Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Struktur Organisasi dan Perbekalan Farmasi Apotek

Total questions: 28

Worksheet time: 24mins

Name
Class
Date
1.

Pimpinan tertinggi di sebuah apotek yang bertanggung jawab secara keseluruhan atas operasional apotek adalah...

a)

Apoteker Pendamping

b)

Apoteker Penanggung Jawab Apotek (APJ)

c)

Pemilik Sarana Apotek (PSA)

d)

Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK)

2.

Peran utama Apoteker Penanggung Jawab Apotek (APJ) adalah...

a)

Melakukan penjualan obat

b)

Mengelola keuangan apotek

c)

Bertanggung jawab atas semua aspek kefarmasian di apotek

d)

Mengelola stok obat

3.

Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK) di apotek memiliki tugas utama untuk...

a)

Memberikan konsultasi obat kepada pasien

b)

Membantu APJ dalam kegiatan kefarmasian

c)

Mengelola keuangan apotek

d)

Melakukan promosi obat

4.

Pemilik Sarana Apotek (PSA) memiliki peran sebagai...

a)

Penanggung jawab teknis kefarmasian

b)

Pemilik modal dan aset apotek

c)

Pelaksana kegiatan kefarmasian

d)

Penanggung jawab pelayanan pelanggan

5.

Struktur organisasi apotek yang baik akan...

a)

Memperlambat proses pelayanan

b)

Meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja

c)

Menimbulkan konflik antar karyawan

d)

Mengurangi tanggung jawab masing-masing individu

6.

Salah satu tujuan dari adanya struktur organisasi apotek adalah...

a)

Memudahkan koordinasi dan pengawasan

b)

Memperumit alur kerja

c)

Mengurangi tanggung jawab karyawan

d)

Membatasi wewenang setiap individu

7.

Apa yang dimaksud dengan lini dalam struktur organisasi?

a)

Hubungan fungsional antara berbagai departemen

b)

Tingkatan wewenang dalam organisasi

c)

Departemen yang memiliki fungsi yang sama

d)

Hubungan antara atasan dan bawahan secara langsung

8.

Manakah dari berikut ini yang BUKAN merupakan bagian dari struktur organisasi apotek?

a)

Departemen pemasaran

b)

Bagian keuangan

c)

Bagian produksi obat

d)

Bagian pelayanan farmasi

9.

Salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam merancang struktur organisasi apotek adalah...

a)

Ukuran apotek

b)

Jumlah karyawan

c)

Jenis layanan yang diberikan

d)

Semua jawaban benar

10.

Evaluasi terhadap struktur organisasi apotek dilakukan secara berkala dengan tujuan untuk...

a)

Menentukan gaji karyawan

b)

Meningkatkan kinerja apotek

c)

Mengganti karyawan yang tidak kompeten

d)

Memperkecil beban kerja karyawan

11.

Sebuah apotek membeli obat A seharga Rp 50.000 per kotak. Jika apotek ingin mendapatkan keuntungan 20% dari harga beli, berapa harga jual per kotak obat A?

a)

Rp 55.000

b)

Rp 50.000

c)

Rp 60.000

d)

Rp 65.000

12.

Obat B memiliki Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp 80.000. Jika apotek membeli obat B seharga Rp 65.000 per kotak, berapa keuntungan maksimum yang bisa diperoleh apotek per kotak?

a)

Rp 10.000

b)

Rp 15.000

c)

Rp 20.000

d)

Rp 25.000

13.

Sebuah apotek membeli 100 kotak obat C seharga Rp 1.000.000. Jika apotek ingin menjual semua obat C dengan total keuntungan Rp 300.000, berapa harga jual per kotak obat C?

a)

Rp 11.000

b)

Rp 11.500

c)

Rp 12.000

d)

Rp 13.000

14.

Obat D memiliki PPN 10%. Jika harga beli obat D sebelum PPN adalah Rp 45.000 dan apotek ingin mendapatkan keuntungan 25%, berapa harga jual obat D?

a)

Rp 49.500

b)

Rp 12.375

c)

Rp 52.500

d)

Rp 61.875

15.

