WorksheetsTry Out Kompetensi Teknis Perencana Ahli Pertama Tahun 2024
Total questions: 92
Worksheet time: 46mins
Name
Class
Date
1.
Nama
4 lines
2.
Formasi
4 lines
3.
1. Seorang Perencana Ahli Pertama diminta untuk menjelaskan konsep dasar perencanaan pembangunan. Manakah dari berikut ini yang BUKAN merupakan karakteristik utama perencanaan pembangunan?
a)
A. Berorientasi pada masa depan
b)
B. Bersifat koordinatif
c)
C. Berdimensi waktu
d)
D. Berfokus pada satu sektor tertentu
e)
E. Menggunakan sumber daya secara efisien
4.
2. Dalam tahapan proses perencanaan pembangunan, langkah manakah yang biasanya dilakukan setelah perumusan masalah?
a)
A. Penetapan tujuan
b)
B. Identifikasi daya dukung
c)
C. Evaluasi program
d)
D. Implementasi rencana
e)
E. Pengumpulan data
5.
3. Seorang Perencana Ahli Pertama sedang menganalisis pendekatan perencanaan pembangunan. Manakah dari berikut ini yang merupakan ciri khas pendekatan bottom-up?
a)
A. Perencanaan terpusat
b)
B. Minimnya partisipasi masyarakat
c)
C. Inisiatif dari pemerintah pusat
d)
D. Aspirasi dari tingkat lokal
e)
E. Kebijakan bersifat universal
6.
4. Dalam melakukan analisis kondisi eksisting untuk perencanaan pembangunan, seorang Perencana Ahli Pertama menggunakan metode SWOT. Apa yang dimaksud dengan huruf 'O' dalam analisis SWOT?
a)
A. Objective
b)
B. Opportunity
c)
C. Outcome
d)
D. Operation
e)
E. Obstacle
7.
5. Seorang Perencana Ahli Pertama sedang merumuskan visi pembangunan daerah. Manakah dari berikut ini yang TIDAK sesuai dengan kriteria visi yang baik?
a)
A. Realistis
b)
B. Spesifik
c)
C. Terukur
d)
D. Abstrak
e)
E. Inspiratif
8.
6. Dalam proses perencanaan pembangunan, seorang Perencana Ahli Pertama menggunakan metode partisipatif. Apa kelemahan utama dari pendekatan ini?
a)
A. Kurangnya input dari masyarakat
b)
B. Terlalu berfokus pada kepentingan elit
c)
C. Memakan waktu yang lebih lama
d)
D. Mengabaikan data statistik
e)
E. Terlalu bergantung pada teknologi
9.
7. Seorang Perencana Ahli Pertama diminta untuk menganalisis kondisi eksisting suatu daerah. Manakah dari berikut ini yang BUKAN termasuk dalam analisis kondisi eksisting?
a)
A. Analisis demografis
b)
B. Analisis ekonomi
c)
C. Analisis sosial budaya
d)
D. Analisis lingkungan
e)
E. Analisis proyeksi masa depan
10.
8. Dalam merumuskan misi pembangunan, seorang Perencana Ahli Pertama harus memperhatikan beberapa aspek. Manakah dari berikut ini yang BUKAN merupakan karakteristik misi yang baik?
a)
A. Menggambarkan tugas utama organisasi
b)
B. Memberikan arahan jelas
c)
C. Bersifat abstrak dan umum
d)
D. Mencerminkan nilai-nilai organisasi
e)
E. Memotivasi seluruh pemangku kepentingan
11.
9. Seorang Perencana Ahli Pertama sedang menyusun dokumen perencanaan pembangunan. Manakah dari berikut ini yang merupakan dokumen perencanaan jangka menengah?
a)
A. RPJP
b)
B. RKP
c)
C. RPJM
d)
D. Renstra
e)
E. RKPD
12.
10. Dalam melakukan analisis kondisi eksisting, seorang Perencana Ahli Pertama menggunakan metode analisis kesenjangan (gap analysis). Apa tujuan utama dari analisis ini?
a)
A. Mengidentifikasi potensi daerah
b)
B. Menentukan prioritas pembangunan
c)
C. Membandingkan kondisi saat ini dengan yang diinginkan
d)
D. Mengukur kinerja pemerintah daerah
e)
E. Mengevaluasi dampak program sebelumnya
13.
11. Seorang Perencana Ahli Pertama sedang menerapkan pendekatan perencanaan top-down. Apa keuntungan utama dari pendekatan ini?
a)
A. Meningkatkan partisipasi masyarakat
b)
B. Mempercepat proses pengambilan keputusan
c)
C. Mengakomodasi kebutuhan lokal
d)
D. Meningkatkan transparansi
e)
E. Mengurangi beban anggaran pusat
14.
12. Dalam merumuskan tujuan pembangunan, seorang Perencana Ahli Pertama harus memastikan bahwa tujuan tersebut SMART. Apa yang dimaksud dengan 'M' dalam akronim SMART?
a)
A. Manageable
b)
B. Meaningful
c)
C. Measurable
d)
D. Motivating
e)
E. Modifiable
15.
13. Seorang Perencana Ahli Pertama diminta untuk menganalisis potensi daerah dalam perencanaan pembangunan. Manakah dari berikut ini yang BUKAN merupakan aspek yang perlu dianalisis dalam potensi daerah?
a)
A. Sumber daya alam
b)
B. Sumber daya manusia
c)
C. Infrastruktur
d)
D. Budaya lokal
e)
E. Kebijakan negara tetangga
16.
