Font size
WorksheetsQuiz Manajemen Risiko Perbankan
Total questions: 65
Worksheet time: 40mins
Berdasarkan Peraturan Bank Indonesia No. 5/8/PBI/2003, apa tujuan utama penerapan manajemen risiko pada bank?
Meningkatkan keuntungan bank
Memperluas jaringan cabang
Mengurangi risiko usaha bank
Memperbesar portofolio kredit
Manajemen risiko di perbankan mencakup beberapa proses utama. Proses manakah yang melibatkan identifikasi risiko yang muncul dari kegiatan usaha bank?
Pemantauan
Pengendalian
Identifikasi
Pengukuran
Risiko yang terjadi akibat kegagalan peminjam dalam memenuhi kewajiban kredit dikenal sebagai:
Risiko Pasar
Risiko Kredit
Risiko Likuiditas
Risiko Operasional
Risiko pasar mencakup risiko yang disebabkan oleh perubahan suku bunga, likuiditas, dan:
Mata uang asing
Kepercayaan nasabah
Kualitas layanan
Teknologi
Risiko likuiditas dalam perbankan didefinisikan sebagai:
Risiko tidak dapat memenuhi kewajiban jatuh tempo
Risiko fluktuasi nilai tukar
Risiko perubahan suku bunga
Risiko kegagalan teknologi
Dalam Basel II, risiko operasional didefinisikan sebagai risiko yang disebabkan oleh:
Kegagalan proses internal dan sistem
Fluktuasi suku bunga
Ketidakpatuhan terhadap regulasi
Kerugian portofolio
Salah satu cara mitigasi risiko kredit yang disarankan dalam dokumen adalah:
Penggunaan floating interest rate
Melakukan analisis yang lebih mendalam terhadap nasabah
Mengurangi limit pembiayaan
Meningkatkan nilai tukar
Salah satu upaya mitigasi risiko pasar adalah penerapan:
Floating interest rate
Analisis counterparty
Penurunan jumlah kredit
Pembatasan penggunaan teknologi
Peraturan OJK No. 18/POJK.03/2016 mengatur kewajiban bank dalam hal penerapan manajemen risiko. Salah satu pilar yang ditetapkan adalah:
Pengawasan aktif direksi
Pengurangan risiko likuiditas
Pengendalian teknologi
Perluasan jaringan kantor cabang
Dalam Surat Edaran OJK Nomor 34/SEOJK.03/2016, penilaian tingkat kesehatan bank mencakup empat faktor utama, salah satunya adalah:
Pendapatan
Kredit
Tata Kelola (GCG)
Diversifikasi
Risiko kepatuhan muncul ketika bank:
Tidak mematuhi peraturan internal
Memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku
Mengalami kegagalan sistem
Mengambil keputusan bisnis yang tidak tepat
Faktor apa yang menyebabkan risiko likuiditas paling sering terjadi dalam suatu bank?
Penarikan besar-besaran
Perubahan suku bunga
Kegagalan pembayaran
Ketidakpatuhan
Dalam kerangka Basel II, risiko reputasi termasuk dalam kategori risiko:
Risiko keuangan
Risiko kualitatif
Risiko legal
Risiko strategis
Berdasarkan evaluasi risiko operasional, apa yang menjadi fokus utama mitigasi risiko ini?
Penggunaan Loss Event Database (LED)
Penurunan suku bunga
Penambahan modal
Penundaan kredit baru
Risiko apa yang timbul akibat perubahan kondisi pasar yang mempengaruhi portofolio perbankan?
Risiko pasar
Risiko likuiditas
Risiko kredit
Risiko hukum
Apakah yang dimaksud dengan risiko politik dalam konteks perbankan?
Risiko yang muncul akibat keputusan-keputusan politik yang memengaruhi bisnis
Risiko kegagalan dalam pemenuhan kewajiban debitur
Risiko yang disebabkan oleh ketidakpatuhan terhadap regulasi internasional
Risiko yang terkait dengan fluktuasi suku bunga
Salah satu strategi mitigasi risiko hukum yang diuraikan dalam dokumen ini adalah:
Membuat kontrak yang lebih fleksibel
Meningkatkan pengetahuan SDM tentang legalitas
Mengurangi pembiayaan pada sektor-sektor berisiko
Melakukan kajian yuridis terhadap kontrak dan perjanjian
Apa yang dimaksud dengan compliance checklist dalam pengelolaan risiko kepatuhan?
