wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Elemen Pancasila X

Total questions: 40

Worksheet time: 21mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang menjadi dasar pemikiran para tokoh pendiri dalam merumuskan Pancasila?

a)

Berdasarkan kepentingan politik

b)

Berdasarkan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia

c)

Berdasarkan budaya Barat

d)

Berdasarkan ajaran agama tertentu

2.

Bagaimana pandangan para tokoh pendiri terhadap Bhinneka Tunggal Ika dalam Pancasila?

a)

Para tokoh pendiri tidak memiliki pandangan terhadap Bhinneka Tunggal Ika dalam Pancasila.

b)

Para tokoh pendiri memiliki pandangan netral terhadap Bhinneka Tunggal Ika dalam Pancasila.

c)

Para tokoh pendiri memiliki pandangan negatif terhadap Bhinneka Tunggal Ika dalam Pancasila.

d)

Para tokoh pendiri memiliki pandangan positif terhadap Bhinneka Tunggal Ika dalam Pancasila.

3.

Apakah nilai-nilai luhur yang dijunjung tinggi dalam Pancasila menurut para tokoh pendiri?

a)

Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

b)

Kerakyatan yang Dipimpin oleh Kekuasaan Absolut

c)

Persatuan Antar Bangsa

d)

Ketuhanan Yang Maha Kuasa

e)

Keadilan Sosial bagi Golongan Tertentu

4.

Bagaimana hubungan antara Pancasila dengan keberagaman budaya di Indonesia menurut para tokoh pendiri?

a)

Pancasila tidak memperhatikan keberagaman budaya di Indonesia

b)

Pancasila dijadikan sebagai dasar negara yang menghormati dan memperkuat keberagaman budaya di Indonesia.

c)

Pancasila bertentangan dengan keberagaman budaya di Indonesia

d)

Pancasila mengabaikan keberagaman budaya di Indonesia

5.

Apa yang menjadi tujuan utama dari Pancasila sebagai dasar negara?

a)

Menciptakan persatuan, keadilan, demokrasi, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.

b)

Menyebarkan kebencian, ketidakadilan, otoriterisme, kerajaan yang dipimpin oleh kekerasan

c)

Menghancurkan persatuan, keadilan, demokrasi, kerakyatan yang dipimpin oleh kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan

d)

Menciptakan kekacauan, ketidakadilan, otoriterisme, kerajaan yang dipimpin oleh kekerasan

6.

Bagaimana pandangan para tokoh pendiri terhadap sila-sila dalam Pancasila?

a)

Para tokoh pendiri memiliki pandangan yang sama terhadap sila-sila dalam Pancasila.

b)

Para tokoh pendiri memiliki pandangan yang berbeda-beda terhadap sila-sila dalam Pancasila.

c)

Para tokoh pendiri tidak mengetahui sila-sila dalam Pancasila.

d)

Para tokoh pendiri tidak memperhatikan sila-sila dalam Pancasila.

7.

Mengapa Pancasila dianggap sebagai ideologi yang inklusif menurut para tokoh pendiri?

a)

Pancasila mengakomodasi berbagai nilai dan kepercayaan yang ada di masyarakat Indonesia.

b)

Pancasila hanya relevan untuk kondisi sosial-politik pada masa lalu.

c)

Pancasila tidak menghargai keberagaman budaya dan agama di Indonesia.

d)

Pancasila hanya mewakili satu golongan atau suku tertentu di Indonesia.

8.

Bagaimana cara para tokoh pendiri memastikan bahwa Pancasila tetap relevan dalam perkembangan zaman?

a)

Menyusun kebijakan yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila

b)

Menghentikan implementasi Pancasila dan beralih ke sistem politik lain

c)

Mengabaikan nilai-nilai Pancasila dan menerapkan ideologi baru

d)

Melakukan evaluasi terhadap nilai-nilai Pancasila, mengadaptasi sesuai perkembangan zaman, dan memastikan implementasi dalam kebijakan tetap relevan.

9.

Apakah peran Pancasila sebagai dasar negara dalam mempersatukan bangsa Indonesia menurut para tokoh pendiri?

a)

Pancasila hanya relevan pada masa lalu dan tidak berlaku saat ini

b)

Pancasila hanya sebagai simbol tanpa makna yang mendalam

c)

Pancasila berperan sebagai landasan bersama untuk mempersatukan bangsa Indonesia.

d)

Pancasila tidak berperan dalam mempersatukan bangsa Indonesia

10.