14. Dalam proses perencanaan pembangunan, seorang Perencana Ahli Pertama menggunakan metode Logical Framework Approach (LFA). Manakah dari berikut ini yang BUKAN merupakan komponen utama dalam matriks LFA?
a)
A. Tujuan umum
b)
B. Tujuan khusus
c)
C. Keluaran
d)
D. Kegiatan
e)
E. Anggaran
17.
15. Seorang Perencana Ahli Pertama sedang melakukan analisis stakeholder dalam perencanaan pembangunan. Apa tujuan utama dari analisis ini?
a)
A. Menentukan anggaran pembangunan
b)
B. Mengidentifikasi sumber daya yang tersedia
c)
C. Memetakan pihak-pihak yang terlibat dan kepentingannya
d)
D. Mengevaluasi kinerja pemerintah
e)
E. Memprediksi pertumbuhan ekonomi
18.
16. Seorang Perencana Ahli Pertama diminta untuk menentukan prioritas pembangunan daerah. Metode yang paling tepat untuk mengidentifikasi isu-isu strategis dalam penentuan prioritas pembangunan adalah:
a)
A. Analisis SWOT
b)
B. Analisis Cost-Benefit
c)
C. Analisis Pohon Masalah
d)
D. Analisis Stakeholder
e)
E. Analisis Sensitivitas
19.
17. Dalam menyusun strategi pembangunan berkelanjutan, seorang Perencana Ahli Pertama harus mempertimbangkan konsep Triple Bottom Line. Apa yang TIDAK termasuk dalam konsep tersebut?
a)
A. Ekonomi
b)
B. Sosial
c)
C. Lingkungan
d)
D. Teknologi
e)
E. Keadilan
20.
18. Perencana Ahli Pertama sedang menyusun Indikator Kinerja Utama (IKU) untuk sebuah program pembangunan. Karakteristik IKU yang baik adalah:
a)
A. Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound (SMART)
b)
B. Simple, Manageable, Accurate, Reliable, Timely (SMART)
c)
C. Strategic, Motivated, Adaptive, Responsive, Transparent (SMART)
d)
D. Systematic, Meaningful, Attainable, Realistic, Tangible (SMART)
e)
E. Sustainable, Monitorable, Accountable, Resourceful, Trackable
21.
19. Dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), seorang Perencana Ahli Pertama harus memahami hierarki perencanaan. Urutan yang benar dari tingkat tertinggi ke terendah adalah:
a)
A. RPJPD - RPJMD - Renstra SKPD - RKPD - Renja SKPD
b)
B. RPJPD - RPJMD - RKPD - Renstra SKPD - Renja SKPD
c)
C. RPJMD - RPJPD - Renstra SKPD - RKPD - Renja SKPD
d)
D. RPJPD - RKPD - RPJMD - Renstra SKPD - Renja SKPD
e)
E. RPJMD - RKPD - RPJPD - Renstra SKPD - Renja SKPD
22.
20. Perencana Ahli Pertama sedang menganalisis efektivitas kebijakan pembangunan. Pendekatan evaluasi yang paling tepat untuk menilai dampak jangka panjang dari kebijakan tersebut adalah:
a)
A. Evaluasi Ex-ante
b)
B. Evaluasi On-going
c)
C. Evaluasi Ex-post
d)
D. Evaluasi Formatif
e)
E. Evaluasi Sumatif
23.
21. Dalam menyusun strategi pembangunan ekonomi daerah, seorang Perencana Ahli Pertama menggunakan teori basis ekonomi. Indikator yang paling tepat untuk mengukur potensi sektor unggulan daerah adalah:
a)
A. Indeks Williamson
b)
B. Location Quotient (LQ)
c)
C. Indeks Gini
d)
D. Shift-Share Analysis
e)
E. Input-Output Analysis
24.
22. Perencana Ahli Pertama sedang menyusun dokumen perencanaan berbasis kinerja. Komponen utama yang TIDAK termasuk dalam perencanaan berbasis kinerja adalah:
a)
A. Outcome
b)
B. Output
c)
C. Input
d)
D. Impact
e)
E. Process
25.
23. Dalam penyusunan anggaran berbasis kinerja, seorang Perencana Ahli Pertama harus memahami konsep value for money. Prinsip yang BUKAN merupakan bagian dari konsep value for money adalah:
a)
A. Ekonomi
b)
B. Efisiensi
c)
C. Efektivitas
d)
D. Transparansi
e)
E. Equity
26.
24. Perencana Ahli Pertama sedang melakukan monitoring dan evaluasi program pembangunan. Metode yang paling tepat untuk mengevaluasi efisiensi alokasi sumber daya dalam program tersebut adalah:
a)
A. Cost-Effectiveness Analysis
b)
B. Cost-Benefit Analysis
c)
C. Multi-Criteria Decision Analysis
d)
D. Social Return on Investment
e)
E. Logical Framework Analysis
27.
25. Dalam menyusun strategi pembangunan daerah tertinggal, Perencana Ahli Pertama menggunakan pendekatan pengembangan wilayah. Teori yang paling relevan untuk menjelaskan ketimpangan pembangunan antar wilayah adalah:
a)
A. Teori Pertumbuhan Neo-Klasik
b)
B. Teori Dependensi
c)
C. Teori Kutub Pertumbuhan
d)
D. Teori Lokasi
e)
E. Teori Keunggulan Komparatif
28.
