WorksheetsFT CARDIOVASCULAR
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Bagian dari jantung yang menerima darah dari vena pulmunalis adalah:
atrium kanan
ventrikel kanan
atrium kiri
ventrikel kiri
Katup yang memisahkan antara atrium kanan dan ventrikel kanan disebut
bikuspidalis
trikuspidalis
semilunar cava
semilunar aorta
Pembuluh darah dibawah ini yang kaya akan kandungan O2 adalah
arteri pulmonalis kiri
vena cava inferior
vena pulmonalis kiri
vena cava superior
Peredaran darah sistemik adalah sebagai berikut, kecuali
ventrikel kiri memompa darah melalui katup mitral
darah diedarkan ke seluruh jaringan tubuh
terjadi metabolisme tubuh menghasilkan CO2
darah dibawa vena cava inferior menuju atrium kanan
Pembuluh darah yang kaya akan kandungan CO2 adalah
vena cava superior
arteri pulmonalis
vena pulmonalis kanan
vena pulmonalis kiri
Otot jantung kiri atas mendapat darah dari
posterior descending branch
anterior descending branch
marginal branch
circumflex branch
Faktor-faktor resiko PJK yang tidak bisa dimanipulasi adalah
jenis kelamin
psikologis
obesitas
gaya hidup
Dari proses aterosklerosis dibawah ini yang termasuk dalam kategori unstabil angina pectoris adalah :
fibrous plaque
atherosklerotic plaque
sklerosis arteri
plaque rupture
Dibawah ini yang termasuk dalam Trias diagnosis IMA adalah, kecuali
gel Q patologis
nyeri tidak hilang dengan istirahat
segmen ST elevasi
riwayat nyeri dada khas 5-10 menit
Kegagalan ventrikel kiri untuk memompa darah secara adekuat, bisa menyebabkan
gagal jantung sistolik
gagal jantung kanan
gagal jantung akut
gagal jantung diastolik
Penyebab gagal jantung kongeestif yang paling sering adalah :
stenosis katup semilunar
peradangan myokardium
kelainan otot jantung
hipoksia
Potensial aksi yang dicatat oleh elektrode, tergantung dari hal-hal dibawah ini, kecuali:
jarak elektrode dan sel otot
muatan elektrode
letak elektrode
arah gerak dipole
Arah repolarisasi pada otot jantung, berjalan dari:
muatan listrik (-) mendahului (+)
atrium ke ventrikel
sinoatrial ke atrioventrikular
superior ke inferior
Pada sandapan standart beda potensial pada Lead II adalah
LL negatif RA positif
RA negatif LL positif
RA negatif LA positif
LA negatif RA positif
Dibawah ini yang termasuk sandapan bipolar adalah
aVL dan V1
Lead I dan aVF
V5 dan aVR
Lead II dan III
Pada posisi normal dari sandapan prekordial, V5 dan V6 merupakan gambaran:
Ventrikel kiri
Ventrikel kanan
septum interventrikel
epikardial kanan
Defleksi positif pada Lead I 8 mm, lead II 8 mm, sedang pada lead III 0 mm, maka vektor QRS mengarah:
paralel dengan leead II dan tegaklurus aVL
paralel dengan avF dan tegaklurus lead I
antara lead I dan leead II dan tegak lurus lead III
paralel dengan lead II
Defleksi positif pada Lead I 8 mm, lead II 8 mm, sedang pada lead III 0 mm, maka vektor akan menggambarkan sudut... dengan garis horisontal:
+0
+30
+60
+90
Pada gambaran EKG yang menandakan repolarisasi ventrikel adalah:
gel T
gel Ta
gel ORS
gel U
Dibawah ini adalah gambaran bentuk-bentuk gelombang QRS, kecuali:
gel Q defleksi negatif pertama
gel R defleksi positif pertama
gel R' defleksi positif kedua
gel S defleksi negatif kedua
Seorang pasien usia 45 tahun dengan diagnosa Tromboangitis obliteran, dengan tanda dan gejala flebitis nodular superfisialis,claudicatio intermitten dan instep claudication. Untuk mengetahui problematika fisioterapi pada kasus ini, pemeriksaan apa saja yang bisa di lakukan?
Nyeri menggunakan VDS, manuver pretes, dan tes dura
Nyeri menggunakan VDS, Raynaud s phenomenon, tes allen
Pemeriksaan LGS menggunakan goneometer, manuver pretes, dan tes dura
Pemeriksaan manuver pretes, tes allen, dan bragard test.
