Font size
WorksheetsIslam dan Moderasi Beragama
Total questions: 30
Worksheet time: 50mins
Kata Moderasi menurut kamus bahasa Arab disebut dengan wasath atau wasathiyah, yang memiliki padanan makna dengan 3 kata berikut, yaitu....
tawassuth yang artinya tengah-tengah
tafahum yang artinya saling memahami
i'tidal yang artinya adil
tawazun yang artinya berimbang
Penerimaan terhadap prinsip-prinsip berbangsa yang tertuang dalam konstitusi , yaitu UUD 1945 dan regulasi di bawahnya merupakan indikator Moderasi Beragama, yaitu....
Komitmen kebangsaan
Toleransi
Anti kekerasan
Penerimaan terhadap tradisi
Menolak tindakan seseorang atau kelompok tertentu yang menggunakan cara-cara kekerasan baik fisik maupun verbal dalam mengusung perubahan yang diinginkan merupakan indikator moderasi beragama, yaitu....
Komitmen Kebangsaan
Toleransi
Anti Kekerasan
Penerimaan terhadap tradisi
Menghormati tradisi yang dijalankan oleh masyarakat setempat, adalah salah satu indikator nilai dan prinsip moderasi beragama yang berupa.......
Anti Kekerasan
Tawazun
I'tidal
Menghormati Budaya
Berikut ini merupakan 3 (tiga) Nilai dan Prinsip Moderasi Beragama yaitu....
I'tidal, Tawasuth, Tatharuf
Tasamuh, Islah, Muwathanah
Syura, Fasad, Qudwah
Ghuluwun, Tasamuh, Tawasuth
Penguatan moderasi beragama perlu dilakukan secara holistik dan komprehensif dengan pendekatan sinergitas dan kerja sama antar semua komponen ekosistem, yang meliputi unsur-unsur berikut, kecuali....
masyarakat dan media
pendidikan dan keagamaan
politik kekuasaan dan negara
pelaku terorisme dan radikalisme
Berdasarkan gambar di atas, sikap yang seharusnya kita tunjukkan adalah....
Acuh tak acuh saja, toh nanti akan ada perubahan
Biasa-biasa saja, toh sudah banyak yang melakukannya
Berusaha menunjukkan sikap positif jika arah kebijakan tersebut sesuai keinginan
Mendukungnya, dan sekuat tenaga mengimplementasikannya sesuai bidang tugas
Berikut ini yang bukan termasuk Strategi Penguatan Moderasi Beragama adalah....
Penyiaran Agama dan Sistem Pendidikan
Pengelolaan Rumah Ibadat dan Pengelolaan Ruang publik
Pesantren dan Satuan Pendidikan Keagamaan lainnya
Politisasi isu penguatan moderasi beragama
Harmonisasi umat beragama dapat tercapai jika memenuhi 2 hal berikut ini, yaitu....
masyarakat terlindungi hak sipil dan hak beragamanya
para tokoh dan lembaga kunci mampu memainkan peran menjaga situasi kondusif bagi terciptanya kerukunan dan solidaritas sosial
Aparat keamanan secara persuasif selalu melakukan pengamanan rumah ibadat
Selalu merayakan hari besar agama bersama-sama
Berikut ini merupakan 3 Tantangan Penguatan Moderasi Beragama, kecuali....
