wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

LATIHAN PAKET 2

Total questions: 28

Worksheet time: 14mins

Name
Class
Date
1.

Pernyataan manakah yang paling tepat untuk Pembelajaran Berdeferensiasi ?

a)

Pembelajaran berdiferensiasi diimplementasikan untuk mengakomodasi kebutuhan murid-murid yang tingkat pemahamannya “tinggi” dan “rendah”.

b)

Pembelajaran berdiferensiasi dapat diimplementasikan setelah guru menyelesaikan semua cakupan materi yang ada dalam standar kurikulum.

c)

Pembelajaran berdiferensiasi mengharuskan guru untuk menyesuaikan standar kurikulum dengan tingkat kemampuan murid.

d)

Pembelajaran berdiferensiasi harus merupakan respon atas masalah yang muncul dalam pembelajaran.

e)

Pembelajaran berdiferensiasi dilakukan dengan tujuan menyesuaikan proses pembelajaran di kelas untuk memenuhi kebutuhan belajar individu setiap murid.

2.

(1)    Di dalam kelas, guru menggunakan beragam sumber bacaan.

(2)   Di dalam kelas, guru akan melakukan berbagai strategi pengelompokan siswa.

(3)   Di dalam kelas, guru memvariasikan media pembelajaran yang digunakan.

(4)  Di dalam kelas, guru akan memberikan tugas yang lebih banyak untuk murid-murid yang memiliki kemampuan “tinggi”.

(5)  Di dalam kelas, guru meminta siswa menunjukkan pemahaman dalam satu cara.

Berdasarkan pernyataan tersebut di atas, strategi pembelajaran berdiferensiasi yang tepat adalah ….

a)

1,3 dan 5

b)

1, 2 dan 3

c)

3, 4 dan 5

d)

2, 3 dan 4

e)

1, 3 dan 5

3.

Seorang guru memiliki 25 orang murid. Salah satu tujuan pembelajaran yang harus dicapai oleh murid-muridnya adalah mereka memahami tentang ciri-ciri makhluk hidup.
Dari penugasan yang ia berikan di bawah ini, manakah yang menunjukkan bahwa ia sedang mendiferensiasi konten?

a)

memberi kesempatan murid untuk membuat diagram venn untuk membedakan ciri-ciri makhluk hidup dan tak hidup.

b)

meminta sebagian murid untuk membuat poster dan sebagian lainnya membuat presentasi power point untuk menjelaskan pemahaman mereka.

c)

meminta murid melakukan kegiatan think, pair and share untuk mendiskusikan informasi apa yang telah mereka dapatkan dalam kegiatan pembelajaran sebelumnya

d)

meminta murid untuk memilih apakah ia akan bekerja secara individual atau berkelompok untuk menjawab beberapa kartu-kartu pertanyaan tantangan yang sudah disiapkan oleh guru

e)

Meminta sebagian murid membaca buku secara mandiri, sebagian menonton video, sebagian lainnya mengamati poster besar dan mendiskusikannya. 2 orang murid secara khusus mendapatkan penjelasan langsung dari gurunya.

4.

Seseorang yang menerapkan teknik berkesadaran penuh (mindfulness) diyakini mampu menjalankan aktivitasnya dengan baik. Berikut ini termasuk teknik mempraktikkan kesadaran penuh, kecuali ….

a)

Menuliskan pikiran dan perasaan yang muncul saat ini tanpa menilainya

b)

  Memfokuskan diri pada 3 hal yang dapat dilihat, didengar, dan dirasakan

c)

Menikmati pemandangan sambil membiarkan pikiran mengembara bebas

d)

Mengamati berbagai perasaan yang muncul

e)

    Mengungkapkan rasa terima kasih tentang 3 hal yang kita syukuri

5.

