wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UTS FTS Solid

Total questions: 24

Worksheet time: 3600secs

Name
Class
Date
1.
Seorang TVF di Industri farmasi akan membuat sediaan tablet di ruang produksi kelas E khusus. Sediaan tablet apakah yang akan dibuat?
a)
Tablet buccal
b)
Tablet effervescent
c)
Tablet hisap
d)
Tablet salut
e)
Tablet sublingual
2.
Suatu zat aktif akan dibuat tablet dan memiliki karateristik berikut: tidak kompresibel, tidak mudah mengalir, dan terurai oleh air. Metode pembuatan yang tepat adalah?
a)
Granulasi basah
b)
Granulasi kering
c)
Kempa langsung
d)
Molded
e)
Spray granulation
3.
Suatu Industri Farmasi akan melakukan pembuatan tablet yang memiliki sifat alir yang baik dan tidak tahan terhadap pemanasan. Metode pembuatan tablet yang paling sesuai ialah?
a)
Direct compression
b)
Dry granulation
c)
Roll compaction
d)
Slugging
e)
Wet granulation
4.
Suatu Industri farmasi akan melakukan pembuatan tablet dengan komposisi sebagai berikut: Allopurinol 60%; Laktosa 3%; Manitol 3%; Povidone 2%; Talk 5%; Asam stearate 3%; Primojel 7%; Purified water qs. Metode pembuatan tablet yang paling sesuai ialah?
a)
Granulasi basah
b)
Granulasi kering
c)
Kempa langsung
d)
Molded
e)
Spray granulation
5.
Suatu Industri Farmasi akan merancang ruangan untuk memproduksi produk effervescent vitamin C yang bersifat higroskopis. Klasifikasi ruang produksi yang tepat ialah?
a)
A
b)
C
c)
D
d)
E khusus
e)
E umum
6.
Seorang TVF akan merancang formula sediaan tablet kunyah antasida dengan komposisi bahan tambahan mannitol, PVP, crospovidon, sucralose, dan Mg stearat. Apakah bahan tambahan yang berfungsi sebagai pemanis dalam formula tersebut?
a)
Crospovidon
b)
Mannitol
c)
Mg Stearat
d)
PVP
e)
Sucralose
7.
Seorang TVF di Industri membuat tablet paracetamol dengan formula sebagai berikut: Paracetamol 500 mg/tab; Amilum maydis 10%; Talkum 1%; Mg stearate 1%; Na. Benzoat 2%; Sacc. Lactis ad 100%. Bahan apakah yang berfungsi sebagai pengawet?
a)
Amylum maydis
b)
Mg stearate
c)
Na. Benzoat
d)
Sacc. Lactis
e)
Talkum
8.
Seorang TVF akan melakukan pengujian evaluasi granul dengan uji pengetapan. Digunakan sejumlah granul yang dimasukkan kedalam gelas ukur 250 mL. Dilakukan pengetapan dan di dapatkan volume serbuk sebesar 215 mL. Berapakah indeks kompresibilitas granul tersebut?
a)
10
b)
11
c)
12
d)
13
e)
14
9.
Seorang TVF diminta oleh Apoteker untuk melakukan pengujian waktu hancur pada kapsul kloramfenikol menggunakan media air dengan suhu diatur 37°C. Diketahui bahwa dari 6 sampel, terdapat 1 kapsul yang tidak hancur sempurna selama rentang waktu yang disyaratkan. TVF meminta saran kepada apoteker untuk tahapan uji selanjutnya. Apakah tanda jika tahap tersebut telah selesai?
a)
Melakukan pengujian ulang dengan 12 sampel baru
b)
Melakukan pengujian ulang dengan 6 sampel baru
c)
Memperlama waktu uji
d)
Mengganti media air yang digunakan
e)
Meningkatakan suhu media
10.
Seorang TVF sedang membuat tablet salut gula yang terdiri dari beberapa tahap, dimana salah satu tahapnya yaitu tahap subcoating dengan bahan tambahan calcium carbonat, kaolin, talkum, dan amilum. Apakah tanda jika tahap tersebut telah selesai?
a)
Membentuk 2-4 lapisan
b)
Pewarnaan yang merata
c)
Tablet inti telah terlapis dengan sempurna secara merata
d)
Tablet telah kering dan halus
e)
Tablet yang mengkilap
11.
Seorang TVF akan membuat sediaan tablet salut gula dengan warna hijau, tetapi pewarnaannya tidak merata, ditandai dengan terdapatnya bintik-bintik terang atau gelap yang menonjol pada permukaan. Permasalahan apakah yang terjadi pada tablet tersebut?
a)
Cracking
b)
Mottling
c)
Edge chipping
d)
Binding
e)
Rough coatings
12.
Seorang TVF di industri farmasi sedang membuat tablet neurosanbe dan pada saat pencetakan tablet tersebut mengalami cracking. Eksipien apakah yang harus ditambahkan untuk mengatasi permasalahan tersebut?
