Font size
WorksheetsUAS KIMIA UMUM Semester Ganjil Tp. 2023/2024
Total questions: 45
Worksheet time: 2hrs 44mins
Berdasarkan gambar di atas, notasi atom yang benar untuk unsur A adalah ….
Perhatikan pernyataan berikut.
1. Atom terdiri atas inti atom (proton dan neutron) dan elektron yang mengelilingi inti pada orbital tertentu
2. Orbital adalah suatu ruang di sekitar inti yang merupakan tempat kebolehjadian (peluang terbesar) elektron ditemukan
3. Kedudukan elektron di sekitar inti ditentukan dengan bilangan kuantum
4. perubahan kimia merupakan penyatuan atau pemisahan dari atom-atom yang tak dapat dibagi
Pernyataan yang tepat sebagai teori atom mekanika kuantum adalah....
1, 2, dan 3
1 dan 3
2 dan 4
4
semua benar
Perhatikan wacana berikut:
Keelektronegatifan suatu unsur diukur menggunakan skala Pauling yang besarnya antara 0,7 sampai 4. Unsur yang mempunyai harga keelektronegatifan besar, cenderung membentuk ion negatif sedangkan unsur yang mempunyai harga keelektronegatifan kecil, cenderung membentuk ion positif. Berdasarkan wacana ini kesimpulan yang dapat dibuat tentang elektronegatifitas suatu atom adalah...
besarnya energi yang dilepaskan apabila atom menangkap sebuah elektron dan menjadi ion negatif
besarnya tendensi untuk menarik elektron dan pembentukan ion negatif
besarnya energi yang diperlukan apabila atom melepaskan sebuah elektron dan menjadi ion positif
besarnya tendensi suatu atom untuk menarik elektron dalam suatu ikatan kimia
Besarnya tendensi suatu atom untuk melepaskan sebuah elektron dalam pembentukan ion positif
Diketahui beberapa energi ionisasi untuk X = 520; Y = 419; Z = 496; A = 376; B = 403 (dalam kJ/mol). Urutan yang benar dari unsur logam alkali berdasarkan harga energi ionisasi dari atas ke bawah adalah …
X – Y – Z – A – B
B – A – Z – Y – X
Z – Y – X – B – A
A – B – X – Y – Z
X – Z – Y – B – A
Lima unsur A, B C D dan E dalam satu periode dinyatakan sebagai berikut.
(1) Massa atom unsur B lebih kecil daripada unsur C.
(2) Keelektronegatifan unsur A lebih besar daripada unsur D tetapi lebih kecil daripada unsur B.
(3) Energi ionisasi unsur E lebih kecil daripada unsur D.
(4) Jumlah elektron valensi unsur A lebih kecil daripada unsur B.
Urutan letak unsur dalam tabel periodik unsur dari kiri ke kanan adalah …
A, B, C, D, dan E
A, B, C, E, dan D
C, E, D, A, dan B
E, D, C, B, dan A
E, D, A, B, dan C
Kedudukan elektron dalam atom dinyatakan dengan bilangan kuantum berikut.
a. n = 3; ℓ = 2; m = 0; s = −21
b. n = 3; ℓ = 2; m = –3; s = +21
Manakah keempat bilangan kuantum yang mungkin untuk orbital 3d?
(a)
Konfigurasi elektron yang tepat untuk unsur 34Se adalah (a)
Jika atom X yang bernomor atom 25 dituliskan konfigurasi elektronnya, maka atom itu memiliki harga bilangan kuantum…
n = 3
l = 2
m = -2
s = + 21
n = 3
l = 2
m = + 2
s = + 21
n = 3
l = 2
m = -2
s = - 21
n = 3
l = 1
m = -1
s = + 21
n = 4
l = 0
m = 0
s = - 21
Jodohkanlah model atom dengan ilustrasinya!
Teori Atom Bohr
Teori Atom Rutherford
Teori Atom Dalton
Teori Atom Thomson
Diketahui pasangan-pasangan senyawa berikut.
1). NH3 dan HF
2). H2O dan HCl
3). HF dan H2O
4). NH3 dan HBr
5). NH3 dan H2S
Kelompok senyawa yang dapat membentuk ikatan hidrogen adalah ...
