wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Roadshow LKS Bipartit

Total questions: 56

Worksheet time: 9mins

Name
Class
Date
1.
Apa yang sebaiknya dilakukan oleh seorang manajer tambang jika terjadi konflik antara pekerja dan supervisor?
a)
A. Membiarkan konflik selesai dengan sendirinya.
b)
B. Mengadakan mediasi untuk menemukan solusi bersama.
c)
C. Memberikan peringatan keras kepada pekerja tanpa penjelasan.
d)
D. Mengabaikan masalah selama produksi tetap berjalan.
2.
Jika seorang pekerja tambang merasa hak-haknya dilanggar oleh perusahaan, langkah pertama yang sebaiknya dilakukan adalah:
a)
A. Langsung membawa kasus ke pengadilan.
b)
B. Membicarakan masalah dengan atasan atau HRD terlebih dahulu.
c)
C. Mengundurkan diri tanpa pemberitahuan.
d)
D. Melaporkan langsung ke media massa.
3.
Seorang karyawan tambang menemukan pelanggaran prosedur keselamatan yang dilakukan oleh rekan kerja. Apa tindakan yang mencerminkan nilai integritas?
a)
A. Membiarkan pelanggaran tersebut untuk menjaga hubungan baik dengan rekan kerja.
b)
B. Melaporkan pelanggaran kepada atasan sesuai dengan kebijakan perusahaan.
c)
C. Menegur rekan kerja tersebut secara langsung tanpa memberitahu pihak lain.
d)
D. Mengabaikan karena tidak memengaruhi pekerjaannya secara langsung.
4.
Apa prinsip utama dari meritokrasi dalam sebuah perusahaan?
a)
A. Promosi berdasarkan kinerja dan kemampuan.
b)
B. Penghargaan diberikan hanya kepada karyawan senior.
c)
C. Semua karyawan diperlakukan sama tanpa memperhatikan kinerja.
d)
D. Keputusan diambil berdasarkan hubungan pribadi, bukan pencapaian.
5.
Dalam rapat tim, seorang karyawan memiliki ide baru untuk meningkatkan efisiensi kerja. Apa yang mencerminkan keterbukaan dalam situasi ini?
a)
A. Ide tersebut ditolak tanpa didengar karena berasal dari karyawan baru.
b)
B. Tim mendengarkan ide tersebut dengan terbuka dan mendiskusikan manfaatnya.
c)
C. Ide tersebut diabaikan karena bukan berasal dari atasan.
d)
D. Karyawan diminta menyimpan ide tersebut untuk dirinya sendiri.
6.
Bagaimana cara menunjukkan rasa hormat kepada rekan kerja di tempat kerja?
a)
A. Menghormati perbedaan pendapat dan budaya setiap individu.
b)
B. Hanya berinteraksi dengan rekan kerja yang sepemikiran.
c)
C. Mengkritik rekan kerja secara terbuka di depan orang lain.
d)
D. Mengabaikan pendapat rekan kerja yang berbeda posisi.
7.
Apa arti dari integritas dalam konteks kerja profesional?
a)
A. Melakukan sesuatu hanya jika diawasi oleh atasan.
b)
B. Mematuhi prinsip dan nilai moral, baik diawasi maupun tidak.
c)
C. Mengutamakan hasil kerja tanpa memperhatikan cara mencapainya.
d)
D. Melakukan apa saja untuk mendapatkan keuntungan pribadi.
8.
Seorang supervisor meminta Anda untuk memanipulasi laporan agar terlihat lebih baik. Apa yang seharusnya Anda lakukan?
a)
A. Mengikuti perintah supervisor agar tidak terkena masalah.
b)
B. Menolak permintaan tersebut dan melaporkannya kepada manajemen.
c)
C. Melakukan perubahan kecil pada laporan agar tetap sesuai kenyataan.
d)
D. Mengabaikan laporan tersebut sepenuhnya.
9.
Saat bekerja dalam tim, Anda menemukan bahwa salah satu anggota melanggar prosedur perusahaan. Apa langkah yang menunjukkan integritas?
a)
A. Membiarkan pelanggaran tersebut agar hubungan tetap baik.
b)
B. Melaporkan pelanggaran tersebut secara formal sesuai kebijakan perusahaan.
c)
C. Mengancam akan melaporkan anggota tersebut jika tidak menghentikan pelanggarannya.
d)
D. Menyebarkan informasi tentang pelanggaran tersebut ke seluruh tim.
10.
Apa yang dimaksud dengan meritokrasi?
a)
A. Sistem di mana keputusan diambil berdasarkan hubungan keluarga atau koneksi.
b)
B. Sistem yang memberikan penghargaan berdasarkan kinerja dan kemampuan individu.
c)
C. Sistem di mana semua orang mendapatkan penghargaan yang sama tanpa memandang usaha.
d)
D. Sistem di mana penghargaan hanya diberikan kepada karyawan senior.
11.
Bagaimana sebuah perusahaan dapat menerapkan prinsip meritokrasi dalam promosi karyawan?
a)
A. Memberikan promosi kepada karyawan yang paling disukai oleh atasan.
b)
B. Menilai karyawan berdasarkan kontribusi dan hasil kerja mereka.
