wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

proses pkb 1 April (2)

Total questions: 105

Worksheet time: 53mins

Name
Class
Date
1.

Berikut ini adalah bagian-bagian dari rem hidrolis, kecuali :

a)

vacuum booster

b)

disk brake

c)

silinder roda

d)

blok silinder

2.

Komponen suspensi yang berfungsi untuk meredam getaran adalah

a)

Shock absorber.

b)

knuckle arm

c)

ball joint

d)

stabilizer bar

3.

Tujuan pengaturan tata letak (lay out) peralatan pengujian kendaraan bermotor diantaranya kecuali

a)

Mencegah penumpukan kendaraan saat memasuki gedung uji

b)

Memperkecil terjadinya pencemaran udara didalam gedung uji

c)

Mencegah terjadinya kesecelakaan baik yang menimpa pada manusia, alat uji, atau kendaraan uji

d)

Memperkecil terjadinya pencemaran udara didalam gedung uji

4.

1.     Untuk menghasilkan hasil uji yang optimal pada pengujian opasitas gas buang mesin diesel, pada saat menguji :

a)

Kendaraan harus di gas penuh (full throtle)

b)

Mesin kendaraan dihidupkan dalam keadaan stasioner /idle/ tanpa beban

c)

Hasil uji opasitas tidak tergantung pada putaran mesin

d)

Hasil uji opasitas tidak tergantung pada putaran mesin

5.

1.     Untuk menghasilkan hasil uji yang optimal pada pengujian CO / HC gas buang mesin bensin, pada saat menguji :

   

a)

Kendaraan harus di gas penuh (full throtle)

b)

Mesin kendaraan dihidupkan dalam keadaan stasioner /idle/ tanpa beban

c)

Hasil uji kandungan CO / HC tergantung pada merk alat ujinya

d)

Hasil uji kandungan CO / HC tergantung pada merk alat ujinya

6.

1.     Bila kendaraan yang anda uji bermesin bensin dibuat sebelum tahun 2007, hasil pengujian yang memenuhi ambang batas adalah :

  

a)

Kandungan CO sebesar 4,5 % dan HC = 1200 ppm

b)

Kandungan CO sebesar 1,5 % dan HC = 200 ppm

c)

Hasil pengujian kandungan CO dan HC tergantung dari jenis dan perawatan dari kendaraan tersebut

d)

Hasil pengujian kandungan CO dan HC tergantung dari jenis dan perawatan dari kendaraan tersebut

7.

1.     Bila kendaraan yang anda uji bermesin bensin dibuat sesudah tahun 2007, hasil pengujian yang memenuhi ambang batas adalah :

    

a)

Kandungan CO sebesar 4,5 % dan HC = 1200 ppm

b)

Kandungan CO sebesar 1,5 % dan HC = 200 ppm

c)

Hasil pengujian kandungan CO dan HC tergantung dari jenis dan perawatan dari kendaraan tersebut

d)

Hasil pengujian kandungan CO dan HC tergantung dari jenis dan perawatan dari kendaraan tersebut

8.

1.     Bila kendaraan yang anda uji bermesin diesel dibuat sebelum tahun 2010 dengan GVW  kurang dari atau sama dengan 3.500 kg, hasil pengujian yang memenuhi ambang batas adalah :

a)

Ketebalan asap / opasitas  sebesar 40 %

b)

Ketebalan asap / opasitas  sebesar 40 %

c)

Ketebalan asap / opasitas  sebesar 70 %

d)

Ketebalan asap / opasitas  sebesar 50 %

9.

1.     Bila kendaraan yang anda uji bermesin diesel dibuat sesudah tahun 2010 dengan GVW  kurang dari atau sama dengan 3.500 kg, hasil pengujian yang memenuhi ambang batas adalah :

  

a)

Ketebalan asap / opasitas  sebesar 50 %

b)

Ketebalan asap / opasitas  sebesar 40 %

c)

Ketebalan asap / opasitas  sebesar 50 %

d)

Ketebalan asap / opasitas  sebesar 70 %

10.

1.     Speedometer tester merupakan alat uji yang dipergunakan untuk menguji :

   

 

a)

Ketepatan alat penunjuk kecepatan (speedo meter) pada kendaraan bermotor

b)

  Kecepatan kendaraan

c)

  Kecepatan kendaraan

d)

Jarak yang telah ditempuh kendaraan tersebut/ jarak pemakaian kendaraan tersebut dengan tepat / akurat.

11.

1.     Bila indikator pada alat uji speedometer (speedometer tester) menunjukkan pada kecepatan 40 km/jam, maka indikator speedometer pada kendaraan yang daapat dikatakan memenuhi ambang batas laik jalan adalah :

  

a)

36 km/jam

b)

  Maksimal 35 km/jam

c)

  Maksimal 35 km/jam

d)

Minimal

12.

1.     Brake  tester dipergunakan untuk mengukur / mengetahui :

a.    

b.    

c.    

a)

Sistem rem yang digunakan pada kendaraan yang di uji(rem angin, rem dengan tenaga bantu booster)

b)

Penyimpangan hasil pengereman antara sumbu depan dan sumbu belakang

c)

Penyimpangan hasil pengereman antara sumbu depan dan sumbu belakang

d)

Besarnya gaya rem pada setiap alat pada alat uji

13.

