wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Latiahn Soal Anekdot

Total questions: 50

Worksheet time: 3hrs 30mins

Name
Class
Date
1.

Bagian orientasi pada teks anekdot berisi tentang ...

a)

bagian yang memperlihatkan tanggapan atau respons dari suatu masalah

b)

bagian yang menjelaskan mengenai masalah utama

c)

bagian akhir teks yang memberikan simpulan

d)

bagian yang menunjukkan awal kejadian cerita/latar belakang cerita

e)

bagian yang menunjukkan penyelesaian masalah

2.

Suatu hari Budi dalam perjalanan pulang dengan mengendarai sebuah mobil. Saat itu malam hari dan hujan turun dengan lebat. Sial bagi budi, lampu depan mobilnya padam.

Karena tidak ada penerangan yang cukup, Budi mengikuti lampu belakang mobil di depannya.

Tiba-tiba mobil yang diikuti Budi berhenti mendadak, dan mengakibatkan Budi menabrak mobil tersebut.

Budi : "Ini bukan salah saya, salah kamu yang berhenti mendadak!" (sambil menantang)

Sopir : "Itu jelas salahmu!"

Budi : "Kok bisa, jelas-jelas kamu yang berhenti mendadak!" (masih dengan nada menantang)

Sopir : "Kamu kira ini di mana? Di sini kan garasi rumahku!"

Tokoh utama pada kutipan anekdot tersebut adalah ...

a)

Budi

b)

Sopir

c)

Seseorang

d)

Mobil

e)

Orang sial

3.

Susunlah anekdot berikut ini sesuai dengan strukturnya!

1. Bu guru pun tersenyum

2. Siapa yang bisa membuat perumpamaan bagi penegakan hukum di negeri kita? Tanya Bu guru di depan kelas.

3. Bu guru bertanya kenapa disebut hukum kantong kresek

4. Tidak lama kemudian seorang anak menjawab dengan lantang

5. Hukum kantong kresek Bu, kata anak itu.

6. Hanya bisa menyelesaikan kasus kecil Bu, kalau kasus besar tidak pernah muat.

a)

1-2-3-4-5-6

b)

2-4-5-3-6-1

c)

2-4-3-5-1-6

d)

1-2-4-5-3-6

e)

3-2-1-4-5-6

4.

Kita dapat memahami teks anekdot dan dapat memanfaatkannya sebagai sarana untuk...

a)

Menyelesaikan persoalan-persoalan yang kita hadapi di dunia nyata

b)

Mempertahankan bangsa agar berpegang tegus terhadap Pancasila

c)

Sumber aktualisasi diri penggunanya pada konteks sosial-budaya akademis

d)

Menyampaikan kritik terhadap persoalan-persoalan pada bidang-bidang layanan tersebut

e)

Memperoleh ilmu pengetahuan melalui pendidikan

5.

Bacalah teks anekdot tersebut!

Kisah Pemulung

Pada siang hari di sebuah kompleks perumahaan yang kelihatan mewah terjadi perdebatan antara Pak RT dan Pak Pemulung. Masalah yang mereka debatkan adalah hal remeh yaitu di lingkungan perumahan itu, memang sudah banyak ditempel papan dengan tulisan “Pemulung Dilarang Masuk”, tetapi masih saja ada pemulung yang tidak menaati aturan tersebut.

Pak RT: “Pak sedang cari apa di tempat sampah itu?”

Pemulung :“Ya, sudah tentu cari barang bekas atau botol plastik yang dapat didaur ulang.”

Pak RT : “Maaf ya Pak, Bapak dapat baca tulisan yang ada di depan pintu gerbang perumahan ini, tidak?”

Pemulung :“Emang tulisannya apa, Pak?”

Pak RT: “Di papan itu tertulis Pemulung Dilarang Masuk, lantas kenapa Bapak nekat masuk di perumahan ini?”

Pemulung : “Yah, Pak RT ini gimana sih… kalau saya bisa baca tulisan yang di papan itu, tentu saya tidak akan jadi pemulung, Pak!”

Pak RT kemudian terdiam membisu dan berpikir bahwa jawaban pemulung itu ada benarnya juga. Pemulung tadi ternyata buta huruf, jelaslah ia tidak bisa baca papan larangan pemulung.

Dari segi makna tersirat, teks anekdot di atas dapat diinterpretasikan sebagai...

a)

Masih banyak orang miskin di sekitar kita!

b)

Pemulung dilarang masuk!

c)

Banyak pemulung yang tidak menaati peraturan.

d)

Ternyata angka buta aksara disekitar kita masih banyak.

e)

Teranyata masih banyak pemulung disekitar kita.

6.

PUNTUNG ROKOK

Singapura termasuk salah satu negara yang bersih. Siapa pun yang membuang sampah sembarangan bisa didenda, meskipun hanya membuang puntung rokok. Suatu ketika Azam sedang berlibur, tetapi tampaknya ia tak tahu akan adanya peraturan itu. Ia merokok sendirian sambil duduk di bangku. Karena rokoknya sudah hampir habis, ia membuang puntung rokoknya begitu saja dan jatuh persis di sisi kaki kirinya.


