wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS Pengauditan 1

Total questions: 25

Worksheet time: 2hrs 5mins

Name
Class
Date
1.

Materialitas dan risiko audit perlu dipertimbangkan sepanjang pelaksanaan audit, khususnya saat ....

a)

Mengidentifikasi dan menilai kesalahan penyajian material.

b)

Menentukan sifat, saat, dan luas prosedur audit selanjutnya

c)

Mengevaluasi dampak kesalahan penyajian yang tidak dikoreski

d)

semua jawaban benar

2.

apa yang dimaksud dengan materialitas dalam konteks audit?

a)
Materialitas dalam konteks audit mengacu pada kepatuhan perusahaan terhadap peraturan pajak.
b)
Materialitas dalam konteks audit mengacu pada jumlah total aset suatu perusahaan.
c)
Materialitas dalam konteks audit mengacu pada kecepatan proses audit yang dilakukan.
d)
Materialitas dalam konteks audit mengacu pada signifikansi atau relevansi suatu kesalahan atau ketidakpastian terhadap keputusan pengguna laporan keuangan.
3.

Model risiko audit, mengekspresikan hubungan antara komponen-komponen risiko audit adalah ...

a)

AR = IR x CR x DR

b)

AR = IR / CR x DR

c)

AR = IR x CR / DR

d)

AR = (IR + CR) x DR

4.

Apa yang dimaksud dengan risiko inherent (inherent risk)?

a)

Risiko yang timbul dari kegagalan sistem pengendalian internal.

b)

Risiko bahwa suatu salah saji yang mungkin terjadi dalam suatu asersi suatu golongan transaksi, saldo akun, atau pengungkapan yang mungkin material.

c)

Risiko bahwa auditor menyatakan suatu opini yang tidak tepat ketika laporan keuangan mengandung kesalahan penyajian material.

d)

Risiko yang Kerentanan suatu asersi tentang suatu golongan transaksi, saldo akun, atau pengungkapan terhadap suatu salah saji yang mungkin material.

5.

Apa yang dimaksud dengan risiko pengendalian (control risk)?

a)

Risiko yang timbul dari kegagalan sistem pengendalian internal.

b)

Risiko bahwa suatu salah saji yang mungkin terjadi dalam suatu asersi suatu golongan transaksi, saldo akun, atau pengungkapan yang mungkin material.

c)

Risiko bahwa auditor menyatakan suatu opini yang tidak tepat ketika laporan keuangan mengandung kesalahan penyajian material.

d)

Risiko yang Kerentanan suatu asersi tentang suatu golongan transaksi, saldo akun, atau pengungkapan terhadap suatu salah saji yang mungkin material.

6.

Apa yang dimaksud dengan risiko deteksi (detection risk)?

a)

Prosedur yang dilaksanakan auditor untuk menurunkan risiko audit ke tingkat rendah yang dapat diterima tidak akan mendeteksi salah saji yang ada dan mungkin material

b)

Risiko bahwa suatu salah saji yang mungkin terjadi dalam suatu asersi suatu golongan transaksi, saldo akun, atau pengungkapan yang mungkin material.

c)

Risiko bahwa auditor menyatakan suatu opini yang tidak tepat ketika laporan keuangan mengandung kesalahan penyajian material.

d)

Risiko yang Kerentanan suatu asersi tentang suatu golongan transaksi, saldo akun, atau pengungkapan terhadap suatu salah saji yang mungkin material.

7.

Risiko apa yang dinilai oleh auditor sebelum mempertimbangkan pengendalian internal?

a)

Risiko audit

b)

Prosedur penilaian risiko

c)

Model risiko audit

d)

Menilai risiko inheren

8.