1.     Selain dipergunakan untuk mengukur unjuk kerja sistem rem pada kendaraan, brake tester dapat digunakan juga untuk :

    

a)

Mengetahui kebocoran pada sistem rem kendaraan uji

b)

Mengetahui kebocoran pada sistem rem kendaraan uji

c)

Menguji effisiensi rem gas buang (engine brake)

d)

Semua jawaban salah

14.

1.     PP 55 pasal (67) menyebutkan : Sistem pengereman harus dapat menghasilkan perlambatan :

 

a)

Maksimal 5 m/det2

b)

Minimal 5 m/det2

c)

Minimal 16 % x JBB

d)

Minimal 16 % x JBB

15.

1.     Besarnya effisiensi rem utama pada mobil bus tingkat yang memenuhi persyaratan ambang batas laik jalan adalah :

 

a)

Maksimal 50 % x Berat Sumbu (As)

b)

Maksimal 50 % x Berat Sumbu (As)

c)

Minimal 50 % x Berat Sumbu (As)

d)

Minimal 12 % x JBB

16.

1.     Besarnya effisiensi rem parkir (parking brake) pada mobil bus tingkat yang memenuhi persyaratan ambang batas laik jalan adalah :

    

a)

Minimal 12 % x JBB & Minimal 10 % x BK

b)

Minimal 13 % x BK

c)

Maksimal 16 % x Berat Sumbu (As)

d)

Maksimal 17 % x Berat Sumbu (As)

17.

1.     Besarnya effisiensi rem parkir (parking brake) pada mobil penumpang yang memenuhi persyaratan ambang batas laik jalan adalah :

    

a)

Minimal 16 % x JBB

b)

Maksimal 50 % x Berat Sumbu (As)

c)

Maksimal 50 % x Berat Sumbu (As)

d)

Minimal 10 % x Berat Sumbu (As)

18.

1.     Untuk menghasilkan hasil uji yang optimal saat pengujian unjuk kerja pada rem kendaraan , pada saat menguji :

a)

oda kendaraan harus di tempatkan tepat ditengah-tengah roll brake tester , dan ditempatkan pengganjal roda pada bagian  roda kendaraan yang tidak di uji .

b)

oda kendaraan harus di tempatkan tepat ditengah-tengah roll brake tester , dan ditempatkan pengganjal roda pada bagian  roda kendaraan yang tidak di uji .

c)

Posisi roda gigi persnelling  dalam posisi masuk ke gigi 1.

d)

Posisi roda kendaraan pada roll brake tester dan posisi roda gigi persnelling tidak mempengaruhi hasil pengujian.

19.

1.     Side Slip tester pada pengujian kendaraan bermotor dipergunakan :

a)

Untuk mengukur besarnya kedalaman kembang telapak pada ban

b)

Untuk mengukur besarnya kincup roda depan pada kendaraan

c)

Untuk mengetahui besarnya spelling roda kemudi pada kendaraan bermotor

d)

Untuk mengetahui besarnya spelling roda kemudi pada kendaraan bermotor

20.

1.     Untuk menghasilkan hasil uji yang optimal saat pengujian side slip  pada kendaraan , kecuali pada saat menguji :

a)

Kondisi tekanan angin pada ban sesuai dengan yang disarankan, kondisi sistem suspensi dalam keadaan standar (tidak dimodifikasi)

b)

Kondisi tekanan angin pada ban sesuai dengan yang disarankan, kondisi sistem suspensi dalam keadaan standar (tidak dimodifikasi)

c)

Kendaraan di jalankan kemudian diberhentikan di atas plat pijakan (foot board)

d)

Kendaraan dijalankan dengan kecepatan maksimal 5 km/ jam dan roda kemudi tidak dipegang (tangan tidak memegangi roda kemudi) pada saat melewati foot board (plat pijakan) pada alat uji.

21.

1.     Kincup roda depan kendaraan yang dinyatakan memenuhi ambang batas laik jalan adalah :

    

a)

+ 5 mm/m  dan/ atau – 5 mm/m

b)

Minimal +5 mm/m dan/atau -5 mm/m

c)

Minimal +5 mm/m dan/atau -5 mm/m

d)

Minimal 5m/det2

22.

1.     Fungsi axle play detector untuk  :

a)

Memeriksa kondisi dan jumlah serta susunan pegas daun pada kendaraan

b)

Memeriksa kondisi dan fungsi sistem suspensi, sambungan-sambungan dari sistem kemudi pada kendaraan bermotor

c)

memerksa dudukan mesin pada kendaraan bermotor

d)

memeriksa dudukan mesinnya

23.

1.     Untuk menghasilkan pemeriksaan yang  optimal saat memeriksa komponen kendaraan  pada axle play detector  :

   

a)

Roda depan harus didongkrak setinggi kira-kira 5 cm dari atas tanah

b)

Kondisi mesin dalam keadaan hidup dan putaran mesin idle /tanpa beban

c)

Kondisi mesin dalam keadaan hidup dan putaran mesin idle /tanpa beban

d)

Pada saat foot step (plat pijakan) play detector digerakkan, penguji memerintahkan pengemudi untuk mengoperasikan rem utama

24.

