NEW
Font size
S
M
L
XL
WorksheetsSOAL UAS KE_3
Total questions: 40
Worksheet time: 40mins
Name
Class
Date
1.
Emulsi merupakan sediaan heterogen yang mengandung dua fase cairan, terdiri dari fase pendispersi dan fase terdispersi berdasarkan ukuran globulnya emulsi dibagi menjadi beberapa klasifikasi diantaranya makro emulsi, mikro emulsi dan nano emulsi. Manakah dibawah ini yang merupakan ukuran globul MIKRO emulsi?
a)
0.14 - 0.002 µm
b)
0.10 – 0.15 µm
c)
O.15 – 0.20 µm
d)
0.20 – 0.30 µm
e)
0.002 – 0.001 µm
2.
Sediaan emulsi terbagi menjadi dua tipe yakni tipe emulsi minyak dalam air dan tipe emulsi air dalam minyak, brikut ini manakah yang bukan metode atau cara yang dapat dilakukan untuk menentukan tipe emulsi?
a)
Metode pengendapan
b)
Metode dilusi
c)
Metode pewarnaan
d)
Metode penyerapan
e)
Metode fluorosensi cahaya
3.
Emulgator merupakan suatu bahan yang digunakan untuk pembuatan sediaan emulsi. Berdasarkan sumbernya emulgator umumnya dibagi menjadi emulgator alam dan buatan. Sementara emulgator alam dapat berasal dari tumbuhan hewan dan tanah mineral. Manakah dibawah ini yang merupakan contoh emulgator yang berasal dari hewan?
a)
Kasein
b)
Gom arab
c)
Tragachant
d)
Vegum
e)
Magnesium Silikat
4.
Suatu sediaan emulsi yang baik harus memiliki nilai F = 1 atau mendekati 1, Mita seorang mahasiswi WDH sedang melakukan pengamatan volume sedimentasi dari sediaan suspensi yang dibuatnya saat praktikum pada hari ke 7. Setelah pengamatan diperoleh data V0 = 8 cm dan Vu = 2 cm berapakah nilai F dari sediaan suspensi yang dibuat oleh mita?
a)
0.75
b)
1
c)
0.8
d)
0.7
e)
0.6
5.
Jika orelia membuat suatu emulsi dengan menggunakan gabungan dua emulgator sebagai berikut. Tween 80 sebanyak 60% dengan nilai HLB 10 span 80 sebanyak 40 % dengan nilai HLB 5 berpakah HLB Campuran dari emulsi yang dibuat orelia?
a)
8
b)
10
c)
9
d)
7
e)
6
6.
Dalam pembuatan corpus emulsi dengan metode gom kering berapakah perbandingan antara emulgator ; Minyak : Air yang lazim digunakan?
a)
02:04:01
b)
04:02:01
c)
01:02:04
d)
01:03:03
e)
02:01:04
7.
Dalam praktenya pembuatan sediaan emulsi perlu dilakukan pemeriksaa stabilitas. Manakah dibawah ini yang merupakan contoh ketidakstabilan dalam sediaan emulsi kecuali?
a)
Sedimentation
b)
Creaming
c)
Coalescence
d)
Floculation
e)
Breaking
8.
Pada pembuatan 100 ml emulsi tipe o/w diperlukan emulgator dengan nilai HLB 12 sebagai emulgator digunakan campuran span 20 dengan nilai (HLB 10 dan tween 20 dengan nilai (HLB 18) sebanyak 5 gram berapa gramkah Tween so yang di timbang pada saat pembuatan emulsi tersebut?
a)
1.25 gram
b)
5 gram
c)
1.5 gram
d)
3.75 gram
e)
2 gram
9.
Dari bahan-bahan dibawah ini, yang termasuk bahan pen-suspensi golongan GOM adalah …
a)
Natrium Alginat
b)
Methosol
c)
Natrium CMC
d)
Methyl Selulosa
e)
Selulosa Mikrokristal
10.