Tourniquet diikat di bagian proksimal tungkai, selanjutnya pasien disuruh untuk berjalan atau berdiri sambil menggerakkan pergelangan kaki agar sistem pompa otot menjadi aktif, positif apabila pembuluh darah vena menjadi lebih lebarBerdasarkan uraian tersebut, pemeriksaan apakah itu?
Manuver perthes
Raynaud s phenomenon
Tes dura
Bragard test
Seorang pasien dengan riwayat aterosklerosis, datang ke fisioterapi untuk membuat program latihan olah raga. Bagaimanakah rumus untuk menentukan intensitas latihan yang aman bagi pasien tersebut?
60-90% x DNM
55-80% x DNM
80-90% x DNM
70-100% x DNM
Seorang wanita usia 28 tahun, post operasi SC di bangsal RS Harapan Bunda. Fisioterapis melakukan pemeriksaan Homan's Sign, intepretasi hasil dari pemeriksaan tersebut adalah?
Rasa nyeri pada m.gastrocnemius saat dilakukan dorsofleksi, kemerahan, hangat pada kaki.
Rasa kesemutan dan mati rasa pada kedua tungkai
Spasme pada m.gastrocnemius
Nyeri pada pergelangan kaki saat di lakukan dorsofleksi
Pada saat memberikan terapi latihan pada pasien dengan gangguan vaskular hal apakah yang harus di perhatikan?
Riwayat Penyakit Dahulu
Oedema
Vital Sign
Takikardi
Seorang laki laki usia 50 tahun dengan riwayat merokok datang ke fisioterapi dengan mengeluhkan nyeri bilateral pada tungkai bawah dan berwarna kemerah merahan. Setelah dilakukan pemeriksaan terdapat keterbatasan gerak akibat nyeri pada persendian ankle. Penatalaksanaan fisioterapi yang sesuai untuk kasus tersebut?
Ultrasound
SWD
Infra Red
Aktif exercise anggota gerak bawah
Untuk mencegah timbulnya DVT, pada pasien dengan kasus bedah umum intervensi fisioterapi apakah yang bisa di lakukan?
Pemberian IR
Pemberian kinesio taping di area punggung
Mobilisasi dini dan gerakan aktif pada tungkai bawah (pumping action)
Core exerise
Posisi pasien tidur terlentang, tungkai di tekuk sampai lutut mendekati dada, kedua tangan melingkar memegang ankle. Perlahan tungkai di luruskan, gerakan di ulang secara bilateral. Terapi latihan tersebut dapat di berikan pada pasien dengan diagnosa apa?
Varises
Aterosklerosis
DVT
Aneurisme
Posisi pasien tidur terlentang, tungkai di tekuk sampai lutut mendekati dada, kedua tangan melingkar memegang ankle. Perlahan tungkai di luruskan, gerakan di ulang secara bilateral. Terapi latihan tersebut dapat di berikan pada pasien dengan diagnosa apa?
Varises
Aterosklerosis
DVT
Aneurisme
Seorang pasien datang ke fisioterapi dengan keluhan nyeri pada pergelangan tangan dekstra menjalar sampai ujung jari, pasien adalah perokok aktif. Pada Tes Allen di dapatkan hasil positif, intervensi fisioterapi apa yang sesuai untuk kasus tersebut?
Hot relax
Pendulum exercise
Active assisted
Pasive exercise
Seorang pasien post amputasi above knee dextra et causa buerger disease H+2 terbaring di bangsal RS Harapan Jaya. Intepretasi fisioterapi yang dapat di berikan pada pasien tersebut adalah?
Breathing exercise, aktive exercise pada anggota gerak atas dan bawah, bed exercise, ambulasi
Transfer ambulasi dan latihan berjalan
Breathing exercise, IR pada knee, dan ambulasi
Latihan duduk, latihan berjalan, latihan keseimbangan
Seorang pasien post amputasi above knee dextra et causa buerger disease H+2 terbaring di bangsal RS Harapan Jaya. Intepretasi fisioterapi yang dapat di berikan pada pasien tersebut adalah?
Breathing exercise, aktive exercise pada anggota gerak atas dan bawah, bed exercise, ambulasi
Transfer ambulasi dan latihan berjalan
Breathing exercise, IR pada knee, dan ambulasi
Latihan duduk, latihan berjalan, latihan keseimbangan
Untuk menentukan intensitas latihan fisik sebagai pencegahan terhadap aterosklerosis, harus di ketahui DNM pada pasien. Bagaimanakan cara mengetahui DNM pasien?