1.     Head light tester dipergunakan untuk menguji :

a)

Kuat pancar (intensitas)  cahaya lampu utama pada kendaraan bermotor

b)

Penyimpangan arah cahaya (deviasi) lampu utama pada kendaraan bermotor

c)

Penyimpangan arah cahaya (deviasi) lampu utama pada kendaraan bermotor

d)

Jawaban benar semua

25.

1.     Kuat pancar (intensitas) lampu utama kendaraan bermotor kecuali sepeda motor yang dinyatakan memenuhi ambang batas laik jalan adalah :

a)

Maksimal 12.000 cdl

b)

Minimal 12.000 cdl

c)

Intensitas cahaya lampu utama yang dinyatakan memenuhi ambang batas laik jalan tergantung dari jenis lampu yang digunakan

d)

Intensitas cahaya lampu utama yang dinyatakan memenuhi ambang batas laik jalan tergantung dari jenis lampu yang digunakan

26.

1.     Penyimpangan arah cahaya (deviasi) lampu utama  kendaraan bermotor yang dinyatakan memenuhi ambang batas laik jalan adalah :

a.    

a)

Kearah kiri maksimal 1.09 dan atau kearah kanan maksimal 0.34

b)

Kearah kiri maksimal 1.07 dan atau kearah kanan maksimal 0.32

c)

Kearah kiri maksimal 1.05 dan atau kearah kanan maksimal 0.30

d)

Kearah kiri maksimal 1.09 dan atau kearah kanan maksimal 0.31

27.

1.     Untuk menghasilkan pemeriksaan/ pengujian lampu utama yang optimal pada head light tester    :

a)

Pintu gedung uji harus ditutup, agar tidak ada pengaruh cahaya dari luar gedung uji

b)

Kendaraan ditempatkan sedemikan rupa sehingga memungkinkan cahaya benar-benar terfokus pada lensa kondensor dari alat uji

c)

Pintu gedung uji harus ditutup, agar tidak ada pengaruh cahaya dari luar gedung uji

d)

Posisi kendaraan tidak akan mempengaruhi hasil uji, karena saat ini telah banyak dioperaikan alat uji robotik

28.

1.     Memberikan Pelayanan Yang Memuaskan Bagi Pengguna Jasa Merupakan Asas Dari ?

 

a)

Asas Desentralisasi  

b)

Asas Sentralisasi,

c)

 Pelayanan Publik

d)

Kepatutan

29.

1.     Sistem Informasi Manajemen Dengan Berbagai Cara Mampu Meningkatkan Produktivitas Antara Lain, Kecuali...

a)

Penyajian Dokumen Dengan Efisien,

b)

Mampu Memberikan Layanan Bagi Organisasi Intern Dan Ekstern,

c)

Meningkatkan Pendapatan Pribadi

d)

Meningkatkan Kemampuan Manajer Untuk Mengatasi Masalah-Masalah Yang

Tidak Terduga

30.

1.     Unsur-Unsur Yang Mewakili Suatu Sistem Secara Umum Adalah ...Kecuali

   

a)

Masukan ( Input )

b)

Keluaran ( Output )

c)

Saran / Kritikan

d)

Pengolahan/Proses

31.

1.     Kualitas Dari Suatu Informasi (Quality Of Information) Bergantung Dari 3 Hal, Kecuali

a)

Akurat ( Accurate )

b)

Moderen ( Modern )

c)

Tepat Pada Waktunya (Timeliness)

d)

Relevan ( Relevance )

32.

1.     Latar Belakang Tuntutan Pemanfaatan Teknologi Informasi Adalah Sebagai Berikut Kecuali

a)

Perkembangan Teknologi Yang Cukup Pesat Dapat Memberi Keuntungan  Untuk Mempermudah Kerja Kita Sehari-Hari Dalam Segala Bidang

b)

Kehilangan Pendapatan Akibat Proses Kerja Dan Pengawasan Yang Dilakukan Secara Manual

c)

Masyarakat Akan Menanggung Beban Ekonomi Biaya Tinggi Jika Bidang Pelayanan Transportasi Tidak Melakukan Perubahan Dengan Teknologi

d)

Supaya Tidak Ketinggalan Dengan Instansi Lain Yang Sudah Menggunakan Teknologi Komputer.

33.

1.     Kelemahan System Pendataan Kendaraan Wajib Uji Secara Manual/Parsial Adalah Sebagai Berikut, Kecuali

 

a)

Pengawasan Hasil Uji Bisa Secara Online

b)

Data Kendaraan Susah Diakses Oleh Bidang Lain

c)

Penumpukan Kendaraan Akan Terjadi Pada Lapangan Parkir Pkb

d)

Standarisasi Data Tidak Bisa Dilakukan Secara Nasional

34.

1.     Dibawah Ini Yang Bukan Merupakan Tujuan Utama Dari Dikembangkannya Sim-Pkb Adalah ?

a)

Untuk Memberikan Layanan Yang Lebih Cepat

b)

Transparan Dan Akurat Di Sisi Layanan Untuk Memberikan Layanan Yang Lebih Cepat

c)

Memberikan Kemudahan Dalam Proses Penyelenggaraan Sistem Pengujian Kendaraan    Bermotor.

d)

Menurunkan Secara Drastis Biaya Restribusi Pengujian Kendaraan Bermotor

35.