Apa yang dimaksud dengan compliance checklist dalam pengelolaan risiko kepatuhan?
Daftar yang memastikan semua ketentuan kepatuhan telah dipenuhi dalam kegiatan operasional
Alat untuk mengukur risiko likuiditas
Metode untuk mengurangi risiko suku bunga
Pengukuran risiko politik
Mitigasi risiko reputasi di bank mencakup:
Peningkatan layanan publik dan tanggapan cepat terhadap keluhan
Pengurangan jumlah nasabah yang diterima
Peningkatan modal bank
Penundaan ekspansi bisnis
Bagaimana strategi mitigasi yang efektif untuk risiko stratejik yang timbul akibat peluncuran produk baru tanpa feasibility study?
Memperoleh izin prinsip sebelum peluncuran
Melakukan penilaian mingguan terhadap kredit
Meningkatkan alokasi modal
Mengurangi produk baru yang ditawarkan
Risiko kredit sering diukur melalui:
Tingkat suku bunga dan volatilitas pasar
Risiko likuiditas dari portofolio kredit
Analisis risiko peminjam, industri, dan portofolio
Risiko perubahan valuta asing
Mengapa risiko operasional sulit dideteksi dibandingkan risiko pasar dan risiko kredit?
Karena risiko operasional sering terjadi di luar kontrol bank
Karena risiko operasional melibatkan kegagalan internal yang sulit diukur
Karena risiko operasional jarang terjadi di sektor perbankan
Karena risiko operasional lebih dipengaruhi oleh pasar global
Apa yang dimaksud dengan "hedging risk" dalam konteks manajemen risiko perbankan?
Risiko likuiditas yang muncul akibat transaksi pasar
Risiko kredit yang timbul akibat peminjaman yang gagal
Risiko terkait dengan upaya perlindungan nilai aset terhadap fluktuasi pasar
Risiko yang berhubungan dengan pemilihan produk keuangan
Salah satu risiko yang termasuk dalam risiko non-keuangan adalah:
Risiko kredit
Risiko pasar
Risiko reputasi
Risiko likuiditas
Risiko hukum dapat muncul ketika:
Bank tidak memiliki sistem yang memadai untuk memantau risiko pasar
Terdapat kelemahan dalam kontrak atau dokumen perjanjian yang dibuat bank
Bank mengalami fluktuasi nilai tukar yang signifikan
Bank gagal mematuhi batas kredit nasabah
Pengawasan aktif oleh Direksi dan Dewan Komisaris merupakan bagian dari:
Mitigasi risiko kredit
Pilar penerapan manajemen risiko
Perbaikan sistem informasi
Pengendalian risiko likuiditas
Apa yang menjadi salah satu cara utama untuk mengurangi risiko likuiditas?
Memperbesar portofolio kredit
Meningkatkan cadangan primer dan sekunder
Mengurangi volume transaksi pasar
Menurunkan nilai tukar mata uang
Risiko reputasi dapat diidentifikasi dengan adanya:
Peningkatan dalam nilai tukar mata uang
Kritik dan pemberitaan negatif dari media serta keluhan nasabah
Penurunan suku bunga yang tiba-tiba
Pengawasan yang lemah dari regulator
Risiko stratejik seringkali berhubungan dengan:
Kegagalan dalam pengambilan keputusan penting terkait pertumbuhan bisnis
Kegagalan dalam memenuhi ketentuan OJK
Kegagalan internal yang menyebabkan kerugian modal
Penarikan dana secara besar-besaran oleh nasabah
Potensi kerugian terbesar dari risiko pasar seringkali terkait dengan:
Perubahan suku bunga dan volatilitas pasar
Kegagalan operasional bank
Penurunan jumlah debitur yang memenuhi syarat
Penurunan kepercayaan nasabah
Dalam pengelolaan risiko pasar, perubahan suku bunga dapat mempengaruhi:
Portofolio Rate Sensitive Asset (RSA) dan Rate Sensitive Liability (RSL)
Cadangan modal bank
Nilai dari aset non-produktif
Reputasi bank di mata publik
Apa langkah mitigasi yang dapat diambil untuk risiko likuiditas yang muncul akibat penarikan dana besar-besaran oleh nasabah?
Apa langkah mitigasi yang dapat diambil untuk risiko likuiditas yang muncul akibat penarikan dana besar-besaran oleh nasabah?