Pernyataan berikut ini yang paling tepat untuk Pembelajaran Sosial dan Emosional adalah ….

a)

Pembelajaran yang menggunakan pendekatan yang sistematis yang menekankan pada pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang tepat serta terkoordinasi untuk semua murid

b)

Keadaan emosional yang berkelanjutan, ditandai dengan sikap dan suasana hati yang positif, relasi positif dengan sesama murid dan guru, resiliensi, optimalisasi diri, serta tingkat kepuasan diri tinggi berkaitan dengan pengalaman belajar di sekolah

c)

Pembelajaran secara kolaboratif oleh komunitas sekolah yang memungkinkan siswa, pendidik, dan tenaga kependidikan di sekolah memperoleh dan menerapkan pengetahuan, keterampilan dan sikap positif mengenai aspek sosial dan emosional

d)

Pembelajaran yang dilakukan dengan tujuan menyesuaikan proses pembelajaran di kelas untuk memenuhi kebutuhan belajar individu setiap murid untuk mencapai well-being secara optimal

e)

Pembelajaran secara kolaboratif sesuai dengan kerangka kompetensi pembelajaran sosial dan emosional CASEL dengan menggunakan pendekatan yang sistematis, tepat dan terkoordinasi

6.

Ibu Wati adalah seorang guru kelas 2 SMA. Deni adalah salah satu siswa di kelasnya yang sering sekali tertidur pada saat ia mengajar. Ia lalu memutuskan untuk berbicara dari hati ke hati dengan Deni. Dari pembicaraan tersebut, dia mengetahui bahwa setiap malam Deni harus membantu Ibunya menyiapkan bahan-bahan yang akan dimasak oleh Ibunya, untuk dijual esok pagi. Deni sendiri sebenarnya sudah merasa tidak enak dan ingin berhenti saja dari sekolah untuk bisa fokus membantu ibunya. Bu Wati pun berusaha untuk membimbing dan menyemangati Beni agar tidak berhenti sekolah. Ia menunjukkan pada Deni bahwa sebenarnya ia sangat baik dalam pelajaran seni dan olahraga, serta sangat terampil dalam mengurus kegiatan-kegiatan OSIS.
Berdasarkan cerita di atas, tindakan yang dapat Bu Wati lakukan untuk membangun daya lenting Deni, sesuai dengan perspektif pembelajaran sosial emosional adalah ….

a)

Memberikan pendampingan psikologis kepada Deni hingga ia memperoleh sumber dana yang dibutuhkan

b)

Berdiskusi dengan Ibunya Deni, agar dapat memperoleh solusi untuk pendidikan Deni serta keadaan ekonomi keluarganya

c)

Secara berkala melakukan supervisi untuk kedisiplinan Deni selama di kelas hingga ia memperoleh kesempatan beasiswa

d)

Mengingatkan Deni akan sumber kekuatan dalam diri, dari sekitarnya maupun yang diyakini dapat ia lakukan untuk bangkit dari kesulitan

e)

Mengajukan proposal bantuan kepada pihak sekolah bagi siswa yang tidak mampu. Menghimpun dukungan moril dan psikologis dari orang tua murid lain untuk bantu Deni

7.

Guru yang menerapkan pembelajaran berdiferensiasi di kelasnya akan melakukan hal-hal berikut ini :

a)

lebih sering menggunakan strategi ceramah dalam kelompok besar.

b)

  lebih sering menggunakan strategi ceramah dalam kelompok kecil.

c)

lebih sering memberikan arahan kepada kelompok-kelompok kecil.

d)

  lebih sedikit menggunakan strategi kerja kelompok

e)

lebih sering menyiapkan tugas tambahan untuk murid yang di atas rata-rata

8.

Sekolah Merdeka memiliki banyak guru dan murid. Pada Bulan Juli ini mereka sedang mengadakan kegiatan persiapan perlombaan 17 Agustus di kecamatan setempat. Mereka sedang membuat kendaraan hias yang akan ditampilkan pada acara defile nanti. Tim pembuat mobil hias diketuai oleh Pak Sanjaya dengan dibantu oleh lima orang guru yang lainnya. Mereka memiliki waktu empat hari dalam menyelesaikan mobil hias milik sekolah. Di saat mereka sedang menghias mobil ada dua orang guru yaitu Pak Riki dan Pak Nano yang sedang berselisih. Masing-masing merasa berhak untuk menghias bagian depan mobil. Keduanya tidak mau mengalah. Lalu Pak Sanjaya mencoba mendekati dam melerai keduanya serta menenangkannya. Beliau mengajak keduanya untuk berdiskusi. Agar pekerjaan tim mobil hias cepat selesai, Pak Sanjaya menawarkan salah satu dari mereka bersedia untuk pindah menghias di bagian belakang. Akhirnya Pak Riki yang bersedia untuk melakukannya. Dalam kaitan dengan Pembelajaran Sosial Emosional, Pak Sanjaya telah membantu menguatkan kompetensi … pada Pak Riki dan Pak Nano.

a)

Kesadaran diri

b)

  Manajemen diri

c)

  Pengambilan keputusan yang bertanggung jawab

d)

Keterampilan berelasi

e)

Kesadaran diri

9.

