Font size
WorksheetsSOAL PAS KIMIA KELAS XI SEM 1 SEDES
Total questions: 73
Worksheet time: 3hrs 52mins
Pengisian elektron pada orbital yang sesuai adalah....
Suatu unsur memiliki konfigurasi sbb:
1s2 2s2 2p6 3s1
Maka ke-4 bilangan kuantum terakhir pada unsur tersebut adalah....
n = 2, l = 0, m = 0 , s = - ½
n = 3, l = 1, m = 0 , s = - ½
n = 3, l = 1, m = 0 , s = + ½
n = 3, l = 0, m = 0, s = + ½
n = 3, l = 1, m = +1, s = + ½
Suatu unsur memiliki konfigurasi sbb:
1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d4
Maka ke-4 bilangan kuantum terakhir pada unsur tersebut adalah....
n = 4, l = 0, m = 0 , s = - ½
n = 3, l = 1, m = 0 , s = - ½
n = 3, l = 2, m = +2 , s = - ½
n = 3, l = 0, m = 0, s = + ½
n = 3, l = 2, m = +1, s = + ½
Diketahui keempat bilangan kuantum elektron terakhir pada suatu konfigurasi unsur adalah
n=3, l=1, m=−1, s=−21
Tentukan nomor atom dari unsur tersebut.
14
15
16
17
18
Tentukan keempat bilangan kuantum elektron terakhir pada unsur dengan nomor atom 25.
n=4, l=0, m=0, s=−21
n=3, l=2, m=+2, s=+21
n=3, l=1, m=+1, s=+21
n=3, l=2, m=−2, s=−21
n=3, l=2, m=0, s=−21
Tentukan manakah dari pasangan bilangan kuantum berikut yang memungkinkan.
n=1, l=1, m=0, s=−21
n=1, l=0, m=−1, s=+21
n=2, l=1, m=−2, s=+21
n=2, l=1, m=−1, s=+21
n=2, l=1, m=0, s=1
Tentukan konfigurasi yang sesuai untuk atom unsur Cr24 !
1s22s22p63s23p64s23d5
1s22s22p63s23p64s23d4
[Ar] 4s13d5
1s22s22p63s23p64s12d5
[Ne] 4s13d5
Diketahui ion Co2+ mempunyai konfigurasi elektron [Ar]3d7. Jumlah elektron yang tidak berpasangan dalam ion tersebut adalah ...
1
2
3
4
Banyaknya orbital yang ditempati oleh pasangan elektron dalam atom yang bernomor atom 27 adalah ....
10
11
12
13
14
Arah orientasi orbital dalam ruang ditentukan dengan bilangan kuantum....
Utama
Azimuth
Magnetik
Magnetik spin
Orbital
Elektron dengan bilangan kuantum n=3, l=2, m=0, dan s= - 21 terletak pada...
Kulit ke 2, subkulit p
Kulit ke 2, subkulit d
Kulit ke 3, subkulit p
Kulit ke 3, subkulit d
Diantara diagram orbital yang berisi konfigurasi elektron berikutn yang tidak sesuai aturan Hund
adalah . . . .
Urutan yang benar dari kekuatan gaya tolakan PEB dan PEI adalah … .
PEB-PEI > PEB-PEB > PEI-PEI
PEB-PEI > PEI-PEI > PEB-PEB
PEI-PEI > PEB-PEB > PEB-PEI
PEB-PEI > PEB-PEB = PEI-PEI
PEB-PEB > PEB-PEI > PEI-PEI
Struktur molekul unsur flourida dengan unsur M digambarkan sebagai berikut.
Unsur M pada tabel periodik terletak pada golongan ... .
IVA
VA
VIA
VIIA
VIIIA
Di bawah ini adalah senyawa non-polar, kecuali … .
H2
Cl2
CH4
HCl
CCl4
Bentuk molekul yang tepat untuk NH3 adalah ....
Bentuk molekul yang sesuai untuk H2O adalah ....
Bentuk molekul yang sesuai untuk PCl3 adalah ....
Molekul yang memiliki tipe AX3E memiliki bentuk molekul ....
tetrahedral
piramida segitiga
huruf V
segitiga planar
Tipe molekul berikut yang tidak memiliki orbital hibrida sp3d2 adalah ….
