WorksheetsSoal Cerdas Cermat GIZI TAHAP 2
Total questions: 94
Worksheet time: 47mins
Name
Class
Date
1.
Nama Lengkap Pastikan namamu sudah benar
4 lines
2.
Nama Kampus
4 lines
3.
Bidang Studi
a)
DIII
b)
S1/D4
c)
Profesi
4.
Nomor Whatsapp
4 lines
5.
91. Di Kecamatan Batu terjadi masalah gizi berupa balita gizi buruk, sebagian besar mata pencaharian penduduknya adalah petani sawah tadah hujan, kecamatan ini hanya memiliki satu puskesmas pembantu pada penerapan konsep riwayat alamiah terjadinya penyakit di masyarakat mencakup 3 (tiga) faktor yaitu penyakit (agens), penjamu (host) dan faktor lingkungan (environment)
Yang menjadi Agens pada masalah gizi tersebut adalah?
a)
A. Puskesmas Pembantu
b)
B. Zat gizi yang kurang
c)
C. Kecamatan Batu
d)
D. Keluarga balita
e)
E. Balita
6.
92. Seorang Tenaga Pelaksana Gizi Puskesmas Cimol, akan menilai status gizi bulanan di wilayah kerja puskesmasnya, setelah melakukan pengumpulan data antropometri, langkah selanjutnya adalah melakukan penilaian dan memilah status gizi balita menggunakan standar antropometri penilaian status gizi anak KEPMENKES 1995/KEPMEN/SK/XII/2010 dengan 4 (empat) kategori yaitu sangat kurus/kurus/normal/gemuk
Apakah indeks antropometri yang digunakan oleh petugas gizi tersebut?
a)
A. BB/U
b)
B. TB/U
c)
C. BB/TB
d)
D. LLA/U
e)
E. IMT/U
7.
93. Seorang Anak laki-laki umur 15 bulan ditimbang di posyandu Cempaka , berat badan 7,4 Kg Tinggi Badan 74,1 cm, dengan ploting Z-score BB/U (-3 SD), TB/U (-2SD) dan BB/TB (-3SD s.d -2SD)
Apakah status gizi anak tersebut menurut indeks BB/U?
a)
A. Baik
b)
B. Buruk
c)
C. Lebih
d)
D. Gemuk
e)
E. Kurang
8.
94. Keluarga pak AA memiliki bayi usia 8 bulan yang menjadi responden dalam pelaksanaan survei konsumsi yang dilakukan oleh petugas puskesmas x, bayi tersebut telah mendapatkan makanan pendaping ASI (MP-ASI) dari usia 6 bulan, namun ASI masih terus diberikan
Berapa perhitungan konsumsi ASI dalam sehari bayi tersebut?
a)
A. <200 ml
b)
B. 200-400 ml
c)
C. 400-700 ml
d)
D. 750-1000 ml
e)
E. >1.000 ml
9.
95. Seorang pasien combustio dirawat di RSUD Kanjuruhan dengan keadaan umum lemah, luka bakar 40%, pusing, nafsu makan minum (-). Hasil pemeriksaan menunjukkan tekanan darah 100 mm/hg, hasil lab sebagai berikut : albumin 2 g/dl, hb 11.5 g/dl, ht 40%. Hasil pengukuran antropometri menunjukkan hasil IMT 18. Dilakukan recall 24 jam dengan hasil asupan energi sebesar 70% AKG, dan protein 70%, lemak 50%, dan karbohidrat 55% kebutuhan.
Tujuan diit apa yang pertama dilakukan kepada pasien tersebut?
a)
a. Meningkatkan asupan energy dan protein
b)
b. Mengurangi asupan garam dan lemak
c)
c. Membatasi asupan energy untuk menurunkan berat badan
d)
d. Meningkatkan asupan energy tanpa memperberat kerja jantung
e)
e. Memberikan tinggi karbohidrat untuk mencegah penggunaan protein sebagai sumber energy
10.
96. 200 balita disuatu desa menunjukan gejala kekurangan vitamin A dengan banyaknya laporan anak balita pada menjelang malam (sore hari) anak menunjukan gejala buta senja, petugas dengan peralatan dan sumberdaya yang terbatas akan melalukan penapisan untuk memilih balita yang akan dirujuk ke rumah sakit dengan melakukan tes adaptasi terang gelap dengan menggunakan satu ruang yang gelap.
Metode penilaian status gizi (PSG) yang dilakukan petugas tersebut adalah ?
a)
A. Biofisik
b)
B. Biokimia
c)
C. Statistik vital
d)
D. Faktor ekologi
e)
E. Pemeriksaan Klinis
11.
97. 300 siswa SDN Desa X dilakukan pemeriksaan kelenjar gondok dengan teknik palpasi, dan hasilnya menunjukan angka Total Goiter Rate (TGR) mencapai 18%
Desa X masuk edemik gondok kategori?
a)
A. Berat
b)
B. Ringan
c)
C. Sedang
d)
D. Sangat Berat
e)
E. Tidak Endemik
12.
98.Seorang petugas gizi puskesmas X , ingin mendapatkan data konsumsi gizi individu di wilayah kerjannya dengan tidak membebani pada responden, biaya relatif murah, cepat, responden yang buta huruf dapat digunakan sehingga dapat diketahui intake nyata gizinya
Metode survei konsumsi apa yang seharusnya dipilih?
a)
A. Recall 24 jam
b)
B. Dietary history
c)
C. Estimated food records
d)
D. Frekuensi makan (food frekuensi)
e)
E. Penimbangan makanan (food weighing)
13.
99. Seorang anak balita perempuan umur 48 bulan, datang di klinik tumbuh kembang puskesmas B, hasil deteksi ditemukan penyimpangan pada perkembangan, berat badan dibawah normal, hasil pemeriksaan laboratorium TSH di atas normal, FT4 turun, hasil skor GAKY menunjukan angka diatas
Diagnosa gizi balita tersebut adalah?
a)
A. Euthyroid
b)
B. Hypothyroid
c)
C. Hyperthyroid
d)
D. Hypothyroid Sub-klinis
e)
E. Hyperthyroid Sub-klinis
14.
100. Seorang Anak laki-laki umur 15 bulan ditimbang di posyandu Cempaka , berat badan 7,4 Kg Tinggi Badan 74,1 cm, dengan ploting Z-score BB/U (-3 SD), TB/U (-2SD) dan BB/TB (-3SD s.d-2SD)
Apakah status gizi anak tersebut menurut indeks BB/TB?
a)
A. Kurus
b)
B. Normal
c)
C. Gemuk
d)
D. Sangat Kurus
e)
E. Sangat Gemuk
15.
101. An. Zaky, usia 20 bulan, tidak dapat diukur panjang badan sehingga diukur dengan dengan metode pengukuran tinggi badan, dengan hasil TB = 85,5 cm.
Berikut adalah data yang sebaiknya dimasukkan ke dalam software WHO Anthro dan hasilnya
a)
a. Data yang dimasukkan: TB=85.5 cm, pengukuran standing. WHO anthro akan mengkonversi data menjadi data TB senilai 85.5 m
b)
b. Data yang dimasukkan: PB=86.2 cm, pengukuran recumbent. WHO anthro akan mengkonversi data menjadi data PB senilai 84.8 cm
c)
c. Data yang dimasukkan: TB=85.5 cm, pengukuran standing. WHO anthro akan mengkonversi data menjadi data PB senilai 86.2 cm
d)
d. Data yang dimasukkan: PB=86.2 cm, pengukuran recumbent. WHO anthro akan mengkonversi data menjadi data TB senilai 84.8 cm
e)
e. Data yang dimasukkan: PB=86.2 cm, pengukuran recumbent. WHO anthro akan mengkonversi data menjadi data TB senilai 86.2 cm
16.