Sekolah Dasar Bahagia terletak di tepi jalan Desa Gembira memiliki lahan yang cukup luas. sekolah tersebut selalu terlihat rapi dan bersih. Banyak tanaman di setiap depan kelasnya. Setiap hari Jum’at pagi semua siswa diajak untuk melakukan kerja bakti membersihkan halaman sekolah dan kelas. Guru-guru selalu aktif mendampingi siswa untuk membersihkan halaman kelas mereka. Di kelas IVB terlihat Bu Ani sedang menasehati Tini. Dia tidak mau aktif memungut sampah daun yang banyak di sekitar pohon mangga. Tini merasa geli dan jijik dengan sampah itu. Di sisi lain, kawan-kawan Tini marah dan jengkel terhadap sikapnya tersebut.
Dalam kaitan dengan Pembelajaran Sosial Emosional, bu Ani telah membantu menumbuhkembangkan kompetensi … pada Tini.

a)

Manajemen diri

b)

  Keterampilan berelasi

c)

Pengambilan keputusan yang bertanggung jawab

d)

Kesadaran sosial

e)

Kesadaran diri

10.

Ibu Dona merupakan guru baru di SD yang belum memiliki pengalaman mengajar sebelumnya. Ia ditempatkan sebagai guru piket yang siap ditempatkan di kelas mana pun jika guru kelas butuh bantuan. Salah satu guru kelas 1 SD yaitu Ibu Tuti, seringkali meminta bantuan Ibu Dona untuk menggantikan beliau untuk mengajar kelas, sedangkan Ibu Tuti yang merupakan guru senior terkadang hanya duduk di ruang guru atau tidak masuk tanpa memberikan kabar sebelumnya. Ibu Dona seringkali kewalahan karena siswa di kelas cukup aktif. Ibu Dona merasa tidak nyaman, namun tidak berani berbicara kepada ibu Tuti dan tetap menjalankan tugasnya.
Sikap yang sebaiknya Ibu Dona ambil dalam menghadapi situasi tersebut adalah ….

a)

Mengutarakan perasaannya kepada orang terdekatnya saja agar suasana hati lebih baik

b)

Membagikan pengalaman tersebut dengan guru lainnya dan meminta saran serta masukan

c)

Menjauhi Ibu Tuti agar dapat terhindar dari konflik dan mengelola hubungan baik dengan rekan sejawat

d)

Menyampaikan kepada kepala sekolah untuk meminta perlindungan

e)

Mengutarakan perasaan kepada Ibu Tuti dan tawarkan diskusi untuk memperoleh kesepakatan bersama

11.

Salah satu indikator dalam implementasi Pembelajaran Sosial Emosional (PSE) di kelas dan sekolah yaitu penguatan PSE pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah yang selaras dengan standar kompetensi guru ….

a)

pedagogik, kepribadian, dan sosial

b)

pedagogik dan sosial

c)

kepribadian, sosial, dan profesional

d)

  pedagogik dan kepribadian

e)

kepribadian dan sosial

12.

Fajar adalah seorang murid SMP yang sedang mengalami kesulitan belajar. Dia menceritakan bahwa semakin hari pembelajaran semakin susah, semakin banyak dan di rumah dia tidak bisa konsentrasi dan nyaman belajar. Orang tuanya di rumah memiliki usaha kecil yang bergerak dibidang pembuatan kopi bubuk. Suara bising yang dikeluarkan mesin penggiling kopi sangat mengganggu proses belajar Fajar di rumah.
Diantara pertanyaan berikut yang merupakan pertanyaan coaching yang mampu menggali potensi coachee adalah….

a)

Mengapa kamu tidak belajar di tempat lain saja yang membuat kamu nyaman?

b)

  Apa hal-hal yang bisa kamu lakukan supaya kamu bisa konsentrasi belajar?

c)

Apakah suara mesin penggiling kopi itu mengganggu belajarmu?

d)

Bagaimana kamu menyikapi suasana bising yang ditimbulkan oleh suara mesin itu?

e)

Apakah ada tempat lain yang membuat kamu nyaman belajar?

