WorksheetsLaju Reaksi
Total questions: 90
Worksheet time: 3hrs 14mins
Bila 4 gram (Mr. 40) dilarutkan ke dalam air hingga volumenya menjadi 500 mL, maka kemolaran NaOH adalah ....
0,1 M
0,2 M
0,4 M
1,0 M
2,0 M
Bila ke dalam 20 mL larutan H2SO4 2 M ditambahkan air sehingga memperoleh 50 mL larutan, maka kemolaran larutan ....
1,5 M
1,2 M
1,0 M
0,8 M
0,6 M
Volum asam sulfat 98% massa jenis 1,8 kg/L-1 yang diperlukan untuk membuat 90 mL larutan 4 M H2SO4 adalah .... (Mr. H2SO4 = 98)
9 mL
10 mL
18 mL
20 mL
49 mL
Pada reaksi P + Q → R + S
laju reaksinya dapat dinyatakan sebagai … .
penambahan konsentrasi P tiap satuan waktu
penambahan konsentrasi Q tiap satuan waktu
pengurangan konsentrasi P dan Q tiap satuan waktu
pengurangan konsentrasi R tiap satuan waktu
pengurangan konsentrasi S tiap satuan waktu
v = k (A)^2 (B2)
v = k (A) (B2)
v = k (B2)
v = k (A)^0,5 (B2)
v = k (A)
0
1
2
3
4
1000
500
10
0,02
0,001
katalis
konsentrasi
perubahan suhu
sifat zat
luas permukaan
Kenaikan suhu akan mempercepat laju reaksi, karena kenaikan suhu … .
dapat memperluas permukaan zat
dapat menaikkan energi aktivasi pereaksi
dapat memperbesar tekanan
dapat memperbesar energi kinetik molekul pereaksi
dapat menaikkan konsentrasi pereaksi
Laju reaksi dari suatu reaksi gas dinyatakan sebagai v = k(CO)(NO2). Bila volum yang ditempati gas-gas tersebut tiba-tiba diperkecil 1/2 kali dari volum semula, maka laju reaksinya jika dibandingkan laju reaksi semula akan menjadi …
1/2 kali
1/4 kali
2/1 kali
4/1 kali
8/1 kali
Pernyataan yang benar tentang katalisator adalah ….
zat yang dapat mempercepat dan memperbesar hasil reaksi
zat yang tidak terlibat dalam reaksi
zat yang dapat menurunkan energi pengaktifan reaksi
zat yang dapat mempercepat semua jenis reaksi
zat yang dapat menyederhanakan mekanisme reaksi
Setiap kenaikan suhu 100 ° C laju reaksi menjadi 2 kali lebih cepat dari semula. Jika pada suhu 200 ° C reaksi berlangsung selama 12 menit, maka laju reaksi pada suhu 500 ° C adalah … .
1,0 menit
1,5 menit
2,0 menit
3,0 menit
4,0 menit
Pada suatu reaksi suhu dari 25° C dinaikkan menjadi 75° C. Jika setiap kenaikan 10° C kecepatan menjadi 2 kali lebih cepat, maka kecepatan reaksi tersebut di atas menjadi …. kali lebih cepat.
8
10
16
32
64
Suatu reaksi A+ B hasil reaksi, persamaan laju reaksinya V= k[A] [B]². Bila pada suhu tetap konsentrasi A dan B masing-masing dua kali dari semula, laju reaksi adalah ….
tidak berubah
dua kali lebih besar
empat kali lebih besar
enam kali lebih besar
delapan kali lebih
Faktor-faktor berikut akan memperbesar laju reaksi, kecuali ....
Pada suhu tetap ditambah suatu katalisator
Suhu dinaikan
Pada suhu tetap tekanan diperbesar
Pada suhu tetap volume diperbesar
Pada suhu tetap ditambah zat pereaksi lebih banyak
Diketahui kondisi zat yang bereaksi sebagai berikut:
1. Serbuk seng + HCl 0,1 M
2. Lempeng seng + HCl 0,1 M
3. Serbuk seng + HCl 0,5 M
4. Butiran seng + HCl 0,5 M
5. Lempeng seng + HCl 0,5 M
Dari kondisi tersebut, reaksi yang paling cepat adalah ....
