wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Solidsolid

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Suatu industry farmasi ingin membuat sediaan

ibuprofen 400 mg. Bagian quality control ingin

melakuka proses IPC granul pada saat pengeringan.

Berat granul sebelum pengeringan adalah 250 mg dan

setelah pengeringan bobot granul 240 mg. Berapakah

kadar air granul yang hilang selama proses

pengeringan?

a)

4%

b)

3%

c)

5%

d)

2%

e)

1%

2.

HLB butuh suatu emulsi yaitu 15. Emulgator yang

digunakan adalah tween 40 (HLB 12,2) dan span 40

(HLB 19,2). Total emulgator yang digunakan 6 gram.

Berapa bobot masing masing tween dan span yang

dibutuhkan?

a)

2,4 dan 3,6

b)

3,6 dan 2,4

c)

2,5 dan 3'5

d)

4,1 dan 1,9

3.

Tablet parasetamol dengan metode granulasi basah. Pada akhir

tahap pengempaan tablet, terjadi sticky pada tablet. Diketahui kadar

kelembaban granul sebelum dikempa adalah sebesar 8%.

Permasalahan apa yang menyebabkan hal ini terjadi?

a)

Kekurangan lubrikan pada formula tablet

b)

Proses pengeringan granul yang tidak sempurna

c)

Kekurangan glidan pada formula

d)

Tekanan punch yang terlalu besar

4.

Tablet natrium diklofenak memiliki efek samping nyeri di

lambung. Sediaan apakah yang cocok dibuat untuk mengatasi hal

ini?

a)

Tablet gula

b)

Tablet salut enterik

c)

Tablet salut film

d)

Tablet bukal

5.

Apoteker di industri farmasi menemukan tablet menempel saat

pengempaan di punch bagian atas, sehingga merusak permukaan

tablet. Sebagai formulator, bahan apa yang harus ditambah apoteker

tersebut?

a)

Diluen

b)

Antiaherent

c)

Antiaherent

d)

Pewarna

6.

Seorang Apoteker bagian QC yang bekerja di Industri farmasi

melakukan uji disolusi sediaan tablet asetaminofen 500 mg. Pengujian

dilakukan dengan 6 sampel. Hasil disolusi (S1) seperti berikut 89%, 91%,

90%, 83%, 88%, 92%. Bagaimana interpretasi dari hasil tersebut, jika

diketahui tablet asetaminofen 500 mg dengan nilai Q = 80% (usp)?

a)

Tidak lulus, reformulasi

b)

Lulus, Q>80%

c)

Tidak lulus, ulangi ditambah 6 sampel

d)

Lulus, Q>80% + 5%

7.

Seorang apoteker di bagian R & D industry farmasi merancang

formula sediaan per oral tablet asetosal. Bahan tambahan yang

digunakan meliputi: Avicel PH 102, primojel, laktosa, magnesium

stearat dan talk. Apakah bahan tambahan dalam formula yang

berfungsi sebagai disintegran?

a)

Primojel

b)

Magnesium stearate

c)

Avicel PH 102

d)

Laktosa

8.

Seorang formulator di industri akan membuat 10 suppositoria

mengandung ibuprofen 125 mg dengan basis lemak coklat. Bobot

suppositoria sebesar 2 gram. Berapa banyak basis lemak coklat

yang harus ditimbang ? (f = 0,80)

a)

18,43 gram

b)

1,9 gram

c)

19 gram

d)

15 gram

9.

Formulator hendak membuat sediaan salep yang sukar di cuci

dengan air, memiliki waktu kontak dengan kulit lama. Basis salep

apa yang cocok digunakan untuk sediaan salep tersebut ?

a)

Basis hidrokarbon

b)

Basis serap

c)

Basisi emulsi

d)

Basis dapat dicuci air

10.

Suatu industry farmasi membuat sediaan gel. Pada proses

penyimpanan gel menjadi mengembang dan terjadi penambahan

volume gel. Peristiwa apa yang terjadi pada gel tersebut

a)

Gelling

b)

Sineresis

c)

Inversi fase

d)

Swelling