NEW
Font size
WorksheetsHikayat kelas X
Total questions: 20
Worksheet time: 30mins
Apa bahasa yang digunakan dalam sebuah karya sastra hikayat?
Jawa
Sunda
Melayu
Inggris
Maka kata Indera Bangsawan, “Hamba ini tiada bernama dan tiada tahu akan bapak Hamba, karena diam dalam hutan rimba belantara. Adapun sebabnya hamba kemari ini karena hamba mendengar khabar anak raja sembilan orang hendak datang membunuh buraksa dan merebut tuan hamba dari padanya itu, itulah maka hamba datang kemari hendak melihat tamasya anak raja itu. Mengasihani hamba dan pada bicara akal hamba akan anak raja-raja yang sembilan itu tiadalah dapat membunuh buraksa itu. Jika lain daripada Indera Bangsawan tiada dapat membunuh akan buraksa itu.
Amanat yang tersirat dalam kutipan sastra klasik tersebut adalah …
Basmilah jika melihat kejahatan
Jangan menyombongkan diri
Tunjukkanlah jika memiliki suatu kemampuan
Hendaklah menolong orang yang dalam kesulitan
Maka kata Indera Bangsawan, “Hamba ini tiada bernama dan tiada tahu akan bapak Hamba, karena diam dalam hutan rimba belantara. Adapun sebabnya hamba kemari ini karena hamba mendengar khabar anak raja sembilan orang hendak datang membunuh buraksa dan merebut tuan hamba dari padanya itu, itulah maka hamba datang kemari hendak melihat tamasya anak raja itu. Mengasihani hamba dan pada bicara akal hamba akan anak raja-raja yang sembilan itu tiadalah dapat membunuh buraksa itu. Jika lain daripada Indera Bangsawan tiada dapat membunuh akan buraksa itu.
Kalimat dalam kutipan tersebut yang menunjukkan ciri-ciri sastra Melayu klasik dilihat dari bahasanya, menggunakan kata....
diam, dan tuan
daripadanya dan merebut
raja dan tamasya
hamba dan buraksa
Tuan puteri memandang ke dayang kipas itu. Kesepuluhnya menyembah, lalu mengundurkan diri mengisut ke belakang perlahan-lahan. Bangkitlah Mak Inang, lalu duduk di tepi tilak tujuh bertindih, lalu mengumpulkan bunga melur yang terselit-selit di suara tuan puteri itu.
Nilai yang terdapat pada penggalan tersebut adalah ….
sosial
moral
budaya
agama
Perhatikan penggalan teks hikayat berikut!
Jikalau anak kami sesekalipun apabila salah, kami salahkan juga. Janganlah nahkoda sangka lagi yang demikian itu. Maka katanya kepada perempuan itu. “Tatkala dahulu istri siapa engkau ini.” Maka, sahut perempuan itu, “Ya, Tuan Hakim! Bahwasanya hamba istri nahkoda.”
Isi yang dapat dipahami dari kalimat pertama penggalan teks tersebut adalah...
Anak sendiri tidak mungkin dididik menjadi salah.
Kesalahan anak sendiri tentu karena kesalahan orang tuanya.
Kesalahan orang tua akan menurun kepada anak sendiri.
Jika anak sendiri salah, orang tuanya pun akan menyalahkan pula.
Hikayat Abdulah
Sebermula, maka adalah pada masa itu dalam pulau Singapura itu tiadalah ada binatang buas atau jinak yang kelihatan melainkan tikus. Maka, beribu-ribu tikus tanah itu sepanjang jalan serta dengan besar-besarnya hampir bagai kucing adanya. Maka jikalau kita berjalan pada malam, dilanggarkannya, beberapa banyak orang jatuh, demikianlah besarnya. Maka pada suatu malam di rumah tempat kutinggal itu ada dipelihara beberapa kucing. Maka pada setengah malam kedengaran kucing mengiau-ngiau. Keluarlah kawanku dengan membawa damar, hendak pergi melihat apakah sebabnya kucing itu. Maka serta dilihatnya ada enam tujuh ekor tikus berkerumun menggigit kucing itu. Ada yang menggigit pipinya sehingga tiadalah boleh bergerak lagi kucing itu melainkan mengiau-ngiau saja.
Isi yang diungkapkan dalam penggalan hikayat tersebut adalah …
Di pulau Singapura kucing dan tikus saling bermusuhan
Di pulau Singapura kucing selalu mengalahkan tikus
Kucing selalu dipermainkan tikus-tikus
Di pulau Singapura terdapat banyak tikus
Manakah yang bukan termasuk karakteristik hikayat?
kemustahilan
istana sentris
anonim
keunikan
Dalam karya sastra kita mengenali dua unsur, yaitu unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik. Unsur intrinsik adalah….
Unsur-unsur yang ada di dalam batang tubuh suatu karya sastra
Unsur-unsur yang terdapat di luar karya sastra yang memengaruhi kelahiran dan keberadaan suatu karya sastra
Unsur kebahasaan
Unsur pembangun dalam hikayat
Tujuan dari menceritakan kembali isi hikayat adalah untuk….
Menyimpulkan isi hikayat
Menyimpulkan nilai-nilai dalam hikayat
Menyimpulkan isi dan nilai-nilai dalam hikayat
Mengetahui isi hikayat
Bacalah penggalan hikayat “Indera Bangsawan” berikut!