c)
C. Mengutamakan karyawan yang telah bekerja lebih lama, tanpa mempertimbangkan kinerja.
d)
D. Membiarkan karyawan memilih sendiri posisi yang mereka inginkan.
12.
Apa tantangan utama dalam menerapkan sistem meritokrasi?
a)
A. Menilai kinerja dan kemampuan secara objektif.
b)
B. Memberikan penghargaan secara merata kepada semua karyawan.
c)
C. Mengutamakan hubungan pribadi di atas kinerja.
d)
D. Memastikan semua keputusan diambil oleh manajer senior.
13.
Manakah situasi yang mencerminkan meritokrasi?
a)
A. Seorang karyawan mendapatkan promosi karena ia adalah teman dekat manajer.
b)
B. Karyawan dengan pencapaian terbaik mendapatkan penghargaan dan promosi.
c)
C. Semua karyawan mendapatkan bonus tahunan dengan jumlah yang sama.
d)
D. Seorang karyawan dipindahkan ke posisi baru tanpa mempertimbangkan kinerjanya.
14.
Prinsip utama dalam meritokrasi adalah:
a)
A. Mengutamakan kinerja dan kompetensi dalam setiap keputusan.
b)
B. Memberikan kesempatan hanya kepada karyawan senior.
c)
C. Mengabaikan perbedaan kinerja untuk menjaga harmoni tim.
d)
D. Menggunakan hubungan pribadi sebagai faktor utama promosi.
15.
Dalam sistem meritokrasi, evaluasi kinerja biasanya dilakukan dengan:
a)
A. Menggunakan standar yang sama untuk semua tanpa melihat tanggung jawab.
b)
B. Menggunakan indikator kinerja yang terukur dan objektif.
c)
C. Mengandalkan opini subjektif dari rekan kerja.
d)
D. Melihat seberapa baik seseorang menjaga hubungan dengan atasan.
16.
Apa dampak positif dari penerapan meritokrasi di tempat kerja?
a)
A. Meningkatkan motivasi karyawan untuk bekerja lebih keras.
b)
B. Mengurangi fokus pada hasil kerja individu.
c)
C. Menciptakan hierarki berdasarkan koneksi pribadi.
d)
D. Membatasi kesempatan hanya pada karyawan tertentu.
17.
Apa perbedaan utama antara meritokrasi dan nepotisme?
a)
A. Meritokrasi menghargai kinerja, sementara nepotisme mengutamakan hubungan pribadi.
b)
B. Meritokrasi fokus pada senioritas, sementara nepotisme fokus pada hasil.
c)
C. Meritokrasi mengabaikan kinerja, sementara nepotisme menghargainya.
d)
D. Meritokrasi dan nepotisme memiliki prinsip yang sama.
18.
Apa arti keterbukaan dalam konteks kerja profesional?
a)
A. Mengungkapkan semua informasi, termasuk yang bersifat rahasia.
b)
B. Bersedia menerima ide, masukan, dan kritik dari orang lain.
c)
C. Menghindari diskusi dengan rekan kerja agar tidak ada konflik.
d)
D. Hanya berbicara jika diminta oleh atasan.
19.
Ketika bekerja dalam tim, bagaimana cara menunjukkan keterbukaan?
a)
A. Menolak semua ide dari anggota tim yang tidak berpengalaman.
b)
B. Mendengarkan pendapat semua anggota tim dan mendiskusikannya secara objektif.
c)
C. Mengambil keputusan tanpa berkonsultasi dengan tim untuk efisiensi.
d)
D. Hanya menerima ide dari atasan atau anggota tim senior.
20.
Apa salah satu manfaat utama dari keterbukaan di tempat kerja?
a)
A. Mengurangi waktu untuk diskusi antar karyawan.
b)
B. Meningkatkan inovasi dan kolaborasi dalam tim.
c)
C. Membuat semua karyawan sepakat tanpa perdebatan.
d)
D. Membatasi komunikasi hanya antara manajer dan karyawan tertentu.
21.
Bagaimana menunjukkan keterbukaan terhadap perubahan di tempat kerja?
a)
A. Menolak perubahan yang tidak sesuai dengan kebiasaan.
b)
B. Memahami alasan perubahan dan beradaptasi secara proaktif.
c)
C. Mengeluh kepada rekan kerja tentang kebijakan baru.
d)
D. Menghindari implementasi perubahan selama tidak diawasi.
22.
Apa contoh praktik keterbukaan dalam komunikasi di lingkungan kerja?
a)
A. Membagikan informasi penting hanya kepada rekan kerja terdekat.
b)
B. Memberikan informasi yang relevan secara jujur dan transparan kepada tim.
c)
C. Menyimpan informasi penting untuk diri sendiri agar lebih unggul.
d)
D. Hanya berbicara tentang hal-hal yang positif untuk menjaga suasana.
23.
Apa tantangan utama dalam menerapkan keterbukaan di tempat kerja?
a)
A. Menyeimbangkan transparansi dengan menjaga kerahasiaan yang diperlukan.
b)
B. Menolak ide baru agar tetap menggunakan metode yang sudah ada.
c)
C. Mengabaikan masukan karena sulit diterapkan.
d)
