WorksheetsLATIHAN SOAL SKL FISIKA
Total questions: 100
Worksheet time: 54mins
Intensitas radiasi dinyatakan sebagai perkalian emisivitas suatu benda, konstanta Stefan-Boltzmann, dan suhu mutlak pangkat empat. Dimensi dari konstanta Stefan-Boltzmann adalah
Berdasarkan Hukum Stokes, tentukan dimensi dari koefisien Viskositas
[M][L][T]
[M][L][T]-1
[M][L]-1[T]-2
[M][L]-1[T]-1
Kalor jenis adalah banyaknya kalor yang diperlukan untuk menaikan suhu dari 1 kg massa menjadi 1◦C. Tentukan dimensi dari kalor jenis
[M]2[L][T][θ]
[M]-1[L]2[T]-1[θ]-2
[M]0[L]-2[T]2[θ]1
[M]0[L]2[T]-2[θ]-1
Resistivitas adalah hambatan yang dimiliki oleh penghantar dengan luas penampang satu satuan luas tiap satu satuan panjang.
Resistivitas mengatur sifat konduktor dan isolator dari suatu penghantar. Tentukan dimensi dari resistivitas
[M]2[L]-3[T]3[I]-1
[M][L]3[T]-3[I]-2
[M][L]2[T]-3[I]-2
[M]-1[L]2[T]-1[I]3
Dua benda A dan B dilempar ke atas dengan kecepatan awal 10 m/s dan 20 m/s secara bersamaan dari ketinggian yang sama. Maka jarak kedua benda setelah 1,5 detik adalah
10.25 m
12.5 m
18.75 m
15 m
Dua benda A dan B dilempar ke atas dengan kecepatan awal 10 m/s dan 20 m/s secara bersamaan dari ketinggian yang sama. Maka jarak kedua benda saat A mencapai tinggi maksimum adalah
7.5 m
5 m
10 m
12.5 m
Dua benda A dan B dilempar ke atas dengan kecepatan awal 10 m/s dan 20 m/s secara bersamaan dari ketinggian yang sama. Maka jarak kedua benda saat B mencapai tinggi maksimum adalah
17.5 m
20 m
11.25 m
10 m
Sebuah benda dilempar ke atas dengan kecepatan awal 20 m/s. Tentukan perbandingan Ep terhadap Ek saat kecepatan benda 5 m/s
5:1
15:4
40:3
15:1
Sebuah benda dilempar ke atas dengan kecepatan awal 20 m/s. Tentukan perbandingan Ep terhadap Ek saat ketinggian benda 5 m
2:5
1:4
1:3
3:1
Sebuah benda dengan massa 5 x 103 gram dilempar ke atas dengan kecepatan awal 20 m/s dengan sudut elevasi 37o. Saat ketinggian 5 m, tentukan besarnya energi kinetiknya
540 J
360 J
720 J
1000 J
Suatu benda bermassa 5 kg dilempar ke atas dengan kecepatan awal 20 m/s dengan sudut elevasi 37o. Tentukan besar energi kinetik saat mencapai ketinggian maksimum
540 J
360 J
720 J
1000 J
Dua buah benda A (5 kg) dan benda B (10 kg) bergerak berlawanan arah dengan kecepatan masing-masing 8 m/s dan 5 m/s. Bila kedua benda bertumbukan lenting sempurna, maka kecepatan kedua benda setelah tumbukan adalah
11/3 m/s searah arah semula dan 28/3 m/s searah arah semula
28/3 m/s searah arah semula dan 11/3 ms berlawanan arah semula
28/3 m/s berlawanan arah semula dan 11/3 m/s berlawanan arah semula