1.     Berikut Adalah Jenis Pelayanan Yang Ada Di Pengujian Kendaraan Bermotor , Kecuali...

a)

Uji Kendaraan Pertama/Baru

b)

Perpanjangan Masa Uji

c)

Rekom Numpang Uji

d)

Pengurusan Perpanjangan Ijin Trayek

36.

1.     Berikut Yang Bukan Fungsi Dari Informasi Adalah ?

a)

Menambah Pengetahuan

b)

Mengurangi Ketidak Pastian/Akurat

c)

Mengurangi Resiko Kegagagalan

d)

Mengimplementasikan Suatu Proses

37.

1.     Bukti Lulus Uji Kendaraan Bermotor Terdiri Darai…..Kecuali

a)

   Buku Uji

b)

Kartu Uji

c)

Stiker Samping

d)

Plat Uji

38.

1.     Pembuatan System Informasi Manejemen Pengujuian Kendaraan Bermotor Perlu Diintegrasikan Dengan

a)

Kementrian Perhubungan

b)

Kementerian Komunikasi

c)

Badan Pengelola Keuangan Daerah

d)

 Kementerian Hukum Dan Ham

39.

1.     Pemeriksaan Hasil Uji Dengan Bukti Lulus Uji Yang Terbaru Bisa Dilakukan Dengan 3 (Tiga) Cara Antara Lain :

a)

Dilihat Dan Diraba

b)

Scan Dengan Menggunakan Qr Code

c)

Dilihat Hologramnya

d)

Mengenali Nomer Serinya

40.

1.     Kenapa Penggunaan Smart Card Sangat Diperlukan Saat Ini

 

a)

Untuk Keseragaman Dalam Penerbitan Bukti Lulus Uji

b)

Untuk Menjual Produk Baru Dari Kementrian Perhubungan

c)

Agar Bisa Mengikuti Tren

d)

Supaya Mudah Dibawa

41.

1.     Dibawah Ini Keuntungan Yang Didapat Apabila Menggunakan Smart  Card, Kecuali

 

a)

Mudah Diakses Datanya

b)

Mudah Diakses Informasinya

c)

Dapat Dipertanggung Jawabkan Keabsahanya

d)

Mudah Rusak Dan Hilang

42.

1.     Dibawah Ini Adalah Peraturan Menteri Perhubungan Tentang Pengujian  Berkala Kendaraan Bermotor

a)

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 133 Tahun 2015

b)

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 133 Tahun 2016

c)

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 156 Tahun 2015

d)

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 156 Tahun 2015

43.

1.     Apa Fungsi Kontral Dari Sistem Informasi Pengujian Kendaraan Bermotor, Kecuali....

  

a)

  Mencetak Kartu Uji/Smart Cart

b)

Mencetak Stiker Barcode

c)

Mencetak Surat Tugas Penguji

d)

Melakukan  Kontrol Batas Waktu Pengujian Kendaraan Bermotor

44.

1.     3 Tiga Fungsi Sim Pkb Secara Umum Kecuali:

a)

Fungsi Iformatif

b)

Fungsi  Operasional

c)

Fungsi Administratip

d)

Fungsi Pengujian

45.

1.     Fungsi Informatif Pada Sim Pkb Meliputi, Kecuali....

a)

Memberikan Informasi Jumlah Potensial Kendaraan Wajib Uji

b)

Memberikan Informasi Jumlah Kendaraan Yang Numpang Uji

c)

Memberikan Informasi Kendaraan Yang Jatuh Tempo Untuk Menentukan Pad

d)

Memberikan Informasi Administratif

46.

1.     Berikut Merupakan Peraturan Yang Mengatur Pelaksanaan Pengunaan Sim Pkb

a)

Pp Nomor 55 Tahun 2013 Pasal 166

b)

Pp Nomor 55 Tahun 2013 Pasal 165

c)

Pp Nomor 55 Tahun 2013 Pasal 164

d)

Pp Nomor 55 Tahun 2013 Pasal 12

47.

1.     Tujuan Sim Sim Pkb Kecuali

a)

Mempermudah Masyarakat Dalam Mengakses, Melakukan Proses Pengujian Kendaraan Bermotor

b)

Mempermuda Petugas Internal Dalam Dalam Melakukan Pekerjaan, Baik Administrasi Maupun Teknis

c)

Mempermudah Petugas Audit Dalam Melakukan Pemeriksaan Kinerja Upubkb

d)

Manajemen Strategi Dalam Bisnis

48.

1.     Bagian Dari Sim Pkb Kecuali

a)

Informasi Umum – Jenis Pelayanan

b)

Retribusi – Database

c)

Sop –Ikm

d)

Perangkat Lunak – Perangkat Keras

49.