Mengatur ulang portofolio kredit
Meningkatkan monitoring terhadap arus dana masuk dan keluar
Mengurangi pembiayaan sektor berisiko tinggi
Menurunkan tingkat suku bunga kredit
Apa yang dimaksud dengan Limit Counterparty dalam konteks mitigasi risiko kredit?
Pembatasan jumlah kredit yang dapat diberikan kepada satu nasabah
Pembatasan suku bunga untuk pinjaman besar
Monitoring penggunaan dana oleh nasabah
Analisis kredit yang dilakukan secara berkala
Mengapa peluncuran produk baru tanpa melakukan feasibility study dapat meningkatkan risiko stratejik?
Karena produk baru belum memiliki persetujuan dari regulator
Karena dapat menyebabkan pendapatan yang tidak optimal bagi bank
Karena menimbulkan ketidakpastian di pasar keuangan
Karena memperbesar jumlah risiko kredit yang harus dihadapi bank
Risiko likuiditas sering terjadi karena:
Bank gagal memenuhi kewajiban yang jatuh tempo
Fluktuasi suku bunga yang mendadak
Kegagalan sistem manajemen risiko internal
Pelanggaran etika bisnis
Berdasarkan peraturan OJK, risiko hukum dapat timbul dari:
Ketidaksesuaian dalam dokumen perjanjian yang dibuat oleh bank
Perubahan suku bunga yang mendadak
Kegagalan untuk memenuhi persyaratan modal
Fluktuasi nilai tukar mata uang asing
Sistem pengawasan berbasis risiko (risk-based supervision) lebih berfokus pada:
Pengawasan terhadap kegiatan operasional harian bank
Penilaian risiko-risiko yang mungkin timbul di masa depan
Mengurangi pengawasan terhadap risiko reputasi
Menghindari fluktuasi di pasar keuangan global
Risiko kepatuhan dalam perbankan sering diukur dengan cara:
Menghitung jumlah debitur yang tidak mampu membayar pinjaman
Meninjau hasil audit internal dan eksternal yang belum terselesaikan
Meningkatkan jumlah kredit yang disalurkan
Mengurangi jumlah produk baru yang diperkenalkan ke pasar
Risiko apa yang dapat muncul sebagai akibat dari kurangnya pengawasan internal terhadap kegiatan operasional?
Risiko kredit
Risiko operasional
Risiko likuiditas
Risiko reputasi
Apakah faktor utama yang memengaruhi profil risiko bank?
Kualitas manajemen risiko yang diterapkan oleh bank
Jumlah cabang yang dibuka oleh bank
Nilai tukar mata uang asing
Perubahan suku bunga di pasar global
Risiko politik dalam perbankan dapat diartikan sebagai:
Risiko yang muncul akibat ketidakstabilan ekonomi global
Risiko yang timbul dari kebijakan politik yang memengaruhi bisnis bank
Risiko yang disebabkan oleh fluktuasi suku bunga
Risiko yang terkait dengan kepatuhan terhadap peraturan
Salah satu strategi mitigasi untuk mengurangi risiko operasional adalah:
Penggunaan Loss Event Database (LED)
Mengurangi jumlah debitur dengan profil risiko tinggi
Penurunan suku bunga kredit
Meningkatkan cadangan modal bank
Risiko reputasi dapat diperbaiki melalui tindakan:
Peningkatan layanan publik dan tanggapan cepat terhadap pemberitaan negatif
Meningkatkan nilai tukar mata uang
Mengurangi transaksi pasar
Memotong suku bunga kredit
Risiko stratejik sering terjadi akibat:
Keputusan bisnis yang tidak tepat
Kegagalan dalam memenuhi ketentuan regulator
Peluncuran produk baru tanpa feasibility study
Semua jawaban benar
Salah satu cara untuk mengurangi risiko pasar adalah:
Penetapan floating interest rate
Pengurangan jumlah cabang
Penambahan modal pada produk baru
Pengurangan penggunaan valuta asing
Risiko operasional dapat menyebabkan eksposur pada risiko lain, termasuk:
Risiko operasional dapat menyebabkan eksposur pada risiko lain, termasuk:
Risiko kredit dan risiko likuiditas
Risiko reputasi dan risiko stratejik
Semua jawaban benar
Tidak ada jawaban yang benar
Mengapa risiko kepatuhan dianggap sebagai risiko yang sulit diukur?
