NEW
Font size
WorksheetsKelas Manajemen Risiko
Total questions: 30
Worksheet time: 16mins
Efektivitas Manajemen Risiko memerlukan komitmen yang kuat dan berkelanjutan dari Manajemen Perusahaan. Kebijakan Manajemen Risiko perlu ditetapkan dan didukung, yang diikuti penentuan indikator kinerja yang seiring antara Manajemen Risiko dengan kinerja perusahaan. Selain itu Manajemen Perusahaan juga harus...
Menyusun tujuan Manajemen Risiko yang bertentangan dengan strategi dan tujuan Perusahaan
Menetapkan ketentuan hukum dan regulasi sebagai penghalang implementasi Manajemen Risiko
Memastikan bahwa sumber daya yang diperlukan telah dialokasikan untuk Manajemen Risiko
Membiarkan seluruh pemangku kepentingan mencari sendiri manfaat dari Manajemen Risiko
Manakah pernyataan di bawah ini yang tepat atas pengertian risiko menurut ISO?
Efek ketidakpastian dari suatu sasaran/tujuan yang ditetapkan.
Dampak negatif dari setiap penyimpangan atas suatu harapan
Dampak positif dari setiap penyimpangan atas suatu harapan
Tujuan yang diharapkan hanya terpaku pada satu aspek saja
Tidak seluruh risiko yang telah dianalisis memerlukan perlakuan khusus (Risk Treatment). Beberapa hal yang menjadi pertimbangan adalah
Sumber daya yang ada diprioritaskan untuk menangani risiko lain yang berada dalam area berbahaya
Risiko belum terlalu dipahami dan perlakuan yang tepat belum ditemukan
Risiko yang muncul dapat ditunda kehadirannya
A dan C Benar
Apa yang anda pahami tentang menetapkan konteks dalam manajemen risiko?
Lingkungan eksternal yang digunakan organisasi mencari untuk mencapai tujuannya
Mendefinisikan parameter eksternal dan internal yang diambil saat melakukan pengelolaan risiko setelah menentukan ruang lingkup dan kriteria risiko bagi penetapan kebijakan manajemen risiko
Kerangka acuan dimana tingkat signifikan risiko dievaluasi
Serangkaian proses yang dimulai sejak identifikasi risiko, analisis risiko dan evaluasi risiko
Travel Elok merupakan perusahaan jasa pemesanan tiket pesawat terbang. Saat ini perusahaan dihadapkan pada masalah kebijakan beberapa maskapai penerbangan yang menerapkan kebijakan bagasi berbayar dan dapat menurunkan permintaan. Hasil analisis yang dilakukan secara internal bahwa tidak akan perubahan kebijakan pemerintah yang dapat mengubah keputusan beberapa maskapai penerbangan tersebut. Dalam kerangka manajemen risiko, perlakuan risiko apakah yang paling tepat?
Risk Avoidance
Risk Reduction
Risk Sharing
Risk Acceptance
Proses penentuan besarnya dampak finansial dari suatu risiko menurut manajemen risiko dengan pendekatan ISO 31000 dikenal dengan tahapan ....
Risk Assessment
Risk Treatment
Risk Evaluation
Risk Management
Sebagai acuan yang digunakan Risk Owner dalam menentukan tingkat kemungkinan dan dampak apabila risiko terjadi, digunakan Kriteria Risiko. Penilaian dampak dapat dilihat secara kuantitatif (memiliki dampak finansial) ataupun secara kualitatif. Manakah di bawah ini yang termasuk dalam kriteria risiko?
Kriteria Probabilitas Risiko
Kriteria Proses Risiko
Kriteria Perlakukan Risiko
Kriteria Masalah
Manakah di bawah ini yang bukan merupakan proses penanganan risiko?
Identifikasi Risiko
Tindak Lanjut Risiko
Evaluasi Risiko
Analisis Risiko
Bagaimana sebuah perusahaan memandang manajemen risiko?