102. Masalah kekurangan gizi kurang di wilayah Puskesmas A sangat tinggi pada tahun. Diduga penyebab langsung dari masalah tersebut adalah kurangnya intake rata-rata konsumsi energi dan protein balita.
Apakah metode yang paling tepat digunakan untuk mengkaji masalah utama di atas?
a)
a. Single 24 h recall/record
b)
b. FFQ
c)
c. SQ-FFQ
d)
d. Pengulangan recall/record
e)
e. Dietary history
17.
103. Prevalensi hipertensi pada WUS di wilayah Kecamatan Kedungkandang cukup tinggi. Diduga karena kebiasaan mengkonsumsi makanan tinggi natrium. Metode dietary assessment apakah yang sebaiknya digunakan untuk mengidentifikasi masalah di atas?
a)
a. Single WFR / single EFR
b)
b. Single food record / single 24-h recall
c)
c. Pengulangan WFR/EFR pada sub sampel
d)
d. FFQ/SQ-FFQ
e)
e. Pengulangan food record / food recall pada sub sampel
18.
104. Balita AN, usia 29 bulan, berat badan 14 kg, tinggi badan 89 cm. data antropometri dimasukkan ke dalam software WHO anthro dengan hasil sebagai berikut:
Apakah interpretasi status gizi balita AN yang paling tepat dari grafik di atas?
a)
a. Status gizi kurang
b)
b. Status gizi ideal
c)
c. Status gizi normal tapi beresiko gizi kurang
d)
d. Status gizi normal tapi beresiko gizi lebih
e)
e. Status gizi lebih
19.
105. Ny. LN, usia 27 tahun, TB 160 cm, BB 45 kg. Sudah menikah 3 tahun tetapi belum memiliki keturunan. Seorang karyawati. Tidak suka sarapan pagi, dan jarang memasak karena kesibukan di kantornya. Makan siang yang sering dengan pangsit dan bakso, karena itu yang
paling dekat dijual dari ruangan kantornya.
Untuk mendapatkan berat badan ideal, Ny. LN harus meningkatkan berat badannya berapa kg?
a)
a. 7 kg
b)
b. 8 kg
c)
c. 9 kg
d)
d. 10 kg
e)
e. 11 kg
20.
106. Ny. AR, 21 tahun, saat ini mengandung dengan umur kehamilan 20 minggu. Status gizi sebelum kehamilan adalah gizi kurang.
Penambahan BB yang ideal untuk Ny. AR saat ini adalah?
a)
a. 12 kg
b)
b. 10 kg
c)
c. 8 kg
d)
d. 6 kg
e)
e. 15 kg
21.
107. Ny NN, sedang hamil 8 minggu dan sering mengalami rasa panas pada ulu hati.
Berikut merupakan pengaturan makan yang sesuai untuk Ny. NN
a)
a. Makan makanan berprotein rendah dan tinggi lemak dalam porsi kecil
b)
b. Minum bersamaan dengan makan
c)
c. Hindari makan dengan bumbu tajam, pedas, makanan yg menimbulkan gas
d)
d. Makanan dengan tinggi serat dan banyak cairan
e)
e. Pilih makanan dalam bentuk kering (biscuit,roti)
22.
108. Data Riskesdas 2013 menunjukkan bahwa nilai median Ekskresi Iodium dalam Urin (EIU) pada anak usia sekolah di Indonesia sebesar 215 mcg/L.
Termasuk kategori apakah masalah gizi di atas?
a)
a. Bukan masalah kesehatan masyarakat (none)
b)
b. Masalah kesehatan masyarakat ringan (low)
c)
c. Masalah kesehatan masyarakat menengah (intermediate)
d)
d. Masalah kesehatan masyarakat berat (high)
e)
e. Masalah kesehatan masyarakat sangat berat (very high)
23.
109. Seorang ibu mengantar anaknya yang berusia 5 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mual, muntah, diare. Hasil anamnesa didapatkan data bahwa 3 jam yang lalu, anak baru mengkonsumsi rawon sisa acara selamatan semalam. Diagnosa sementara anak menderita keracunan makanan yang berasal dari rawon.
Apakah jenis bakteri yang mungkin ada di dalam rawon tersebut?
a)
a. Escheria coli
b)
b. Lactobacillus bulgarius
c)
c. Saccharomyces cerevisiae
d)
d. Salmonela thypiie
e)
e. Staphylococcus aureus
24.
110. Seorang ahli gizi pada saat membersihkan lemari pendingin menemukan ada buah jeruk yang mengalami perubahan warna, terdapat bintik merah,dan tampak ada jaringan yang keropos (pitting). Pada saat di cek suhu lemari pendingin menunjukkan angka 80C.
Apakah kerusakan yang terjadi pada buah jeruk tersebut?
a)
a. Chilling injury
b)
b. Cold injury
c)
c. Cooling injury
d)
d. Frezer injury
e)
e. Freezing injury
25.
111. Seorang ibu X mengeluh mata sering berkunang-kunang dan cepat lelah selama 1 bulan terakhir, ibu X mempunyai kebiasaan minun teh setelah makan (tiga kali sehari) dan tidak suka mengkonsumsi lauk hewani.
Apa penyebab gejala yang dirasakan ibu X?
a)
a. Asupan zat besi rendah dan penghambatan absorbs zat besi oleh asam fitat
b)
b. Asupan protein rendah dan asupan zat besi yang tidak adekuat
c)
c. Asupan protein rendah dan penghambatan absorbs zat besi oleh tannin
d)
d. Asupan zat besi rendah dan penghambatan absorbs zat besi oleh tannin
e)
e. Asupan protein rendah dan penghambatan absorbs zat besi oleh asam fitat
26.
112. Di daerah pesisir pantai ditemukan prevalensi gondok yang cukup tinggi padahal dari segi asupan yodium dari garam sudah terpenuhi. Namun, didapatkan fakta bahwa masyarakat pesisir pantai mempunyai kebiasaan mengkonsumsi singkong dan kubis dalam jumlah tinggi.
Apakah ada kaitan hal tersebut dengan kejadian gondok pada masyarakat pesisir?
a)
a. Singkong dan kubis merupakan sumber vitamin yang dapat membantu penyerapan yodium
b)
b. Singkong dan kubis merupakan sumber mineral yang dapat membantu penyerapan yodium
c)
c. Singkong dan kubis merupakan zat yang menyebabkan flautulensi yang tidak berhubungan dengan metabolism yodium
d)
d. Singkong dan kubis merupakan zat goitrogen yang dapat menghambat penyerapan yodium
e)
e. Singkong dan kubis merupakan sumber antioksidan yang baik sehingga dapat mencegah oksidasi pada yodium
27.
113. Seorang mahasiswa melakukan praktikum food microbiology, dia akan melakukan pengawaten bahan pangan dengan cara dikalengkan dan penambahan cairan asam.
Prinsip apakah yang dia terapkan pada percobaannya guna mencegah pertumbuhan mikroba?
a)
a. Pengendalian suhu dan pH
b)
b. Pengendalian pH dan kadar oksigen
c)
c. Pengendalian kadar air (Aw) dan pH
d)
d. Pengendalian komposisi substrat dan pH
e)
e. Pengendaliah suhu dan kadar air (Aw)
28.