Suspending Agent yang mempunyai sifat tiksotropik adalah …..
a)
Bentonit
b)
Algin
c)
Gom Arab
d)
Chondrus
e)
Tragakan
11.
Menurut hukum stokes, Kecepatan aliran berbanding terbalik dengan....
a)
Viskositas cairan
b)
Gravitasi
c)
Diameter partakel
d)
Berat jenis partikel
e)
Sifat/muatan pertikel
12.
Bahan pensuspensi yang tidak dapat diabsorbsi oleh usus halus adalah….
a)
Tylose
b)
Veegum
c)
Carbopol
d)
Bentonit
e)
Tragacanth
13.
Sebagai pensuspensi, pemakaian lazim dari bentonit adalah ....
a)
0.25
b)
0.2
c)
0.05
d)
0.025
e)
0.005
14.
Kamfer harus dilarutkan dahulu dengan etanol terlebih dahulu sebelum ditambahkan bahan pensuspensi, metode ini disebut dengan ….
a)
Deflokulasi
b)
Caking
c)
Dispersi
d)
Flokulasi
e)
Praesipitasi
15.
Salah satu sifat partikel pada suspensi sistem flokulasi adalah …
a)
Sedimentasi terbentuk cepat
b)
Sedimentasi terbentuk lambat
c)
Partikel dalam keadaan terpisah
d)
Wujud suspensi menyenangkan
e)
Sedimen akan membentuk cake
16.
Suspensi untuk injeksi adalah sediaan berupa suspensi serbuk dalam medium cair yang sesuai dan tidak disuntikkan secara ….
a)
Intravena
b)
Intradermal
c)
Subkutan
d)
Intramuscular
e)
Intraperiotnial
17.
Yang tidak termasuk kedalam jenis Evaluasi pada sediaan suspensi adalah …
a)
Penentuan Tipe Suspensi
b)
Pengujian pH
c)
Pengujian Viskositas dan sifat alir
d)
Pengujian stabilitas sediaan
e)
Pengujian Kecepatan Sedimentasi
18.
Suspensi adalah sediaan cair yang mengandung partikel tidak larut yang terdispersi dalam fase cair. Partikel suspensi dapat dilihat pada mikroskop. Berapakah ukuran partikel suspensi pada umumnya?
a)
10 µm
b)
0,01 µm
c)
0,1 µm
d)
1 µm
e)
5 µm
19.
Emulsi merupakan sediaan heterogen yang mengandung dua fase cairan, terdiri dari fase pendispersi dan fase terdispersi berdasarkan ukuran globulnya emulsi dibagi menjadi beberapa klasifikasi diantaranya makro emulsi, mikro emulsi dan nano emulsi. Manakah dibawah ini yang merupakan ukuran globul MAKRO EMULSI ?
a)
0.10 – 0.15 µm
b)
0.14 - 0.002 µm
c)
O.15 – 0.20 µm
d)
0.20 – 0.30 µm
e)
0.002 – 0.001 µm
20.
Sediaan ini memiliki bentuk larutan yang jernih, dan komposisi terdiri dari bahan aktif dan pembawa yang sesuai. Merupakan definisi apakah kalimat tesebut?
a)
Larutan
b)
Emulsi
c)
Suspensi
d)
Elixir
e)
Colloid
21.
Seorang farmasis melakukan percobaan dengan melihat kelarutan minyak atsiri dalam air, farmasis tersebut menambahlan NaCl dengan tujuan untuk memisahkan minyak atsiri dan air. Faktor apakah yang sedang dilakukan seorang farmasis tersebut?
a)
Salting out
b)
Salting in
c)
Polaritas
d)
Co-Solvensi
e)
Kompleksi
22.
Seorang farmais ingin meninkatkan kelarutan obat A kedalam air, dan ditambahkan bsa NH4 pada obat A tersebut. Metode apakah yang sedang dilakukan?
a)
Salting in
b)
Salting out
c)
Polaritas
d)
Co-Solvensi
e)
Kompleksi
23.