Tanpa disangka-sangka, tiba-tiba datang petugas dan menegur Azam dengan suara tegas, "Tahukah Anda bahwa Anda telah melakukan pelanggaran?"

"Tidak tahu. Apa gerangan yang telah saya perbuat?" jawab Azam.

"Anda telah membuang sampah sembarangan, yaitu puntung rokok," tegas petugas itu.

Dengan sigap Azam menjawab, "Oh... Maaf terjatuh."

Lalu, diambilnya puntung rokok itu serta langsung diisapnya lagi. Petugas itu hanya terbelalak keheranan. Kemudian, ia pergi meninggalkan Azam.


Isi dari teks anekdot tersebut ...

a)

Perlunya aturan membuang sampah.

b)

Singapura adalah salah satu negara yang bersih.

c)

Menyindir orang yang tidak menaati aturan membuang sampah.

d)

Denda terhadap kesalahan membuang sampah sembarangan.

e)

Petugas yang heran dengan sikap Azam.

7.

Bacalah kutipan teks berikut!

Malam itu tampak dingin. Andi dan adiknya kembali ke masjid untuk mencari pasangan sandal adiknya. Namun, nasib buruk bagi Andi karena warga mencurigainya sebagai pencuri. Andi pun dihakimi oleh massa.

"Saya tidak mencuri, saya hanya mencari pasangan sandal adik saya yang hilang," sahut Andi.

Adiknya hanya diam ketakutan.

"Bagaimana, apakah kita lanjutkan hukuman ini?" kata kepala kampung.

"Lanjutkan saja, hajar dia supaya dia kapok mencuri sandal di masjid kita!" seru warga.

Kritik yang hendak disampaikan melalui teks anekdot tersebut adalah ...

a)

banyaknya kasus pencurian sandal di masjid

b)

anak yang ceroboh karena meninggalkan sandal

c)

kebanyakan masyarakat yang suka main hakim sendiri

d)

kepala kampung yang mengayomi warganya

e)

hukuman untuk pencuri sandal

8.

Salah satu kaidah dalam cerita anekdot adalah penggunaan waktu lampau. Berikut yang termasuk penggunaan waktu lampau adalah ...

a)

Pada suatu waktu lalu ada seorang raja bermimpi

b)

Sekaranglah saatnya belajar membuat anekdot

c)

Besok ramai-ramai mereka berdemo

d)

Mengapa semua terjadi?

e)

Anekdot memang perlu dibaca agar memberi nilai tambah

9.

Tikus berekor panjang memang ganas, ... lebih ganas tikus berdasi.


Konjungsi yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang kalimat tersebut adalah ...

a)

Sedangkan

b)

Lalu

c)

Tetapi

d)

Dan

e)

Kemudian

10.

Berikut ini , yang termasuk teks anekdot adalah….

a)

Harimau (Panthera tigris) digolongkan ke dalam mamalia, yaitu binatang yang menyusui. “Kucing besar”itu adalah hewan pemangsa dan pemakan daging. Harimau dapat mencapai tinggi 1,5 meter, panjang 3,3 meter, dan berat 300 kilogram. Bulunya berwarna putih dan cokelat keemasan-emasan dengan belang atau loreng berwarna hitam

b)

Saudara-saudara yang saya hormati, Beberapa hari yang lalu, masyarakat sedang merayakan pesta demokrasi—memilih presiden dan wakil presiden secara langsung.Saya berharap, siapapun yang menjadi presiden dan wakil presiden, kita harus berlapang dada untuk menerima segala kebijakannya.

c)

Pernahkah Anda membuat SIM, misalnya SIM C? Mengurus SIM tentu memerlukan waktu dan biaya. Tulisan ini bertujuan untuk berbagi pengalaman dalam mengurus SIM C dengan jalan yang benar.

d)

Perdagangan bebas yang diusung oleh sebuah negara dipastikan dapat menguntungkan atau merugikan negara yang bersangkutan. Dampak negatif kebijakan politik negara di sektor ekonomi ini mudah kita temukan di Indonesia.

e)

Ibu-ibu sedang kerja bakti membersihkan jalan desa pada pagi hari. Suasana terkesan ramai, obrolan seputar harga, gosip, dan anak. “Wah, bulan ini banyak pangeluaran. Anak saya masuk kuliah dan adiknya masuk SMA,” kata Bu Tini “Semua ternak saya, saya sekolahkan Bu biar pintar” sambung Bu Tini “He..he..he” tawa Bu Romlah renyah Mereka pun melanjutkan membersihkan rumput di kanan dan kiri

11.

Suatu hari, Budi dalam perjalanan pulang dengan mengendarai sebuah mobil. Saat itu, malam hari dan hujan turun dengan lebat. Sial bagi budi, lampu depan mobilnya padam.

Karena tidak ada penerangan yang cukup, Budi mengikuti lampu belakang mobil di depannya.