Penerapan manajemen risiko adalah opsi yang dapat dipakai untuk mencapai tujuan Organisasi
Manajemen risiko harus diterapkan secara parsial pada unit kerja tertentu agar menghasilkan efisiensi dan efektifitas biaya
Manajemen risiko harus diterapkan secara sinergi dengan system manajemen lainnya sebagai system peringatan dini (early warning system) terhadap terjadinya kegagalan pencapaian tujuan organisasi
Manajemen tidak perlu menyediakan dan mengalokasikan sumberdaya yang cukup untuk mencapai tujuan manajemen risiko
Manakah pernyataan di bawah ini yang berhubungan dengan Enterprise Risk Management (ERM) dengan pendekatan ISO 3100:2009?
ERM bersifat dinamis tidak terstruktur dan sesuai pada waktunya
Mengelola risiko supaya masih di bawah risk appetite
ERM dirancang untuk memastikan pencapaian tujuan
Memfasilitasi perbaikan dan penyempurnaan perusahaan secara terus-menerus
Berikut adalah bagian dari Proses Manajemen risiko berdasarkan ISO 31000, kecuali:
Establishing The Context
Risk Treatment
Risk Control
Risk Identification
Manakah pernyataan di bawah ini yang bukan merupakan manfaat penerapan ERM?
Mendukung kepatuhan dan meningkatkan kualitas penerapan GCG, Manajemen Risiko, Risk Based Audit
Mendorong manajemen yang proaktif dan bukan reaktif, sehingga risiko bisa diantisipasi dan dikendalikan
Menjaga ketahanan perusahaan pada tingkat yang rendah dan rentan dari kerugian besar yang dapat menyebabkan kebangkrutan
Sinergi antara strategi perusahaan dan tingkat risiko yang diterima (Risk Appetite) untuk mencapai tujuan
Penilaian risiko (Risk Assessment) berdasarkan ISO 31000 akan membuahkan pendekatan organisasi dalam menetapkan pilihan untuk mengambil risiko, menerima risiko atau menghindari risiko. Hal ini mengacu pada terminologi yang disebut dengan
Risk Tolerance
Risk Treatment
Risk Attitude
Risk Perception
Silakan pilih urutan yang tepat atas kerangka manajemen risiko menurut ISO 31000:2009?
Identifikasi Risiko – Analisis Risiko – Evaluasi Risiko – Penanganan Risiko
Design Rencana Kerja Untuk Mengelola Risiko – Perbaikan Kerangka Kerja Manajemen Risiko Secara Berkesinambungan – Implementasi Manajemen Risiko – Pemantauan dan Mengkaji ulang Kerangka Kerja
Identifikasi Risiko – Penanganan Risiko – Analisis Risiko – Evaluasi Risiko
Design Rencana Kerja Untuk Mengelola Risiko – Implementasi Manajemen Risiko – Pemantauan dan Mengkaji ulang Kerangka Kerja – Perbaikan Kerangka Kerja Manajemen Risiko Secara Berkesinambungan
Langkah yang tidak tepat saat memutuskan untuk diterima risiko yang muncul (risk acceptance) adalah
Tetap melakukan pemantauan dan kaji ulang atas risiko tersebut
Mengabaikan risiko tersebut dalam kaji ulang rutin yang dilakukan
Tetap menempatkan risiko tersebut dari risk register
Melakukan pemantauan terhadap pengendalian internal yang sudah ada atas risiko tersebut.