11/3 m/s berlawanan arah semula dan 28/3 m/s berlawanan arah semula
Dua buah benda A (5 kg) dan benda B (10 kg) bergerak searah dengan kecepatan masing-masing 8 m/s dan 5 m/s. Bila kedua benda bertumbukan lenting sempurna, maka kecepatan kedua benda setelah tumbukan adalah
10 m/s searah arah semula dan 8 m/s berlawanan arah semula
6 m/s searah arah semula dan 6 m/s searah arah semula
8 m/s berlawanan arah semula dan 8 m/s berlawanan arah semula
6 m/s searah arah semula dan 10 searah arah semula
Perahu dengan massa 50 kg berisi dua orang A dan B masing-masing bermassa 50 kg dan 80 kg bergerak dengan kecepatan 4 m/s ke depan. Hitunglah kecepatan perahu saat B meloncat kebelakang dengan kecepatan 5 m/s
7,2 m/s
16,2 m/s
11,2 m/s
3,2 m/s
Perahu dengan massa 50 kg berisi dua orang A dan B masing-masing bermassa 50 kg dan 80 kg bergerak dengan kecepatan 4 m/s ke depan. Hitunglah kecepatan perahu saat B meloncat kedepan dengan kecepatan 5 m/s
11,2 m/s
3,2 m/s
7,2 m/s
12 m/s
Perahu dengan massa 50 kg berisi dua orang A dan B masing-masing bermassa 50 kg dan 80 kg bergerak dengan kecepatan 4 m/s ke depan. Hitung kecepatan perahu ketika orang B terjatuh dari perahu
3,2 m/s
7,2 m/s
11,2 m/s
14,2 m/s
Manakah pernyataan yang benar tentang grafik V-t berikut ini
Percepatan benda di lintasan C-D sebesar 1 m/s2
Benda tidak bergerak pada lintasan B-C
Jarak yang ditempuh pada lintasan A-C adalah 37 m
Perlambatan benda di lintasan D-E sebesar 2,67 m/s2
Manakah grafik S-t yang mewakili bergerak dari keadaan diam dan memiliki grafik a-t berikut
Sebuah benda mula-mula diam dipercepat 2 m/s2 selama 10 detik, lalu bergerak GLB selama 20 detik kemudian diperlambat sampai berhenti dalam waktu 5 detik. Manakah grafik S-t yang dapat mewakili gerak tersebut
Sebuah benda mula-mula diam dipercepat 2 m/s2 selama 10 detik, lalu bergerak GLB selama 20 detik kemudian diperlambat sampai berhenti dalam waktu 5 detik. Manakah grafik V-t yang dapat mewakili gerak tersebut
Manakah pernyataan yang benar mengenai grafik V-t berikut
Waktu yang dibutuhkan untuk A dan B mencapai jarak yang sama adalah 8 detik
A mengalami GLB sedangkan B mengalami GLBB dipercepat
A mengalami perlambatan 2,5 m/s2
Jarak antara kedua benda setelah 4 detik adalah 40 m
Sebuah benda bermassa 10 kg meluncur dengan kecepatan 5 m/s dari puncak bidang miring kasar dengan koefisien gesek 0,2 dan memiliki sudut kemiringan 37° serta tingginya 5 m. Berapakah gaya sejajar bidang miring harus diberikan agar benda tepat berhenti saat mencapai dasar bidang miring ?