114. Sebuah industri pangan A membuat suatu terobosan produk baru yaitu membuat kaldu dari ceker ayam sebagai sumber glukosamin dan kondroitin. Namun ada beberapa aspek yang perlu mendapat perhatian terkait keamanan pangan yaitu adanya Salmonella sp pada ceker ayam.
Tindakan apa yang sebaiknya dilakukan indutri kaldu untuk mencegah atau menghilangkan kontaminasi Salmonella sp pada produk kaldu ceker?
a)
a. Penerapan teknologi iradiasi pada bahan baku ceker
b)
b. Melakukan hot water blanching pada bahan baku ceker
c)
c. Melakukan steam blanching pada bahan baku ceker
d)
d. Pemanasan bahan baku ceker pada suhu minimal 45.5oC
e)
e. Merendam bahan baku ceker dalam cairan garam 70%
29.
115. Selama ini terdapat mitos di masyarakat terkait konsumsi bahan makanan sumber protein pasca melahirkan, dimana berdasarkan kepercayaan masyarakat seorang ibu pasca melahirkan dilarang mengkonsumsi lauk hewani agar lukanya cepat sembuh.
Apakah benar hal tersebut? Jelaskan alasannya
a)
a. Salah, karena protein berperan membentuk jaringan baru, memperbaiki serta mengganti jaringan yang rusak sehingga luka cepat sembuh
b)
b. Salah, karena protein berperan memberikan energy dimana energy digunakan untuk proses penyembuhan
c)
c. Benar, karena jika mengkonsumsi protein luka ibu pasca melahirkan tidak akan kering
d)
d. Salah, karena protein berperan memproduksi ASI sehingga pertumbuhan bayi optimal
e)
e. Salah, karena protein tidak berkaitan dengan proses penyembuhan luka dan regenerasi jaringan yang rusak
30.
116. Seorang ahli Gizi ingin membuat bahan pangan intermediet dari kacang komak sebagai sumber protein, dimana kacang komak diolah menjadi konsentrat protein. Ada satu kelemahan dari konsentrat protein kacang komak tersebut, yaitu beraroma langu.
Senyawa apa yang dapat menyebabkan aroma langu dan tindakan apa yang harus dilakukan untuk menghilangkan aroma langu tersebut?
a)
a. Enzim lipoksigenase, perlu dilakukan hot water blanching
b)
b. Enzim polifenolase, perlu dilakukan steam blanching
c)
c. Enzim galakturonase, perlu dilakukan hot water blanching
d)
d. Senyawa quinon, perlu dilakukan perebusan pada suhu tinggi
e)
e. Senyawa aldehid, perlu dilakukan hot water blanching
31.
117. Beberapa tahun terakhir marak sekali iklan susu formula yang menggemborkan adanya kandungan DHA pada produk mereka. Berkaitan dengan hubungan DHA sebagai komponen membrane sel.
Bagaimana hubungan DHA dengan tingkat kecerdasan balita?
a)
a. DHA merupakan asam lemak jenuh yang dapat meningkatkan regiditas membrane sel
b)
b. DHA merupakan asam lemak jenis omega 6 yang dapat meningkatkan fluiditas membrane sel
c)
c. DHA merupakan asam lemak jenis omega 3 yang dapat meningkatkan rigiditas membrane sel
d)
d. DHA merupakan asam lemak tak jenuh yang dapat mengurangi kadar asam lemak trans
e)
e. DHA merupakan asam lemak tak jenuh yang dapat meningkatkan fluiditas membrane sel
32.
118. Seorang ibu mengeluh persendian kaku dan nyeri setelah mengkonsumsi sea food dan bayam. Berkaitan dengan kandungan atau senyawa yang terdapat dalam sea food dan bayam.
Senyawa apa yang dapat menimbulkan keluhan tersebut?
a)
a. Protein
b)
b. Purin
c)
c. Logam berat
d)
d. Kolesterol
e)
e. Lemak
33.
119. Seorang remaja yang menderita anemia disarankan mengkonsumsi makanan yang mengandung tinggi zat besi. Remaja tersebut mendatangi ahli gizi.
Saran apa yang bisa diberikan ahli gizi?
a)
a. Konsumsi sumber zat besi terutama dari sumber makanan nabati
b)
b. Konsumsi teh bersama makanan untuk membantu penyerapan zat besi
c)
c. Konsumsi sumber zat besi terutama dari sumber makanan hewani
d)
d. Konsumsi tablet zat besi dan vitamin C setiap mengalami menstruasi
e)
e. Konsumsi susu untuk memenuhi kebutuhan protein dan zat besi
34.
120. Dahulu orang beranggapan bahwa penyakit malaria disebabkan oleh udara buruk, berkat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kedokteran/kesehatan penyakit ini dapat dibasmi dan diupayakan penyembuhannya.
Bagaimana cara efektif pencegahan malaria yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Anopheles sp. ?
a)
a. Mencari predator nyamuk Anopheles sp.
b)
b. Memutus perkembangbiakan nyamuk Anopheles sp.
c)
c. Mengobati penderita malaria sampai tuntas
d)
d. Mengisolasi penderita malaria di ruang khusus
e)
e. Memproduksi obat kimia sebanyak mungkin
35.
121. Seorang Nona bernama Alfi usia 20 tahun datang ke ahli gizi untuk konsultasi gizi pra hamil. Dia ingin mempersiapkan kehamilannya dengan baik. Alfi mempunyai berat badan 45 kg dengan tinggi badan 150 cm.
Berapa Indeks Masa Tubuh Alfi?
a)
a. 17
b)
b. 20
c)
c. 25
d)
d. 27
e)
e. 30
36.
122. Kita sering mendengar iklan susu tinggi kalsium, dimana iklan tersebut mengklaim bahwa produk susu tinggi kalsium mampu mencegah osteroporosis.
Hal penting apa yang berkaitan dengan kalsium dan osteoporosis?
a)
a. Asupan kalsium yang cukup sejak dini memampukan seseorang mencapai masa tulang puncak yang maksimal sehingga dapat menunda terjadinya osteoporosis
b)
b. Asupan kalsium yang cukup sejak dini memampukan seseorang mencapai tinggi badan yang maksimal sehingga dapat menunda terjadinya osteoporosis
c)
c. Asupan kalsium yang cukup sejak dini dapat meningkatkan aktivitas sel osteoklas sehingga dapat menunda terjadinya osteoporosis
d)
d. Asupan kalsium yang cukup sejak dini dapat meningkatkan aktivitas sel osteoblas sehingga dapat menunda terjadinya osteoporosis
e)
e. Asupan kalsium yang cukup sejak dini dapat menggantikan kalsium yang hilang dari tubuh
37.
123. Ny.D, umur 40 tahun, dating ke rumah sakit dengan keluhan kejang, denyut nadi cepat namun lemah, hipotensi dan pusing, hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar natrium dalam serum 165 mEq/L dan kadar natrium dalam urin 225 mEq/L/24 jam, dan diketahui pasien memiliki riwayat penyakit diabetes dan banyak melakukan aktivitas olahraga yang berlebihan untuk menurunkan berat badan.
Masalah gizi apa yang terjadi pada pasien Ny.D ?
a)
a. Hipernatremia
b)
b. Hiponatremia
c)
c. Hiperkalemia
d)
d. Hipokalemia
e)
e. Hiperkalsemia
38.