a)
Pelarut
b)
Pelicir
c)
Penghancur
d)
Pengikat
e)
Pengisi
13.
Industri farmasi akan memproduksi tablet metilprednisolon 4 mg. Pengujian selama proses produksi harus dilakukan untuk menjamin keseragaman sediaan yang diproduksi sesuai dengan FI VI. Parameter uji apakah yang dimaksud untuk kondisi tersebut?
a)
Keragaman bobot
b)
Keragaman kandungan
c)
Keseragaman bobot
d)
Keseragaman kandungan
e)
Uji penetapan kadar
14.
Suatu Industri telah melakukan uji disolusi pada sediaan tablet lepas segera. Proses pengujian telah melewati tahap 2 dimana sudah digunakan 12 tablet sampel namun hasil pengujian menunjukkan terdapat 1 tablet dengan nilai Q sebesar 64. Berdasarkan monografi tablet tersebut memiliki nilai Q sebesar 80.Apabila akan melanjutkan pengujian tahap selanjutnya, berapakah jumlah sampel yang ditambahkan?
a)
4
b)
6
c)
8
d)
10
e)
12
15.
Seorang TVF di Industri farmasi akan membuat suatu sediaan tablet dengan menggunakan metode granulasi basah. Apakah keuntungan dari metode tersebut?
a)
Cocok untuk eksipien dengan sifat alir baik
b)
Tidak dapat digunakan untuk bahan obat dengan dosis kecil
c)
Mencegah segregasi campuran serbuk
d)
Prosedur dalam bekerja kompleks
e)
Ruangan produksi luas
16.
Industri farmasi sedang melakukan formulasi tablet dengan formula yang terdiri dari Fenilbutazon, Laktosa monohidrat, PVP K30, Metil paraben, Sodium starch glikolat, Magnesium stearate. Dalam proses pencetakan tablet diketahui tablet hasil cetakan tergores pada permukaan karena ada bagian yang melekat pada punch. Eksipien yang perlu ditingkatkan jumlahnya ialah?
a)
Laktosa monohidrat
b)
Magnesium stearate
c)
Metil paraben
d)
PVP K30
e)
Sodium starch glikolat
17.
Dalam proses pencetakan tablet diketahui tablet hasil cetakan tergores pada permukaan karena ada bagian yang melekat pada punch. Permasalahan tablet yang terjadi adalah?
a)
Binding
b)
Capping
c)
Laminating
d)
Mottling
e)
Picking
18.
RnD melakukan uji disolusi tahap pertama tablet alprazolam. Hasil disolusi didapatkan persentasi 79, 81, 83, 86, 89, 91. Menurut monografi harus larut tidak kurang dari 80% (Q). Bagaimana kesimpulan hasil pengujian tersebut?
a)
Diterima karena hanya 1 yang dibawah 80%
b)
Diterima karena hanya 3 yang dibawah 85%
c)
Ditolak karena terdapat 1 tablet yang dibawah 80%
d)
Ditolak karena terdapat 3 tablet yang dibawah 85%
e)
Ditolak karena terdapat 5 tablet yang dibawah 90%
19.
Staf IPC QC melakukan pengujian loss on drying pada sampel granul yang akan dicetak tablet. 5 gram granul ditimbang dan dianalisis dengan moisture analyzer. Bobot akhir didapatkan 4,5 g. Berapakah % LODnya?
a)
4.5
b)
5
c)
10
d)
10.5
e)
11.1
20.
Seorang apoteker R&D sedang mengembangkan sediaan tablet dengan metode kempa langsung. Eksipien yang digunakan adalah Kollidon®CL, Kollidon 30, Avicel®, Mannitol DC, Aerosil®, Mg stearat. Apakah fungsi dari Kollidon 30 pada formulasi tablet tersebut?
a)
Glidan
b)
Lubrikan
c)
Penghancur
d)
Pengikat
e)
Pengisi
21.

Apakah perbedaan dari picking dan sticking? dan bagaimana cara menangani permasalah tablet tersebut!

4 lines
22.

Seorang R&D di Industri Farmasi sedang memproduksi sediaan tablet paracetamol 500 mg. Sebelum dipasarkan, tablet diuji terlebih dahulu untuk pemastian mutu, salah satunya yaitu uji kerapuhan. Diambil sejumlah tablet untuk ditimbang dan diperoleh berat 6,75 gram dan setelah dilakukan pengujian tablet kemudian ditimbang kembali dan diperoleh berat 6,55 gram. Berapakah persentase kerapuhan dari tablet paracetamol tersebut?

4 lines
23.

Jelaskan perbedaan antara tablet kunyah, hisap, bukal, sublingual, dan effervescent?

4 lines
24.

Pada saat akan membuat tablet, fluiditas serbuk merupakan salah satu parameter yang harus diperhatikan. Bagaimana cara memperbaiki sifat alir serbuk yang buruk?

4 lines