NEW
Font size
WorksheetsULANGAN HARIAN II SEMESTER GENAP KELAS 8C
Total questions: 25
Worksheet time: 13mins
Diantara pernyataan di bawah ini, manakah yang melatar belakangi lahirnya Sumpah Pemuda adalah ....
Tingginya semangat perjuangan tiap daerah di Indonesia
Munculnya kesadaran pada kaum muda untuk mewujudkan kemerdekaan Indonesia
Munculnya kesadaran kaum muda akan pentingnya persatuan dan kesatuan dalam perjuangan mencapai kemerdekaan
Munculnya kesadaran kaum muda bahwa kemerdekaan hanya dapat dicapai dengan persenjataan yang sangat lengkap dan canggih
Kebangkitan Nasional memicu tumbuh dan berkembangnya berbagai organisasi/ perkumpulan pemuda di seluruh wilayah Indonesia. Namun perjuangan organisasi itu masih bersifat mandiri dan belum terkoordinir dalam satu konsep komando persatuan dan kesatuan bangsa. Menyikapi hal tersebut dikeluarkanlah gagasan untuk membentuk pertemuan besar (Kongres Pemuda) agar dihadiri oleh semua wakil organisasi di seluruh Indonesia.
Organisasi yang memprakarsai/menggagas diadakannya Kongres Pemuda adalah ....
Budi Utomo
Indische Partij
Perhimpunan Indonesia
PPPI (Perhimpunan Pemuda Pelajar Indonesia )
Kongres Pemuda I dilaksanakan pada tanggal ....
30 April - 2 Mei 1926
28 April – 1 Juni 1926
27 - 28 Oktober 1926
27 - 28 Oktober 1928
Tujuan Kongres Pemuda I disampaikan oleh Ketua Kongres Pemuda I (Muhammad Tabrani) adalah untuk ....
membangkitkan semangat kerjasama antara penjajah dengan berbagai organisasi pemuda
membangkitkan semangat kerjasama antar perhimpunan Indonesia
Mengusahakan perbaikan pendidikan dan pengajaran
Membangkitkan semangat kerjasama antar negara
Keputusan Kongres Pemuda I:
1) Seluruh perkumpulan pemuda berupaya untuk menggalang persatuan organisasi pemuda dalam suatu wadah
2) Membangkitkan dan mempertajam peranan bahasa dan budaya
3) Cita-cita merdeka menjadi cita-cita seluruh pemuda Indonesia
4) Mengakui dan menerima cita-cita persatuan Indonesia.
Tiga Keputusan yang dihasilkan pada Kongres Pemuda I ditunjukkan oleh nomor
1, 2 dan 3
1, 2 dan 4
2, 3 dan 4
3,1 dan 4
Kongres Pemuda I ternyata belum melahirkan satu bentuk konsep untuk mempersatukan anak bangsa, sehingga perjuangan dilanjutkan dengan mengadakan Kongres Pemuda II pada tanggal ....
30 April - 2 Mei 1926
27 - 28 Oktober 1928
29 Mei – 1 Juni 1945
10 – 16 Juli 1945
Kongres Pemuda II diadakan di Batavia 3 tempat yakni
Gedung Katholieke Jongenlingen Bond (KJB, Gedung Oost-Java-Bioscoop dan Gedung Indonesische Clubgebouw
Gedung Katholieke Jongenlingen Bond (KJB, Gedung Oost-Java-Bioscoop dan Senayan
Gedung Katholieke Jongenlingen Bond (KJB, Gedung Oost-Java-Bioscoop dan Bappenas
Gedung Katholieke Jongenlingen Bond (KJB, Gedung Oost-Java-Bioscoop dan Pancasila
Setelah Pembukaan Kogres Pemuda II, M. Yamin di beri kesempatan berpidato, dengan tema Lima faktor yang bisa memperkuat persatuan Indonesia yaitu
sejarah, bahasa, hukum adat, pendidikan dan kemauan
sejarah, politik, ekonomi, hukum dan pendidikan
sejarah, kemauan, kejayaan, bahasa dan pendidikan
politik, ekonomi, cita-cita, bahasa dan hukum
Topik pembicaraan yang dibahas pada hari ke-2 dalam Kongres Pemuda II adalah
Pembukaan Kongres
Faktor yang bisa memperkuat persatuan Indonesia
Gerakan Kepanduan sejak dini mendidik anak-anak dan disiplin diri
Pendidikan kebangsaan dan harus ada keseimbangan antara pendidikan di sekolah dan di rumah
Momentum persatuan dan kesatuan diwujudnyatakan pada Kongres Pemuda II dalam Ikrar Sumpah Pemuda yang disusun dan ditulis dalam secarik kertas atas ide dan gagasan sendiri yaitu oleh
Soegondo Djojopuspito
R.M.Djoko Marsaid
Mohammad Yamin
Amir Syarifuddin
Ikrar Sumpah Pemuda ini dibacakan dan dicetuskan oleh Ketua Kongres Pemuda II sebagai momentum persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, pada tanggal
30 April 1926
20 Mai 1926
28 Oktober 1928
11 November 1945
Perhatikan teks berikut!