124. Ny. Y umur 47 tahun, datang ke rumah sakit dengan keluhan lemah, dan haus. pada pemeriksaan fisik di dapat tekanan darah 70/65 mmhg, nadi 120 x/m lemah dan dalam mukosa mulut kering. Hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan kadar: kalium: 2,9 mEq/liter , natrium : 127 mEq/ liter.
Bagaimana keadaan pasien tersebut?
a)
a. Rehidrasi
b)
b. Overhidrasi
c)
c. Dehidrasi
d)
d. Gangguan pernapasan
e)
e. Shock
39.
125. Jenis beras yang paling banyak dikonsumsi di Indonesia adalah beras padi dan beras ketan. Beras mengandung banyak pati, dimana pati tersusun dari rangkaian unit glukosa yang terdiri dari amilopektin dan amilosa. Seperti yang kita tahu bahwa beras ketan memiliki sifat yang lebih pulen dibandingkan dengan beras padi.
Jenis pati apa yang menyusun dua jenis beras tersebut?
a)
a. Beras ketan memiliki kandungan amilopektin yang lebih tinggi
b)
b. Beras padi memiliki kandungan amilopektin yang lebih tinggi
c)
c. Kandungan amilosa dan amilopektin dalam beras ketan seimbang
d)
d. Beras ketan memiliki kandungan amilosa yang lebih tinggi
e)
e. Beras padi memiliki kandungan amilosa yang lebih tinggi
40.
126. Seorang wanita berusia 28 tahun datang ke ahli gizi, memiliki tinggi badan 160 cm dan berat badan 80 kg. Dari hasil wawancara kebiasaan makan didapatkan data sebagai berikut: Minum teh 2 kali sehari, suka cemilan kripik dan gorengan. Pola makan 3 kali sehari dan 2 kali selingan. Wanita ini hanya tinggal sendiri dengan seorang pembantunya.Wanita ini bermaksud ingin menurunkan berat badannya dengan cara mengatur pola makannya.
Memperhatikan kondisi wanita tersebut, Berapakah pengurangan kalori sehari yang sebaiknya diterapkan?
a)
a. 250 kkal
b)
b. 500 kkal
c)
c. 750 kkal
d)
d. 1000 kkal
e)
e. 1500 kkal
41.
127. Seorang wanita menyusui berusia 27 tahun, saat ini bayinya berusia 8 bulan, memiliki tinggi badan 155 cm dan berat badan 48 kg. Dari hasil wawancara kebiasaan makan didapatkan data sebagai berikut: Pola makan 3 kali sehari dan 2 kali selingan.
Memperhatikan status gizi wanita tersebut, berapakah penambahan kalori sehari yang sebaiknya diterapkan?
a)
a. 100 kkal
b)
b. 250 kkal
c)
c. 300 kkal
d)
d. 500 kkal
e)
e. 550 kkal
42.
128. Laki-laki berusia 50 tahun datang ke ahli gizi di puskesmas, mengeluh kakinya sering linu dan bengkak terutama jika malam hari. Tekanan darah 130/90 mmHg. Pola makan 3 x sehari, suka sekali mengkonsumsi jeroan dan cemilan keripik mlinjo. Berat badan 55 kg dengan tinggi badan 160 cm.
Berdasarkan gejala klinis di atas, bagaimana diagnosa gizi yang tepat?
a)
a. Penurunan kebutuhan natrium
b)
b. Penurunan kebutuhan protein
c)
c. Kelebihan intake zat aditif
d)
d. Kelebihan berat badan tanpa disadari
e)
e. Penurunan kebutuhan purin
43.
129. Asuhan gizi yang tepat memiliki peranan yang penting dalam menunjang keberhasilan terapi pasien. Pada pasien anak gizi buruk pemberian terapi diet harus diperhatikan sesuai dengan kondisi pasien. Terdapat beberapa jenis formula standart bagi anak gizi buruk diantaranya adalah F75.
Apa yang menjadi indikasi pemberian F75 pada pasien anak gizi buruk ?
a)
a. Pasien berada pada tahap stabilisasi
b)
b. Kondisi pasien telah stabil
c)
c. Pasien berada pada tahap rehabilitasi
d)
d. Dipersiapkan untuk pasien setelah pulang dri RS
e)
e. Diberikan pada minggu ke 2 – 6
44.
130. Seorang ibu hamil berusia 32 tahun memiliki tinggi badan 155 cm dan berat badan sebelum hamil 48 kg. Berat badan ibu saat ini di usia kehamilan 36 minggu adalah 58 kg.
Memperhatikan status gizi ibu sebelum hamil, berapakah berat badan yang sebaiknya dicapai ibu pada akhir kehamilan?
a)
a. 53 – 57 kg
b)
b. 55 – 60 kg
c)
c. 60 – 64 kg
d)
d. 61 – 66 kg
e)
e. > 66 kg
45.
131. Suatu kecamatan di Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan wilayah yang rawan mengalami kekurangan persediaan bahan makanan dikarenakan kondisi geografis setempat. Seorang peneliti ingin melakukan studi tentang perbedaan keragaman jenis dan jumlah konsumsi pangan perorangan di daerah tersebut pada saat musim kemarau dan pada saat musim penghujan.
Metode penilaian status gizi apakah yang sebaiknya digunakan oleh peneliti?
a)
a. Food weighing
b)
b. Dietary history
c)
c. Food frequency
d)
d. 24 hour-food recall
e)
e. Semi Quantitative Food Frequency
46.
132. Seorang anak usia 3 tahun, dirujuk ke rumah sakit dengan gejala klinis mengalami edema pada punggung kaki, tangan, dan perut, moonface, rambut kemerahan dan mudah dicabut, apatis, anoreksia, dan mengalami pengecilan otot (hipotrofi).
Berdasarkan gejala klinis di atas, apakah yang diderita oleh anak tersebut?
a)
a. gizi buruk
b)
b. kurang energi protein
c)
c. Marasmus
d)
d. Kwashiorkor
e)
e. marasmic kwashiorkor
47.
133. Tn.X, usia 60 tahun, didiagnosa nefrotik syndrome dengan dislipidemia. Dari hasil pemeriksaan didapatkan IMT 19. Hasil pemeriksaan laboratorium : Blood Urea Nitrogen (BUN) 92 mg/dl (N= 8-20 mg/100 ml), Creatinin 6 mg/dl (N=1,0-1,7 mg/dl), Uric acid 7 mg/dl (N=3-7,5 mg/dl), Cholesterol 300 mg/dl (N=150-280 mg/dl), Trigliseride 275 mg/dl (N=200 mg/dl), Total protein darah 4 mg/dl (N=6-7, mg/dl), Proteinuri +++ (positif). KU lemas, tekanan darah 120/100 mmHg. Hasil recall 24 jam menunjukkan pasien hampir selalu menghabiskan makanan yang diberikan, dahulu pasien suka mengkonsumsi soft drink.
Mengapa pada pasien dengan sindroma nefrotik harus diberikan diet tinggi protein?
a)
a. Karena pasien mengalami hipoalbuminemia akibat protein loss ++
b)
b. Karena pasien cenderung mengalami penurunan status gizi
c)
c. Karena pasien mengalami keseimbangan nitrogen positif
d)
d. Karena pasien mengalami penurunan nafsu makan akibat uremia
e)
e. Karena pasien mengalami odema dan peningkatan berat badan
48.
