Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SIMULASI OSN KIMIA 2024

Total questions: 50

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.
a)

sublimasi

b)

peleburan

c)

pembekuan

d)

kondensasi

e)

penguapan

2.

Di antara kelima larutan berikut ini, yang memiliki titik didih paling rendah adalah …

a)

C6H12O6 0,05 M

b)

Al2(SO4)3 0,01M

c)

Mg(NO3)2 0,02M

d)

KAl(SO4)2 0,01M

e)

NaCl 0,03 M

3.

Ketika komponen A ditambah B ternyata diperoleh sistem homogen yang memiliki fasa (wujud) sama dengan fasa A, maka:

(1) Sistem adalah larutan

(2) Titik didih A> titik didih sistem

(3) B adalah zat terlarut

(4) Titik beku sistem> titik beku A

Pernyataan yang benar yaitu....

a)

1,2,3

b)

1,3

c)

2,4

d)

4

e)

1,2,3,4

4.
a)

+1,08 volt

b)

+2,57 volt

c)

+3,65 volt

d)

+0,10 volt

e)

+ 1,49 volt

5.
a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

6.

Elektrolisis yang dapat menghasilkan gas terbanyak adalah….

a)

Na2SO4(aq), elektroda Cu

b)

KCl(aq), elektroda Pt

c)

Ag2SO4(aq), elektroda C

d)

NiCl2(aq), elektroda C

e)

Zn(NO3)2(aq), elektroda C

7.

Pada suatu elektrolisis larutan MSO4, pada katoda terbentuk 0,325 gram M larutan hasil elektrolisis yang dapat dinetralkan oleh 50 ml larutan NaOH 0,2 M. Massa atom relatif M adalah….

a)

28

b)

42

c)

65

d)

70

e)

84

8.

Sebanyak 0,5 mol hidrokarbon Y bila dibakar secara sempurna akan menghasilkan 88 gram CO2 dan 36 gram H2O. Bagaimana rumus molekul hidrokarbon Y ?

a)

C4H8

b)

C3H8

c)

C4H10

d)

C3H6

e)

C4H12

9.
a)
b)
c)
d)
e)

Semua benar

10.

Senyawa yang manakah yang mempunyai pusat khiral dan membentuk zwitter ion ?

a)
b)
c)
d)
e)

Semua tidak bisa

11.

Senyawa 1-propanol dapat dibedakan dari 2-propanol adalah dengan reagen....

a)

larutan KMnO4 dalam suasana asam

b)

larutan I2 dalam NaOH

c)

larutan Br2 dalam CCl4

d)

larutan K2Cr2O7 dalam suasana asam

e)

jawaban A,B,C dan D betul semua

12.

Senyawa berikut ini, manakah yang merupakan basa paling kuat ?

a)

CH3CH2CHO

b)

CH3CH2CO2H

c)

CH3CH2CH2OH

d)

CH3C ≡ CH

e)

CH3CH2CH2NH2

13.

Berikut ini, manakah yang merupakan isomer dari asam propanoat ?

a)

HO – CH2 – CH2 – CHO

b)

CH2 = CH – O – CO – CH3

c)

CH3 – CHOH – CH3

d)

CH3 – O – CH2 – CH2 – OH

e)

CH3 – CH2 – CO2CH3

14.

Benzaldehida jika dinitrasi dengan HNO3 + H2SO4 akan menghasilkan ....

a)

m-nitro benzaldehida

b)

Asam benzoat

c)

p- nitro benzaldehida

d)

m-nitro benzoat.

e)

o- nitro benzaldehida

15.
a)

sp2 sp sp2 sp3

b)

sp3 sp2 sp3 sp

c)

sp2 sp2 sp3 sp

d)

sp3 sp2 sp3 sp3

e)

sp3 sp2 sp2 sp

16.
a)

ester, aldehida, alkena

b)

alkena, ester, keton

c)

aldehida, asam karboksilat, ester

d)

asam karboksilat, keton, alkena

e)

alkena, ester, asam karboksilat

17.

Manakah senyawa berikut yang tidak bereaksi dengan propil-magnesium bromida?

a)
b)
c)
d)
e)
18.

