NEW
Font size
WorksheetsUlangan Harian Teks Puisi
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Bacalah Kutipan Puisi Berikut !
Judul: Menyesal
Pagiku hilang sudah melayang
Hari mudaku sudah pergi
Sekarang petang datang membayang
Batang usiaku sudah tinggi
Aku lalai di hari pagi
Beta lengah dimasa muda
Kini hidup meracuni hati
Miskin ilmu miskin harta
.... (A. Hasyim)
Kata petang pada larik ketiga puisi tersebut mempunyai makna lambang ...
Waktu sore hari
Kehidupan malam
Suasana senja
Masa tua
Judul: Menyesal
Pagiku hilang sudah melayang
Hari mudaku sudah pergi
Sekarang petang datang membayang
Batang usiaku sudah tinggi
Aku lalai di hari pagi
Beta lengah dimasa muda
Kini hidup meracuni hati
Miskin ilmu miskin harta
.... (A. Hasyim)
Maksud bait kedua puisi tersebut adalah ...
Seseorang yang lengah dipagi hari sehingga hidupnya sangat menderita di usia muda
Seseorang yang menderita hidupnya karena tidak memiliki ilmu dan harta
Seseorang yang miskin harta dan miskin ilmu pada masa muda karena ia lupa waktu
Seseorang yang telah menyia-nyiakan masa mudanya dalam menuntut ilmu sehingga hidupnya menderita di hari tua
Pagiku hilang sudah melayang
Persamaan bunyi yang terdapat pada barispertama puisi di atas adalah ...
hilang dan melayang
pagiku dan hilang
pagiku dan melayang
sudah dan melayang
Judul: Menyesal
Pagiku hilang sudah melayang
Hari mudaku sudah pergi
Sekarang petang datang membayang
Batang usiaku sudah tinggi
Aku lalai di hari pagi
Beta lengah dimasa muda
Kini hidup meracuni hati
Miskin ilmu miskin harta
.... (A. Hasyim) <br>Majas personifikasi dalam puisi di atas terdapat dalam baris ...
1 dan 2
2 dan 3
1 dan 4
3 dan 4
Cermati ciri-ciri puisi berikut !
i. Bersajak a-a-a-a
ii. Isi semua tidak ada sampiran
iii. Berasal dari Melayu (Indonesia)
iv. Setiap bait terdiri dari 2 baris
Manakah yang termasuk ciri-ciri syair …
i, ii
i, iii
ii, iv
iv, i
Halaman Tak Terbatas
Bunga yang indah ...…
Akan sia-sia belaka
Di vas yang salah
Bungaku tak pernah layu
Merekah sepanjang waktu
malah selalu
Larik bermajas yang tepat untuk melengkapi puisi tersebut adalah …
kumbang hinggap disana
memiliki duri menusuk
merebak aroma
tumbuh di halaman
Jeritan Malam
Merintih ke langit
Derita hidup mengepung
menjerit bangsaku sedang berjuang
merintinh ke langit
tenaga mesin menembus kelam
berputar roda atas rel tertentu
terus menuju ke stasiun akhir
semangat wajah menembus kelam
berjuang bangsaku atas cinta tertentu
terus menuju negara merdeka!
Larik bermajas personifikasi yang sesuai untuk melengkapi puisi tersebut adalah …
kami kedua menanti
menjerit peluit kereta malam
ratapan pekik melangit
bangkit berlari menumbuhkan kepala
Bacalah puisi berikut !
Alamku ini
Awan bergerak
seiring waktuku yang kerontang
angin berdiri menepi
sejenak beri kesejukan
kuda berlari terkikik
tinggal jejak kaki
di antara rumputan misteri
alamku ini memang begini
dapat dipastikan perubahan yang terhenti
Makna kias kering kerontang pada bait puisi di atas adalah …
penyesalan
kesunyian
keputusasaan
penderitaan
Bacalah puisi berikut !
Alamku ini
Awan bergerak
seiring waktuku yang kerontang
angin berdiri menepi
sejenak beri kesejukan
kuda berlari terkikik
tinggal jejak kaki
di antara rumputan misteri
alamku ini memang begini
dapat dipastikan perubahan yang terhenti
Maksud puisi tersebut adalah …
ketidakpedulian seseorang terhadap kehidupan orang lain
kekecewaan seseorang atas nasib yang menimpa orang lain
penyesalan terhadap apa yang menimpa dirinya sendiri
keputusasaan menghadapi masalah hidup yang dialaminya
Bacalah puisi berikut !
