WorksheetsPembangunan
Total questions: 70
Worksheet time: 1hrs 25mins
Landasan legalistik dalam perencanaan pembangunan daerah adalah:
A. UU Nomor 25 Tahun 2004
B. UU Nomor 23 Tahun 2014
C. UU Nomor 6 Tahun 2014
D. UU Nomor 30 Tahun 2014
Landasan Normatif dalam perencanaan pembangunan nasional adalah:
A. UU Nomor 33 Tahun 2004
B. UU Nomor 23 Tahun 2014
C. UU Nomor 25 Tahun 2004
D. UU Nomor 6 Tahun 2014
Landasan legalistik dalam perencanaan pembangunan desa adalah:
A. UU Nomor 25 Tahun 2004
B. UU Nomor 6 Tahun 2014
C. UU Nomor 5 Tahun 2014
D. UU Nomor 30 Tahun 2014
Penyusunan perencanaan pembangunan menggunakan berbagai pendekatan berikut, kecuali:
A. Perencanaan Politis
B. Perencanaan Teknokratik
C. Perencanaan Wilayah
D. Perencanaan Partisipatif
isi dokumen perencanaan pembangunan adalah berbagai kegiatan dan alokasi pembiayaan untuk memenuhi berbagai kebutuhan dan tuntutan Yang Diperintah sebagai pemilik negara yang dilayani pemerintah. Tuntutan yang diperintah dimaksud sebagai berikut, kecuali:
A. Barang
B. Jasa
C. Kepedulian
D. Sembako
Berbagai janji politik yang disampaikan ada saat kampanye Pilpres, Pilkada, Pileg dan Pilkades diakomodasi dalam pendekatan:
A. Perencanaan Bottom-Up
B. Perencanaan Teknokratik
C.. Perencanaan Politik
D. Perencanaan Top-Down
Berbagai permasalahan Yang Diperintah dalam pemenuhan kebutuhannya dijadikan sumber input dalam sistem perencanaan pembangunan. Berikut ini adalah beberapa posisi Yang Diperintah yang kebutuhannya harus diakomodasi dalam dokumen perencanaan, kecuali:
A. Manusia
B. Makhluk
C. Penduduk
D. Warga Dunia
Perencanaan pembangunan membutuhkan data dan informasi yang valid, akurat dan up to date. Sumber data dan informasi utama dalam perencanaan pembangunan daerah adalah:
A. Profil Desa/Kelurahan
B. Publikasi Medsos
C.Publikasi Hasil Penelitian Perguruan Tinggi
D. Berita Lisan Pejabat Birokrasi dan Politisi
Pemerintah daerah melaksanakan pembangunan daerah sesuai dokumen perencanaan yang telah disepakati untuk peningkatan dan pemerataan hal-hal berikut, kecuali:
A. Kesempatan kerja
B. Pendapatan masyarakat
C. Daya saing daerah
D. Pendapatan kontraktor dan tim sukses Pilkada dan Pileg
APBD adalah dokumen perencanaan pembangunan daerah yang disusun berdasarkan:
A. RPJMD
B. RKP
C. RKPD
D. Renstrada
Landasan normatif dalam perencanaan pembangunan daerah adalah
A. UU Nomor 32 Tahun 2004
B. UU Nomor 6 Tahun 2014
C. UU Nomor 23 Tahun 2014
D> UU Nomor 30 GTahun 2014
Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah terdiri atas hal-hal berikut, kecuali:
A. RPJPD
B. RAPBD
C. RPJMD
D. RKPD
Dokumen perencanaan pembangunan daerah yang merupakan penjabaran dai visi, misi, arah kebijakan dan sasaran pokok pembangunan daerah jangka 20 tahun yang disusun dengan berpedoman pada rencana tata ruang wilayah disebut dengan:
A/ RPJMD
B. RPJP
C. RPJPD
D. Renstra
Dokumen perencanaan pembangunan daerah sebagai penjabaran dari visi, misi dan program kepala daerah yang memuat tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan pembangunan daerah dan keuangan daerah serta program perangkat daerah dan lintas perangkat daerah yang disertai dengan kerangka pendanaan bersifat indikatif untuk jangka 5 tahun yang disusun dengan berpedoman antara lain pada RPJMN disebut dengan
A. RPJPD
B. RPJMD
C. RKPD
D. RAPBD
Dokumen perencanaan pembangunan daerah yang merupakan penjabaran dari RPJMD yang memuat rancangan kerangka ekonomi daerah, prioritas pembangunan daerah serta rencana kerja dan pendanaan untuk jangka waktu 1 (satu) tahun yang disusun dengan berpedoman pada rencana kerja pemerintah dan program strategis nasional yang ditetapkan pemerintah pusat disebut dengan