Tiba-tiba mobil yang diikuti Budi berhenti mendadak, dan mengakibatkan Budi menabrak mobil tersebut.

Budi : "Ini bukan salah saya, salah kamu yang berhenti mendadak!" (sambil menantang)

Sopir : "Itu jelas salahmu!"

Budi : "Kok bisa, jelas-jelas kamu yang berhenti mendadak!" (masih dengan nada menantang)

Sopir : "Kamu kira ini di mana? Di sini kan garasi rumahku!"


Bagian dari cerita tersebut yang merupakan latar adalah ...

a)

Garasi

b)

Mobil

c)

Tempat parkir umum

d)

Jalan raya

e)

Rumah seseorang

12.

Odah : "Mas Onyod! Hati-hati, jangan kebut-kebutan ah! sering-sering direm, Mas! Aku takut nih, Mas ngebut banget!"


Dalam penggalan teks anekdot tersebut, terdapat kaidah kebahasaan yaitu ...

a)

Menggunakan waktu lampau

b)

Menggunakan pertanyaan retorik

c)

Menggunakan kata kerja pasif

d)

Menggunakan kata kerja aktif

e)

Menggunakan kalimat perintah

13.

Andi kehilangan sepeda motor, kemudian melapor ke kantor polisi setempat. Setelah tiga bulan berlalu, Andi belum juga mendapat kabar dari kepolisian. Akhirnya, Andi memutuskan pergi ke kantor polisi untuk menanyakan nasib motornya. Setelah sampai di kantor polisi, Andi merasa senang karena mendapat keterangan bahwa motornya sudah ditemukan. Andi ingin segera membawa pulang motor kesayangannya tersebut.

"Bolehkah saya membawa pulang motor tersebut, Pak?"

tanya Andi kepada petugas.

"Boleh, Nak. Asal kamu tahu diri." Jawab petugas.

"Oh iya. Saya mengucapkan terima kasih, Pak." Sambil berjabat tangan dan menerima surat keterangan. Petugas tersebut menyerahkan berkas penerimaan dengan berat.


Penyebab kelucuan anekdot tersebut adalah ...

a)

Andi kehilangan sepeda motor

b)

Setelah tiga bulan tidak ada kabar dari kepolisian

c)

Andi mendapat kabar nahwa motornya sudah ditemukan

d)

Petugas polisi mendapatkan upah terima kasih dari Andi

e)

Petugas menyerahkan berkas dengan berat hati

14.

Suatu hari Jarwo dan Jono tengah asyik mengobrol di warung kopi. Mereka berdua mengobrol tentang perilaku berkendara motor di Indonesia.


Kata yang termasuk kata kerja aksi adalah ...

a)

Suatu hari

b)

Asyik

c)

Mengobrol

d)

Warung kopi

e)

Berkendara

15.

Andi kehilangan sepeda motor, kemudian melapor ke kantor polisi setempat. Setelah tiga bulan berlalu, Andi belum juga mendapat kabar dari kepolisian. Akhirnya, Andi memutuskan pergi ke kantor polisi untuk menanyakan nasib motornya. Setelah sampai di kantor polisi, Andi merasa senang karena mendapat keterangan bahwa motornya sudah ditemukan. Andi ingin segera membawa pulang motor kesayangannya tersebut.

"Bolehkah saya membawa pulang motor tersebut, Pak?"

tanya Andi kepada petugas.

"Boleh, Nak. Asal kamu tahu diri." Jawab petugas.

"Oh iya. Saya mengucapkan terima kasih, Pak." Sambil berjabat tangan dan menerima surat keterangan. Petugas tersebut menyerahkan berkas penerimaan dengan berat.


Sindiran yang terdapat dalam anekdot tersebut adalah ...

a)

Tempat parkir menjadi pusat pencurian sepeda motor

b)

Hendaknya menjaga keamanan barangnya sendiri-sendiri

c)

Petugas kepolisian seharusnya tidak melakukan pungutan liar dalam melayani masyarakat

d)

Ucapan terimakasih sangat berarti bagi petugas

e)

Kehilangan motor merupakan pengalaman yang berharga

16.

Teks anekdot berikut untuk soal nomor 1 dan 2.

Advokat

Suatu sore dua mahasiswa Fakultas Hukum sedang terlibat diskusi kecil. Mereka adalah Fredi dan Ibrahim.

Fredi : Apa kepanjangan dari Advokat?

Ibrahim : Ada duit advokasi All out!

Fredi : Hah…!!

Disadur dari: http://tamao-feryzawa: blogspot.com/2013/09/contoh-anekdot-hukum-politik.html

Aspek kelucuan atau kekonyolan teks tersebut adalah ….

a)

Dua mahasiswa sedang berdiskusi

b)

Diskusi dilakukan pada suatu sore

c)

Pengkreasian kepanjangan advokat

d)

Mereka bernama Fredy dan Ibrahim

e)

Fredi bertanya kepanjangan advokat.

17.