13.

Dimasa pandemi seorang murid SMP mengeluh dan mengalami kebosanan dalam belajar secara daring, tugas menumpuk, PAS tidak belajar, tugas dikerjakan secara asal-asalan dan selalu dikumpulkan melewati batas waktu yang sudah ditentukan. berikut ini potongan percakapan yang dilakukan oleh anak tersebut dengan orang tuanya. ...
Ortu : menurut kamu, seberapa penting mengerjakan tugas pelajaran yang diberikan guru di sekolah?
Anak : sebenarnya sih, mengamankan nilai, dan tugas memacu kita untuk belajar.
Ortu : apa pentingnya kamu mengerjakan tugas dengan baik?
Anak : hidup saya tenang dan saya bisa melaksanakan hobby saya main games.
Ortu : apa pentingnya ketenangan dalam hidup kamu ketika kamu mengerjakan tugas dengan baik?
Anak : saya bisa mengerjakan hal-hal lain seperti main games atau bersantai main musik.
Ortu : Apa hal yang bisa kamu lakukan untuk bisa mnegerjakan dengan baik?
Anak : saya langsung lihat tugasnya kemudian mengerjakan tugasnya tanpa menunda-nunda dalam pengerjaannya

Potongan percakapan di atas yang dilakukan oleh orang tua dengan anaknya merupakan proses ….

a)

Konsultasi

b)

Supervisor

c)

Coaching

d)

Mentoring

e)

Konseling

14.

Membuat komitmen atas hasil yang dicapai dan untuk langkah selanjutnya dalam percakapan coaching dengan model alur “TIRTA” adalah Tahapan “Tanggung jawab”. Manakah pernyataan berikut yang merupakan contoh pernyataan “Tanggung Jawab”, dalam percakapan coaching?

a)

Apakah ukuran keberhasilan yang Bapak/Ibu harapkan dari pertemuan ini?

b)

Bagaimana cara Bapak/Ibu mengantisipasi gangguan dalam program ini?

c)

Kesempatan apa yang Bapak/Ibu miliki sekarang untuk mengatasi hal ini?

d)

Siapa dan apa yang dapat membantu Bapak/Ibu dalam menjaga komitmen?

e)

Bagaimana cara Bapak/Ibu mengantisipasi gangguan?

15.

Prinsip coaching yang diwujudkan dengan membangun kesetaraan antara coach dan coachee, tanpa ada yang merasa lebih tinggi atau lebih rendah diantara keduanya adalah ….

a)

Memaksimalkan potensi

b)

Mengembangkan potensi

c)

Kemitraan

d)

Proses kreatif

e)

Interaksi Positif

16.

Salah satu tujuan supervisi akademik adalah untuk mengembangkan kompetensi guru agar dapat melakukan pembelajaran yang berpihak pada murid. Untuk dapat melakukan itu, diperlukan paradigma berpikir bertumbuh dan keberpihakkan pada murid yang memberdayakan. \Coaching menjadi sebuah pendekatan yang memberdayakan, karena diawali dengan paradigma berpikir coaching. Berikut ini yang bukan merupakan paradigma berpikir coaching adalah….

a)

Fokus pada coachee/rekan yang akan dikembangkan

b)

Mampu melihat peluang baru dan masa depan

c)

Memiliki kesadaran diri yang kuat

d)

Bersikap terbuka dan ingin tahu

e)

Fokus pada coach yang mengembangkan coachee

17.

