wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pos Tes-Manajemen Waktu Konstruksi

Total questions: 15

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Sebagai Kasatker, Anda melihat adanya keterlambatan signifikan dalam pelaksanaan proyek. Langkah pertama apa yang sebaiknya Anda lakukan untuk memahami akar penyebab keterlambatan?

a)

Menghentikan proyek sementara waktu

b)

Meminta laporan kinerja dari kontraktor dan tim manajemen proyek

c)

Mengganti PPK yang bertanggung jawab

d)

Menambah alokasi anggaran untuk mempercepat proyek dan mengajukan perpanjangan waktu

2.

Dalam sebuah proyek yang memiliki risiko tinggi terhadap cuaca buruk, langkah terbaik yang dapat dilakukan PPK untuk mengantisipasi keterlambatan adalah.........

a)

Mengubah jadwal tanpa melakukan analisis risiko

b)

Menyusun jadwal dengan waktu buffer atau cadangan

c)

Mengabaikan faktor cuaca dan fokus pada aktivitas kritis

d)

Mengurangi jumlah pekerja untuk menghemat biaya

3.

Kasatker melihat bahwa beberapa aktivitas di proyek dapat diselesaikan secara paralel untuk menghemat waktu. Apa risiko utama yang perlu diperhatikan dalam penerapan metode ini?

a)

Kualitas pekerjaan dapat menurun karena terburu-buru

b)

Peningkatan waktu penyelesaian proyek

c)

Kurangnya sumber daya untuk aktivitas paralel

d)

Tidak ada risiko dalam penerapan metode ini

4.

Jika seorang PPK ingin menerapkan metode "time crashing" untuk mempercepat proyek, apa yang perlu dipastikan terlebih dahulu?

a)

Ketersediaan anggaran tambahan untuk sumber daya

b)

Persetujuan Kasatker atas perubahan desain

c)

Penghapusan aktivitas non-kritis

d)

Mengurangi kualitas untuk mempercepat waktu

5.

Kasatker menemukan bahwa aktivitas di jalur kritis mengalami kendala teknis. Apa tindakan terbaik untuk meminimalkan dampak keterlambatan pada keseluruhan proyek?

a)

Menerapkan fast-tracking pada aktivitas lain yang tidak terdampak

b)

Menunda aktivitas tersebut hingga kendala teratasi

c)

Menambah jumlah pekerja pada aktivitas tersebut untuk mempercepat penyelesaian

d)

Mengganti kontraktor

6.

Ketika terdapat perubahan dalam desain proyek yang diajukan oleh kontraktor, bagaimana sebaiknya PPK merespons perubahan ini agar tidak mengganggu jadwal yang telah disusun?

a)

Menerima perubahan tanpa mempertimbangkan dampak waktu

b)

Melakukan analisis dampak terhadap jadwal dan anggaran sebelum menyetujui

c)

Menolak perubahan desain demi menjaga jadwal

d)

Menunda pengambilan keputusan hingga akhir proyek

7.

Kasatker mencatat bahwa proyek mengalami beberapa penundaan yang tidak direncanakan. Untuk mengatasi hal ini, ia meminta PPK untuk melakukan analisis jalur kritis. Mengapa ini langkah yang tepat?

a)

Karena akan menghilangkan aktivitas non-kritis dari jadwal

b)

Karena analisis jalur kritis dapat mengidentifikasi aktivitas yang tidak boleh terlambat

c)

Karena analisis ini akan menghapus waktu float dari jadwal

d)

Karena ini akan menambah jumlah pekerja di seluruh aktivitas

8.

Dalam proyek yang sangat bergantung pada bahan baku impor, apa langkah paling penting yang harus dilakukan PPK untuk menghindari keterlambatan akibat keterlambatan bahan?

a)

Mengurangi spesifikasi bahan

b)

Memastikan lead time yang memadai dalam jadwal proyek

c)

Menunggu hingga bahan tiba sebelum memulai proyek

d)

Mengurangi anggaran pengadaan bahan

9.

PPK memutuskan untuk menambah sumber daya pada aktivitas non-kritis dengan float besar. Apa risiko yang harus diperhatikan dalam keputusan ini?

a)

Biaya proyek akan meningkat

b)

Aktivitas non-kritis akan menjadi aktivitas kritis

c)

Jalur kritis proyek akan berubah

d)

Pekerjaan mungkin menjadi kurang terkontrol

10.

Kasatker mendapati bahwa proyek telah menyimpang dari jadwal yang ditentukan. Apa yang sebaiknya dilakukan Kasatker bersama PPK untuk memastikan proyek tetap berjalan sesuai target waktu?

a)

Mempercepat semua aktivitas yang ada di jalur kritis tanpa mempertimbangkan dampak biaya

b)

Menambah buffer pada seluruh aktivitas

c)

Mengganti kontraktor yang lebih mampu untuk menyelesaikan pekerjaan

d)

Melakukan penjadwalan ulang berdasarkan prioritas aktivitas

11.

Saat sebuah aktivitas di jalur kritis mengalami keterlambatan, langkah terbaik yang dapat diambil PPK untuk meminimalkan dampaknya adalah.................

a)

Mengabaikan keterlambatan tersebut

b)

Menambah buffer waktu pada aktivitas tersebut

c)

Menambah sumber daya pada aktivitas yang tertunda untuk mempercepat penyelesaian

d)

Memperpanjang jadwal proyek secara keseluruhan

12.

Kasatker menerima laporan bahwa keterlambatan proyek disebabkan oleh kurangnya koordinasi antar-tim. Apa solusi terbaik untuk mengatasi masalah ini?

a)

Menambah pekerja pada tim-tim yang bermasalah

b)

Memperbaiki komunikasi dan mengatur rapat rutin antar-tim

c)

Mengurangi jadwal pertemuan tim agar mereka bisa bekerja lebih banyak

d)

Meminta tim bekerja lebih cepat

13.

PPK perlu melakukan penyesuaian jadwal di tengah proyek. Apa hal utama yang harus diperhatikan agar penyesuaian ini tidak mengganggu aktivitas kritis?

a)

Menghapus aktivitas non-kritis dari jadwal

b)

Menambah sumber daya pada semua aktivitas

c)

Memastikan tidak ada perubahan pada aktivitas di jalur kritis

d)

Mengubah seluruh rencana anggaran

14.

Jika Kasatker menginginkan metode pelaporan yang efektif untuk memantau waktu dan progres proyek, apa jenis pelaporan yang paling sesuai?

a)

Pelaporan harian yang hanya mencakup aktivitas kritis

b)

Pelaporan mingguan yang mencakup seluruh aktivitas proyek

c)

Pelaporan bulanan yang tidak fokus pada waktu dan progres

d)

Pelaporan dengan milestone yang mencakup poin-poin penting proyek

15.

Kasatker menemukan bahwa proyek mengalami masalah keterlambatan pada beberapa aktivitas non-kritis. Apa langkah yang bisa diambil untuk menjaga agar jalur kritis tetap berjalan sesuai jadwal?

a)

Menghentikan sementara aktivitas non-kritis

b)

Menambah buffer pada aktivitas kritis

c)

Memperpanjang waktu penyelesaian proyek

d)

Mengalokasikan sumber daya dari aktivitas non-kritis ke aktivitas kritis