wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UH PUISI KELAS X

Total questions: 28

Worksheet time: 14mins

Name
Class
Date
1.

Jika kamu terus menunda.

Hilanglah sudah kesempatan berharga.


Salah satu ciri teks tersebut adalah . . . .

a)

bersajak a-a

b)

bersajak a-b

c)

larik 1 dan 2 tidak berhubungan

d)

terdapat sampiran

2.

Berakit-rakit ke hulu

Berenang-renang ke tepian.

Bersakit-sakit dahulu.

Bersenang-senang kemudian.


Bagian yang tergolong sampiran adalah . . . .

a)

baris 1 dan 3

b)

baris 2 dan 4

c)

baris 1 dan 2

d)

baris 3 dan 4

3.

Menyesal

Pagiku hilang sudah melayang

Hari mudaku sudah pergi

Sekarang petang datang membayang

Batang usiaku sudah tinggi

Aku lalai di hari pagi

Beta lengah di mata muda

Kini hidup meracun hati

Miskin ilmu. miskin harta

Ah, apa guna kusesalkan

Menyesal tua tiada berguna

Hanya menambah luka sukma

Kepada yang muda kuharapkan

Atur barisan di hari pagi

Menuju ke atas padang bakti!


Amanat yang sesuai dengan isi puisi diatas adalah....

a)

Atur barisan menuju cita-cita selagi masih muda

b)

Selagi muda carilah harta sebanyak-banyaknya

c)

Selagi muda tuntutlah ilmu dan bekerja keraslah

d)

Walaupun sudah tua tuntutlah ilmu

4.

"Jadilah orang iman dan bertakwa

Agar hidup selamat dan bahagia


Jika senantiasa menghargai sesama

Tentulah sahabat banyak di mana-mana


Berbaiklah kepada orang tua Anda

Niscaya hidupmu akan berkah dan bahagia"


Kutipan teks puisi rakyat di atas merupakan teks...

a)

A. Pantun

b)

B. Syair

c)

C. Gurindam

d)

D. Mantra

5.

Bacalah puisi berikut!


Demi negeri ....

Engkau korbankan waktumu

Demi bangsa ....

Rela kau taruhkan nyawamu

Maut menghadang di depan

Kau bilang itu hiburan


Tema puisi tersebut adalah ....

a)

Perlawanan

b)

Keberanian

c)

Kekejaman

d)

Perjuangan

6.

Bacalah kutipan syair berikut !


Wahai ananda peliharalah lidah

janganlah suka berkata salah

luruskan hati elokkan tingkah

jujur dan iklas jangan berubah


Arti kata elokkan dalam syair diatas adalah...

a)

menjadikan baik

b)

membuat indah

c)

menjadikan sopan

d)

membuat lembut

7.

Bacalah pantun rumpang berikut !


Adik kecil bergigi ompong

[...]

Jangan jadi anak pembohong

segeralah lakukan taubat


Larik yang tepat untuk melengkapi sampiran adalah ...

a)

gatal-gatal karena salah urat

b)

gigi ompong dipasang kawat

c)

jadi anak yang berbakat

d)

giginya habis dimakan ulat

8.

Pantun :

Hendak mencangkul di pinggir ladang

ada banyak semak berduri

Sebelum cari salahnya orang

lebih baik berkaca sendiri


Gurindam:

Lidah yang suka membenarkan dirinya

daripada yang lain dapat kesalahanya


Persamaan pantun dan gurindam diatas adalah ...

a)

struktur

b)

pesan

c)

bunyi

d)

bait

9.

Dalam masjid

Aku berusaha menetapi (1)

Lima kali dalam sehari (2)

Di depan mihrab memasrahkan diri (3)

Ke dalam hening suci (4)

Ke bawah keagungan abadi (5)


Larik yang menyimbolkan penyair taat beribadah ditunjukkan oleh angka ....

a)

1)

b)

2)

c)

3)

d)

4)

e)

5)

10.

....

Angin menggunting daun kering 1)

Terbanting nggelinding 2)

Antara tanah dan kerikil 3)

Kenangan datang dan pergi 4)

Tapi, tiada yang kembali 5)


Larik bermajas pada kutipan puisi tersebut ditunjukkan oleh larik angka ....

a)

1)

b)

2)

c)

3)

d)

4)

e)

5)

11.

Angin Kembara


Setiap desah adalah kembara

Ajarkan untuk bangkit dan jatuh

Cecapi tiap sudut dunia tanpa ragi

Amsal kaki melangkah tuk rengkuh ilmu

....


Kata yang melambangkan usaha dalam kutipan puisi tersebut adalah ....

a)

Ilmu

b)

Jatuh

c)

Kembara

d)

Rengkuh

e)

Melangkah

12.