Berikut adalah model percakapan coaching yang dapat dilakukan supervisor pada percakapan pasca-observasi dalam pelaksanaan supervise akademik, agar guru merasakan kepemilikan akan proses supervisi yang memberdayakan dirinya dan berkelanjutan, yaitu: Kecuali….

a)

memberikan ruang bagi guru berefleksi pada saat analisis hasil data observasi dan melalui percakapan coaching, sehingga guru dapat menemukan sendiri area pengembangan selanjutnya.

b)

Percakapan idealnya berisikan tujuan percakapan, analisis hasil data observasi, percakapan umpan balik, percakapan perencanaan area pengembangan, dan rencana aksi pengembangan diri.

c)

menuntun guru dengan pertanyaan berbobot dan proses pemberian umpan balik berbasis coaching, untuk menemukan area pengembangan dan perbaikan diri yang hendak dilakukan,

d)

Mengarahkan guru untuk dapat melakukan peningkatan kinerja dengan bimbingan dan langkah-langkah sesuai saran dan petunjuk supervisor

e)

menggunakan model percakapan untuk refleksi dan percakapan untuk kalibrasi dengan menggunakan data yang telah diambil pada saat kunjungan kelas

18.

1Dalam konsep andragogi oleh Paulo Freire terdapat beberapa prinsip utama yang dia tekankan. Manakah dari poin di bawah ini yang tidak termasuk dalam prinsip utama andragogi oleh Freire

(1)    Pentingnya dialog dalam Pendidikan

(2)   Pentingnya praksis sebagai satu kesatuan aksi dan refleksi dalam praktik Pendidikan

(3)   Pentingnya mendorong motivasi belajar orang dewasa secara internal

(4)  Pentingnya pendidikan hadap masalah yang berlawanan dengan konsep pendidikan ‘bank’

(5)  Pentingnya usaha pemerdekaan kolektif atau gotong-royong untuk membangun kesadaran kritis



a)

2

b)

1

c)

5

d)

4

e)

3

19.

Salah satu keterampilan utama dalam coaching adalah keterampilan mendengarkan dengan aktif atau sering kita sebut dengan menyimak. Ada beberapa hal yang biasanya menghambat kita untuk menjadi pendengar aktif, salah satunya adalah “asumsi” (sudah mempunyai anggapan tertentu tentang suatu situasi yang belum tentu benar). Manakah dari pernyataan berikut ini yang dapat dilakukan Coach dalam mengatasi permasalahan tersebut?

a)

“Kelihatanya ibu sangat antusias sekali ketika membahas topik tersebut. Apakah betul seperti itu Bu?”

b)

“Dari apa yang barusan Bapak ceritakan, saya menangkap ada rasa putus asa dalam diri bapak. Apakah betul seperti itu Pak?”

c)

“Sepertinya Bapak lemes banget menyampaikan masalah tersebut. Saya melihatnya seperti itu.”

d)

“Barusan saya melihat ibu sepertanya yang sudah prustasi dan mau menyerah. Menurut hemat saya tetep semangat ya Bu”.

e)

“Barusan Ibu katakan kalau Ibu merasa buntu. Buntu yang seperti apa yang Ibu maksud? Bisa diceritakan?”

20.

Manakah dari keterampilan utama berikut yang tidak wajib diperlukan oleh faslitator untuk dapat memfasilitasi dengan efektif

(1)    Keterampilan bertanya

(2)   Keterampilan penggunaan teknologi

(3)   Keterampilan mengilustrasi dengan gambar

(4)  Keterampilan mendegar aktif

(5)  Keterampilan memandu refleksi

a)

2

b)

5

c)

1

d)

3

e)

4

21.

Berikut ini merupakan beberapa ciri fasilitator yang baik, kecuali……

a)

Menjadikan peserta sahabat

b)

Sensitifitas/ empati yang tinggi

c)

Mampu mengelola konflik

d)

Memiliki keterbukaan

e)

Selalu mampu menjawab pertanyaan

22.

Siapakan tokoh yang pertama kali menggunakan istilah andragogi untuk merujuk pada konsep Pendidikan Orang Dewasa

a)

Alexander Kapp

b)

Eduard Lindeman

c)

Paulo Freire

d)

Malcom Knowles

e)

Eugen Rosenstock-Huessy

23.

Yang bukan merupakan indikator seorang fasilitator yang baik adalah dapat

(1)    Menyampaikan berbagai konsep secara praktis dan nyata sehingga dapat dipahami oleh orang-orang yang difasilitasi

(2)   Memberikan langkah-langkah praktis yang memudahkan peserta melakukan sesuatu

(3)   Memampukan peserta untuk mengatasi masalah yang mereka hadapi Bersama

(4)  Memberikan petunjuk secara rinci dan rumit untuk menyelesaikan masalah atau tugas yang dihadapi

(5)  Memampukan peserta mengunkapkan pandanganya

a)

5

b)

4

c)

3

d)

2

e)

1

24.

