wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

LATIHAN USP 2

Total questions: 20

Worksheet time: 3600secs

Name
Class
Date
1.
Bacalah kutipan teks drama berikut! Salah seorang : “Wah, tambah parah kelihatannya.” Salah seorang : “Tubuh sehat begini, tegap begini.” Salah seorang : “Iya, ya. Sehat begitu kok bisa sakit.” Salah seorang : “Kulihat kok tidak pucat seperti orang sakit? Coba perhatikan ya! Lihat, nah ya? Seperti dibuat-buat! Ini orang yang dulu.” Salah seorang : “Apa? Mana? Itu kan sudah mati.” Salah seorang : “Ya sebangsa dengan itu. Belajar dari pengalaman sedikit.” (Aduh, Putu Wijaya) Penyebab terjadinya kon}ik dalam penggalan teks drama tersebut adalah ….
a)
Adanya orang asing yang dianggap menipu sekelompok warga.
b)
Kehadiran seseorang yang tiba-tiba masuk dan dicurigai sebagai pencuri.
c)
Kecurigaan masyarakat pada seseorang yang dianggap berpura-pura sakit.
d)
Pemuda yang dituduh mencopet sedang berpura-pura sakit.
e)
Reaksi masyarakat pada kehadiran orang tak dikenal yang tiba-tiba pingsan.
2.
Cermati kutipan teks cerpen berikut! ...”Sukri! Jaga mulutmu. Kau ini apa-apaan. Pemuda tanpa modal. Jangan kau permainkan anakku. Apa yang telah kau beri kepadanya sebagai rasa kasih dan cintamu? Datang hampir tiap malam dengan janji-janji. Jangan kau memberi harapanharapan yang tidak pasti kepada kami. Pergi kau! Biarkan anakku mencari jodoh yang lebih sempurna daripada kau.” ”Orang tua terkutuk! Mata duitan. Apa bedanya kau dengan orang tua lain kalau kau berpikir seperti itu? Anakmu akan kau jual belikan?” ”Sukri! Sumarni adalah anakku. Berhak memilih yang terbaik untuknya.” ”Apakah kau telah menganggap pemuda itu cukup baik?” ”Dia punya skuter. Dia punya modal untuk anakku, dan kau? Hanya janji-janji yang tidak terbukti.” ”Kalau begitu, kau adalah orang tua yang memandang benda-benda.” … (Sukri Membawa Pisau Belati: Hamsad Rangkuti) Kalimat berikut yang sesuai dengan kutipan teks cerpen tersebut adalah ... (Anda boleh menjawab dua jawaban benar)
a)
Ayah Sumarni menolak kedatangan Sukri di rumahnya karena ia bukan orang kaya.
b)
Sukri marah pada orang tua Sumarmi karena ia dibandingkan dengan pemuda kaya.
c)
Orang tua Sumarni mengukur kepantasan calon menantunya dari kebendaan semata
d)
Sukri beradu mulut sambil membawa belati dengan ayah Sumarni yang tidak menyetujui hubungan mereka.
e)
Harapan Sukri untuk menjadi suami Sumarni pupus akibat ia telah diusir oleh ayah Sumarni.
3.