26. Seorang Perencana Ahli Pertama diminta untuk mengintegrasikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) ke dalam perencanaan pembangunan daerah. Prinsip yang BUKAN merupakan bagian dari SDGs adalah:
a)
A. Universality
b)
B. Leaving No One Behind
c)
C. Interconnectedness
d)
D. Multi-stakeholder Partnerships
e)
E. Technological Determinism
29.
27. Dalam penyusunan rencana kerja, Perencana Ahli Pertama menggunakan teknik penganggaran. Metode penganggaran yang paling sesuai untuk mengakomodasi fleksibilitas dalam alokasi sumber daya adalah:
a)
A. Line-Item Budgeting
b)
B. Performance-Based Budgeting
c)
C. Zero-Based Budgeting
d)
D. Program Budgeting
e)
E. Rolling Budget
30.
28. Perencana Ahli Pertama sedang mengembangkan sistem monitoring dan evaluasi berbasis teknologi informasi. Pendekatan yang paling efektif untuk memastikan adopsi sistem tersebut oleh pemangku kepentingan adalah:
a)
A. Top-down implementation
b)
B. Bottom-up participation
c)
C. Hybrid approach
d)
D. Phased rollout
e)
E. Big bang implementation
31.
29. Dalam menyusun strategi mitigasi risiko pembangunan, Perencana Ahli Pertama menggunakan metode analisis risiko. Teknik yang paling tepat untuk mengidentifikasi dan menilai risiko-risiko potensial adalah:
a)
A. PEST Analysis
b)
B. Failure Mode and Effect Analysis (FMEA)
c)
C. Scenario Planning
d)
D. Decision Tree Analysis
e)
E. Monte Carlo Simulation
32.
30. Perencana Ahli Pertama sedang menyusun indikator untuk mengukur kualitas hidup masyarakat dalam konteks pembangunan berkelanjutan. Indeks yang paling komprehensif untuk tujuan ini adalah:
a)
A. Human Development Index (HDI)
b)
B. Gross National Happiness (GNH)
c)
C. Sustainable Society Index (SSI)
d)
D. Better Life Index (BLI)
e)
E. Genuine Progress Indicator (GPI)
33.
31. Seorang Perencana Ahli Pertama diminta untuk menganalisis efektivitas program pengembangan UMKM di suatu daerah. Metode evaluasi yang paling tepat untuk digunakan adalah:
a)
A. Analisis SWOT
b)
B. Cost-Benefit Analysis
c)
C. Balanced Scorecard
d)
D. Theory of Change
e)
E. Logical Framework Approach
34.
32. Dalam upaya meningkatkan investasi daerah, seorang Perencana Ahli Pertama mengusulkan pembentukan Special Economic Zone (SEZ). Karakteristik utama dari SEZ adalah:
a)
A. Tarif pajak yang lebih tinggi
b)
B. Pembatasan impor barang
c)
C. Regulasi ketenagakerjaan yang lebih ketat
d)
D. Insentif fiskal dan non-fiskal khusus
e)
E. Larangan investasi asing
35.
33. Perencana Ahli Pertama sedang menyusun rencana pembangunan infrastruktur ekonomi. Dalam konteks ini, manakah dari berikut yang BUKAN termasuk infrastruktur ekonomi?
a)
A. Jaringan telekomunikasi
b)
B. Sistem irigasi
c)
C. Pelabuhan
d)
D. Rumah sakit
e)
E. Pembangkit listrik
36.
34. Dalam melakukan analisis rantai nilai untuk sektor pertanian, seorang Perencana Ahli Pertama menemukan bahwa petani hanya menerima 20% dari harga akhir produk. Strategi yang paling efektif untuk meningkatkan nilai tambah bagi petani adalah:
a)
A. Menambah jumlah perantara dalam rantai distribusi
b)
B. Meningkatkan produksi tanpa memperhatikan kualitas
c)
C. Mengembangkan fasilitas pengolahan pasca panen di tingkat petani
d)
D. Mengurangi harga jual produk akhir
e)
E. Membatasi ekspor produk pertanian
37.
35. Perencana Ahli Pertama diminta untuk menyusun kebijakan pengembangan ekonomi kreatif. Indikator yang paling relevan untuk mengukur keberhasilan kebijakan tersebut adalah:
a)
A. Jumlah tenaga kerja di sektor manufaktur
b)
B. Tingkat inflasi nasional
c)
C. Kontribusi ekonomi kreatif terhadap PDB
d)
D. Nilai ekspor komoditas pertanian
e)
E. Tingkat pengangguran umum
38.
36. Seorang Perencana Ahli Pertama mengusulkan program kemitraan antara UMKM dan perusahaan besar. Model kemitraan yang paling efektif untuk meningkatkan daya saing UMKM adalah:
a)
A. Subkontrak
b)
B. Waralaba
c)
C. Inti-plasma
d)
D. Keagenan
e)
E. Lisensi merek
39.
37. Dalam upaya meningkatkan investasi daerah, Perencana Ahli Pertama menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi daya tarik investasi. Manakah dari berikut yang memiliki dampak paling signifikan terhadap keputusan investor?
a)
A. Ukuran populasi daerah
b)
B. Ketersediaan sumber daya alam
c)
C. Kualitas regulasi dan kepastian hukum
d)
D. Tingkat upah minimum regional
e)
E. Jumlah perguruan tinggi di daerah
40.