1
2
3
4
5
1 terhadap 1
2 terhadap 3
2 terhadap 5
3 terhadap 4
4 terhadap 5
v = k [A][B][C]
v = k [A][B]^2[C]
v = k [A]^2[B][C]^2
v = k [B][C]^2
v = k[C]^2
Dengan mereaksikan: P2(g) + Q2(g) --> 2PQ
dihasilkan data sebagai berikut:
Jika [P2] dinaikan 2 kali, [Q2] tetap, laju reaksi menjadi 4 kali semula, sementara jika [P2] dan [Q2] masing-masing dinaikan 2 kali, laju reaksinya menjadi 8 kali. Orde terhadap [Q2] adalah ....
0
1
2
3
5
Reaksi : P(g) + Q(g) → R(g) + S(g) + T(g) pernyataan berikut yang tidak benar tentang laju reaksi tersebut adalah ...
kecepatan berkurangnya konsentrasi P per satuan waktu
kecepatan berkurangnya konsentrasi Q per satuan waktu
kecepatan berkurangnya konsentrasi R per satuan waktu
kecepatan bertambahnya konsentrasi S per sataun waktu
kecepatan bertambahnya konsentrasi T per satuan waktu
perubahan berikut yang tidak dapat digunakan untuk mengamati laju reaksi adalah perubahan ....
warna
suhu
volume
bau
konsentrasi
tahap reaksi yang menentukan laju suatu reaksi kimia adalah tahap .....
awal
kedua
akhir
paling cepat
paling lambat
laju reaksi dalam reaksi kimia adalah ...
dapat diukur dengan kecepatan terbentuknya zat-zat hasil reaksi
berbanding terbalik dengan zat-zat yang bereaksi
pada suhu tetap mempunyai nilai tetap
tidak dipengaruhi oleh keadaan zat-zat yang bereaksi
berbanding lurus dengan perubahan waktu
faktor berikut yang tidak mempengahi laju reaksi adalah ...
suhu
luas permukaan
katalisator
konsentrasi pereaksi
konsentrasi hasil reaksi
reaksi : 2NO(g) + Br2(g)→ 2NOBr(g) mempunyai rumus laju reaksi berikut. r = k[NO]2[Br2] reaksi tersebut adalah reaksi tingkat ...
0
1
2
3
4
Mg(s) + 2HCl(l)→ 2MgCl2(aq)+H2(g) diketahui reaksi berikut.
gas H2 semakin cepat terbentuk jika logam magnesium dalam bentuk ...
bongkahan
lempengan
serbuk halus
butiran sebesar pasir
butiran sebesar kerikil
CaCO3(s) + 2HCl(aq) → CaCl2(s)+ H2O(l) + CO2(g) diketahui reaksi berikut.
pada pemanasan diketahui bahwa gas CO2 dihasilkan lebih cepat jika CaCO3 dalam bentuk serbuk. berdasarkan hal tersebut, laju reaksi dipengaruhi oleh ....
penambahaan HCl yang terus-menerus
penambahan HCl sebagai katalis
luas permukaan dari CaCO3
kondisi tekanan percobaan
kondisi suhu percobaan
Zn(s) + 2HCl(aq) → ZnCl2(aq) + H2(g) zink dapat bereaksi dengan larutan asam klorida menurut reaksi berikut. salah satu langkah yang ditempuh untuk mempercepat pembentukan gas H2 adalah ...
zink berbeentuk lempeng
zink berbentuk serbuk
konsentrasi larutan HCl diperkecil
suhunya diusahakan tetap
ditambah gas oksigen
pada percobaan 1 dan 3, laju reaksi dipengaruhi oleh ....
konsentrasi
sifat zat
suhu
luas permukaan
katalis
sebanyak 0,1 gram pita magnesium direaksikan dengan 20 mL HCl 1 M pada suhu 18oC dan tekanan atmosfer. volume total gas yang dihasilkan di ukur setiap setengah menit. sehingga menunjuukan kenaikan volume hidrogen seiring dengan kenaikkan waktu.
berikut faktor yang tidak meningkatkan laju dari reaksi tersebut adalah ....
menggunakan magnesium dalam bentuk serbuk
melakukan reaksi pada suhu 30oC
menggunakan 0,2 g pita magnesium
menggunakan 40 mL HCl 2M
melakukan pengenceran
sejumlah magnesium dengan massa sama bereaksi dengan asam sulfat dengan jumlah yang sama pula. kondisi berikut yang menghasilkan reaksi tercepat adalah ...