Berikut yang termasuk struktur teks anekdot adalah ...

a)

Orientasi, komplikasi, evaluasi

b)

Abstrak, orientasi, aksi, krisis dan koda

c)

Abstrak, orientasi, komplikasi, evaluasi

d)

Orientasi, aksi, komplikasi, dan koda

e)

Abstraksi, organisasi, aksi, krisis, dan kode

18.

Bacalah penggalan teks anekdot berikut!

(1) “Anda telah membuang sampah sembarangan, yaitu puntung rokok”, tegas petugas itu. (2) Dengan sigap Azam menjawab, “Oh…, maaf terjatuh.” (3) Lalu, diambilnya puntung rokok itu serta langsung diisapnya lagi. (4)Petugas itu hanya terbelalak keheranan. (5)Kemudian, ia pergi meninggalkan Azam.

Evaluasi yang terdapat pada paragraf di atas adalah...

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

19.

Merupakan contoh dari...

a)

anekdot politik

b)

anekdot kesehatan

c)

anekdot pendidikan

d)

anekdot masyarakat

e)

semua jawaban benar

20.

Perhatikan teks berikut !
Manager : “Perusahaan kita butuh satpam yang kredibel. Syaratnya harus punya wajah galak, tegas, tak kenal kompromi dan ditakuti orang. Apakah diantara pelamar kerja, ada kandidat yang memenuhi kriteria tersebut ?
Staff HRD : “Kalau diantara pelamar, tidak ada Pak. Tapi saya punya calon yang sangat cocok dengan kriteria bapak tersebut.”
Manager : “Bagus. Siapa dia?”
Staff HRD : “Istri saya, pak”
Teks tersebut merupakan teks...

a)
Anekdot    
b)
 Eksposisi                    
c)
 Humor
d)
Narasi
e)
Dialog
21.

Bacalah teks berikut ini.

Semut bertemu lebah di ranting pohon.

(1) Lebah: Wah, maduku sangat bermanfaat.

(2) Semut: Apa aku bisa mengambilnya sedikit saja?

(3) Lebah: Tidak boleh.

(4) Semut: Mengapa?

(5) Lebah: Karena kau tinggal dalam kolong jembatan.

Semut berlalu meninggalkan kecongkakan lebah.

Sindiran terdapat pada kalimat ke .…

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

22.

Waktu lampau yang digunakan adalah salah satu kaidah penulisan teks anekdot. Kaidah bahasa ini terlihat dalam kalimat…

a)

Mengapa hal ini terjadi?

b)

am 9 pagi besok mereka sudah siap berdemo

c)

Ini adalah waktu yang tepat untuk tidur

d)

Anekdot adalah salah satu jenis teks

e)

Pada zaman dahulu Raja-raja sering berburu

23.

Pada siang hari di sebuah kompleks perumahaan yang kelihatan mewah terjadi perdebatan antara Pak RT dan Pak Pemulung. Masalah yang mereka debatkan adalah hal remeh yaitu di lingkungan perumahan itu, memang sudah banyak ditempel papan dengan tulisan “Pemulung Dilarang Masuk”, tetapi masih saja ada pemulung yang tidak menaati aturan tersebut.

Pak RT     : “Pak sedang cari apa di tempat sampah itu?”

Pemulung :“Ya, sudah tentu cari barang bekas atau botol plastik yang dapat didaur ulang.”

Pak RT  : “Maaf ya Pak, Bapak dapat baca tulisan yang ada di depan pintu gerbang perumahan ini, tidak?”

Pemulung :“Emang tulisannya apa, Pak?” Pak RT  : “Di papan itu tertulis Pemulung Dilarang Masuk, lantas kenapa Bapak nekat masuk di perumahan ini?”

Pemulung : “Yah, Pak RT ini gimana sih… kalau saya bisa baca tulisan yang   di papan itu, tentu saya tidak akan jadi pemulung, Pak!”

Pak RT kemudian terdiam membisu dan berpikir bahwa jawaban pemulung itu ada benarnya juga. Pemulung tadi ternyata buta huruf, jelaslah ia tidak bisa baca papan larangan pemulung.

Dari teks anekdot di atas, konjungsi yang menyatakan hubungan waktu adalah ...

a)

Kemudian 

b)

Dan

c)

Yang

d)

Dengan

e)

Di

24.

Perhatikan teks di bawah ini !

Seorang dosen Fakultas Hukum sedang memberi kuliah Hukum Pidana. Saat tiba sesi tanya jawab si Ali bertanya pada dosen, ”Apa kepanjangan dari KUHP,Pak?” Lalu dosen tidak menjawab sendiri, tetapi dilemparkannya pada si Ahmad.

“Saudara Ahmad, coba bantu saya untuk menjawab pertanyaan saudara Ali!” pinta beliau.

Dengan tegas si Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak!” tegasnya.

Mahasiswa lain tentu tertawa, sedang pak dosen geleng-geleng kepala, seraya menambahkan pertanyaan pada si Ahmad, “Saudara Ahmad, dari mana Saudara tahu jawaban itu?”