Pengendalian internal menurut SA 315.4 adalah

a)
Pengendalian internal adalah proses yang dilakukan oleh entitas untuk membantu mencapai tujuan yang tidak terkait dengan laporan keuangan
b)
Pengendalian internal adalah proses yang dilakukan oleh entitas untuk menghambat pencapaian tujuan yang terkait dengan laporan keuangan
c)

Pengendalian internal adalah proses yang dilakukan oleh entitas untuk membantu mencapai tujuan yang terkait dengan laporan keuangan yang dapat diandalkan, efektif, efisien dan kepatuhan.

d)
Pengendalian internal adalah proses yang dilakukan oleh entitas untuk membantu mencapai tujuan yang terkait dengan laporan keuangan yang tidak dapat diandalkan
9.

SA 315.12 menyatakan tanggungjawab auditor yang berkaitan dengan pengendalian internal entitas ialah

a)
Tidak perlu memperoleh pemahaman tentang pengendalian internal entitas
b)
Tidak perlu mengevaluasi risiko kesalahan yang signifikan mungkin terjadi
c)
Tidak perlu merencanakan audit agar responsif terhadap risiko
d)
Memperoleh pemahaman yang memadai tentang pengendalian internal yang relevan untuk audit, mengevaluasi risiko bahwa kesalahan yang signifikan mungkin terjadi, dan merencanakan audit agar responsif terhadap risiko tersebut.
10.

Prosedur penilaian risiko untuk memperoleh bukti audit tentang rancangan dan implementasi pengendalian yang tidak relevan sesuai SA 315.89 ialah

a)

Memutakhirkan dan mengevaluasi pengalaman masa lalu auditor dengan klien.

b)

Meminta keterangan dari personel entitas.

c)

Menginspeksi dokumen dan laporan.

d)
Pengabaian risiko potensial
11.

Berikut Prosedur-Persediaan Pengujian Pengendalian, kecuali...

a)

Meminta keterangan dari personel entitas yang sesuai

b)

Mengamati penerapan pengendalian tertentu

c)

Melaksanakan pelaksanaan ulang prosedur klien

d)

Mengakomodir pembuatan laporan keuangan

12.

Level salah saji material diklasifikasikan menjadi dua, yaitu

a)

Level asersi dan level kelas transaksi

b)

Level saldo akun dan level penyajian

c)

Level laporan keuangan dan level asersi

d)

Level saldo akun dan level kelas transaksi

13.

Ketidakjujuran yang disengaja untuk merampas milik atau hak orang atau pihak lain disebut:

a)

Ketidakjujuran

b)

Penyelewengan

c)

Kesengajaan salah saji

d)

Kecurangan

14.

Mengkapitalisasi biaya servis rutin kendaraan bulanan ke dalam nilai kendaraan, padahal semestinya dilaporkan sebagai beban tahun berjalan adalah bentuk kecurangan dalam pelaporan keuangan dengan cara:

a)

Melakukan kesalahan penyajian

b)

Tidak ada jawaban benar

c)

Penghilangan suatu jumlah

d)

Pengungkapan secara disengaja

15.

Pengaturan laba dengan cara menggeser periode pendapatan dan beban untuk mengurangi terjadinya fluktuasi laba merupakan bentuk kecurangan dalam pelaporan keuangan dengan cara:

a)

Melakukan kesalahan penyajian

b)

Tidak ada jawaban benar

c)

Penghilangan suatu jumlah

d)

Pengungkapan secara disengaja

16.

Pelaporan keuangan yang mengandung kecurangan dapat dilakukan dengan cara berikut ini:

a)

Melakukan kesalahan penyajian

b)

Semua jawaban benar

c)

Penghilangan suatu jumlah

d)

Pengungkapan secara disengaja

17.

Berikut Metoda Pemilihan Sample Non Statistik dan Non Probalistik, Kecuali

a)

Direct sampling

b)

Block sampling

c)

Haphazard sampling

d)
Purposive sampling
18.