Cermati kutipan teks cerpen berikut! Ketika sedang istirahat pada suatu tengah hari di emper toko, ada orang bertanya, “Ah, kamu ternyata tetap mengutamakan jalan buat Yu Binah. Ada apa ya? Awas, Yu Binah punya suami; kamu jangan macam-macam.” Pertanyaan itu membuat Paman Klungsu ketakutan. Wajahnya mendadak beku. Bibirnya gemetar. Dia tergagap, dan kata-kata yang kemudian diucapkan terdengar patah-patah. “Yu Binah? Iya. Dia memang punya suami. Dan saya tidak mengapa-apakan dia.” Paman Klungsu gugup. Namun, lama-kelamaan bicaranya lebih tertata. Katanya, dia banyak berutang budi kepada Yu Binah. Penjual nasi itu suka memberinya rames lengkap berapa pun Paman Klungsu membayarnya. Menyadari uangnya sering tidak cukup, tambahnya, dia biasa hanya minta nasi dan air putih. Lauknya cukup kecap dan sambal yang memang disediakan cuma-cuma. Tetapi, Yu Binah tetap memberinya nasi rames lengkap dengan taburan bawang goreng, tahu atau tempe, bahkan kadang ikan juga. “Taburan bawang goreng di atas nasi hangat, ditambah sambal dan kecap, wah enak!” “Jadi hanya karena bawang goreng, kamu merasa harus mengutamakan Yu Binah?” … (Paman Klungsu dan Kuasa Peluitnya: Ahmad Tohari) Amanat yang terdapat dalam kutipan cerpen tersebut adalah … (Anda boleh menjawab dua jawaban benar)
a)
Bekerjalah dengan jalan halal agar dapat hidup bahagia.
b)
Lakukan kebaikan pada orang lain meski tampaknya hanya sepele.
c)
Hendaknya kita menghargai apa pun profesi orang lain
d)
Sesama warga hendaknya saling menyapa dan tidak membeda-bedakan.
e)
Jangan mudah menuduh orang lain tanpa bukti yang kuat.
4.
Bacalah penggalan teks berikut dengan saksama! Begitu pula dengan Dewi yang berkerja di salah satu pabrik tekstil di Solo. Dewi tak kalah sibuk dengan Budi. Suatu pagi, ketika pulang kampung mereka menyempatkan diri untuk bertemu. …. Dewi begitu gelisah menunggu kedatangan Budi. Ingin rasanya bertemu dengan suasana yang tentu berbeda. Obrolan mereka pun pasti sudah berbeda dari masa dulu. Satu hal yang tak pernah hilang dari mereka, yaitu rasa cinta yang selalu ramah di dalam hati. Walau remuk redam raga karena pekerjaan, namun di lubuk hati terkecil ada penyejuk suasana. Kalimat berlatar tempat yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang, yaitu …
a)
Dewi duduk di pojok kafe sambil memainkan gawainya.
b)
Sambil melamun, Dewi menunggu Budi di balai kota.
c)
Tersenyum hati Dewi mengenang kenangan dulu.
d)
Duduk dan tersipu malu di halte sore itu.Tersenyum hati Dewi mengenang kenangan dulu.
e)
Sambil melamun menunggu kedatangan Budi.
5.
Cermati kutipan cerpen berikut! (1)Pak Juhdi. mengajariku menyembelih hewan dan memberiku sebuah golok peninggalan ayahku. (2)Golok yang selalu dipakai oleh ayahku untuk menyembelih kambing, domba, sapi atau kerbau. (3)Lalu, Pak Juhdi menyuruhku untuk mendatangi suatu desa yang punya tradisi menyembelih sapi untuk persembahan kematian. (4)Katanya, supaya aku bisa mencari uang sendiri. (5)Tanpa berpikir panjang, aku pergi ke tempat itu. (6)Tempatnya jauh, namanya pun sulit diucapkan, apalagi diingat. (7)Tapi, kutempuh saja demi mencari uang untuk hidupku sendiri. (8)Sambil berjalan, aku mengingatmu selalu. (Ziarah, Tedy Heriadi) Nilai kehidupan serta bukti yang tepat dalam kutipan cerpen tersebut adalah … (Anda boleh menjawab dua jawaban benar)
a)
Nilai moral berbakti terhadap orang tua dalam penggalan cerpen tersebut dibuktikan dengan kalimat bernomor 6.
b)
Nilai budaya adat istiadat daerah tertentu dibuktikan dengan kalimat bernomor 2.
c)
Nilai moral menjaga kesetiaan dibuktikan dengan kalimat bernomor 8.
d)
Nilai religius berjuang dalam hidup dibuktikan dengan kalimat bernomor 7
e)
ilai sosial saling membantu sesama dibuktikan dengan kalimat bernomor 1.