Bagaimana pandangan para tokoh pendiri terhadap nilai-nilai demokrasi dalam Pancasila?

a)

Para tokoh pendiri menganggap nilai-nilai demokrasi dalam Pancasila sebagai sumber konflik

b)

Para tokoh pendiri menganggap nilai-nilai demokrasi dalam Pancasila sebagai hal yang tidak penting

c)

Para tokoh pendiri menganggap nilai-nilai demokrasi dalam Pancasila sebagai landasan negara yang penting untuk menciptakan keadilan sosial dan kesejahteraan bersama.

d)

Para tokoh pendiri menganggap nilai-nilai demokrasi dalam Pancasila sebagai penghalang kemajuan negara

11.

Apakah hikmah yang dapat dipetik dari pemikiran para tokoh pendiri dalam merumuskan Pancasila?

a)

Kearifan lokal dan keberagaman sebagai landasan ideologi negara

b)

Pancasila hanya cocok untuk masa lalu dan tidak relevan untuk masa depan

c)

Pancasila tidak mampu mengakomodasi perubahan sosial dan budaya

d)

Pancasila tidak memiliki relevansi dengan kondisi Indonesia saat ini

12.

Bagaimana cara para tokoh pendiri memastikan agar Pancasila dapat diimplementasikan secara konsisten dalam kehidupan berbangsa dan bernegara?

a)

Dengan memberlakukan hukuman bagi siapa pun yang tidak sepenuhnya menerapkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari

b)

Dengan menyusun UUD 1945 yang mengatur dasar negara berdasarkan Pancasila, serta mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dalam berbagai kebijakan dan program pemerintah.

c)

Dengan mengekspor nilai-nilai Pancasila ke negara lain dan mengabaikan implementasinya di dalam negeri

d)

Dengan menghapus Pancasila sebagai dasar negara dan menggantinya dengan ideologi lain

13.

Apakah tantangan yang dihadapi dalam menjaga keutuhan dan keberlanjutan Pancasila sebagai dasar negara menurut para tokoh pendiri?

a)

Perubahan nilai dan budaya masyarakat, konflik kepentingan politik, tantangan eksternal dari globalisasi dan radikalisme

b)

Kurangnya dukungan dari masyarakat

c)

Ketidaksesuaian dengan perkembangan zaman

d)

Ketidaktertarikan generasi muda terhadap Pancasila

14.

Bagaimana contoh penerapan sila pertama Pancasila dalam kehidupan sehari-hari?

a)

Menjaga kebersihan lingkungan sekitar

b)

Menghormati orang tua

c)

Menjunjung tinggi nilai ketuhanan yang maha esa

d)

Menyebarkan berita bohong

15.

Bagaimana Anda dapat menerapkan sila ke-1 Pancasila, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, dalam kehidupan sehari-hari?

a)

Dengan memaksakan keyakinan agama kepada orang lain

b)

Dengan tidak memperdulikan keyakinan agama orang lain

c)

Dengan tidak menjalankan ibadah sama sekali

d)

Dengan menjalankan ibadah sesuai keyakinan, menghormati keyakinan orang lain, dan menjaga hubungan baik dengan sesama.

16.

Berikan contoh penerapan sila ke-2 Pancasila, yaitu Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, dalam lingkungan sekitar Anda.

a)

Memberikan perlakuan yang adil dan menghormati setiap individu tanpa memandang perbedaan status sosial, ekonomi, atau agama.

b)

Menilai individu berdasarkan kekayaan mereka

c)

Menghormati individu hanya jika memiliki agama yang sama

d)

Memberikan perlakuan yang tidak adil terhadap individu berdasarkan status sosial

17.

Mengapa penting untuk menjunjung tinggi sila ke-3 Pancasila, yaitu Persatuan Indonesia, dalam kehidupan bermasyarakat?

a)

Persatuan Indonesia hanya berlaku untuk sebagian masyarakat

b)

Persatuan Indonesia tidak relevan dalam kehidupan bermasyarakat

c)

Persatuan Indonesia adalah pondasi bagi keberlangsungan negara dan bangsa Indonesia.

d)

Persatuan Indonesia hanya penting bagi negara tetapi tidak bagi masyarakat

18.

