Worksheetsperawatan luka
Total questions: 20
Worksheet time: 11mins
yang bukan merupakan lapisan kulit adalah
dermis
epidermis
subcutis
hypodermis
yang termasuk proses penyembuhan luka adalah
inflamasi
proliferasi
maturasi
rekontruksi
fase proliferasi normalnya berjalan berapa lama?
0 sampai 3 hari
3 sampai 21 hari
21 sampai 3 tahun
21 sampai 30 hari
jika kita menemukan luka tekan dengan ciri ciri dasar luka ditutupi oleh jaringan nekrotik secara keseluruhan maka luka tersebut masuk dalam stadium .....
stadium I
Stadium II
Stadium III
Unstageable
warna dasar luka kuning berarti.....
luka dalam kondisi vaskularisasi baik
campuran jaringan nekrotik dan bakteri
jaringan fibrosa
mudah terjadi perdarahan
warna dasar luka hitam berarti.......
avaskuler pembuluh darah
jaringan nekrotik
fase proliferasi
mudah berdarah
menggunakan papain dalam menghancurkan jaringan nekrotik disebut....
mechanical debridement
enzimatik debridement
biological debridement
utolytic debridement
pada luka kering maka balutan primer yang digunakan adalah...
hidrocolloid
hydrogel
calsium alginat
cadexomer iodin
berikut adalah pernyataan yang benar tentang kasa
alat mechanical debridement
bahan balutan primer
bahan balutan sekunder
menyerap exudat sedikit
tahapan dari Tissue management
mencuci luka
memilih balutan
mengangkat jaringan mati
menjaga kelembaban
Tn.D datang ke tempat praktek perawatan luka, kunjungan ke -24 dengan keluhan mengalami luka diabetes sejak 3 bulan yang lalu. Saat dilakukan pengkajian kondisi luka Tn.D sudah 6-% merah, 40% kuning, stadium III. Berdasarkan proses penyembuhan luka, luka Tn.D berada pada fase :
Proliferasi
Remoelling
. epitelisasi
maturasi
Ny. P usia 34 tahun mengalami spinal cord injury akibat peristiwa kecelakaan bis saat berwisata ke Bali 5 tahun yang lalu. Akibat berbaring lama Ny. P mengalami luka di daerah sacrum. Kondisi luka : warna dasar luka 50% merah, 30% kuning, 20% hitam, eksudat hemoserous dengan jumlah banyak, sekitar luka eritema. Berdasarkan faktor penyebab pressure injury, penyebab utama terjadinya luka pada Ny. P adalah :
Faktor eksternal
Tekanan
snear / pergeseran
friction / gesekan
Perawat. A akan melakukan penggantian balutan pada luka Ny. K, saat balutan diangkat menjadi lengket dan luka berdarah lagi. Balutan primer yang berbahan minyak ( oil ), mengandung zinc dan chitosan sehingga tidak lengket saat di buka serta dapat mempercepat proses proliferasi ( granulasi dan epitelisasi ) adalah :
Hydrocoloid
Hydrogel
kassa
zinc cream reguler dan Red
Tn. M mengatakan menderita kanker payudara sejak 2 tahun yang lalu. Ny. M mengatakan telah di lakukan tindakan pembedahan atau pengangkatan payudara sebelah kanan serta menjalani kemoterapi 10x di rumah sakit. Setelah pengangkatan payudara sebelah kanan luka Ny. M tidak kunjung membaik, dimana kondisi lukanya terdapat banyak jaringan mati, jumlah eksudat banyak, malodour dan mudah berdarah. Tindakan yang tepat dalam merawat luka Ny. M dengan prinsip paliatif care antara lain, kecuali :
Mechanical debridement
gunakan balutan yang dapat menghentikan perdarahan
Pemberian topical antimikroba
gunakan balutan dengan daya serap tinggi
Tn. A datang ke praktek mandiri keperawatan untuk melakukan perawatan luka dengan konsep modern. Hasil anamesa memiliki luka yang terjadi akibat operasi tummy tuck yang terbuka atau mengalami dehiscence. Saat dilakukan pengkajian pada luka : warna dasar luka 100% merah, eksudat sedang, sekitar luka intact dan tidak ada tanda tanda infeksi. Berdasarkan type penyembuhan luka, luka Tn. A termasuk :
Primary intention healing
Tertiary intention healing
proliferasi
delayed secondary healing
Ny. M mengalami luka diabetes sejak 2 bulan yang lalu, kondisi lukanya malodour, eksudat banyak purulent, berbau dan jaringan mati 70%, sebagai seorang perawat luka, penggunaan antimikroba sangatlah di butuhkan. Jenis anti microbial yang cocok untuk pasien tersebut adalah :
Hydrogel
Cadexomer iodine / iodine powder 0,9%
polyurethane foam
zinc Red
Tn. S datang ke poli perawatan luka di RS Malaysia dengan keluhan luka diabetes sejak 6 bulan yang lalu. Kesadaran CM, TD; 130/90 mmhg, nadi ; 80 x/mnt, RR ; 23 x/mnt, suhu ; 37,5 C. kondisi luka 30% hitam, 30% kuning, 40% merah. Eksudat serous jumlah sedang. Setelah dicuci dengan Nacl dan di keringkan, lalu di berikan terapi maggot pada luka Tn. S dalam membuang jaringan mati. Metode ini di sebut dengan :
Autolisis debridement
Biological debridement
mechanical debridement
enzymatic debridement
Tn. M datang dengan keluhan terdapat luka pada telapak kaki akibat terkena pecahan kaca 2 bulan yang lalu. Saat di kaji balutan Tn. M nampak basah dan ketika di buka, kondisi balutan sekitar luka nampak putih dan beberapa bagian kulit berkerut. Kondisi ini di sebut sebagai :
Eritema
Edema
epitelisasi
maserasi
Pasien datang dengan keluhan kaki terbentur meja, selama ini luka tersebut tidak pernah di tutup dengan kassa atau balutan lain, hanya di berikan iodine setiap hari. Saat di kaji, warna dasar luka 80% hitam, 10% kuning. Berdasarkan kasus tersebut perencanaan atau manajemen perawatan lukanya adalah :
TIME
IME
ME
E
Pasien Ny. A datang ke klinik dengan keluhan ada luka diabetes yang tak kunjung sembuh selama 5 bulan, TD; 120/80 mmhg, Gds; 350 g/dl. Saat melakukan pengkajian pada luka Ny. A, di ketahui bahwa warna dasar luka tersebut adalah 60% merah, 30% kuning, dan 10% hitam. Warna dasar kuning tersebut dengan type jaringan :
Granulasi
Slough
nekrotik
proliferasi
