Font size
WorksheetsThor
Total questions: 100
Worksheet time: 8mins
Air steril
Urea 1 persen
Mannitol 3 persen
Cairan glisin 2 persen
Glukosa 5 persen
Tegakkan kemungkinan diagnosis tamponade jantung, tension pneumothorax
Kompresi dada belum perlu dilakukan karena frekwensi jantung 130/menit
Berikan epinephrine dosis 1 mg intravena
Konfirmasi posisi endotracheal tube, auskultasi suara natas perkusi thorax
Tambahkan jalur infus untuk lambahan cairan dengan cepat
Terutama berhubungan dengan transfusi platelel dan FFP
Edema pulmonal
Hipoksemia
Biasanya terjadi 24 jam pasca transfusi
Durasi gejala beberapa hari jika diterapi
Blok dengan ropivacaine 0.2% dengan blok motorik kurang dibanding bupivacaine
Blok dengan bupivacaine 0 25% memberikan analgesik lebih baik dari ropivacaine 0.2%
Untuk menemukan epidural space tehnik loss of resistance menggunakan udara
Volume anestesi lokal 0.5 mL/kg berat badan cukup untuk herniotomy
Pemberian morphine sulphate 50 microgr/kg berat badan untuk memperpanjang efek analgesi
Untuk anestesi local jalan nafas atas biasanya diberikan lidocaine 4% dengan dosis 9 mg/kg berat badan
Penyulit dari masuknya pipa endotracheal ditingkal glottis adalah sudut yang kecil dari cartilage cricolhyroid dan epiglottis
Pemberian sedasi dengan dexmedetomidine mempunyai keuntungan mempertahankan pernafasan
Jika pipa endotracheal sudah bisa masuk trachea segera cabul FOL dan sambung pipa endotracheal dengan mesin anestesi.
Pasien perlu awake dan bisa bekerja sama dengan dokter agar intubasi berhasil.
Pembedahan dilakukan dengan irisan yang pendek
Premedikasi secara farmakologis sesuai dosis
Menstimulasi motilitas usus
Pemberian non-opial analgesic atau NSAID
Tidak melakukan bowel preparation