2 dan 3
4 dan 5
1 dan 5
1 dan 3
3 dan 4
Deret senyawa berikut ini tergolong senyawa kovalen, kecuali…
HF, HCl, HI
BH3, BF3, CO¬2
H2O, NH3, CO2
Li2O, CaO, MgO
IF5, CCl4, ClF3.
Gambar tersebut menyatakan rumus lewis HNO3. Tuliskan dengan tepat ikatan yang ditunjukkan oleh nomor (1), (2) dan (3)
(a)
Perhatikan rumus molekul beberapa senyawa berikut: (1) H2O ; (2) O3 ; (3) NH3 ; (4) HCN ; (5) HNO2. Diantara senyawa tersebut, yang bentuknya linier adalah (a)
Serbuk tembaga (II) oksida larut dalam asam klorida membentuk tembaga (II) klorida dan air. Persamaan reaksi setara dan lengkap dari reaksi tersebut adalah ....
Cu2O (s) + HCl (aq) → Cu2Cl (aq) + H2O (l)
Cu2O (s) + 2 HCl (aq) → 2 Cu2Cl (aq) + H2O (l)
CuO (s) + HCl (aq) → CuCl (aq) + H2O (l)
CuO (s) + 2 HCl (aq) → CuCl2 (aq) + H2O (l)
Cu2O (s) + 4 HCl (aq) → 2 CuCl2 (aq) + 4 H2O (l)
Perhatikan persamaan reaksi kimia di bawah ini!
2HCl(aq) + CaCO3(s) → CaCl2(aq) + H2O(l) + CO2(g) (sudah setara)
Dari persamaan reaksi kimia di atas, pernyataan yang tepat terdapat pada nomor ....
(1) Reaktan dari reaksi tersebut adalah CaCl2, H2O, dan CO2
(2) Fase dari H2O adalah larutan
(3) Produk dari reaksi tersebut adalah HCl dan CaCO3
(4) Koefisien dari CaCO3 adalah 1
(1), (2), dan (3)
(4) saja
(1) dan (3)
(2) dan (4)
(1) dan (2)
Dalam kemasan cuka dapur pada gambar berikut tertera asam cuka 25% artinya adalah ....
Cuka dapur mempunyai konsentrasi 25% yaitu dalam 100 mL air terlarut 25 mL cuka dapur
Cuka dapur mempunyai konsentrasi 25% yaitu dalam 100 mL cuka dapur terdapat 25 mL asam cuka murni yang terlarut dalam 75 mL air
Cuka dapur mempunyai konsentrasi 25% yaitu dalam 100 mL cuka dapur terdapat 75 mL asam cuka murni yang terlarut dalam 25 mL air
Cuka dapur mempunyai konsentrasi 25% yaitu dalam 100 mL asam cuka terdapat 25 mL cuka dapur yang terlarut dalam 75 mL air
Cuka dapur mempunyai konsentrasi 25% yaitu dalam 100 mL asam cuka terdapat 75 mL cuka dapur yang terlarut dalam 25 mL air
Suatu reaksi dengan v = k[X]2[Y] maka grafik orde reaksi terhadap Y adalah ....
Perhatikan hasil reaksi soda kue dengan asam cuka seperti gambar berikut, pada reaksi yang menggunakan balon merah kemungkinan menggunakan soda kue dan asam cuka sebanyak ....
1 sendok soda kue dan 60 mL asam cuka
2 sendok soda kue dan 40 mL asam cuka + 20 mL air
3 sendok soda kue dan 20 mL asam cuka + 40 mL air
3 sendok soda kue dan 60 mL asam cuka
2 sendok soda kue dan 20 mL asam cuka + 40 mL air
Pernyataan yang tepat mengenai sifat koligatif larutan adalah….
Tekanan osmosis bukan sifat koligatif larutan
Sifat koligatif larutan tergantung pada jenis zat terlarut
Sifat koligatif larutan bergantung pada jumlah partikel zat terlaurut
Salah satu sifat koligatif larutan adalah penurunan titik didih larutan
Penurunan tekanan uap merupakan sifat koligatif yang tergantung pada jenis zat
Perhatikan beberapa gambaran molekuler partikel tak sebenarnya antara zat terlarut dan zat pelarut dalam suatu larutan seperti pada gambar di atas. Larutan yang mempunyai tekanan uap paling besar adalah gambar nomor ....
