WorksheetsSoal Keamanan dan Kesehatan Pariwisata 2021
Total questions: 70
Worksheet time: 35mins
Indonesia terletak di antara tiga lempeng benua utama. Kondisi ini membuat Indonesia rawan terhadap bencana berikut, kecuali:
Tsunami
Gempa bumi
Badai salju
Erupsi gunung berapi
Faktor utama yang menyebabkan kecelakaan air adalah:
Kurangnya pemahaman tentang prosedur evakuasi
Tidak menggunakan perlengkapan keamanan saat berenang
Melakukan pemanasan yang tidak memadai
Kurangnya tenaga pertolongan pertama di lokasi kejadian
Penyebab utama kerusakan bangunan saat terjadi tsunami adalah:
Arus perambatan gelombang yang kuat
Gempa bumi sebelum tsunami
Banjir setelah tsunami
Kondisi cuaca ekstrem
Dalam konteks penyelamatan di air, prinsip utama yang harus dipegang oleh penolong adalah:
Segera masuk ke air untuk menyelamatkan korban
Menolong tanpa menambah korban baru
Melakukan CPR di dalam air
Menggunakan alat apung kapanpun diperlukan
Alat yang digunakan untuk memisahkan area perairan dangkal dan dalam disebut:
Ring pelampung
Tali lintasan
Ban pengaman
Tali penolong
Salah satu teknik penyelamatan di air yang bisa digunakan adalah:
Menjatuhkan diri dari ketinggian
Membuat pelampung dari celana panjang
Menyelam ke dasar kolam
Menggunakan kayu sebagai alat apung
Dalam pertolongan korban tenggelam yang masih sadar, langkah pertama yang harus dilakukan adalah:
Langsung masuk ke air tanpa alat bantu
Menggunakan peralatan seperti ban atau pelampung
Melakukan CPR segera
Meninggalkan korban untuk mencari bantuan
Bangunan evakuasi tsunami harus memenuhi syarat berikut, kecuali:
Tahan gempa bumi
Lebih tinggi dari perkiraan tinggi tsunami
Dapat berfungsi sebagai bangunan umum
Terletak di daerah pantai rendah
Tindakan paling efektif untuk mencegah kecelakaan di perairan umum adalah:
Menyediakan lebih banyak penjaga pantai
Membatasi jumlah pengunjung
Meningkatkan kesadaran tentang aturan keselamatan air
Melarang penggunaan perahu di area perairan tertentu
Tujuan utama dari latihan kesiapsiagaan bencana adalah:
Meningkatkan keterampilan profesional SAR
Menyadarkan masyarakat akan potensi bencana
Mengurangi risiko bencana melalui infrastruktur
Menyusun peta evakuasi yang akurat
Prinsip utama yang harus dipahami oleh penolong dalam evakuasi air adalah:
Menyelamatkan korban dengan cepat
Menolong tanpa menambah korban baru
Melakukan CPR segera
Menarik korban ke tepi air secepat mungkin
Alat yang paling efektif digunakan untuk menyelamatkan korban tenggelam di tengah laut adalah:
Ban pengaman
Ring pelampung
Kayu apung
Papan penolong
Berikut ini merupakan tindakan pertama dalam melakukan pertolongan pernapasan buatan pada korban tenggelam:
Melakukan kompresi dada
Membuka jalan napas korban
Menghentikan aliran darah
Mengangkat tubuh korban dari air
Tsunami dapat diidentifikasi dari faktor-faktor berikut, kecuali:
Perubahan tiba-tiba di permukaan laut
Suara gemuruh dari arah laut
Penurunan permukaan air laut sebelum gelombang datang
Naiknya air laut secara perlahan
Alat yang digunakan untuk melempar tali ke korban tenggelam adalah:
Tali penolong
Papan penolong
Ban pengaman
Tali lintasan
Apa yang harus dilakukan setelah melakukan pertolongan pernapasan buatan pada korban tenggelam?
