MPR sebanyak empat kali, yaitu pada tahun 1999, 2000, 2001, dan 2002. perubahan tersebut telah mengubah peran dan hubungan presiden dan DPR. Jika dulu presiden memiliki peranan yang dominan, bahkan dalam praktiknya dapat menekan lembaga-lembaga negara yang lain, kini UUD NRI Tahun 1945 memberi peran yang lebih proporsional (berimbang) terhadap lembaga-lembaga negara.

a)

Benar

b)

Salah

47.

Persatuan dan Kesatuan pada Masa Reformasi (Periode 21 Mei 1998-sekarang), perubahan mendasar dalam ketatanegaraan Indonesia setelah perubahan UndangUndang Dasar 1945, yaitu: Presiden dan Wakil Presiden dipilih langsung oleh rakyat (Pasal 6A ayat (1)).

a)

Benar

b)

Salah

48.

Persatuan dan Kesatuan pada Masa Reformasi (Periode 21 Mei 1998-sekarang), perubahan mendasar dalam ketatanegaraan Indonesia setelah perubahan UndangUndang Dasar 1945, yaitu: Presiden memegang jabatan selama lima tahun dan dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama 3 kali masa jabatan (Pasal 7).

a)

Benar

b)

Salah

49.

Persatuan dan Kesatuan pada Masa Reformasi (Periode 21 Mei 1998-sekarang), perubahan mendasar dalam ketatanegaraan Indonesia setelah perubahan UndangUndang Dasar 1945, yaitu: Anggaran pendidikan minimal 20% (Pasal 31 ayat (4)). k. Negara kesatuan tidak boleh diubah (Pasal 37 ayat (5)).

a)

Benar

b)

Salah

50.

Persatuan dan Kesatuan pada Masa Reformasi (Periode 21 Mei 1998-sekarang), perubahan mendasar dalam ketatanegaraan Indonesia setelah perubahan UndangUndang Dasar 1945, yaitu: Pencantuman hak asasi manusia (Pasal 28A-28J).

a)

Benar

b)

Salah