A. RPJPD
B. RPJMD
C RKPD
D. RKP Des.
Yang menjadi pedoman dalam perumusan visi, misi dan program calon kepala daerah adalah
A. RPJMD
B. RPJPD
C. RPJMN
D. RPJPN
Dokumen perencanaan pembangunan daerah yang digunakan sebagai instrumen dalam mengevaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah adalah:
A. RPJMD
B. RPJMN
C. Renstra
D. RPJMD dan RKPD
Perencanaan pembangunan daerah yang menggunakan metode dan kerangka berpikir ilmiah untuk mencapai tujuan dan sasaran pembangunan daerah disebut dengan
A. Pendekatan Politis
B. Pendekatan Partisipatif
C. Pendekatan Teknokratis
D. Pendekatan Atas-bawah
Penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah yang berdasarkan hasil perencanaan yang diselaraskan dalam musyawarah pembangunan yang dilaksanakan dari tingkat desa, kecamatan, daerah kabupaten/kota dan daerah provinsi hingga tingkat nasional disebut dengan pendekatan:
A. Politis
B. Teknokratis
C. Partisipatif
D. Atas-bawah dan bawah - atas
Secara normatif, ketentuan tentang perencanaan pembangunan daerah diatur dalam UU Nomor 23 Tahun 2014 pada bab:
A. BAb VII
B. Bab VIII
C. Bab X
D. bab XI
Penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah yang melibatkan berbagai kelompok kepentingan dan para pemangku kepentingan daerah disebut dengan pendekatan:
A. Politis
B. Partisipatif
C. Teknokratis
D. Bottom - up
RKPD ditetapkan dengan:
A. Perda
B. Permendagri
C. Perkada
D. Perdes
Dokumen perencanaan pembangunan daerah yang ditetapkan dengan Peraturan Daerah adalah
A. RPJPD
B. RPJMD
C. RPJPD dan RPJMD
D. RPKD
Penyusunan perencanaan pembangunan daerah yang dilaksanakan dengan menerjemahkan visi dan misi kepala daerah terpilih ke dalam dokumen perencanaan pembangunan jangka menengah yang dibahas bersama dengan DPRD dikenal dengan pendekatan:
A. Teknokratis
B. Politis
C. Partisipatif
D. Top-down Bottom-up
Tujuan Daerah merencanakan dan melaksanakan pembangunan daerah adalah sebagai berikut, kecuali:
A. Peningkatan dan pemerataan pendapatan masyarakat
B. Peningkatan dan pemerataan kesempatan kerja
C. Peningkatan pendapatan ASN dan pejabat politik
D. Peningkatan daya saing daerah
Kewenangan pemerintah daerah untuk merencanakan pembangunan daerah pada dasarnya untuk melaksanakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah yakni Urusan Pemerintahan Konkuren. Urusan konkuren dimaksud sebagai berikut, kecuali:
A. Urusan Pilihan
B. Urusan Wajib
C, Urusan Wajib non-pelayanan dasar
D. Urusan Pemerintahan Umum
Urusan pemerintahan konkuren wajib pelayanan dasar bagi pemerintah daerah terdiri atas beberapa jenis urusan berikut, kecuali:
A.Pendidikan
B. Kesehatan
c. Ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat
D. Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
Jenis-jenis urusan pemerintahan daerah yang bersifat konkuren wajib non pelayanan dasar sebagai berikut, kecuali:
A. Adminduk dan Capil
B. Pangan
C. Sosial
D. Perhubungan
Urusan Pemerintahan Konkuren yang menjadi kewenangan Pemerintah Daerah dalam merencanakan pembangunannya adalah beberapa jenis urusan pilihan sebagai berikut, kecuali:
A. Pekerjaan Umum
B. Pertanian
C. Perdagangan
D. Kehutanan
Dokumen RKPD yang berjangka waktu 1 tahun dijadikan dasar bagi perangkat daerah dalam penyusunan rencana kerja dan anggaran satuan kerja perangkat daerah yang selanjutnya dibahas bersama DPRD dan tetapkan menjadi:
A. KUA dan PPAS
B. APBD
C. RAPBD
D. Renstra Perangkat Daerah