60 N
118 N
59 N
44 N
Dua buah benda A (5 Kg) dan B (10 Kg) terletak pada bidang daftar kasar (μ = 0,2), dihubungkan dengan tali seperti gambar. Tentukan besar tegangan tali
40 N
100 N
20 N
4 N
Dua buah benda A (5 Kg) dan B (10 Kg) terletak pada bidang daftar kasar, dihubungkan dengan tali seperti gambar. Tentukan besar tegangan tali
12 N
16 N
20 N
8 N
Sebuah benda 200 gram dipanaskan sehingga didapatkan grafik T - Q sebagai berikut. Besarnya kalor jenis pada wujud padat adalah
0,05 kal/gr. oC
50 kal/gr. oC
5 kal/gr. oC
0,5 kal/gr. oC
Sebuah benda 500 gram dipanaskan sehingga didapatkan grafik T - Q sebagai berikut. Tentukan kalor jenis saat wujud cair
4/9 kal/gr. oC
40/9 kal/gr. oC
4/90 kal/gr. oC
400/9 kal/gr. oC
Sebuah benda 300 gram dipanaskan sehingga didapatkan grafik T - Q sebagai berikut. Tentukan besar kalor jenis dalam wujud gas
20/3 kal/gr. oC
10 kal/gr. oC
5/3 kal/gr. oC
10/3 kal/gr. oC
Jika konduktivitas A dua kali B, dan panjang logam A tiga kali B, maka suhu pada sambungan A dan B adalah
100oC
60oC
80oC
120oC
Jika konduktivitas A setengah kali B, dan panjang logam A dua kali B, maka besarnya T adalah
-400oC
-350oC
-390oC
-440oC
Jika konduktivitas A tiga kali B, dan panjang logam A sepertiga B, maka suhu pada ujung B adalah
155oC
330oC
310oC
360oC
Tiga gaya 20 N, 30 N dan 25 N bekerja pada batang yang panjangnya 2 m, seperti pada gambar. Besarnya momen gaya terhadap titik O (titik pusat massa batang) adalah
28 N.m searah jarum jam
30 N.m berlawanan arah jarum jam
25 N.m searah jarum jam
37 N.m searah jarum jam
Tiga gaya 50 N, 30 N dan 25 N bekerja pada batang yang panjangnya 5 m, seperti pada gambar. Besarnya momen gaya terhadap titik O (ujung sebelah kiri batang) adalah
300 N.m berlawanan arah jarum jam
259 N.m searah jarum jam
313 N.m searah jarum jam
360 N.m searah jarum jam
Tiga gaya 20 N, 30 N dan 50 N bekerja pada batang yang panjangnya 3 m, seperti pada gambar. Besarnya momen gaya terhadap titik O (Ujung sebelah kanan batang) adalah
81 N.m searah jarum jam
36 N.m berlawanan arah jarum jam
45 N.m searah jarum jam
9 N.m searah jarum jam
Tiga gaya 100 N, 50 N dan 25 N bekerja pada batang yang panjangnya 2 m, seperti pada gambar. Besarnya momen gaya terhadap titik O (titik pusat massa batang) adalah
12,5 N.m searah jarum jam
22,5 N.m berlawanan arah jarum jam
47,5 N.m berlawanan arah jarum jam
60 N.m searah jarum jam
Batang 5 kg diberi beban 25 kg seperti pada gambar. Besarnya tegangan tali pada gambar tersebut adalah
212,5 N
400 N
354 N
187,5 N
Batang 10 kg diberi beban 50 kg seperti pada gambar. Besarnya tegangan tali pada gambar tersebut adalah
550 N
440 N
1375 N
687,5 N
Batang 2,5 kg diberi beban 15 kg seperti pada gambar. Besarnya tegangan tali pada gambar tersebut adalah
162,5 N
325 N
130 N
75.25 N
Batang 10 kg diberi beban 12 kg seperti pada gambar. Besarnya tegangan tali pada gambar tersebut adalah
340 N
510 N
102 N
170 N
Letak titik berat bangun berikut adalah
(27,5)
(14/3,5)
(22,3/5)
(28/3,5)
Letak titik berat bangun dua dimensi berikut
ini adalah
(10,84/17)
(10,132/17)
(10,290/17)
(10,242/17)