pita magnesium + 1 M asam sulfat pada suhu 80oC
serbuk magnesium + 0,5 M asam sulfat pada suhu 20oC
pita magnesium + 0,5 M asam sulfat pada suhu 80oC
sebuk magnesium + 1 M asam sulfat pada suhu 20oC
serbuk magnesium + 1 M asam sulfat pada suhu 80oC
tumbukkan antarmolekul di dalam suatu reaksi kimia ....
tidak selalu menghasilkan reaksi kimia
berkurang dengan naiknya suhu
berukurang dengan memperkecil partikel pereaksi
berkurang dengan penambahan konsentrasi
selalu menyebabkan terjadinya reaksi kimia
penambahan katalisator akan mempercepat laju reaksi. hal ini disebabkan ...
konsentrasi zat bertambah
energi aktivasi berkurang
energi aktivasi bertambah
energi kinetik pereaksi berkurang
energi kinetik pereaksi bertambah
kenaikkan suhu akan mempercepat laju reaksi karena kenaikkan suhu akan memperbesar ...
energi kinetik molekul pereaksi
tekanan molekul pereaksi
energi aktivasi zat yang bereaksi
Konsentrasi zat yang bereaksi
luas permukaaan zat pereaksi
energi aktivasi adalah energi yang ....
diperlukan pada saat reaksi sangan lambat
diperlukan pada reaksi bolak-balik
diperlukan pada reaksi endoterm
diperlukan pada reaksi eksoterm
diperlukan agar reaksi dapat berlangsung
tindakan berikut yang akan mengubah energi aktivasi adalah....
memperbesar luas permukaan zat pereaksi
menambah konsentrasi zat pereaksi
menambah katalis
menurunkan suhu
menurunkan tekanan
pernyataan mengenai katalis berikut yang tidak benar adalah ...
katalis dapat menyebabkan reaksi berlangsung melalui mekanisme yang baru
katalis dapat dihasilkan kembali setelah reaksi selesai
katalis dapat mengubah jumlah tahap reaksi
katalis tidak mengubah jumlah zat dan struktur zat yang terjadi
katalis tidak mengambil bagian di dalam satu tahap atau lebih tahap reaksi
makanan lebih tahan lama jika disimpan dalam udara dingin. hal itu disebabkan ....
laju pertumbuhan bakteri dapat dihambat
berhentinya proses tumbukan dalam bahan makanan
menurunkan laju pertumbuhan energi kinetik dalam bahan makanan
bakteri membeku
energi aktivasi bahan makanan turun dengan drastis
kenaikan suhu akan memperbesar laju reaksi. hal ini berlaku ...
hanya pada reaksi eksoterm
hanya pada reaksi endoterm
hanya pada gas saja
pada semua reaksi kimia
hanya pada reaksi yang partikelnya sama
4
3
2
1
0
V = k [NO][Br2]2
V = k [NO]2[Br2]
V = k [NO]2[Br2]2
V = k [NO][Br2]
V = k [NO][Br2]3
Laju reaksi: 2NH3(g) ® N2(g) + 3H2(g) dapat dinyatakan sebagai…
pengurangan konsentrasi N2 tiap satu satuan waktu
pengurangan konsentrasi H2 tiap satu satuan waktu
pengurangan konsentrasi NH3 tiap satu satuan waktu
pengurangan konsentrasi N2, H2 tiap satu satuan waktu
pengurangan konsentrasi NH3, N2 dan H2 tiap satu satuan waktu
Pada reaksi:
H2O2(aq) + 2I-(aq) + 2H+(aq) ------> H2O(l) + I2(aq
Konsentrasi H2O2(aq) berubah dari 1 M menjadi 0,95 M dalam waktu 10 detik. Perubahan laju I-(aq) sebesar…. M/s
0,5
0,2
0,05
0,01
0,005
Suatu reaksi mempunyai ungkapan laju reaksi v = k [P]2[Q]. Bila konsentrasi masing-masing pereaksi diperbesar tiga kali, laju reaksinya diperbesar…
3 kali
6 kali
9 kali
18 kali
27 kali
konsentrasi dan suhu
suhu dan wujud
luas permukaan dan konsentrasi
wujud dan konsentrasi
luas permukaan dan suhu
Kenaikan suhu umumnya menaikkan laju reaksi. Alasan yang tepat untuk menjelaskan hal ini adalah…
energi kinetik dari molekul-molekul menurun
kenaikan suhu menghasilkan reaksi dapat balik
kecepatan masing-masing molekul menjadi sama
energi kinetik dari molekul-molekul meningkat
kenaikan suhu memperkecil energi aktivasi
Setiap kenaikan suhu 10oC laju reaksi menjadi dua kali lebih cepat. Suatu reaksi pada suhu 30oC mempunyai laju = 1 M/s, bila suhu dinaikkan menjadi 90oC, maka laju reaksinya adalah… M/s
14
28
32
64
128
0
1
2
3
4
(1) dan (2)
(1) dan (3)
(2) dan (3)
(2) dan (5)
(3) dan (5)
Faktor Laju reaksi berikut jika dinaikkan akan mempercepat energi kinetik, sehingga terjadinya tumbukan akan semakin banyak dan laju reaksi semakin cepat.