Dasar si Ahmad, pertanyaan tersebut dijawabnya pula dengan tegas, “Peribahasa Inggris mengatakan ‘Pengalaman adalah guru yang terbaik’ begitu, Pak!”

Seisi kelas tertawa. Lalu tawa mereda dan kelas kembali tenang.

Kelucuan teks anekdot terdapat pada bagian …

a)

Dosen sedang memberi kuliah hukum pidana.

b)

Para mahasiswa menertawakan keluguan Ahmad menjawab pertanyaan dosen.

c)

Saat sesi tanya jawab antara mahasiswa dan dosen.

d)

Saat Ahmad memplesetkan KUHP menjadi Kasih Uang Habis Perkara.

e)

Para mahasiswa tertawa mendengar jawaban Ahmad.

25.

Perhatikan teks di bawah ini !

Seorang dosen Fakultas Hukum sedang memberi kuliah Hukum Pidana. Saat tiba sesi tanya jawab si Ali bertanya pada dosen, ”Apa kepanjangan dari KUHP,Pak?” Lalu dosen tidak menjawab sendiri, tetapi dilemparkannya pada si Ahmad.

“Saudara Ahmad, coba bantu saya untuk menjawab pertanyaan saudara Ali!” pinta beliau.

Dengan tegas si Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak!” tegasnya.

Mahasiswa lain tentu tertawa, sedang pak dosen geleng-geleng kepala, seraya menambahkan pertanyaan pada si Ahmad, “Saudara Ahmad, dari mana Saudara tahu jawaban itu?”

Dasar si Ahmad, pertanyaan tersebut dijawabnya pula dengan tegas, “Peribahasa Inggris mengatakan ‘Pengalaman adalah guru yang terbaik’ begitu, Pak!”

Seisi kelas tertawa. Lalu tawa mereda dan kelas kembali tenang.

Makna tersirat pada teks anekdot di atas adalah..

a)

Menjelaskan kepanjangan KUHP sebenarnya adalah Kitab Undang Hukum Pidana.

b)

Mengkritik Bapak dosen sedang memberikan kuliah hukum pidana.

c)

Peribahasa Inggris mengatakan pengalaman adalah guru terbaik.

d)

Menyindir kepada oknum penegak hukum yang mau disuap.

e)

Menyindir Ali yang bertanya kepanjangan KUHP.

26.

Bacalah susunan teks anekdot berikut ini dengan saksama!

(1) “Kita sudah memenuhi permintaanmu.” kata editor itu memberitahu si pengarang.

(2) Artikel itu disertai dengan sepucuk surat dari pengarangnya : “Atur saja pemberian tanda bacanya dengan benar dan terbitkan seluruh ceritanya.

”(3) “Tapi di waktu yang akan datang, silakan kirimkan saja pemberian tanda bacanya. Lalu kita terkenal karena menulis artikel kita sendiri.

”(4) Gondolin, seorang penerbit dan editor yang terkenal dari harian Italia IL Mesagero, menerima sebuah artikel yang agak buruk dari seorang temannya yang sekaligus seorang politikus.

Susunan potongan-potongan teks yang tepat hingga menjadi anekdot yang utuh dan padat adalah ….

a)

(4)-(1)-(2)-(3) 

b)

(4)-(3)-(1)-(2) 

c)

(4)-(2)-(3)-(1)

d)

(4)-(2)-(1)-(3)

e)

(4)-(3)-(2)-(1)

27.

Bacalah kutipan teks anekdot berikut!

[….......]

Petugas SPBU : …??

Menyadari kekonyolan pertanyaan itu muka mahasiswa berubah menjadi merah. Mesin SPBU menunjukkan angka 20.000, si mahasiswa segera membayar dan pergi dengan perasaan malu.

Orientasi yang tepat untuk cuplikan teks anekdot di atas adalah…

a)

Seorang mahasiswa yang membeli bensin ikut mengantre dan ia berada di urutan      belakang.

b)

Muka mahasiswa itu berubah merah.

c)

Pada suatu hari di sebuah Stasiun Pengisian Bahanbakar Umum sedang ada antrean panjang.

d)

Si mahasiswa segera membayar dan pergi dengan perasaan malu.

e)

Suatu hari seorang mahasiswa sedang berlatih mengemudi.

28.

Perhatikan teks di bawah !

Suatu hari ada tukang roti yang lewat depan rumah, terus teman gue si Enggar manggil. Tidak lama kemudian tukang roti tersebut datang menghampiri kami yang lagi duduk santai di taman depan rumah.

Enggar :“Roti apa aja yang ada bang ?”

Tukang Roti : “Macam-macam, dek.”

Enggar : “Yang ini roti rasa apa yah bang ?”

Tukang Roti : “Yang ini coklat.”

Enggar : “Kalau yang ini rasa apa bang ?''

Tukang Roti: “Ini rasa strawberry dek.”

Enggar : “Kalau ini rasa apa bang ?”