Letak titik berat bangun berikut adalah
(5,83/6)
(5,109/6)
(5,93/6)
(5,141/6)
Tiga buah pegas A, B, C diberi beban bervariasi didapatkan grafik sebagai berikut. Manakah pernyataan yang benar
Saat diberi gaya yang sama, pegas C mengalami pertambahan panjang yang lebih kecil dari pegas A
Dibutuhkan gaya yang lebih besar untuk pegas A daripada B mendapatkan pertambahan panjang yang sama
Berdasarkan grafik tersebut, pegas A, B, dan C memiliki konstanta pegas yang sama besar
Konstanta pegas B memiliki nilai diantara pegas A dan pegas C
Grafik F-Δx berikut menunjukkan 4 buah pegas yang diberi beban bervariasi. Manakah pernyataan yang benar
Dibutuhkan gaya yang lebih besar untuk pegas N mengalami perpindahan
Pegas K merupakan pegas yang paling kaku
Konstanta pegas paling besar dialami oleh pegas N
Pegas L lebih elastis daripada pegas N
Sebuah benda 30% volumenya berada pada cairan X yang massa jenisnya 0,8 gr/cm^3 dan 50% berada pada cairan Y yang massa jenisnya 1 gr/cm^3. Besarnya massa jenis benda adalah
0,36 gr/cm3
0,64 gr/cm3
0,74 gr/cm3
1 gr/cm3
Sebuah benda 40% volumenya berada pada cairan X yang massa jenisnya 0,6 gr/cm^3 dan 50% berada pada cairan Y yang massa jenisnya 0,8 gr/cm^3. Besarnya massa jenis benda adalah
0,64 gr/cm3
0,32 gr/cm3
1,28 gr/cm3
0,4 gr/cm3
Sebuah benda 50% volumenya berada pada cairan X yang massa jenisnya 0,8 gr/cm^3 dan 40% berada pada cairan Y yang massa jenisnya 0,9 gr/cm^3. Besarnya massa jenis benda adalah
0,76 gr/cm3
0,44 gr/cm3
1,02 gr/cm3
0,98 gr/cm3
Komponen yang digunakan saat pesawat berbelok ke kanan sambil bergerak naik ditunjukkan nomor
1 dan 8
3 dan 6
5 dan 2
4 dan 3
Komponen pesawat yang biasa digunakan saat membelok dan kontrol di darat adalah
Vertical Stabilizer
Rudder
Aileron
Propeller
Sebuah benda bergetar dengan amplitudo 10 cm. Tentukan fase getar saat simpangannya 5 cm
1/6
3/4
3/8
5/12
Sebuah benda bergetar dengan amplitudo 20 cm. Tentukan fase getar saat simpangannya 10√3 cm
1/12
2/3
1/6
3/10
Sebuah benda bergetar dengan amplitudo 10 cm. Tentukan fase getar saat simpangannya 5√2 cm
3/8
5/12
2/6
1/6
Gelombang merambat dengan persamaan Y = 10 Sin (100π t - 0,02π X) dengan Y (cm) dan X (m). Maka pernyataan yang benar tentang gelombang tersebut adalah
frekuensinya 50 Hz
Amplitudonya 10 m
gelombang merambat ke kanan
panjang gelombangnya 100 m
Gelombang merambat dengan persamaan Y = 0,5 Sin (50π t - 0,2π X) semua satuan dalam S.I. Maka pernyataan yang benar tentang gelombang tersebut adalah
Amplitudonya 0,5 m
gelombang merambat ke kiri
periodenya 0,04 sekon
panjang gelombangnya 10 m
Taraf intensitas suatu mesin pesawat jet dari jarak 10 m adalah 150 dB. Maka besarnya taraf intensitas 100 mesin identik yang berbunyi serentak dari jarak 10 km adalah
170 dB
110 dB
130 dB
1500 dB
Taraf intensitas suatu mesin jahit dari jarak 10 m adalah 50 dB. Maka besarnya taraf intensitas 500 mesin identik yang berbunyi serentak dari jarak 100 m adalah (log 5 = 0,7)
63 dB
77 dB
57 dB
60 dB
Taraf intensitas suatu mesin mobil dari jarak 10 m adalah 120 dB. Maka besarnya taraf intensitas 100 mesin identik yang berbunyi serentak dari jarak R m adalah 140 dB. Besarnya R adalah