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
Jika sebanyak 5,85 gram NaCl (Mr = 58,5) dilarutkan dalam air sampai volumenya 500 ml, maka tekanan osmosis larutan tersebut pada suhu 27oC dan R = 0,082 adalah ....
0,082 atm
0,82 atm
0, 984 atm
9,84 atm
4,92 atm
Suatu zat nonelektrolit (Mr =40 ) sebanyak 30 gram dilarutkan ke dalam 900 gram air. Titik beku larutan ini -1,550C. Massa zat tersebut yang harus dilarutkan ke dalam 1,2 kg air agar diperoleh larutan dengan penurunan titik bekunya setengah dari penurunan titik beku di atas adalah ....
10 gram
15 gram
20 gram
45 gram
80 gram
Suatu larutan dibuat dengan melarutkan 65 gram hemoglobin ke dalam air hingga volumenya 1 liter. Larutan ini mempunyai tekanan osmotik 50 kali lebih rendah daripada tekanan osmotik 1liter larutan lainnya yang mengandung 3,9 gram benzena (Mr = 78 g mol-1) pada suhu yang sama. Massa molekul relatif hemoglobin adalah ….
65.000 g mol-1
32.500 g mol-1
6.500 g mol-1
3.250 g mol-1
1.250 g mol-1
Pada percobaan pengujian titik beku larutan urea yang massanya sama dengan larutan NaCl (11,7 g dalam 1 L larutan) ternyata menghasikan titik beku yang berbeda. Tf larutan urea =- 0,3670C. Tf larutan NaCl = -0,744 0C. Jika Mr CO(NH2)2 =60 dan Mr NaCl = 58,5 serta derajat ionisasi NaCl = 1, besarnya tetapan penurunan titik beku molal dari kedua percobaan adalah ….
0,031 0C/m
0,520 0C/m
0,604 0C/m
1,86 0C/m
3,72 0C/m
Pada reaksi asam basa berikut:
(1) HCO3-+ H2O → H2CO3 + OH-
(2) HS- + H2O → H3O+ + S2-
(3) HPO42- + H3O+ → H2PO4- + H2O
H2O bertindak sebagai basa menurut teori asam basa Bronsted-Lowry terdapat pada reaksi ….
1, 2, dan 3
1, 2
1, 3
2, 3
hanya no 1
Perhatikan grafik titrasi asam basa berikut!
Pernyataan yang benar terkait gambar di atas adalah . . .
(1) titrasi asam kuat dengan basa kuat, (2) titrasi basa kuat dengan asam kuat
(1) titrasi basa kuat dengan asam kuat, (2) titrasi asam lemah dengan basa kuat
(1) titrasi asam kuat dengan basa kuat, (2) titrasi basa lemah dengan asam kuat
(1) titrasi asam lemah dengan basa kuat, (2) titrasi basa lemah dengan asam kuat
(1) titrasi basa kuat dengan asam kuat, (2) asam kuat dengan basa kuat
Reaksi kimia A ⟶ B dalam waktu 330 detik, konsentrasi zat A berkurang dari 1,00 M menjadi 0,75 M, kecepatan reaksi pembentukan B adalah…
0,045 mol/menit L
0,030 mol/menit L
0,025 mol/menit L
0,90 mol/menit L
0,050 mol/menit L
Tingkat reaksi totalnya adalah …
1
2
3
4
5
Zn(s) + 2HCl(aq) → ZnCl2(aq) + H2(g) zink dapat bereaksi dengan larutan asam klorida menurut reaksi berikut. salah satu langkah yang ditempuh untuk mempercepat pembentukan gas H2 adalah ...
zink berbeentuk lempeng
zink berbentuk serbuk
konsentrasi larutan HCl diperkecil
suhunya diusahakan tetap
ditambah gas oksigen
Amel pada saat jam istirahat pergi ke kantin untuk membeli es teh manis, setibanya di kantin Amel memesan es teh manis. tanpa pikir panjang karena kehausan Amel langsung meminu es teh manis tersebut ternyata setelah diminum tidak terasa manis karena gula yang ada di dalam es teh manis tersbut tidak larut. faktor apa yang menyebabkan gula tidak larut dalam es teh manis ?
konsentrasi
suhu
tekanan
luas permukaan
katalisator
Perhatikan faktor-faktor berikut :
1. Suhu saat reaksi berlangsung
2. Luas permukaan
3. konsentrasi zat pereaksi
4. Penambahan katalis yang tepat
5. Senyawa yang tepat
faktor yang dapat mempengaruhi laju rekasi ditujukan pada nomer...