AX6
AX5E
AX4E2
AX3E2
Perhatikan konfigurasi elektron 2 unsur berikut!
X: Is2 2s2 2p2
Y: Is2 2s2 2p6 3s2 3p5
Bentuk molekul yang terjadi bila unsur X bersenyawa dengan unsur Y sesuai aturan oktet adalah ....
segitiga datar
segiempat datar
segitiga piramida
tetrahedral
oktahedral
Hibridasi dan bentuk molekul PH3, jika diketahui nomor atom P = 15 dan H = 1 adalah ....
sp3, tetrahedral
sp3, piramida trigonal
sp3, huruf V
sp3d, bipiramida trigonal
sp3d2, oktahedral
H2O dan NH3
HF dan HCl
H2S dan HF
PH3 dan HCl
HF dan HCl
Urutan kekuatan gaya London antara senyawa F2, Cl2, dan Br2 adalah ...
F2 > Cl2 > Br2
Br2 > Cl2 > F2
Cl2 > Br2 > F2
Cl2 > F2 > Br2
F2 = Cl2 = Br2
Ikatan hidrogen dijumpai diantara molekul-molekul berikut ini, kecuali…
C2H5OH
HCN
CH3COOH
NH4Cl
H2O
Diketahui pasangan-pasangan senyawa berikut.
1). NH3 dan HF
2). H2O dan HCl
3). HF dan H2O
4). NH3 dan HBr
5). NH3 dan H2S
Kelompok senyawa yang dapat membentuk ikatan hidrogen adalah ...
2 dan 3
4 dan 5
1 dan 5
1 dan 3
3 dan 4
Gaya London terjadi antar ….
A. atom non logam
B. molekul kovalen
C. molekul yang sangat polar
D. molekul yang non polar
E. molekul yang berbeda muatan
Perhatikan geometri molekul tersebut.
Diantara senyawa berikut yang geometri molekulnya sama seperti gambar tersebut adalah ….
CH4
CO2
PCl5
BCl3
XeF4
Kelompok senyawa berikut yang memiliki ikatan hidrogen adalah ….
HCl, HBr, HF
H2O, HCl, NH3
HF, CH4, H2S
NH3, H2O, HF
CH4, H2S, PH3
Gaya antarmolekul yang paling kuat terjadi pada molekul - molekul ….
Cl2 dan N2
CH4 dan O2
H2S dan CCl4
CH4 dan H2S
HF dan CH3COOH
Jumlah atom C primer, sekunder, tersier, kuartener berturut-turut dari gambar berikut adalah …
1, 2, 3, 4
2, 0, 3, 6
6, 3, 0, 2
0, 3, 6, 2
6, 2, 1, 2
Senyawa berikut yang merupakan hidrokarbon tidak jenuh adalah . . . .
C2H6
C3H8
C5H10
C5H12
C6H14
Nama senyawa dari rumus struktur tersebut adalah....
3-etil-5-metil-1-heksena
5-etil-3-metil-6-heptena
5-etil-3-metil-2-heptena
3-etil-5-metil-1-heptena
3,5-dietil-1-heksena
1. Jumlah atom C primer, C sekunder, C tertier dan C kuartener dari senyawa 3-etil-2,2,3,4,5 pentametil – heptana berturut-turut adalah... .
A. 6,1,2,2
B. 7,2,2,2
C. 8,1,2,2
D. 8,2,2,2
E. 3, 1, 6, 5
Yang merupakan hidrokarbon jenuh adalah .....
Perhatikan struktur di bawah ini :
Berdasarkan urutannya, struktur tersebut termasuk kelompok.....
Alisiklik jenuh, alifatik jenuh, aromatik, alifatik tidak jenuh
Alifatik tidak jenuh, aromatik, alisiklik tidak jenuh, alisiklik jenuh
Alisiklik jenuh, alifatik tidak jenuh, aromatik, alifatik tidak jenuh
Aromatik, alifatik jenuh, aromatik, alisiklik tidak jenuh
Alisiklik jenuh, aromatik, alifatik tidak jenuh, alisiklik tidak jenuh
Jumlah isomer alkana yang mempunyai rumus molekul C4H10 adalah...
2
3
4
5
6
senyawa yang merupakan isomer dari n-heptana adalah...