1 m
0,1 m
10 m
100 m
Taraf intensitas suatu mesin motor dari jarak 10 m adalah 120 dB. Maka besarnya taraf intensitas N mesin identik yang berbunyi serentak dari jarak 100 m adalah 140 dB. Besarnya N adalah
10
0,1
0,01
1
Mobil ambulance bergerak mendekati pengamat yang diam dengan kecepatan 72 km/jam, jika suara sirine Mobil ambulance tersebut 960 Hz. Maka pengamat akan mendengar suara sirine dengan frekuensi ... Hz. (Cepat rambat bunyi diudara 340 m/s)
980 Hz
1020 Hz
950 Hz
1050 Hz
Mobil ambulance bergerak menjauhi pengamat yang diam dengan kecepatan 72 km/jam, jika suara sirine Mobil ambulance tersebut 1080 Hz. Maka pengamat akan mendengar suara sirine dengan frekuensi ... Hz. (Cepat rambat bunyi diudara 340 m/s)
1020 Hz
780 Hz
980 Hz
720 Hz
Suatu gas di dalam tabung bertekanan 50 Atm dan bervolume 50 lt bersuhu 27°C. Jika gas dipanaskan sampai bersuhu 77°C pada volume tetap, maka besarnya tekanan gas menjadi
58,3 atm
66 atm
48,6 atm
45 atm
Suatu gas di dalam tabung bertekanan 50 Atm dan bervolume 50 lt bersuhu 27°C. Jika gas dipanaskan sampai bersuhu 77°C dan volumenya berkurang menjadi setengah kali semula, maka besarnya tekanan gas menjadi
58,3 atm
116,6 atm
76,6 atm
253,3 atm
Suatu gas di dalam tabung bertekanan 50 Atm dan bervolume 50 lt bersuhu 27°C. Jika gas dikompresi pada suhu tetap hingga volumenya berkurang menjadi setengah kali semula, maka besarnya tekanan gas menjadi
100 atm
83,6 atm
50 atm
200 atm
Suatu mesin thermodinamika bekerja berdasarkan siklus seperti gambar. Besarnya usaha yang dilakukan mesin tersebut adalah
15000 J
10000 J
20000 J
7500 J
Suatu mesin menyerap kalor pada suhu 327°C dan melepaskan kalor pada suhu 127°C, maka efisiensi maksimum mesin tersebut adalah
75%
25%
50%
100%
Suatu mesin menyerap kalor pada suhu 327°C dan melepaskan kalor pada suhu 127°C, jika usaha maksimum yang dapat dilakukan mesin tersebut adalah 320 Watt, maka jumlah kalor yang diserap adalah
640 Watt
320 Watt
480 Watt
540 Watt
Suatu mesin menyerap 500 watt kalor pada suhu 227°C dan melepaskan kalor pada suhu 127°C, maka usaha maksimum yang dapat dilakukan mesin tersebut adalah
250 Watt
375 Watt
500 Watt
125 Watt
Lensa bikonveks terbuat dari bahan dengan indeks bias 1,5 dengan jari-jari 20 cm dan 30 cm, maka besarnya fokus lensa tersebut adalah
-12 cm
+24 cm
+18 cm
+30 cm
Lensa bikonkaf terbuat dari bahan dengan indeks bias 1,5 dengan jari-jari 20 cm dan 30 cm, maka besarnya fokus lensa tersebut adalah
-24 cm
+12 cm
+36 cm
-8 cm
Lensa plankonveks terbuat dari bahan dengan indeks bias 1,5 dengan jari-jari 20 cm, maka besarnya fokus lensa tersebut adalah
+24 cm
-36 cm
+40 cm
+20 cm
Lensa plankonkaf terbuat dari bahan dengan indeks bias 1,5 dengan jari-jari 30 cm, maka besarnya fokus lensa tersebut adalah
+48 cm
-30 cm
-60 cm
+32 cm
Kisi dengan jumlah garis 500 garis/mm disinari Cahaya hijau sehingga jarak antara terang ke-2 dengan terang pusat 2 mm. Pernyataan yang benar
jarak antara terang ke-2 dengan terang pusat lebih besar dari 2 mm saat Kisi disinari dengan Cahaya merah.