6.
Cermati teks puisi berikut! Kuhadang Matahari (D. Zawawi Imron) Kuhadang matahari Karena hari seperti ini juga Lihatlah bayang-bayang kita yang kian panjang Seperti menghapus jejak yang tak ada kita tinggalkan Kuhadang matahari karena tak juga berkabar Seperti kau dahulu ada bertanya “kata siapa?” Dan bila matahari telah bertanya pula seperti itu Ke mana mata kita pandangkan lagi Sementara hari larut, senja pun surut Makna simbol ”Lihatlah bayang-bayang kita yang kian panjang” dalam puisi tersebut ialah …
a)
Usia manusia yang makin menua.
b)
Bayangan manusia di bawah matahari sore.
c)
Harapan manusia yang tak ada habisnya.
d)
Sifat asli manusia yang disembunyikan.
e)
Masa muda yang semakin menjauh
7.
Cermati kutipan teks cerpen berikut! …Saya cuma mengunyah makanan diam-diam karena kalau anak-anak sudah buka bicara larinya pasti ke sembako, hidup susah, makan gaji tanpa tambahan. Ujung-ujungnya, akan sampai soal saya, yang tidak pandai berinduk semang sehingga tak pernah kebagian memegang proyek, padahal sudah dua puluh tahun bekerja sebagai pegawai negeri. “Papamu ini memang sudah dari sononya aneh-aneh,” Rini, istri saya, sudah mulai seperti yang saya duga. “Memang Papa aneh, mahasiswa gembel begitu saja diajak ngobrol ngalor-ngidul. Akrab lagi. Kemarin ini, Sanip datang menawarkan taktik untuk menggaet proyek, eh, malah disuruh pergi.” “Dia. Sanip itu, memang, biang kongkalikong di kantor. Yang penting kantungnya penuh. Tidak peduli itu bukan uang nenek moyangnya. Dia itu sudah pernah kena peringatan. Untung bos kami masih kasihan. Kalau tidak, dia itu diadili,” jelas saya. “Makanya, pandai-pandai, agar kita bisa hidup agak lumayan.” … (Darmon, Harris Effendi Thahar) Kalimat berikut yang sesuai dengan kutipan teks cerpen tersebut adalah ... (Anda boleh menjawab dua jawaban benar)
a)
Keadaan Papa yang dipojokkan karena dianggap tidak pandai mengambil jatah proyek yang rawan korupsi.
b)
Kekesalan Rini pada keluarganya menunjukkan masalah rumah tangga yang berpusat pada makanan.
c)
Anak-anak menjadi sebab ketidaknyamanan tokoh Papa saat sedang makan bersama.
d)
Sejak dahulu korupsi terjadi di kantor Papa dan ia menunjuk Sanip agar tidak terkena peringatan dari bosnya.
e)
Kejujuran Papa tidak dihargai oleh keluarganya yang merasa hidup mereka selalu pas-pasan.
8.
Bacalah penggalan teks berikut dengan saksama! Waktu pun begitu cepat berlalu. Mereka hanya bisa bertemu ketika musim liburan telah tiba. Lama-kelamaan menjadi biasa bahwa jarak dan waktu bukan pemisah yang abadi. Setelah lulus kuliah agaknya lebih rumit kehidupan mereka berdua. Gelora cinta ala anak muda tampaknya sudah berubah pada taraf realita. Deni bekerja di salah satu pabrik pengemasan sarang burung walet di Surabaya. Setiap hari sibuk mengontrol beberapa anak cabang pabrik. Sesekali Deni juga ingat pada Dewi. …. Sejenak, ia melihat gawai berharap ada pesan dari Dewi. Kalimat berlatar tempat yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang, yaitu …
a)
Deni duduk di antara para pekerja yang sedang menyusun barang.
b)
Sambil melamun Deni minum es teh di halte sore itu.
c)
Miris hati Deni mengingat kenangan dulu.
d)
Duduk dan tersipu di depan rumah makan.
e)
Sambil melamun menunggu di kamar dengan gelisah.