Maka anakanda baginda yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya.
Nilai yang terkandung pada penggalan hikayat di atas yaitu...
Nilai budaya
Nilai moral
Nilai agama
Nilai pendidikan
Berikut ini yang bukan tergolong ciri-ciri hikayat adalah ....
bersifat istana sentris
menyertakan tokoh dewa-dewi
latarnya kehidupan istana
bersifat nasionalisme
cerita mengandung keanehan dan keajaiban
Definisi hikayat adalah ....
sebuah karya sastra berbentuk prosa yang mengandung rangkaian cerita yang panjang.
karya sastra lama Melayu berbentuk prosa yang berisi cerita, undang-undang, silsilah raja-raja, agama, sejarah, biografi , atau gabungan dari semuanya.
cerita atau lakon yang memuat unsurunsur dari mulai penokohan sampai amanat (tujuan).
bentuk sastra lama yang bercerita tentang suatu kejadian yang luar biasa yang penuh khayalan (fiksi) yang dianggap oleh masyarakat suatu hal yang tidak benar-benar terjadi.
bentuk karya sastra yang terikat oleh irama, rima dan penyusun bait dan baris yang bahasanya terlihat indah dan penuh makna
Ciri bahasa yang dominan pada hikayat adalah kecuali ...
menggunakan bahasa Melayu
banyak menggunakan konjungsi pada awal kalimat
mengandung nilai-nilai kehidupan
menggunakan bahasa yang sukar dipahami
diceritakan secara lisan sehingga tidak diketahui penulisnya
Salah satu karakteristik hikayat adalah menggunakan alur berbingkai. Yang dimaksud alur berbingkai adalah ..
alur maju
alur mundur
alur yang di dalamnya terdapat cerita yang lain
alur campuran
alur yang membahas tokoh lain
Diambilnya pisau, lalu ditorehnya gendang itu. Maka Putri Ratna Sari keluar dari gendang itu.
Karakteristik hikayat pada penggalan teks di atas yaitu...
kemustahilan
kesaktian
anonim
istana sentris
bahasa arkais
Bacalah kutipan hikayat berikut.
Ditambahkan nya bahwa Raja Kabir sudah mencanangkan bahwa barang siapa yang dapat membunuh Buraksa itu akan dinikahkan dengan anak perempuannya yang terlalu elok parasnya itu. Sembilan orang anak raja sudah berada di dalam negeri itu.
Sumber: Hikayat Indera Bangsawan
Ciri yang dominan dari kutipan hikayat di atas adalah ...
anonim
kemustahilan
kesaktian
bahasa Melayu
istana sentris
Bacalah kutipan hikayat berikut.
Setelah waktu yang ditentukan, Baginda Raja ingin membuktikan Abunawas mampu mengangkat dan memindahkan masjid itu.
Ciri yang dominan dari kutipan hikayat tersebut adalah ...
kesaktian
kemustahilan
bahasa Melayu
anonim
istana sentris
Salah satu ciri atau karakteristik cerita rakyat, termasuk hikayat yaitu bersifat anonim.
Anonim bermakna....
menggunakan bahasa asing yang sudah jarang digunakan
identik dengan kehidupan seputar istana atau kerajaan
mengungkapkan hal-hal yang mustahil atau di luar nalar
nama tokoh identik dengan nama-nama kerajaan
nama pencerita, pencipta, atau pengarangnya tidak diketahui dengan pasti
Bacalah kutipan hikayat berikut.
Tersebutlah perkataan seorang raja yang bernama Indera Bungsu dari Negeri Kobat Syahrial. Setelah berapa lama di atas kerajaan, tiada juga beroleh putra. Maka pada suatu hari, ia pun menyuruh orang membaca doa kunut dan sedekah kepada fakir dan miskin. Hatta beberapa lamanya, Tuan Puteri Sitti Kendi pun hamillah dan bersalin dua orang putra laki-laki. Adapun yang tua keluarnya dengan panah dan yang muda dengan pedang. Maka baginda pun terlalu amat sukacita dan menamai anaknya yang tua Syah Peri dan anaknya yang muda Indera Bangsawan.
Isi pokok dari kutipan hikayat di atas adalah ....
Seorang raja bernama Indera bungsu dari Negeri Kobat tiada juga beroleh putra setelah berpuluh tahun menikah.
Membaca doa kunut dan sedekah kepada kaum fakir dan miskin mendatangkan rezeki anak kembar yang kuat.
Seorang raja bernama Indera bungsu mempunyai seorang istri bernama Tuan Puteri Sitti Kendi dan seorang putra bernama Indera Bangsawan.
Raja Indera bungsu dikaruniai putra kembar bernama Syah Peri yang terlahir dengan panah dan Indera Bangsawan dengan pedang.
Raja Indera Bungsu memberikan masing-masing putranya sebuah senjata untuk melindungi dari.
Salah satu karya sastra lama yang berbentuk prosa yang di dalamnya mengisahkan tentang kehidupan dari keluarga istana, kaum bangsawan atau orang-orang ternama dengan segala kehebatan, kesaktian ataupun kepahlawanan lengkap dengan segala keanehannya disebut......
Cerita rakyat
Dongeng
Hikayat
Legenda
Fabel
