Font size
WorksheetsQuiz Pertemuan 12 & 13 (K3L Lab)
Total questions: 39
Worksheet time: 23mins
Apa yang dimaksud dengan K3 di laboratorium?
Usaha untuk melindungi karyawan dari segala hal yang dapat merugikan kesehatan akibat kerja
Usaha untuk menciptakan suasana laboratorium sebagai sarana belajar yang aman
Usaha untuk melakukan pekerjaan tanpa kecelakaan
Usaha untuk menjamin keselamatan dan kesehatan pekerja laboratorium dari risiko berbahaya
Manakah yang BUKAN tujuan/fungsi dari K3L di Laboratorium di bawah ini...
Menciptakan suasana laboratorium sebagai sarana belajar yang aman dengan cara mengingat pengetahuan praktik baik dosen, laboran, dan mahasiswa tentang K3.
Memaksimalkan dan mengatasi kecelakaan kerja yang disebabkan oleh kelalaian kerja
Melindungi dan menjamin kesehatan dan keselamatan kerja setiap pekerja dan orang lain di tempat kerja (laboratorium).
Mengenal bahaya yang mungkin terjadi serta upaya penanganannya.
Berapakah kadar alkohol pada kotak P3K seharusnya
70%
75%
65%
>90%
Apa tujuan utama dari logbook kotak P3K?
Untuk merekam riwayat penggunaan kotak P3K
Untuk memonitoring ketersediaan isi dari setiap kotak P3K
Untuk mencatat kondisi fisik kotak P3K
Untuk memantau pergerakan kotak P3K
Manakah berikut ini yang merupakan Pembasuh Mata, Flame Resistant Lab Coast dan Safety shower..
Manakah berikut ini yang berfungsi untuk menetralkan cairan kimia tumpah..
Berdasarkan ketentuan OSHA, berapakah batas kebisingan maksimum yang diperbolehkan jika seseorang bekerja selama 8 jam sehari?
115
105
90
100
Apa yang dimaksud dengan jalur evakuasi di laboratorium?
Jalur untuk memadamkan api ringan
Jalur untuk memindahkan bahan kimia cair
Jalur untuk menuju titik berkumpul saat terjadi bencana
Jalur untuk menghindari kontak langsung dengan bahan kimia
Manakah daftar inpeksi keselamtan di Laboratorium di bawah ini yang termasuk harian...
Wastafel bebas dari kebocoran
Bahan kimia reaktif (mis. Fosfor, logam alkali, dll.) disimpan ditempat yang aman
Lemari asam berfungsi dengan baik
Label yang buram/tidak jelas pada botol reagen telah diganti
Manakah daftar inpeksi keselamtan di Laboratorium di bawah ini yang termasuk bulanan...
Jumlah setiap bahan kimia yang disimpan di laboratorium dijaga agar tetap tersedia untuk penggunaan
Saklar utama dimatikan pada akhir pekan
Eye wash bersih dan air suling diganti
Bahan kimia korosif disimpan pada penyimpanan khusus dan sesuai
Manakah daftar inpeksi keselamtan di Laboratorium di bawah ini yang termasuk mingguan...
Kotak P3K lengkap dan mudah diakses
Respirator tersedia
Barang berat disimpan di level rendah
Keran air berfungsi dengan baik
Hal-hal yang perlu dilakukan sebelum memasuki laboratorium?
Bermain-main dengan peralatan laboratorium dan bahan kimia
Gunakan peralatan kerja seperti kacamata pengaman, jas laboratorium dan sepatu tertutup
Menggunakan perhiasan, memakai sandal atau sepatu terbuka dan kontak langsung dengan bahan Kimia.
Jagalah kebersihan meja praktikum, apabila meja praktikum basah segera keringkan dengan lap basah.
Persiapkanlah hal yang perlu sebelum masuk laboratorium seperti buku kerja, kotak alat, dll.
Mengapa bahan kimia sebaiknya disimpan dalam tempat kecil dan hanya untuk pemakaian sehari-hari?
Karena lebih mudah dipindahkan ke tempat lain
Untuk menghemat penggunaan bahan kimia
Agar lebih praktis dan aman dalam penggunaan harian
Supaya bahan tidak tercampur dengan bahan lainnya
Mengapa meja praktikum yang basah harus segera dikeringkan?