D. Membatasi diskusi hanya dengan rekan kerja yang berpikiran sama.
24.
Apa arti rasa hormat dalam konteks kerja profesional?
a)
A. Menghargai setiap individu terlepas dari jabatan, latar belakang, atau perbedaan.
b)
B. Mengutamakan pendapat atasan di atas segalanya.
c)
C. Hanya berinteraksi dengan orang yang memiliki pandangan sama.
d)
D. Mengabaikan kritik dari rekan kerja yang berbeda pendapat.
25.
Bagaimana cara menunjukkan rasa hormat kepada anggota tim di tempat kerja?
a)
A. Menginterupsi mereka saat sedang berbicara untuk menyampaikan pendapat Anda.
b)
B. Mendengarkan pendapat mereka dengan penuh perhatian meskipun Anda tidak setuju.
c)
C. Menolak bekerja sama dengan mereka yang memiliki cara kerja berbeda.
d)
D. Mengkritik mereka secara terbuka tanpa memikirkan perasaan mereka.
26.
Apa cara terbaik menunjukkan rasa hormat kepada atasan Anda?
a)
A. Menyampaikan kritik dengan sopan dan profesional saat diperlukan.
b)
B. Selalu menyetujui keputusan mereka tanpa memberikan masukan.
c)
C. Menghindari komunikasi langsung dengan mereka kecuali diminta.
d)
D. Membicarakan kekurangan mereka dengan rekan kerja lain.
27.
Ketika terjadi konflik antara Anda dan rekan kerja, bagaimana cara menyelesaikannya dengan rasa hormat?
a)
A. Membiarkan konflik berlanjut tanpa mencari solusi.
b)
B. Mendiskusikan masalah tersebut secara langsung dengan sikap yang sopan dan terbuka.
c)
C. Mengadukan masalah tersebut kepada atasan tanpa berbicara kepada rekan kerja tersebut.
d)
D. Menghindari rekan kerja tersebut sepenuhnya.
28.
Apa arti keunggulan dalam konteks kerja profesional?
a)
A. Menyelesaikan tugas dengan hasil seadanya asalkan tepat waktu.
b)
B. Berusaha memberikan hasil terbaik sesuai dengan standar tertinggi.
c)
C. Menghindari tanggung jawab tambahan untuk menjaga kenyamanan.
d)
D. Mengutamakan kuantitas daripada kualitas pekerjaan.
29.
Bagaimana cara menunjukkan keunggulan saat bekerja dalam tim?
a)
A. Menyelesaikan tugas individu tanpa peduli pada hasil tim secara keseluruhan.
b)
B. Memberikan kontribusi terbaik untuk memastikan keberhasilan tim.
c)
C. Mengandalkan anggota tim lain untuk menyelesaikan sebagian besar pekerjaan.
d)
D. Mengabaikan masukan dari tim jika merasa itu tidak perlu.
30.
Seorang karyawan dihadapkan pada tugas baru yang sulit. Apa yang mencerminkan nilai keunggulan?
a)
A. Menghindari tugas tersebut karena khawatir membuat kesalahan.
b)
B. Mencari cara untuk mempelajari keterampilan baru yang diperlukan dan menyelesaikan tugas dengan baik.
c)
C. Menyerahkan tugas tersebut kepada rekan kerja yang lebih berpengalaman.
d)
D. Menyelesaikan tugas tersebut seadanya tanpa mencoba meningkatkan kualitas hasil.
31.
Seorang karyawan ingin meningkatkan keunggulan dalam pekerjaannya. Apa yang seharusnya dilakukan?
a)
A. Mengabaikan pelatihan tambahan karena merasa sudah cukup kompeten.
b)
B. Mengikuti pelatihan dan mencari umpan balik untuk terus meningkatkan kemampuan.
c)
C. Menyelesaikan pekerjaan sesuai standar minimum tanpa upaya lebih.
d)
D. Menghindari tanggung jawab tambahan untuk mengurangi risiko kesalahan.
32.
Bagaimana peran pemimpin dalam membangun budaya keselamatan?
a)
A. Memberikan contoh dengan mematuhi aturan keselamatan di tempat kerja.
b)
B. Memprioritaskan produktivitas di atas keselamatan karyawan.
c)
C. Mengabaikan pelanggaran keselamatan jika tidak ada insiden.
d)
D. Menyerahkan tanggung jawab keselamatan sepenuhnya kepada karyawan.
33.
Apa tantangan utama dalam membangun budaya keselamatan di perusahaan?
a)
A. Kurangnya pemahaman karyawan tentang pentingnya keselamatan.
b)
B. Terlalu banyak aturan keselamatan yang diterapkan.
c)
C. Fokus utama pada keselamatan tanpa mempertimbangkan produktivitas.
d)
D. Tidak adanya pengawasan langsung dari tim keselamatan.
34.
Mengapa komunikasi terbuka penting dalam budaya keselamatan?
a)
A. Untuk mendorong karyawan melaporkan bahaya dan memberikan solusi.
b)
B. Untuk mengurangi peran manajer dalam keselamatan.
c)
C. Untuk memastikan semua pelanggaran keselamatan dirahasiakan.
d)
D. Untuk mengurangi kebutuhan akan pelatihan keselamatan.
35.