38. Perencana Ahli Pertama sedang menyusun rencana pembangunan infrastruktur ekonomi dengan pendekatan Public-Private Partnership (PPP). Keuntungan utama dari pendekatan PPP adalah:
a)
A. Mengurangi tanggung jawab pemerintah dalam penyediaan layanan publik
b)
B. Menghilangkan risiko proyek bagi pemerintah
c)
C. Meningkatkan efisiensi dan inovasi dalam penyediaan infrastruktur
d)
D. Menjamin keuntungan bagi investor swasta
e)
E. Menghilangkan kebutuhan akan regulasi sektor
41.
39. Dalam melakukan analisis rantai nilai sektor pariwisata, Perencana Ahli Pertama menemukan bahwa nilai tambah terbesar diperoleh oleh:
a)
A. Agen perjalanan lokal
b)
B. Penyedia akomodasi
c)
C. Pemandu wisata
d)
D. Operator transportasi lokal
e)
E. Online Travel Agent (OTA) internasional
42.
40. Perencana Ahli Pertama diminta untuk menyusun kebijakan peningkatan daya saing UMKM. Pendekatan yang paling efektif untuk meningkatkan daya saing UMKM dalam era digital adalah:
a)
A. Pemberian subsidi langsung
b)
B. Peningkatan tarif impor
c)
C. Fasilitasi adopsi teknologi digital dan e-commerce
d)
D. Pembatasan masuknya perusahaan asing
e)
E. Pengendalian harga bahan baku
43.
41. Seorang Perencana Ahli Pertama menganalisis potensi pengembangan kawasan industri baru. Faktor kritis yang harus dipertimbangkan dalam pemilihan lokasi kawasan industri adalah:
a)
A. Kedekatan dengan pusat pemerintahan
b)
B. Ketersediaan tenaga kerja murah
c)
C. Konektivitas transportasi dan logistik
d)
D. Keberadaan pesaing di sekitar lokasi
e)
E. Tingkat kepadatan penduduk
44.
42. Dalam menyusun kebijakan pengembangan koperasi, Perencana Ahli Pertama menemukan bahwa banyak koperasi mengalami masalah tata kelola. Strategi yang paling efektif untuk mengatasi masalah ini adalah:
a)
A. Meningkatkan jumlah anggota koperasi
b)
B. Menambah modal koperasi melalui pinjaman bank
c)
C. Memperkuat peran pengawas dalam struktur koperasi
d)
D. Membatasi jenis usaha yang boleh dijalankan koperasi
e)
E. Mengurangi frekuensi rapat anggota tahunan
45.
43. Perencana Ahli Pertama sedang menganalisis kebijakan insentif investasi daerah. Manakah dari berikut yang BUKAN merupakan bentuk insentif non-fiskal?
a)
A. Penyederhanaan prosedur perizinan
b)
B. Penyediaan infrastruktur pendukung
c)
C. Fasilitasi akses ke pasar
d)
D. Pembebasan pajak daerah
e)
E. Pelatihan tenaga kerja lokal
46.
44. Dalam merancang program pengembangan UMKM berbasis teknologi (tech-based SMEs), Perencana Ahli Pertama harus mempertimbangkan tantangan utama yang dihadapi. Tantangan yang paling signifikan adalah:
a)
A. Keterbatasan akses ke pendanaan
b)
B. Kurangnya permintaan pasar
c)
C. Regulasi yang terlalu longgar
d)
D. Persaingan dari perusahaan besar
e)
E. Kelebihan tenaga kerja terampil
47.
45. Perencana Ahli Pertama diminta untuk mengembangkan strategi peningkatan nilai tambah produk pertanian. Pendekatan yang paling efektif untuk mencapai tujuan ini adalah:
a)
A. Meningkatkan volume produksi
b)
B. Mengembangkan industri pengolahan hilir
c)
C. Mengurangi jumlah petani
d)
D. Membatasi impor produk pertanian
e)
E. Menghapuskan subsidi pupuk
48.
46. Seorang Perencana Ahli Pertama sedang menganalisis kondisi sosial masyarakat di suatu daerah. Indikator manakah yang paling tepat digunakan untuk mengukur tingkat kesejahteraan masyarakat secara komprehensif?
a)
A. Tingkat pendapatan per kapita
b)
B. Angka partisipasi sekolah
c)
C. Indeks Pembangunan Manusia (IPM)
d)
D. Tingkat pengangguran terbuka
e)
E. Angka harapan hidup
49.
47. Dalam merencanakan peningkatan kualitas pendidikan, seorang Perencana Ahli Pertama menemukan bahwa angka putus sekolah di suatu daerah cukup tinggi. Pendekatan apa yang paling efektif untuk mengatasi masalah ini?
a)
A. Meningkatkan jumlah sekolah
b)
B. Memberikan beasiswa kepada siswa berprestasi
c)
C. Mengembangkan program pendidikan jarak jauh
d)
D. Menerapkan program wajib belajar 12 tahun
e)
E. Mengimplementasikan program pendidikan inklusif
50.
48. Seorang Perencana Ahli Pertama sedang menyusun rencana peningkatan akses dan kualitas kesehatan. Data menunjukkan bahwa angka kematian ibu masih tinggi di daerah tersebut. Strategi apa yang paling tepat untuk mengatasi masalah ini?
a)
A. Membangun lebih banyak rumah sakit
b)
B. Meningkatkan jumlah dokter spesialis
c)
C. Memperkuat sistem rujukan maternal
d)
D. Memberikan suplemen gizi pada ibu hamil
e)
E. Menggalakkan program Keluarga Berencana
51.