1.     Teknologi Perangkat Lunak Sim Pkb Berbasis Web Terdiri Dari

a)

Modul Pendaftaran – Modul Tambahan (Ikm, Saran/Pengaduan Dll)

b)

Modul Pembayaran – Modul Pelayanan Kegiatan Pelayanan Pkb

c)

Modul Pengujian – Modul Aministrasi Hasil Uji

d)

Cpu – Monitor Computer

50.

1.     Perangkat Keras Dari Sim Pkb Kec

a)

Web Server – Databest Server

b)

Persyaratan Pendaftaran Dan Ikm

c)

Komputer – Printer

d)

Kamera-Tablet

51.

1.     Perankat Teknologi Jaringan Berbasis Lokal Area Networek (Lan) Mengunakan Jarinhan Kabel  Dan Wivi Kecuali

a)

Modem

b)

Database

c)

Mikrotik

d)

Router Wifi

52.

1.     Akreditasi Unit Pelaksana Uji Berkala Kendaraan Bermotor Tertera Pada Peraturan Dirjen Perhubungan Darat Nomor :

a)

2874/Aj.402/Drjd/2017

b)

Sk.147/Aj.402/Drjd/2017

c)

165

d)

133

53.

1.     Dibawah ini yang bukan merupakan tujuan utama dari dikembangkannya SIM-PKB adalah ?

a)

a.     Menurunkan secara drastis biaya restribusi pengujian kendaraan bermotor.

b)

Memberikan kemudahan dalam proses penyelenggaraan sistem pengujian

kendaraan bermotor.

c)

Transparan dan akurat di sisi layanan untuk memberikan layanan yang lebih cepat.

d)

Untuk memberikan layanan yang lebih cepat

54.

1.     Memberikan pelayanan yang memuaskan bagi pengguna jasa merupakan asas dari ?

a)

Asas desentralisasi

b)

Pelayanan publik

c)

Sentralisasi

d)

legalitas

55.

1.     Secara umum dapat dijelaskan bahwa SIM-PKB mempunyai tiga fungsi yang dapat di manfaatkan oleh Dinas Perhubungan dalam proses pelayanan pengujian kendaraan bermotor kepada masyarakat, kecuali ?

a)

Fungsi operasional

b)

Fungsi administratif

c)

   Fungsi komprehensif

d)

Fungsi informati

56.

1.     Berikut yang bukan fungsi dari Informasi adalah ?

a)

Menambah pengetahuan

b)

Mengurangi ketidakpastian/ akurat

c)

Mengurangi resiko kegagalan/ kepastian

d)

   Mengimplementasikan suatu proses

57.

1.     Sistem informasi yang mencata transaksi kedokumen-dokumen dasar kemudian mengolahnya kedalam sistem informasi yang diolah untuk di jadikan informasi-informasi pencatatan nilai disebut.

 

a)

Transaction processing systems

b)

Speedsheet

c)

Buku besar

d)

Neraca

58.

1.     Bagian yang paling penting dalam fungsi dasar dari sistem informasi adalah ?

a)

Pengumpulan data

b)

Pemakai yang menginterpretasikan informasi

c)

Proses pengolahan data

d)

Informasi dari hasil pengolahan data

59.

1.     Berikut yang bukan dasar point penting managemen adalah ?

a)

Actuating

b)

  Partisipatif

c)

Organizing

d)

Planning

60.

1.     Apa tujuan adanya SOP ( standar oprasional prosedur ) pengujian kendaraan bermotor ?

a)

Sebagai alat data administrasi.

b)

Sebagai standarisasi cara yang dilakukan dalam menyelesaikan pekerjaan yang menjadi tugasnya.

c)

Sebagai alat bagi pengambilan keputusan.

d)

Sebagai alat pengganti penggunaan cara manual.

61.

1.     Berikut peraturan yang mengatur tentang Pelayanan Publik adalah ?

a)

UU no: 22/2009

b)

PP no: 55/2012

c)

UU no: 25/2009

d)

PM no: 133/2015

62.

1.     Dibawah ini yang buakan merupakan tujuan dari Pelayanan Prima adalah ?

    

a)

Memberikan pelayanan yang dapat memenuhi dan memuaskan masyarakat.

b)

Memberikan fokus pelayanan kepada pelanggan.

c)

Menyediakan tahapan yang dapat digunakan sebagai pedoman mengembangkan

sistem.

d)

Pelayanan diberikan dengan tekad bahwa pelayanan adalah pemberdayaan.

63.

1.     Nomor uji kendaraan bermotor harus memuat :

a)

Kode provinsi

b)

Kode kabupaten/kota

c)

Kode jenis kendaraan bermotor & Nomor urut pengujian

d)

semua benar

64.

1.     Tanda uji berkala paling sedikit memuat keterangan sebagai berikut :

a)

Nomor Kendaraan

b)

Daya Angkut

c)

JBI dan/atau JBKI  &   MST

d)

semua jawaban benar

65.

1.     Batas toleransi suara klakson diatur dalam PP 55 Tahun 2012 Pasal :

a)

66

b)

68

c)

70

d)

  69.

66.

1.     Penempelan kendaraan bermotor dilakukan dengan cara :

a)

Menggunakan alat perangkai

b)

Menggunakan roda kelima yang dilengkapi alat pengunci

c)

  Dilengkapi kaki kaki penompang

d)

semua benar

67.