Berdasarkan monograf dinyatakan bahwa obat A dapat terlarut pada temperature 160°C, sehingga dilakukan proses pemanasan. Apa yang mempengaruhi terbentuknya suatu larutan berdasarkan gambar yang terlampir ?
a)
Temperatur
b)
Salting out
c)
Polaritas
d)
Co-Solvensi
e)
Kompleksi
24.
Ketika terjadinya interaksi antara senyawa tak larut dengan zat yang larut dengan membentuk garam yang kompleks, disebut dengan faktor apakah pengertian tersebut?
a)
Kompleksi
b)
Temperatur
c)
Salting out
d)
Polaritas
e)
Co-Solvensi
25.
Pada suatu sediaan liquid dilakukan penambahan sucrose dan non sucrose sebegai peningkat rasa, salah satu jenisnya adalah nonglycogenetic substances, dimana penambahan ini diperuntukan untuk dapat digunakan pada pasien diabetes melitus. Manakah dibawah ini yang termasuk nonglycogenetic substancel?
a)
Methycellulose
b)
Propylene Glicol
c)
Glycerin
d)
Sorbitol
e)
Sucrose
26.
Pada sediaan liquid membutuhkan antimicrobial preservative, dimana yang sering digunkan adalah asam benzoate. Berapa persenkah penggunaan asam benzoate sebagai pservative?
a)
0.1% - 0.2%
b)
0.3% - 0.4%
c)
0.5% - 0.6%
d)
0.6% - 0.7%
e)
0.8%%
27.
Sediaan syrup dikatakan memenuhi syarat ketika evaluasinya pH memenuhi syarat. Berapakah pH yang diharuskan untuk sediaan syrup?
a)
6 – 7
b)
4 – 5
c)
7 – 8
d)
8 – 9
e)
9 – 10
28.
Solute yang polar akan larut dalam solvent yang polar, solute yang nono polar akan larut dalam solvent yang bersifat non-polar. Merupakan dari faktor apakah pengertian diatas?
a)
Like dissolves like
b)
Co-Solvensi
c)
Kompleksasi
d)
Salting in
e)
Salting out
29.
Mahasiswa Widya Dharma Husada membuat sediaan emusi, dan mahasiswa tersebut mendapati sediaan emulsi adanya partikel rusak dan butir - butir minyak menyatu menjadi fase tunggal yang memisah serta adanya jamur sedikit pada sediaan emulsi tersebut. Kerusakan apa yang terjadi pada kasus tersebut?
a)
Cracking
b)
Inversi
c)
Caking
d)
Creaming
e)
Crumbling
30.
Mahasiswa ingin membuat suplemen makanan anak yang dapat membuat anak menjadi lebih kuat, cerdas dan sehat. Suplemen ini akan dibuat dari campuran minyak ikan kod yang mengandung asam lemak omega-3, vitamin A,vitamin K dan kalsium serta tambahan bahan lainnya. Suplemen ini akan dibuat dalam sediaan emulsi. Faktor apa yang harus diperhatikan oleh mahasiswa tersebut agar mutu dan kestabilan emulsi terjamin?
a)
Pemilihan emulgator
b)
Pemilihan zat tambahan
c)
Pemilihan pelarut
d)
Pemilihan zat aktif
e)
Pemilihan tipe emulsi
31.
Evaluasi sediaan krim perlu dilakukan agar dapat menjamin kualitas sediaan yang dihasilkan. Berikut ini yang termasuk dalam evaluasi sediaan yang dilakukan terhadap sediaan krim adalah…
a)
Semua jawaban benar
b)
Homogenitas
c)
Daya sebar
d)
Daya lekat
e)
Viskositas
32.
Salah satu evaluasi yang dilakukan pada sediaan suspensi adalah uji volume sedimentasi yang dinyatakan dengan nilai ‘F’. Sediaan suspense yang baik memiliki nilai…
a)
F=1
b)
F>1
c)
F<0,5
d)
F>2
e)
F<2
33.