9.
Cermati teks berikut! Longsor adalah salah satu fenomena alam yang sering kita lihat di sekitar kita. Longsor terjadi karena pergerakan tanah seperti jatuhnya bebatuan atau gumpalan tanah besar. Longsor sering terjadi di daerah yang curam atau daerah yang memiliki banyak tebing. Longsor sering terjadi namun musim hujan. Hal ini dikarenakan air hujan dengan mudah meresap ke dalam tanah. Air hujan tersebut menjadikan kepadatan tanah berkurang jika tanah di tepi tebing akan melunak dan jatuh ke bagian yang lebih rendah. Jenis tanah yang mudah longsor adalah tanah yang tidak memiliki tumbuhan yang berakar dalam. Makanya banyak orang menanam tanaman di pinggir tebing agar tanah menjadi kuat. sumber: id.wikipedia.org dengan penyesuaian. Perbaikan konjungsi yang kurang tepat dalam teks tersebut adalah ….
a)
namun diganti ketika, jika diganti sehingga, dan makanya diganti oleh sebab itu
b)
akan diganti namun, selain diganti oleh karena, dan atau diganti juga
c)
adalah diganti ialah, bahwa diganti saat, dan setelahnya diganti namun
d)
jika diganti saat, yang diganti oleh, dan bahwa diganti di kala
e)
yang diganti oleh, bahwa diganti oleh, dan setelahnya diganti ketika
10.
Bacalah kutipan teks drama berikut! Sampek : “Bukankah cinta itu harus lurus?” Engtay : “Tidak, cinta penuh liku-liku. Tak terbatas bagai langit.” Sampek : “Kalau begitu, cinta penuh tipu dan jebakan.” Engtay : (menangis sambil menyanyi) “Segalanya sudah terlanjur Ibarat nasi sudah menjadi bubur. Apalagi yang perlu disesali, apalagi? Jodoh kita nyatanya bukan untuk zaman ini.” Sampek : “Apa betul kita tak punya kesanggupan. Membalik langit mengaduk lautan? Apa para Dewa juga akan ikut senang. Melihat sepasang kekasih berpisahan?” Engtay : “Aku sudah bertunangan. Itulah kenyataan (mengambil tusuk konde) tidak ada yang bisa kuberikan sebagai tanda mata selain hiasan rambutku ini. Anggaplah ini sama dengan aku. Kita tidak berjodoh kali ini. Tapi berdoalah agar pada penjelmaan lain kita akan ditakdirkan para dewa menjadi pasangan kekasih yang mencinta.” (Sampek Engtay, N. Riantiarno) Penyebab terjadinya konflik dalam penggalan teks drama tersebut adalah …
a)
Sampek dan Engtay saling mencintai namun Engtay telah dijodohkan orang tuanya.
b)
Kisah cinta Sampek dan Engtay yang tak dapat bersastu karena perbedaan status sosial.
c)
Sampek mencintai Engtay yang hatinya telah mencintai orang lain.
d)
Engtay ingin bertunangan dengan orang lain namun Sampek mencegahnya
e)
Rasa cinta Sampek dan Engtay yang tak direstui kedua orang tuanya.
11.