1.     Karoseri pada kendaraan bermotor berdasarkan PP 55 tahun 2012 pasal 58, meliputi kecuali :

a)

Pintu dan engsel

b)

Kaca

c)

Tempat pemasangan ban cadangan

d)

Tempat pemasangan tanda nomor kendaraan bermotor

68.

1.     Pendaftaran kendaraan wajib uji berkala, meliputi kegiatan beriku, kecuali

a)

Pengajuan permohonan pendaftaran

b)

Pembayaran biaya retribusi uji berkala.

c)

Pencatatan indentitas pemilik dan spesifikasi teknis kendaran wajib uji

d)

Pembuatan kartu induk uji berkala kendaraan bermotor

69.

1.     Didalam kegiatan uji berkala kendaraan bermotor dilaksanakan pemerikasaan persyaratan teknis kendaraan bermotor meliputi :

  

a)

Susunan

b)

Ukuran & Perlengkapan

c)

Karoseri

d)

semua benar

70.

1.     Dalam kegiatan pemerikasaan kendaraan bermotor dapat dilakukan secara visual dan manual, kegiatan dibawah ini yang dilakukan secara visual adalah

a)

Kondisi penerus daya

&    kondisi rem parkir

b)

Fungsi penghapus kaca

c)

kondisi dan posisi pipa pembuangan.

d)

Sudut bebas kemudi

71.

1.     Berikut adalah kegiatan pemerikasaan kendaraan bermotor secara manual, kecuali :

a)

Fungsi klakson

b)

Bentuk bumper.

c)

Ukuran kendaraan

d)

Kondisi dan fungsi sabuk keselamatan

72.

1.     Pemeriksaan rumah rumah kendaraan bermotor sebagaimana dimaksud dalam PM 133 pasal 11 ayat 1 huruf d meliputi  :

 

a)

Tempat pemasangan tanda nomor kendaraan bermotor

b)

Konstruksi tempat duduk

c)

Bumper

d)

semua benar

73.

1.     Kegiatan pengujian persyaratan laik jalan paling sedikit meliputi, kecuali :

a)

Kincup roda depan

b)

kedalaman alur ban

c)

sistem pembuangan

d)

Akurasi alat penunjuk kecepatan

74.

1.     Berikut adalah peralatan uji utama, terkecuali :

a)

Alat uji emisi gas buang

b)

Alat pengukur berat

c)

  Palu.

d)

Alat uji daya tembus cahaya pada kaca

75.

1.     Untuk menjamin keakurasian peralatan uji utama wajib dilakukan kalibrasi secara berkala :

a)

2 ( dua ) tahun sekali

b)

1 ( satu ) tahun sekali

c)

4 ( empat ) tahun sekali

d)

  3 ( tiga ) tahun sekali

76.

Berikut adalah kode (huruf) jenis kendaraan kereta tempelan yang tercantum pada nomor uji:

a)

E

b)

G

c)

    F

d)

D

77.

1.     Penghapusan kendaraan wajib uji berkala dilakukan setelah tidak melakukan uji berkala selama :

a)

1 tahun sejak masa berlaku uji berkala berakhir

b)

2 tahun sejak masa berlaku uji berkala berakhir

c)

3 tahun sejak masa berlaku uji berkala berakhir

d)

4 tahun sejak masa berlaku uji berkala berakhir

78.

1.     Alat pemantul cahaya sesuai PP 55 Tahun 2012 harus memenuhi persyaratan, kecuali :

a)

Dipasang secara berpasangan

b)

Berbentuk segitiga

c)

Dipasang hanya satu.

d)

Dipasang dibagian belakang kendaraan

&    Tepi bagian terluar pemantul cahaya tidak melebihi 400 mm dari sisi terluar kendaraan

79.

1.     Lampu mundur pada PP 55 Tahun 2012 harus memenuhi persyaratan, yaitu :

a)

Berjumlah 4 buah

&    Bewarna merah

b)

Bewarna biru

c)

Tidak menyilaukan pegguna jalan lain.

d)

Dipasang pada kendaraan dengan tinggi 1500mm dari tanah

80.

1.     Kendaraan bermotor sesuai PP 55 Tahun 2012 berdasarkan jenisnya dikelompokkan kedalam beberapa jenis yaitu :

  

a)

Sepeda motor

b)

Kendaraan khusus

c)

Mobil barang

&     Mobil penumpang

d)

semua jawaban benar

81.

 

1.     Mobil bus sedang sesuai dengan PP 55 Tahun 2012 memiliki JBB yaitu :

a)

JBB < 5000 kg

b)

JBB >5000 kg - 8000 kg.

c)

JBB > 8000 kg

d)

JBB >6000kg - 9000kg

82.

1.     Panjang keseluruhan mobil bus kecil sesuai dengan PP 55 Tahun 2012 yaitu :

a)

Tidak lebih dari 7000 mm

b)

Tidak lebih dari 6000 mm.

c)

Lebih dari 6000 mm

d)

Lebih dari 7000 mm

83.

1.     Lebar keseluruhan mobil bus kecil sesuai PP 55 Tahun 2012 yaitu :

a)

   Tidak melebihi 2100 mm.

b)

Tidak melebihi 2500 mm

c)

Lebih dari 2500 mm

d)

Lebih dari 2100 mm

84.

