Font size
WorksheetsPENGAYAAN KIMIA XI
Total questions: 40
Worksheet time: 56mins
Jumlah atom C primer, sekunder, tersier, kuartener berturut-turut dari gambar berikut adalah …
1, 2, 3, 4
2, 0, 3, 6
6, 3, 0, 2
0, 3, 6, 2
6, 2, 1, 2
Rumus 2,3-dimetilbutana adalah . . . .
Nama senyawa dengan rumus diatas adalah....
1,1,3-trimetilpentan
2-etil-4-metilpentana
2-metil-4-etilpentana
2,4-dimetilheksana
3,5-dimetilheksana
Nama senyawa dari rumus struktur tersebut adalah....
3-etil-5-metil-1-heksena
5-etil-3-metil-6-heptena
5-etil-3-metil-2-heptena
3-etil-5-metil-1-heptena
3,5-dietil-1-heksena
Komponen dari bensin dengan bilangan oktan 90% adalah . . . .
10% n-heptana dan 90% isooktana
10% isooktana dan 90% n-heptana
10% n-heksana dan 90% isooktana
10% isooktana dan 90% n-heksana
Senyawa karbon terdapat dalam jumlah yang sangat banyak di alam. Hal ini terjadi karena beragamnya ikatan antaraton karbon. Jenis ikatan yang terbentuk antara atom C dan atom non logam lain merupakan ikatan...
(a)
Perhatikan gambar berikut.
Kedudukan atom C pada nomor 3 dan 5 berturut-turut adalah..
Primer dan Sekunder
Sekunder dan Tersier
Tersier dan Kuarterner
Primer dan Kuarterner
Primer dan Tersier
Tentukan jenis atom C berikut :
Atom tersier ditunjukkan oleh nomor….
1,7,8,9,10
3,4,6
5,6
5
1,2,3,4,10
Nama senyawa dari rumus struktur tersebut adalah ....
3 isopropil 3 pentuna
4,5 dimetil 2 heksuna
3,4,5 trimeil 2 pentuna
3 etil 4 metil 2 pentuna
3,3,3 trimetil 3 pentuna
Nama senyawa di bawah ini adalah ... .
2,3–dimetil–2–heksuna
2,3–dimetil–3–heksuna
4,5–dimetil–2–heksuna
4–isopropil–2–pentuna
2–isopropil–2–pentuna
Yang merupakan hidrokarbon jenuh adalah .....
Perhatikan diagram tahap reaksi pada gambar.
Dari diagram diatas, harga x adalah,......
-99 kJ
-297 kJ
-594 kJ
-990 kJ
-998 kJ
Bila data entalpi pembentukan standar:
C3H8 (g) = – 104 kJ mol–1
CO2 (g) = – 394 kJ mol–1
H2O (g) = – 286 kJ mol–1
maka harga ΔH reaksi :
C3H8(g) + 5O2(g) → 3CO2(g) + 4H2O(l) adalah …
–1.024 kJ
–1.121 kJ
–1.134 kJ
–2.222 kJ
–2.232 kJ
Perhatikan diagram di atas:
Berdasarkan diagram di atas, hubungan antara ΔH1, ΔH2, dan ΔH3 adalah ....
ΔH2 = ΔH1 - ΔH3
Δ H3 =ΔH1 + ΔH2
ΔH2 = ΔH3 +ΔH1
ΔH3 = ΔH2 - ΔH1
ΔH3 = ΔH1 -ΔH2
Diketahui persamaan termokimia pembentukan Fe2O3 dan CO2:
2Fe(s) + 3/2 O2(g) → Fe2O3(s) Δ H = - 822 kJ/mol
C(s) + 1/2O2(g) → CO(g) Δ H = -110 kJ/mol
Berapakah perubahan entalpi untuk reaksi berikut ini?