Apakah Anda pernah mengalami situasi di mana sila ke-5 Pancasila, yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, terabaikan? Bagaimana Anda menyelesaikan situasi tersebut?

a)

Memastikan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia diutamakan dalam segala kebijakan dan tindakan.

b)

Menyebutkan bahwa keadilan sosial hanya penting bagi sebagian rakyat Indonesia

c)

Menganggap bahwa keadilan sosial tidak relevan dalam konteks Indonesia

d)

Mengabaikan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

19.

Bagaimana Anda dapat memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia melalui penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari?

a)

Dengan mengedepankan sikap gotong royong, menghormati perbedaan, menjunjung tinggi keadilan, mengutamakan persatuan, dan menghargai keragaman budaya.

b)

Dengan memperkuat perbedaan, mengabaikan keadilan, mengutamakan perselisihan, dan menghargai keragaman budaya.

c)

Dengan menekankan individualisme, merendahkan perbedaan, menindas keadilan, mengutamakan kepentingan pribadi, dan menghargai monokultur budaya.

d)

Dengan mengabaikan gotong royong, merendahkan perbedaan, menindas keadilan, mengutamakan perselisihan, dan menghargai homogenitas budaya.

20.

Mengapa toleransi merupakan nilai yang sangat penting dalam menerapkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari? Berikan alasan dan contoh konkret.

a)

Toleransi tidak penting dalam menerapkan Pancasila

b)

Toleransi hanya menyebabkan kebingungan dan ketidakjelasan

c)

Toleransi tidak dapat mencegah konflik antar kelompok

d)

Toleransi memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa serta mencegah konflik antar kelompok. Contoh konkretnya adalah adanya toleransi antar umat beragama dalam beribadah, merayakan hari raya keagamaan, dan menghormati kepercayaan masing-masing.

21.

Bagaimana Anda dapat membangun sikap gotong royong dan kebersamaan berdasarkan sila-sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari?

a)

Dengan menghormati perbedaan, saling membantu sesama, bekerja sama dalam berbagai kegiatan, dan menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan.

b)

Mengabaikan perbedaan, tidak peduli dengan sesama, bekerja sendiri tanpa bantuan, dan tidak memperhatikan nilai persatuan dan kesatuan.

c)

Menyalahkan perbedaan, merugikan sesama, bersaing tanpa kerjasama, dan mengabaikan nilai persatuan dan kesatuan.

d)

Menghakimi perbedaan, memanfaatkan sesama, bekerja sendiri tanpa kolaborasi, dan merendahkan nilai persatuan dan kesatuan.

22.

Sikap yang mencerminkan nilai Persatuan Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat adalah...

a)

Melakukan provokasi terhadap kelompok lain

b)

Menghargai perbedaan suku, agama, ras, dan golongan

c)

Melakukan tindakan anarkis

d)

Memperkuat rasa primordialisme

e)

Melakukan perpecahan di masyarakat

23.

Salah satu cara untuk mewujudkan nilai Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Musyawarah untuk Mufakat dalam kehidupan berbangsa adalah dengan

a)

Melakukan demonstrasi tanpa izin

b)

Melakukan voting untuk mengambil Keputusan

c)

Melakukan perundingan dengan pihak lain

d)

Memaksakan kehendak kepada orang lain

e)

Melakukan tindakan anarkis

24.

Perhatikan gambar berikut.

Tuti selalu menyisihkan uang sakunya untuk di tabung. sikap yang dilakukan oleh Tuti termasuk penerapan nilai-nilai pancasila sila ke...

a)

a. 4

b)

b. 3

c)

c. 5

d)

d. 1

25.

Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksaan dalam permusyawartan/perwakilan, dalam perisai burung garuda disimbolkan dengan….

a)

b)

c)

d)

26.

Gambar berikut merupakan lambang sila ke ...

a)

1

b)

3

c)

4

d)

5

27.

Bulan Agustus dilambangkan dengan bulu....

a)

Ekor

b)

Pangkal ekor

c)

Sayab

28.

Warna kuning emas burung garuda melambangkan....

a)

keimanan

b)

persatuan

c)

keagungan bangsa

29.

Garuda pancasila

Akulah pendukungmu

Patriot proklamasi

Sedia berkorban untukmu

.......

Rakyat adil makmur sentosa

Pribadi bangsaku

Ayo maju maju....3z


Lengkapi kalimat diatas ....

a)

Pancasila simbol negara

b)

Pancasila selalu jaya

c)

Pancasila dasar negara

d)

Pancasila hak bangsa

30.