1.     JBB bus besar sesuai PP 55 Tahun 2012, yaitu :

a)

JBB <8000 kg

b)

JBB >8000 kg – 16.000 kg.

c)

Maksimal 8000 kg

d)

JBB >16.000 kg

85.

1.     Ukuran panjang keseluruhan mobil bus besar sesuai PP 55 Tahun 2012, yaitu :

a)

8000 mm sampai dengan 11.000 mm

b)

Lebih dari 9000 mm sampai dengan 12.000 mm.

c)

  10.000 mm sampai dengan 13.000 mm

d)

7000 mm sampai dengan 10.000 mm

86.

1.     Persyaratan rancangan mobil bus maxi sesuai PP 55 Tahun 2012, yaitu :

a)

  JBB > 16.000 kg – 24.000 kg

b)

  Panjang keseluruhan > 12.000 mm – 13.500 mm

c)

Lebar keseluruhan tidak melebihi 2500 mm

&     Tinggi kendaraan tidak lebih dari 4200 mm dan tidak lebih dari 1,7 x Lebar Kendaraan

d)

semua benar

87.

1.     Ukuran panjang keseluruhan mobil bus gandeng sesuai PP 55 Tahun 2012, yaitu :

a)

Tidak lebih dari 6000 mm

b)

Lebih dari 13.500 mm sampai 18.000 mm

c)

Lebih dari 9000 mm sampai 12.000 mm

d)

Lebih dari 12.000 mm sampai 13.500 mm

88.

 

1.     JBKB mobil bus gandeng sesuai PP 55 Tahun 2012, yaitu :

a)

Maksimal 27.000 kg

b)

Paling sedikit 22.000 kg sampai 26.000 kg.

c)

Maksimal 18.000 kg

d)

Paling sedikit 18.000kg sampai 21.000 kg

89.

1.     Sistem roda-roda sesuai dengan PP 55 Tahun 2012 terdiri atas ;

a)

  Baut roda

b)

Sumbu roda

c)

  Spakbor

d)

Bearing

90.

1.     Jabatan penguji kendaraan bermotor diatur dalam PP.55 tahun 2012 tentang kendaraan yaitu

a)

Pasal 170

b)

Pasal 171 ayat (1)

c)

Pasal 169

d)

Pasal 171

91.

1.     Salah satu persyaratan Tempat duduk pengemudi sebagaimana dimaksud pada PP No.55 Tahun 2012, kecuali:

a)

mempunyai lebar paling sedikit 350 (tiga ratus lima puluh) milimeter dan simetris dengan pusat roda kemudi;

b)

tidak ada gangguan cahaya dari dalam Kendaraan

c)

memungkinkan pengemudi mempunyai pandangan yang bebas ke depan dan ke samping; dan

d)

ditempatkan pada bagian dalam badan Kendaraan yang memungkinkan pengemudi dapat mengendalikan Kendaraannya;

92.

1.     Kincup roda depan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 64 ayat (2) huruf e PP No.55 Tahun 2012  dengan batas toleransi lebih kurang :

a)

5 milimeter per meter (mm/m).

b)

0,5meter per kilometer (m/km).

c)

5 milimeter per menit (mm/menit).

d)

  0,5milimeter per meter (mm/m).

93.

1.     Daya pancar dan arah sinar lampu utama sebagaimana dimaksud dalam Pasal 64 ayat (2) huruf g meliputi daya pancar lampu utama lebih dari atau sama dengan 12.000 (dua belas ribu) candela,arah sinar lampu utama tidak lebih dari 0. 34’ (nol derajat tiga puluh empat menit) ke kanan dan 1. 09’ (satu derajat nol sembilan menit) ke kiri dengan pemasangan lampu dalam posisi dari selisih antara ketinggian arah sinar lampu pada saat tanpa muatan dan pada saat bermuatan yang tidak melebihi ;

a)

1,2%

b)

  1,3%

c)

1,4%

d)

1,5%

94.

1.     Kesesuaian daya mesin penggerak terhadap berat Kendaraan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 64 ayat (2) huruf k selain mobil penarik dan sepeda motor harus memiliki perbandingan antara daya dan berat total Kendaraan berikut muatannya paling sedikit 4,50 (empat koma lima nol) kilowatt setiap 1.000 (seribu) kilogram dari JBB.

Jika Daya motor sebesar 292,5 kilowatt akan mampu menarik berat maksimum kendaraan bermotor dengan muatannya sebesar ;

a)

50.000 kg

b)

55.000 kg

c)

60.000 kg

d)

65.000 kg

95.

1.     Selain harus dilengkapi dengan rem utama dan rem parkir sebagaimana dimaksud dalam Pasal 64 ayat (2) huruf c dan huruf d, PP No.55 Tahun 2012,Kendaraan Bermotor harus dilengkapi dengan rem pelambat yang JBB nya lebih dari ;

a)

7. 000kilogram

b)

8. 000 kilogram

c)

9. 000 kilogram

d)

10. 000 kilogram

96.