Melakukan kompresi dada
Mengecek denyut nadi korban
Mengangkat tubuh korban dari air
Menggerakkan korban untuk menghangatkan tubuh
Faktor yang paling mempengaruhi tingkat kerusakan bangunan akibat tsunami adalah:
Jenis material bangunan
Lokasi bangunan
Kecepatan arus tsunami
Kondisi cuaca
Dalam sistem penyelamatan di laut, penggunaan ring pelampung umumnya dilakukan pada kondisi:
Korban berada di dasar laut
Korban berada di permukaan air
Korban tidak sadarkan diri
Korban berada di perahu terbalik
Jenis perlengkapan yang digunakan untuk mengangkut korban tenggelam dari jarak jauh adalah:
Tali penolong
Ban pengaman
Papan penolong
Ring pelampung
Penggunaan tali lintasan di kolam renang bertujuan untuk:
Memisahkan area renang dengan area duduk
Mengatur aliran air
Membatasi area dalam dan dangkal
Sebagai alat penyelamatan
Dalam peta evakuasi tsunami, rute evakuasi harus mencakup:
Tempat pengungsian di dataran rendah
Bangunan umum di dataran tinggi
Gedung tinggi di area pantai
Kawasan hutan untuk perlindungan
Salah satu upaya mitigasi bencana tsunami di daerah pesisir adalah:
Menanam pohon di sepanjang pantai
Mengosongkan area pesisir dari pemukiman
Membangun bendungan laut
Membuat dinding pelindung di sepanjang pantai
Tindakan terbaik ketika melihat tanda-tanda tsunami di pantai adalah:
Berlari ke dataran tinggi
Mencari tempat berlindung di gedung terdekat
Menyusun peralatan untuk menyelamatkan barang-barang
Menghubungi otoritas setempat
Pemberian pernapasan buatan pada korban tenggelam dilakukan dengan langkah pertama sebagai berikut:
Menutup hidung korban
Mengangkat kepala korban
Mengangkat lengan korban
Mengeringkan tubuh korban
Penggunaan papan penolong umumnya efektif untuk kondisi:
Penyelamatan di perairan dangkal
Mengapungkan korban dari dasar laut
Penyelamatan di permukaan air
Membantu korban mencapai tepi pantai
Keuntungan utama dari jaringan keamanan pariwisata lokal adalah:
Menghemat biaya pengelolaan
Meningkatkan keamanan wisatawan
Mengurangi dampak negatif pariwisata
Meningkatkan pendapatan daerah
Salah satu bentuk pencegahan kecelakaan pariwisata yang direkomendasikan oleh WHO adalah:
Membuat peraturan ketat di area wisata
Mengembangkan lingkungan yang mendukung keamanan
Menambah personel keamanan
Menyediakan fasilitas keselamatan di setiap objek wisata
Dalam sistem jaringan keamanan pariwisata, pihak yang berperan penting dalam komunikasi dengan wisatawan adalah:
Otoritas setempat
Personel layanan restoran
Dewan pariwisata
Kepolisian lokal
Keberhasilan jaringan keamanan pariwisata dapat diukur dari faktor-faktor berikut, kecuali:
Efektivitas penanganan insiden
Jumlah wisatawan yang datang
Profesionalisme jaringan
Penyebaran manfaat kepada seluruh peserta jaringan
Apa yang dimaksud dengan HIRAC dalam konteks K3?
Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, Kontrol
Identifikasi Risiko, Penilaian Bahaya, Kontrol
Penilaian Bahaya, Identifikasi Risiko, Eliminasi
Identifikasi Bahaya, Penilaian Bahaya, Substitusi
Standar operasional prosedur (SOP) pada kegiatan rafting meliputi penggunaan alat-alat berikut, kecuali:
Life jacket
Helmet rafting
Rescue rope
Snorkel
Apa bahaya utama yang terkait dengan berenang dalam kelompok selama diving with sharks?
Serangan hiu terhadap kelompok
Risiko dehidrasi
Perhatian dari hewan laut lainnya
Serangan hiu terhadap perenang tunggal lebih mungkin
Alasan utama mengapa pakaian kontras harus dihindari saat diving with sharks adalah:
Mengganggu visibilitas di bawah air
Menarik perhatian hiu karena tampak seperti mangsa
Membuat perenang lebih lambat
Tidak mempengaruhi apapun
Apa yang harus dilakukan jika seseorang terluka dan berdarah saat diving with sharks?
Tetap di air dan lanjutkan menyelam
Keluar dari air segera
Mengabaikan darah karena tidak menarik perhatian hiu
Tetap menyelam namun hindari hiu
Apa yang dimaksud dengan JSEA dalam konteks pengendalian risiko pada rafting?