Alamku ini
Awan bergerak
seiring waktuku yang kerontang
angin berdiri menepi
sejenak beri kesejukan
kuda berlari terkikik
tinggal jejak kaki
di antara rumputan misteri
alamku ini memang begini
dapat dipastikan perubahan yang terhenti
Suasana yang tergambar dalam puisi tersebut adalah …
galau
gelisah
sedih
harmonis
Bacalah penggalan puisi di bawah ini:
Dirimu…
Aku sangat mencintai dirimu
Walau kini aku terpisah dengan dirimu
Tapi aku akan selalu ada untuk dirimu
Sampai kapan pun cintaku hanyak untuk dirimu
Majas yang digunakan dalam penggalan puisi di atas adalah …
Personifikasi
Hiperbola
Repetisi
Epifora
Bacalah puisi berikut !
Alamku ini
Awan bergerak
seiring waktuku yang kerontang
angin berdiri menepi
sejenak beri kesejukan
kuda berlari terkikik
tinggal jejak kaki
di antara rumputan misteri
alamku ini memang begini
dapat dipastikan perubahan yang terhenti
Maksud puisi tersebut adalah …
seseorang yang tidak mau lagi memedulikan hidupnya
ketidakpedulian seseorang terhadap kehidupan orang lain
kekecewaan seseorang atas nasib yang menimpa orang lain
keputusasaan menghadapi masalah hidup yang dialaminya
Bacalah puisi berikut dengan seksama !
... Wahai sahabat
Untuk selamanya
Kita percaya
Tebarkan arah jangan pernah lelah
Untukmu sahabat
....
Tema puisi tersebut adalah ...
Persahabatan
Kegelisahan
Perdamaian
Kelelahan
Bacalah puisi berikut dengan seksama !
... Wahai sahabat
Untuk selamanya
Kita percaya
Tebarkan arah jangan pernah lelah
Untukmu sahabat
....
Suasana yang tergambar pada puisi tersebut adalah …
semangat
tegang
sedih
sunyi
Bungaku Bersemi Kembali
Bungaku kini bersemi kembali
setelah seminggu terkurung di lembah sunyi
kini bertunas lagi daunnya yang dulu menguning dan …
rantingnya yang dulu kering
kini segar kembali
Tidak sia-sia
kusiram bungaku hingga bersemi dan mekar kembali
Diksi yang tepat untuk melengkapi larik puisi tersebut adalah …
Bermunculan
Berjatuhan
Berguguran
Bertebangan
Menyesal <br>
Pagiku hilang sudah melayang <br>
Hari mudaku sudah pergi <br>
Sekarang petang datang membayang<br>
Batang usiaku sudah tinggi <br>
Aku lalai di hari pagi <br>
Beta lengah di mata muda <br>
Kini hidup meracun hati <br>
Miskin ilmu, miskin harta <br>
Ah, apa guna kusesalkan <br>
Menyesal tua tiada berguna <br>
Hanya menambah luka sukma <br>
Kepada yang muda kuharapkan <br>
Atur barisan di hari pagi <br>
Menuju ke atas padang bakti! <br>
Amanat yang sesuai dengan isi puisi diatas adalah …
Atur barisan menuju cita-citanya selagi masih muda
Selagi muda carilah harta sebanyak-banyaknya
Selagi muda tuntutlah ilmu dan bekerjakeraslah
Walaupun sudah tua tuntutlah ilmu
Agar memiliki rima atau bunyi akhir yang berpola, bagian akhir larik ke-4 sebaiknya diisi dengan kata/diksi … <br>
Damai
Gundah
Cintamu
Permai
ADINDA <br>
Dalam diam aku mencintaimu <br>
Dalam resah aku seksa mengharapmu <br>
Dalam pelukan malam yang gundah ku hadir tuk menari dalam mimpi-mimpi <br>
Seperti kisah rembulan yang menyendri, ku mainkan hati mu dengan lembut jari-jemari<br>
Adinda, jangan berakhir kisah kita seperti melodrama lalu <br>
Aku takut kehilangan ,aku jemu sejemu-jemu <br>
Ada puja dalam segenap doaku teruntai <br>
Kemarilah tuk sekedar melepas penatku dengan ...