Agar tidak terkena sanksi dari dosen
Untuk menghindari reaksi berbahaya atau kecelakaan
Supaya bahan kimia tetap bersih
Untuk menjaga kenyamanan praktikan
Mengapa dilarang memakai perhiasan saat praktikum?
Karena perhiasan bisa hilang saat beraktivitas
Agar tidak terlihat mencolok
Karena dapat mencemari bahan kimia
Karena perhiasan bisa rusak oleh bahan kimia
Mengapa bahan kimia yang sudah dikeluarkan sebaiknya tidak dikembalikan ke botol semula?
Untuk menghemat waktu
Agar tidak merusak alat laboratorium
Supaya tidak mengotori meja
Untuk mencegah kontaminasi
Bagaimana cara memegang botol saat memindahkan bahan kimia cair dengan benar?
Tutup dibuka dan diletakkan di meja
Botol dipegang dengan dua tangan
Tutup dibuka dan dipegang oleh jari tangan, sementara telapak tangan memegang botol
Tutup botol tetap terpasang saat menuang
Pemindahan bahan kimia cair sebaiknya dilakukan dengan bantuan alat berikut agar tidak memercik:
Pipet tetes
Gelas ukur
Batang pengaduk
Corong
Berapa maksimum volume larutan yang boleh dimasukkan ke dalam tabung reaksi saat dipanaskan?
Setengah bagian
Sepertiga bagian
Tiga perempat bagian
Penuh
Mengapa batang gelas atau batu didih digunakan saat memanaskan larutan dalam gelas kimia?
Untuk mencampur larutan
Untuk mempercepat pemanasan
Untuk mencegah larutan mendidih tiba-tiba (bumping)
Untuk menyaring larutan
Berikut ini yang merupakan cara yang benar saat memanaskan larutan menggunakan gelas kimia adalah…
Memanaskan langsung dengan tangan
Menggunakan kaki tiga dan kawat kasa sebagai penopang
Meletakkan gelas langsung di atas api
Menggunakan kertas sebagai penopang
Susunlah cara penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang benar...
1. Tekan tuas atau squeeze untuk mengeluarkan isi APAR
2. Pegang selang dan arahkan selang ke titik pusat api
3. Semprot nozzle yang dipegang ke arah kiri dan kanan api, agar media yang
disemprotkan merata hingga api padam
4. Posisi berdiri searah dengan arah angin dan arahkan nozzle ke pusat titik api
5. Tarik/lepas pin pengunci tuas APAR/tabung pemadam
2, 3, 5, 1, 4
4, 3, 2, 5, 1
3, 5, 1, 4, 2
5, 2, 4, 1, 3
Manakah berikut ini simbol karsinogenok dan iritasi...
Apa yang harus dilakukan saat kulit terkena bahan kimia di laboratorium?
Dilaporkan pada laboran atau pemimpin praktikum
Dibilas dengan air bersih
Dipijat agar bahan kimia meresap
Digaruk agar tidak tersebar
Bagaimana cara pertolongan pertama pada gangguan pernapasan?
Memberikan obat yang dibawa korban
Menggunakan bahan kimia untuk membersihkan
Memberikan nafas bantuan dan kompresi dada
Menggunakan lift untuk evakuasi
Apa yang harus dilakukan saat terjadi kebakaran di laboratorium?
Menggunakan bahan kimia untuk memadamkan api
Menggunakan air untuk memadamkan api
Menggunakan tangga darurat pada gedung tinggi
Menggunakan lift untuk evakuasi
Apa yang harus dilakukan pada gangguan sirkulasi shock?
Mengangkat kepala korban lebih tinggi dari tubuh
Memberikan oksigen bila ada
Menggunakan bahan kimia untuk membersihkan
Menggunakan lift untuk evakuasi
Bagaimana cara pertolongan pertama pada luka bakar?
Menggunakan air dingin untuk luka bakar tingkat pertama
Menggunakan alkohol untuk luka bakar
Menggunakan air panas untuk luka bakar tingkat kedua
Menggunakan air sabun untuk luka bakar tingkat ketiga
Prosedur Pertolongan Pertama Pada Patah Tulang
a. Segera bawa korban ke rumah sakiti
b. Pasang bidai/penyangga dengan hati-hati pada tulang yang patah
c. Bebaskan jalan nafas beri pernafasan buatan kalau perlu
d. Hangatkan tubuh korban/selimuti tubuh korban
e. Bila disertai perdarahan maka hentikan perdarahan
f. Tutup luka dengan kasa steril
g. Bawa korban ke tempat yang aman dengan hati-hati
Sebutkan 2 langkah manakah yang lebih utama dilakukan dari prosedur diatas?
g dan e
a dan d
f dan d
b dan e
e dan c
Gambar berikut ini merupakan pertolongan pertama akibat..