(1). Kami putra dan putri Indonesia menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia
(2). Kami putra dan putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia
(3). Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia
Susunan teks Sumpah Pemuda diatas yang tepat ditunjukkan oleh nomor urut
(3), (2), (1)
(1), (3), (2)
(1), (2), (3)
(2), (3), (1)
Makna isi Sumpah Pemuda, Kami putra putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia, adalah ....
Seluruh wilayah Indonesia dari Sabang sampai Merauke daratan dan lautan termasuk kekayaan alam dan udara yang berada di atasnya merupakan satu kesatuan wilayah tanah air Indonesia
Seluruh wilayah Indonesia daratan dan lautan dari Sabang sampai Merauke termasuk selat Malaka merupakan satu kesatuan wilayah tanah air Indonesia
Bersatunya semua orang yang ada di wilayah Indonesia sebagai warga negara Indonesia
Bersatunya seluruh kepulauan menjadi wilayah negara Indonesia
Makna Isi Sumpah Pemuda kami putra putri Indonesia mengaku berbangsa satu, bangsa Indonesia adalah
Bersatunya seluruh daerah yang menjadi wilayah negara Indonesia
Bersatunya berbagai suku, agama dan keturunan berbagai bangsa
Bangsa yang unik memiliki keinginan yang berbeda satu sama lainya
Keragaman bangsa Indonesia dimaknai sebagai satu kesatuan bangsa yang saling mengisi dan saling membutuhkan satu sama lainya
Makna isi Sumpah Pemuda kami putra putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan bahasa Indonesia adalah
Bahasa Indonesia merupakan bahasa resmi persatuan yang mengikat dan mempersatukan keberagaman bangsa yang ada dalam mewujudkan tujuan dan cita-cita bersama
Bahasa Indonesia hanya digunaan sebagai alat komunikasi dalam pertemuan resmi kenegaraan
Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi yang digunakan sebagai alat komunikasi antar negara
Bahasa Indonesia adalah bahasa negara dan sebagai alat komunikasi antar bangsa
Sumpah pemuda dimaknai sebagai ikrar yang sakral, yang telah menyatukan konsep perjuangan bangsa Indonesia dalam bentuk perjuangan yang lebih terorganisir dan mengutamakan perjuangan melalui negosiasi. Manfaat/keuntugan yang diperolah bangsa Indonesia berjuang melalui negosiasi adalah
Perjuangan membutuhkan ketangkasan fisik anak bangsa
Perjuangan meminimalisir (memperkecil) jatuhnya korban jiwa, raga dan harta benda
Perjuangan kurang mendapatkan dukungan luar negeri
Perjuangan lebih banyak memakan waktu, tenaga
Tokoh bangsa yang mengemas perjuangannya dengan mengeluarkan berbagai ide dan gagasan di bidang Pendidikan sehingga dia dikenal sebagai
“Bapak Pendidikan Indonesia” adalah
Wahidin Soedirohusodo
Wage Rudolf Supratman
Ki Hajar Dewantara
Mohammad Yamin
Tokoh bangsa yang mengemas perjuangan degan mengembangkan ide-ide dan gagasan cemerlangnya menyusun konsep persatuan dan kesatuan bangsa (Ikrar Sumpah Pemuda), dan mengajukan konsep 2 paket rumusan Dasar Negara Idonesia beserta ikut bersama dalam perumusan UUD Negara RI Tahun 1945 adalah
Moh. Hatta
Ir Soekarno
WR. Supratman
Mohammad Yamin
Para Tokoh bangsa menunjukkan perjuangannya sesuai kemampuannya masing-masing. Tokoh bangsa yang mengemas dan memicu semangat juang para pemuda Indonesia melalui sya’ir puisi berjudul “Aku” sehigga dia dikenal dengan julukan “Si Binatang Jalang” adalah
Wage Rudolf Supratman
Wolter Monginsidi
Chairil Anwar
Sutan Syahrir
Tokoh bangsa yang dikenal sebagai Tokoh Agama Islam, seorang ahli Tasauf (Ilmu Tauhid), penterjemah Al Qur’an, seorang Sastrawan terkenal dengan berbagai karya sastranya, ahli Filsafat, ahli Ilmu Falak namun belajar secara otodidak (tanpa melalui jenjang pendidikan, adalah
Buya Hamka
Hj. Agus Salim
K. H. Ahmad Dahlan
K.H. Wachid Hasyiim
Sebagai penghormatan terhadap para pahlawan maka tugas generasi penerus bangsa adalah
belajar dengan rajin agar memiliki sumber daya manusia yang handal
mempertahankan dan mengisi kemerdekaan dengan pembangunan
bekerja keras untuk mencapai kejayaan nusa dan bangsa
rajin melaksanakan upacara untuk mengenang jasa negara
Persatuan dan kesatuan bangsa akan terbina dengan kuat jika dilandasi dengan ikatan kekeluargaan yang tinggi antar warga negara Indonesia. Bentuk sikap hidup masyarakat yang dilandasi rasa kekeluargaan yang tinggi itu antara lain ....