Unsur fisik yang paling dominan dalam bait pertama puisi tersebut adalah … <br>
Majas
Tipografi
Diksi
Rima
ADINDA <br>
Dalam diam aku mencintaimu <br>
Dalam resah aku seksa mengharapmu <br>
Dalam pelukan malam yang gundah ku hadir tuk menari dalam mimpi-mimpi <br>
Seperti kisah rembulan yang menyendri, ku mainkan hati mu dengan lembut jari-jemari<br>
Adinda, jangan berakhir kisah kita seperti melodrama lalu <br>
Aku takut kehilangan ,aku jemu sejemu-jemu <br>
Ada puja dalam segenap doaku teruntai <br>
Kemarilah tuk sekedar melepas penatku dengan .
Majas yang terdapat dalam bait pertama puisi di atas adalah … <br>
Hiperbola
Simile
Metafora
Personifikasi
Cermati puisi berikut! <br>
Nanar aku gila sasar <br>
Sayang berulang padamu jua <br>
Engkau pelik menarik ingin <br>
Serupa dara di balik tirai <br>
(Amir Hamzah, Padamu Jua) <br>
Puisi tersebut menimbulkan citraan .. <br>
Penglihatan
Perabaan
Pendengaran
Penciuman
Cermatilah puisi berikut! <br>
Dua pulih tiga matahari <br>
Bangkit dari pundakmu <br>
Tubuhmu menguapkan bau tanah <br>
(WS Rendra, Yanyian Suto untuk Fatima) <br>
Imaji atau citraan yang dominan dalam puisi di atas adalah … <br>
Penglihatan
Penciuman
Pendengaran
Gerak
Cermati gurindam berikut ini! <br>
Barangsiapa berbuat fitnah <br>
Ibarat dirinya menentang panah <br>
Maksud gurindam tersebut adalah … <br>
Fitnah itu ibarat panah, maka jangan sekali-kali ditantang
Hendaklah dapat menahan apnah agar tida k difitnah orang
Janganlah berkata dusta, agar tidak kena fitnah orang
Apabila sering memfitnah orang, fitnah itu akan berbalik kepadanya
Cermati gurindam berikut! . . . . <br>
Barangsiapa berbuat jasa <br>
Mudahlah Tuhan menghmpuni dosa <br>
Maksud gurindam tersebut adalah .. <br>
Siapapun yang berbuat dosa akan diampuni oleh Tuhan
Siapa yang berbuat kebaikan, hidupnya akan bahagia
Orang yang beramal akan diampuni dosanya oleh Tuhan
Orang yang dermawan akan disayang Tuhan
Cermatilah puisi karya W.S. Rendra . . . . <br>
Betapa dinginnya air sungai <br>
Dinginnya! <br>
Dinginnya! <br>
Betapa dinginnya daging duka <br>
Yang membaluti tulang-tulangku <br>
Citraan yang dominan pada puisi tersebut adalah … <br>
Penglihatan
Perabaan
Pendengaran
Penciuman
Bacalah puisi berikut! <br>
Chatedrale de Cartres <br>
Aku bicarakah ia di malam sepi <br>
Kata salju jatuh dan burung putih-putih <br>
Sekali-sekali ingin menyerah hati <br>
Dalam lindungan sembayang bersih <br>
Sitor Situmorang <br>
Suasana yang tergambar dalam kutipan puisi tersebut adalah … <br>
Takut
Khusyuk
Gelisah
Cemburu
Perhatikan penggalan puisi berikut! <br>
Karangan Bunga <br>
Tiga anak kecil <br>
Dalam langkah malu-malu <br>
Datang ke Salemba <br>
Ini dari kami bertiga <br>
Pita hitam dalam karanganan bunga <br>
Sebab kami ikut berduka <br>
Bagi kakak yang tertembak mati tadi siang <br>
Karya Taufik Ismail <br>
Tema dalam puisi tersebut adalah … <br>
Ketuhanan
Kemanusiaan
Percintaan
Reiligius
Pecah ombak di Tanjung Cina <br>
menghempas pecah di tepian biarlah <br>
makan dibagi dua <br>
asal adik jangan tinggalkan <br>
Ditinjau dari segi bentuk, ciri puisi lama di atas adalah … <br>
bersajak a-b-a-b
bertema kepahlawanan
berbentuk syair