Berikut adalah yang bukan merupakan kelebihan LMS adalah ...

a)

Memudahkan aktifitas kuliah seperti Quiz, tugas, upload materi, interactive discussion

b)

Waktu pembelajaran jadi lebih efisien karena pembelajaran online dapat diakses di mana saja dan kapan saja

c)

Pembelajaran yang dirancang dengan fleksibel tanpa terbatas waktu dan ruang yang diakses dengan mudah.

d)

Biaya untuk menggunakan LMS lebih murah dibandingkan proses pembelajaran tatap muka.

e)

Satu-satunya pembelajaran online selama pandemi COVID-19

25.

Berikut adalah yang termasuk pada fitur LMS adalah

a)

Tampilan /User Interface (UI) yang Mudah Digunakan, Pendaftaran Bisa dengan Online, Kelas Luring (offline), dan Fitur Forum Diskusi, serta Fitur Video Conference

b)

Tampilan /User Interface (UI) yang Mudah Digunakan, Pendaftaran Bisa dengan Online, Kelas Daring (online), dan Fitur Blog, serta Fitur GForm

c)

Tampilan /User Interface (UI) yang Mudah Digunakan, Pendaftaran Bisa dengan Online, Kelas Luring (offline), dan Fitur Forum Diskusi, serta Fitur GForm

d)

Tampilan /User Interface (UI) yang Mudah Digunakan, Pendaftaran Bisa dengan Online, Kelas Daring (online), dan Fitur Forum Diskusi, serta Fitur Blog

e)

Tampilan /User Interface (UI) yang Mudah Digunakan, Pendaftaran Bisa dengan Online, Kelas Luring (offline), dan Fitur Blog, serta Fitur GForm

26.

Learning Management System (LMS) yang anda ketahui adalah...

a)

Perangkat lunak yang dirancang untuk membuat, mendistribusikan, dan mengatur penyampaian materi pembelajaran

b)

Perangkat pembelajaran antara siswa dan guru dalam liingkungan online

c)

Pembelajaran yang dilakukan dalam lingkungan online dimana interaksi siswa dan guru terjadi

d)

Perangkat lunak pembelajaran yang dilaksanakan oleh sekolah menggunakan internet.

e)

Perangkat pembelajaran yang dirancang antara siswa dan guru pada masa pandemi Covid-19

27.

Learning Management System yang sering digunakan di pembelajaran...

a)

Moodle, Website, Google Classroom, Blackboard

b)

Moodle, Schology, Google Classroom, Library

c)

Moodle, Schology, Yahoo Classroom, Blackboard

d)

Moodle, Schology, Google Classroom, Wiki

e)

Moodle, Schology, Google Classroom, Blackboard

28.

Sistem LMS ini bisa membantu para guru dalam...

a)

Mengelola bahan pembelajaran, mengelola aktivitas pembelajaran siswa, mengelola nilai, melakukan absensi, menampilkan transkrip nilai, berdiskusi, analisis keberhasilan siswa, dan melakukan kuis.

b)

Mengelola bahan pembelajaran, mengelola aktivitas pembelajaran siswa, mengelola blog, merekapitulasi absensi, menampilkan transkrip nilai, berdiskusi, analisis keberhasilan siswa, dan melakukan kuis.

c)

Mengelola bahan pembelajaran, mengelola aktivitas pembelajaran siswa, mengelola blog, merekapitulasi absensi, menampilkan transkrip nilai, berdiskusi, analisis soal, dan melakukan kuis.

d)

Mengelola bahan pembelajaran, mengelola aktivitas pembelajaran siswa, mengelola nilai, merekapitulasi absensi, menampilkan transkrip nilai, berdiskusi, analisis soal test, dan melakukan kuis.

e)

Mengelola bahan pembelajaran, mengelola aktivitas pembelajaran siswa, mengelola nilai, merekapitulasi absensi, membuat transkrip nilai, analisis keberhasilan siswa, berdiskusi dan melakukan kuis.