1 dan 4
1 dan 2
3 dan 5
2 dan 4
4 dan 5
Berikut adalah grafik tingkat energy dari reaksi:
A → B
Bagian yang menunjukkan Energi aktivasi reaksi tanpa menggunakan katalis adalah….
b-a
c
b-c
c-a
c-d
Pembuatan amonia dalam industri merupakan penerapan reaksi kesetimbangan berikut :
N2(g) + 3H2(g) ↔ 2NH3(g) ∆H = -92 kJ
Agar terbentuk amonia semakin banyak, maka dilakukan reaksi pada ....
Suhu rendah, tekanan tinggi, dan tanpa katalis
Suhu rendah, tekanan tinggi, dan dibantu katalis
Suhu tinggi, tekanan tinggi, dan tanpa katalis
Suhu tinggi, tekanan tinggi, dan dibantu katalis
Suhu tinggi, tekanan rrendah, dan dibantu katalis
Berikut ini adalah reaksi kesetimbangan (reversibel) yang terjadi pada reaksi:
Fe3+(aq) + SCN- (aq) ⇄ FeSCN2-(aq)
(Kuning) (Tak berwarna) (Coklat tua)
Jika pada reaksi tersebut ditambahkan 1 tetes larutan KSCN pekat, maka sistem ....
tidak bergeser warna tidak berubah
bergeser ke kiri warna akan berubah kuning
bergeser ke kanan warna akan berubah coklat muda
bergeser ke kanan warna akan bertambah lebih coklat tua
bergeser ke kiri warna akan semakin kuning tua
Berikut ini adalah fenomena-fenomena yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari:
1) Pagar besi yang mengalami perkaratan.
2) Minuman bersoda dalam botol tertutup akan menghasilkan gas ketika dikocok.
3) Pembusukan makanan.
4) Penggunaan gas LPG untuk bahan bakar.
Pernyataan yang paling tepat mengenai fenomena-fenomena di atas yang berkaitan dengan reaksi satu arah dan reaksi dua arah adalah .....
nomor 1 dan 2 merupakan contoh-contoh fenomena yang melibatkan reaksi satu arah.
hanya fenomena pada nomor 2 yang merupakan contoh reaksi satu arah.
nomor 2 dan 3 merupakan contoh-contoh fenomena yang melibatkan reaksi dua arah.
fenomena pada nomor 4 merupakan salah satu contoh reaksi satu arah.
semua fenomena di atas merupakan contoh-contoh dari reaksi dua arah.
Reaksi dua arah sangat banyak dijumpai dalam berbagai bidang di industri, contohnya pada proses pembuatan amonia dari gas hidrogen dan gas nitrogen melalui proses Harber-Bosch. Reaksi dua arah akan mencapai kesetimbangan pada waktu tertentu.
Pernyataan yang kurang tepat berkaitan dengan reaksi dua arah pada pembuatan amonia dan keadaan setimbang adalah ....
keadaan setimbang terjadi saat reaksi ke arah produk (amonia) dan reaksi ke arah reaktan (gas hidrogen dan gas nitrogen) berlangsung terus-menerus namun tidak ada perubahan yang dapat diamati.
keadaan setimbang akan tercapai saat konsentrasi gas hidrogen, gas nitrogen, dan gas amonia adalah tetap.
keadaan setimbang tercapai saat laju reaksi ke arah produk (amonia) dan laju reaksi ke arah reaktan (gas hidrogen dan gas nitrogen) adalah tetap.
jika proses pembentukan amonia tidak terjadi pada suhu yang tepat, maka reaksi dapat berbalik arah dari amonia yang telah terbentuk akan kembali terurai menjadi hidrogen dan nitrogen.
gas hidrogen dan gas nitrogen yang merupakan reaktan pembentuk amonia tidak habis bereaksi dan tetap ada setelah sistem mencapai kesetimbangan.