Tukang Roti : “Kalau yang ini rasa nanas dek.”

Enggar : “Terus rotinya mana bang ? dari tadi kok ngomongnya buah-buahan terus ? emangnya abang jual buah apa jual roti ? Kalo kaya gini caranya gue enggak jadi beli bang.”

Tukang Roti : Hening

Seketika itu tukang roti mendadak pingsan.

Isi dari teks di atas adalah..

a)

Menanyakan tentang roti coklat saja

b)

i Enggar membeli roti coklat, strawberry, dan nanas

c)

Enggar hanya menanyakan rasa roti, tidak jadi membeli roti.

d)

Bercerita di depan rumah dengan tukang roti

e)

Tukang roti membawa buah.

29.

Bacalah paragraf berikut ini.

1) Hari ini Sekolah Bahagia mengadakan rekreasi ke Bali. 2) Para siswa terlihat gembira dan mengenakan pakaian yang terbagus. 3) Di antara mereka ada yang membawa tongsis. 4) Tiba-tiba Nasrudin berkata, “Iya, tongsis itu memang cocok untuk kita, supaya kita semua pandai berkaca diri”. 5) Anak yang membawa tongsis hanya tersenyum kemudian mengajak Nasrudin selfie.

Konjungsi temporal terdapat pada kalimat ke ….

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

30.

Bacalah teks di bawah ini!

1. Pelajaran moral berlangsung.

2. Siswa mendengarkan ceramah guru dengan tenang.

3. Guru: setiap manusia pasti menjadi pemimpin. Paling tidak dia memimpin dirinya sendiri.

Agung menimpali pernyataan gurunya.

4. Agung: tidak hanya itu saja, pak. Setiap manusia pasti jadi CAMAT

Guru: apa itu?

Agung: Calon Mati.

5. Para siswa tertawa, geli dan guru pun tersenyum

Bagian orientasi adalah….

a)

1

b)

2

c)

3

d)

3

e)

5

31.

“Dari berita yang sering lalu-lalang, memangnya anggota DPR itu tidak pernah korupsi?” Kalimat di atas adalah contoh

a)

Kalimat perintah

b)

Kalimat seru

c)

Kalimat retoris

d)

Kalimat peristiwa lampau

e)

Kalimat tanya

32.

Timur Lenk memberi waktu dua minggu sejak sekarang. Kebahasaan yang terdapat pada kalimat tersebut adalah ….

a)

Konjungsi temporal dan konjungsi penerang

b)

Konjungsi penerang dan kata kerja material

c)

Konjungsi temporal dan kata kerja material

d)

Kata ganti orang dan konjungsi penerang

e)

Kata kerja aksi dan keterangan masa lampau

33.

Andi: “Ron, tulisanmu bagus sekali aku sampai tidak bisa membacanya.” Kalimat tersebut mengandung majas

a)

Ironi

b)

Sinisme

c)

Sarkasme

d)

Hiperbola

e)

Satir

34.

“Banjir ibukota belum seberapa kita dibandingkan dengan banjir di gedung DPR karena lebih banyak sampah yang menyumbat,” katanya. Kalimat tersebut mengandung majas ….

a)

Ironi

b)

Sinisme

c)

Sarkasme

d)

Satir

e)

Hiperbola

35.

“Pekerjaan sepele saja tidak bisa dikerjakan. Dasar bodoh!” Kalimat tersebut mengandung majas ….

a)

Ironi

b)

Sinisme

c)

Sarkasme

d)

Metafora

e)

Hiperbola

36.

Unsur kebahasaan teks anekdot adalah ....

a)

kata kerja aksi, kalimat retorika, kalimat perintah

b)

kalimat seru, kata adjektiva, penggunaan konjungsi

c)

Kata kerja, kata nomina, kata adjektiva

d)

kalimat perintah, kalimat peristiwa, kalimat tanya

e)

kata kerja, kata nomina, kalimat tanya

37.

Syukur Tidak Bisa memanjat

(1) Guyonan itu, rupanya, tidak berlebihan. Meski sudah banyak yang meramalkan bahwa penampilan Gus Dur di depan DPR Kamis lalu bakal ramai, toh tidak ada yang menyangka bahwa sampai seramai itu. Kalau bukan kiai, mana berani menjadikan pidato Ketua DPR Akbar Tandjung sebagai sasaran humor? (2) Akbar sejak dulu memang selalu memulai pidato dengan memanjatkan syukur. (3) Maka, Gus Dur pun melucu, yang membuat semua anggota DPR tertawa: syukur memang perlu dipanjatkan karena Syukur tidak bisa memanjat

(4) Begitu menariknya, karuan saja pidato presiden kini banyak ditunggu penonton televisi. Padahal, dulu-dulu kalau presiden pidato di TV banyak yang mematikan TV-nya. (5) Begitu tidak menariknya pidato presiden di masa Orde Baru sampai-sampai pernah para anggota DPRD diwajibkan mendengarkannya. Itu pun harus diawasi agar mereka sungguh-sungguh seperti mendengarkan. Untuk itu, perlu diadakan sidang pleno DPRD dengan acara khusus nonton televisi.