49. Dalam perencanaan pengembangan ketenagakerjaan, seorang Perencana Ahli Pertama menemukan adanya ketidaksesuaian antara keterampilan lulusan dengan kebutuhan industri. Solusi apa yang paling tepat untuk mengatasi masalah ini?
a)
A. Meningkatkan jumlah perguruan tinggi
b)
B. Memperbanyak pelatihan kewirausahaan
c)
C. Mengembangkan sistem sertifikasi kompetensi
d)
D. Memberikan insentif pajak bagi perusahaan
e)
E. Meningkatkan upah minimum regional
52.
50. Seorang Perencana Ahli Pertama sedang menyusun rencana penanganan kemiskinan. Berdasarkan data terbaru, pendekatan manakah yang paling efektif untuk mengurangi tingkat kemiskinan dalam jangka panjang?
a)
A. Pemberian bantuan langsung tunai
b)
B. Pengembangan program padat karya
c)
C. Peningkatan akses terhadap pendidikan dan kesehatan
d)
D. Pemberian subsidi bahan bakar
e)
E. Pengembangan industri berbasis sumber daya lokal
53.
51. Dalam menganalisis kondisi sosial masyarakat, seorang Perencana Ahli Pertama menemukan bahwa tingkat partisipasi masyarakat dalam pembangunan masih rendah. Metode apa yang paling efektif untuk meningkatkan partisipasi masyarakat?
a)
A. Sosialisasi program pembangunan melalui media massa
b)
B. Penerapan sanksi bagi masyarakat yang tidak berpartisipasi
c)
C. Pembentukan kelompok-kelompok masyarakat berbasis minat
d)
D. Pelaksanaan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang)
e)
E. Pemberian insentif finansial bagi partisipan aktif
54.
52. Seorang Perencana Ahli Pertama sedang merencanakan peningkatan kualitas pendidikan di daerah tertinggal. Faktor apa yang paling kritis untuk diperhatikan dalam upaya ini?
a)
A. Ketersediaan teknologi pembelajaran
b)
B. Jumlah peserta didik per kelas
c)
C. Kualifikasi dan kompetensi guru
d)
D. Kelengkapan fasilitas sekolah
e)
E. Ketersediaan buku teks pelajaran
55.
53. Dalam merencanakan peningkatan akses kesehatan, seorang Perencana Ahli Pertama menghadapi kendala geografis di daerah kepulauan. Solusi apa yang paling efektif untuk mengatasi masalah ini?
a)
A. Pembangunan rumah sakit di setiap pulau
b)
B. Pengembangan sistem telemedicine
c)
C. Penempatan dokter spesialis di setiap kecamatan
d)
D. Penyediaan transportasi udara untuk evakuasi medis
e)
E. Pemberian asuransi kesehatan gratis bagi seluruh penduduk
56.
54. Seorang Perencana Ahli Pertama sedang menyusun rencana pengembangan ketenagakerjaan di era digital. Strategi apa yang paling tepat untuk mempersiapkan tenaga kerja menghadapi otomatisasi?
a)
A. Meningkatkan jumlah lulusan STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics)
b)
B. Memberikan insentif bagi perusahaan yang menerapkan teknologi otomatisasi
c)
C. Mengembangkan program pelatihan keterampilan digital dan soft skills
d)
D. Membatasi penggunaan teknologi otomatisasi di industri
e)
E. Memperpanjang masa pendidikan formal
57.
55. Dalam merencanakan penanganan kemiskinan, seorang Perencana Ahli Pertama mengidentifikasi bahwa banyak masyarakat miskin tidak memiliki akses terhadap layanan keuangan formal. Pendekatan apa yang paling efektif untuk mengatasi masalah ini?
a)
A. Pemberian kredit usaha rakyat dengan bunga rendah
b)
B. Pengembangan program keuangan mikro berbasis komunitas
c)
C. Pendirian bank pemerintah di setiap kecamatan
d)
D. Peningkatan literasi keuangan melalui edukasi masyarakat
e)
E. Penyediaan layanan perbankan digital
58.
56. Seorang Perencana Ahli Pertama sedang menganalisis kondisi sosial terkait permasalahan penyandang disabilitas. Indikator apa yang paling tepat untuk mengukur tingkat inklusivitas sosial bagi penyandang disabilitas?
a)
A. Jumlah fasilitas publik yang aksesibel
b)
B. Tingkat partisipasi penyandang disabilitas dalam angkatan kerja
c)
C. Jumlah kebijakan yang mendukung penyandang disabilitas
d)
D. Tingkat pendidikan rata-rata penyandang disabilitas
e)
E. Jumlah organisasi yang fokus pada isu disabilitas
59.
57. Dalam merencanakan peningkatan kualitas pendidikan, seorang Perencana Ahli Pertama menemukan bahwa banyak siswa mengalami kesulitan belajar. Pendekatan apa yang paling efektif untuk mengatasi masalah ini?
a)
A. Menambah jam belajar di sekolah
b)
B. Memberikan les tambahan gratis
c)
C. Mengimplementasikan metode pembelajaran berbasis proyek
d)
D. Meningkatkan standar kelulusan
e)
E. Memperbanyak ujian dan evaluasi
60.