Karangan Bunga


Tiga anak kecil

Dalam langkah malu-malu

Datang ke Salemba

Sore itu

“Ini dari kami bertiga

Pita hitam dalam karangan bunga

Sebab kami ikut berduka

Bagi kakak yang ditembak mati siang tadi.”


Maksud puisi tersebut adalah ....

a)

Menceritakan tiga anak kecil datang

b)

Menggambarkan anak kecil yang malu-malu

c)

Menceritakan peristiwa sore itu

d)

Menunjukkan pita hitam dalam karanga bunga

e)

Menggambarkan peristiwa kedukaan.

13.

Cermin , tak pernah berteriak, ia pun tak pernah

Meraung, tersedan, atau terisak

Meski apa pun yang terbalik di dalamnya;

Barangkali ia hanya bisa bertanya:

Mengapa kau seperti kehabisan suara?


(Sapardi Djoko Damono, Sihir Hujan, 1984)


Makna kata cermin yang bercetak miring pada baris pertama puisi tersebut adalah…

a)

Ketidakberdayaan seseorang.

b)

Cermin itu berkaca.

c)

Mengintropeksi diri.

d)

Kenyataan di dunia.

e)

Pengakuan dosa

14.

Cermin , tak pernah berteriak, ia pun tak pernah

Meraung, tersedan, atau terisak

Meski apa pun yang terbalik di dalamnya;

Barangkali ia hanya bisa bertanya:

Mengapa kau seperti kehabisan suara?


(Sapardi Djoko Damono, Sihir Hujan, 1984)


Maksud isi puisi tersebut adalah…

a)

Kehidupan ini bisa terlihat dalam cermin kehidupan kita

b)

Perjalanan seorang di dunia yang terbalik.

c)

Dalam hati manusia ada sifat baik dan buruk.

d)

Setiap orang harus intropeksi diri

e)

Setiap manusia harus mempunyai suara hati nurani.

15.

Damai

Karya : Ahmad IS

Garis biru yang indah

Kelak-kelok rumit yang indah

Padang biru yang tenang

Sejukkan mataku sepasang


Butiran-butiran ikuti arus menderu

Nyiur bermain dengan angin

Menghantarkan lamunan pada kesadaran

Akan kuasa-Mu


Makna lambang "Padang biru" pada larik ketiga bait pertama adalah ....

a)

Bendungan irigasi

b)

Kegiatan masyarakat

c)

Nafas kehidupan

d)

Pemandangan alam

e)

Awan di langit

16.

Damai

Karya : Ahmad IS

Garis biru yang indah

Kelak-kelok rumit yang indah

Padang biru yang tenang

Sejukkan mataku sepasang


Butiran-butiran ikuti arus menderu

Nyiur bermain dengan angin

Menghantarkan lamunan pada kesadaran

Akan kuasa-Mu


Maksud isi puisi tersebut adalah…

a)

Kekaguman terhadap kuasa Tuhan yang begitu indah dan menenteramkan.

b)

Menggugah hati manusia untuk menikmati kebesaran Tuhan.

c)

Menggambarkan keindahan alam di pegunungan yang berkelok-kelok.

d)

Mengajak umat manusia untuk memelihara keindahan alam di pedesaan.

e)

Memberikan gambaran tentang kehidupan di alam pegunungan

17.

Sajak Cinta Buatmu


Kupikir

Kau ibarat…

Yang meledak-ledak


Dan liat bila didiamkan

Ups!

Gurihmu membuatku suka

Diksi yang tepat untuk melengkapi puisi tersebut adalah ....

a)

Petir malam

b)

Gemuruh senja

c)

Berondong jagung

d)

Kacang dijemur

e)

Pesawat mendarat

18.

Hujan Bulan Juni

Tak ada yang lebih tabah

Dari hujan bulan Juni

….

Kepada pohon berbunga itu


Tak ada yang lebih bijak

Dari hujan bulan Juni

Dihapusnya jejak-jejak kakinya

Yang ragu-ragu di jalan itu (Sapardi Djoko Damono)


Larik bermajas untuk melengkapi puisi tersebut adalah ....

a)

Rintik hujan mengenai tubuhku

b)

Dikibaskannya tetesan rintik hujan di bahunya

c)

Dirahasiakannya rintik rindunya

d)

Hujan, rintik-rintik membasahi halaman

e)

Tanah menjadi basah meski hujan rintik-rintik

19.

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

Dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu

Kepada api yang menjadikannya abu


Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan

Kepada hujan yang menjadikannya tiada.


Suasana yang ada dalam kutipan puisi di atas adalah…

a)

Sedih

b)

Romantis

c)

Gembira

d)

Tenang

e)

Sunyi

20.

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

Dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu

Kepada api yang menjadikannya abu


Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan

Kepada hujan yang menjadikannya tiada.