Kelucuan atau kekonyolan anekdot tersebut terdapat pada kalimat nomor. . . .

a)

A. 1)

b)

B. 2)

c)

C. 3)

d)

D. 4)

e)

E. 5)

38.

Tiba-tiba Gus Dur yang menjulurkan tangannya keluar pesawat.

"Wah... kita sedang berada di atas Tanah Abang!" teriak Gus Dur.

"Lho kok bisa tau sih?" tanya Clinton dan Chirac heran.

"Ini, jam tangan saya ilang," jawab Gus Dur kalem.


Maksud tersirat dari kalimat jam tangan Gus Dur hilang adalah . . . .

a)

Tanah Abang terkenal sebagai kawasan oleh-oleh elektronik

b)

Tanah Abang terkenal sebagai kawasan yang dihafal Gus Dur

c)

Tanah Abang terkenal sebagai kawasan ramai di Kota Jakarta

d)

Tanah Abang terkenal sebagai kawasan rawan pencurian barang

e)

Tanah Abang terkenal sebagai kawasan penjualan jam tangan

39.

Alkisah, di suatu persidangan terjadi dialog sebagai berikut.

"Sumpah mati, Pak Hakim. Saya sama sekali tidak melakukan semua tuduhan korupsi itu!"

"Saudara jangan berbohong! Tahukah apa hukumannya bagi pelaku yang memberi keterangan palsu di bawah sumpah?"

"Hukuman pastinya saya tidak tahu. Akan tetapi, saya yakin pasti lebih ringan daripada korupsi!"


Latar tempat dalam teks anekdot tersebut adalah . . . .

a)

A. Penjara

b)

B. Kantor Polisi

c)

C. Ruang Sidang

d)

D. Rumah hakim

e)

E. Kantor Pengacara

40.

Alkisah, di suatu persidangan terjadi dialog sebagai berikut.

"Sumpah mati, Pak Hakim. Saya sama sekali tidak melakukan semua tuduhan korupsi itu!"

"Saudara jangan berbohong! Tahukah apa hukumannya bagi pelaku yang memberi keterangan palsu di bawah sumpah?"

"Hukuman pastinya saya tidak tahu. Akan tetapi, saya yakin pasti lebih ringan daripada korupsi!"


Makna kata Palsu dalam teks anekdot tersebut adalah . . . .

a)

A. tiruan

b)

B. bohong

c)

C. curang

d)

D. sumbang

e)

E. gadungan

41.

Seorang pejabat daerah yang mencalonkan

untuk ikut pilkada memasuki kantor sebuah surat dan langsung marah-marah.

"Berita tentang saya yang kalian tulis semuanya tidak sesuai dengan kenyataan!” katanya setengah berteriak.

"Tenang dulu, Pak!" jawab pimpinan redaksi surat kabar tersebut.

"Tenang bagaimana?”

”Kalau kami menulis tentang Bapak sesuai dengan kenyataan yang ada, pasti Bapak tidak akan terpilih sebagai kepala daerah, melainkan malah dipanggil KPK," kata pimpinan redaksi dengan kalem.


Simpulan isi anekdot tersebut adalah. . . .

a)

Pihak surat kabar menuliskan kabar palsu untuk melindungi nama baik si pejabat

b)

Pihak surat kabar tidak menuliskan isi berita sesuai dengan permintaan si pejabat

c)

Pihak surat kabar tidak bertanggung jawab dengan isi berita mengenai si pejabat

d)

Pihak surat kabar meminta maaf telah menuliskan berita bohong tentang si pejabat

e)

Pihak surat kabar menuliskan berita bohong untuk menjatuhkan nama baik si pejabat

42.

"Kamu membuat sontekan, ya?" tanya si kawan.

"Ah, hanya catatan-catatan kecil untuk ujian nanti," jawab mahasiswa.

"Wah, kamu curang!" kata si kawan.

"Sedikit gak apa asal gak korupsi."

"bukannya nyontek itu bibit korupsi?"

Mereka berdua pun terdiam.


Pesan yang terkandung dalam anekdot tersebut adalah. . . .

a)

Dilarang curang

b)

Dilarang korupsi

c)

Dilarang menyontek

d)

Dilarang berbohong

e)

Dilarang mencela

43.

"kamu membuat sontekan, ya?" tanya si kawan.

"Ah, hanya catatan-catatan kecil untuk ujian nanti," jawab mahasiswa.

"Wah, kamu curang!" kata si kawan.

"Sedikit gak apa asal gak korupsi."

"bukannya nyontek itu bibit korupsi?"

Mereka berdua pun terdiam.


Evaluasi dalam anekdot tersebut adalah . . . .

a)

A. "kamu membuat sontekan, ya?" tanya si kawan.

b)

B. "Wah, kamu curang!" kata si kawan.

c)

C. "Sedikit gak apa asal gak korupsi."

d)

D. "Bukannya nyontek itu bibit korupsi?"

e)

E. Mereka berdua pun terdiam.

44.