Jobs Safety and Environmental Assessment
Jobs Safety Emergency Act
Jump Safe and Enjoy Activity
Joint Safety Evaluation Act
Berikut adalah faktor yang perlu diperhatikan saat memilih sungai untuk rafting, kecuali:
Arus
Debit
Kedalaman laut
Elevasi
Apa fungsi utama dari rescue rope dalam kegiatan rafting?
Untuk menambatkan perahu ke tepi sungai
Untuk menarik orang yang jatuh ke sungai
Untuk mengikat peralatan rafting
Sebagai tali pengaman saat mendayung
Apa manfaat utama snorkeling terhadap kesehatan paru-paru?
Mengurangi volume paru-paru
Melatih efektivitas kerja jantung dan paru-paru
Menghambat sirkulasi darah
Mengurangi oksigenasi jaringan
Faktor berikut penting diperhatikan dalam keselamatan K3 snorkeling, kecuali:
Menggunakan peralatan dalam kondisi baik
Menyelam melebihi batas yang ditentukan
Memperhatikan kondisi laut dan cuaca
Tidak menyentuh biota laut
Bahaya apa yang paling mungkin terjadi saat rafting jika tidak mematuhi SOP yang benar?
Terserang hewan buas
Tenggelam di laut
Luka akibat terjepit dinding sungai
Kehilangan arah di hutan
ting jika tidak mematuhi SOP yang benar?
Terserang hewan buas
Tenggelam di laut
Luka akibat terjepit dinding sungai
Kehilangan arah di hutan
Apa yang perlu diperhatikan oleh pemandu wisata snorkeling untuk menjaga keselamatan pengunjung?
Hanya memberikan instruksi singkat
Mengabaikan kondisi kesehatan pengunjung
Menggunakan peralatan yang tidak teruji
Memperhatikan kondisi kesehatan pengunjung sebelum snorkeling
Alasan utama perlunya pelatihan dan sertifikasi bagi pemandu snorkeling adalah:
Menghindari kewajiban legal
Meningkatkan keterampilan dan pengetahuan tentang keselamatan
Untuk mendapatkan penghasilan lebih tinggi
Mengurangi waktu kerja
Apa tujuan utama K3 dalam kegiatan rekreasi air seperti diving?
Meningkatkan penghasilan pemandu
Melindungi kesehatan mental wisatawan
Mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit
Mengurangi dampak lingkungan
Salah satu bahaya yang harus dihindari saat snorkeling di Nusa Penida adalah:
Terpapar sinar matahari
Menyentuh biota laut tanpa pelindung
Tidak melihat keindahan bawah laut
Menggunakan alat yang mahal
Mengapa darah dapat menarik perhatian hiu saat diving?
Karena darah menyebar dengan cepat di air
Karena hiu memiliki indra penciuman yang sangat tajam terhadap darah
Karena warna darah kontras dengan air
Karena darah menyebabkan kerusakan ekosistem laut
Apa tujuan utama dari eliminasi dalam kontrol risiko?
Mengganti proses dengan yang lebih aman
Menyembunyikan risiko dari pekerja
Menghilangkan bahaya sepenuhnya
Mengurangi biaya operasional
Alasan mengapa aksesoris berkilau harus dihindari saat diving adalah:
Tidak cocok untuk penyelaman dalam
Mengganggu visibilitas penyelam lain
Dapat menarik perhatian hiu yang mengira itu sisik ikan
Meningkatkan risiko cedera fisik
Saat arus laut mulai membesar saat snorkeling, tindakan yang sebaiknya diambil adalah:
Tetap menyelam lebih dalam
Tetap di tempat
Segera naik ke permukaan dan kembali ke perahu
Berenang lebih cepat ke area berbahaya
Apa yang harus dilakukan sebelum memulai kegiatan rafting?
Meminum air sungai untuk adaptasi
Menguasai tali-temali
Menunggu arus lebih deras
Menjelajahi tebing sungai
Apa penyebab utama kecelakaan air menurut materi yang disampaikan?
Pemanasan global
Tidak melakukan pemanasan (warming up)
Pengetahuan peraturan yang minim
Kesalahan teknis
Apa yang dimaksud dengan 'water trappen' dalam konteks penyelamatan di air?