suhu
katalis
tekanan
konsentrasi
luas permukaan
Pernyataan berikut berkaitan dengan teori tumbukan. Pernyataan yang tidak benar adalah ….
semakin tinggi suhu maka energy aktivasi suatu reaksi menjadi lebih tinggi
semakin besar konsentrasi maka semakin besar kemungkinan terjadinya tumbukan efektif
semakin luas permukaan zat padat maka semakin besar kemungkinan terjadinya tumbukan efektif
katalis mengubah tahap-tahap reaksi menjadi reaksi yang energi aktivasinya rendah
pada pemanasan, energi kinetik molekul-molekul menjadi tinggi sehingga tumbukan efektif menjadi lebih banyak
Setiap kenaikan 100C laju reaksi dapat berlangsung 2 kali lebih cepat. Pada suhu 250C laju reaksi 5 M/det. Jika pada suhu 550C, laju reaksi menjadi ….
2,5 M/det
10 M/det
20 M/det
25 M/det
40 M/det
Dari percobaan pengukuran laju reaksi diperoleh data sebagai berikut:
Bagaimanakah persamaan laju reaksinya
v = k [P]
v = k [P] [Q]
v = k [P] [Q]2
v = k [P]2 [Q]
v = k [P]2 [Q]2
Dari percobaan pengukuran laju reaksi diperoleh data sebagai berikut:
Berapakah orde totalnya
0
1
2
3
4
Fungsi katalis adalah untuk ....
menaikkan energi kinetik molekul pereaksi
menurunkan energi pengaktifan dari seluruh reaksi
mengubah jalannya reaksi sehingga energi aktivasinya turun
meningkatkan frekuensi tumbukan antar partikel yang bereaksi
menaikkan energi aktivasi dan energi kinetik molekul yang bereaksi
Perhatikan gambardua buah reaksi antara kalsium karbonat dengan asam klorida berikut:
Jika massa kalsium karbonat dan konsentrasi HCl yang direaksikan sama, faktor yang mempengaruhi laju reaksi tersebut adalah...
volume
konsentrasi
luas permukaan
tekanan
sifat zat
Suatu reaksi berlangsung 2 kali lebih cepat dari semula setiap kenaikan 100C. Jika pada suhu 400C reaksi tersebut berlangsung 20 menit, pada suhu 700C, reaksi akan berlangsung selama ….
2,5 menit
160 menit
50 menit
5 menit
2 menit
In the reaction : F2 + 2ClO2 --> 2FClO2
The rate equation is ….
v = k [F2][ClO2]
v = k [F2]2 [ClO2]2
v = k [F2][ ClO2]2
v = k [F2]3[ClO2]
v = k [F2]2[ClO2]
Diketahui Persamaan Laju Reaksi sebagai berikut:
Berdasarkan notasi tersebut, reaksi yang benar adalah....
C(g) + D(g) --> A(g) + B(g)
A(g) + C(g) --> B(g) + D(g)
A(g) + B(g) --> C(g) + D(g)
C(g) + B(g) --> A(g) + D(g)
B(g) + D(g) --> A(g) + C(g)
Untuk mengubah 40 mL larutan HCl 6 M menjadi larutan HCl 5 M diperlukan tambahan air sebanyak....