jarak antara terang ke-2 dengan terang pusat lebih besar dari 2 mm saat Kisi disinari dengan Cahaya biru
jarak antara terang ke-2 dengan terang pusat lebih kecil dari 2 mm saat Kisi yang digunakan diganti kisi dengan jumlah garis 600 garis/mm
jarak antara terang ke-2 dengan terang pusat lebih besar dari 2 mm saat Kisi yang digunakan diganti kisi dengan jumlah garis 400 garis/mm
Urutan spektrum gelombang elektromagnetik dari panjang gelombang kecil ke panjang gelombang besar:
1) Sinar-IR, cahaya, Sinar-UV, sinar-X
2) Cahaya merah, cahaya jingga, cahaya biru, cahaya ungu
3) Sinar-Y, sinar-X, sinar-IR, cahaya
4) Cahaya ungu, cahaya biru, cahaya hijau, cahaya kuning
1, 2, dan 3 benar
1 dan 3 benar
2 dan 4 benar
4 benar
Penderita miopi hanya mampu melihat benda-benda yang jaraknya kurang dari 50 cm. Agar ia dapat melihat normal kembali IA harus menggunakan kacamata dengan kuat Lensa
-2 dioptri
+3 dioptri
+4 dioptri
+2 dioptri
Penderita miopi hanya mampu melihat benda-benda yang jaraknya kurang dari 50 cm. Agar ia dapat melihat normal kembali IA harus menggunakan kacamata dengan kuat Lensa
-1 dioptri
+1 dioptri
+2 dioptri
-3 dioptri
Empat tahun yang lalu seorang Penderita miopi hanya mampu melihat benda-benda yang jaraknya kurang dari 100 cm. Tetapi dengan kacamata tersebut saat ini ia hanya mampu melihat benda-benda yang jaraknya kurang dari 100 cm. Maka kuat Lensa yang harus ia gunakan saat ini agar dapat melihat normal kembali adalah
-1 dioptri
+1 dioptri
+2 dioptri
-2 dioptri
Sebuah benda diletakan 1,1 cm di depan Lensa obyektif mikroskop dengan Lensa obyektif 1 cm dan Lensa okuler 2,5 cm. Bila digunakan secara akomodasi maksimum oleh seorang emetrop perbesaran yang dihasilkan adalah
120 x
90 x
100 x
110 x
Dimanakah benda harus diletakan di depan mikroskop dengan kuat Lensa obyektif 50 dioptri dan kuat Lensa okuler 20 dioptri yang digunakan tanpa akomodasi oleh seorang emetrop, jika perbesaran yang dihasilkan 50 kali?
1,1 cm
1,2 cm
2 cm
2,2 cm
Dua muatan listrik A (20 C) dan B (180 C) terpisah sejauh 12 cm, Dimanakah letak medan listrik samadengan nol
3 cm dari A dan 9 cm dari B
4 cm dari A dan 8 cm dari B
9 cm dari A dan 3 cm dari B
6 cm dari A dan 6 cm dari B
Dua muatan listrik A (- 20 C) dan B (180 C) terpisah sejauh 12 cm, Dimanakah letak medan listrik samadengan nol
6 cm dari A dan 6 cm dari B
6 cm dari A dan 12 cm dari B
8 cm dari A dan 4 cm dari B
6 cm dari A dan 18 cm dari B
Besar kuat arus yang melewati hambatan 20 ohm
1/6 A
1/12 A
1/5 A
1/4 A
Besar kuat arus yang melewati hambatan 30 ohm
1/6 A
1/12 A
1/5 A
1/4 A
Besar kuat arus yang melewati hambatan 60 ohm
1/6 A
1/12 A
1/5 A
1/4 A
Kawat horizontal dialiri arus dari timur ke barat, maka arah medan Magnet di suatu titik yang tepat terletak di utara kawat adalah
ke selatan
ke atas
ke bawah
ke timur
Kawat vertical dialiri arus dari bawah ke atas, maka arah medan Magnet di suatu titik yang tepat terletak di utara kawat adalah