Dalam pembuatan etena, ke dalam etanol ditambahkan setetes reagen Y sambil dipanaskan. Etena yang tidak murni dicuci dengan cara di bubble melalui larutan Z dan kemudian dikumpulkan. Apakah reagen Y dan larutan Z yang mungkin digunakan?

a)

Reagen Y :K2Cr2O7 , larutan Z : diasamkan larutan NaOH

b)

Reagen Y: H2SO4 pekat , larutan Z : H2SO4 encer

c)

Reagen Y: H2SO4 pekat, larutan Z : NaOH encer

d)

Reagen Y: NaOH etanolat , larutan Z : H2SO4 encer

e)

Reagen Y :NaOH etanolat,larutan Z : NaOH encer

19.

Asam karboksilat yang sama dapat diperoleh melalui hidrolisis senyawa nitril P atau melalui oksidasi senyawa alkohol Q. Yang manakah pasangan berikut ini sebagai P dan Q ? :

a)

P=CH3CH2CN, Q= CH3CH2OH

b)

P=(CH3)2CHCN, Q= (CH3)3COH

c)

P=C6H5CH(CH3)CN, Q= C6H5CH2CH(OH)CH3

d)

P= C6H5CH2CN, Q= C6H5CH2CH2OH

e)

P=C6H5CN, Q= C6H5OH

20.

Senyawa berikut ini, manakah yang paling sukar larut dalam CCl4 cair?

a)

NH3

b)

CH3-CH2-CH2-CH2-CH2-CH2-CH2-CH3

c)

CO2

d)

I2

e)

CH3-CH2-CH3

21.

Gaya-gaya antar molekul berikut ini:

I. Gaya dipole-dipole

II. Ikatan Hidrogen

III. Gaya dispersi London

Dalam molekul CHCl3 apa jenis gaya antar molekul yang bekerja dalam fasa cair....

a)

Hanya I

b)

Hanya II

c)

Hanya II dan III

d)

Hanya III

e)

Hanya I dan III

22.

Dalam pembakaran metana, CH4, apa perubahan hibridisasi atom karbon?

a)

sp3 ke sp4

b)

sp2 ke sp3

c)

sp2 ke sp

d)

sp3 ke sp

e)

tidak terjadi perubahan hibridisasi

23.
a)

Q > R > S > T

b)

R > S > Q > T

c)

R > T > S > Q

d)

R > Q > S > T

e)

S > T > Q > R

24.

Ion perak dalam perak oksalat (Ag2C2O4) memiliki konfigurasi elektron (keadaan dasar) yang sama dengan….

a)
  1. In3+

b)
  1. Kr

c)
  1. Pd2+

d)
  1. Au+

e)

Cd

25.

Dari keempat senyawa berikut, urutan senyawa yang memiliki panjang ikatan dari yang terpendek ke terpanjang adalah ….

a)
  1. H2O < CH4 < NH3 < HF

b)
  1. HF < H2O < NH3 < CH4

c)
  1. HF < H2O < CH4 < NH3

d)
  1. CH4 < NH3 < HF < H2O

e)
  1. CH4 < NH3 < H2O < HF

26.

Di antara keempat molekul di bawah ini, manakah yang memiliki ikatan hidrogen dalam interaksi antarmolekulnya?

  1. CHF3 (trifluorometana)

  2. C6H12O6 (glukosa)

  3. C6H3F3 (trifluorobenzena)

  4. CCl3COOH (asam trikloroasetat)

a)
  1. i, ii, dan iii

b)
  1. iv saja

c)
  1. ii, iii, dan iv

d)
  1. ii dan iv

e)
  1. semua benar

27.

Analisis kuantitatif  untuk menentukan kadar senyawa tetraetiltiuran disulfida (C10H20N2S4) dapat dilakukan dengan mengoksidasi sulfur menjadi SO2. SO2 kemudian dibubbling dalam larutan H2O2 hingga terbentuk H2SO4. Asam sulfat yang terbentuk dapat bereaksi dengan NaOH sebagai berikut:

H2SO4 (aq) + 2NaOH(aq) → Na2SO4(aq) + 2H2O(l)

Jika H2SO4  yang terbentuk membutuhkan 34,85 mL NaOH 0,025 M untuk bereaksi, kadar C10H20N2S4 dalam 0,4605 g sampel adalah …. (%b/b)

a)
  1. 7,00

b)
  1. 8,75

c)
  1. 10,15

d)
  1. 12,00

e)
  1. 17,50

28.
  1. Hukum Laju Reaksi yang sesuai dengan data tersebut adalah....

a)
  1. r = k[A][B]2

b)
  1. r = k[A][B]

c)
  1. r = k[A]2[B]

d)
  1. r = k[A]2

e)
  1. r = k[B]2

29.