Teknik pernapasan buatan
Teknik mengapung di air dengan gerakan kaki
Teknik melepaskan pakaian di air
Teknik menolong korban tenggelam
Apa langkah pertama yang harus dilakukan saat memberikan pernapasan buatan pada korban tenggelam?
Memompa dada korban
Menutup hidung korban dan meniup ke dalam mulutnya
Mengecek denyut nadi
Mengangkat korban dari air
Apa alat paling efektif untuk mengangkut korban dari tengah kolam saat jarak tepi kolam jauh?
Ring pelampung
Tali penolong
Ban pengaman
Tangga duduk penolong
Menurut WHO, apa tujuan utama dari Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)?
Meningkatkan produktivitas
Mencegah kecelakaan kerja
Melindungi pekerja dari bahaya
Meningkatkan kesejahteraan mental pekerja
Apa yang harus dilakukan sebelum melakukan pertolongan pada korban tenggelam yang masih sadar?
Melakukan pernapasan buatan
Mengikat tali di tubuh korban
Memberikan peralatan pelampung
Mendorong korban ke tepi kolam
Apa syarat pertama penerapan K3 menurut Undang-Undang No. 1 Tahun 1970?
Memastikan APD yang cukup
Mencegah dan mengurangi kebakaran
Memberikan jalur evakuasi
Mencegah kecelakaan kerja
Apa yang dilakukan pada korban kecelakaan air jika korban berada di dasar kolam?
Melakukan pertolongan dari tepi kolam
Menarik korban dengan tali
Melakukan pertolongan langsung ke korban
Menggunakan ring pelampung
Apa yang menjadi fokus utama dari keselamatan kerja di bidang pariwisata?
Mengurangi risiko kecelakaan kerja
Melindungi pengunjung dari penyakit
Meningkatkan pelayanan pariwisata
Mengurangi bahaya ledakan
Alat apa yang digunakan untuk memisahkan daerah dangkal dan dalam di kolam renang?
Papan penolong
Tali lintasan
Ban pengaman
Tali penolong
Mengapa penting untuk melakukan pemanasan sebelum berenang?
Untuk memperkuat daya tahan tubuh
Untuk mengurangi risiko cedera
Untuk meningkatkan kecepatan berenang
Untuk menyesuaikan suhu tubuh
Apa yang menjadi tujuan utama dari pelatihan Kesiapsiagaan Bencana?
Mempercepat evakuasi
Menjaga lingkungan tetap aman
Menyelamatkan diri sendiri
Meningkatkan kesadaran masyarakat
Apa langkah pertama yang dilakukan jika korban tenggelam tidak sadar?
Mengangkat korban ke tepi kolam
Memberikan pernapasan buatan
Menyuruh korban bergerak
Memberikan minum air
Apa peran Pokdarwis dalam penerapan K3 di sektor pariwisata?
Memberikan pelayanan kesehatan di lokasi wisata
Mengawasi kebersihan area wisata
Mengurangi risiko kecelakaan kerja
Mengatur jalur evakuasi darurat
Apa langkah yang harus dihindari saat memberikan pertolongan pada korban tenggelam?
Menggunakan alat bantu yang tersedia
Menyentuh korban tanpa alat bantu
Memeriksa denyut nadi korban
Mengangkat korban ke tepi kolam
Apa yang dilakukan jika korban tenggelam berada di permukaan air namun tidak bergerak?
Melakukan pertolongan dengan peralatan
Menunggu sampai korban sadar
Mengangkat korban ke tepi
Meniup peluit
Apa tujuan utama K3 dalam industri pariwisata?
Melindungi pekerja dari bahaya fisik
Meningkatkan profit perusahaan
Mengurangi bahaya kebakaran
Menjamin keamanan bangunan
Apa yang harus dilakukan saat kondisi kebakaran terjadi di tempat wisata?
Menggunakan alat pemadam
Mengamankan barang-barang
Mencari jalur evakuasi
Menyuruh pengunjung berlindung
Apa faktor utama yang menyebabkan terjadinya bencana hidrometeorologi di Indonesia?
Pemanasan global
Pengelolaan air yang buruk
Letak geografis Indonesia
Kebijakan pemerintah yang kurang efektif
Apa tindakan yang harus dilakukan jika menemukan seseorang pingsan di tempat kerja wisata?
Memberikan pernapasan buatan
Memindahkan orang tersebut ke tempat aman
Memberikan P3K
Memanggil tim medis
