WorksheetsPelatihan IV Line
Total questions: 23
Worksheet time: 14mins
Apa yg dimaksut dengan Priming
menghitung cairan tetesan infus
memasukan cairan infus ke dalam chamber
proses pengisian cairan infus untuk membuang udara dari selang infus sebelum disambungkan ke
pasien
proses memasukan cairan infus ke pasien
Berapa jarak roller clem yg tepat :
10 cm
5-6 cm
2-3 cm
3-5 cm
Berapa banyak Drip chamber seharusnya diisi
1/3
1/2
1/4
penuh
sebutkan perlengkapan yg perlu disiapkan saat Priming
cairan infus, alkohol swab
alkohol swab, bengkok, cairan infus
cairan infus, infus set, alkohol swab
infus set dan cairan infus
Setelah Priming hal apa yg harus diperhatikan
a. letak chamber harus tegak lurus setelah diisi cairan
b. letak chamber dan cairan infus boleh diletakan terbalik
A dan B benar
A dan B salah
Bagaimana cara menstabilkan vena yang akan kita infus
Bila pasien kedinginan / Badan dingin / pre syok gunakan penghangat
Untuk memperbesar vena dapat digunakan posisi yang ditusuk lebih tinggi daripada jantung
Jangan memukul vena karena bisa menyebabkan trauma
Pasien dianjurkan untuk meregangkan tangan
Berapa sudut saat kita menusukkan jarum infus
10-30 derajat
35-40 derajat
45-50 derajat
5-10 derajat
Manakah yang bukan cara mengkaji tempat penusukan ( cari, periksa dan raba vena yang tepat)
Pasang torniquet 10-15 cm diatas tempat tusukan
Pasang torniquet 15-17 cm dari atas tempat tusukan
Pasien dimohon untuk mengepalkan tangan dengan ibu jari di dalam
Bersihkan daerah tusukan dengan kapas alkohol
dibawah ini teknik menginfus dengan benar?
Menusuk vena dengan sudut 30 derajat dan lubang jarum menghadap ke bawah
Setelah dipastikan jarum masuk, turunkan posisi jarum 20 derajat dan tarik mandrin 0,5 cm, masukkan catether secara perlahan
Lakukan tehnik U saat melepas manrin dengan menekan port dan vena lalu segera sambungkan selang infus dengan catheter
Menusuk vena sengan sudut 30 derajat dan lubang jarum menghadap ke atas
Vena apa saja yang diperbolehkan untuk pemasangan infus
vena metacarpal
Vena cefalika
Vena Basilica
benar semua
Bagaimana cara menstabilkan vena yang akan kita infus
Bila pasien kedinginan / Badan dingin / pre syok gunakan penghangat
Untuk memperbesar vena dapat digunakan posisi yang ditusuk lebih tinggi daripada jantung
Jangan memukul vena karena bisa menyebabkan trauma
Pasien dianjurkan untuk meregangkan tangan
Hal- hal yang perlu disampaikan pada pasien setelah pemasangan infus:
Tanyakan pada pasien apakah terasa nyeri dan kesemutan area yang terpasang infus
Anjurkan pasien segera lapor perawat saat tempat pemasangan infus terasa nyeri, bengkak dan kemerahan
Berikan penjelasan tentang efek samping pemasangan infus
Hindari pergerakan pada area pemasangan infus
Hal-hal yang mempengaruhi penghitungan kecepatan infus, antara lain:
Faktor tetesan (alat infus set yang digunakan)
Kebutuhan cairan
Lamanya pemberian infus
Kondisi pasien
Tn.B dengan kasus DHF kebutuhan cairan 1500cc/24jam. Berapa tetesan per menit infus yang dibutuhkan?
25 tts/menit
23 tts/menit
20 tts/menit
18 tts/menit
Berapa kebutuhan cairan 3 jam, jika kecepatan tetesan 33 tts/menit?
200cc/ 3 jam
250cc/ 3 jam
300cc/ 3 jam
350cc/ 3 jam
Berikut manfaat yang kita peroleh saat kita menghitung cairan infus yang masuk dengan tepat:
Mengurangi kejadian phlebitis
Mempersingkat waktu pengobatan
Pemberian infus tepat sesuai kebutuhan pasien
Sebagai bentuk profesionalisme perawat
Berikut ini efek samping pemasangan infus
Plebitis
Ischemia
Emboli udara
plebitis dan emboli udara
benar semua
Apabila darah keluar dari selang infus >10mnt menyebabkan bekuan darah, apa bila bekuan darah masuk dalam aliran darah dapat menyebabkan kondisi medis yang serius berupa
Aritmia
Sepsis
Stroke
benar semua
salah semua
Tanda-tanda plebitis yang benar adalah :
Nyeri
Kemerahan
Bengkak
Panas
benar semua
Plebitis yang terjadi karena ukuran jarum yang terlalu besar sehingga menggangu aliran darah sekitarnya, serta menyebabkan infeksi pada dinding pembuluh darah, disebut :
Plebitis chemical
Plebitis mekanical
Plebitis bacterial
Plebitis post infusi
salah semua
Pengkajian lokasi vena yang akan ditusuk sesuai dengan kebutuhan yang benar adalah :
Pada pasien yang akan dilakukan tindakan angiografi, lokasi penusukan ditangan kiri
Pada pasien yang kontra indikasi ditangan kiri (fraktur, AV shunt, post mastektomi) lokasi penusukan ditangan kanan
Dahulukan keinginan pasien
benar semua
Bagaimana cara observasi area pemasangan
Dilakukan tiap Shiff terutama yang mendapat cairan pekat atau osmolaritas tinggi
Dilihat apakah ada kemerahan , bengkak tidak, nyeri tidak saat ditekan , teraba hangat atau dingin
Dokumentasikan di catatan keperawatan
untuk shiff pagi ( 8, 10, 13) siang 15,-17-20) malam (22-01,03,06)
Urutan cara menempel Dressing Film
1.Tempelkan Sebagian Dresing Film gunakan kedua tangan, Tempelkan sebagian lagi dengan menggunakan satu tangan
2.lepaskan plastic penutup Dressing Film
3Tulis pada stiker tanggal, jam, nama pemasang ditempel di pinggir dressing antara dresing dan kulit pasien
4.lepaskan penutup transparan dresing sebagian
1,2.3,4
4,2,1,3
4.1.2.3
2,1,4,3