134. Ny. R berusia 25 tahun hamil 2 bulan, BB 39 kg, TB 155 cm, LILA 21,3 cm, masuk RS dengan keluhan utama mual, muntah lebih dari 6 kali sehari, sebelumnya tidak pernah mengalami seperti ini, diagnosa dokter hiperemesis berat.
Bentuk makanan seperti apa yang disarankan untuk kasus tersebut?
a)
a. Makanan biasa porsi kecil tapi sering
b)
b. Makanan lunak porsi kecil tapi sering
c)
c. Makanan sering porsi kecil tapi sering
d)
d. Makanan cair kental porsi kecil tapi sering
e)
e. Makanan cair jernih porsi kecil tapi sering
49.
135. Data asupan energi seorang pria diperoleh 120% dari kebutuhan. Pola makan yang dijalani yaitu frekuensi makan utama 3 kali dan makanan selingan 4-5 kali. Konsumsi sayur dan buah tidak setiap hari.
Konsumsi makanan kasus tersebut termasuk dalam kelompok data apa?
a)
a. Clinical data
b)
b. Antropometri
c)
c. Biokimia Data
d)
d. Dietary history
e)
e. Personal history
50.
136. Seorang laki-laki umur 30 tahun dirawat di Rumah Sakit dengan diagnosis kanker lidah dan direncanakan untuk operasi. Berdasarkan hasil anamnesa diketahui ia menderita gejala-gejala susah menelan dan terdapat sariawan sudah 5 bulan yang lalu.
Apa bentuk makanan yang baik diberikan kepada pasien tersebut untuk mempertahankan asupan gizinya?
a)
a. Formula
b)
b. Lunak
c)
c. Cincang
d)
d. Saring
e)
e. Cair
51.
137. Seorang ahli gizi rumah sakit melakukan kunjungan ke rumah pasien diabetes mellitus. Pengkajian data menunjukkan status gizi lebih, kadar gula tinggi, sering ngemil dan sering kesemutan. Mempertimbangkan kondisi pasien ini maka ahli gizi merencanakan intervensinya.
Apakah metode pendidikan yang tepat untuk kasus tersebut ?
a)
a. Diskusi Kelompok
b)
b. Bermain Peran
c)
c. Wawancara
d)
d. Konseling
e)
e. Ceramah
52.
138. Seorang petugas gizi yang bekerja pada Dinas Kesehatan, diminta melakukan pembuktian hubungan antara tingginya kejadian diare pada balita dengan kejadian pendek. Dipilih satu desa dengan kejadian diare dan pendek yang paling tinggi, semua balita yang ada di desa tersebut ditanyakan apakah pernah mengalami kejadian diare dalam 1 bulan terakhir, dan pada saat yang sama juga dilakukan pengukuran TB dan BB serta mengetahui umur anak. Desain penelitian apakah yang paling tepat diterapkan?
a)
a. Studi surveilans
b)
b. Studi epidemiologi
c)
c. cross-sectional
d)
d. kasus kontrol
e)
e. kohort
53.
139. Seorang petugas gizi melakukan pengukuran tinggi badan pada 10 orang anak laki-laki 5- 8 tahun dengan menggunakan Microtoa. Dari pengukuran diperoleh hasil sebagai berikut: 98 cm, 99 cm, 99,2 cm,100 cm,110,3 cm, 116 cm,122 cm,125 cm,133 cm dan 133 cm.
Apa jenis skala data pengukuran tersebut ?
a)
a. Data rasio
b)
b. Data Interval
c)
c. Data Ordinal
d)
d. Data nominal
e)
e. Data campuran
54.
140. Masyarakat di suatu desa mempunyai kebiasaan membuang sampah sembarangan. Diasumsikan mereka mempunyai tingkat pengetahuan yang rendah tentang pengelolaan Sampah dan mempunyai sikap yang negatif tentang sampah. Setelah dilakukan survei ternyata menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan mereka baik dan sikap yang positif, namun tidak tersedia sarana pembuangan sampah.
Apa yang harus dilakukan untuk membuat masyarakat mampu membuang sampah pada tempatnya?
a)
a. Memberi Sanksi
b)
b. Membuat TPA Sampah
c)
c. Menyiapkan wadah sampah
d)
d. Membantu mengumpulkan sampah
e)
e. Penyuluhan pengelolaan sampah
55.
141. Seorang laki-laki, umur 44 tahun, BB 55 kg, TB 155cm, dirawat dengan diagnosa medis DHF. Hasil anamnesis mual, badan terasa nyeri jika dipegang, makan minum tidak adekuat. Hasil pemeriksaan suhu tubuh 39°C. Ahli Gizi menghitung kebutuhan energi yang akan diberikan.
Berapa persen penambahan energi yang dibutuhkan pada kasus tersebut?
a)
a. 10 %
b)
b. 13 %
c)
c. 15 %
d)
d. 20 %
e)
e. 26 %
56.
142. Seorang anak laki-laki, umur 10 tahun, dirawat di RS dengan diagnosis malaria sejak 2 hari yang lalu. Hasil anamnesis: sakit kepala, nyeri otot, muntah dan diare. Hasil pemeriksaan: KU sangat lemah, S 39 ºC. BB 30 kg, TB 146 cm. Ahli gizi akan melihat kondisi status gizi pasien.
Apa formulir skrining yang digunakan untuk kasus tersebut?
a)
a. MST
b)
b. SNST
c)
c. SNAQ
d)
d. NRS- 2002
e)
e. STRONG KIDS
57.
143. Suatu restoran siap saji menyediakan menu andalan ayam goreng. Berat kotor daging ayam untuk setiap orang/hari adalah 90 gr, dan harga satuan ayam adalah Rp. 30.000/kg.
Berapa indeks harga daging ayam/orang tersebut?
a)
a. 2.500,-
b)
b. 2.600,-
c)
c. 2.700,-
d)
d. 2.800,-
e)
e. 2.900,-
58.
144. Seorang laki-laki datang makan siang ke restoran yang menyediakan pilihan menu, menu yang menyediakan berbagai hidangan dengan harga yang berbeda setiap hidangan. Laki- laki tersebut dapat memilih hidangan sesuai kemauan dan kemampuannya.
Apa jenis menu yang tepat untuk kasus tersebut?
a)
a. Single use menu
b)
b. Full selective menu
c)
c. Non selective menu
d)
d. Table d’hote menu
e)
e. Ala Carte menu
59.
145. Sebuah hotel di kota ini menawarkan menu secara tetap setiap saat atau setiap hari dengan variasi menu yang banyak.
Apa jenis menu yang tepat pada hotel tersbut ?
a)
a. Static menu
b)
b. Single use menu
c)
c. Full selective menu
d)
d. Non selective menu
e)
e. Ala Carte menu
60.
146. Seorang laki-laki berumur 58 tahun, TB 172cm BB 70 kg sedang dirawat di RS pasien mengalami sesak nafas, dada terasa berat, kepala pusing, mual dan muntah.
Berapa Angka Metabolisme Basal yang bisa diberikan untuk pasien tersebut dengan rumus Harris Benedict?
a)
a. 1390,6 kkal
b)
b. 1490,6 kkal
c)
c. 1590,6 kkal
d)
d. 1690,6 kkal
e)
e. 1790,6 kkal
61.