4 mL
6 mL
8 mL
9 mL
7 mL
Pernyataan berikut yang menyatakan reaksi orde nol adalah....
laju reaksi meningkat dengan naiknya konsentrasi awal pereaksi
laju reaksi berbanding lurus dengan konsentrasi awal pereaksi
laju reaksi berbanding lurus dengan kuadrat konsentrasi awal pereaksi
suhu tidak mempengaruhi laju reaksi karena energi aktivasinya tetap
konsentrasi pereaksi tidak mempengaruhi laju reaksi
Dalam ruang bervolume 5 liter dimasukkan 2 mol gas NH3 hingga terurai menjadi gas N2 dan H2.
Reaksi: 2NH3 --> N2 + 3H2.
Setelah 4 detik terdapat 0,4 mol gas N2. Berapakah laju reaksi NH3?
0,01 M/dt
0,02 M/dt
0,03 M/dt
0,04 M/dt
0,05 M/dt
Tahap reaksi yang menentukan laju suatu reaksi kimia adalah ….
tahap awal
tahap yang paling lambat
tahap kedua
tahap akhir
tahap yang paling cepat
Persamaan laju reaksinya adalah ....
v = k[H2]1/2 [SO2]2
v = k[H2]2 [SO2]2
v = k[H2]1/2 [SO2]1/2
v = k[H2][SO2]
v = k[H2]3 [SO2]
Yang menyatakan grafik orde reaksi 1 adalah ....
a
b
c
d
e
Suatu reaksi berubah lajunya menjadi 2 kali lipat untuk setiap kenaikan 100C.
Apabila pada suhu 550C reaksi berlangsung selama 140 detik. Lamanya reaksi pada suhu 850C adalah ….
1120 detik
140 detik
35 detik
20,5 detik
17,5 detik
Diketahui reaksi:
Mg(s) + HCl(l) --> MgCl2(aq) + H2(g)
Gas H2 semakin cepat terbentuk jika logam magnesium dalam bentuk ….
bongkahan
lempengan
serbuk halus
butiran sebesar pasir
butiran sebesar kerikil
Untuk reaksi A + B --> hasil, ternyata:
a. bila konsentrasi awal A dinaikkan menjadi dua kali maka pada konsentrasi B yang tetap, kecepatan reaksi dua kali lebih besar
b. bila konsentrasi awal A dan B masing-masing dinaikkan dua kali maka kecepatan reaksi menjadi delapan kali lebih besar
Persamaan laju reaksi tersebut adalah ….
v = k [A][B]2
v = k [A]2
v = k [A][B]
v = k [A]2[B]2
v = k [A]
Tumbukan dengan energi kecil yang menghasilkan reaksi dinamakan ….
tumbukan lenting sempurna
tumbukan lenting sebagian
tumbukan tidak lenting
tumbukan produktif
tumbukan efektif
Kenaikan suhu akan mempercepat laju reaksi. Hal tersebut disebabkan karena kenaikan suhu akan … .
menaikkan energi pengaktifan zat yang bereaksi
memperbesar konsentrasi zat yang bereaksi
memperbesar energi kinetik molekul pereaksi
memperbesar tekanan ruang terjadinya reaksi
memperbesar luas permukaan
Pernyataan berikut yang menyatakan orde nol adalah ...
Laju reaksi meningkat dengan naiknya konsentrasi awal pereaksi
Laju reaksi berbansing lurus dengan konsentrasi awal pereaksi
Laju reaksi berbanding lurus dengan kuadrat konsentrasi awal pereaksi
Suhu tidak mempengaruhi laju reaksi karena energi aktivasinya tetap
Konsentrasi pereaksi tidak mempengaruhi laju reaksi
Pernyataan berikut berkaitan dengan teori tumbukan. Pernyataan yang tidak benar adalah ....
Semakin tinggi suhu maka energi aktivasi suatu reaksi menjadi lebih tinggi
Semakin besar konsentrasi maka semakin besar kemungkinan terjadinya tumbukan efektif
Semakin luas permukaan zat padat maka semakin besar kemungkinan terjadinya tumbukan efektif
Katalis mengubah tahap – tahap reaksi menjadi reaksi yang energi aktivasinya rendah
Pada pemanasan, energi kinetik molekul – molekul menjadi tinggi sehingga tumbukan efektif menjadi lebih banyak
Perhatikan bagan reaksi 4 gram pualam CaCO3 dengan larutan HCl pada masing-masing wadah berikut!
Laju reaksi yang hanya dipengaruhi oleh suhu terdapat pada gambar nomor…..
