wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

(1) Pemikiran Politik Indonesia Pendahuluan

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Ia adalah salah satu founding fathers Indonesia. Ia menggagas NASAKOM dan menerapkan Demokrasi Terpimpin. Ia sangat menentang penjajahan yang dilakukan oleh negara-negara Barat. Pada akhirnya ia diturunkan dari kekuasaan karena dianggap mendukung PKI dalam peristiwa G 30 S PKI. Siapakah ia?

a)

Soekarno

b)

Mohammad Natsir

c)

Tan Malaka

d)

D.N Aidit

e)

Kartosoewijo

2.

Ia lahir pada 1897 di Sumatera Barat. Ia dijuluki sebagai "Bapak Republik" yang banyak menghasilkan buku hasil pemikirannya. Salah satu bukunya yang terkenal berjudul "Madilog". Ia berpandangan bahwa komunisme dan Islam dapat berjalan beriringin. Ia ditembak mati tanpa proses peradilan. Siapkah ia?

a)

Soekarno

b)

Mohammad Natsir

c)

Tan Malaka

d)

D.N Aidit

e)

Kartosoewijo

3.

Dia adalah pendiri Negara Islam Indonesia (NII) pada 1949 hingga 1962. Memiliki guru yang sama dengan Soekarno yaitu H.O.S Tjokroaminoto. Namun, berbeda pandangan dengan Soekarno tentang dasar negara. Ia menginginkan dasar negara Islam. NII dapat dberantas dan ia dihukum mati. Siapakah dia?

a)

Soekarno

b)

Mohammad Natsir

c)

Tan Malaka

d)

D.N Aidit

e)

Kartosoewijo

4.

Lahir 1908 di Sumatera Barat. Menginginkan Islam sebagai dasar negara dalam sidang konstituante dan berseberangan dengan kelompok pendukung Pancasila. Ia adalah salah satu ketua partai Masyumi. Pernah menjabat sebagai menteri maupun perdana menteri. Ia dipenjara karena terlibat dalam PRRI. Siapakah dia?

a)

Soekarno

b)

Mohammad Natsir

c)

Tan Malaka

d)

D.N Aidit

e)

Kartosoewijo

5.

Ia adalah pemimpin terakhir dari Partai Komunis Indonesia (PKI). Sebelumnya ia bergabung dengan Muhammadiyah namun kemudian berubah haluan menjadi komunis. Ia sangat mendukung gagasan NASAKOM dan terlibat langsung dalam pemberontakan G 30 S PKI. Siapakah ia?

a)

Soekarno

b)

Mohammad Natsir

c)

Tan Malaka

d)

D.N Aidit

e)

Kartosoewijo

6.

Ia lahir di Padang Panjang pada 1909. Dia adalah tokoh yang anti kolonialisme-kapitalisme, anti feodalisme, dan anti fasisme, dan mendambakan negara dengan nilai-nilai sosialis. Ia adalah satu satu tokoh sentral dari Partai Sosialis Indonesia (PSI) yang kemudian dibubarkan oleh Soekarno. Siapakah ia?

a)

Sutan Sjahrir

b)

Haji Misbach

c)

Nurcholis Majid

d)

Syafii Maarif

7.

Dia lahir pada 1876 di Surakarta. Ia mencoba menyintesiskan komunisme dengan ajaran Islam. Menurutnya, Islam dan komunisme memiliki kesamaan, yakni sama-sama bertujuan membebaskan rakyat dari ketertindasan akibat kolonialisme dan kapitalisme. Dia dikenal dengan sebutan Haji Merah. Siapkah ia?

a)

Sutan Sjahrir

b)

Haji Misbach

c)

Nurcholis Majid

d)

Syafii Maarif

8.

Ia lahir pada 1939. Dia menolak pandangan Islam sebagai ideologi negara. Menurutnya Islam tidak wajib mendirikan negara Islam, tetapi negara wajib melaksanakan nilai-nilai Islam termasuk melalui pemerintahan yang ada dalam suatu negara. Ia mendorong pluralisme dan keterbukaan Islam di Indonesia. Siapakah dia?

a)

Sutan Sjahrir

b)

Haji Misbach

c)

Nurcholis Majid

d)

Syafii Maarif

9.

Ia lahir pada 1935. Pernah menjadi salah satu pimpinan Muhammadiyah. Ia menolak gagasan tentang negara Islam. Menurutnya negara adalah sesuatu yang mutable (berubah) sesuai dengan tuntutan ruang dan waktu, sedangkan agama merupakan sesuatu yang immutable (tetap) tidak lekang oleh ruang dan waktu. Ia adalah:

a)

Sutan Sjahrir

b)

Haji Misbach

c)

Nurcholis Majid

d)

Syafii Maarif

10.

Herbert Feith dan Lance Castle menjelaskan terdapat 5 aliran pemikiran politik di Indonesia pada 1945-1965. Berikut adalah aliran pemikiran tersebut kecuali:

a)

Nasionalisme Radikal

b)

Sosialisme Demokrat dan Komunisme

c)

Liberal

d)

Islam

e)

Tradisionalisme Jawa