Font size
WorksheetsPraktikum Kimia Fisik
Total questions: 50
Worksheet time: 50mins
Hantaran Pelarut air suatu larutan garam yang sulit larut dalam air tidak dapat diabaikan
BENAR
SALAH
RAGU-RAGU
Entropi zat padat meningkat apabila melebur menjadi cair
BENAR
SALAH
RAGU-RAGU
Pada titik beku naftalena murni, padat dan cairan berada dalam kesetimbangan sehingga ∆G°peleburan= 0
BENAR
SALAH
RAGU-RAGU
Konduktivitas menurun jika jumlah ion banyak dalam larutan garam
BENAR
SALAH
RAGU-RAGU
Pada percobaan Kinetika Saponifikasi Ester, penurunan konduktans larutan selama reaksi berlangsung terjadi akibat daya hantar ion Na+ bertambah dan ion CH3COO- berkurang
BENAR
SALAH
RAGU-RAGU
Gc merupakan nilai konduktans dari larutan dan dapat diperoleh setelah pemanasan pada suhu 60°C
BENAR
SALAH
RAGU-RAGU
Salah satu kegunaan diagram fase yaitu mendesain dan mengontrol perlakuan panas untuk paduan dengan sifat kimia tertentu
BENAR
SALAH
RAGU-RAGU
Titik eutectoid merupakan titik perubahan 1 solid menjadi 2 fase solid yang berbeda
BENAR
SALAH
RAGU-RAGU
Sel elektrolisis adalah sel volta yang bereksi tidak spontan
BENAR
SALAH
RAGU-RAGU
Bagian kepala sabun mengandung gugus non polar yang berinteraksi kuat dengan air
BENAR
SALAH
RAGU-RAGU
penentuan nilai tetapan sel dilakukan dengan menggunakan
KCl 0,1 N
KCl 1 N
BaSO4 0,1 N
KCl 0,01 N
BaSO4 0,01 N
nilai Konduktivitas dari KCl 0,1 N pada suhu 25°C...........Ohm-1cm-1
12,9 10-3
12,45 10-3
1,2 10-3
12,9 10-2
12,45 10-2
Metode yang digunakan untuk penentuan kelarutan garam adalah
Volumetri
Potensiometri
Konduktometri
Spektrofotometri
Iodometri
Larutan yang memiliki kelarutan yang tinggi berasal dari percobaan kita adalah
CaCO3
BaCl2
KCl
BaSO4
CaCl2
Konsentrasi yang digunakan pada larutan garam yang digunakan pada percobaan adalah
1 N
0,1 N
0,01 N
0,5 N
0,05 N
Peristiwa Ketika Cairan tidak membeku walaupun suhu sudah dibawah titik beku disebut
Kondisi Kritis
Lewat Titik Beku
Peleburan Kritis
Pendinginan
Penurunan Titik Lebur
Slope yang diperoleh pada plot ln XC10H8 sebagai fungsi 1/T adalah
∆E° peleburan/RT
∆S° peleburan/RT
∆H° peleburan/RT
∆H° peleburan/R
∆S° peleburan/R
naftalena Murni pada percobaan entalphi dan entropi peleburan adalah sebagai ?
Adsorbat
Larutan
Pelarut
Adsorben
Zat Terlarut
Apabila Naftalena berada dalam Pelarut Murni maka
X = -1
X= 0
X= 1
X= 0,5
X= 1 - Xzat terlarut
Pada percobaan Entalphi dan Entropi Peleburan Diperoleh Persamaan garis lurus y= 4,312 – 1578,5x. Maka nilai ∆S° dan ∆H° yang benar adalah….(R=8,314 JK-1mol-1
a.
b.
c.
d.
∆S° = 35,849 J/mol dan ∆H° = 13,123 J
∆S° = 35,849 J/mol dan ∆H° = 13,123 kJ
∆S° = 45,849 J/mol dan ∆H° = 13,321 kJ
∆S° = 35,849 kJ/mol dan ∆H° = 13,123 J
∆S° = 35,849 kJ/mol dan ∆H° = 13,123 kJ
Senyawa Ester dan basa yang digunakan pada percobaan kinetika saponifikasi ester adalah
Etil asetat dan KOH
Metil asetat dan NaOH
Etil asetat dan NaOH
Amil asetat dan NaOH
Metil asetat dan KOH
Produk akhir yang dihasilkan dari saponifikasi ester adalah
Keton
Aldehide
Alkohol
Ester
Eter
Pada penentuan laju reaksi saponifikasi ester yang mengikuti orde satu dengan persamaan , nilai a menunjukan nilai...
Konsentrasi awal ester
Konsentrasi akhir Estter
Konsentrasi awal basa
Konsentrasi akhir basa
Penurunan Konsentrasi ester
Pada grafik percobaan kinetika saponifikasi ester orde pertama, sumbu x dan sumbu y berturut turut adalah ...... dan waktu
ln (Gt−GcG0−Gt)
(Gt−GcG0−Gt)
(Gt−GcGt−G0)
ln (Go−GcGt−Gc)
ln (Go−GcG0−Gt)
Berdasarkan gambar tersebut kmk susunan 1,2, dan 3, berturut-turut adalah...