Pernyataan di bawah ini bukan merupakan prinsip manajemen risiko
Mempertimbangkan faktor selain manusia dan budaya
Bersifat dinamis, berulang, dan tanggap terhadap perubahan
Secara eksplisit menangani ketidakpastian
Bagian terpadu dari proses organisasi
Pendekatan ISO 31000 dalam manajemen risiko berbeda dengan beberapa metode pengelolaan risiko lainnya. Salah satu perbedaan yang diketahui adalah
Suatu risiko, bila terjadi dapat berpengaruh positif dan negatif terhadap pencapaian sasaran perusahaan
Suatu risiko, bila terjadi hanya akan berpengaruh negatif terhadap pencapaian sasaran perusahaan
Proses evaluasi risiko dilakukan untuk menentukan tingkat risiko (level of risk)
Proses komunikasi dan konsultasi dilakukan seluruh proses manajemen risiko
Dari proses berikut ini yang tidak termasuk dalam proses manajemen risiko berdasarkan ISO 31000 2018 adalah
Komunikasi dan Konsultasi
Analisis Risiko
Monitoring & Control
Evaluasi Risiko
Tidak melakukan tindakan yang menimbulkan risiko, mengacu pada terminologi yang disebut dengan
Risk Transfer
Risk Avoidance
Risk Mitigation
Risk Acceptance
Dari proses berikut ini yang tidak termasuk dalam proses manajemen risiko berdasarkan ISO 31000 2018 adalah
Komunikasi dan Konsultasi
Analisis Risiko
Monitoring & Control
Evaluasi Risiko
Sebagai seorang risk manager, Anda telah memutuskan untuk mengambil tindakan pada risiko-risiko yang membutuhkan tindakan segera. Proses apa yang harus Anda lakukan selanjutnya?
Analisis risiko (Risk Analysis)
Identifikasi Risiko (Risk Identification)
Evaluasi Risiko (Risk Evaluation)
Penanganan Risiko (Risk Treatment)
Dalam praktik, terdapat perusahaan yang belum memiliki komitmen dalam penerapan Enterprise Risk Management. Mana dari kondisi berikut yang paling menggambarkan pernyataan tersebut?
Perusahaan belum memiliki Komite Pemantau Risiko yang membantu Dewan Komisaris dalam menjalan fungsi oversight penerapan manajemen risiko
Perusahaan memiliki divisi manajemen risiko tetapi tidak dilibatkan oleh Direksi dalam perumusan proyek dan produk baru
Komitmen penerapan manajemen risiko menjadi salah satu misi perusahaan
Perusahaan tidak memiliki kebijakan dimana salah satu anggota Direksi bertanggung jawab dalam penerapan manajemen risiko
Kondisi berikut menggambarkan pentingnya prinsip-prinsip tata kelola dalam penerapan manajemen risiko, kecuali:
Transparency
Accountability
Independency
Maximization
Risiko yang tetap ada setelah dilakukan tindakan penanganan disebut dengan
Risiko sekunder
Risiko residual
Risiko inheren
Risiko murni
Proses menentukan besarnya probabilitas suatu risiko residual, merupakan bagian dari proses
Identifikasi Risiko
Evaluasi Risiko
Analisis Risiko
Penanganan risiko
Manajemen Risiko harus diselaraskan dengan konteks internal dan eksternal Perusahaan sesuai sasaran Perusahaan. Hal ini merupakan representasi salah satu dari prinsip manajemen risiko dalam ISO 31000 2018, yaitu:
Manajemen Risiko diterapkan secara terstruktur
Manajemen Risiko diterapkan berdasarkan informasi terbaik yang tersedia
Manajemen Risiko bersifat dinamis
Manajemen Risiko bersifat customized
Berikut adalah manfaat dari penerapan Enterprise Risk Management, kecuali:
Meningkatkan keunggulan daya saing perusahaan
Meningkatkan biaya operasi perusahaan
Meminimalkan fluktuasi laba perusahaan
Memperbaiki proses alokasi sumber daya di perusahaan
Rencana tindakan penanganan risiko dengan membentuk usaha patungan dalam mendirikan perusahaan baru, merupakan contoh dari
Risk sharing
Risk acceptance
Risk avoidance
Risk mitigation
Berdasarkan ISO 31000, pendekatan organisasi untuk menilai risiko (assessment), mengambil risiko, menerima risiko atau menghindari risiko, mengacu pada terminologi yang disebut dengan
Risk Tolerance
Risk Attitude
Risk Perception
Risk Treatment.
Kerangka Kerja untuk mengelola risiko berdasarkan ISO 31000 2018 mencakup
I. Desain dari Kerangka untuk mengelola risiko
II. Penerapan Kerangka manajemen risiko
III. Evaluasi Kerangka Kerja manajemen Risiko
IV. Analisis Risiko
I,III & IV
I,II,& III
III & IV
I,II,III & IV