Sebuah apotek memberikan diskon 5% untuk pembelian obat E dalam jumlah banyak. Jika harga obat E sebelum diskon adalah Rp 70.000, berapa harga yang harus dibayar seorang pelanggan jika membeli 5 kotak obat E?

a)

Rp 332.500

b)

Rp 330.500

c)

Rp 324.500

d)

Rp 325.00

16.

Manakah dari berikut ini yang TIDAK termasuk dalam kategori obat bebas?

a)

Paracetamol

b)

Antasida

c)

Antibiotik

d)

Vitamin

17.

Apa tujuan utama penyimpanan obat bebas di apotek?

a)

Mempermudah akses pasien

b)

Mencegah kerusakan obat

c)

Mengontrol penjualan obat

d)

Semua jawaban benar

18.

Faktor apa yang paling berpengaruh terhadap masa kadaluarsa obat bebas?

a)

Suhu penyimpanan

b)

Kemasan obat

c)

Jumlah obat yang dijual

d)

Nama produsen obat

19.

Rotasi obat di rak display bertujuan untuk...

a)

Mempercantik tampilan apotek

b)

Memastikan obat yang lebih dulu masuk lebih dulu keluar

c)

Meningkatkan penjualan obat baru

d)

Memudahkan pencarian obat oleh petugas apotek

20.

Apa yang harus dilakukan jika ditemukan obat bebas yang kemasannya rusak?

a)

Dijual dengan harga diskon

b)

Diberikan kepada pasien

c)

Dipisahkan dari obat lain dan dilaporkan ke supervisor

d)

Dibiarkan di rak display

21.

Informasi apa yang wajib tertera pada kemasan obat bebas?

a)

Nama generik obat

b)

Dosis yang dianjurkan

c)

Efek samping

d)

Semua jawaban benar

22.

Mengapa penting untuk mencatat penjualan obat bebas?

a)

Untuk mengetahui obat apa saja yang paling banyak dicari pasien

b)

Untuk menghitung keuntungan apotek

c)

Untuk keperluan pajak

d)

Semua jawaban benar

23.

Apa yang harus dilakukan jika ada pasien yang meminta rekomendasi obat bebas untuk suatu keluhan?

a)

Langsung memberikan rekomendasi obat

b)

Menanyakan lebih lanjut tentang keluhan pasien

c)

Memberikan semua jenis obat bebas yang tersedia

d)

Meminta pasien untuk berkonsultasi dengan dokter

24.

Bagaimana cara yang benar untuk menyimpan obat bebas yang berbentuk sirup?

a)

Di tempat yang terkena sinar matahari langsung

b)

Di tempat yang dingin dan kering

c)

Di dalam kulkas

d)

Di tempat yang mudah dijangkau anak-anak

25.

Apa yang dimaksud dengan obat bebas terbatas?

a)

Obat yang dapat dibeli tanpa resep dokter

b)

Obat yang hanya dapat dibeli di apotek

c)

Obat yang penggunaannya harus diawasi oleh apoteker

d)

Obat yang hanya dapat digunakan untuk penyakit tertentu

26.

Sebuah resep obat berisi:

  • Paracetamol 500 mg: 10 tablet (harga per tablet Rp 500)

  • Ibuprofen 400 mg: 15 tablet (harga per tablet Rp 700)

Apotek memberikan diskon 5% untuk total pembelian di atas Rp 100.000. Berapa total yang harus dibayar pasien?

a)

Rp 14.725

b)

Rp 12.725

c)

Rp 11.725

d)

Rp 13.725

27.

Seorang pasien membeli obat dengan resep berikut:

  • Amoxicillin 500 mg: 1 strip (10 tablet) (harga per strip Rp 30.000)

  • Vitamin C 500 mg: 2 strip (20 tablet) (harga per strip Rp 15.000)

Apotek mengenakan pajak penjualan sebesar 10%. Berapa total yang harus dibayar pasien?

a)

Rp 44.000

b)

Rp 55.000

c)

Rp 66.000

d)

Rp 33.000

28.

Sebuah apotek membeli obat generik dengan harga pokok Rp 20.000 per kotak. Apotek tersebut ingin mendapatkan keuntungan 25% dari harga pokok. Jika ada biaya tambahan untuk pengemasan sebesar Rp 1.000 per kotak, berapa harga jual per kotak obat tersebut?

a)

Rp 24.000

b)

Rp 25.000

c)

Rp 26.000

d)

Rp 27.000