Sengatan listrik
Luka bakar
Patah tulang
Pendarahan
Paparan bahan kimia
Gambar berikut ini merupakan pertolongan pertama akibat..
Kehilangan kedadaran
Gangguan Sirkulasi
Shock
Penyakit asma
Cedera kepala
Sumbatan jalan nafas
Gambar berikut ini merupakan pertolongan pertama akibat..
Kehilangan kedadaran
Gangguan Sirkulasi
Shock
Pingsan
Cedera kepala
Sumbatan jalan nafas
Saat memberikan pertolongan pertama pada korban patah tulang, langkah yang harus dilakukan setelah menghentikan perdarahan adalah...
Membuka pakaian korban untuk memudahkan pemeriksaan
Memberikan makanan atau minuman untuk menguatkan tubuh
Menutup luka dengan kasa steril
Menekan luka dengan kuat agar tulang tidak bergerak
Setelah menekan luka yang berdarah selama 5–15 menit dan membersihkannya, langkah selanjutnya yang benar dalam pertolongan pertama adalah...
Memberikan antibiotik oral pada korban
Membalut luka seperlunya dan meninggikan bagian yang terluka
Menutup luka dengan kain tebal agar tidak terlihat
Menyuruh korban untuk berjalan ke rumah sakit
Seorang korban mengalami luka bakar tingkat kedua. Setelah direndam dengan air bersih, langkah berikutnya yang tepat dalam penanganan awal adalah...
Mengoleskan minyak atau mentega pada luka untuk meredakan panas
Menutupi luka dengan kain bersih atau kasa steril, beri balutan longgar, dan beri obat anti nyeri
Memecahkan lepuhan untuk menghindari infeksi
Membiarkan luka terbuka agar cepat kering dan sembuh
Dalam memberikan pertolongan pertama pada korban sengatan listrik, tindakan awal yang paling tepat setelah memastikan korban terlepas dari aliran listrik adalah...
Menyelimuti korban agar tidak kedinginan
Memberikan minum jika korban sadar
Menilai kondisi korban dan menentukan prioritas tindakan
Mengompres luka bakar dengan es batu
Langkah utama pertama yang harus dilakukan ketika kulit korban terpapar bahan kimia cair adalah...
Memberi korban minum air atau susu
Melepas pakaian dan mengguyur bagian yang terpapar dengan air mengalir
Menaburkan bedak untuk menyerap bahan kimia
Menyeka bahan kimia dengan kain kering
Seorang petugas kesehatan menemukan seseorang yang tidak merespons dan tidak bernapas. Setelah memastikan situasi aman, ia mulai melakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP). Manakah urutan tindakan yang benar sesuai dengan pedoman RJP dasar?
Buka jalan napas → cek nadi → kompresi dada → bantuan napas
Cek respon korban → tentukan titik kompresi → cek nadi → bantuan napas
Cek respon korban → kompresi dada 30x → buka jalan napas → bantuan napas 2x
Cek nadi → kompresi dada → buka jalan napas → bantuan napas
Dalam prosedur evakuasi korban sebelum pemberian pertolongan pertama, penolong harus melakukan tindakan secara sistematis untuk menjaga keamanan korban dan penolong. Manakah urutan langkah yang paling tepat dalam melakukan evakuasi korban dari tempat kejadian ke tempat yang aman?
Meletakkan kaki kiri penolong setinggi pinggang korban → memasukkan tangan kanan di bawah leher korban → mengangkat korban dengan membungkuk
Cek napas korban → memasukkan tangan ke bawah ketiak kiri → menautkan kedua tangan → menarik korban
Meletakkan lutut kanan di samping kiri kepala korban → memasukkan tangan kanan di bawah leher korban → menyilangkan lengan korban ke dada → menautkan kedua tangan penolong pada lengan korban → menarik korban dengan prinsip mengungkit
Meletakkan lutut kiri di samping kepala korban → mengangkat korban terlebih dahulu → lalu baru menautkan kedua tangan penolong