ke timur
ke barat
ke bawah
ke selatan
Kawat 1000 lilitan dengan panjang 40 cm dan luas penampang 100 cm2 dialiri arus listrik 50 A, jika (inti kumparan adalah besi lunak dengan permebilitas relatif 100) dalam waktu 0,2 detik arus yang melewati kumparan menjadi 0, maka GGL induksi yang dibangkitkan perubahan arus di dalam kumparan adalah
50π V
100π V
250π V
75π V
Kawat N lilitan dengan panjang 40 cm dan luas penampang 100 cm^2 dialiri arus listrik 50 A, jika (inti kumparan adalah besi lunak dengan permebilitas relatif 100) dalam waktu 0,2 detik arus yang melewati kumparan menjadi 0, maka besar GGL induksi yang dihasilkan perubahan arus di dalam kumparan adalah 500 V. Maka nilai N adalah (√2 =1,4)
1400
1600
1000
2000
Besarnya nilai R pada rangkaian tersebut adalah
100 ohm
75 ohm
25 ohm
50 ohm
Besarnya nilai L pada rangkaian tersebut adalah ... . (Frekuensi angular sumber tegangan 100 rad/s dan kapasitansi rangkaian 25 mikrofarad)
5 H
2,5 H
5√3 H
5√2 H
Sebuah benda bersuhu 127°C akan memancarkan panjang gelombang dominan
75 x 10-7 m
25 x 10-7 m
50 x 10-7 m
10 x 10-7 m
Panjang gelombang dominan yang diradiasikan oleh suatu benda adalah 0,4 mikrometer, maka suhu permukaan benda tersebut adalah
75 x 105 K
25 x 105 K
35 x 105 K
14 x 105 K
Suatu benda bergerak mendekati kecepatan Cahaya sehingga energi kinetiknya sama dengan energi diamnya. Kecepatan benda tersebut adalah (√3 = 1,74)
1,74c
1,5c
0,87c
0,74c
Sebuah benda bergerak dengan kecepatan 0,8 C maka nilai E : Ek adalah
2:5
5:1
3:4
5:2
Momentum suatu benda yang bergerak dengan kecepatan mendekati kecepatan Cahaya adalah 4 mo.C. Maka kecepatan benda tersebut adalah
17217c
0,89c
15315c
17417c
Suatu benda bergerak mendekati kecepatan Cahaya sehingga Ek : Eo = 3 : 1. Kecepatan benda tersebut adalah
43c
5215c
415c
417c
Elektron atom hidrogen berpindah dari lintasan ke-4 ke lintasan ke-1, maka GEM yang dipancarkannya atom tersebut adalah
Cahaya tampak
Infrared ke-2
UV
Infrared ke-1
Gelombang infrared ke-3 dipancarkan atom hidrogen, maka elektron atom hidrogen berpindah dari
lintasan ke-4 ke lintasan ke-2
lintasan ke-6 ke lintasan ke-3
lintasan ke-5 ke lintasan ke-4
lintasan ke-7 ke lintasan ke-5
Hitunglah panjang gelombang yang dipancarkan atom hidrogen, jika elektron nya berpindah dari lintasan O ke lintasan M (jika R = 1 x 107 /m)
1432×10−7 m
16225×10−7 m
17210×10−7 m
34225×10−7
Mulai terdapat N unsur radioaktif A 5 hari kemudian unsur radioaktif A tinggal 1/4 N, maka pada hari ke ... unsur radioaktif A tinggal 1/64 N
6
20/3
7
21/4
Suatu tempat penyimpanan bahan radioaktif hanya terdapat unsur A, 20 Hari kemudian di dalam tempat tersebut terdapat dua unsur radioaktif A dan B (unsur radioaktif hasil peluruhan zat radioaktif A) dengan perbandingan 1 : 3. Maka paruh unsur radioaktif A adalah ... hari.
30
15
40
25
Jelaskan penggunaan sampah untuk sumber energi alternatif