2-metilbutana
2,3-dimetilbutana
3-etilpentana
2,3,4-trimetilheptana
3-etil-2,2-dimetilheksana
Diantara pasangan senyawa berikut yang saling berisomer posisi adalah...
2-metilpentana dengan heksana
butena dengan siklobutena
2-pentena dengan 2-heksena
2-metilbutana dengan oktana
1-pentena dengan 2-pentena
Pilihlah beberapa pasangan senyawa hidrokarbon berikut yang merupakan pasangan isomer!
n-pentena dan 2-metil propana
2-metil pentana dan 2,3-dimetil butana
2-pentena dan 1-metil-1-butena
1-butena dan 2-metil-1-propena
1-pentena dan 2,2-dimetil-1-propena
Isomer yang terjadi pada senyawa berikut adalah ....
isomer optik
isomer kerangka/rantai
isomer fungsi
isomer posisi
isomer geometri
Perhatikan senyawa berikut.
Senyawa yang merupakan isomer dari senyawa tersebut adalah...
Di antara reaksi-reaksi berikut yang termasuk reaksi substitusi adalah . . . .
C2H4 + 3 O2 → 2 CO2 + 2 H2O
C2H6 + Br2 → C2H5Br + HBr
C2H4 + Br2 → C2H4Br2
C2H5OH → C2H4 + H2O
C2H5Cl → C2H4 + HCl
Reaksi pembentukan butana dari 2-butena termasuk reaksi . . . .
adisi
oksidasi
subtitusi
eliminasi
halogenasi
Hasil adisi 1-pentena dengan asam bromida adalah ....
2-bromopentana
3-bromopentana
1-bromopentana
2,3-dibromopentana
1,3-dibromopentana
Perhatikan reaksi berikut ini :
CH2 = CH - CH2 - CH2 - CH3 + HBr → Senyawa Z
Rumus strukur senyawa hasil (senyawa Z) adalah ....
Reaksi subtitusi pada
CH3 – CH2 – CH3 + Cl2 → X + HCl , senyawa X adalah …
2-kloropropana
2-kloro-2-metilpropana
2-metilpropana
propanaklorida
2-klorida-2-metilpropana
Jenis reaksi senyawa karbon pada persamaan reaksi (1) dan (2) berturut-turut adalah ....
substitusi dan adisi
substitusi dan eliminasi
adisi dan eliminasi
eliminasi dan adisi
eliminasi dan substitusi
perhatikan reaksi berikut ini
H2 + 1/2 O2 → H20 ∆Hf° = -285,85 KJ
pernyataan yang benar dari reaksi tersebut adalah....
pada pembentukan 1 mol air dari unsur-unsurnya dibebaskan energi sebesar 285,85 Kj
pada pembentukan 1 mol air dari unsur-unsurnya dibutuhkan energi sebesar 285,85 KJ
pada pembentukan 1 mol air dari unsur-unsurnya dibutuhkan energi sebesar -285,85 KJ
pada pembentukan 1 mol air dari unsur-unsurnya dibebaskan energi sebesar -285,85 Kj
perhatikan reaksi berikut
NO + O2 → NO2
reaksi tersebut adalah reaksi...
pembentukan NO2
pembentukan NO
pembakaran NO
pembakaran NO2
Sebanyak 2 mol gas hidrogen jika direaksikan dengan 1 mol gas oksigen akan terbentuk uap air yang membutuhkan kalor sebesar 484 kJ. Persamaan termokimianya adalah … .
H2(g) + ½ O2(g) --> H2O(g) ΔH = 484 kJ
2 H2(g) + O2(g) --> 2 H2O(g) ΔH = 484 kJ
2 H2(g) + O2(g) --> 2 H2O(g) ΔH = –484 kJ
2 H2O(g) --> 2 H2(g) + O2(g) ΔH = –484 kJ
H2O(g) --> H2(g) + ½ O2(g) ΔH = 484 kJ
Berikut ini yang merupakan reaksi pembentukan standar adalah ....