Apa tantangan kesehatan mental yang sering dihadapi oleh pekerja pertambangan?
a)
A. Stres akibat isolasi, jam kerja panjang, dan beban kerja berat.
b)
B. Tidak ada masalah kesehatan mental di industri pertambangan.
c)
C. Stres karena cuaca buruk yang mempengaruhi pekerjaan fisik.
d)
D. Pekerja selalu merasa bahagia dan santai selama bekerja.
36.
Apa yang dimaksud dengan Integrity dalam IMORE?
a)
A. Melakukan pekerjaan sesuai dengan standar yang ditentukan, tanpa mengabaikan kualitas.
b)
B. Memegang teguh prinsip kejujuran dan etika, serta bertindak sesuai dengan nilai-nilai moral.
c)
C. Mengutamakan hasil kerja yang cepat tanpa memperhatikan prosedur.
d)
D. Menilai kinerja berdasarkan favoritisme dan hubungan pribadi.
37.
Apa yang dimaksud dengan Meritocracy dalam konteks IMORE?
a)
A. Penghargaan diberikan berdasarkan kedekatan dengan atasan.
b)
B. Penilaian kinerja dilakukan berdasarkan prestasi dan hasil kerja, tanpa memandang latar belakang.
c)
C. Hanya mereka yang memiliki jabatan tinggi yang dihargai.
d)
D. Memberikan kesempatan yang lebih besar kepada individu yang memiliki lebih banyak pengalaman.
38.
Openness dalam IMORE mencakup?
a)
A. Menyembunyikan informasi penting agar keputusan lebih mudah dibuat.
b)
B. Komunikasi terbuka, saling berbagi ide, dan mendengarkan masukan dari berbagai pihak.
c)
C. Memastikan bahwa hanya informasi yang menguntungkan yang dibagikan.
d)
D. Menghindari kritik dari orang lain untuk menjaga hubungan baik.
39.
Mengapa Respect (Menghargai) penting dalam IMORE?
a)
A. Karena dapat menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan saling mendukung.
b)
B. Karena itu memungkinkan perusahaan untuk menyarankan perubahan secara sepihak.
c)
C. Untuk meningkatkan persaingan antar karyawan.
d)
D. Karena hanya menghargai orang yang memiliki jabatan tinggi.
40.
Apa yang dimaksud dengan Excellence dalam IMORE?
a)
A. Mengutamakan hasil yang cepat tanpa memperhatikan kualitas.
b)
B. Selalu berusaha memberikan yang terbaik dan berkomitmen pada standar tertinggi dalam pekerjaan.
c)
C. Menilai kualitas pekerjaan hanya dari jumlah output yang dihasilkan.
d)
D. Mengutamakan tujuan pribadi di atas kepentingan tim.
41.
Bagaimana prinsip Integrity dapat diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari?
a)
A. Dengan selalu mematuhi aturan perusahaan meskipun ada tantangan atau godaan untuk berbuat curang.
b)
B. Mengambil jalan pintas untuk menyelesaikan tugas yang ada.
c)
C. Mematuhi aturan hanya ketika ada pengawasan.
d)
D. Menerima situasi yang tidak adil karena hal tersebut menguntungkan.
42.
Bagaimana Meritocracy mempengaruhi keputusan dalam perusahaan?
a)
A. Memilih karyawan berdasarkan koneksi dan kedekatan dengan atasan.
b)
B. Menilai karyawan berdasarkan hasil kerja dan kontribusi mereka, bukan berdasarkan faktor eksternal.
c)
C. Memberikan kesempatan hanya kepada karyawan dengan pengalaman lebih banyak.
d)
D. Mengutamakan perasaan atasan untuk menentukan keputusan.
43.
Openness dapat membantu dalam menciptakan budaya perusahaan yang:
a)
A. Tertutup, hanya beberapa orang yang memiliki akses informasi.
b)
B. Menyebarkan rumor yang merugikan perusahaan.
c)
C. Transparan dan mendorong kolaborasi antar departemen.
d)
D. Mencegah adanya kritik atau masukan dari anggota tim.
44.
Bagaimana cara menunjukkan Respect dalam lingkungan kerja?
a)
A. Menghargai perbedaan pendapat, menghormati waktu dan kontribusi rekan kerja, serta mendengarkan masukan mereka.
b)
B. Memaksakan pendapat sendiri tanpa mempertimbangkan orang lain.
c)
C. Menjadi pemimpin yang otoriter dan tidak mendengarkan ide dari bawahannya.
d)
D. Menghindari komunikasi dengan orang yang memiliki perbedaan pendapat.
45.
Bagaimana menerapkan prinsip Excellence dalam proyek atau tugas?
a)
A. Berusaha untuk menyelesaikan pekerjaan dengan standar yang lebih rendah jika hal itu lebih mudah.
b)
B. Menetapkan standar tertinggi dan berusaha untuk tidak hanya memenuhi, tetapi melampaui ekspektasi.
c)
C. Menerima hasil pekerjaan yang setengah jadi selama itu dapat diterima.
d)
D. Fokus pada kuantitas pekerjaan saja tanpa memperhatikan kualitas.
46.