Karena bergantung pada kebijakan regulator dan peraturan yang sering berubah
Karena melibatkan fluktuasi pasar global
Karena terkait dengan manajemen internal bank
Karena risiko ini tidak dapat diprediksi secara langsung
Apa tujuan dari pendekatan Risk-Based Supervision yang diimplementasikan oleh Bank Indonesia?
Mengurangi pengawasan tradisional berbasis kepatuhan
Memastikan risiko masa depan bank dapat diidentifikasi dan dikelola lebih awal
Meningkatkan kinerja operasional harian bank
Mengurangi jumlah risiko yang dihadapi bank
Risiko kredit dapat dicegah dengan melakukan:
Analisis risiko peminjam yang lebih mendalam
Pengurangan kredit pada sektor-sektor berisiko tinggi
Meningkatkan cadangan likuiditas
Semua jawaban benar
Apa risiko utama yang dihadapi oleh bank jika suku bunga pasar meningkat secara signifikan?
Risiko kredit
Risiko pasar
Risiko operasional
Risiko reputasi
Salah satu tujuan penerapan manajemen risiko di perbankan adalah:
Mengurangi volatilitas laba bank
Meningkatkan profitabilitas jangka pendek
Memastikan pengelolaan risiko secara berkelanjutan
Semua jawaban benar
Risiko stratejik sering kali disebabkan oleh:
Keputusan bisnis yang salah
Kegagalan dalam mengantisipasi perubahan pasar
Tidak adanya feasibility study pada produk baru
Semua jawaban benar
Bagaimana bank dapat mengukur potensi kerugian dari risiko pasar?
Melakukan analisis teknikal pada transaksi yang terekspos risiko pasar
Mengurangi nilai tukar mata uang
Meningkatkan suku bunga kredit
Mengurangi jumlah transaksi harian
Risiko politik sering kali dikaitkan dengan:
Kebijakan fiskal dan moneter dari pemerintah
Fluktuasi suku bunga
Pengawasan bank oleh OJK
Risiko likuiditas
Mengapa risiko reputasi sering kali sulit diperbaiki setelah terjadi?
Karena melibatkan kepercayaan nasabah yang sudah terganggu
Karena terkait dengan kebijakan internal yang lemah
Karena fluktuasi pasar global
Karena melibatkan kegagalan pengawasan dari regulator
Bagaimana bank dapat memitigasi risiko hukum yang muncul akibat kelemahan dalam kontrak?
Melakukan review kajian yuridis terhadap kontrak secara mendalam
Mengurangi jumlah nasabah yang dilayani
Menambah modal pada sektor-sektor berisiko tinggi
Mengurangi jumlah produk baru yang ditawarkan
Dalam evaluasi risiko operasional, bagaimana potensi risiko operasional dapat diminimalisasi?
Menggunakan Loss Event Database (LED)
Meningkatkan suku bunga kredit
Mengurangi jumlah cabang yang dibuka
Mengurangi nilai tukar mata uang asing
Risiko kredit dalam perbankan sering kali dihubungkan dengan:
Kegagalan debitur dalam memenuhi kewajiban
Fluktuasi nilai tukar mata uang asing
Perubahan kebijakan pemerintah
Penurunan suku bunga pasar
Risiko apa yang sering dihadapi bank jika terjadi peningkatan jumlah keluhan nasabah?
Risiko reputasi
Risiko likuiditas
Risiko pasar
Risiko stratejik
Apa dampak terbesar dari fluktuasi nilai tukar terhadap portofolio bank?
Penurunan nilai aset portofolio
Kegagalan debitur dalam membayar pinjaman
Peningkatan cadangan likuiditas
Penurunan laba bank
Dalam konteks manajemen risiko, apa yang dimaksud dengan risiko sistemik?
Risiko yang berasal dari kegagalan satu institusi keuangan yang dapat mempengaruhi sistem keuangan secara keseluruhan
Risiko yang terkait dengan fluktuasi harga saham
Risiko yang muncul dari ketidakpastian pasar global
Risiko yang disebabkan oleh kesalahan manusia dalam operasional bank
Apakah yang menjadi faktor utama dalam penilaian risiko kredit nasabah?
Riwayat kredit dan kemampuan pembayaran nasabah
Jumlah cabang bank yang dimiliki
Fluktuasi suku bunga di pasar
Regulasi pemerintah yang berlaku