58. Seorang Perencana Ahli Pertama sedang menyusun rencana peningkatan akses dan kualitas kesehatan mental. Strategi apa yang paling tepat untuk mengurangi stigma terhadap gangguan mental di masyarakat?
a)
A. Memberlakukan sanksi hukum bagi tindakan diskriminasi
b)
B. Meningkatkan jumlah fasilitas kesehatan mental
c)
C. Melaksanakan kampanye edukasi dan kesadaran masyarakat
d)
D. Memberikan insentif bagi perusahaan yang mempekerjakan penderita gangguan mental
e)
E. Mewajibkan pemeriksaan kesehatan mental rutin bagi seluruh masyarakat
61.
59. Dalam perencanaan pengembangan ketenagakerjaan, seorang Perencana Ahli Pertama menghadapi masalah tingginya tingkat pengangguran usia muda. Solusi apa yang paling efektif untuk mengatasi masalah ini?
a)
A. Menurunkan usia pensiun untuk membuka lapangan kerja baru
b)
B. Memperpanjang masa studi di perguruan tinggi
c)
C. Mengembangkan program magang dan pelatihan kerja berbasis industri
d)
D. Memberikan insentif pajak bagi perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja muda
e)
E. Mendorong program wirausaha muda melalui pemberian modal usaha
62.
60. Seorang Perencana Ahli Pertama sedang menyusun rencana penanganan kemiskinan di daerah perkotaan. Berdasarkan data terkini, apa faktor utama yang menyebabkan kemiskinan di daerah perkotaan?
a)
A. Kurangnya lapangan kerja formal
b)
B. Rendahnya tingkat pendidikan
c)
C. Tingginya biaya hidup
d)
D. Urbanisasi yang tidak terkendali
e)
E. Keterbatasan akses terhadap layanan dasar
63.
61. Dalam perencanaan perlindungan sosial, seorang Perencana Ahli Pertama menggunakan metode apa untuk mengidentifikasi kelompok rentan yang membutuhkan bantuan?
a)
A. Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas)
b)
B. Basis Data Terpadu (BDT)
c)
C. Sensus Penduduk
d)
D. Pemetaan Partisipatif Masyarakat
e)
E. Registrasi Penduduk
64.
62. Perencana Ahli Pertama sedang menganalisis efektivitas program pemberdayaan masyarakat. Indikator mana yang paling tepat untuk mengukur keberhasilan program tersebut?
a)
A. Jumlah peserta program
b)
B. Besaran dana yang disalurkan
c)
C. Peningkatan pendapatan rumah tangga
d)
D. Jumlah kegiatan yang dilaksanakan
e)
E. Lama waktu pelaksanaan program
65.
63. Dalam konteks perencanaan pengembangan kesetaraan gender, apa yang dimaksud dengan "gender budgeting"?
a)
A. Alokasi anggaran khusus untuk kegiatan perempuan
b)
B. Penganggaran yang responsif terhadap kebutuhan gender
c)
C. Pemisahan anggaran berdasarkan jenis kelamin
d)
D. Prioritas anggaran untuk program kesetaraan gender
e)
E. Analisis dampak anggaran terhadap kesenjangan gender
66.
64. Perencana Ahli Pertama mengidentifikasi penyebab utama permasalahan sosial di suatu daerah. Pendekatan apa yang paling tepat digunakan?
a)
A. Analisis SWOT
b)
B. Pohon Masalah
c)
C. Diagram Fishbone
d)
D. Analisis Stakeholder
e)
E. Pemetaan Aset Komunitas
67.
65. Dalam penyusunan kebijakan bidang sosial, Perencana Ahli Pertama menggunakan pendekatan evidence-based policy. Data mana yang paling relevan untuk mendukung kebijakan pengentasan kemiskinan?
a)
A. Tingkat partisipasi angkatan kerja
b)
B. Indeks Pembangunan Manusia (IPM)
c)
C. Gini Ratio
d)
D. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT)
e)
E. Indeks Pemberdayaan Gender (IDG)
68.
66. Perencana Ahli Pertama menemukan bahwa program perlindungan sosial di daerahnya mengalami inclusionary error. Apa yang dimaksud dengan istilah tersebut?
a)
A. Menerima manfaat yang tidak tepat sasaran
b)
B. Kelompok rentan yang tidak tercakup program
c)
C. Kesalahan dalam penentuan kriteria penerima
d)
D. Penyalahgunaan dana bantuan sosial
e)
E. Ketidaksesuaian jenis bantuan dengan kebutuhan
69.
67. Dalam perencanaan pemberdayaan masyarakat, Perencana Ahli Pertama menerapkan konsep ABCD (Asset-Based Community Development). Apa fokus utama dari pendekatan ini?
a)
A. Mengidentifikasi masalah masyarakat
b)
B. Menganalisis kebutuhan masyarakat
c)
C. Menilai potensi dan kekuatan masyarakat
d)
D. Menentukan prioritas program pembangunan
e)
E. Mengukur tingkat partisipasi masyarakat
70.
68. Perencana Ahli Pertama sedang menyusun indikator keberhasilan program pengembangan kesetaraan gender. Manakah dari berikut ini yang BUKAN merupakan indikator sensitif gender?
a)
A. Rasio partisipasi angkatan kerja perempuan terhadap laki-laki
b)
B. Persentase perempuan dalam posisi pengambilan keputusan
c)
C. Angka Melek Huruf penduduk usia 15 tahun ke atas
d)
D. Rasio upah rata-rata pekerja perempuan terhadap laki-laki
e)
E. Angka Kematian Ibu (AKI)
71.