Seorang formulator sedang melakukan evaluasi pada sediaan suspensi dengan cara mengocok sediaan untuk melihat kemudahan sediaan untuk didspersikana kembali dan menghasilkan sistem yang homogen. Evaluasi ini disebut dengan…
a)
Uji kemampuan redispersi
b)
Uji bobot jenis
c)
Uji homogenitas
d)
Uji organoleptis
e)
Uji distribusi ukuran partikel
34.
Evaluasi pada sediaan larutan oral dan suspense yang dilakukan untuk melihat kesesuaian volume sediaan jika dipindahkan dari wadah asli dengan volume yang tertera di etiket adalah evaluasi…
a)
Volume terpindahkan
b)
Bobot jenis
c)
Volume sedimentasi
d)
Viskositas
e)
Keseragaman sediaan
35.
Evaluasi yang dilakukan harus menyesuaikan dengan persyaratan pada CPOB dan FI. Salah satu evaluasi yang dilakukan secara kualitatif untuk memastikan bahwa bahan aktif yang ada dalam sediaan adalah bahan aktif yang diinginkan adalah…
a)
Identifikasi zat aktif dalam sediaan
b)
Penentuan kadar zat aktif sediaan
c)
Uji mikrobiologi
d)
Uji efektivitas pengawet
e)
Uji potensi antibiotik
36.
Rudi melakukan evaluasi tipe emulsi dengan menggunakan pewarna metilen biru dan diperoleh hasil seperti yang tercantum di gambar. Jika dihasilkan emulsi dengan tipe air dalam minyak, maka warna biru akan berada pada fase…
a)
A
b)
B
c)
A dan B
d)
Tidak berada dalam A atau B
e)
Tidak dapat ditentukan
37.
Evaluasi kejernihan larutan dapat dilakukan dengan metode visual dan metode instrument. Salah satu metode instrument yang dilakukan untuk melihat kejernihan larutan dengan cara memberikan cahaya pada sampel dapat dilakukan dengan menggunakan metode…
a)
Turbidimetri
b)
Piknometer
c)
HPLC
d)
pH meter
e)
Viskometer
38.
Salah satu evaluasi pada sediaan semisolid, khususnya untuk produk topikal, dilakukan dengan cara memberikan sampel pada subjek uji kemudian subjek uji mengisi kuisioner untuk menilai setiap kriteria, misalnya kriteria kelembutan yang dinilai berdasarkan tingkat kelembutan sediaan. Evaluasi ini disebut dengan…
a)
Uji aseptibilitas sediaan
b)
Uji daya lekat
c)
Uji daya sebar
d)
Uji homogenitas
e)
Uji ukuran droplet
39.
Pada evaluasi sediaan larutan wadah dosis ganda persyaratannya adalah volume rata-rata dari 10 wadah tidak kurang dari 100% dan tidak ada satu wadah yang volumenya <95% dari volume yang tertera di etiket. Susan melakukan evaluasi pada 10 wadah dengan volume 100 mL dan ternyata 1 wadah memiliki volume 97 mL. Hasil ini berarti…
a)
Sediaan memenuhi syarat volume terpindahkan
b)
Seluruh sediaan tidak memenuhi syarat
c)
Sediaan tidak memenuhi syarat, perlu diuji ulang
d)
Sediaan tidak memenuhi syarat, perlu penambahan jumlah sampel
e)
Sediaan memenuhi syarat asalkan wadah dengan volume 97 mL diabaikan
40.
Evaluasi sediaan semisolid yang dilakukan dengan tujuan untuk melihat kemampuan penyebaran sediaan pada kulit adalah…
a)
Uji daya sebar
b)
Uji daya lekat
c)
Uji homogenitas
d)
Uji ukuran droplet
e)
Uji aseptibilitas sediaan
Reset
