wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pretest Diklat Manajemen Posko & Dapur Umum

Total questions: 41

Worksheet time: 41mins

Name
Class
Date
1.

Tahap penanggulangan bencana dimana fokus terhadap pemenuhan kebutuhan dasar, termasuk kedalam kegiatan pada tahap?

a)

Situasi tidak ada bencana

b)

Situasi terdapat potensi bencana

c)

Tanggap darurat

d)

Rehabilitasi

e)

Rekonstrukasi

2.

Siapa yang berhak memimpin sistem komando dapur umum dalam organisasi dapur umum ketika penanganan bencana?

a)

Pejabat bupati

b)

Kepala BPBD

c)

Kepala Basarnas

d)

Komandan dapur umum

e)

Ketua Lazismu

3.

Bidang apa yang bertugas dan bertanggungjawab atas pencatatan segala bentuk bantuan berupa barang dan logistik didalam dapur umum?

a)

Bidang Sanitasi

b)

Bidang Logistik

c)

Bidang Peralatan

d)

Bidang Penyajian

e)

Bidang Tata Usaha

4.

Berikut merupakan salah satu tugas dan fungsi dari koordinator distribusi dalam dapur umum kecuali

a)

Melakukan tugas penyajian

b)

Melakukan pembungkusan dengan bahan yang memenuhi standar kesehatan

c)

Mengirim dan membagikan makanan siap saji kepada penyintas

d)

Menentukan radius pendistribusian makanan

e)

Belanja barang yang dibutuhkan

5.

Suatu kondisi alamiah atau karena ulah manusia yang berpotensi menimbulkan kerusakan dan kehilangan manusia adalah?

a)

Hazard

b)

Capacity

c)

Risk

d)

Vulnerability

e)

Danger

6.

Salah satu indikasi lokasi yang baik untuk penempatan peralatan dapur umum adalah?

a)

Ramai dan banyak penyintas

b)

Dekat dengan titik bencana

c)

Dekat dengan area MCK

d)

Higienis lingkungan cukup memadai

e)

Dekat dengan tempat ibadah

7.

Berapa titik lokasi pemetaan penempatan perlengkapan dapur umum?

a)

3

b)

4

c)

5

d)

10

e)

7

8.

Berapa ukuran standar drum air untuk keperluan dapur umum?

a)

50 L

b)

80 L

c)

70 L

d)

100 L

e)

60 L

9.

Pengurangan risiko bencana dapat dilakukan dengan cara?

a)

Memperkecil bahaya

b)

Memperkecil risiko

c)

Memperkecil kemampuan masyarakat

d)

Meningkatkan kemampuan masyarakat

e)

Memperbesar kerentanan

10.

Berikut ini yang bukan cakupan materi dalam fikih kebencanaan adalah?

a)

Konsepsi bencana

b)

Cara menyikapi bencana

c)

Tindakan dalam pengelolaan bencana

d)

Hak - hak relawan kebencanaan

e)

Amalan ibadah saat bencana

11.

Berikut ini yang bukan termasuk makna bencana didalam al qur'an adalah?

a)

Bala

b)

Hasad

c)

Adzab

d)

Fitnah

e)

Musibah

12.

Pengertian bencana menurut fikih kebencanaan muhammadiyah adalah?

a)

Gangguan serius terhadap keberfungsian masyarakat yang mengakibatkan kerugian harta dan jiwa

b)

Peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam kehidupan dan penghidupan masyarakat

c)

Peristiwa yang mengakibatkan hilangnya jiwa, rusaknya lingkungan, kerugian harta benda dan dampak psikologis

d)

Gangguan yang berdampak luas yang melampaui kemampuan masyarakat terdampak untuk mengatasinya sendiri

e)

Gangguan serius karena faktor alam dan manusia yang melumpuhkan fungsi - fungsi masyarakat yang melampaui kemampuan masyarakat terdampak untuk mengatasi dengan sumber daya mereka sendiri

13.

Kepanjangan OMOR dalam Muhammadiyah adalah?

a)

Orang Muhammadiyah Orang Relawan

b)

Orang Muhammadiyah Organisasi Relawan

c)

Organisasi Muhammadiyah Organisasi Relawan

d)

One Muhammadiyah One Resiliency

e)

One Muhammadiyah One Response

14.