69. Dalam menangani permasalahan sosial terkait pengangguran usia muda, pendekatan apa yang paling efektif digunakan oleh Perencana Ahli Pertama?
a)
A. Peningkatan jumlah lapangan kerja formal
b)
B. Pemberian bantuan langsung tunai
c)
C. Pengembangan keterampilan dan kewirausahaan
d)
D. Pengetatan regulasi ketenagakerjaan
e)
E. Peningkatan upah minimum regional
72.
70. Perencana Ahli Pertama menggunakan metode RIA (Regulatory Impact Assessment) dalam penyusunan kebijakan bidang sosial. Apa tujuan utama dari metode ini?
a)
A. Mempercepat proses legislasi kebijakan
b)
B. Menganalisis biaya dan manfaat kebijakan
c)
C. Meningkatkan partisipasi publik dalam penyusunan kebijakan
d)
D. Mengevaluasi implementasi kebijakan yang sudah berjalan
e)
E. Mengharmonisasi kebijakan antar sektor
73.
71. Dalam perencanaan perlindungan sosial, Perencana Ahli Pertama menemukan fenomena "poverty trap". Apa yang dimaksud dengan istilah tersebut?
a)
A. Kondisi di mana bantuan sosial menciptakan ketergantungan
b)
B. Situasi kemiskinan yang diwariskan antar generasi
c)
C. Kelompok miskin yang sulit teridentifikasi program bantuan
d)
D. Fenomena kemiskinan yang berulang setelah bencana alam
e)
E. Ketidakmampuan keluar dari kemiskinan karena faktor struktural
74.
72. Perencana Ahli Pertama sedang merancang program pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi digital. Pendekatan mana yang paling tepat untuk mengatasi kesenjangan digital di masyarakat?
a)
A. Penyediaan infrastruktur internet gratis
b)
B. Distribusi perangkat elektronik secara massal
c)
C. Pelatihan literasi digital dan keterampilan TIK
d)
D. Pengembangan aplikasi mobile khusus program pemerintah
e)
E. Penerapan sistem e-government di seluruh layanan publik
75.
73. Dalam konteks perencanaan pengembangan kesetaraan gender, apa yang dimaksud dengan "glass ceiling"?
a)
A. Kebijakan yang membatasi partisipasi perempuan di sektor publik
b)
B. Hambatan tidak terlihat yang menghambat kemajuan karir perempuan
c)
C. Fenomena dominasi perempuan di posisi pimpinan perusahaan
d)
D. Kesenjangan upah antara pekerja laki-laki dan perempuan
e)
E. Stereotip gender dalam pembagian peran di masyarakat
76.
74. Perencana Ahli Pertama menghadapi dilema etis dalam penanganan permasalahan sosial terkait anak jalanan. Pendekatan mana yang paling sesuai dengan prinsip kepentingan terbaik anak?
a)
A. Penertiban dan pemulangan ke daerah asal
b)
B. Pemberian sanksi kepada orang tua/wali
c)
C. Penitipan di panti sosial milik pemerintah
d)
D. Pemberdayaan keluarga dan pendampingan sosial
e)
E. Pemberian bantuan tunai bersyarat
77.
75. Dalam penyusunan kebijakan dan program bidang sosial, Perencana Ahli Pertama menerapkan prinsip "leave no one behind". Apa implikasi utama dari prinsip tersebut?
a)
A. Fokus pada kelompok termiskin dan paling rentan
b)
B. Pemerataan bantuan sosial ke seluruh lapisan masyarakat
c)
C. Prioritas pada daerah tertinggal dan perbatasan
d)
D. Pengembangan program yang inklusif dan non-diskriminatif
e)
E. Peningkatan anggaran untuk sektor sosial
78.
76. Seorang Perencana Ahli Pertama diminta mengidentifikasi komponen utama dalam konsep dasar perencanaan tata ruang. Manakah dari berikut yang BUKAN termasuk komponen utama tersebut?
a)
A. Struktur ruang
b)
B. Pola ruang
c)
C. Fungsi ruang
d)
D. Hierarki ruang
e)
E. Kapasitas ruang
79.
77. Dalam analisis struktur ruang, seorang Perencana Ahli Pertama mengidentifikasi pusat-pusat permukiman berdasarkan hierarkinya. Manakah dari berikut yang menunjukkan urutan hierarki pusat permukiman dari tingkat terendah ke tertinggi?
a)
A. Desa - Kecamatan - Kabupaten - Provinsi - Nasional
b)
B. Kelurahan - Kecamatan - Kota - Provinsi - Nasional
c)
C. Dusun - Desa - Kecamatan - Kabupaten - Provinsi
d)
D. RT - RW - Kelurahan - Kecamatan - Kota
e)
E. Lingkungan - Desa - Kota Kecil - Kota Besar - Metropolis
80.
78. Seorang Perencana Ahli Pertama sedang menyusun RTRW Kabupaten. Berdasarkan Permen ATR/BPN No. 1 Tahun 2018, berapakah jangka waktu perencanaan RTRW Kabupaten?
a)
A. 5 tahun
b)
B. 10 tahun
c)
C. 15 tahun
d)
D. 20 tahun
e)
E. 25 tahun
81.
79. Dalam perencanaan penggunaan lahan, seorang Perencana Ahli Pertama menggunakan metode evaluasi kesesuaian lahan. Manakah dari berikut yang BUKAN merupakan faktor yang dipertimbangkan dalam evaluasi kesesuaian lahan?
a)
A. Kemiringan lereng
b)
B. Jenis tanah
c)
C. Curah hujan
d)
D. Kedalaman air tanah
e)
E. Jumlah penduduk
82.