Berkembangnya cara pandang, sikap dan praktik beragama yang berlebihan (ekstrem), yang mengesampingkan martabat kemanusiaan
Berkembangnya klaim kebenaran subyektif dan pemaksaan kehendak
atas tafsir agama serta pengaruh kepentingan ekonomi dan politik
berpotensi memicu konflik
Berkembangnya semangat beragama
yang tidak selaras dengan kecintaan
berbangsa dalam bingkai NKRI
Berkembangnya keinginan memisahkan konsepsi keagamaan dengan kehidupan berbangsa dan bernegara
Kata moderasi berasal dari bahasa latin moderatio, yang berarti ke- sedang-an (tidak berlebihan dan tak kekurangan). Lantas, yang dimaksud dengan moderasi beragama, adalah sebagai berikut
Taklid
Ekstrem
Berlebih-lebihan
Mengedepankan keseimbangan dalam hal keyakinan
Mengedepankan kesepakatan golongan dalam hal keyakinan
Menggambarkan watak Islam ialah moderat dalam hal bertindak, dan kesimbangan dalam segala urusan yang bagus tindakan, ucapan atau pikiran. Hal berikut merupakan pengertian dari
Keimanan
Syari’at Islam
Moderasi beragama
Kerukunan beragama
Ekstrimisme beragama
Ruang lingkup moderasi beragama antara lain
Keadilan, keseimbangan dan toleransi
Keadilan, persatuan dan humanisme
Ketuhanan, persatuan dan kerakyatan
Iman, taqwa dan syari’at
Iman, jamaah dan pedoman
Yang akan menggambarkan bahwa seseorang itu moderat dalam beragama mencakup empat indikator berikut ini, kecuali
Komitmen kebangsaan
Humanisme
Toleransi
Anti- kekerasan
Akomodatif
Berikut ini merupakan ciri-ciri radikalisme, kecuali
Mengklaim kebenaran tunggal dan menyesatkan kelompok lain yang tak sependapat
Berlebihan dalam beragama yang tidak pada tempatnya
Kasar dalam berinteraksi, keras dalam berbicara dan emosional dalam berdakwah
individu ataupun kelompok sosial terjamin hak-haknya sebagai manusia yang merdeka dan bermartabat
Mudah mengkafirkan orang lain yang berbeda pendapat
Diriwayatkan Imam At-Tirmizi, beliau (Rasulullah) pernah mengatakan betapa indahnya engkau wahai negeriku (Mekkah). Betapa saya sangat cinta kepadamu. Seandainya kaumku tidak mengeluarkanku darimu, tentu saya tidak akan bertempat tinggal selain dirimu,"
Ucapan itu dilontarkan Nabi Muhammad saat keluar dari Makkah seraya berlinangan air mata. Rasulullah sangat terpaksa meninggalkan negeri tempat tumpah darahnya. Prilaku Rasulullah SAW pada kisah tersebut apabila dikaitkan dengan prilaku yang terjadi di lingkungan masyarakat adalah
Pergi keluar negeri untuk menghindari kasus hukum yang menjeratnya
Memprioritaskan barang -barang impor dari luar negeri yang sangat baik kualitasnya
Mendukung suku dan agamanya meskipun berada di pihak yang salah
Mempertentangkan antara ajaran agama yang dianutnya dan hukum yang berlaku di negaranya
Bersikap terbuka kepada seluruh anak bangsa tanpa melihat agamanya
Pandangan dan sikap keagamaan yang menonjolkan superioritas kelompok, menutup diri, dan tidak mengakui pandangan dan keberadaan kelompok lain yang berbeda keyakinan.
Peryataan diatas merupakan penegertian dari
Eksklusivisme beragama
Intoleransi
Ekstremisme beragama
Ekstremisme kekerasan
Terorisme
Islam memiliki konsep kehidupan yaitu Islam rahmatan lil alamin, yaitu
Ajaran Islam yang mendasar dan sekaligus menegakkan keseimbangan dalam penciptaan dan kesatuan kehidupan
Mencintai tanah air sebagian dari iman
Islam yang memberikan kedamaian dan menyebarkan nilai kasih sayang kepada seluruh alam
Ajaran Islam yang menyeluruh meliputi semua zaman, kehidupan, dan eksistensi manusia
Teladan yang baik bagi umat manusia
Soal 29
Diskursus moderasi beragama di Indonesia dijabarkan dalam
Moderasi Perkataan, Gerakan, dan Perbuatan
Moderasi Pemikiran, Gerakan, dan Perbuatan
Moderasi Pemikiran, Pemahaman, dan Perbuatan
Moderasi Pemikiran, Gerakan, dan Literasi
Islam rahmatan lil'alamin sebagai solusi dalam bernegara dan toleransi, kecuali
Mengedepankan interen beragama
Mengokohkan bahwa ajarannya bersipat universal atau kebaikan untuk seluruh umat manusia, alam dan lingkungan
Berorientasi terhadap kemaslahatan, kebahagiaan dunia dan akhirat
Wahyu Ilahi (Al-Qur’an) sebuah gagasan yang sempurna tanpa kelemahan dan kekurangan, gagasan suci dan autentik, yang dimanifestasikan dalam bentuk sikap dan perilaku yang berlandaskan nilai Islam
Faktor penyebab radikal, kecuali
Inklusif
Bacaan yang salah terhadap sejarah umat Islam yang dikombinasikan dengan idealisasi berlebihan terhadap umat Islam pada masa tertentu
Deprivasi politik, sosial dan ekonomi yang masih bertahan dalam masyarakat
Pemahaman keagamaan yang literal, sepotong-sepotong terhadap ayat-ayat Al-Quran
Perhatikan ilustrasi berikut ini !