(1) terhadap (2)
(1) terhadap (3)
(2) terhadap (4)
(3) terhadap (4)
(4) terhadap (5)
Laju reaksi dari suatu reaksi tertentu menjadi dua kali lipat setiap kenaikan suhu 10 °C. Suatu reaksi berlangsung pada suhu 30 °C. Jika suhu ditingkatkan menjadi 100 °C maka laju reaksi akan menjadi … kali lebih cepat dari semula.
128
64
32
16
8
Data hasil percobaan : A + B ⟶ C
Pada percobaan 1 dan 3, kecepatan reaksi dipengaruhi oleh..
Konsentrasi
Suhu
Katalis
luas permukaan
sifat zat
Dari data reaksi tersebut yang paling cepat adalah…
1
2
3
4
5
Dari percobaan tersebut disimpulkan tingkat reaksi total adalah…….
1
2
3
4
5
Laju reaksi antara X dan Y secara keseluruhan adalah orde ketiga. Persamaan laju reaksi yang tidak benar adalah
Laju = k ( X)2(Y)(Z)0
laju = k (X)(Y)3
laju = k (X)0(Y)3
laju = k (X)(Y)2
laju = k (X)2(Y)
Katalisator suatu reaksi berfungsi untuk ….
menurunkan energy aktivasi suatu reaksi
menaikkan energy produk
menurunkan suhu zat yang bereaksi
mempermudah tumbukan
semua benar
Reaksi kimia A ⟶ B dalam waktu 330 detik, konsentrasi zat A berkurang dari 1,00 M menjadi 0,75 M, kecepatan reaksi pembentukan B adalah…
0,045 mol/menit L
0,030 mol/menit L
0,025 mol/menit L
0,90 mol/menit L
0,050 mol/menit L
Satuan konstanta (k) kecepatan reaksi orde satu adalah…
M/det
Detik -1
Liter2 mol -1 det -1
Mol/dtk
M
Setiap kenaikan suhu 20oC, kecepatan reaksi menjadi 3 kali lebih cepat. Jika pada 20oC lamanya reaksi berlangsung 9 menit, maka reaksi pada suhu 80oC adalah…….
1/9 menit
2/3 menit
1/3 menit
1/6 menit
3/6 menit
Tingkat reaksi totalnya adalah …
1
2
3
4
5
Rumus kecepatan reaksi dari reaksi tersebut :
V = k(NO)(Br2)
V = k(NO)2(Br2)
V = k (NO)(Br2)3
V = k(NO)(Br2)2
V = k(NO)2(Br2)2
Pernyataan berikut yang menyatakan orde nol adalah ...
Laju reaksi meningkat dengan naiknya konsentrasi awal pereaksi
Laju reaksi berbanding lurus dengan konsentrasi awal pereaksi
Laju reaksi berbanding lurus dengan kuadrat konsentrasi awal pereaksi
Suhu tidak mempengaruhi laju reaksi karena energi aktivasinya tetap
Konsentrasi pereaksi tidak mempengaruhi laju reaksi
Kepingan pita magnesium direaksikan dengan 100ml larutan HCl 1 mol/L menurut persamaan berikut.
Mg (s) + HCl (aq) ⟶ MgCl2(aq) + H2
Perubahan manakah di bawah ini yang dapat meningkatkan kecepatan reaksinya?
I.Menaikkan suhu larutan HCl
II.mengganti pita magnesium dengan serbuk magnesium
III.mengganti larutan dengan 50 ml HCl 1 M
IV.menambahkan 50 ml HCl 1 M
I dan II
II dan III
I dan III
II dan IV
I dan IV
Dalam proses Habber, ammonia diproduksi menurut persamaan
N2(g) + 3H2(g)→2NH3(g)
Hubungan antara laju pengurangan N2
terhadap laju pembentukan NH3 adalah ....
VN2 = ½ VNH3
VH2 = ½ VNH3
VN2 = 1/3 VNH3
½ VN2 = VNH3
3/2 VN2 = ½ VNH3
Tetapan laju reaksinya ....
0,25
0,5
0,625
2,5
5
Diketahui reaksi P + Q → R + S. Pernyataan yang benar untuk menunjukkan laju reaksi adalah ….
Vp = +[P]. t-1
vR = - [R]. t-1
vQ = + [Q]. t-1
VS = - [S]. t-1
vP = -[ P]. t-1