625,1250,1250
625,625,625
1250,1250,1250
1250, 625, 1250
1250,1250,625
Salah satu kekhasan misel adalah
Energi antarmuka antara hidrokarbon-air bertambah
Energi antarmuka antara hidrokarbon-air tetap
Tidak terjadi stabilisasi hidrokarbon-air
Terjadi tolakan elektrostatis antara ekor-ekor
Terjadi stabilisasi hidrokarbon-hidrokarbon
Zat warna yang cocok untuk mempelajari pembentukan misel adalah
Biru metilen dan feoftlaein
Merah metil dan bromtimol biru
Rhodamine-6g dan biru metilen
Ungu kresol dan fenolftlaein
Jingga metil dan merah metil
Zat yang ditambahkan sebagai kontaminan pada percobaan penentuan KMK yaitu
Metanol dan NaCl
Etanol dan KCl
Etanol dan NaCl
Etanol dan Metanol
NaCl dan KCl
Berikut yang bukan merupakan termasuk teknik-teknik percobaan menggunakan diagram fase sistem padat cair adalah
Hot-stage microscope
Thermak transmission
Kofler’s contact
Thermal Analysis
Thaw-melt method
Berdasarkan aturan fase gibss, derajat kebebasan dinyatakan sebagai F = C-P+2. Konstanta 2 menunjukan Parameter
Tekanan, Volume dan suhu
Suhu, tekanan dan Konsentrasi
Konsentrasi dan Perbandingan Campuran
Perbandingan campuran
Volume, Konsentrasi dan Tekanan
Titik perubahan fase padat dan cair menjadi 1 fase padat yang berbeda disebut
Titik eutektik
Titik eutectoid
Titik periktektik
Titik perotektik
Titik peritektoid
Komposisi Larutan A pada percobaan penentuan bilangan avogadro :
1 gram NaOH dan 10 gram NaCl dalam 2 Liter akuades
10 gram NaOH dan 1 gram NaCl dalam 2 Liter akuades
100 gram NaOH dan 1 gram NaCl dalam 2 liter larutan
10 gram NaOH dan 100 gram NaCl dalam 2 Liter
1 gram NaOH dan 100 gram NaCl dalam 2 liter akuades
Hasil yang diamati pada percobaan penentuan bilangan avogadro yaitu
a.
b.
c.
d.
e.
Ada endapan Cu2O di Katoda dan gas H2 di anoda
Ada endapan Cu2O di katoda dan gas O2 di anoda
Ada endapan Cu2O di anoda dan gas H2 dikatoda
Ada endapan Cu2O di anoda dan gas O2 dikatoda
Tidak ada endapan dan tidak ada gas dikedua elektroda
pada diagram 2 komponen, terdapat setengah lingkaran.
Luar Lingkaran = A
Dalam Lingkaran = B
Pernyataan yang tepat adalah
Daerah A = Satu fase, Daerah B = satu fase
Daerah A = Satu fase, Daerah B = dua fase
Daerah A = dua fase, Daerah B = tiga fase
Daerah A = Dua fase, Daerah B = dua fase
Daerah A = dua fase, Daerah B = satu fase
jika nilai entropi negative maka reaksi berlangsung
Spontan
Kesetimbangan
Kok tanya saya
belum tentu
Tidak spontan
Praktikum apa yang menurut anda paling menarik
Saponifikasi Ester
Diagram Fase
KMK
Penentuan Bilangan Avogadro
Entalphi dan Entrop
berapa nilai tetapan Avogadro
6,022 X 1022
3,022 X 1022
6,022 X 1023
3,022 X 1023
12,022 X 1023
Hasil yang diamati pada percobaan diagram 3 komponen (etanol dalam air) yaitu
Terbentuk 2 Fase, Klorofom dibawah dan etanol-air diatas
Terbentuk 2 Fase, Klorofom diatas dan etanol-air dibawah
Terbentuk 2 Fase, Klorofom-etanol dibawah dan air diatas
Terbentuk 2 Fase, Klorofom-air dibawah dan etanol diatas
Terbentuk 2 Fase, Klorofom-etanol diatas dan air dibawah
titik M memiliki komposisi
A = 40; B = 40; C= 60
A = 10; B = 60; C= 40
A = 30; B = 40; C =10
A = 30; B = 60; C =10
A = 40; B = 60; C= 40
Satuan dari kelarutan garam adalah
(a)
Ohm-1cm2mol-1 merupakan satuan untuk daya hantar
(a)
1. Semakin kelarutan tinggi makan konduktivitas (a) (jawaban, tinggi, rendah, sedang, tidak ada perubahan)
Bilangan avogadro ditentukan dengan metode
(a)
Tween 80 tergolong ke dalam surfaktan
(a)
Peristiwa dimana suatu cairan tidak dapat membeku karena walaupun suhunya berada dibawah titik beku sering dikenal dengan peristiwa
(a)
Rumus molekul etil asetat
(a)
Berat molekul NaOH
(a)
Besaran termodinamika yang menentukan suatu reaksi berjalan secara eksotermis atau endotermis
(a)
Nilai kmk akan mengalami penurunan seiring dengan penambahan…
(a)