Pilpres dan Pileg 2019 sudah usai ketika mayoritas rakyat Indonesia memilih pasangan Jokowi - Ma.aruf sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI Periode 2019 - 2024 dan mayoritas parlemen dikuasai PDIP dan Koalisinya. Berbagai jenis barang dan jasa sebagai alat pemenuh kebutuhan pemilih yang dijanjikan selama masa kampanye Pilpres dan Pileg sebagai strategi untuk mendulang suara sudah harus diartikulasi, diagregasi dan diakomodasi dalam berbagai rancangan kebijakan publik terlebih dalam dokumen perencanaan pembangunan jangka panjang dan jangka menengah serta rencana kerja tahunan pemerintah. Dokumen perencanaan yang disusun berdasarkan janji saat kampanye dikenal dengan pendekatan perencanaan:
A. Partisipatif
B. Birokratis
C. Politis
D. Administratif
Dalam tugas dan fungsi pokok pemerintahan ada 1 fungsi pokok yang paling penting bagi Lulusan IPDN sebagai ASN nantinya dan hal ini harus dilakukan pada saat bertemu dengan masyarakat yaitu fungsi:
A. Perlindungan
B. Pengaturan
C. Pelayanan
D. Kepemimpinan
Diantara pernyataan di bawah ini, yang tidak termasuk penyebab kegagalan perencanaan di negara berkembang adalah:
A. Data tidak memadai dan tidak dapat dipercaya
B. Lebih mengutamakan sektor pertanian
C. Ketidakseimbangan antara sektor pedesaan, perkotaan dan migrasi
D. Kelemahan Kelembagaan
Diantara pernyataan - pernyataan di bawah ini, yang tidak termasuk unsur-unsur pokok perencanaan adalah:
A. kebijakan dasar rencana
B. kerangka rencana
C. perkiraan sumber dana
D. evaluasi rencana
Proses tahapan kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah Desa dengan melibatkan Badan Permusyawaratan Desa dan unsur masyarakat secara partisipatif guna pemanfaatan dan pengalokasian sumber daya desa dalam rangka mencapai tujuan pembangunan desa disebut sebagai:
A. Perencanaan Pembangunan Desa
B. Pelaksanaan Pembangunan
C. Tahapan Pembangunan
D. Pengawasan Pembangunan
Perencanaan pembangunan desa dimulai dengan Musrenbang tingkat Dusun untuk merumuskan alternatif strategi pemecahan berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat dari setiap RT dan RW serta kelompok perempuan, lembaga kemasyarakatan dan informasi kebijakan strategis pemerintah kabupaten/kota. Output Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa setiap tahun adalah:
A. Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota
B. Rencana Kerja Pemerintah Desa
C. Rencana Pembangunan Jangka menengah Desa
D .Rencana Kerja Kecamatan
Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa disusun berdasarkan:
A. RPJM Desa
B. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten/Kota
C. Rencana Kerja Pemerintah Desa
D. Janji Politik Kepala Desa
janji-janji kampanye Calon Anggota Legislatif terpilih pada Pileg 2019 harus ditepati dengan cara:
A. Mencari investor masuk desa lokasi janji kampanye disampaikan
B. Meloby pemenangan lelang proyek di tingkat kabupaten/kota agar lokasi proyeknya ditetapkan pada di daerah pemilihan (Dapil) lokasi janji kampanye disampaikan
C. Menekan Bupati dan para Kepala Dinas atau perangkat daerah untuk memasukan janji kampanyenya dalam program kerja Bupati dan dimuat dalam RAPBD
D.Mengoptimalkan pemanfaatan fungsi dan tugas serta hak anggota DPRD dalam bidang legislasi, anggaran dan pengawasan sehingga rancangan rencana Kerja Pemerintah Daerah dan Rancangan RAPBD dapat mengakomodasi sebagian janji-janji kampanyenya di Daerah Pemilihan (Dapil) nya. .