Ca(s) + O(g) + H(g) ------> Ca(OH)2 (s) ΔH = -a kal
Ca2+(s) + O2 (g) + H2(g) ------> Ca(OH)2 (s) ΔH = -a kal
Ca(s) + O2 (g) + H2(g) ------> Ca(OH)2 (s) ΔH = -a kal
Ca(s) + 2O2(g) + 2H(g) ------> Ca(OH)2 (s) ΔH = -a kal
2Ca(s) + O2(g) + H2(g) ------> 2Ca(OH)2 (s) ΔH = -a kal
Pada pembakaran 64 gram metanol (Mr=32) dalam kalorimeter menyebabkan suhu air meningkat 200C. Jika kalorimeter berisi 5 liter air (ρ=1kg/L) dan kalor jenis air = 4,2 J.g-1.0C-1. Jika kapasitas kalorimeter = 2.700 J.0C-1
maka entalpi pembakaran metanol adalah....
-48 kJ/mol
-64 kJ/mol
-72 kJ/mol
-96 kJ/mol
-102 kJ/mol
Diketahui :
C(s) + O2 (g) → CO2 (g) ΔH = -393 kJ
2CO(s) + O2 (g) → 2CO2 (g) ΔH = -568 kJ
Berdasarkan data tersebut ΔHf0 CO adalah....
-786 kJ
-568 kJ
-393 kJ
-284 kJ
-109 kJ
Jika diketahui reaksi berikut :
N2 (g) + 3H2 (g) → 2NH3 (g) ΔH= -92 kJ
Berdasarkan reaksi tersebut harga entalpi penguraian (ΔHd) NH3 adalah....
+184 kJ
+92 kJ
+46 kJ
-92 kJ
-46 kJ
Diketahui:
ΔHf0 H2O(g) = -242 kJ/mol
ΔHf0 CO2O(g) = -394 kJ/mol
ΔHf0 CH4(g) = -84 kJ/mol
Perubahan entalpi reaksi berikut
CH4 (g) + 2 O2 (g) → CO2 (g) + 2 H2O(g)
adalah....
-720 kJ
-887 kJ
-84 kJ
-397 kJ
-794 kJ
Diketahui :
ΔHf0 CaH2 (s) = -189 kJ/mol
ΔHf0 H2O(l) = -285 kJ/mol
ΔHf0 Ca(OH)2 (s) = -197 kJ/mol
Perubahan entalpi dari reaksi :
CaH2 (s) + 2H2O(l) → Ca(OH)2 (s) + 2H2 (g) adalah….
-1.766 kJ
-474 kJ
-228 kJ
+228 kJ
+562 kJ
Jika energi ikatan H-H : 431 kJ, O=O : 489 kJ dan H-O : 460 kJ.
Entalpi reaksi : H2 (g) + ½ O2 (g) → H2O(g) adalah….
-920 kJ
-460 kJ
-244,50 kJ
-122,25 kJ
-61,13 kJ
Perhatikan gambar berikut ini !
Reaksi tersebut termasuk ke dalam reaksi ....
eksoterm, karena H pereaksi < H hasil reaksi, ΔH = -
endoterm, karena H pereaksi < H hasil reaksi, ΔH = +
eksoterm, karena H pereaksi > H hasil reaksi, ΔH = +
endoterm, karena H pereaksi > H hasil reaksi, ΔH = -
endoterm, karena H pereaksi = H hasil reaksi, ΔH = +
Perhatikan persamaan reaksi termokimia di bawah ini:
1. ½ N2 (g) + ½ O2 (g) → NO (g) ΔH = +kJ/mol
2. NO2 (g) → ½ N2 (g) + O2 (g) ΔH = −kJ/mol
3. CO2 (g) → C (s) + O2 (g) ΔH = +kJ/mol
4. C2H5OH + 3O2 → 2CO2 + 3H2O ΔH = −kJ/mol
5. Na (s) + ½ Cl2 (g) → NaCl ΔH = −kJ/mol
Pasangan persamaan reaksi yang merupakan ΔHfo, ΔHdo, dan ΔHco adalah ….
(3), (4), dan (5)
(2), (4), dan (5)
(1), (3), dan (5)
(1), (2), dan (4)
(1), (2), dan (3)
Bila data entalpi pembentukan standar:
C3H8 (g) = – 104 kJ mol–1
CO2 (g) = – 394 kJ mol–1
H2O (g) = – 286 kJ mol–1
maka harga ΔH reaksi :
C3H8(g) + 5O2(g) → 3CO2(g) + 4H2O(l) adalah …
–1.024 kJ
–1.121 kJ
–1.134 kJ
–2.222 kJ
–2.232 kJ
Bila diketahui energi ikatan rata-rata :
N-H = 391 kJ/mol,
H-H = 435 kJ/mol,
N≡N = 946 kJ/mol,
maka entalpi pembentukan gas NH3 menurut reaksi :
1/2 N2(g) + 3/2 H2(g) → NH3(g) adalah….