pengaurh puisi Persia
Barangsiapa tiada memegang agama <br>
sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama <br>
Termasuk jenis puisi lama apakah puisi di atas … <br>
Pantun
Gurindam
Seloka
Syair
Bacalah puisi berikut! <br>
Perpisahan <br>
Akhirnya peluit pun dibunyikan <br>
Buat penghabisan kali kugenggam jarmu <br>
Lewat celah kaca jendela <br>
Lalu perlahan-lahan jarak antar kita <br>
Mengembang jua <br>
Dan tinggallah rel-rel, peron dan lampu <br>
Yang menggigil di angin senja <br>
Baris ke-6 dan ke-7 puisi tersebut menggunakan majas … <br>
Personifikasi
Metafora
Litotes
Asosiasi
Bacalah puisi berikut ! <br>
Rasa Cintaku <br>
Kau tiba-tiba hadir dan isi hatiku yang kosong <br>
Hanya kau yang ada dipikiranku sekarang <br>
Aku tak tau bagaimana caramu mengisi hatiku <br>
Engkau usngguh membuatk utak mengerti <br>
Rasalnya hatiku jadi tak menentu <br>
Untukku kau sangat berharga <br>
Lihatlah diriku ini yang yang berjuang untuk cintamu <br>
Aku sangat mencintaimu <br>
Namun kau tak pernah sadari itu <br>
Walau perih hati ini <br>
Aku disini kan selalu setia menantimu <br>
Rasakanlah cintaku ini begitu besar untukmu <br>
Amanaat apa yang terkandung dalam puisi tersebut … <br>
Cintailah seseorang sampai akhir hayat
Jangan mudah terpengaruh oleh orang lain
Lebih baik cinta pada orang lain dari pada diri sendiri
Jangan menunggu sesuatu yang tidak Pasti
Bacalah puisi berikut ! <br>
Rasa Cintaku <br>
Kau tiba-tiba hadir dan isi hatiku yang kosong <br>
Hanya kau yang ada dipikiranku sekarang <br>
Aku tak tau bagaimana caramu mengisi hatiku <br>
Engkau usngguh membuatk utak mengerti <br>
Rasalnya hatiku jadi tak menentu <br>
Untukku kau sangat berharga <br>
Lihatlah diriku ini yang yang berjuang untuk cintamu <br>
Aku sangat mencintaimu <br>
Namun kau tak pernah sadari itu <br>
Walau perih hati ini <br>
Aku disini kan selalu setia menantimu <br>
Rasakanlah cintaku ini begitu besar untukmu <br>
Maksud puisi tersebut adalah … <br>
Cinta bertepuk sebelah tangan
Cinta tanpa restu orang tua
Rasa cinta yang dalam
Penantian yang tertunda
Bacalah puisi berikut ! <br>
Rasa Cintaku <br>
Kau tiba-tiba hadir dan isi hatiku yang kosong <br>
Hanya kau yang ada dipikiranku sekarang <br>
Aku tak tau bagaimana caramu mengisi hatiku <br>
Engkau usngguh membuatk utak mengerti <br>
Rasalnya hatiku jadi tak menentu <br>
Untukku kau sangat berharga <br>
Lihatlah diriku ini yang yang berjuang untuk cintamu <br>
Aku sangat mencintaimu <br>
Namun kau tak pernah sadari itu <br>
Walau perih hati ini <br>
Aku disini kan selalu setia menantimu <br>
Rasakanlah cintaku ini begitu besar untukmu <br>
Rasa yang dialami penulis dalam ungkapan puisi tersebut adalah … <br>
Gembira
Galau
Bimbang
Marah
Perhatikan puisi berikut: <br>
Aku Ingin <br>
Oleh: Sapardi Djoko Damono <br>
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana <br>
dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu <br>
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada <br>
Kutipan puisi itu memiliki pengimajiuan tentang: <br>
Seseorang jatuh cinta namun tak sempat mengutarakannya
Seseorang putus cinta karena hujan
Seseorang putus cinta karena tak direstui