1.     Mobil bus yang dirancang dengan 15 tempat duduk atau lebih palin sedikit 1 (satu) pintu keluar dan/atau masuk yang lebarnya paling sedikit 1.200 (seribu dua ratus) milimeter atau 2 (dua) pintu dengan lebar paling sedikit 550 (lima ratus lima puluh) milimeter untuk pintu depan dan 650 (enam ratus lima puluh) milimeter untuk pintu belakang, tinggi pintu sebagaimana tersebut meliputi seluruh dinding mobil bus atau untuk Mobil Bus yang tingginya lebih dari 2.250 (dua ribu dua ratus lima puluh) milimeter diukur dari permukaan tanah paling sedikit tinggi pintu ;

a)

1.500  milimeter

b)

  1.700  milimeter

c)

1.900  milimeter

d)

2.100  milimeter

97.

1.     Tinggi ruang sebagaimana dimaksud diukur 400 (empat ratus) milimeter dari dinding sisi kiri atau kanan dalam Kendaraan Bermotor Akses keluar tempat darurat berupa jendela pada mobil bus dengan  jumlah tempat duduk 50 paling sedikit berjumlah:

a)

  1  akses keluar pada sisi kanan dan kiri.

b)

   2  akses keluar pada sisi kanan dan kiri.

c)

3  akses keluar pada sisi kanan dan kiri.

d)

  4  akses keluar pada sisi kanan dan kiri

98.

1.     Akses keluar darurat berupa jendela harus memenuhi persyaratan, mudah dibuka atau dirusak, sudut jendela tidak runcing, tidak terhalang apapun dan memiliki ukuran paling sedikit ;

a)

630 milimeter kali 400 milimeter

b)

600 milimeter kali 430 milimeter

c)

630 milimeter kali 430 milimeter

d)

600 milimeter kali 400 milimeter

99.

1.     Mobil barang, Kereta Gandengan atau Kereta Tempelan wajib dilengkapi dengan perisai kolong yang tinggi landasannya bagian samping badannya diukur dari permukaan jalan, dan/atau sumbu paling belakang  dari ujung landasan sisi terluar bagian belakang berjarak lebih dari ;

  

a)

1.000 milimeter dan 1.000 milimeter

b)

1.000 milimeter dan 700  milimeter

c)

700 milimeter dan  700  milimeter

d)

700 milimeter dan 1.000  milimeter

100.

1.     Pengujian Kendaraan Bermotor sebagaimana dimaksud dalam Pasal 121 PP No. 55 Tahun 2012 hanya dapat dilakukan oleh unit pelaksana pengujian Kendaraan Bermotor kecuali memiliki:

a)

prasarana dan peralatan pengujian yang akurat,

b)

  sistem dan prosedur pengujian, dan sistem informasi manajemen penyelenggaraan pengujian

c)

  tenaga penguji yang memiliki sertifikat kompetensi penguji Kendaraan Bermotor.

d)

Wajib ada anggaran pemeliharaan

101.

1.      Sesuai PP No.55 Tahun 2012 Kendaraan Bermotor yang dinyatakan tidak lulus uji fisik harus disampaikan secara tertulis, kecuali :

a)

alasan tidak lulus uji;

b)

item yang tidak lulus uji;

c)

perbaikan yang harus dilakukan; dan

d)

biaya pengujian ulang.

102.

1.     Nomor uji Kendaraan Bermotor yang tidak sesuai sebagaimana dimaksud pada PP No.55 Tahun 2012 harus memuat kode ;

a)

Provinsi dan Kabupaten/Kota,

b)

  jenis Kendaraan Bermotor,

c)

  tahun pembuatan kendaraan bermotor,

d)

  nomor urut pengujian

103.

1.     Yang tidak termasuk dalam lampiran Permohonan uji berkala Kendaraan Bermotor disampaikan secara tertulis kepada unit pelaksana uji berkala :

a)

fotocopy ijin trayek;

b)

fotocopy identitas pemilik Kendaraan Bermotor;

c)

fotocopy bukti pemilik Kendaraan Bermotor;

d)

fotocopy Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor.

104.

1.     Penguji yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170 PP No.55 Tahun 2012, dan penguji yang melakukan pengujian tidak sesuai dengan kompetensi yang dimiliki dikenai sanksi administratif oleh pemberi kompetensi pengujian Kendaraan Bermotor. Sanksi administratif sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat berupa:

a. peringatan tertulis;

b. denda administratif;

c. pembekuan sertifikat kompetensi; dan/atau

d. pencabutan sertifikat kompetensi.

Peringatan tertulis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 179 ayat (2) huruf a diberikan sebanyak ;

a)

1 kali dengan jangka waktu 60 hari kalender

b)

2 kali berturut-turut dengan jangka waktu masing-masing 60 hari kalender

c)

3 kali berturut-turut dengan jangka waktu masing-masing 30 hari kalender

d)

4 kali berturut-turut dengan jangka waktu masing-masing 30 hari kalender

105.

1.     Dalam hal penguji Kendaraan Bermotor tidak mengindahkan peringatan tertulis, dikenai denda administratif sebesar  ;

a)

Rp 5.000.000,00

b)

Rp10.000.000,00

c)

Rp20.000.000,00

d)

Rp24.000.000,00