Makna lambang kata abu adalah…

a)

Cinta

b)

Kesedihan

c)

Kelemahan

d)

Pengorbanan

e)

Kemesraan

21.

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

Dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu

Kepada api yang menjadikannya abu


Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan

Kepada hujan yang menjadikannya tiada.


Makna lambang kata abu adalah…

a)

Cinta

b)

Kesedihan

c)

Kelemahan

d)

Pengorbanan

e)

Kemesraan

22.

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

Dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu

Kepada api yang menjadikannya abu


Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan

Kepada hujan yang menjadikannya tiada.


Maksud larik puisi tersebut adalah…

a)

Cinta yang tulus diwujudkan dengan tingkah laku.

b)

Mencintai seseorang dengan tulus dan apa adanya.

c)

Mencintai dengan tulus harus dengan mengobral kata-kata.

d)

Mencintai secara sederhana akan abadi selamanya.

e)

Cinta yang tulus akan melindungi sang kekasih dari apa pun.

23.

Dalam Kereta

Hujan menebal jendela

Semarang, Solo…. makin dekat saja

Menangkap senja

Menguak purnama

….

Menjengking kereta Menjengking jiwa

Sayatan terus ke dada

(Chairil Anwar)


Kalimat bermajas personifikasi yang tepat untuk melengkapi puisi tersebut adalah….

a)

Cahaya menyayat mulut dan mata.

b)

Engkau menahan rasa takut

c)

Tak kuasa diri menahan tangis

d)

Sesak napas karena debu

e)

Menatap wajahmu yang cantik

24.

Puisi 1

Kita saksikan


Kita saksikan burung-burung lintas di udara

Kita saksikan awan-awan kecil di langit Utara

Waktu itu cuaca pun senyap tiba-tiba

Sudah sejak lama, sejak lama kita tak mengenalnya.

....

(Dukamu Abadi, Sapardi D.D.)


Puisi 2

Api Unggun


Diam tenang kami memandang

Api unggun menyala riang

Menjilati, meloncat menari girang,

Berkilat-kilat bersinar terang.

...

(Intojo)


Perbedaan penggunaan bahasa dalam kedua puisi tersebut adalah ....

a)

Puisi 1 menggunakan ungkapan.

Puisi 2 menggunakan bahasa lugas.

b)

Puisi 1 menggunakan ungkapan

Puisi 2 menggunakan majas.

c)

Puisi 1 menggunakan bahasa lugas.

Puisi 2 menggunakan ungkapan.

d)

Puisi 1 menggunakan majas.

Puisi 2 menggunakan bahasa lugas.

e)

Puisi 1 menggunakan bahasa lugas.

Puisi 2 menggunakan majas.

25.

Ibarat


Hidup di dunia seperti berdagang

Membawa untung kian kemarimenemouh Padang beberapa negeri

Mencari kain pembalut tulang

....

(M. Jamin)


Majas yang digunakan dalam larik pertama puisi tersebut adalah ....

a)

Personifikasi

b)

Hiperbola

c)

Repetisi

d)

Metafora

e)

Asosiasi

26.

Dengan mata terasa pahit senyummu

Dengan ujung jariku terasa hambar jabatanmu

Dengan telingaku terasa pedas sapaanmu

....


Kutipan bait puisi tersebut menggunakan citraan ....

a)

Penglihatan

b)

Penciuman

c)

Peraba

d)

Pengecap

e)

Pendengaran

27.

Larik berikut yang tidak menggambarkan kerendahan hati adalah ....

a)

Di rundung duka, aku tersenyum

Aku memenangkan tragedimu

b)

Jangan kau aku terbasuh oleh kau,

Biar saja aku yang membasuh atas kau

Dan segala kebaikanmu

c)

Aku yang tiada berjubah

Kau sentuh jari kakimu pun sudah bahagia

d)

Tak usah berpesta untukku,

Aku hanya sekedar mengembalikan senyummu

Seporsi saja cumul untuk kita

e)

Nasi tiada berwarna beserta gelas terisi air

Cukup pun tiada mengapa

Jika bersama kau

28.

Dengan adanya irama, puisi yang ditulis dapat disajikan dengan indah, sehingga mampu memengaruhi ketertarikan pembaca atau pendengar terhadap puisi. Berdasarkan pernyataan tersebut, pengertian irama adalah....

a)

Karya sasrta hasil ungkapan pemikiran dan perasaan manusia.

b)

Penyusunan bunyi dari kata-kata dalam sebuah puisi.

c)

Pergantian, keras lembut, lambat cepat, panjang pendek, atau tinggi rendahnya pengucapan kata dalam puisi.

d)

Hasil dari upaya memilih kata kata tertentu untuk dipakai dalam suatu tuturan bahasa.

e)

Bentuk karya sastra dari hasil ungkapan dan perasaan penyair