Reaksi A → 2B memiliki tetapan laju reaksi sebesar 0,012 s–1.
Jika konsentrasi awal A adalah 0,56 M, konsentrasi B setelah reaksi berlangsung 45 detik adalah ….

a)
  1. 0,326 M

b)
  1. 0,020 M

c)
  1. 0,467 M

d)
  1. 0,430 M

e)
  1. 0,260 M

30.

Pada reaksi A → B, konsentrasi A berkurang dari 0,1 M menjadi 0,075 M dalam waktu 10 detik pada T 25 oC. Jika reaksi dilakukan pada T 40 oC, waktu yang diperlukan agar konsentrasi A berkurang 0,1 M menjadi 0,075 adalah 6 detik. Energi pengaktifan reaksi tersebut adalah ….

a)
  1. 0,283 kJ/mol

b)
  1. 260,47 kJ/mol

c)
  1. 26,41 kJ/mol

d)
  1. 2,79 kJ/mol

e)
  1. 1,21 kJ/mol

31.

Larutan KNO3 (MM =  101 g/mol) terionisasi sempurna di dalam air. Pada 25 oC tekanan uap air murni adalah 23,76 mmHg. Larutan yang mengandung 10% (b/b) KNO3 memiliki massa jenis 1,45 g/mL. Tekanan uap larutan ini adalah…. (Diketahui MM air = 18 g/mol)

a)
  1. 46,60 mmHg

b)
  1. 23,30 mmHg

c)
  1. 23,76 mmHg

d)
  1. 15,58 mmHg

e)
  1. 22,86 mmHg

32.

Suatu larutan mengandung benzena (MM = 78 g/mol) dan toluena (MM = 92 g/mol). Pada 85 oC, fraksi mol toluena dalam fasa uap di atas larutan tersebut adalah 0,25. Diketahui pada 85 oC, tekanan uap murni benzena dan toluena berturut-turut adalah 130,5 kPa dan 52,4 kPa. Larutan diasumsikan bersifat ideal. Fraksi mol toluena dalam larutan adalah….

a)
  1. 0,546

b)
  1. 0,354

c)
  1. 0,454

d)
  1. 0,646

e)
  1. 0,238

33.

Suatu senyawa non-elektrolit dapat larut di dalam air. Sebanyak 5,84 gram senyawa ini ditambahkan air hingga volumenya menjadi 100,0 mL. Larutan ini memiliki massa jenis 1,74 g/mL. Titik beku larutan ini adalah –0,24 oC. Massa molar senyawa tersebut adalah …. g/mol. (Diketahui Kf air = 1,86 oC/molal)

a)
  1. 452,6

b)
  1. 118,3

c)
  1. 269,1

d)
  1. 325,4

e)
  1. 660,2

34.

Perhatikan pernyataan berikut ini.

  1. (I) Membutuhkan membran semipermeabel

  2. (II)Pelarut berpindah dari konsentrasi rendah ke konsentrasi tinggi

  3. (III)Zat terlarut berpindah dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah

  4. (IV) Larutan dengan molaritas yang sama selalu memiliki tekanan osmosis yang sama

Manakah pernyataan yang benar terkait peristiwa osmosis?

a)
  1. I saja

b)
  1. I, II, dan III

c)
  1. I, II, dan IV

d)
  1. I dan II

e)
  1. Semua benar

35.

Padatan natrium hidrida sebanyak 5,52 g dilarutkan dengan air dihasilkan larutan sebanyak 2,8 L. Proses pelarutan tersebut menghasilkan senyawa hidroksida dan gas hidrogen. pH larutan tersebut adalah….

a)
  1. 1,08

b)
  1. 4,56

c)
  1. 7,00

d)
  1. 9,34

e)
  1. 12,91

36.