Apa yang dimaksud dengan Sample Probabilistik?

a)
Sample Probabilistik adalah sampel yang dipilih berdasarkan preferensi personal
b)
Sample Probabilistik adalah sampel yang dipilih tanpa memperhitungkan probabilitas
c)

Sample Probabilistik adalah Auditor memilih unsur-unsur sample secara acak yang setiap unsur populasi memiliki probabilitas yang diketahui untuk dimasukkan dalam sample.

d)
Sample Probabilistik adalah sampel yang dipilih berdasarkan kebetulan semata
19.

Apa yang dimaksud dengan Sample Non Probabilistik?

a)

Sample Non Probabilistik adalah sampel yang dipilih berdasarkan preferensi personal

b)

Sample Non Probabilistik adalah Auditor memilih unsur sample dengan menggunakan pertimbangan profesionalnya.

c)

Sample Non Probabilistik adalah Auditor memilih unsur-unsur sample secara acak yang setiap unsur populasi memiliki probabilitas yang diketahui untuk dimasukkan dalam sample.

d)

Sample Non Probabilistikadalah sampel yang dipilih berdasarkan kebetulan semata

20.

Apa yang dimaksud Risiko Sampling?

a)
Risiko Sampling adalah risiko bahwa hasil pengujian tidak akurat
b)
Risiko Sampling adalah risiko bahwa kesimpulan yang diambil dari hasil pengujian hanya didasarkan pada sebagian dari populasi yang diuji, sehingga mungkin tidak mewakili keseluruhan populasi.
c)
Risiko Sampling adalah risiko bahwa kesimpulan yang diambil dari hasil pengujian didasarkan pada seluruh populasi yang diuji
d)
Risiko Sampling adalah risiko bahwa kesimpulan yang diambil dari hasil pengujian hanya didasarkan pada seluruh populasi yang diuji
21.

Apa yang dimaksud dengan Sampling statistik ?

a)
Sampling statistik adalah proses pengambilan seluruh populasi untuk mewakili keseluruhan data
b)

Sampling statistik adalah metode yang berbasis matematika atau memilih perwakilan sampel yang mencerminkan karakteristik dari seluruh populasi.

c)
Sampling statistik hanya dilakukan pada data yang sudah lengkap
d)
Sampling statistik tidak diperlukan dalam analisis data
22.

Apa yang dimaksud dengan Sampling non statistik ?

a)
Sampling non statistik adalah metode pengumpulan data yang hanya dilakukan di kota besar.
b)
Sampling non statistik adalah metode pengumpulan data yang hanya dilakukan pada hari Minggu.
c)
Sampling non statistik adalah metode pengumpulan data yang menggunakan prinsip statistik dalam proses pengambilan sampel.
d)

Sampling non statistik adalah tidak menggunakan dasar matematika dan mengijinkan auditor mengatakan opininya dengan tepat secara statistik.

23.

Tahapan rencana sampling audit:

1. Menentukan metoda pemilihan sampel

2. Menetapkan atribut-atribut

3. Merumuskan populasi dan unit sampling

4. Mengevaluasi hasil sampling

5. Melaksanakan rencana sampling

  1. 6. Menentukan ukuran sample

7. Menentukan tujuan audit

Bagaimana ururtan tahap perencanaan sampling audit yang benar?

a)

7, 3 , 2 , 6 , 1, 5 , 4

b)

7, 3 , 2 , 6 , 4, 1, 5

c)

1, 7, 3 , 2 , 6 , 4, 5

d)

1, 7, 3 , 2 , 6 , 5 , 4

24.

Apa saja kegunaan Sampling Temuan?

a)
Mengambil semua data populasi untuk diuji
b)

Memeriksa populasi besar dan terdiri dari unsur-unsur yg berisi proporsi resiko pengendalian sangat tinggi

c)
Mengabaikan hasil temuan
d)
Menggunakan sampling yang tidak representatif
25.

Prosedur Audit Lebih Lanjut meliputi berikut ini kecuali..

a)

Pengujian Substantif golongan transaksi

b)

Pengujian Rinci atas saldo

c)
Melakukan analisis data yang lebih kasar
d)

Pengujian Pengendalian