Cermati kutipan cerpen berikut! ... Ibu makin jarang di rumah. Tinggal aku dan ayah yang mengurus sawah. Terkadang ibu baru pulang setelah beberapa hari. Tetapi, kejarangan ini tidak pernah menimbulkan rindu kami lagi. Walau adikku yang terkecil. Kami sudah biasa. Kami pun jarang bertanya di mana ibu dan kapan pulang. Hari-hari ibu tidak pergi, pagi ia sudah ada di pinggir jalan. Dari rumah dibawanya segulungan goni-goni dan siangnya goni itu sudah penuh berisi beras yang dicegatnya berdikit-dikit dari orangorang kampung lewat. Besoknya, jika hari pasar, beras ini dibawanya ke pasar dengan pedati sewaan. Dari pasar ibu membawa buntalan berisi berbagai pakaian atau barang lain. Dan apabila hari pasar dibawanyalah ke pekan terdekat. Dan jika tidak habis laku, dibawanyalah ke luar kampung. Orang-orang kampung memang lebih suka pakaian-pakaian yang sudah jadi, yang tebal-tebal. Dan ibu memang tahu kesukaan orang-orang kampung ini. Dari pembelinya, beraslah yang sering diterima ibu. ... (Jika Hujan Turun, J.E. Siahaan) Pernyataan berikut yang sesuai untuk menggambarkan watak tokoh dalam kutipan cerpen tersebut adalah …
a)
Tokoh Aku memiliki sifat penurut, ia mau membantu ayahnya bekerja dan mengurus adiknya.
b)
Tokoh Ayah berwatak penyabar, ia tidak mengeluh meski hidupnya sangat sulit.
c)
Tokoh Aku menyayangi adiknya, ia mau merawat saat Ibu tidak ada di rumah.
d)
Tokoh Ibu egois, ia melepaskan tanggung jawabnya sebagai ibu.
e)
Tokoh Ibu ulet, berjualan apa saja demi memenuhi kebutuhan keluarga.
12.
Cermati kutipan teks berikut! Sungai Brantas mengalami tingkat pencemaran air yang mengkhawatirkan. Pencemaran di sungai terbesar dan terpanjang di Jawa Timur ini membuat ikan mulai mengalami kelainan jenis kelamin atau menjadi ikan banci. Salah satu pemicu fenomena ini disebabkan tingginya kandungan bahan organik dalam air sungai akibat pencemaran popok bayi. (diadaptasi dari, www.nationalgeographic.grid.id.com) Pertanyaan yang sesuai berdasarkan teks tersebut antara lain … (Anda boleh menjawab dua jawaban benar)
a)
Mengapa ikan mengalami kelainan jenis kelamin?
b)
Apa penyebab tingginya kandungan bahan organik di sungai?
c)
Berapa lama ikan bisa bertahan di sungai yang tercemar?
d)
Faktor apa sajakah yang mempengaruhi rusaknya ekosistem sungai?
e)
Dimanakah tempat yang tepat untuk mengolah kualitas air sungai?
13.
Cermati kutipan cerpen berikut! (1) Aku sempat berpikir, kenapa anak istriku, dan pengasuh anakku, belum pulang. (2) Belanja di mana mereka? (3) Ah, sudahlah, Biarlah, mereka butuh sedikit penyegaran dari berbulan-bulan karantina di rumah. (4) Melihat satu sudut taman kecil di depanku tersiram cahaya matahari, yang berhasil masuk dari sesela langit di antara bangunan-bangunan rumah tetangga di samping dan belakang rumahku, aku sempat berpikir untuk berjemur. (5) Memanen vitamin D demi imunitas tubuh. (6) Tapi kulihat jam di HP sudah menunjuk angka 10.55. (7) Ah, sudah terlalu panas. (8) Kuurungkan niatku. (Berita Kematian di Media Sosial, Yudi Ahmad Tajudin) Pilih benar atau salah pernyataan berikut ini sesuai isi teks! Latar tempat kejadian pada cerpen tersebut adalah teras depan rumah. Hal itu dibuktikan dengan kalimat bernomor 4.
a)
benar
b)
salah
14.