Bila padatan kalium hidroksida sebanyak 0,056 g ditambahkan ke dalam 500 mL larutan bufer asetat 0,05 M pH 5,0, maka pH larutan bufer berubah menjadi …….
Diketahui bufer asetat = HC2H3O2/KC2H3O2 , Ka HC2H3O2 = 1,8 × 10–5, MM KOH = 56,10 g/mol

a)
  1. 4,48

b)
  1. 4,74

c)
  1. 5,31

d)
  1. 5,08

e)
  1. 12,30

37.

Hidrogen peroksida merupakan salah satu bahan yang digunakan pada pembuatan larutan disinfektan. Bila konsentrasi hidrogen peroksida untuk larutan disinfektan sebesar 0,125% b/b, maka pH larutan adalah …. (pKa H2O2 = 11,75, massa jenis larutan = 1,0 g/mL, MM H2O2 = 34,02 g/mol)

a)
  1. 6,59

b)
  1. 7,22

c)
  1. 8,37

d)
  1. 9,51

e)
  1. 11,75

38.

Asam trimesat (C6H3(CO2H)3) termasuk asam triprotik dengan nilai pKa1 = 3,1; pKa2 = 3,9; dan pKa3 = 4,7. Sebanyak 100,0 mL asam trimesat 0,100 M dititrasi dengan NaOH 0,500 M dan diperoleh kurva titrasi di bawah ini.

Volume NaOH yang ditunjukkan titik V dalam kurva tersebut adalah ….

a)
  1. 10,00 mL

b)
  1. 15,00 mL

c)
  1. 20,00 mL

d)
  1. 30,00 mL

e)
  1. 60,00 mL

39.

Perhatikan pernyataan terkait reaksi kesetimbangan untuk disosiasi merkaptoetanol pada suhu ruang.

HOCH2CH2SH(aq) ⇌ H+(aq) + HOCH2CH2S–(aq)           K = 1,91 × 10–10

  1. (I) Reaksi tersebut lebih condong ke arah pembentukan produk

  2. (II)Komposisi total produk lebih besar dibandingkan komposisi reaktan

  3. (III)Jika reaksi tersebut terjadi dalam larutan basa maka kesetimbangan akan bergeser ke kanan

  4. (IV) Pada temperatur tetap penambahan konsentrasi merkaptoetanol pada reaksi di atas akan memperbesar nilai K

Pernyataan yang benar adalah ….

a)
  1. I, II, dan III

b)
  1. Hanya III

c)
  1. II dan IV

d)
  1. III dan IV

e)
  1. I, II, dan IV

40.

Sebanyak 100 mL NaOH 0,20 M dicampur dengan 50 mL HCl 0,35 mL. Temperatur awal kedua larutan adalah 25 oC dan naik menjadi 26,5 oC setelah pencampuran. Entalpi reaksi netralisasi per mol H2O yang terbentuk adalah …. (kalor jenis larutan = 4,2 J g–1 oC–1, massa jenis larutan = 1 g/mL)

a)
  1. –47,3 kJ

b)
  1. –31,5 kJ

c)
  1. –25,2 kJ

d)
  1. –54,0 kJ

e)
  1. –18,0 kJ

41.

Untuk reaksi-reaksi berikut yang berlangsung pada tekanan konstan,

  1. (i) 2HCl(g) → H2(g) + Cl2(g)

  2. (ii) 2NH3(g) → N2(g) + 2H2 (g)

  3. (iii) C6H12O6(s) + 6O2(g) → 6CO2(g) + 6H2O(l)

Reaksi yang memiliki perubahan entalpi (∆H) dan energi dalam (∆E) sama adalah….

a)
  1. i

b)
  1. i dan iii

c)
  1. ii

d)
  1. iii

e)
  1. ii dan iii

42.

Jumlah sinyal hidrogen dan karbon pada spektrum NMR senyawa benzaldehida berturut-turut adalah ….

a)
  1. 7 dan 7

b)
  1. 6 dan 7

c)
  1. 5 dan 6

d)
  1. 4 dan 5

e)
  1. 4 dan 6

43.

Kristal emas (Au) dan kristal perak (Ag) memiliki tipe sel satuan yang sama, yaitu kubus berpusat muka. Berdasarkan informasi tersebut, pernyataan yang benar adalah ….