Muhammadiyah lewat PKO sudah melakukan respon terhadap bencana letusan Gunung Kelud 1917, kepanjangan PKO saat itu adalah?

a)

Penolong Kesengsaraan Oemoem

b)

Penolong Kesengsaraan Oemat

c)

Penolong Kesengsaraan Orang

d)

Panti Kesejahteraan Oemoem

e)

Panti Kesejahteraan Oemat

15.

Tujuan akhir dari aktifitas OMOR adalah?

a)

Jamaah Makmur

b)

Umat Sejahtera

c)

Masyarakat Tangguh

d)

Indonesia Siaga

e)

Indonesia Merdeka

16.

Diantara tugas manajemen posko adalah sebagai berikut ini, kecuali

a)

Menyusun Rencana Operasi PDB (RenOps)

b)

Melaporkan pelaksanaan PDB kepada Pimpinan Muhammadiyah melalui LPB

c)

Menyebarluaskan informasi kejadian bencana secara massive tanpa akurasi dan validitas kepada media dan masyarakat

d)

Menempatkan tim relawan di lokasi yang telah ditentukan sesuai latanan PDB berdasarkan kapasitas dan keahlian secara terstruktur dan sistematis

e)

Menentukan lokasi pendampingan dan pelayanan warga terdampak bencana berdasar hasil kajian dan analisis tim assesment

17.

Salah satu hal yang menjadi pertimbangan lokasi POSKOR/POSYAN adalah?

a)

Aman dari gangguan KATIBMAS

b)

Aman dan terbebas dari ancaman bencana

c)

Luas bangunan minimal 70 M2

d)

Menggunakan kantor kecamatan

e)

Tersedia jaringan komunikasi dan listrik

18.

Yang tidak harus disiapkan sebagai sarana manajemen posko yaitu?

a)

Ruang rapat dan koordinasi

b)

Ruang data, informasi dan komunikasi

c)

Ruang MCK

d)

Halaman parkir

e)

Ruang Laktasi

19.

Apa yang dimaksud dengan SITREP dalam konteks manajemen bencana di Muhammadiyah?

a)

Laporan berkala yang mencatat semua aktivitas internal organisasi

b)

Laporan keuangan yang menunjukan pengeluaran selama bencana

c)

Laporan yang berisi informasi komprehensif tentang situasi bencana dan respon lembaga

d)

Daftar inventaris logistik yang digunakan dalam penanganan bencana

e)

Rencana strategis untuk pencegahan bencana di masa mendatang

20.

Siapa yang bertanggungjawab untuk mengelola data dan informasi bencana di tingkat kabupaten/kota menurut dokumen tersebut?

a)

Pusat data informasi dan humas BNPB

b)

Sekretariat BPBD provinsi

c)

Tim data dan informasi (datin) Muhammadiyah

d)

Sekretariat BPBD kabupaten/kota

e)

Tim manajemen lapangan MDMC

21.

Apa yang sebaiknya tidak dilakukan oleh tim saat mengambil data dari warga yang terdampak bencana?

a)

Meminta izin sebelum mengambil data

b)

Mengikuti kebiasaan setempat

c)

Memberikan janji atau harapan

d)

Tidak langsung menyimpulkan kondisi lapangan

e)

Tidak menambah beban pikiran atau perasaan warga

22.

Apa yang harus dilakukan ketika dalam masa tanggap darurat?

a)

Kaji cepat bencana

b)

Melakukan jitupasna

c)

Melakukan hunian sementara

d)

Melakukan pembangunan kembali

e)

Melakukan evakuasi

23.

Apa saja bentuk pelayanan yang ada di pos pelayanan?

a)

Kesehatan

b)

Logistik

c)

Data dan Informasi

d)

SAR

e)

Sesuai Kebutuhan

24.

Berapa kapasitas angkut mobil Mitsubishi L 300?

a)

1 Ton

b)

3 Ton

c)

5 Ton

d)

100 Kg

e)

4,5 Ton

25.

Berapa kapasitas angkut satu peti kemas?

a)

5 ton

b)

7 ton

c)

10 ton

d)

12 ton

e)

15 ton

26.

Berapa porsi makanan yang bisa dibuat dengan beras 1 kg?

a)

7 porsi

b)

5 porsi

c)

10 porsi

d)

12 porsi

e)

15 porsi

27.

Berapa kebutuhan kalori dalam sehari?

a)

2000 kkal

b)

1500 kkal

c)

1700 kkal

d)

2100 kkal

e)

2500 kkal

28.

Penyebab kekurangan gizi dibawah ini kecuali?

a)

Ketidakcukupan bahan pokok

b)

Pelayanan KIA tidak memadai

c)

Sanitasi buruk

d)

Yankes tidak memadai

e)

Makanan murah

29.