Seseorang jatuh cintak epada api
Berikut adalah ciri-ciri puisi lama, kecuali: <br>
Jumlah baitnya ditentukan
Terikat aturan perimaan
Pilihan katanya tak terbatas
Pilihan katanya terbatas
Perhatikan kutipan puisi di bawah ini: <br>
Puisi untuk Guru <br>
Karya Muhammad Yanuar <br>
Engkau bagaikan cahaya <br>
Yang menerangi jiwa <br>
Dari segala gelap dunia <br>
Engkau adalah setetes embun <br>
Yang menyejukkan hati <br>
Hati yang ditikam kebodohan <br>
Sungguh mulia tugasmu guru <br>
Tugas yang sangat besar <br>
Guru engkau adalah pahlawanku <br>
Yang tidak mengharapkan balasan <br>
Segala yang engkau lakukan <br>
Engkau lakukan dengna ikhlas <br>
Guru jasamu takkan kulupa <br>
Guru ingin kuucapkan <br>
Terima kasih atas jasamu <br>
Puisi pada kutipan itu termasuk ke dalam jenis puisi Ode. Puisi tersebut termasuk ke dalam jenis puisi baru. Pengertian dari puisi Ode adalah: <br>
Puisi tentang kesedihan
Puisi tentang kegembiraan
Puisi yang ditujukan khusus untuk guru
Puisi yang berisikan sanjungan untuk orang berjasa
Perhatikan penggalan puisi berikut: <br>
Dalam ribaan bahagia datang <br>
Tersenyum bagai kencana <br>
Mengharum bagai cendana … <br>
Dari penggalan puisi tersebut terdapat gaya bahasa: <br>
Hiperbola
Metafora
Litotes
Asosiasi
Perhatikan ciri-ciri berikut: <br>
i. Memiliki rima abc abc, abcde, abcde <br>
ii. Bersifat misterius <br>
iii. Memiliki rima atau persajakan abab <br>
iv. Bersifat esoferik <br>
v. Jumlah suku kata tiap baris adalah 8-12 <br>
Dari ciri di atas, ciri-ciri mantra adalah nomor: <br>
i, ii, dan v
i, ii, dan iv
ii, iii, dan iv
ii, iii, dan v
Perhatikan ciri-ciri di bawah ini! <br>
i. Sajak akhir berirama a-a <br>
ii. Satu bait terdiri dari 2 baris <br>
ii. Berasal dari Tamil (India) <br>
iv. Satu bait terdiri dari 4 baris <br>
v. Berasal dari Arab <br>
Dari ciri-ciri di atas, manakah yang tidak termasuk ciri-ciri gurindam adalah … <br>
i, ii, dan v
i, iii, dan v
ii dan iv
iv dan v
Di bawah ini yang tidak termasuk puisi lama adalah …. <br>
Kurang pikir kurang siasat
Kelak hidupmu akan ter
sesat
Kalau sampai waktuku
Kumau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau Tak perlu sedu-sedan itu
Barangsiapa berbuat jasa,
Mulia namanya sepanjang masa
Kota Jambi kota beradat
Tempat tinggal sanak saudara
Mari kita belajar giat
Pilihlah jawaban yang paling tepat! <br>
Dengan teman tak usah sombong <br>
Supaya tidak seperti telepong<br>
Bentuk puisi di atas termasuk … <br>
Bidal
Pantun
Tamsil
Karmina
Bila kasih mu ibarat samudra <br>
Sempit lautan tuduh <br>
Tempat ku mandi, mencuci lumut pada diri <br>
Tempat ku berlayar, menebar pukat dan melempar sauh <br>
Kalau aku ujian kemudian ditanya tentang pahlawan <br>
Nama ku yang ku sebut paling dahulu <br>
Lantaran ku tahu <br>
Engkau ibu dan aku anak mu <br>
Isi puisi tersebut menggambarkan … <br>
Kesedihan seorang anak
Kegelisahan hati seorang anak
Perasaan rindu seorang anak kepada ibunya
Perasaan sayang seorang anak kepada ibunya
Tubuh biru <br>
Tatapan mata biru<br>
Lelaki terguling di jalan <br>
Lewat gardu Belanda dengan bumi <br>
Berlindung warna malam <br>
Sendiri masuk kota <br>
Ingin ikut ngubur ibunya <br>