  1. (i) Massa jenis kristal Au sama dengan kristal Ag

  2. (ii) Persen volume terisi dalam kristal Au sama dengan kristal Ag

  3. (iii) Panjang rusuk sel satuan kristal Au sama dengan kristal Ag

  4. (iv) Bilangan koordinasi atom penyusun kristal Au sama dengan kristal Ag

a)
  1. i, ii, dan iii

b)
  1. iv saja

c)
  1. i dan iii

d)
  1. ii dan iv

e)
  1. semua benar

44.

Padatan MX mengkristal dengan struktur berikut.Panjang rusuk sel satuan tersebut adalah 629,2 pm. Ion M+ dilambangkan sebagai bola berwarna biru dan ion X– dilambangkan sebagai bola berwarna hijau. Jari-jari X– diketahui 1,3 x lebih besar daripada jari-jari M+.

Berdasarkan informasi tersebut, massa jenis padatan MX dan jari-jari ion M+ secara berturut-turut adalah …. (MM X = 39 g/mol dan MM Y = 35,5 g/mol)

a)
  1. 1,987 g/cm3 dan 94,78 pm

b)
  1. 1,987 g/cm3 dan 136,78 pm

c)
  1. 3,975 g/cm3 dan 136,78 pm

d)
  1. 0,497 g/cm3 dan 136,78 pm

e)
  1. 3,975 g/cm3 dan 94,78 pm

45.

Reaksi eksotermis berikut yang berlangsung spontan pada temperatur berapa pun adalah ….

  1. (i) H2(g) + Br2 (l) → 2HBr(g)

  2. (ii) NH3(g) + HCl (g) → NH4Cl(s)

  3. (iii) 2H2S(g) + SO2(g) → 3S(s) + 2H2O(l)

a)
  1. hanya i

b)
  1. i dan ii

c)
  1. i dan iii

d)
  1. ii dan iii

e)
  1. i, ii, dan iii

46.

Tiga larutan berbeda yang semunya tidak berwarna (A, B, C) diidentifikasi secara kuantitatif. Masing-masing larutan hanya berisi satu senyawa (barium klorida; besi (II) sulfat; timbal (II) nitrat; natrium karbonat; natrium iodida). Untuk mengidentifikasi senyawa dalam sampel, dua larutan dicampurkan secara berurutan dan diperoleh hasil dalam tabel berikut ini:

Hasil identifikasi yang tepat berikut ini adalah….

a)
  1. A = NaI ; B = Pb(NO3)2; C = FeSO4

b)
  1. A = NaI ; B = Na2CO3; C = BaCl2

c)
  1. A = Pb(NO3)2; B = NaI; C = Na2CO3 

d)
  1. A = BaCl2; B = Na2CO3 ; C = FeSO4

e)
  1. A = Pb(NO3)2; B = NaI; C = FeSO4

47.

Hubungan antara kedua senyawa berikut adalah….

a)
  1. isomer konstitusional

b)
  1. diastereomer

c)
  1. enantiomer

d)
  1. meso

e)
  1. identik

48.

Senyawa X dengan rumus molekul C8H9BrO memiliki sinyal spektrum 1H NMR: triplet, dH = 1,4 ppm; kuartet, dH = 3,9 ppm; multiplet, dH = 7,0 ppm (4H), serta tidak memiliki puncak serapan -OH pada spektrum IR-nya. Berdasarkan data tersebut struktur senyawa X yang tepat adalah …….

a)

I

b)

II

c)

III

d)

IV

e)

V

49.

Satuan polimer yang dapat terbentuk dari monomer: CH2 = CHCl dan CH2 = CH – CH = CH2 adalah….

a)

[ - CH2 = CCl – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 - ] n

b)

[ - CH2 – CHCl – CH = CH– CH2 – CH2 - ] n

c)

[ - CH2– CH2 – CHCl – CH2 – CH2 – CH2 - ] n

d)

[ - CH2 – CHCl – CH2 – CH = CH – CH2 - ] n

e)

[ - CH2 – CHCl – CH = CH – CH = CH - ] n

50.

Isotop nihonium (113Nh) pertama kali disintesis pada tahun 2003 melalui tahapan reaksi berikut. Nilai a dan d masing-masing adalah ….

a)
  1. a = 49; d = 291

b)
  1. a = 48; d = 288

c)
  1. a = 49; d = 288

d)
  1. a = 47; d = 289

e)
  1. a = 48; d = 291