Fe2O3(s) + 3C(g) → 2Fe(s) + 3CO(g) Δ H = ....kJ/mol
+ 712
+492
-492
-712
Data energi ikatan rata rata :
C=C = 609 kJ/mol
C-Cl = 326 kJ/mol
C-H = 412 kJ/mol
C-C = 345 kJ/mol
H-Cl = 426 kJ/mol
Besarnya entalpi reaksi
CH2=CH2 + HCl → CH3CH2Cl
adalah,......
-312 kJ/mol
-48 kJ/mol
48 kJ/mol
100 kJ/mol
312 kJ/mol
Pada reaksi antara soda api dan HCl, jika kita pegang maka wadah reaksi akan terasa panas. Peristiwa tersebut termasuk contoh reaksi....
endoterm
eksoterm
isoterm
redoks
Perhatikan gambar berikut ini :
Gambar yang termasuk reaksi endoterm adalah …
1 dan 2
1 dan 3
2 dan 3
2 dan 4
3 dan 4
Eksoterm, karena H pereaksi < H hasil reaksi, ∆H = -
Endoterm, karena H pereaksi < H hasil reaksi, ∆H = +
Eksoterm, karena H pereaksi > H hasil reaksi, ∆H = +
Endoterm, karena H pereaksi > H hasil reaksi, ∆H = -
Endoterm, karena H pereaksi = H hasil reaksi, ∆H = +
Reaksi : P(g) + Q(g) → R(g) + S(g) + T(g) pernyataan berikut yang tidak benar tentang laju reaksi tersebut adalah ...
kecepatan berkurangnya konsentrasi P per satuan waktu
kecepatan berkurangnya konsentrasi Q per satuan waktu
kecepatan berkurangnya konsentrasi R per satuan waktu
kecepatan bertambahnya konsentrasi S per sataun waktu
kecepatan bertambahnya konsentrasi T per satuan waktu
reaksi : 2NO(g) + Br2(g)→ 2NOBr(g) mempunyai rumus laju reaksi berikut. r = k[NO]2[Br2] reaksi tersebut adalah reaksi tingkat ...
0
1
2
3
4
CaCO3(s) + 2HCl(aq) → CaCl2(s)+ H2O(l) + CO2(g) diketahui reaksi berikut.
pada pemanasan diketahui bahwa gas CO2 dihasilkan lebih cepat jika CaCO3 dalam bentuk serbuk. berdasarkan hal tersebut, laju reaksi dipengaruhi oleh ....
penambahaan HCl yang terus-menerus
penambahan HCl sebagai katalis
luas permukaan dari CaCO3
kondisi tekanan percobaan
kondisi suhu percobaan
pada percobaan 1 dan 3, laju reaksi dipengaruhi oleh ....
konsentrasi
sifat zat
suhu
luas permukaan
katalis
penambahan katalisator akan mempercepat laju reaksi. hal ini disebabkan ...
konsentrasi zat bertambah
energi aktivasi berkurang
energi aktivasi bertambah
energi kinetik pereaksi berkurang
energi kinetik pereaksi bertambah
kenaikkan suhu akan mempercepat laju reaksi karena kenaikkan suhu akan memperbesar ...
energi kinetik molekul pereaksi
tekanan molekul pereaksi
energi aktivasi zat yang bereaksi
Konsentrasi zat yang bereaksi
luas permukaaan zat pereaksi
v = k [A][B][C]
v = k [A][B]^2[C]
v = k [A]^2[B][C]^2
v = k [B][C]^2
v = k[C]^2
1000
500
10
0,02
0,001
Suatu reaksi kesetimbangan:
2 CO(g) + O2(g) ⇄ 2 CO2(g) ΔH = –x kJ/mol
Agar kesetimbangan bergeser ke kanan, hal-hal di bawah ini perlu dilakukan, kecuali … .
pada suhu tetap, konsentrasi gas CO ditambah
pada suhu tetap, volume diturunkan
pada suhu tetap, tekanan sistem diturunkan
pada suhu tetap, konsentrasi gas oksigen ditambah
suhu diturunkan
Pada reaksi kesetimbangan:
PCl5(g) ⇌ PCl3(g) + Cl2(g)
Pada suhu 27oC mempunyai nilai Kc = 0,04. nilai Kp pada kesetimbangan tersebut adalah....