147. Seorang perempuan berumur 54 tahun tinggi badan 158,6 cm, berat badan 60,7 kg dirawat Rumah Sakit karena terjatuh dikantornya. Pasien didiagnosa hipertensi, keadaan umum pasien: pasien tidak pernah menderita penyakit ini sebelumnya, pasien biasanya hanya mengeluh pusing atau sakit perut. Saat dibawa ke rumah sakit, pasien mengalami kesadaran menurun, kepala pusing dan merasa mual. Hasil pemeriksaan fisik dan klinis : kesadaran menurun, tapi masih bisa berkomunikasi, kepala pusing, mata sedikit kabur, mual, mau muntah, kaki kesemutan dan terasa sakit ketika lama berdiri maupun lama berjalan. Tekanan darah saat masuk rumah sakit 160/95 mmHg, respirasi 18x/menit. Ahli gizi memberikan diet garam rendah III (1000-1200 Na).
Apa diagnosis gizi yang tepat pada kasus tersebut?
a)
a. Penurunan kebutuhan natrium yang berkaitan dengan tingginya tekanan darah (160/95) ditandai dengan pemberian diet garam rendah III (1000-1200 Na).
b)
b. Tidak siap untuk diet/merubah perilaku yang berkaitan dengan pembatasan konsumsi natrium ditandai dengan tidak berselera untuk mengkonsumsi makanan rendah garam dan memasak selalu menggunakan vetsin dan penyedap rasa.
c)
c. Kekurangan asupan karbohidrat berkaitan dengan seringnya bekerja berlebihan ditandai pusing dan sakit perut
d)
d. Hasil pemeriksaan fisik menunjukkan pasien mengalami mual dan rasa ingin muntah, kepala pusing dan tekanan darah tinggi
e)
e. Asupan oral tidak adekuat berkaitan dengan rasa mual yang ditimbulkan karena hipertensi ditandai dengan asupan energi 62,49% dari kebutuhan
62.
148. Seorang laki-laki usia 55 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan kepala pusing dan badan terasa lemas. Pada saat di ukur tekanan darahnya didapatkan hasil 150/95 mmHg. Dokter merujuk ke ruangan gizi untuk diberikan penjelasan tentang pengaturan makanannya. Ahli gizi menjelaskan tentang Diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hipertension).
Berapa anjuran untuk konsumsi sayuran dan buah berdasarkan diet tersbut?
a)
a. 8 – 10 porsi /hari
b)
b. 7 – 8 porsi/hari
c)
c. 6 – 7 porsi/hari
d)
d. 4 – 5 porsi/hari
e)
e. 2 – 3 porsi/hari
63.
149. Seorang perempuan datang ke Puskesmas untuk berkonsultasi dengan Ahli Gizi berkaitan berat badan yang semakin berlebih. Ahli gizi melakukan assessment dan didapatkan hasil recall > 150% kebutuhan dan IMT >30, seringnya mengkonsumsi minuman manis bersoda dan makanan instan makanan kaleng.
Bagaimana diagnosis gizi domain intake yang tepat untuk kasus tersebut?
a)
a. Kelebihan asupan zat gizi berkaitan dengan kebiasaan makan dalam porsi besar ditandai oleh hasil recall > 150% kebutuhan dan IMT >30
b)
b. Overweight berkaitan dengan kelebihan asupan energi ditandai oleh IMT 30
c)
c. Gangguan pola makan berkaitan dengan pengetahuan yang kurang ditandai oleh seringnya mengkonsumsi makanan kaleng dan minuman bersoda
d)
d. Ketidaksiapan melakukan diet atau perubahan pola makan berkaitan dengan kurangnya
e)
motivasi ditandai oleh ketidakpatuhan terhadap anjuran diet dan masih mengkonsumsi makanan yang diawetkan dengan garam.
64.
150. Seorang bapak usia 45 tahun TB 175 cm BB 75 kg masuk RS dengan keluhan terasa ngilu pada persendian pangkal ibu jari kaki terlihat bengkak dan warna memerah di sekitarnya Hasil lab di dapatkan data : Asam Urat 8 mg/dl, Cholesterol Total 300 mg/dl, Trigliserid 208 mg/dl, HDL 50,9 mg/dl, LDL 75,9 mg/dl. Hb 13 mg/dl, tekanan darah 120/80 mmHg, nadi 80x/menit. Berapakah kebutuhan energi pasien di atas?
a)
A. 2371 kkal
b)
B. 2471 kkal
c)
C. 2571 kkal
d)
D. 2671 kkal
e)
E. 2771 kkal
65.
151. Seorang pasien hipertiroid mendapatkan diagnosa gizi penurunan berat badan yang tidak diharapkan berkaitan dengan penyakit hipertiroid dengan adanya peningkatan kebutuhan zat gizi ditandai dengan berat badan menurun > 10 % dalam 6 bulan, IMT : 17,2.
Berapa pemberian energi untuk pasien tersebut dengan adanya peningkatan metabolisme?
a)
a. 20 kkal/kg BB/hari
b)
b. 25 kkal/kg BB/hari
c)
c. 30 kkal/kg BB/hari
d)
d. 40 kkal/kg BB/hari
e)
e. 50 kkal/kg BB/hari
66.
152. Seorang pasien laki-laki, umur 30 tahun datang untuk kontrol ke Puskesmas. Hasil anamnesis: pola makan tidak teratur, perokok aktif dan jarang berolahrga. Hasil pemeriksaan: Tekanan darah pasien yaitu 135/85 mmHg.
Berdasarkan klasifikasi tekanan darah menurut JNC 7, maka tekanan darah pasien tergolong?
a)
a. hipertensi stage 3
b)
b. hipertensi stage 1
c)
c. hipertensi stage 2
d)
d. pre-hipertensi
e)
e. normal
67.
153. Seorang perempuan, umur 30 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mudah lelah. Hasil anamnesis: jarang melakukan olahraga, senang goreng-gorengan. Hasil pemeriksaan: berat badan 73 kg, tinggi badan 154 cm, tekanan darah 140/90 mmHg, dan kadar kolesterol total 255 mg/dl.
Apakah interpretasi status gizi pada kasus tersebut?
a)
a. Berat badan normal
b)
b. Underweight
c)
c. Overweight
d)
d. Obesitas
e)
e. Obesitas II
68.
154. Seorang ahli gizi bertugas melakukan pengukuran antropometri di daerah endemis gondok. Seorang wanita berumur 25 tahun diketahui mengalami pembesaran kelenjar gondok ketika dilakukan palpasi pada posisi kepala ditengadahkan.
Berapakah grade pembesaran kelenjar gondok pada wanita tersebut?
a)
a. 0
b)
b. 1
c)
c. 2
d)
d. 3
e)
e. 4
69.
155. Seorang ahli gizi mengadakan kegiatan penimbangan BB balita di satu desa. Sebanyak 75 orang ditimbang dari 100 orang balita yang ada di desa tersebut. Hasil penimbangan: 50 orang balita dengan berat badan naik. dibandingkan bulan lalu.
Berapakah persentase cakupan anak yang datang ke posyandu pada bulan tersebut?
a)
a. 100%
b)
b. 80%
c)
c. 75%
d)
d. 50%
e)
e. 25%
70.
156. Hasil laporan kegiatan di sebuah Posyandu bulan Februari 2019: jumlah seluruh balita yang ada didalam wilayah Posyandu yaitu 100 balita; yang telah mempunyai KMS 90 balita: 80 balita telah ditimbang berat badannya, balita yang naik berat badannya 70 anak.