Siapakah Nama KTT PT Maruwai Coal

a)

M Safrudin Sulaiman

b)

Eddy Sussanto

c)

Nurul Ikhsan

d)

Nana Kuryana

47.

Siapakah Nama KTT PT Juloi Coal

a)

M Safrudin Sulaiman

b)

Eddy Sussanto

c)

Nurul Ikhsan

d)

Nana Kuryana

48.

Siapakah Nama KTT PT Lahai Coal

a)

M Safrudin Sulaiman

b)

Eddy Sussanto

c)

Nurul Ikhsan

d)

Nana Kuryana

49.

Siapakah Nama KTT PT Sumber Barito Coal Coal

a)

M Safrudin Sulaiman

b)

Eddy Sussanto

c)

Nurul Ikhsan

d)

Nana Kuryana

50.

Siapakah Beliau? Merupakan Departemen Head OHS PT MC

a)

Mustolih

b)

Boorliant S Wisnu

c)

Firman Wahyudi

d)

Yudi Rizki YP

51.

Siapakah Beliau? Merupakan Departemen Head Environment PT MC

a)

Mustolih

b)

Boorliant S Wisnu

c)

Firman Wahyudi

d)

Yudi Rizki YP

52.

Siapakah Beliau? Merupakan KTT PT Ratah Coal

a)

Mustolih

b)

Boorliant S Wisnu

c)

Michael A Nurwibowo

d)

Yudi Rizki YP

53.

Siapakah Beliau? Merupakan Departemen Head Fix Plant Maintenance

a)

Mustolih

b)

Boorliant S Wisnu

c)

Firman Wahyudi

d)

Yudi Rizki YP

54.

Siapakah Beliau? Merupakan Departemen Head Inbounds Logistics & Inventory

a)

Noor Achmadi Surya K

b)

Boorliant S Wisnu

c)

Firman Wahyudi

d)

Yudi Rizki YP

55.

Siapakah Beliau? Merupakan Departemen Head HRGA

a)

Noor Achmadi Surya K

b)

Boorliant S Wisnu

c)

Firman Wahyudi

d)

Yudi Rizki YP

56.

Siapakah Beliau? Merupakan Direktur PT Maruwai Coal

a)

Totok Azhariyanto

b)

Heri Gunawan

c)

Hendri Tan

d)

Iwan Dewono Budiyuwono