Dokumen perencanaan pembangunan daerah pada dasarnya berisikan berbagai kegiatan untuk memenuhi berbagai kebutuhan Yang Diperintah akan barang dan jasa serta layanan civil secara cepat, tepat, terjangkau dan tersedia saat dibutuhkan. Berikut ini adalah beberapa posisi Yang Diperintah yang kebutuhannya dapat disediakan pemerintah secara gratis, kecuali:
A. Penduduk
B. Manusia
C. Masyarakat
D. Orang
Salah satu Posisi Yang Diperintah adalah sebagai Penduduk yang diperoleh ketika makhluk ciptaan Tuhan yang disebut manusia mendapat perintah Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa untuk mendiami bumi dan menguasai alam semesta serta menjadi pemimpin bagi seluruh ciptaan Tuhan. Beberapa jenis kebutuhan Yang Diperintah sebagai Penduduk yang dapat dipenuhi secara gratis sebagai berikut, kecuali:
A. Akte Kelahiran
B. KTP
C. Sertifikat Hak Milik atas tanah
D. Surat Ijin Mengemudi
Pernyataan:
1. Pendapatan penduduk meningkat;
2. Adanya asimilasi budaya masyarakat;
3. Kesejahteraan penduduk meningkat;
4. Teknologi dan transportasi berkembang pesat; dan
5. Anggaran pendapatan daerah meningkat
Faktor-faktor yang memengaruhi pusat pertumbuhan terhadap ekonomi masyarakat adalah nomor…
(1), (2), dan (3)
(1), (2), dan (4)
(1), (3), dan (5)
(2), (4), dan (5)
(3), (4), dan (5)
Peranan pusat perwilayahan dalam pembangunan pada suatu wilayah adalah…
Mengendalikan sistem pemerintahan
Menjadi pusat pelayanan bagi daerah sekitar
Menyediakan bahan pangan bagi seluruh penduduk desa
Menampung kelebihan penduduk dari daerah sekitar
Merangsang pertumbuhan perekonomian bagi daerah sekitar
Pernyataan:
(1) Adanya hubungan internal dari berbagai macam kegiatan;
(2) Pengangguran tinggi akibat meningkatnya urbanisasi;
(3) Konsentrasi geografik dari berbagai sektor/fasilitas; dan
(4) Tingkat kebutuhan masyarakat semakin tinggi
Karakteristik suatu wilayah sebagai pusat pertumbuhan adalah nomor…
(1) dan (2)
(1) dan (3)
(1) dan (4)
(2) dan (4)
(3) dan (4)
Kota di Sumatera yang dijadikan sebagai pusat pertumbuhan/pembangunan utama di Indonesia adalah…
Banda Aceh
Padang
Medan
Pekanbaru
Palembang
Nama-nama kota:
(1) Medan;
(2) Palembang;
(3) Jambi;
(4) Surabaya; dan
(5) Pontianak
Kota yang dijadikan sebagai pusat pertumbuhan/pembangunan di Pulau Sumatera adalah nomor…
1,2, dan 3
1,3 dan 5
3,4 dan 5
2,4 dan 5
3,4 dan 5
Terbentuknya pusat pertumbuhan memberikan pengaruh pada perkembangan daerah sekitarnya terutama dipengaruhi oleh faktor…
Lokasi daerah yang strategis
Kegiatan ekonomi yang menonjol
Potensi sumber daya alam
Dukungan masyarakat dalam pembangunan
Kebijakan pemerintah daerah
Yogyakarta dijadikan sebagai pusat pertumbuhan (pembangunan) karena memiliki potensi sebagai…
Pusat Pertambangan
Pusat Pemerintahan
Daerah Perdagangan
Daerah Perkebunan
Kota Pahlawan
Angka 3 dan 5 pada gambar sesuai teori sektor adalah…
Pusat Perdagangan dan Industri
Zona Perdagangan dan kawasan industri
Pemukiman Kumuh dan rendah
pemukiman kelas rendah dan elit
pemukiman pedagang dan menengah
Pengembangan kota pada gambar di bawah ini akan lebih pesat pemekarannya ke arah .... karena ....
1, udara sejuk
2, lahan nya masih luas
3, Harga Tanah Murah
4, Daerah Maritim
5, Pusat aktifitas manusia
Teori pusat pertumbuhan yang dikemukakan oleh Perroux menekankan pada segi....