Dika dan Rico adalah sahabat, mereka berbeda agama. Dika beragama Islam. Rico beragama Kristen. suatu saat Dika diajak untuk mengikuti ibadah sesuai keyakinan Rico. Namun dengan sopan Dika menolaknya sengan baik .
hal itu menunjukkan Dika mengamalkan
Qs. Al Kafirun 1- 6
Qs al Fatihah ayat 1- 4
Qs An Nas ayat 1 - 4
Qs. An Nashr ayat 1- 3
Kata moderasi berasal dari bahasa latin moderatio, yang berarti ke- sedang-an (tidak berlebihan dan tidak kekurangan). Lantas, yang dimaksud dengan moderasi beragama, yaitu sebagai berikut ...
Taklid
Ekstream
Berlebih-lebihan
mengedepankan keseimbangan dalam hal keyakinan
mengedepankan kesepakatan golongan dalam hal keyakinan
Yang akan menggambarkan bahwa seseorang itu moderat dalam beragama mencakup empat indikator berikut ini, kecuali ...
Komitmen kebangsaan
Humanisme
Toleransi
Anti- kekerasan
Akomodatif
Berikut ini merupakan implementasi moderasi dalam level negara, antara lain ...
Kesiapan mengikuti semua petunjuk-Nya
Diberi mandat untuk memimpin dan mengelola bumi
Khalifah atau wakil Tuhan di bumi
Menciptakan kemashlahatan bersama
Menciptakan Sumber Daya Manusia yang moderat
Islam sebagai agama rahmatan lil ‘alamin berarti......................
Islam rahmat bagi semesta alam
Islam sebagai agaman yang di ridhoi Allah Swt
Islam agama yang lembut
Islam adalah agama yang sempurna
Yang termasuk penerapan moderasi beragama........................
mengatakan umat lain sebagai kafir
memicu pertengkaran antar agama
Umat Islam dituntut untuk menjiwai ajaran agamanya dengan mengedepankan berpikir, berperilaku, dan bersikap sikap tawazun (seimbang),
Umat Islam gampang terpecah belah
Perhatikan Qs Surat Al-Baqarah ayat 143 !
ayat tersebut menerangkan.................
Allah menjadikan (umat Islam), umat yang menjadi penengah(washathan) dalam setiap persoalan
Allah memerintahkan manusia untuk melakukan kebaikan
Allah Swt memerintahkan manusia untuk berbuat baik kepada orangtua
allah Swt melarang manusia menghardik anak yatim
Amati gambar disamping !
Gambar tersebut menunjukkan ajaran yang bertentangan dengan agama Islam , karena agama Islam........................
Agama sebagai penuntun
Agama Islam sebagai petunjuk
Rahmatalil alamin ( rahmat bagiseluruh alam)
Agama sebagai penengah
Perhatikan ilustrasi berikut ini !
Ridho membuka media sosial yang dimilikinya. Tiba tiba muncul disitu pembahasan terkait dengan agama, lalu banyak yg mengomentari . Ridhopun tak bisa menahan diri ikut mengolok - olok agama lain, Sehingga saling menjelek - jelekkan. Sikap Ridho tidak mencerminkan bahwa umat Islam sebagi penengah terhadap persoalan.
sikap yang seharusnya Ridho lakukan adalah ....................
Tidak ikut mengolok olok
masa bodoh
ikut nimbrung , memprovokasi
semua benar