Berapa persenkah tingkat pencapaian program pada kasus tersebut?
a)
a. 90%
b)
b. 87,5%
c)
c. 80%
d)
d. 77,8%
e)
e. 70%
71.
157. Seorang balita umur 36 bulan oleh ibunya dibawa ke Puskesmas. Hasil anamesis : sering sakit, konsumsi makannya hampir setiap hari diberikan nasi dan kerupuk kadang-kadang tempe atau tahu, jarang ditimbang di Posyandu. Hasil pemeriksaan: berat badan 10,5 kg, tampak kurus, wajah kelihatan lebih tua, kulit keriput, rambut kusam, rewel.
Masalah gizi apa yang diderita kasus tersebut?
a)
a. Kwashiorkor
b)
b. Marasmus
c)
c. Malnutrisi
d)
d. Gizi kurang
e)
e. Marasmus - kwashiorkor
72.
158. Seorang perempuan umur 57 tahun dirawat di RS dengan diagnosis DM tipe 2. Hasil anamnesis: pola makan tidak teratur, senang makanan manis dan jarang melakukan olahraga. Hasil pemeriksaan berat badan 73 kg dan tinggi badan 155 cm. Hasil pemeriksaan gula darah sewaktu diperoleh 275 mg/dl, gula darah 2 Jam PP 256 mg/dl, dan HbA1C 10,5. Hasil pemeriksaan tekanan darah 150/90 mmHg.
Apakah interpretasi data HbA1C pada kasus tersebut ?
a)
a. Normal
b)
b. Rendah
c)
c. Sedang
d)
d. Cukup
e)
e. Tinggi
73.
159. Seorang perempuan umur 55 tahun, datang ke Poli Gizi sebuah RSUD dengan membawa rujuan dari dokter untuk berkonsultasi gizi sehubungan dengan penyakit yang dideritanya. Hasil pemeriksaan dokter pasien menderita DM, tekanan darah 120/90, hasil Lab : Gula darah sewaktu 300 mg/dl, trigliserida 330 mg/dl. Keluhan : mudah lapar, kencing 6x/malam, berat badan turun 12 kg dalam 2 bulan terakhir tanpa direncanakan. Hasil anamnesis gizi : BB 56 kg dan TB 160 cm, konsumsi sehari 2500 kkal, Protein 50 gram. Ahli gizi menghitung kebutuhan energi dengan rumus cepat 30 kkal/kg BB.
Berapa gram protein yang diberikan jika 15% dari total energi sehari?
a)
a. 56,7 g
b)
b. 57,6 g
c)
c. 63,0 g
d)
d. 67,5 g
e)
e. 75,6 g
74.
160. Seorang Pasien perempuan berumur 35 tahun, dirujuk ke RS oleh dokter praktek swasta dengan keluhan perut nyeri jika minum kopi dan terlambat makan. Hasil pengukuran: antropometri BB 47 kg, TB 160 cm. Hasil USG terdapat lesi pada lambung bagian bawah.
Berapakah Indeks Masa Tubuh Pasien tersebut?
a)
A. 16,4 kg/ m²
b)
B. 17,4 kg/ m²
c)
C. 18,4 kg/m²
d)
D. 20,4 kg/m²
e)
E. 21,4 kg/m²
75.
161. Seorang ibu, umur 42 tahun dirawat di RS, BB = 62 kg, TB = 160 cm, TD = 190/110 mmHg. Hasil recall 24 jam E = 2500 kcal, P=83 gram, Lemak = 80 gram, KH = 335 gram, Na = 2800 mg. Makan di RS selalu dihabiskan. Riwayat pola makan: makan 3 x sehari selingan 4-5 x sehari. Camilan: bakwan, keripik, kerupuk dan biskuit. Pasien selalu menambahkan penyedap rasa saat memasak. Pasien ikut senam 2x/ minggu.
Apakah kesimpulan Dietary story untuk kasus tersebut?
a)
a. Pasien suka mengkonsumsi makanan tinggi Natrium
b)
b. Pasien suka mengkonsumsi makanan tinggi Kalori
c)
c. Pasien suka mengkonsumsi makanan tinggi Protein
d)
d. Pasien suka mengkonsumsi makanan tinggi Lemak
e)
e. Pasien suka mengkonsumsi makanan tinggi Karbohidrat
76.
162. Seorang laki-laki, umur 65 tahun,dirawat di RS dengan diagnose medis kanker paru yang telah dialaminya selama 3 bulan terakhir, akan menjalani kemoterapi yang ke 3. Hasil anamnesis gizi: BB 48 kg, TB 170 cm, BB sebelum sakit 68 kg, perokok berat, konsumsi makanan cenderung tidak seimbang, jarang konsumsi sayur dan buah, tidak nafsu makan, makanan terasa hambar. Pemeriksaan klinis: KU lemah, suhu tubuh 38°C, tekanan darah 140/95 mmhg. Hasil Lab Hb 9,5 mg/dl.
Berapa persen penurunan BB pada kasus tersebut?
a)
A. 13,6 %
b)
B. 10,3 %
c)
C. 16,3 %
d)
D. 24,9%
e)
E. 29,4%
77.
163. Seorang bayi berumur 7 bulan, di berikan kapsul vitamin A secara gratis oleh petugas gizi puskesmas. Apa jenis vitamin A yang diberikan?
a)
a. 1 Kapsul Biru dengan dosis 100.000 IU
b)
b. ½ Kapsul Biru dengan dosis 100.000 IU
c)
c. 1 kapsul biru dengan dodis 200.000 IU
d)
d. 1 Kapsul Merah dengan dosis 200.000 IU
e)
e. ½ Kapsul Merah dengan dosis 200.000 IU
78.
164. Seorang laki-laki usia 50 tahun, baru saja didiagnosa hipertensi. Hasil diskusi dengan ahli gizi ditetapkan dengan diet garam rendah II.
Berapa jumlah garam yang boleh ditambahkan dalam makanan?
a)
a. Tanpa penambahan sama sekali
b)
b. Satu setengah sendok teh
c)
c. Satu sendok teh
d)
d. Setengah sendok teh
e)
e. Dua sendok teh
79.
165. Seorang perempuan berusia 80 tahun dirawat di RS dengan keluhan mengalami gangguan menelan, tetapi saluaran cerna masih berfungsi baik. Saat ini perempuan tersebut diberikan makanan enteral 6 x 200 cc makanan enteral komersial jenis polimerik.
Apa produk komersial yang termasuk jenis polimerik?
a)
a. Enteral
b)
b. Parenteral
c)
c. Diabetasol
d)
d. Cernevit
e)
e. minofusin paed
80.
166. Seorang pasien dirawat dirumah sakit dengan keluhan gangguan menelan. Hasil evaluasi asupan makanannya hanya mencapai 15% dari kebutuhan, maka untuk meningkatkan asupan makanan paling tidak mencapai 60% dari kebutuhan. sebaiknya modifikasi diet
Apa yang perlu dilakukan untuk pasien tersebut?
a)
a. Konsistensi
b)
b. Nilai gizi
c)
c. Pemberian
d)
d. Konsistensi dan nilai gizi
e)
e. Konsistensi dan cara pemberian
81.
167. Seorang laki-laki datang kepuskesmas untuk berkonsultasi dengan Ahli gizi berkaitan berat badan yang terus bertambah banyak.
Sebelum melakukan diagnosa gizi terhadap pasien tersebut, langkah apa yang tepat dilakukan ahli gizi?
a)
a. Assesmen gizi
b)
b. Antropometri
c)
c. Biokimia gizi
d)
d. Riwayat makan
e)
e. Pemeriksaan fisik
82.