Apa yang dimaksud dengan tradisi gotong royong di Indonesia?

a)

Makanan khas daerah Indonesia

b)

Pertukaran hadiah di hari raya

c)

Seni tari tradisional Indonesia

d)

Budaya saling membantu dan bekerja bersama untuk kepentingan bersama

31.

Sebutkan contoh tradisi gotong royong di Indonesia!

a)

Gotong royong membuat pakaian tradisional bersama-sama

b)

Gotong royong membersihkan lingkungan, gotong royong membangun rumah bersama-sama, gotong royong panen bersama petani, dll.

c)

Gotong royong menolong tetangga yang sakit

d)

Gotong royong membuang sampah sembarangan

32.

Gotong royong adalah warisan nenek moyang bangsa Indonesia. Gotong royong mencerminkan kebersamaan yang tumbuh dalam lingkungan masyarakat. Ciri-ciri gotong royong yang tumbuh di lingkungan masyarakat Indonesia antara lain....

a)

ada jiwa individualisme dan kompetisi antarwarga masyarakat

b)

ada jiwa rela berkorban demi kepentingan bersama dan rasa ikhlas atau sukarela

c)

ada keikutsertaan pemerintah dalam praktik gotong royong

d)

gotong royong menjadi upaya untuk menyelesaikan suatu tantangan secara individu

e)

gotong royong memliki tujuan untuk mensejahteraan pihak penyelenggara

33.

Bagaimana gotong royong dapat membantu dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat?

a)

Gotong royong tidak memiliki dampak apapun terhadap kesejahteraan masyarakat

b)

Gotong royong dapat membantu dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kerjasama dan kolaborasi dalam memperbaiki fasilitas umum, infrastruktur, dan kesejahteraan sosial.

c)

Gotong royong hanya akan membuang-buang waktu dan tenaga tanpa hasil yang signifikan

d)

Gotong royong hanya akan menyebabkan konflik dan perselisihan di antara masyarakat

34.

Sebutkan beberapa manfaat dari tradisi gotong royong di Indonesia!

a)

Menyebabkan konflik antarwarga

b)

Menghambat perkembangan ekonomi

c)

Membuat masyarakat menjadi individualis

d)

Meningkatkan rasa kebersamaan, memperkuat solidaritas sosial, mempercepat penyelesaian masalah, dan memperkuat hubungan antarwarga.

35.

Bagaimana peran pemerintah dalam mendukung tradisi gotong royong di Indonesia?

a)

Pemerintah seharusnya fokus pada kepentingan pribadi daripada mendukung gotong royong

b)

Pemerintah tidak perlu terlibat dalam tradisi gotong royong

c)

Pemerintah sebaiknya menghentikan kegiatan gotong royong karena tidak efektif

d)

Pemerintah dapat mendukung tradisi gotong royong dengan memberikan dukungan dan fasilitas untuk kegiatan gotong royong, serta menggalakkan program-program sosial yang mendorong partisipasi masyarakat dalam gotong royong.

36.

Bejo dan Zidan belum saling kenal. Tapi saat Zidan jatuh dari sepeda, ia ditolong oleh Bejo. Setelah itu mereka menjadi teman baik. Nilai gotong royong yang ada dalam cerita tersebut adalah ...

a)

Rela berkorban

b)

Kerjasama

c)

Sosialisasi

d)

Persatuan

37.

Gotong royong merupakan salah satu bentuk pengamalan dari

a)

Hak asasi manusia

b)

Kewarganegaraan

c)

Demokrasi

d)

Semua jawaban di atas benar

38.

Gotong royong merupakan contoh implementasi dari

a)

Pancasila

b)

UUD 1945

c)

Bhinneka Tunggal Ika

d)

Semua jawaban di atas benar

39.

Gotong royong juga dapat meningkatkan rasa

a)

Kepedulian sosial

b)

Persaingan antarwarga

c)

Eksklusivitas terhadap orang lain

d)

Semua jawaban di atas benar

40.

Saat pelaksanaan kegiatan belajar mengajar Pendidikan Pancasila berlangsung, Ibu Guru memerintahkan anak-anak membentuk kelompok untuk mendiskusikan tentang permasalahan di masyarakat yang mengancam keutuhan bangsa Indonesia. Saat kegiatan diskusi berlangsung setiap kelompok harus mengedepankan prinsip musywarah, sebagaimana dikemukakan oleh Muhammad Yamin sebagai prinsip...

a)

Kebangsaan

b)

Kemanusiaan

c)

Ketuhanan

d)

Kerakyatan

e)

Kesejahteraan Rakyat