- 95 kJ/mol
- 47,5 kJ/mol
95 kJ/mol
47,5 kJ/mol
50 kJ/mol
Diketahui reaksi: 2HCl(g) --> H2(g) + Cl2(g) DH = +184 kJ, maka perubahan entalpi pada pembentukan 1 mol HCl adalah …
+ 230 kJ
+ 184 kJ
+ 92 kJ
– 92 kJ
Data energi ikatan rata rata :
C=C = 609 kJ/mol
C-Cl = 326 kJ/mol
C-H = 412 kJ/mol
C-C = 345 kJ/mol
H-Cl = 426 kJ/mol
Besarnya entalpi reaksi
CH2=CH2 + HCl → CH3CH2Cl
adalah,......
-312 kJ/mol
-48 kJ/mol
48 kJ/mol
100 kJ/mol
312 kJ/mol
Kenaikan suhu dapat mempercepat laju reaksi karena...
kenaikan suhu akan memperbesar energi kinetik partikel reaktan
kenaikan suhu akan menaikkan energi aktivasi reaktan
kenaikan suhu akan memperbesar tekanan
kenaikan suhu akan memperluas permukaan
Pada percobaan 1 dan 3, faktor yang mempengaruhi jalannya reaksi adalah...
katalis
suhu
konsentrasi HCl
luas permukaan
Pernyataan berikut berkaitan dengan teori tumbukan. Pernyataan yang tidak benar adalah ....
Semakin tinggi suhu maka energi aktivasi suatu reaksi menjadi lebih tinggi
Semakin besar konsentrasi maka semakin besar kemungkinan terjadinya tumbukan efektif
Semakin luas permukaan zat padat maka semakin besar kemungkinan terjadinya tumbukan efektif
Katalis mengubah tahap – tahap reaksi menjadi reaksi yang energi aktivasinya rendah
Pada pemanasan, energi kinetik molekul – molekul menjadi tinggi sehingga tumbukan efektif menjadi lebih banyak
Dari data reaksi tersebut yang paling cepat adalah…
1
2
3
4
5
Katalisator suatu reaksi berfungsi untuk ….
menurunkan energy aktivasi suatu reaksi
menaikkan energy produk
menurunkan suhu zat yang bereaksi
mempermudah tumbukan
semua benar
Setiap kenaikan suhu 20oC, kecepatan reaksi menjadi 3 kali lebih cepat. Jika pada 20oC lamanya reaksi berlangsung 9 menit, maka reaksi pada suhu 80oC adalah…….
1/9 menit
2/3 menit
1/3 menit
1/6 menit
3/6 menit
Pada percobaan yang mereaksikan logam magnesium dengan larutan HCl didapatkan data sebagaiberikut.
Percobaan Massa Mg (gram) Wujud Mg Konsentrasi HCL (M) Pengamatan
1 10 Sebuk 1 Timbul gas
2 10 Kepingan 1 Timbul gas
3 10 Batang 1 Timbul gas
4 10 Serbuk 2 Timbul gas
5 10 Batang 2 Timbul gas
Reaksi yang paling cepat terjadi adalah pada percobaan ke- … .
1
2
3
4
5
Setiap kenaikan suhu 15°C laju reaksi menjadi 2 kali lebih cepat dari mula-mula. Jika pada suhu 30°C reaksi berlangsung 12 menit, tentukan waktu reaksi pada suhu 75°C!
1 menit
1,5 menit
2 menit
2,5 menit
3 menit
Data percobaan reaksi: A + 2B → AB2, menunjukkan bahwa apabila konsentrasi A dinaikkan 2 kali sedang konsentrasi B tetap, laju reaksinya naik 2 kali. Bila konsentrasi A tetap dan konsentrasi B dinaikkan 2 kali, maka laju reaksinya naik 2 kali pula. Persamaan laju reaksinya dapat dituliskan
r = k [A]2 [B]3
r = k [A]2 [B]2
r = k [A] [B]2
r = k [A]2 [B
r = k [A] [B]