168. Seorang peneliti sedang mengunjungi suatu daerah, terlihat banyak nyamuk, air tergenang, kaleng-kaleng bekas tidak dikubur dan jentik nyamuk pada tempat penampungan air di wilayah tersebut.
Faktor resiko penyakit apa yang dapat terjadi pada kasus tersebut?
a)
a. TBC
b)
b. diare
c)
c. campak
d)
d. DHF dan malaria
e)
e. ISPA/pneumonia
83.
169. Seorang laki-laki dirujuk ke RS akibat keracunan zat kimia Trikloroetilen. Apa dampak buruk terhadap manusia ?
a)
a. BBLR
b)
b. Gangguan menstruasi
c)
c. Penurunan kesuburan
d)
d. Penyakit jantung bawaan
e)
e. Abortus spontan
84.
170. Seorang Ahli Gizi memberikan penyuluhan kepada Ibu Hamil sebagai salah satu upaya pencegahan kejadian stunting. Ahli Gizi tersebut menjelaskan tentang lingkungan dan rumah yang sehat. Konstruksi rumah dan lingkungan yang tidak memenuhi syarat kesehatan merupakan faktor risiko sumber penularan berbagi jenis penyakit. Ventilasi adalah tempat pergantian udara, luas lobang ventilasi agar pergantian udara lancar diperlukan minimum?
a)
a. 5% dari luas lantai
b)
b. 10% dari luas lantai
c)
c. 15% dari luas lantai
d)
d. 20% dari luas lantai
e)
e. 25% dari luas lantai
85.
171. Seorang Ahli Gizi memberikan penyuluhan kepada Ibu Hamil sebagai salah satu upaya pencegahan kejadian stunting. Ahli Gizi tersebut menjelaskan tentang lingkungan dan rumah yang sehat. Berapa Luas bangunan yang dikategorikan sehat?
a)
a. 1,5 – 2,5 m2/orang, tiap anggota keluarga
b)
b. 2,0 – 3 m2/orang, tiap anggota keluarga
c)
c. 2,5 – 3 m2/orang, tiap anggota keluarga
d)
d. 2,5 – 4 m2/orang, tiap anggota keluarga
e)
e. >4 m2/orang, tiap anggota keluarga
86.
172. Seorang Dokter menjelaskan kepada pasiennya tentang diagnosa dini dan beberapa pencegahan agar penyakit tidak menjadi lebih parah, di mana proses penyakit sudah mulai memasuki fase ‘patogenesis’ tapi masih dalam tahap ringan dan belum nyata. Apa istilah yang tepat menggambarkan keadaan pasien tersebut?
a)
a. primary prevention
b)
b. secondary prevention
c)
c. tertiary prevention
d)
d. rahebilytation prevention
e)
e. hygiene prevention
87.
173. Seorang peneliti melakukan analisis pada keseluruhan proses penelitiannya yang bertujuan untuk mengetahui kegunaan dan hasil yang diperoleh berdasarkan besarnya biaya yang dikeluarkan.
Apa ruang lingkup epidemiologi pada kasus tersebut?
a)
a. Efikasi
b)
b. Efektivitas
c)
c. Efisiensi
d)
d. Evaluasi
e)
e. Edukasi
88.
174. Seorang laki-laki mengutarakan kekecewaannya terhadap masyarakat yang melayat kerumahnya. Diketahui bahwa saat istrinya akan melahirkan tidak dapat ditolong nyawanya oleh tenaga kesehatan karena lokasi RS yang jauh. Keberadaan fasilitas kesehatan sangat menentukan dalam pelayanan pemulihan kesehatan dan pencegahan terhadap penyakit.
Faktor apa yang terjadi pada kasus tersebut?
a)
a. Perilaku
b)
b. Keturunan
c)
c. Lingkungan
d)
d. Asupan makan
e)
e. Pelayanan kesehatan
89.
175. Seorang Ibu datang ke RS bersama anaknya untuk melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap anaknya yang menderita penyakit diabetes melitus sejak lahir.
Faktor apa yang menyebabkan penyakit pada kasus tersebut?
a)
a. Perilaku
b)
b. Keturunan
c)
c. Lingkungan
d)
d. Asupan makan
e)
e. Pelayanan kesehatan
90.
176. Seorang Dokter memberikan ketepatan diagnosis terhadap pasien untuk dapat diobati secara tepat sehingga dalam waktu singkat dapat dipulihkan kesehatannya.
Termasuk dalam ruang lingkup kesehatan masyarakat apa yang dilakukan Dokter tersebut?
a)
a. Promotif
b)
b. Preventif
c)
c. Kuratif
d)
d. Rehabilitatif
e)
e. Intervensi
91.
177. Seorang tenaga kesehatan melakukan usaha yang ditujukan untuk mencegah terjadinya penyakit melalui usaha-usaha pemberian imunisasi pada payi dan anak, ibu hamil, pemeriksaan kesehatan secara berkala untuk mendeteksi penyakit secara dini.
Termasuk dalam ruang lingkup kesehatan masyarakat apa yang dilakukan tenaga kesehatan tersebut?
a)
a. Promotif
b)
b. Preventif
c)
c. Kuratif
d)
d. Rehabilitatif
e)
e. Intervensi
92.
178. Seorang Ahli gizi menunjukan usaha untuk meningkatkan kesehatan masyarakat yang meliputi usaha-usaha peningkatan gizi, pemeliharaan kesehatan perorangan, pemeliharaan kesehatan lingkungan, olah raga secara teratur, istirahat yang cukup dan rekreasi sehingga seseorang dapat mencapai tingkat kesehatan yang optimal.
Termasuk dalam ruang lingkup kesehatan masyarakat apa yang dilakukan Ahli gizi tersebut?
a)
a. Promotif
b)
b. Preventif
c)
c. Kuratif
d)
d. Rehabilitatif
e)
e. Intervensi
93.
179. Seorang ahli gizi Puskesmas, melakukan kegiatan survey penilaian status gizi di suatu kecamatan. Hasil survey disampaikan pada pertemuan tingkat kecamatan, dimana didapatkan prevalensi gizi buruk dikecamatan tersebut mencapai 2%.
Apakah arti pernyataan diatas?
a)
a. Ada 2 balita gizi buruk di kecamatan tersebut
b)
b. Ada 2 balita yang meninggal karena gizi buruk di kecamatan tersebut
c)
c. Dari 100 balita di kecamatan tersebut ada 2 balita yang gizi buruk
d)
d. Dari 100 orang penduduk di kecamatan tersebut ada 2 balita yang gizi buruk
e)
e. Dari 100 orang penduduk di kecamatan tersebut, ada 2balita yang meninggal
94.
180. Seorang balita, dibawa ibunya ke Puskesmas sesuai rujukan petugas kesehatan, sebelumnya ibu balita mengeluhkan 2 kali penimbangan di Posyandu berat badan tidak naik. Hasil anamnesis balita terindikasi malnutrisi, sering menderita diare, pekerjaan orang tua serabutan, rewel, cengeng dan apatis. Hasil pemeriksaan kurus, lemah.
Apakah penyebab langsung terjadinya kasus tersebut?
a)
a. Konsumsi rumah tangga
b)
b. Pelayanan kesehatan
c)
c. Social ekonomi
d)
d. Infeksi penyakit
e)
e. Pola asuh
100 %