Geografi
Ekonomi
Sosial
Pertahanan
Penduduk
Suatu wilayah di daerah pantai telah berkembang menjadi sebuah kota besar. Perkembangan kota ini jelas akan menimbulkan masalah lingkungan hidup. Masalah lingkungan perairan yang mungkin melanda wilayah tersebut adalah ...
berubah pola hujan
terjadi intrusi air laut
berubah pola aliran sungai
meningkatnya jumlah aliran tahunan
akan terjadi kesenjangan sosial
Visi dan Misi suatu rencana pembangunan merupakan perwujudan tujuan pembangunan untuk jangka:
Pendek
Menengah
Panjang
Sebua Benar
Semua Salah
Untuk melancarkan pembangunan daerah di Indonesia, telah dilakukan pembagian wilayah pembangunan menjadi 4 wilayah pembangunan utama (main development region), dan setiap wilayah pembangunan utama terdiri dari beberapa wilayah pembangunan (development region). Dengan kebijakan pembangunan wilayah tersebut, berarti pemerintah telah menerapkan konsep ...
Wilayah
Otonomi Daerah
Kedaeahan
Perwilayahan
Pemerataan
Konsep ‘menetes ke bawah’ (trickledown effect) adalah konsep yang cukup populer dalam perencanaan pembangunan. Konsep ini pertama kali diungkapkan oleh:
Hirschman
Mydral
Friedmann
Perroux
Raul Prebist
Konsep kutub atau pusat pertumbuhan (growth center atau growth pole) pertama kali diungkapkan oleh:
Hirschman
Myrdal
Friedmann
Perroux
Raul Prebisch
Pakar ekonomi dunia yang mencetuskan ide lima tahap pembangunan (from traditional society toward high mass consumption) pertama kali adalah:
Friedmann
Rostow
Boeke
Brundland
David Ricardo
Tokoh yang berdiri di belakang batasan pembangunan berkelanjutan (sustainable development) yang paling sering digunakan sebagai dasar pertimbangan usaha pembangunan akhir-akhir ini adalah:
Friedmann
Rostow
Boeke
Brundland
David Ricardo
RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) merupakan produk rencana dari perencanaan:
Strategis
daerah terpadu
sektoral
konferhensif
proyek
Pembangunan KASIBA (Kawasan Siap Bangun) dan LISIBA (Lingkungan Siap Bangun) dari Kementerian Perumahan Rakyat merupaka produk rencana dari perencanaan:
Strategis
Daerah Terpadu
Sektoral
Konprehensif
Proyek
Undang-Undang No. 26 Tahun 2007 merupakan produk kebijakan pemerintah yang mengatur tentang:
Kebencanaan
Penataan Ruang
Rencana Pembangunan janka panjang
Rencana Pembangunan jangka menengah
Pemekaran Daerah
Proses menentukan tindakan masa depan disebut
penyusunan
pemprograman
penetapan
perencanaan
Pertumbuhan yang membangun kondisi sosial politik adalah
self esteem
economic growth
freedom
economic system
Peningkatan standar hidup pertumbuhan ekonomi disebut
economic growth
macro economic
micro economic
economic system
Membangun basis ekonomi dan kesempatan kerja yang lebih banyak dan variatif merupakan
pengertian pembangunan daerah
cita-cita pembangunan daerah
tujuan pembangunan daerah
program kerja pembangunan
Menciptakan lapangan kerja yang berkualitas sesuai dengan
pendapatan perkapita daerah
tingkat kemiskinan daerah
kondisi riil masyarakat
perekonomian daerah
Tujuan pembangunan daerah kecuali,
menciptakan lapangan kerja
mendorong pertumbuhan ekonomi
membangun basis ekonoomi dan kesempatan kerja
mengurangi kesenjangan distribusi pendapatan
Apa singkatan dari Bappeda
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
Badan Pembangunan Perencanaan Daerah
Badan Pembangunan Pelayanan Daerah
Badan Perencanaan Penyuluhan Daerah
Badan Perencanaan pembangunan daerah mempunyai tugas pokok membantu, kecuali
Gubernur
Walikota
Bupati
Camat
Fungsi Bappeda, kecuali
Pengkoordinasian
Perumusan
Penyusunan
Penyidikan
Jangka waktu penyusunan program dilakukan Bappeda adalah
1 tahun sekali
6 bulan sekali
3 bulan sekali
1 bulan sekali
