wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PJJ Bendahara 2025_Pengelolaan UP

Total questions: 20

Worksheet time: 40mins

Name
Class
Date
1.

Berdasarkan pasal 66 PP 50 tahun 2018 Bendaharaan Pengeluaran melaksanakan pembayaran dari Uang Persediaan yang dikelolanya setelah meneliti kelengkapan perintah pembayaran yang diterbitkan oleh...

a)

PPK

b)

KPA

c)

PA

d)

PPSPM

2.

Pejabat yang bertugas untuk menetapkan kebutuhan UP pada satuan kerja K/L adalah….

a)

KPA selaku otorisator dan ordonatur

b)

Bendahara Rutin

c)

Bendahara Pengeluaran

d)

Pejabat Pembuat Komitmen

3.

Berikut ini merupakan dokumen yang disiapkan untuk mencairkan UP, KECUALI …

a)

Surat Persetujuan UP dari KPPN

b)

Surat Pernyataan UP dari KPA

c)

Surat Persetujuan Perubahan Proporsi UP dari Kanwil DJPb

d)

Surat Perintah Membayar UP

4.

Dibawah ini kelengkapan SPP-UP yang harus dilampirkan sebelum diajukan ke penguji tagihan/penerbit SPM, adalah….

a)

Surat Pernyataan KPA

b)

Surat Pernyataan TUP dari Kuasa Pengguna Anggaran

c)

Surat persetujuan besaran UP Satker dari KPPN

d)

Rekening Koran bendahara pengeluaran

5.

Diketahui pagu dana klasifikasi belanja yang dapat dikeluarkan dengan UP suatu kantor/satker berjumlah Rp 120 Milyar, maka pernyataan di bawah ini yang benar adalah....

a)

UP maksimal sebesar Rp 500 juta

b)

TUP maksimal sebesar Rp 1 Milyar

c)

UP maksimal sebesar Rp750 juta

d)

UP maksimal 200 juta

6.

Di bawah ini kelengkapan Perubahan UP yang harus dilampirkan

sebelum SPP diajukan ke penguji tagihan/penerbit SPM, adalah….

a)

Surat Pernyataan PPK

b)

Surat Pernyataan TUP dari Kuasa Pengguna Anggaran

c)

Surat Persetujuan Kepala Kanwil DJPB

d)

Rekening Koran bendahara pengeluaran

7.

KPA dapat mengajukan perubahan up melampaui besaran up yang lebih besar kepada….

a)

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan

b)

Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara

c)

Direktur Jenderal Anggaran

d)

Direktur Jenderal Anggaran

8.

Persetujuan Perubahan UP melampaui besaran UP diberikan dengan mempertimbangkan sebagai berikut:

a)

Frekuensi penggantian UP tahun berjalan dari rata-rata 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan selama 1 (satu) tahun; dan kebutuhan penggunaan UP dalam 1 (satu) bulan yang melampaui besaran UP.

b)

Frekuensi penggantian UP tahun yang lalu lebih dari rata-rata 1

(satu) kali dalam 1 (satu) bulan selama 1 (satu) tahun; dan kebutuhan penggunaan UP dalam 1 (satu) bulan yang melampaui besaran UP

c)

Frekuensi penggantian UP tahun berjalan dari rata-rata 2 (dua) kali dalam 1 (satu) bulan selama 1 (satu) tahun; dan kebutuhan penggunaan UP dalam 1 (satu) triwulan yang melampaui besaran UP.

d)

Frekuensi penggantian UP tahun yang lalu lebih dari rata-rata 2

(dua) kali dalam 1 (satu) bulan selama 1 (satu) tahun; dan kebutuhan penggunaan UP dalam 1 (satu) bulan yang melampaui besaran UP

9.

Pengajuan SPP Penggantian Uang Persediaan yang dikelola oleh BPP dapat di lakukan apabila....

a)

realisasi dari semua BPP telah 75%

b)

realisasi salah satu BPP telah 50% untuk SPP GUP BPP tersebut

c)

realisasi dari semua BPP telah 50%

d)

salah satu BPP telah merealisasikan 50%

10.