Teknik pemilihan menu saat bencana kecuali?

a)

Tidak berkuah banyak

b)

Hindari makanan bersantan

c)

Pilih bahan yang mudah dan terjangkau

d)

Variasi menu yang beragam

e)

Perbanyak karbohidrat

30.

Apa kepanjangan dari MFR?

a)

Medical First Responder

b)

Medical Fast Responder

c)

Manajemen First Rescue

d)

Manajemen First Responder

e)

Manajemen Fast Responder

31.

Siapakah yang menjadi MFR?

a)

Orang pertama saat kejadian

b)

Dokter

c)

Pemerintah Daerah (Polsek/Koramil)

d)

Basarnas

e)

Team Medis non Dokter

32.

Apa langkah pertama dalam melakukan pertolongan?

a)

Clearing Area

b)

Menghambat Pendarahan

c)

Membawa ke medis terdekat

d)

Mencarikan pertolongan

e)

Mengecek kesadaran korban

33.

Dari pernyataan dibawah yang keliru mengenai tugas dapur umum adalah?

a)

Menyiapkan makanan

b)

Mendistribukan makanan

c)

Memasak untuk relawan

d)

Mendistribusikan bantuan bahan mentah

e)

Menyiapkan peralatan dapur

34.

Kapan harus dibentuk tim dapur umum?

a)

Ketika posyan kelebihan bahan makanan

b)

Ketika terjadi bencana selama 1 minggu

c)

Ketika ada kunjungan dari pejabat

d)

Ketika pertama kali diumumkan terjadi bencana

e)

Ketika penyintas tidak bisa mengakses rumah

35.

Kapan waktu yang tepat saat memasak untuk sarapan penyintas?

a)

Jam 4 Pagi

b)

Jam 6 Pagi

c)

Jam 7 Pagi

d)

Jam 8 Pagi

e)

Jam 9 Pagi

36.

Mengapa kajian keadaan darurat sangat penting dalam proses penanggulangan bencana?

a)

Untuk mengidentifikasi wilayah yang terdampak bencana

b)

Untuk menentukan prioritas evakuasi korban

c)

Untuk mengidentifikasi kebutuhan dan prioritas guna menyelamatkan kehidupan dan memulihkan martabat secara terhormat

d)

Untuk memperkirakan kerugian materi yang terjadi

e)

Untuk membandingkan bencana saat ini dengan bencana sebelumnya

37.

Apa yang menjadi fokus utama dalam kajian mendalam/sektoral saat penanggulangan bencana?

a)

Mengidentifikasi semua masalah yang terjadi di lapangan

b)

Mengumpulkan data statistik mengenai korban bencana

c)

Mengidentifikasi ancaman spesifik dan cara terbaik untuk menanggulanginya

d)

Melakukan survei kepada masyarakat terdampak

e)

Memantau distribusi bantuan kepada korban bencana

38.

Tahapan awal dalam kajian bencana adalah melakukan penilaian situasi. Apa tujuan utama dari penilaian situasi ini?

a)

Mengumpulkan informasi untuk mengajukan proposal bantuan

b)

Menggambarkan situasi yang terjadi di lapangan dan menentukan apakah diperlukan respon lebih lanjut

c)

Mengidentifikasi potensi ancaman di masa depan

d)

Melakukan analisis terhadap data statistik yang telah terkumpul

e)

Mengevaluasi efektivitas program penanggulangan yang sudah berjalan

39.

Peran Relawan di Manajemen Poskor adalah?

a)

Data Informasi, Administrasi, Keuangan, Logistik Peralatan

b)

Data Informasi, Keuangan, Hunian, Logistik Peralatan

c)

Data Informasi, Administrasi, Keuangan, SAR

d)

Data Informasi, Administrasi, SAR, Hunian

e)

Data Informasi, Administrasi, Keuangan, Kesehatan

40.

Salah satu peran Relawan dalam POSYAN PDB adalah dalam bidang?

a)

Administrasi

b)

Data Informasi

c)

Keuangan

d)

SAR

e)

Advokasi

41.

Keberadaan POSYAN PDB salah satunya berfungsi sebagai ?

a)

Tempat wisata edukasi

b)

Tempat pelayanan dan pendampingan pengungsi korban bencana

c)

Penggalangan donasi korban bencana

d)

Tempat reuni pengungsi

e)

Memberi kesempatan pelaku kejahatan