wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

KUIS 7

Total questions: 10

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Pada keadaan darurat setelah bencana longsor di desa, kader kesehatan dan perawat melakukan koordinasi untuk melakukan penyelamatan bencana dengan turun langsung ke area bencana setelah kondisi aman. Apakah tindakan yang perlu dilakukan segera oleh perawat dalam situasi tersebut?

a)

Melakukan koordinasi dengan masyarakat tentang jalur penyelamatan

b)

Berkoordinasi dengan tim dokter untuk persiapan rumah sakit lapangan

c)

menghubungi tim SAR yang berpengalaman untuk penyelamatan

d)

menunggu waktu yang aman untuk melakukan pertolongan

e)

melakukan triage bencana pada korban

2.

Setelah kejadian bencana, perawat dan keder mulai mengkaji dan mengidentifikasi berbagai masalah yang muncul untuk kesiapan dan kemandirian masyarakat jike bencana serupa datang kembali. Apakah upaya yang tepat dilakukan perawat kepada masyarakat tersebut?

a)

pembuatan jalur evakuasi

b)

pelatihan simulasi bencana

c)

pembentukan desa siaga bencana

d)

pembuatan peta evakuasi bencana

e)

menjalin kerjasama dengan lembaga swadaya masyarakat

3.

Tn K usia 43 tahun dirawat di penyakit dalam dengan keluhan sesak napas. Hasil pengkajian TD 130/80 mmHg, nadi 88 kali/menit, napas 24 kali/menit, hasil X-ray thoraks menunjukkan adanya pleuritis dextra. saat ini perawat melakukan pemeriksaan fisik paru pada tahap auskultasi. apakah hasil pemeriksaan pada kasus tersbeut?

a)

ronkhi

b)

vesikuler

c)

wheezing

d)

bronchial

e)

frinction rub

4.

Seorang laki-laki berusia 39 tahun, dirawat diruangan penyakit dalam dengan keluhan sakit saat menelan. Hasil pemeriksaan didapatkan makan habis 1/3 porsi, bau napas tidak sedap, cegukan, regurgitasi makanan, rasa penuh pada epigastrium, badan terlihat kurus, IMT 15. Pasien tampak gelisah, Nilai Hb 9,0 gr/dl, hasil pemeriksaan patologi anatomi menunjukkan adanya keganasan pada esophagus. Apakah tindakan keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?

a)

Kaji status nyeri pasien

b)

Kaji status nyeri pasien

c)

Berikan intake nutrisi adekuat

d)

Ajarkan tehnik relaksasi nafas dalam

e)

Ajarkan tehnik relaksasi nafas dalam

5.

Seorang laki-laki berusia 45 tahun dirawat diruangan penyakit dalam dengan keluhan mudah lelah saat beraktivitas. Hasil pengkajian didapatkan data pasien mengatakan sering terjaga saat tidur karena sesak, distensi vena jugularis, ictus cordis lebih dari 2 cm, edema pada ekstremitas bawah. Tekanan Darah 100/60 mmHg, frekuensi nadi 90x/mnt, frekuensi napas 28x/mnt, Suhu 36.50C. Apakah tindakan keperawatan yang tepat?

a)

Batasi aktivitas

b)

Batasi intake cairan

c)

Monitor intake output

d)

Kolaborasi pemberian oksigen

e)

Kaji tingkat pengetahuan pasien

6.

Seorang perempuan berusia 35 tahun, dirawat di ruang penyakit dalam dengan keluhan mual muntah. Hasil pengkajian didapatkan data pasien terlihat lemas dan makan hanya 2 sendok, kulit pasien kuning, sklera pasien ikterik, kuku pasien kuning. Nilai bilirubin direk: 2,5 mg/dl, SGOT: 50 unit, SGPT: 45 unit, albumin: 2,5, terdapat asites. Apakah tindakan keperawatan yang tepat?

a)

Kaji tingkat kesadaran

b)

Kaji tingkat toleransi aktivitas

c)

Kaji rasa tidak nyaman pada area kulit

d)

Berikan diet tinggi karbohidrat dengan asupan protein

e)

Tinggikan bagian kepala tempat tidur selama pasien makan

7.

Seorang laki-laki berusia 67 tahun, dirawat diruang penyakit syaraf dengan keluhan tibatiba tangan dan kaki kanan tidak bisa digerakkan. Hasil pemeriksaan didapatkan data wajah tidak simetris, bicara pasien tidak jelas, penglihatan kabur, disfagia dan sulit makan. TD 170/100 mmHg, frekuensi nadi 67x/mnt, frekuensi nafas 20x/mnt, suhu 36,60C. Apakah masalah keperawatan utama pada kasus tersebut?

a)

Gangguan mobilitas fisik

b)

Gangguan sensori persepsi

c)

Gangguan pemenuhan nutrisi

d)

Gangguan perfusi jaringan serebral

e)

Gangguan kelebihan volume cairan

8.

Seorang perempuan berusia 27 tahun dirawat diruang penyakit syaraf dengan keluhan penurunan kesadran. Hasil pemeriksaan didapatkan racoone eye, GCS 12, ada retraksi dinding dada, pernafasan cuping hidung, menggunakan otot bantu nafas, posisi tidur semi fowler, terpasang NGT, pasien gelisah. TD 120/80 mmHg, frekuensi nadi 103 x/mnt, frekuensi napas 28 x/mnt, suhu 36,90C. Apakah masalah keperawatan yang tepat?

a)

Gangguan pola tidur

b)

Pola nafas tidak efektif

c)

Gangguan pertukaran gas

d)

Bersihan jalan nafas tidak efektif

e)

Perubahan pemenuhan kebutuhan nutrisi

9.

Seorang perempuan berusia 50 tahun di rawat di ruang penyakit dalam mendapatkan terapi cairan via infus dengan kecepatan 21 tetes/menit. Pasien mengeluhkan nyeri pada area insersi. Hasil pengkajian didapatkan pada daerah radialis berwarna merah, bengkak, hangat dan nyeri. TD 120/80mmHg, frekuensi nadi 90x/menit, frekuensi napas 20x/menit, suhu 380 C. Apakah intervensi keperawatan prioritas pada kasus tersebut?

a)

Memasang iv catheter di tempat baru

b)

Mengompres hangat daerah insersi

c)

Memperlambat tetesan infus

d)

Mengubah posisi tangan

e)

Menghentikan infus

10.

Seorang laki-laki berusia 34 tahun datang ke UGD dengan keluhan mencret. Hasil pengkajian diketahui frekuensi 10x per hari, perut dirasaakan nyeri melilit dengan skala 5 (0- 10) yang datang sekali kali, mual muntah, kejadian sejak 3 hari yang lalu. Pasien tampak lemah, menyatakan tidak bisa tidur, turgor kulit kurang baik. TD 100/65mmHg, frekuensi nadi 95x/menit, frekuensi napas 22x/menit, suhu 38,50C. Apakah masalah keperawatan prioritas pada kakus tersebut?

a)

Gangguan nutrisi kurang dari kebutuhan

b)

Kekurangan cairan dan elektrolit

c)

Mual

d)

Hipertermi

e)

Nyeri