Bacalah teks berikut dengan saksama! SWAB Hari Ini Bu Taji merasa badannya tidak enak. Tanpa pikir panjang dia langsung pergi ke rumah sakit lengkap dengan alat pelindung diri. Dokter : “Hasil pemeriksaan sudah keluar, Bu. Tubuh itu baik-baik saja, hasilnya Non-reaktif.” Bu Taji : “Saya enggak butuh di SWAB, Dok? Dokter : “Tidak usah Bu.” Bu Taji : “Saya enggak butuh transfusi darah, Dok? Dokter : “Tidak, Bu. Tubuh Ibu baik-baik saja.” Bu Taji : “Dokter jangan bohongi saya Dok." Dokter : "Saya tidak Bohong Bu." Bu Taji : "Badan saya terasa ada yang aneh, kalau pagi saya merasa dingin, kalau siang saya merasa panas." Dokter : "Lalu?" Bu Taji : "Kalau malam dingin lagi, tetapi kalau pakai selimut jadi hangat.” Dokter : “Semua orang juga begitu Bu. Apalagi di musim pancaroba seperti sekarang. Jangan berlebihan menyikapi pandemi ini. Namun jangan lengah juga.” Sinonim dari kata yang bercetak miring adalah …
a)
lena
b)
gegabah
c)
panik
d)
resah
e)
takut
15.
Cermati teks editorial berikut! Selain meneror segi kesehatan, virus corona mulai meneror sisi krisis ekonomi. Krisis ekonomi sudah mulai hinggap. Ekonomi masyarakat yang sebelumnya sudah lesu, kini hampir tiarap. Hal ini makin diperumit dengan kebijakan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang seakan tiada henti. Tentu saja apresiasi diberikan pada pemerintah yang sedang berusaha melindungi warganya dari virus yang mematikan ini. Namun kini, masyarakat pun marah pada pemerintah. Semula warga berharap virus bisa berkurang dan anggaran yang disediakan dari APBD untuk mereka bisa diterima. Namun ternyata jauh panggang dari api. Bantuan tak turun-turun hingga PSBB berakhir. Semua pihak tentu berharap agar pandemi ini cepat berakhir. Kini masyarakat berharap kebijakan pemerintah bisa lebih baik. Pemerintah seharusnya bertanggung jawab secara optimal dalam mengatur sendi-sendi kehidupan masyarakat selama pandemi ini. (Sumber: www.riaupos.jawapos.com) Pilih benar atau salah pernyataan berikut berdasarkan teks! Penulis berharap pemerintah mengatur sendi kehidupan masyarakat dengan semaksimal mungkin selama pandemi Covid-19 berlangsung.
a)
benar
b)
salah
16.

Cermati kutipan teks proposal penelitian berikut. Cahaya ... yang diserap oleh sel surya akan secara langsung dikonversi menjadi energi ... oleh sel surya itu sendiri. Tetapi, energi listrik ini tidak dapat secara langsung dimanfaatkan. Agar energi listrik dari sel surya dapat dimanfaatkan, maka sel surya membutuhkan beberapa komponen pendukung. Komponen yang paling minim terdiri atas inverter untuk mengubah listrik DC dari sel surya menjadi listrik AC untuk keperluan sehari-hari. Komponen lain yang dibutuhkan ialah ... atau akumulator. Baterai tersebut digunakan untuk menyimpan kelebihan muatan listrik guna pemakaian darurat atau malam hari. (Sumber: https://saintif.com) Deretan kata yang tepat untuk megisi bagian rumpang tersebut adalah …

(a)  

17.