0,0885
0,0984
0,885
0,984
1,080
Pada pembakaran batu kapur berikut:
CaCO3(s) ↔ CaO(s) + CO2(g) tetapan kesetimbangan adalah....
K = [CaO][ CO2]
[CaCO3]
K = [CaO][ CO2]
K = [CaCO3]
[CaO][ CO2]
K = [CO2]
K = [CaCO3]
Gas N2O5 terurai menurut kesetimbangan di atas.
Dalam wadah 1 L dimasukkan 0,25 mol gas N2O5. Saat kesetimbangan tercapai, terdapat 0,1 mol NO2. Tetapan keseimbangan Kc, untuk reaksi tersebut adalah…
1,11 x 10-4
6,25 x 10-3
6,25 x 10-5
6,67 x 10-6
4,25 x 10-5
Diketahui reaksi kesetimbangan:
2 CO(g) + O2(g) ⇄ 2 CO2(g)
Dalam ruang 2 liter direaksikan 5 mol CO dan 5 mol O2. Jika pada saat setimbang terdapat 4 mol gas CO2, maka besarnya Kc adalah … .
0,09
1,067
9
10,67
90
Berikut ini adalah reaksi kesetimbangan (reversibel) yang terjadi pada reaksi:
Fe3+(aq) + SCN- (aq) ⇄ FeSCN2-(aq)
(Kuning) (Tak berwarna) (Coklat tua)
Jika pada reaksi tersebut ditambahkan 1 tetes larutan KSCN pekat, maka sistem ....
tidak bergeser warna tidak berubah
bergeser ke kiri warna akan berubah kuning
bergeser ke kanan warna akan berubah coklat muda
bergeser ke kanan warna akan bertambah lebih coklat tua
bergeser ke kiri warna akan semakin kuning tua
Perhatikan reaksi kesetimbangan berikut!
H2(g) + I2(g) ⇄ 2HI(g) ΔH = +25,94 kJ
Jika pada reaksi tersebut volume diperkecil, maka arah kesetimbangan akan ....
bergeser ke kiri karena reaksi endoterm
bergeser ke kanan karena reaksi endoterm
bergeser ke kanan karena jumlah molekul lebih kecil
bergeser ke endoterm karena reaksi menyerap kalor
tetap karena tidak dipengaruhi perubahan volum sistem
1
2
3
4
8
Harga tetapan setimbangan (Kc) untuk reaksi:
AI3+(aq) + 3H2 (l) ⇄AI(OH)3(s) + 3H+(aq)
Ditentukan oleh persamaan ....
Pada reaksi kesetimbangan berikut:
6 NO (g) + 4 NH3 (g)⇄ 5 N2 (g) + 6 H2O (g) ; ΔH = -X kJ
Jika suhu diturunkan pada volume tetap, maka sistem kesetimbangan akan bergeser ke ....
kanan, konsentrasi N2 berkurang
kanan, konsentrasi N2 bertambah
kanan, konsentrasi N2 tetap
kiri, konsentrasi NO bertambah
kiri, konsentrasi NO berkurang
berikut ini adalah ciri-ciri terjadinya reaksi kesetimbangan, kecuali
terjadi dalam ruang tertutup
reaksi reversible
reaksinya tidak dapat balik
laju rekasi kekiri sama dengan laju reaksi ke kanan
Pembuatan amonia dalam industri merupakan penerapan reaksi kesetimbangan berikut :
N2(g) + 3H2(g) ↔ 2NH3(g) ∆H = -92 kJ
Agar terbentuk amonia semakin banyak, maka dilakukan reaksi pada ....
Suhu rendah, tekanan tinggi, dan tanpa katalis
Suhu rendah, tekanan tinggi, dan dibantu katalis
Suhu tinggi, tekanan tinggi, dan tanpa katalis
Suhu tinggi, tekanan tinggi, dan dibantu katalis
Suhu tinggi, tekanan rrendah, dan dibantu katalis