Surat Permintaan Pembayaran (SPP) GUP diajukan ke penguji tagihan/penerbit SPM untuk permintaan pembayaran....

a)

KPA selaku otorisator dan ordonatursemua pembayaran di atas Rp200 000.000,00

b)

semua pembayaran untuk keperluan belanja pegawai

c)

pembayaran belanja barang yang jumlahnya diatas Rp200.000.000,00

d)

pembayaran belanja barang sampai dengan Rp200 000.000,00

11.

Di bawah ini kelengkapan SPP-GUP Tunai yang harus dilampirkan sebelum diajukan ke penguji tagihan/penerbit SPM adalah....

a)

rincian penggunaan dana selama satu bulan

b)

surat pernyataan TUP dari Kuasa Pengguna Anggaran

c)

Surat Perintah Bayar

d)

rekening koran Bendahara Pengeluaran

12.

SPM-GUP yang diajukan oleh Kuasa Pengguna Angaran kepada KPPN, akan diterbitkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D-GUP), jika….

a)

penggunaan dananya sudah mencapai 50%.

b)

dilampiri kuitansi yang telah ditandatangani KPA

c)

dilampiri SPTB untuk pembayaran sampai dengan Rp5 juta

d)

dilampiri Surat Pernyataan GUP dari KPA

13.

Di bawah ini adalah klasifikasi belanja yang dapat dibayarkan dalam SPP-GUP Tunai, kecuali….

a)

Klasifikasi Belanja Barang Operasional

b)

Klasifikasi Belanja Pemeliharaan

c)

Klasifikasi Belanja Perjalanan

d)

Klasifikasi Belanja Pegawai

14.

Pada akhir tahun anggaran, Bendahara Pengeluaran mempertanggungjawabkan pembayaran belanja bulan Desember dengan mengajukan SPP….

a)

GUP Tunai

b)

GUP Nihil

c)

PTUP

d)

GUP Pengesahan

15.

Pengajuan GUP Tunai yang lebih lambat dari satu bulan, hanya memungkinkan untuk alasan-alasan tertentu dengan persetujuan

a)

Direktur Jenderal Perbendaharaan

b)

Kepala Kanwil Perbendaharaan

c)

Kuasa Pengguna Anggaran

d)

Kepala KPPN

16.

Daftar Pengeluaran Riil Kegiatan Operasional Dan Belanja Modal Dengan Kartu Kredit Pemerintah dibuat oleh….

a)

Pejabat Pembuat Komitmen

b)

Kuasa Pengguna Anggaran

c)

Bendahara Pengeluaran

d)

Pemegang Kartu Kredit Pemerintah

17.

Permintaan pembayaran penggantian UP (GUP) disampaikan kepada PPSPM paling lambat

a)

2 (dua) hari kerja

b)

4 (empat) hari kerja

c)

5 (lima) hari kerja

d)

6 (enam) hari kerja

18.

Di bawah ini kelengkapan SPP-TUP PNBP yang harus dilampirkan bendahara pengeluaran sebelum diajukan ke penguji tagihan/penerbit SPM, kecuali....

a)

rincian rencana penggunaan TUP

b)

Surat persetujuan TUP dari kepala KPPN

c)

SPTB

d)

Rekening Koran Bendahara Pengeluaran

19.

SPM-GUP PNBP yang diajukan oleh Kuasa Pengguna Angaran kepada KPPN, akan diterbitkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D-GUP), jika….

a)

penggunaan dananya sudah mencapai 100%

b)

dilampiri kuitansi yang telah ditandatangani KPA

c)

dilampiri SPTB untuk pembayaran sampai dengan Rp5.000.000,00

d)

sesuai dengan perhitungan maksimun pencairan

20.

Surat Permintaan Pembayaran (SPP) GUP yang bersumber dari PHLN, diajukan bendahara pengeluaran ke penguji tagihan/penerbit SPM untuk permintaan pembayaran....

a)

semua pembayaran diatas Rp10.000.000,00

b)

semua pembayaran untuk keperluan belanja pegawai

c)

pembayaran belanja barang yang jumlahnya diatas Rp10.000.000,00

d)

pembayaran belanja sesuai naskah perjanjian PHLN