Perampok 1: “Keluar dan serahkan semua harta benda yang kalian miliki”.

Pejabat: “Berani-beraninya kalian hendak merampok kami”.

Perampok 2: “Jangan banyak bicara. Cepat serahkan semua harta kalian atau nyawa kalian akan menjadi taruhannya”.

Pejabat: “Jangan main-main, saya ini anggota dewan. Itu teman saya dirjen pajak dan kedua orang di jok mobil belakang adalah asisten menteri”.

Perampok 3: “Jadi rupanya kalian adalah perampok yang sesungguhnya”.

Perampok 2: “Kalau begitu kembalikan uang kami yang telah kalian rampok”

Kemudian ketiga perampok tersebut berhasil mengambil kembali uang-uang mereka dengan membawa pergi mobil mewah tersebut beserta harta benda yang ada di dalamnya.


Teks anekdot tersebut menceritakan . . . .

a)

Perampokan kepada para pejabat

b)

Pejabat yang ditindak oleh aparat

c)

Tindakan mengatasi para koruptor

d)

Perampokan kepada orang terkenal

e)

Kasus korupsi yang dilakukan pejabat

45.

Berikut ini yang bukan ciri-ciri teks anekdot adalah….

a)

A. Struktur teks orientasi-krisis-reaksi

b)

B. Memiliki pesan moral

c)

C. Memiliki unsur lucu

d)

D. Berbentuk cerita

e)

E. Menggelitik

46.

Selain karikatur, cara untuk menyampaikan kritikan secra humoris adalah ....

a)

Puisi

b)

Stand Up Comedy

c)

Artikel

d)

Surat

e)

Eksplanasi

47.

Bacalah teks berikut!

Seekor tikus berkata pada induknya bahwa dia bisa melihat sesuatu yang tidak bisa dilihat oleh bangsa tikus. Untuk mencoba ucapannya, si induk memberinya sebongkah kemenyan, kemudian menanyakan benda apakah itu. “Batu,” jawabnya. “Nak,” ujarnya, “ternyata bukan Cuma matamu yang bermasalah, hidungmu pun perlu perawatan pula kiranya.”

Kelucuan yang terdapat dalam cerita di atas adalah ....

a)

Si induk menyuruh anaknya untuk mencium benda yang telah ia berikan kepada anaknya untuk di lihat saja.

b)

Ketika induk tikus itu memberikan bongkahan kemenyan dan menjelasakan benda tersebut.

c)

Ketika anak tikus itu menjawab batu dan induknya menyatakan ada yang bermasalah pada mata dan hidungnya.

d)

Si induk memberinya sebongkah kemeyang kepada seekor anak tikus.

e)

Seekor tikus yang berkata pada ibunya

48.

Bacalah teks berikut!

Saat Ingin Belajar

Maksud hati ingin belajar

Aku malah ambil remot TV

Maksudku ingin belajar

Aku malah main HP

Bukanya fokus belajar

Aku malah buka facebook

Pihak yang disindir pada teks di atas adalah ....

a)

Guru

b)

Kepala Sekolah

c)

Petugas Kebersihan

d)

Siswa

e)

Karyawan

49.

Bacalah kutipan teks berikut.

Seorang terpidana mati ditanya oleh petugas pelaksana eksekusi, “Apakah keinginan terakhir Anda?”Sang terpidana menjawab, “Saya hanya berharap agar hukuman ini bisa menjadi pelajaran bagi saya dan bisa membuat saya jera melakukan kejahatan lagi di masa yang akan datang.”

Diceritakan ulang dari: Ajis Megap-Megap, Humor Iwak Peyek ngekek sampek tuwek, Jakarta Selatan, Citra Media Pustaka, 2012

Anekdot tersebut mengandung amanat ….

a)

Optimis merupakan sikap yang baik

b)

Selalu berpikir tentang masa depan

c)

Hargailah keinginan orang lain

d)

Belajarlah dari kesalahan yang pernah dilakukan

e)

Sering-seringlah bertanya

50.

Bacalah kutipan teks berikut.

Seorang wartawan mewawancarai seorang nenek berumur 112 tahun.

“Hal apa yang menurut Anda yang terbaik saat berusia 112 tahun?” tanya wartawan.

Dia hanya menjawab,”Tidak ada tekanan dari teman sebaya.”

Diceritakan ulang dari: Aziz Megap-Megap, Humor Iwak Peyek Ngekek Sampai Tuwek, Jakarta Selatan, Citra Media Pustaka, 2012

Ungkapan tersirat dalam jawaban tokoh nenek pada anekdot tersebut adalah…

a)

Teman-teman si nenek sangat baik.

b)

Teman-teman si nenek sangat toleran.

c)

Teman-teman si nenek juga berumur 112 tahun

d)

Teman-teman si nenek sudah banyak yang meninggal

e)

Teman-teman si nenek sangat pengertian.