80. Seorang Perencana Ahli Pertama sedang mengidentifikasi kawasan strategis kabupaten. Manakah dari berikut yang BUKAN merupakan kriteria kawasan strategis kabupaten menurut UU No. 26 Tahun 2007?
a)
A. Kawasan yang memiliki nilai strategis ekonomi
b)
B. Kawasan yang memiliki nilai strategis sosial budaya
c)
C. Kawasan yang memiliki nilai strategis pendayagunaan sumber daya alam
d)
D. Kawasan yang memiliki nilai strategis teknologi tinggi
e)
E. Kawasan yang memiliki nilai strategis fungsi dan daya dukung lingkungan hidup
83.
81. Dalam perencanaan pengembangan kawasan perkotaan, seorang Perencana Ahli Pertama menggunakan konsep kota kompak (compact city). Manakah dari berikut yang BUKAN merupakan karakteristik kota kompak?
a)
A. Kepadatan tinggi
b)
B. Penggunaan lahan campuran
c)
C. Transportasi berbasis kendaraan pribadi
d)
D. Konektivitas yang baik
e)
E. Efisiensi penggunaan sumber daya
84.
82. Seorang Perencana Ahli Pertama sedang menyusun rencana pengembangan kawasan perdesaan. Manakah dari berikut yang BUKAN merupakan pendekatan dalam pengembangan kawasan perdesaan?
a)
A. Agropolitan
b)
B. Minapolitan
c)
C. Technopark
d)
D. One Village One Product (OVOP)
e)
E. Desa Mandiri
85.
83. Dalam perencanaan pengembangan kawasan pesisir, seorang Perencana Ahli Pertama mempertimbangkan zona-zona pengelolaan. Manakah dari berikut yang BUKAN merupakan zona dalam Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K)?
a)
A. Zona inti
b)
B. Zona pemanfaatan terbatas
c)
C. Zona pemanfaatan umum
d)
D. Zona terlarang
e)
E. Alur laut
86.
84. Seorang Perencana Ahli Pertama sedang melakukan analisis daya dukung lingkungan untuk kawasan permukiman. Manakah dari berikut yang BUKAN merupakan indikator daya dukung lingkungan untuk permukiman?
a)
A. Ketersediaan air bersih
b)
B. Kemiringan lereng
c)
C. Kerawanan bencana
d)
D. Kepadatan penduduk
e)
E. Tingkat pendapatan masyarakat
87.
85. Dalam penyusunan peraturan zonasi, seorang Perencana Ahli Pertama mengidentifikasi jenis-jenis ketentuan zonasi. Manakah dari berikut yang BUKAN merupakan jenis ketentuan zonasi?
a)
A. Ketentuan kegiatan dan penggunaan lahan
b)
B. Ketentuan intensitas pemanfaatan ruang
c)
C. Ketentuan tata bangunan
d)
D. Ketentuan prasarana dan sarana minimum
e)
E. Ketentuan pemberian insentif dan disinsentif
88.
86. Seorang Perencana Ahli Pertama diminta menganalisis struktur ruang wilayah kabupaten. Manakah dari berikut yang BUKAN merupakan elemen struktur ruang wilayah kabupaten?
a)
A. Sistem perkotaan
b)
B. Sistem jaringan transportasi
c)
C. Sistem jaringan energi
d)
D. Sistem jaringan telekomunikasi
e)
E. Sistem zonasi kawasan lindung
89.
87. Dalam perencanaan penggunaan lahan, seorang Perencana Ahli Pertama menggunakan teknik overlay peta. Manakah dari berikut yang BUKAN merupakan jenis peta yang umumnya digunakan dalam overlay untuk analisis kesesuaian lahan?
a)
A. Peta kemiringan lereng
b)
B. Peta jenis tanah
c)
C. Peta curah hujan
d)
D. Peta kedalaman air tanah
e)
E. Peta kepemilikan lahan
90.
88. Seorang Perencana Ahli Pertama sedang menyusun rencana pengembangan kawasan strategis provinsi berbasis ekonomi. Manakah dari berikut yang BUKAN merupakan kriteria kawasan strategis ekonomi?
a)
A. Memiliki potensi ekonomi cepat tumbuh
b)
B. Memiliki sektor unggulan yang dapat menggerakkan pertumbuhan ekonomi
c)
C. Memiliki potensi ekspor
d)
D. Memiliki kegiatan ekonomi yang memanfaatkan teknologi tinggi
e)
E. Memiliki fungsi untuk mempertahankan tingkat produksi pangan
91.
89. Dalam perencanaan pengembangan kawasan perkotaan, seorang Perencana Ahli Pertama menerapkan konsep Transit Oriented Development (TOD). Manakah dari berikut yang BUKAN merupakan karakteristik TOD?
a)
A. Kepadatan tinggi di sekitar titik transit
b)
B. Penggunaan lahan campuran
c)
C. Desain yang ramah pejalan kaki
d)
D. Prioritas penggunaan kendaraan pribadi
e)
E. Integrasi moda transportasi
92.
90. Seorang Perencana Ahli Pertama sedang melakukan analisis daya tampung lingkungan hidup untuk kawasan permukiman. Manakah dari berikut yang BUKAN merupakan parameter dalam penentuan daya tampung lingkungan hidup?
a)
A. Ketersediaan lahan
b)
B. Ketersediaan air
c)
C. Kapasitas asimilasi udara
d)
D. Kapasitas asimilasi air
e)
E. Tingkat partisipasi masyarakat
100 %