70-80% x DNM
220 - DNM
220 - usia
220 x usia
Seorang wanita usia 25 tahun bekerja sebagai karyawan bank datang ke fisioterapi dengan mengeluhkan pegal pegal di sekitar betis dan paha, setelah di lakukan pemeriksaan inspeksi nampak adanya pelebaran pembuluh dara vena dan pemeriksaan dengan manuver perthes di dapatkan hasil positif. Edukasi apa yang dapat di berikan pada pasien tersebut?
Penggunaan compression stocking pada saat beraktifitas
Dilakukan operasi pembedahan
Tidak boleh berjalan
Tidur beralaskan kasur yang tidak terlalu empuk
Pasien diminta untuk mengepalkan tangannya dan fisioterapis menekan pergelangan tangan pasien (a. radialis dan a.ulnaris), pasien diminta untuk membuka kepalan tangan, dan fisioterapis akan melepaskan tekanan pada pergelangan tangan pasien,normalnya telapak tangan akan dialiri darah kembali dalam 5 sampai 15 detik. Dari uraian tersebut, di sebut tes apakah itu?
Tes Ellen
Tes Allen
Manuver Prethes
Test Reynould
Seorang pria usia 60 tahun dengan riwayat penyakit jantung et causa aterosklerosis, datang ke fisioterapi untuk mengikuti program terapi latihan dan kebugaran. Pemeriksaan apa yang harus di lakukan fisioterapi, agar program latihan yang di berikan bisa sesuai dengan kondisi pasien?
Vital sign dan six minute walking test
VO2 max
Denyut Jantung Maximal
Antropometri
Posisi pasien membungkuk, dengan satu tangan tersangga di atas meja. tangan satunya menggantung dan di gerakkan ke arah kiri-kanan, depan-belakang, dan melingkar. Latihan tersebut biasa disebut dengan?
William Flexy
Elen Exercise
Pendulum Exercise
Manuver Perthes
Struktur yang bertanggung jawab untuk mencegah aliran balik darah dari ventrikel kiri ke atrium kiri adalah:
Katup trikuspid
Katup mitral
Katup pulmonal
Katup aorta
Pusat pernapasan utama terletak di:
Serebrum
Medula oblongata
Cerebellum
Hipotalamus
Kapasitas residu fungsional (FRC) adalah gabungan dari:
Volume tidal + volume residu
Volume cadangan ekspirasi + volume residu
Volume cadangan inspirasi + volume tidal
Volume cadangan inspirasi + kapasitas vital
Peningkatan afterload pada ventrikel kiri dapat disebabkan oleh
Stenosis aorta
Regurgitasi mitral
Hipertensi pulmonal
Fibrilasi atrium
Penyakit yang ditandai dengan hiperinflasi alveolus dan destruksi dinding alveolar adalah:
Asma
Bronkitis kronis
Emfisema
Pneumonia
Penyebab utama hipertensi pulmonal sekunder adalah:
Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK)
Anemia
Aterosklerosis
Diabetes melitus
Pada asma, obstruksi jalan napas disebabkan oleh:
Bronkokonstriksi
Fibrosis paru
Atelektasis
Infeksi bakteri
Alat yang digunakan untuk mengukur saturasi oksigen adalah
Spirometer
Pulsoksimeter
Peak flow meter
Stetoskop
Pada pasien PPOK, pola pernapasan yang sering ditemukan adalah:
Pernapasan dangkal dengan frekuensi tinggi
Pernapasan dalam dengan frekuensi rendah
Pernapasan pursed-lip
Pernapasan Cheyne-Stokes
Tes untuk menilai toleransi aktivitas pada pasien kardiopulmonal adalah
Tes Romberg
Tes 6-Minute Walk Test (6MWT)
Tes Tinetti
Tes Lachman
Suara napas "wheezing" umumnya ditemukan pada kondisi:
Pneumonia
Asma
Efusi pleura
Tuberkulosis
eningkatan kadar CO₂ dalam darah (hiperkapnia) dapat menyebabkan
Alkalosis respiratorik
Asidosis respiratorik
Asidosis metabolik
Alkalosis metabolik
Teknik fisioterapi untuk meningkatkan ekspansi paru pada pasien pasca-bedah toraks adalah:
Latihan ROM pasif
Latihan pernapasan diafragma
Mobilisasi sendi bahu
Massage lumbar