Saling menyaingi, saling menyalahkan dan saling bersiteru
Saling peduli, saling mempercayai dan saling bertanggung jawab
Saling menyayangi, saling membenci dan saling bertanggung jawab
Saling menguntungkan, saling mengasihi dan saling menyayangi
Untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia maka para pemuda sangat perlu memahami simbol-simbol pemersatu bangsa dan negara bagaimana memperlakukan simbol-simbol negara tersebut demi tetap berdiri kukuhnya NKRI.
Larangan memperlakukan simbol negara:
1) Merusak, menyobek, menginjak-injak, membakar, atau melakukan perbuatan lain dengan maksud menudai, menghina, atau merendahkan kehormatannya.
2) Memakainya untuk reklame atau iklan komersial.
3) Mengibarkan yang rusak, robek, luntur, kusut, atau kusam.
4) Mencetak, menyulam, dan menulis huruf, angka, gambar atau tanda lain da memasang lencana atau benda apapun di atasnya
5) Memakai untuk langit-langit, atap, pembungkus barang, dan tutup barang yang dapat menurunkan kehormatannya
Ketentuan ini merupakan larangan perlakuan terhadap salah satu simbol negara, yaitu ....
Lambang Negara Garuda Pancasila
Bahasa Persatuan Bahasa Indonesia
Lagu Kebangsaan Indonesia Raya
Bendera Negara Merah Putih
Nilai-nilai yang terkandung dalam Sumpah Pemuda:
1) Persatuan
2) Saling peduli dan berbagi
3) Rela berkorban
4) Demokratis dan saling menghargai
5) Cinta tanah air dan bangsa
Angkasa bersama teman-temannya adalah siswa SMP Negeri 3 Padang Panjang. Mereka selalu menyadari peran K.5 dalam menjaga keutuhan, kenyamanan dan keasrian lingkungan sekolahnya. Mereka tidak hanya rajin belajar, namun juga sangat senang perpartisipasi menjaga keutuhan fasilitas sekolah dan kebersihan lingkungan sekolah.
Sebab mereka menganggap menjaga kebersihan sekolah merupakan bentuk ucapan terima kasihnya kepada sekolah dan negara yang telah menfasilitasi dirinya mempersiapkan masa depannya kelak. Semuanya bekerjasama dengan kompak, penuh kesadaran dan tanggung jawab tanpa harus diawasi oleh Guru-guru.
Perilaku yang ditampilkan oleh Angkasa bersama teman-temannya adalah bentuk penerapan nilai-nilai yang terkandung dalam Sumpah Pemuda, khususnya ditunjukkan oleh nomor ....
1, 2 dan 3
1, 3 dan 5
2, 3 dan 4
3, 4 dan 5
Setiap orang mempunyai hak untuk mengaktualisasikan diri guna mencapai keinginan tertinggi yang diinginkan. Namun tidak semua orang dapat menyelaraskan antara keinginan dengan kemampuan yang dimlikinya, apalagi antara keinginan dengan ketentuan yang berlaku dalam masyarakat. Kecendrungan generasi sekarang menyalurkan apa yang dinginkannya tanpa memperhitungkan apakah yang diinginkannya tersebut benar atau tidak. Bahkan mungkin hanya sekedar mengikuti trend masa itu. Mereka lupa dan bahkan tidak peduli akan akibat yang timbul baik pada lingkungannya (keluarganya), masyarakat sekitarnya, atau bahkan termasuk pada dirinya sendiri. Pada hal mereka hidup di era yang penuh dengan tantangan.
Nilai semangat Sumpah Pemuda yang kurang/diabaikan oleh generasi tersebut dalam mengaktualisasikan dirinya adalah ....
Nilai potensi diri dan tanggung jawab
Hak yang seharusnya dimiliki serta cita-cita yang seharusnya digapai
Karakter yang harus ditampilkan sebagai generasi muda
Semua pernyataan adalah benar