Tema puisi tersebut adalah … <br>
Perlawanan
Keberanian
Kekejaman
Perjuangan
Orang yang diungkapkan dalam puisi Pahlawan Tak Dikenal adalah seorang yang ikhlas membela bangsa, yang diisyaratkan dengan kalimat … <br>
Dia berbaring tetapi bukan tidur
Dia tidak tahu bilamana dia datang
Dia memeluk senapan
Matinya sambil tersenyum
Keindahan puisi di atas terlihat dari kepandaian penyair memilih kata. Salah satunya adalah kata terbaring. Makna kata tersebut adalah … <br>
Tidur
Pingsan
Sakit
Gugur
Pahlawan Tak Dikenal <br>
Sepuluh tahun yang lalu, dia terbaring <br>
Tetapi bukan tidur, sayang <br>
Sebuah lubang peluru buundar di dadanya <br>
Senyum bekunya berkata, kita sedang perang <br>
Dia tidak tahu bilamana ia datang <br>
Kedua tangannya memeluk senapan <br>
Dia tidak tahu untuk siapa dia datang <br>
Kemudian dia terbaring, tetapi bukan tidur, sayang <br>
.........................… <br>
(Toto Sudarto Bahtiar)<br>
Puisi di atas menuturkan tentang … <br>
Seseorang yang sedang berjuang di medan perang
Pemimpin perang sedang memimpin pertempuran
Kematian seorang pejuang karena tertembak
Seseorang yang terbaring sakit karena tertembak di medan pertempuran
Cintaku Jauh di Pulau <br>
Amboi! Jalan sudah bertahun kutempuh! <br>
Perahu yang bersama kan merapuh! <br>
mengapa ajal memanggil dulu <br>
sebelum sempat berpeluk dengan cintaku <br>
Chairil Anwar <br>
Makna perahu pada kutipan puisi di atas adalah … <br>
kehampaan
kematian
kehidupan
kepercayaan
Pahlawan Tak Dikenal <br>
Sepuluh tahun yang lalu, dia terbaring <br>
Tetapi bukan tidur, sayang <br>
Sebuah lubang peluru buundar di dadanya <br>
Senyum bekunya berkata, kita sedang perang <br>
Dia tidak tahu bilamana ia datang <br>
Kedua tangannya memeluk senapan <br>
Dia tidak tahu untuk siapa dia datang <br>
Kemudian dia terbaring, tetapi bukan tidur, sayang <br>
.........................… <br>
(Toto Sudarto Bahtiar)<br>
Rima puisi Pahlawan Tak Dikenal bait pertama adalah … <br>
a-b-a-b
b-a-a-a
a-b-b-a
a-a-b-a
Cintaku Jauh di Pulau <br>
Amboi! Jalan sudah bertahun kutempuh! <br>
Perahu yang bersama kan merapuh! <br>
mengapa ajal memanggil dulu <br>
sebelum sempat berpeluk dengan cintaku <br>
Chairil Anwar <br>
Suasana dalam puisi di atas adalah … <br>
sedih
marah
gembira
kecewa
Sajak kita <br>
Dik, pagi kita cerah <br>
Akankah hari ini kita indah <br>
Dik, jika senja kita merah <br>
Mungkinkah malam benderang dengan sinar mentari <br>
.... <br>
Dik, rimba kita gersang <br>
Sanggupkah kita menadah hujan-Nya kelak kita <br>
Dia curahkan diam diam <br>
Kalimat yang bermajas untuk melengkapi bagian yang rumpang pada puisi tersebut yang tepat … <br>
malam begitu indah
cinta kita selalu ada
pasti hidupmu bahagia
adakah rumah yang ramah untuk kita
Bungaku Bersemi Kembali <br>
Bungaku kini bersemi kembali <br>
setelah seminggu terkurung di lembah sunyi <br>
kini bertunas lagi daunnya yang dulu menguning dan … <br>
rantingnya yang dulu kering<br>
kini segar kembali <br>
Tidak sia-sia <br>
kusiram bungaku hingga bersemi dan mekar kembali <br>
Diksi yang tepat untuk melengkapi larik puisi tersebut adalah … <br>
Berjatuhan
Bermunculan
Berguguran
Bertebangan