Dalam wadah tertutup berukuran 600 mL, reaksi penguraian 5 mol gas belerang trioksida menjadi gas oksigen dan gas belerang dioksida. Setelah setimbang, gas belerang trioksida yang terurai adalah sebanyak 40%. Maka ....
mol total setelah membentuk kesetimbangan adalah sebesar 5 mol juga
dihasilkan mol gas belerang dioksida = 1 mol
Harga Kc = 4/9
Harga Kc = 5,636
Harga Kc = 0,74
Pembuatan asam sulfat melibatkan reaksi pembentukan gas SO3 dari gas SO2 dan gas O2 dengan menggunakan V2O5 sebagai katalis. Pada suatu percobaan, direaksikan masing-masing 10 mol gas SO2 dan gas O2 dalam wadah 2 L hingga reaksi membentuk kesetimbangan saat 60% gas SO2 telah bereaksi dengan tekanan total sistem sama dengan 17 atm dan melepaskan panas.
Kesimpulan yang dapat ditarik berkaitan dengan fenomena di atas adalah sebagai berikut, kecuali ....
reaksi pembentukan gas SO3 dari gas SO2 dan gas O2 merupakan reaksi eksoterm.
derajat ionisasi gas SO2 adalah 0,6.
jumlah mol SO2; O2; SO3 masing-masing adalah sebesar 4 mol; 7 mol; dan 6 mol.
harga tetapan kesetimbangan (Kc) adalah 0,64.
Harga Kp = 3,2.
Jawablah pernyataan di bawah ini dengan jawaban "BENAR" atau "SALAH"!
Reaksi pembentukan gas hidrogen iodida dari gas hidrogen dan gas iodin merupakan reaksi dua arah dan eksotermik. Melalui percobaan, ternyata diperoleh harga tetapan kesetimbangan tekanan (Kp) untuk reaksi tersebut sebesar 0,25. Jika pada suhu tetap, volume diubah menjadi dua kali volume awal, maka dapat diprediksi harga Kp menjadi dua kali lipat lebih besar.
(a)
Jawablah pernyataan di bawah ini dengan jawaban "BENAR" atau "SALAH"!
Diketahui grafik pengamatan perubahan konsentrasi dari suatu reaksi dua arah di samping.
Berdasarkan grafik tersebut, keadaan setimbang reaksi pembentukan Y tercapai pada menit ke 2 saat X bereaksi sebanyak 0,4 mol dan Z sebanyak 0,2 mol.
(a)
Jika reaksi antara logam Magnesium dengan Asam Klorida encer di campurkan kedalam tabung reaksi yang tersumbat dengan rapat, gas Hidrogen yang dihasilkan di dalam sistem tidak dapat meninggalkan sistem. Akan tetapi perambatan kalor meninggalkan sistem tetap terjadi melalui dinding pada tabung reaksi. Pada percobaan ini termasuk ke dalam…
Sistem terbuka
Sistem tertutup
perubahan entalpi
energy dalam
Sistem terisolasi
Diketahui :
entalpi pembentukan C2H5OH = - 277,7 KJ/mol,
maka perubahan entalpi untuk penguraian 2 mol C2H5OH adalah ….
+ 138,85 KJ
– 277,70 KJ
+ 277,70 KJ
-555,40 KJ
+ 555,40 KJ
Pada pembakaran 64 gram metanol (Mr=32) dalam kalorimeter menyebabkan suhu air meningkat 200C. Jika kalorimeter berisi 5 liter air (ρ=1kg/L) dan kalor jenis air = 4,2 J.g-1.0C-1. Jika kapasitas kalorimeter = 2.700 J.0C-1
maka entalpi pembakaran metanol adalah....
-48 kJ/mol
-64 kJ/mol
-72 kJ/mol
-96 kJ/mol
-102 kJ/mol
Pernyataan berikut berkaitan dengan diagram P-V
(1) proses AB isokhorik maka Q = ΔU
(2) proses AB isokhorik maka ΔU = −W
(3) proses BC adalah isobarik maka sistem menyerap kalor
(4) proses BC adalah isobarik maka usaha tergantung pada perubahan volume
Pernyataan yang benar adalah...
(1) dan (2)
(1) dan (3)
(1) dan (4)
(2) dan (3)
(3) dan (4)
Satu mol gas ideal mengalami proses isotermal pada suhu T sehingga volumenya menjadi dua kali. Jika R adalah konstanta gas molar, usaha yang dikerjakan oleh gas selama proses tersebut adalah ... .
RTV
RT lnV
2RT
RT ln2
RT ln(2V)