Cermati kutipan teks cerpen berikut! ... Gawaiku bergetar. Pesan masuk. Dan betapa jengah aku, bahkan penghisap darah yang pernah kubantu membangun rumah pun takbisa membantuku. Dasar renternir! “Made, makanlah dulu. Sejak pagi Made belum makan. Ayo, makanlah!” kata seorang warga desa, namanya tak kuingat, tapi wajahnya kukenal. Dia teman sebangkuku di SD. Aku kemudian digiring kesebuah balai bambu beratap daun kelapa yang tampaknya baru saja dibangun. Di rumah ibu, di rumah masa kecilku sendiri, aku disuguhi berbagai jenis makanan yang tak kupahami dengan benar siapa tukang masaknya dan dari mana mereka mendapatkan bahan-bahan masakan. Uang dari mana? ... (dengan penyesuaian dari Hyang Ibu, Made Adnyana Ole) Makna "penghisap darah" pada kutipan cerpen tersebut ialah ...
a)
Orang yang menyengsarakan hidup orang lain.
b)
Orang yang tidak tahu berterimakasih
c)
Orang yang menagih hutang dengan paksaan.
d)
Orang yang meminjamkan uang dengan bunga tinggi.
e)
Orang yang tidak tahu membalas budi orang lain.
18.
Cermati kerangka proposal kegiatan berikut! 1. Judul Proposal 2. Latar Belakang 3. Dasar Kegiatan 4. Tujuan Kegiatan 5. Jenis Kegiatan 6. Waktu dan Tempat Kegiatan 7. Susunan Panitia 8. …. Bagian proposal yang rumpangkan tersebut adalah ….
a)
Tema Kegiatan
b)
Manfaat Kegiatan
c)
Target Kegiatan
d)
Pendanaan
e)
Penutup
19.
Cermati teks berikut! Vaksin bukanlah obat. Vaksin mendorong pembentukan kekebalan spesi|k pada penyakit COVID-19 agar terhindar dari tertular ataupun kemungkinan sakit berat. Selama vaksin yang aman dan efektif belum ditemukan, upaya perlindungan yang bisa kita lakukan adalah disiplin 3M: memakai masker secara benar, menjaga jarak dan jauhi kerumunan, serta mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun. Vaksinasi COVID-19 akan dilaksanakan beberapa tahap. Tahap awal diperuntukkan bagi garda depan dengan risiko tinggi, yaitu tenaga kesehatan dan petugas pelayanan publik. Selanjutnya, secara bertahap akan diperluas seiring dengan ketersediaan vaksin dan izinnya, yaitu penerima bantuan iuran BPJS, dan kelompok masyarakat lainnya. Terkait perencanaan vaksinasi bertahap hal yang lebih detail, saat ini pemerintah sedang menyusun peta jalan yang akan menjelaskan mekanisme pelaksanaan vaksinasi COVID-19 secara menyeluruh. (Sumber: https:// https://covid19.go.id/tanya-jawab/) Makna istilah “garda depan” berdasarkan teks tersebut adalah….
a)
pelopor
b)
kelompok
c)
komunitas
d)
pasukan
e)
bagian
20.
Cermati kutipan teks eksplanasi berikut!Peningkatan penggunaan plastik di masyarakat sangat memprihatinkan. Plastik digunakan untuk membuat berbagai macam materi dalam memenuhi kebutuhan manusia. Kebutuhan tersebut menyebabkan plastik terus memenuhi planet kita. Tanpa disadari, karakter dasar plastik dan cara penggunaan yang tidak ramah lingkungan justru merusak lingkungan hidup. Plastik tidak ditemukan di alam, tetapi dibuat dari produk-produk batubara, minyak bumi, dan campuran zat kimia. Jika dibakar, campuran zat kimia pada plastik bisa menjadi racun dan mengganggu pernapasan manusia. Sering juga kita lihat gambaran satwa-satwa di sekitar laut yang mati akibat memakan plastik karena sulit terurai. Proses pembuatan, penyimpanan, dan pembuangan sisa plastik sembarangan berpotensi berbahaya bagi mahluk hidup. (diadaptasi dari: www.greenpeace.org) Konjungsi yang tepat untuk menggabungkan kedua paragraf tersebut adalah ….
a)
selain itu
b)
walaupun begitu
c)
oleh karena itu
d)
berkaitan dengan itu
e)
setelah itu